Anda di halaman 1dari 19

DATA ANTE MORTEM

DR.RIKA SUSANTI, SP.F

Phase I TKP
Phase II - Kamar Jenajah
Phase III Informasi Ante Mortem
Phase IV Rekonsiliasi
Phase V - Anev

PELAKSANAAN : FASE III ( ANTE MORTEM )

Hasil Yang Diharapkan

Dapat memahami kegiatan Anti Mortem


Meningkatkan rencana operasi Anti Mortem
dalam insiden DVI
Dapat melaksanakan operasi Anti Mortem
Mendapatkan pengetahuan dan penggunaan
formulir Anti Mortem DVI Interpol

Peranan Ante Mortem


Mengumpulkan data informasi orang hilang
Memberikan data ke Pusat Identifikasi DVI
Memberikan dukungan kepada keluarga korban
Membuat file data korban

Koordinasi Ante Mortem


KoordinatorAnte Mortem

Pusat Koordinasi Ante Mortem


Penghubung Keluarga

Kanit Pencatatan AM

Kanit Orang Hilang

Kanit File AM

m InterviewTim
AMInterview
di TKP AM di Luar TKP
Tim Pengaturan File
Tim Registrasi Orang Hilang

Tugas Penghubung Keluarga


Mengembangkan informasi serta mengatur pertemuan untuk

mendapatkan informasi
Mengadakan komunikasi timbal balik degan kelurga korban
Memberikan dukungan pelayanan kepada keluarga dan teman

korban
Mengunjungi TKP
Mengahadiri tempat yang berhubungan dengan keluarga

korban

Tugas Tim Orang Hilang


Membentuk pusat informasi telepon
Mengumpulkan dan mencatat informasi orang

hilang
Menemukan informasi dini tentang orang hilang
Mengumpulkan data orang hilang dan menyiapkan
laporan orang hilang untuk Kanit AM
Menyiapkan dan memperbaharui registrasi orang
hilang

Tugas Kanit Pencatat AM


Membentuk tim interview
Menghubungi tim interview di luar TKP
Menghubungi tim orang hilang serta keluarga
Menghubungi Koordinator TKP dan instansi luar

lainnya
Konsultasi dengan konsuler tentang trauma yang

dihadapi keluarga

Mengontrol kwalitas dokumentasi


Menstransfer formuler Ante-Mortem ke File AM
Koordinasi identifikasi korban yang positive

meninggal
Memperbaharui catatan setiap ada perubahan
Memonitor Kesehatan dan Keselamatan kerja

Pengumpulan Data AM

Data AM dikumpulkan dari berbagai sumber


Fo
t

Sid
ik

jar

Data AM

at
D

g
gi

i
t
Da

is
ed
aM

Koordinator Pemberkasan AM

Mengatur pencatatan yang sesuai


Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber asli
Mengumpulkan data korban yang mungkin
Informasi tentang register korban
Mengumpulkan dan melaksanakan kwalitas kontrol

formulir AM serta menstransfernya ke pusat


identifikasi untuk dibandingkan dengan formulir PM

Pertimbangan yang diperhatikan

Lakukan ditempat yang nyaman bagi sanak keluarga dan

keluarga korban
Wawancara bukanlah interogasi
Petugas wawancara harus peka terhadap masalah budaya

dan agama.
Tahap wawancara diatur oleh sanak keluarga atau

keluarga korban
Perlu lakukan istirahat / jeda bila wawancara nya panjang

Haruslah seorang yang profesional


Memberikan informasi yang akurat pada sanak keluarga

dalam menjawab pertanyaan mereka Berempati.


Coba untuk dapatkan semua informasi cukup dalam satu

kali wawancara dan jelaskan pada keluarga korban dan


bila kita akan kembali untuk mendapatkan informasi
tambahan.

Informasi yang dibutuhkan

Deskripsi fisik
Deskripsi pakaian dan perhiasan
Detil catatan gigi dan sinar X
Catatan dokter dan sinar X
Sampel Biologis dari korban orang hilang (sikat gigi,

sikat rambut) Photos


Sidik jari
DNA dari orang tua biologis korban

Ante Mortem Form


(Formulir Kuning )

Formulir ini adalah cermin dari form Pink PM


Mencatat Informasi setiap korban OH/ K.
Diisi/dilengkapi oleh Tim Wawancara Polisi yang

mencari informasi yang detil dari keluarga dan


teman orang hilang.

Kedua formulir dirancang untuk pembandingan

yang mudah
Dikembangkan oleh sebuah Komite Internasional
untuk pemakaian Internasional.
Dibuat Dalam berbagai bahasa
Tersedia melalui akses internet

Kekurangan form kuning


Standar Eropa khususnya untuk pakaian
Mendorong interview berjenis interogasi
Sulit digunakan untuk pertama kali- perlu latihan

sebelum menggunakan

THANK YOU