Anda di halaman 1dari 23

MODIFIKASI SYARIAH PADA

KERANGKA RESIKO DAN


RETURN

OLEH:
USWATUN HASANAH

Pengertian

Resiko
Konsekuens
i
Kemungkin
an kerugian
Ketidakpast
ian
Penyimpan
gan hasil
Hasil yang
berbeda
dari
harapan

Return
Hasil
investasi
Peningkata
n nilai
investasi

Investasi

Bunga

Kegiatan
usaha yang
mengandun
g resiko
dan return
tidak tetap

Kegiatan
usaha yang
kurang
mengandun
g resiko
dan return
tidak tetap
karena
adanya
hasil bunga

Tingkat return suatu sekuritas


dipengaruhi oleh perubahan pasar
Jika pasar menguat, maka harga
sekuritas cenderung mengalami
kenaikan demikian pula sebaliknya.

Return realisasi (realized return) yang


sudah terjadi
Return ekspektasi (expected return)
yang belum terjadi

2. Return
realisasi
model
Indeks
Tunggal
1. Resiko
dan Return
Model
Markowitz

A. Risiko dan Return Aktiva Tunggal

B. Resiko, Ketidak Pastian dan Paritas


Resiko-Return
Ketidak pastian pada masa depan dijelaskan dalam QS. 7
: 188

Artinya: .sekiranya aku mengetahui yang ghaib,


tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya
dan aku tidak akan ditimpa kemudhratan. QS. Alaraf:188
QS. 31: 34 pula dijelaskan;






Artinya: Tiada seorangpun yang dapat mengetahui
(dengan pasti) apa yang diusahakannya besok . QS.
Luqman:34

Teori Pengambilan Keputusan


1. Kondisi Tidak Pasti
1. Alternatif tindakan yang fisibel

Nilai probabilitas masing2 tdk diketahui

2. Beresiko
1. Mengetahui peluang resiko

2. Informasi atau data kondisi

3.Kondisi Pasti
Mengetahui yang akan terjadi dalam masalah rutin yang terjadi

4. Kondisi Konflik
Keputusan yang saling bertentangan namun bersaing secara rasional, cermat
dengan tujuan untuk menang

Risiko dan Ketidakpastian


Risiko dan ketidakpastian dalam keuangan
modern dpt dibandingkan dengan gagasan
gharar yang terdapat dalam hukum islam.
Risiko merupakan situasi yang semua hasilnya
akan muncul dapat dirinci beserta masingmasing probabilitisnya. Sedangkan
Ketidak pastian merupakan situasi yang
terdapat kemungkinan munculnya hasil yang
lebih dari satu, tetapi probabilitasnya masingmasing hasil tidak dapat diketahui besarnya.

Paritas risiko dan return


Dalil al-kharaj bi al-dlaman merupakan
dasar kontrak keuangan dalam Islam,
rumusan dalil tersebut mensyaratkan
bahwa manfaat (return) dan kewajiban
(risiko) disyaratkan berjalan bersamasama.
Pertimbangan paritas dari keduanya dapat
melalui tafsiran implikasi; keputusan
investasi dan keputusan pendanaan.

C. Risiko dan Return Portofolio

1. Portofolio Model Markowitz

Return

Risiko

Portofolio
Realisasi

Sekuritas
varians

Portofolio
ekspektasi

Deviasi
standar

Penggunaan ukuran perubahan korelasi dalam konsep diversifikasi

1. Gabungan 2 sekuritas dalam korelasi positif


sempurna (p=+1) tidak akan memberikan manfaat
pengurangan resiko
2. Gabungan dua sekuritas yang berkorelasi nol (p =
0) akan mengurangi risiko portofolio secara
signifikan
3. Gabungan 2 Sekuritas dalam korelasi negatif
sempurna (p = -1) akan menghilangkan resiko
kedua sekuritas tersebut.

Oleh karena itu investor tidak akan dapat


menghilangkan sama sekali resiko portofolio
dan hanya dapat mengurangi risiko portofolio

2. Portofolio Model Indeks Tunggal


Karaktersi
tik
1. Beta
Portofolio

2. Alpha
Potofolio

Portofolio
Ekspektas
i

Varians
portofolio

Model indeks tunggal mampu


mengurangi jumlah parameter yang
harus ditaksir pada saat menghitung
varians portofolio

3. Pemilihan Portofolio
Optimal
Portofolio Efisien (efficient set dan efficient
frontier) yaitu portofolio yang memberikan
return ekspektasi terbesar dengan resiko
tertentu, atau portofolio yang
mengandung resiko terkecil dengan tingkat
return ekspektasi tertentu

4. Portofolio Optimal Model


Markowitz
Waktu yang
digunakan hanya 1
Periode

Tidak ada biaya


transaksi

Asumsi
Model
Markowit
z

Tidak ada
pinjaman dan
simpanan bebas
resiko

Prefensi Investor
hanya berdasarkan
return ekspektasi
dan resiko dari
portofolio

5. Portofolio Model Indeks


Tunggal
Untuk menentukan apakah aktiva
tertentu dapat dimasukkan dalam
portofolio yang optimal, secara
langsung hany berhubungan dengan
rasio kelebihan return terhadap beta
(excess return to beta, ERB)
Portofolio optimal berisi aktiva atau
saham-saham yang mempunyai nilai
rasio ERB yang tinggi.

6. Portofolio Optimal dengan Simpanan dan


Pinjaman Bebas Risiko
Risiko portofolio terdiri dari kombinasi
aktiva beresiko dan aktiva bebas resiko
adalah sebesar proporsi risiko pada aktiva
berisiko.
Investor selain dapat melakukan investasi
bebas risiko, investor juga dapat
meminjam dana pada aktiva bebas risiko
untuk meningkatkan kemampuan investasi
sehingga ada kemungkinan investor
mendapat return yang lebih tinggi

D. TEORI PORTOFOLIO DAN TEORI


PASAR MODAL
Investor islam akan menyaring saham
atau proyek yang tidak sesuai dengan
syariah seperti (perusahaan berbisnis
alkohol, daging babi, hiburan yang
merusak modal, jasa keuangan
konvensional) dihilangkan dari domain
pilihan yang menghilangkan
kemungkinan diversifikasi yang rendah.

E. CAPITAL ASSET PRICING


MODEL (CAPM) DAN
ARBITRAGE PRICING THEORY

CAMP diperkenalkan oleh Sharpe


(1964) dan Lintner (1965)
merupakan model untuk menentukan
harga suatu aktiva pada keadaan
ekuilibrum. Dalam keadaan ini,
tingkat return yang disyaratkan oleh
pemodal untuk suatu saham
dipengaruhi oleh resiko saham
tersebut. Resiko yang diperhitungkan
adalah resiko sistematis yang
diwakili oleh beta

CAPITAL ASSET PRICING MODEL


(CAPM)

ARBITRAGE PRICING
THEORY (APT)
APT juga digunakan untuk
menentukan tingkat return yang
layak namun tidak digunakan untuk
mengidentifikasi portofolio yang
efisien dan keduanya menggunakan
asumsi dan prosedur yang berbeda.
APT menyatakan bahwa harga suatu
aktiva dapat dipengaruhi oleh
sejumlah faktor, tidak hanya satu
faktor (portofolio pasar) spt teori

Syarat Return CAMP dan APT

Perspektif Syariah tentang syarat CAMP dan


APT

Tingkat bebas resiko diganti dengan


rate of return dari sukuk ijarah yang
bebas dari resiko kerugian dan
dianggap aman karena mempunyai
korelasi nol (dapat dibaikan) dengan
return pasar ekuitas

Sekian dan Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai