Anda di halaman 1dari 9

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
A. Asam Urat
Asam urat adalah senyawa nitrogen yang dihasilkan dari proses katabolisme
purin baik dari diet maupun dari asam nukleat endogen (asam deoksiribonukleat
DNA ). Asam urat sebagian besar dieksresi melalui ginjal dan hanya sebagian kecil
melalui saluran cerna. Ketika kadar asam urat meningkat, disebut hiperuresemia,
penderita akan mengalami pirai (gout). Penyebab hiperuresemia karena produksi
yang berlebihan atau ekresi yang menurun (seperti pada gagal ginjal). Produksi yang
berlebihan didapatkan pada penderita dengan keganasan, terjadi turnover purin dan
DNA sangat tinggi. Penyebab lain hiperuresemia adalah alkohol, leukemia,
karsinoma metastatik, multiple myeloma, hiperlipoproteinemia, diabetes mellitus,
gagal ginjal, stress, keracunan timbal, dan dehidrasi akibat pemakaian diuretik.
(Maimun Syukri, 2007)
Asam urat adalah hasil produksi oleh tubuh, merupakan hasil akhir
metabolisme purin. Purin adalah protein yang termasuk golongan nukleo protein.
Purin didapat dari makanan selain itu juga berasal dari penghancuran sel-sel tubuh
yang sudah tua. Pembuatan atau sintesis purin juga bisa dilakukan oleh tubuh sendiri
dari bahan-bahan seperti: CO2, glutamine, glisin, asam aspartat dan asam folat.
Diduga hasil metabolisme purin diangkut ke hati, lalu mengalami oksidasi menjadi
asam urat, dan kelebihan asam urat dibuang melalui ginjal lewat urine dan
usus(Misnadiarly,2008)

Asam urat merupakan bahan normal tubuh yang merupakan bahan penting dalam tubuh sebagai komponen dari asam nukleat dan penghasil energy dalm inti sel. Hiperurisemia terjadi karena adanya peningkatan produksi asam urat dalam metabolism ataupun penurunan ekskresi asam urat dari dalam tubuh melalui ginjal dalam bentuk urine atau gabungan dari keduanya (Damayanti.2012) Faktor-faktor Risiko Kenaikan Asam Urat Darah 1.0 mg/dL dan untuk perempuan 2. sehingga keberadaannya bisa normal dalam darah dan urine. yang bisa berlanjut menjadi (Isselbacher.et.al. Seseorang yang mengalami hiperurisemia. Proses inilah yang menyebabkan terjadinya reaksi peradangan akut. berupa endapan yang terjadi akibat kristalisasi natrium urat.0-7. kerang dan jeroan seperti hati.limfa.0 mg/dL.2013). Purin juga terdapat dalam minuman beralkohol dan makanan kaleng.ginjal. yakni makanan dari tanaman berupa sayur. yaitu arthritis gout akut. buah dan kacang-kacangan atau hewan. Akan tetapi sisa dari metabolism protein yang mengandung purin juga menghasilkan asam urat.Asam urat merupakan hasil produksi oleh tubuh. tofus akan terbentuk di dalam jaringan lunak dan persendian. Jenis Kelamin arthritis gout kronis .paru dan otak)(Misnadiarly. Kadar asam urat di atas angka normal disebut hiperurisemia. Oleh karena itu kadar asam urat di dalam darah bisa meningkat bila seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi (seperti ekstrak daging.6-6. 2007) Secara alamiah purin terdapat dalam tubuh dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup. Kadar asam urat normal laki-laki dewasa berkisar antara 3.

Air putih dapat . Jika penyakit ini menyerang perempuan maka pada umumnya perempuan yang menderita adalah sudah menopause. Air yang memiliki daya larut paling tinggi adalah air putih. Akibatnya. 3. Dehidrasi Kekurangan cairan didalam tubuh akan menghambat ekskresi asam urat. Pada perempuan yang belum menopause maka kadar hormone esterogen cukup tinggi.2009) 2. Usia Walaupun Kejadian hiperurisemia bisa terjadi pada semua tingkat usia namun kejadian ini meningkat pada laki-laki dewasa berusia 30 tahun dan perempuan setelah menopause atau berusia 50 tahun. Pada dasarnya semua cairan itu adalah pelarut.2009). Kelebihan asam urat dalam darah akan menyebabkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh kapiler darah. apabila persendian digerakkan akan terjadi gesekan kristal-kristal tersebut sehingga menimbulkan rasa nyeri(Damayanti. daya larut setiap cairan berbedabeda.Penyakit asam urat lebih sering menyerang laki-laki. hal ini disebabkan karena kadar asam urat pada lakilaki cenderung meningkat dengan bertambahnya usia. Laki-laki tidak memiliki kadar hormone esterogen yang tinggi di dalam darahnya sehingga asam urat sulit dikeluarkan melalui kencing dan risikonya adalah kadar asam urat darahnya bisa menjadi tinggi (Kertia.karena pada usia ini perempuan mengalami gangguan produksi hormone esterogen (Purwaningsih. terutama yang dekat dengan persendian. 2013). Namun. Hiperurisemia lebih sering dialami oleh laki-laki yang berusia diatas 40 tahun dan berisiko besar terkena asam urat.

maka sampah sisa metabolisme pun akan menumpuk. Semakin besar .melarutkan semua zat yang larut di dalam cairan. Peningkatan massa tubuh dihubungkan dengan peningkatan produksi asam urat endogen. Sebuah studi yang dilakukan di Jepang oleh Shirusi H. 4. Indeks massa tubuh Indeks massa tubuh (IMT) merupakan alat yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan. Penumpukan asam urat dan sisa metabolisme itulah yang menimbulkan nyeri di persendian (Lingga. Dampak buruk alkohol akan semakin nyata pada individu yang mengalami obesitas. maka dengan mempertahankann berat badan normal memungkinkan seseoran dapat mencapai usia harapan hidup yang lebih panjang(Anggrani.2012) Kegemukan sering dihubungkan dengan kadar asam urat merupakan salah satu factor risiko terjadinya pirai pada hiperurisemia asimtomatis. Saat volume cairan tubuh kurang. maka akan menghambat ekskresi asam urat sehingga memicu peningkatan asam urat. 2012:47). Air diperlukan sebagai pelarut asam urat yang dibuang atau diekskresi melalui ginjal bersama urine. termasuk asam urat. Resiko konsumsi alkohol semakin tinggi jika dilakukan oleh penderita obesitas. Jika tubuh kekurangan air. Konsumsi alkohol Sejumlah studi mengatakan konsumsi alkohol memiliki pengaruh sangat besar dalam meningkatkan prevalensi gout pada penggemar alkohol. (2009) menemukan korelasi nyata antara konsumsi alkohol dan obesitas terhadap hiperurisemia. Dikatakan bahwa penderita obesitas yang gemar mengkonsumsi akohol dipastikan mengalami gout(Lingga. 5. 2012:166).

menurut kepercayaan masyarakat pada saat itu.2011) 6. Filipina. 2011) B. Hasil penelitian epidemologis menunjukkan bahwa bangsa Maori di Selandia Baru. gout muncul sebagai akibat dari tetesan roh jahat yang masuk kedalam sendi. Hiperurisemia yang berlangsung lama dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis dengan perubahan tubuler. dan bangsa-bangsa dikawasan Asia Tenggara mempunyai kecenderungan menderita penyakit ini. suku Minahasa dan Tapanuli berpeluang menderita penyakit gout lebih tinggi dibandingkan dengan suku-suku yang lainnya (Junaidi. sehingga seseorang yang mengalami hiperurisemia cenderung memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi)( Manampiring dan Bodhy. 2013). terutama pada jaringan sendi. Penyakit gout dapat dijumpai disetiap negara di dunia. Penelitian Muztafisa (2010) mengenai hubungan hiperurisemia dengan tekanan darah menyimpulkan bahwa peningkatan tekanan darah akan menyebabkan cedera kapiler peritubuler yang akan menyebabkan iskemi. Gout Istilah gout berasal dari kata “gutta” yang berarti tetesan. Tekanan darah Hiperurisemia sering didapatkan pada pasien hipertensi. Gout berhubungan erat dengan gangguan metabolisme purin yang memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia). Konon.IMT maka semakin besar gaya benan tubuh sehingga semakin tinggi daya rembesan asam urat plasma ke dalam ruang antar sendi (Manampiring dan Bodhy. Penyakit Pirai (gout) atau Arthritis Gout adalah penyakit yang di sebabkan oleh tumpukan asam/kristal urat pada jaringan. yaitu jika kadar asam urat dalam darah . Di Indonesia.

Kerusakan langsung pada otot jantung akibat penyalahgunaan alkohol diduga disebabkan karena kekurangan tiamin atau karena zat yang mencemari minuman alkohol. C. Konsumsi alkohol akut mengakibatkan penurunan kontraktilitas miokard dan mengakibatkan vasodilatasi perifer. namun pada wanita dan pria dengan penyakit jantung menetap hal ini dapat berbahaya (Schuckit . 2005). minuman beralkohol dikategorikan sebagai minuman keras dan dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan persentase kandungan etanol volume per volume pada suhu 200C. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. Catatan: kadar normal asam urat dalam darah untuk pria adalah 8 mg/dl.5 mg/dl. Universitas Sumatera Utara 8 Alkohol mengubah sistem kardiovaskular dalam beberapa cara. istilah ini meluas untuk berbagai hasil pertukaran yang bereaksi netral dan mengandung satu atau lebih gugus alkohol (Dorland. 86/Menkes/Per/IV/77 tentang minuman keras. Hal ini mungkin tidak akan berpengaruh secara signifikan pada peminum yang sehat pada umumnya. minuman dengan kadar etanol lebih dari 5 % sampai . yang akhirnya akan menghasilkan sedikit penurunan pada tekanan darah dan mekanisme kompensasi dengan peningkatan curah jantung. 2002). sedangkan untuk wanita adalah 7 mg/dl (Junaidi. Konsumsi oksigen jantung meningkat pada pasien yang meminum alkohol setelah berolahraga ringan.lebih dari 7. Alkohol Alkohol adalah salah satu dari sekelompok senyawa organik yang dibentuk dari hidrokarbon-hidrokarbon oleh pertukaran satu atau lebih gugus hidroksil dengan atom-atom hidrogen dalam jumlah yang sama. Minuman dengan kadar etanol 1 -5 % dikategorikan sebagai minuman keras golongan A. 2013).

dengan 20 % tergolong minuman keras golongan B sedangkan minuman dengan kadar etanol golongan C mengandung etanol lebih dari 20 % sampai 55 %. Kelompok kedua adalah peminum menengah (moderate drink).2 s/d 27. 2011). Sosial Penggunaan alkohol sering kali didasari oleh motif-motif sosial seperti meningkatkan prestige ataupun adanya pengaruh pergaulan dan perubahan gaya hidup. Dan secara makro. Kelompok ketiga adalah peminum berat (heavy drinker) yang mengkomsumsi lebih dari 28 gram alkohol per hari atau lebih dari 4 botol bir sehari. 3.7 gram alkohol atau setara dengan 1 s/d 4 botol bir per hari. ekonomi. budaya.9 gram atau ekuivalen dengan minum 1 botol bir atau kurang. 2. industri minuman keras baik itu ditingkat produksi. c. revenue dan excise). Ekonomi Masalah penyalahgunaan alkohol bisa ditinjau dari sudut ekonomi. Terdapat 4 kelompok determinan dari penyalahgunaan alkohol (sosial. namun Woteki dan mengelompokkan peminum alkohol secara sederhana dalam 3 kelompok : 1. a. Budaya . Selain itu faktor sosial lain seperti sistem norma dan nilai (keluarga dan masyarakat) juga menjadi kunci dalam permasalahan penyalahgunaan alcohol (Sarwono. Kelompok pertama adalah peminum ringan (linght drinker) yaitu mereka yang mengkomsumsi antara 0.28 s/d 5. Tentu saja meningkatnya jumlah pengguna alkohol di Indonesia juga dapat diasosiasikan dengan faktor keterjangkauan harga minuman keras (import atau lokal) dengan daya beli atau kekuatan ekonomi masyarakat. Kelompok ini mengkomsumsi antara 6. dan periklanan ternyata mampu menyumbang porsi yang cukup besar bagi pendapatan negara (tax. b. distribusi. dan lingkungan) yang mana peranannya sangat kompleks dan saling terkait satu sama lainnya. Sejauh ini belum ada ketentuan atau standar yang menegaskan tentang tingkat keamanan peminum alkohol.

serta pelaksanaan yang tegas menjadi kunci utama penanganan masalah alkohol ini. badeg. 2011). Di Indonesia banyak dijumpai produk lokal minuman keras yang merupakan warisan tradisional (arak. . hal ini tentu saja menjadi sangat bertolak belakang. Bentuk peraturan dan regulasi tentang minuman keras.Melalui sudut pandang budaya dan kepercayaan masalah alkohol juga menjadi sangat kompleks. dll) dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat dengan alasan tradisi. Selain itu yang tidak kalah penting adalah peranan provider kesehatan dalam mempromosikan kesehatan terkait masalah alkohol baik itu sosialisasi di tingkat masyarakat maupun advokasi pada tingkatan decision maker (Sarwono. tuak. d. Lingkungan Peranan negara dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan alkohol menjadi sangat vital. Sementara bila tradisi budaya tersebut dikaitkan dengan sisi agama dimana mayoritas masyarakat Indonesia adalah kaum muslim yang notabene melarang konsumsi alkohol.

L.Daftar Pustaka Damayanti.Asam Urat dan Hiperurisemia.Sembuh Total Diabetes Asam Urat Hipertensi Tanpa Obat. 2013.Yogyakarta:Pinang Merah Publisher Junaidi.al. Rematik dan Asam Urat. 2012. maimun.Prinsip-prinsip Ilmu Penyakit Dalam.Edisi 13.(alih bahasa: Hartono.A). Jakarta: Agro Media Pustaka Misnadiarly. Badan Litbangkes: MediaKom Syukri.Mengenal Penyakit Arthirthis.2007.2012.Volume 5.Jakarta:EGC Kertia. Benarkah Hanya Menyerang Laki-laki?. Puslitbang Biomedis Dan Farmasi.2013.PT.et. Banda Aceh :Depatemen Ilmu Penyakit Dalam.2009. Fakultas Kedokteran. Unsyiah . Jakarta: Bhuana Ilmu Populer Isselbacher. Yogyakarta.Bintang Pustaka Lingga.D. I.Asam Urat.N.2008.Harison. Bebas Penyakit Asam Urat Tanpa Obat.