Anda di halaman 1dari 1

Tugas Budidaya Tanaman Semusim

akan terbentuk kurva sigmoid (bentuk S). Bentuk kurva sigmoid untuk

Nama : Alvina Clara Giovanni
NIM : 13210

semua tanaman kurang lebih tetap, tetapi penyimpangan dapat terjadi

1. Laju pertumbuhan, persamaan bentuk S (Sigmoid Logistic
Equation)
Proses pertumbuhan merupakan hal yang lazim bagi setiap
tumbuhan. Dalam proses pertumbuhan terjadi pertambahan volume yang
signifikan.
Seiring berjalannya waktu pertumbuhan suatu tanaman terus bertambah.
Proses tumbuh sendidri dapat dilihat pada selang waktu tertentu. Dimana
setiap pertumbuhan tanaman akan menunjukkan suatu perubahan dan dapat
dinyatakan dalam bentukkurva/diagram pertumbuhan.
Besarnya pertumbuhan persatuan waktu disebut laju tumbuh. Laju

sebagai akibat variasi-variasi di dalam lingkungan. Ukuran akhir, rupa dan
bentuk tumbuhan ditentukan oleh kombinasi pengaruh faktor keturunan dan
lingkungan.
Beberapa cara tersedia dalam pendekatan pada sistem seperti sistem
tanaman dengan produk biomassa yang meningkat secara sigmoid dengan
waktu untuk mendapatkan faktor-faktor dan proses hipotetik. Menerapkan
fenomena yang sudah dikenal cukup baik kepada suatu sistem yang sedang
dipelajari merupakan suatu pendekatan yang umum dilakukan. Pada suatu
waktu, distribusi zat dalam setiap tempat dalam ruangan akan menunjukkan
hubungan yang berbentuk sigmoid.

tumbuhsuatu tumbuhan atau bagiannya berubah menurut waktu. Oleh

Laju pertumbuhan relative (relative growth rate) menunjukkan

karena itu, bila lajutumbuh digambarkan dalam suatu grafik, dengan laju

peningkatan berat kering dalam suatu interval waktu dalam hubungannya

tumbuh pada ordinat danwaktu pada absisi, maka grafik itu merupakan

dengan berat asal. Dalam situasi praktis, rata-rata pertumbuhan laju relative

suatu kurva berbentuk s atau kurva sigmoid pertumbuhan ini berlaku bagi

dihitung dari pengukuran yang di ambil pada waktu t1 dan t2.

tumbuhan lengkap, bagian-bagiannyaataupun sel-selnya.
Kurva sigmoid berguna bagi para ahli dalam melakukan penelitianpenelitian lebih lanjut tentang tumbuh dan perkembangan tumbuhan, karena
iamenunjukkan tahap-tahapan perkembangan. Dalam percobaan yang
menggunakan tumbuhan hidup, fase perkembangan tanaman perlu
diperhatikan untuk dapat menganalisa suatu fenomena dengan tepat.
Pertumbuhan tanaman mula-mula lambat, kemudian berangsurangsur lebih cepat sampai tercapai suatu maksimum, akhirnya laju tumbuh
menurun. Apabila digambarkan dalam grafik, dalam waktu tertentu maka

Kurva pertumbuhan berbentuk S (sigmoid) yang ideal. Tiga fase
utama biasanya mudah dikenali: fase logaritmik, fase linier, dan fase
penuaan. Pada fase logaritmik, ukuran (v) bertambah secara eksponensial
sejalan dengan waktu (t). Ini berarti bahwa laju pertumbuhan (dv/dt) lambat
pada awalnya, tapi kemudian meningkat terus. Pada fase linier,
pertambahan ukuran berlangsung secara konstan. Fase penuaan dicirikan
oleh laju pertumbuhan yang menurun saat tumbuhan sudah mencapai
kematangan dan mulai menua.