Anda di halaman 1dari 19

TINJAUAN

PUSTAKA
Spondylosis
Servicalis

Definisi  Spondylosis Cervical adalah suatu kondisi patologi persendian akibat degenerasi pada discus intervertebralis dan jaringan pengikat persendian antara ruas vertebra cervical. .

ANATOMI .

.

.

m. rectus capitis lateralis. sternocledomastoid. m. m. m. m. m. Gerak flexi neck   Gerak lateral fleksi neck   m. m. m. splenius capitis. m. m. m. m. sternocledomastoid Gerakan extensi neck   m. semispinalis. m. Gerakan rotasi neck  m. m. m. spelenus capitis. m. rectus capitis posterior major. sternocledomastoid. erector spine. longus colli. inferior oblique . longus capitis. semispinalis. trapezius. m. m. rectus capitis anterior. trapezius. m. rectus capitis posterior major dan minor . scalenus anterior. m. levator scapula. levator scapula. spelenius cervicis. spelenus capitis. spelenius cervicis. multifidus. m. scalenes splenius cervicis. m. sternocledomastoid. superior oblique. m. m. m. erector spine. scalenus anterior m.

Muscle .

000 untuk perempuan dengan puncaknya pada usia 50 sampai dengan 54 tahun . servikal radikulopati memiliki tingkat kejadian tahunan 107.5 per 100.000 untuk lakilaki dan 63.3 per 100.EPIDEMIOLOGI  Menurut data berbasis populasi dari Rochester. Minnesota.

ETIOLOGI PATOFISIOLOGI     Penonjolan tulang atau osteofit yang tumbuh keluar melalui jalur saraf. Penonjolan bagian dari diskus yang terletak di depan saraf. Fraktur atau cedera yang menyebabkan fragmen tulang yang yang mempersempit atau menekan saluran saraf . Herniasi nukleus pulposus melalui bagian luar annulus.

.

.

  .Gejala  Spondilosis servikalis menyebabkan menyempitnya kanal spinalis (tempat lewatnya medula spinalis) di leher dan menekan medula spinalis atau akar saraf spinalis. sehingga menyebabkan kelainan fungsi.

Abnormalitas reflex Mati rasa dan kelemahan pada lengan. Gerakan kaki menjadi kaku dan penderita berjalan dengan goyah. dan kaki Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus atau retensi urin . maka pertanda awalnya biasanya adalah       Perubahan pada cara berjalan. tangan. teutama jika akar sarafnya terkena. Jika terjadi penekanan medula spinalis. Leher terasa nyeri.Gejalanya bisa menggambarkan suatu penekanan medula spinalis maupun kerusakan akar sarafnya.

DIAGNOSA Anamnesis  Pemeriksaan fisik        Peningkatan refleks lutut dan achiles (hiperrefleks) atau kadang-kadang ditemukan penurunan refleks pada lengan. Perubahan gaya berjalan seperti kehilangan keseimbangan Hilangnya sensitivitas pada tangan atau kaki Dapat ditemukan adanya klonus Refleks Babinsky dan Hoffman dapat positif Rentang gerak atau fleksibilitas leher menurun .

 Pemeriksaan      penunjang X-ray servikal MRI CT-Scan Elektromiograf (EMG) dan Nerve Conduction Velocity (NCV) Somatosensory Evoked Potentials (SSEP) .

 Perubahan kurva normal. jarang pada C3/C4 terkena dan C7/T1 jarang terjadi. mungkin terbatas hingga dua tulang belekang berdekatan. dan mobilitas yang terbatas harus dibandingkan saat pengambilan posisi fleksi dan ekstensi. dua ruang pada 40 %. umumnya hilangnya lordosis normal. hanya mengenai satu ruang pada 40%.Tanda-tanda Radiologis  Penyempitan ruang diskus. Lebih sediikit dari sepertiga mengenai C5/C6 dan sedikit kurang dari sepertiganya mengenai C6/C7 atau C4/C5. dan lebih dari pada sisanya. .

 CT scan yang dilakukan dalam beberapa jam setelah mielogram bisa lebih tepat menentukan tempat dan perluasan kompresi. penyempitan foraminal tampak hanya pada tampilan oblik. Blok total jarang. Osteofit lebih nyata dianterior. namun pertumbuhan berlebihan diposterior lebih penting. Indentasi posterior akibat ligament flava tampak bila film diiambil saat ekstensi. naamun bila terjadi bisa berarti proolaps diskus akut.  Indentasi mielografik dura anterior tidak selalu mendukung tingkat maksimal kolaps diskus dan osteofit. Perubahan serupa  dapat tampak pada MRI scan sagital .

naproxen dll)  Kortikosteroid sebagai antiinflamasi yang kuat baik oral atau suntikan dapat digunakan  Operatif .TATALAKSANA  Non-operatif  Non-medikamentosa  Terapi  fisik dan olahraga Medikamentosa:  NSAID (aspirin. ibuprofen.

spondilosis servikal dapat memampatkan satu atau lebih saraf tulang belakang . kondisi yang dihasilkan disebut sebagai myelopathy serviks.KOMPLIKASI  Spondilosis servikal merupakan penyebab paling umum dari disfungsi saraf tulang belakang pada orang dewasa yang lebih tua.sebuah kondisi yang disebut radikulopati servikal. Pada sejumlah kecil kasus. Tulang dan penyimpangan lain yang disebabkan oleh spondilosis servikal juga dapat mengurangi diameter kanal saraf tulang belakang. Ketika saluran spinalis menyempit ke titik yang menyebabkan cedera tulang belakang. Kedua radikulopati servikalis dan myelopathy serviks dapat mengakibatkan cacat permanen .