Anda di halaman 1dari 5

Della Sabina

Absen 9 kelas 7-9
Tugas pramuka 2

Sejarah Pramuka
A. Pendahuluan
Sejarah Gerakan Pramuka Indonesia adalah rangkuman mengenai
sejarah dimana berdirinya gerakan pramuka yang dimulai dari sejak masa
saat Indonesia dijajah Belanda sehingga bernama "Hindia-Belanda".Pendidikan
Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang
merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah
perkembangan Kepramukaan di Indonesia.

B. Era Pergerakan Nasional
Gagasan Lord Baden Powell of Gilwell yang telah melahirkan kepanduan, memang
sanggat menarik sehingga berkembang di berbagai negara di luar Inggris, termasuk diantaranya
di Nederland.Kepanduan oleh orang-orang belanda dikenal dengan istilah Padvinder
dan Padvindery dibawa ke Indonesia sebagai tanah jajahanya yang pada saat itu dikenal dengan
nama Nederland Oost Indie.
Pada tahun 1917 untuk pertama kali berdiri sebuah organisasi Kepanduan Nasional di Kota
Surakarta, dengan nama Javaanse Padvienders Organizatie (JPO). Organisasi Kepanduan
Nasional Indonesia ini didirikan oleh Sri Mangkunegara VII, seorang nasionalis, aktivis
Pergerakan Nasional yang pernah diangkat menjadi Presiden Budi Utomo tahun 1915/1916
membawahi 40 cabang di seluruh Indonesia, seta pernah dipercaya sebagai pelindung Jong Java
selama 11 tahun, sampai Jong Java melebur menjadi Indonesia Muda tahun 1928. Setelah JPO,
lahir pula berbagai organisasi kepanduanseperti JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nasional

tidak sedikit diantaranya yang merupakan “onderbouw” dari partai politik yang ada pada kala itu. Tidak sehat. setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda. HW (Hisbul Wathon) dan banyak lagi yang lain. Organisasi Kepanduan yang didirikan oleh tokoh-tokoh Pergerakan Nasional ini dikenal dengan sebutan Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia. lahir sebuah organisasi keepanduan nasional Indonesia yang bersipat kesatuan. makin mantaplah semangat dan gerak Kepanduan yang didirikan oleh tokoh-tokoh Pergerakan Nasional sebagai Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia yang menjadi bagian yang tek terpisahkan dari PERJUANGAN BESAR BANGSA INDONESIA UNTUK MERDEKA lepas dari belenggu penjajahan Belanda. sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang sifat dan peranya menyatukan seluruh organisasi kepanduan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia. Suatu keadaan yang menjadikan kepanduan di Indonesia pada masa kemerdean tidak sehat.Islamitisch Padvindery. sejalan dengan berkambangnya alam liberalisme yang melanda bangsa Indonesia. Semua Organisasi kepanduan tersebut dilahirkan oleh tokoh-tokoh pergerakan nasional pada masa penjajahan Belanda. maka lahir pula organisasi-organisasi kepanduan yang lain. Dengan demikian Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia pada masa penjajahan merupakan persemaian lahir dan berkembangnya NASIONALIS-NASIONALIS MUDA yang kuat rasa kebangsaannya. Oraganisasi ini diberi nama Pandu Rakyat Indonesia (PRI). Pandu Rakyat Indonesia tidak berjalan lama. C. baik organisasi kepanduan lama yang pernah ada pada masa penjajahan maupun organisasi kepanduan yang baru. tokoh-tokoh Pandu kembali membangun organisasi kepanduan nasional pada masa kemerdekaan.Di Kota Surakarta tanggal 28 Desember 1945. SIAP (Serikat Islam Afdeling Padvindery). Era Kemerdekaan Republik Indonesia Setelah Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Suatu kondisi yang sebenarnya bertentangan dengan bertentangan dengan esensi sifat kepanduan yang justru akanmembangun anak menjadi warga . Dari sekian banyak organisasi kepanduan yang ada. karena justru lewat wadah kepanduan. anak-anak Indonesia ikut terkotak-kotak dengan mengibarkan kesetia kepada partai politik yang membawahinya. Dengan mengunakan istilah Kepanduan.

Kepanduan Al Irsyad. Fase Berdirinya Gerakan Pramuka IPINDO telah memberikan angin segar yang mendasari persatuan berbagai organisasiorganisasi kepanduan di Indonesia. lebih-lebih tidak sesuai dengan isi Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Sarwa Wirawan. terdapat pula dua federasi organisasi kepanduan putri. Upaya tersebut sekali lagi terwujud meskipun masih berbentuk federasi.negara yang sehat. Pengajaran dan Kebudayaan. namun dalam keadaan terpecah belah tersebut selalu muncul upaya untuk bersatu.A. Pandu Ansor.wakil Pengurus Besar dan Kwartir dari organisasi-organisasi kepanduan. Bahkan dalam realisasinya oraganisasi kepanduan nasional Indonesia pada tahun 1961 terpecah belah menjadi 100 organisasi kepanduan. Di tengah-tengah alam liberalisme yang telah mengkotak-kotakan kepanduan dibawah bendera partai politik. Peserikatan Pandu Tionghoa. Perserikatan Pandu-pandu. yang satu bernama POPPINDO (Persatuan Pandu Putri Indonesia) sedangkan yang lain menamakan diri PKPI (Persatuan Kepanduan Putri Indonesia). Dimana terdapat kecenderungan untuk terpecah belah menjadi banyak organisasi. Pandu Kristen Indonesia. Pandu Islam Indonesia. D . dimana isi dan arah kegiatannya ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan bangsa dan negara yang sedang . semangat persatuan masih tetap tumbuh dan berkembang dalam diri Pimpinan Pandu dari berbagai organisasi kepanduan. Pandu Alwashilijah. yang diantaranya : Pandu Rakya t Indonesia. J. bahagia dan berguan. Serikat Islam Angkatan Pandu. Selain tiu IPINDO juga pengakuan pemerintah sebagai satu-satunya organisasi yang diserahi penyelengaraan kepanduan bagi putra di Indonesia oleh Kementrian Pendidikan. Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) disahkan menjadi Badan Hukum dengan Surat Keputusan Kementrian Kehakiman tanggal 22 Februari 1952 No. Selain IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) yang merupakan federasi kepanduan putra. Pandu Katholik. Hal ini dibuktikan dengan didirikanya Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) pada tanggal 16 September 1951 oleh wakil. Hisbul Withon.5/33/6. Satu oraganisasi Kepanduan nasional yang diamanatkan oleh Bung Karno selaku Presiden Republik Indonesia adalah suatu Kepanduan Nasional yang berdasarkan Pancasila. Kepanduan Angkatan Muda Islam.

Achmadi. peristiwa ini dilakukan di Istana Olahraga Senayan dan kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA. Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa. Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan\Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. E . Tanggal 20 Mei adalah. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Prijono. keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Prijono. Prof. A. Azis Saleh. mengisi kemerdekaan yang telah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX. para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi. Kemudian pada tanggal 30 Juli 1961. Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka. seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka.BERDIRINYA GERAKAN PRAMUKA Hari Kamis tanggal 9 Maret 1961. bertempat di Istana Negara.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961. metode dan aktivitas pendidikan harus diganti. namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial). A. kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No. sebagai Lampiran Keputusan Presiden RI Nomor 238 Tahun 1961. tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka. Masih dalam bulan April itu juga. . Dr. Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu.membangun. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA. Menteri Pertanian Dr. tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961. Menteri P dan K Prof. Hari Kebangkitan Nasional. Oleh karena itu. malam itu Bung Karno selaku Presiden Republik Indonesia mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui.

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta. . Di Jakarta sekitar 10. tapi juga di tempat yang penting di Indonesia.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.