Anda di halaman 1dari 10

makalah shorgum

“Kajian teknik budidaya komoditas
sereareal tanaman sorgum (Sorghum bicolor
L.)”
Di susun oleh :
HAFID ROZAK AROFIQ

Program Study Agroteknologi
Fakultas Pertanian
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
2014

etanol. Biji sorgum yang mengandung karbohidrat cukup tinggi sering digunakan sebagai bahan baku bermacam industri seperti industri beer. sering ditanam oleh petani sebagai tanaman sela atau tumpang sari dengan tanaman lainnya. sorgum juga dimanfaatkan untuk pakan ternak. bahkan secara umum produk sorgum belum begitu populer di mastarakat. salinitas dan lahan masam). Selain itu. Sudan dan Argentina. yang kemungkinan berupa lahan marginal. di Amerika Serikat sorgum merupakan serealia terpenting ketiga. perlu input lebih sedikit serta lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibading tanaman pangan lain. Sorgum manis sangat ideal digunakan untuk pakan ternak ruminansia.) adalah tanaman serealia yang potensial untuk dibudidayakan dan dikembangkan.S. jagung dan barley. jaggery (semacam gula merah). kertas. padi. dan biasanya petani menanamnya secara tumpang sari dengan tanaman pangan lainnya. Sorgum adalah tanaman serbaguna yang banyak kegunaannya. Padahal sorgum memiliki potensi besar untuk dapat dibudidayakan dan dikembangkan secara komersial karena memiliki daya adaptasi luas. Adapula jenis sorghum yang batangnya mengandung kadar gula cukup tinggi dan disebut sorgum manis (sweet sorghum). sehingga sangat baik digunakan sebagai sumber bahan pangan maupun pakan ternak alternatif. Sebagai sumber bahan pangan global sorgum berada di peringkat ke-5 setelah gandum. bahkan kandungan protein dan unsur-unsur nutrisi penting lainnya lebih tinggi daripada beras sperti terlihat dalam Tabel 1. Dengan daya adaptasi sorgum yang luas tersebut membuat sorgum berpeluang besar untuk dikemangkan di Indonesia sejalan dengan optimalisasi pemanfaatan lahan kosong. jaggery dan bioetanol . yaitu biji sorgum untuk bahan campuran ransum pakan ternak unggas. Selain digunakan sebagai sumber pangan. cat. perlu input relatif lebih sedikit. Keunggulan sorgum terletak pada daya adaptasi agroekologi yang luas. NTB dan NTT. Sorgum dilaporkan memiliki kandungan nutrisi yang baik. Sorgum bukan merupakan tanaman asli Indonesia tapi berasal dari wilayah sekitar sungai Niger di Afrika. Sedangkan menurut laporan U. Cina. Di Jawa sorgum dikenal dengan nama Cantel. serta lebih toleran kondisi marjinal (kekeringan. sekitar 80 % areal pertanaman sorgum berada di wilayah Afrika dan Asia. Grain Council (2005). India. NTB dan NTT. Tanaman sorgum telah lama dan banyak dikenal oleh petani Indonesia khususnya di daerah Jawa. Produksi sorgum Indonesia masih sangat rendah. gula cair (sirup). Domestikasi sorgum dari Etiopia ke Mesir dilaporkan telah terjadi sekitar 3000 tahun sebelum masehi. atau lahan non-produktif lainnya. produktivitas tinggi. tanaman sorgum memiliki kandungan nutrisi yang tinggi.I PENDAHULUAN Sorgum (Sorghum bicolor L. Di Jawa sorgum dikenal dengan nama Cantel. penelitian dan pengembangan tanaman sorgum di Indonesia masih sangat terbatas. Budidaya. bahkan secara umum produk sorgum belum tersedia di pasar-pasar. tahan terhadap kekeringan. lahan tidur. lem. Mexico. Nigeria. khususnya pada daerah-daerah marginal dan kering di Indonesia. tahan terhadap hama dan penyakit tanaman. gula cair (sirup). Di Indonesia sorgum telah lama dikenal oleh petani khususnya di Jawa. pati. Sekarang. sedangkan batang dan daun sorgum (stover) untuk ternak ruminansia. degradable plastics dan lain-lain. produksi tinggi. namun produsen sorgum dunia masih didominasi oleh Amerika Serikat.

Bila kelembaban tanah bukan merupakan faktor pembatas.2 Lemak (g) 0. barley dan gandum berturut-turut memerlukan 368. Selain itu.06 Sumber: Direktorat Gizi. Perbandingan unsur nutrisi sorgum dengan pangan lainnya. permukaan daun sorgum yang mengandung lapisan lilin dan sistem perakaran yang ekstensif. sorgum diklasifikasikan ke dalam 5 ras yaitu ras Bicolor. Varietas sorgum berumur dalam cenderung akan cocok bila digunakan sebagai tanaman pakan ternak (forage sorghum). Untuk menghasilkan 1 kg akumulasi bahan kering sorgum hanya memerlukan 332 kg air.4 287 0.0 33. sorgum memiliki daya adaptasi luas mulai dari dataran rendah. 434 dan 514 kg air.Tabel 1.0 4.7 Kalsium (mg) 6. rata-rata hasil sorgum dapat mencapai 3-4 ton/ha.4 34.7 1.12 0. Guenia.8 4.3 Karbohidrt (g) 78.6 0. fibrous dan dalam cenderung membuat tanaman efisien dalam absorpsi dan pemanfaatan air (laju evavotranspirasi sangat rendah). gandum dan jagung. Kandungan/100 g Unsur Nutrisi Beras Jagung Singkong Kalori (cal) 360 361 146 Protein (g) 6.5 0. sorgum juga memiliki sifat yang lebih tahan terhadap genangan air. dan Durra. Ras Durra yang umumnya berbiji putih merupakan tipe paling banyak dibudidayakan sebagai sorgum biji (grain sorgum) dan digunakan sebagai sumber bahan pangan.38 . Berdasarkan bentuk malai dan tipe spikelet. B1 (mg) 0. Sorgum terkenal sebagai tanaman yang tahan tumbuh pada kondisi kekeringan. hasil sorgum dapat melebihi 11 ton/ha dengan rata-rata hasil antara 7-9 ton/ha. sedangkan jagung. Pada daerah dengan irigasi minimal. Kafir. Diantara ras Durra terdapat varietas yang memiliki batang dengan kadar gula tinggi disebut sebagai sorgum manis (sweet sorghum). sedang sampai dataran tinggi. Hasil biji yang tinggi biasanya diperoleh dari varietas sorgum berumur antara 100-120 hari.7 4.7 Posfor (mg) 140 380 40 Vit.0 9.9 72.0 28. Sedangkan ras-ras lain pada umumnya digunakan sebagai biomasa dan pakan ternak. Dibanding tanaman jagung. Sorgum memiliki potensi hasil yang relatif lebih tinggi dibanding padi.8 8. kadar garam tinggi dan keracunan aluminium .3 73. Departemen Kesehatan RI (1992).0 3. Secara fisiologis.0 Besi (mg) 0.27 0. Sorgum 332 11. Caudatum.

yaitu :Sorghum almum. Sorghum exstans. Sorghum halepense. Sorghum trichocladum. Lapisan lilin tersebut menyebabkan tanaman sorgum mampu hidup dalam cekaman kekeringan. Sorghum matarankense. Sorghum amplum. Sorghum nitidum. Sorghum laxiflorum.5 mm. Bentuk tanaman ini secara umum hampir mirip dengan jagung yang membedakan adalah tipe bunga dimana jagung memiliki bunga tidak sempurna sedangkan sorgum bunga sempurna.5 x 3. Sorghum stipoideum.2 Morfologi Tanaman Sorgum Tanaman sorgum (Sorghum bicolor) merupakan tanaman graminae yang mampu tumbuh hingga 6 meter. Andropogon sorghum. Sorghum arundinaceum. Terdapat 30 spesies sorgum. Sorghum burmahicum. Bunga : Rangkaian bunga sorgum yang nantinya akan menjadi bulir-bulir sorgum. Bunga sorgum termasuk bunga sempurna dimana kedua alat kelaminnya berada di dalam satu bunga. Sorghum propinquum. Berat biji bervariasi antara 8 mg – 50 mg. Sorghum drummondii. Sorghum brachypodum. Sorghum timorense. Sorghum macrospermum. DESKRIPSI TANAMAN SORGUM 2. Bunga sorgum merupakan bunga tipe panicle (susunan bunga di tangkai). Sorghum grande. Sorghum leiocladum. Berdasarkan ukurannya sorgum dibagi atas: . rata-rata berat 28 mg. Sorghum versicolor. Pada umumnya biji sorgum berbentuk bulat dengan ukuran biji kira -kira 4 x 2. Sorghum vulgare. Adanya lapisan lilin tersebut menyebabkan tanaman sorgum mampu bertahan pada daerah dengan kelembaban sangat rendah. Sorghum bulbosum. Sorghum plumosum. Morfologi dari tanaman sorgum adalah: 1. Sorghum ecarinatum. Sorghum angustum.1 Klasifikasi Tanaman Klasifikasi ilmiah tanaman sorgum menurut USDA (United States Departement of Agriculture) adalah sebagai berikut: Kerajaan : Plantae Subkerajaan : Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Subklas : Commelinidae Ordo : Cyperales Famili : Poaceae Genus : Sorghum Moench. Sorghum virgatum. Sorghum purpureosericeum. Sorghum miliaceum. 2. Sorghum interjectum. Sorghum intrans. Rangkaian bunga sorgum berada di bagian ujung tanaman. Sorghum bicolor. Daun : merupakan jenis daun menyirip danterdiri atas lamina (blade leaf) dan auricle 4. Batang : tanaman sorgum memiliki batang tunggal yang terdiri atas ruas-ruas 3.II. Akar : tanaman sorgum memiliki akar serabut 2. Sorghum controversum. Pada daun sorgum terdapat lapisan lilin yang ada pada lapisan epidermisnya.

Warna biji in] merupakan salah satu kriteria menentukan kegunaannya.sorgum biji kecil (8 – 10 mg) .. roti dan lain-lainnya.sorgum biji sedang ( 1 2 – 24 mg) . Sorgum putih disebut sorgum kafir dan yang ber-warna merah/cokelat biasanya termasuk varietas Feterita. biasanya digunakan larutan asam tamarand atau bekas cucian beras yang telah difermentasikan dan kemudian digiling menjadi pasta tepung. Varietas yang berwarna lebih terang akan menghasilkan tepung yang lebih putih dan tepung ini cocok untuk digunakan sebagai makanan lunak.sorgum biji besar (25-35 mg) Kulit biji ada yang berwarna putih. Untuk memperbaiki warna biji ini. merah atau cokelat. Sedangkan varietas yang berwarna gelap akan menghasilkan tepung yang berwarna gelap dan rasanya lebih pahit. Tepung jenis ini cocok untuk bahan dasar pembuatan minuman. .

yang harus diperhatikan adalah penanaman jenis varietas unggul yang cocok dan sesuai dengan lingkungan hidup setempat serta penerapan teknik budidaya yang tepat. memperbesar persediaan air. Sedangkan untuk pakan ternak dipilih varietas sorgum yang tahan hama penyakit. meratakan tanah dan memberantas gulma. BUDIDAYA TANAMAN SORGUM 3.0 – 7. Varietas unggul yang dianjurkan untuk ditanam harus memperhatikan kegunaan dan lingkungan tumbuhnya. 3. Lokal Muneng dan Hegari Genjah. lahan yang cocok untuk pertumbuhan yang optimum untuk pertanaman sorgum adalah : · Suhu optimum 23° 30° C · Kelembaban relatif 20% 40% · Suhu tanah ± 25° C · Ketinggian ≤ 800 m dpl · Curah hujan 375 – 425 mm/th · pH 5. kemudian dicangkul atau dibajak 2 kali setelah itu baru digaru dan diratakan. Keris.3 Pemilihan Varietas Untuk mendapatkan hasil yang baik.2 Penyiapan Lahan Lahan dibersihkan dari sisa-sisa tanaman sebelumnya. Ukuran petakan disesuaikan dengan keadaan lahan. Menurut hasil penelitian. berbiji putih dengan rasa olah sebagai nasi cukup enak. Pada lingkungan yang ketersedian airnya terbatas dan masa tanam yang singkat dipilih varietasvarietas umur genjah seperti Keris. 3. namun untukmemperoleh pertumbuhan dan produksi yang optimal perlu dipilih tanah ringan atau mengandung pasir dan bahan organik yang cukup. Tanah yang sudah diolah sebaiknya diberikan pupuk organik. Sebaiknya pengolahan tanah paling baik dilakukan 2 4 minggu sebelum tanam.III. Tanaman sorgum dapat beradaptasi pada tanah yang sering tergenang air pada saat banyak turun hujan apabila system perakarannya sudah kuat. Untuk keperluan konsumsi manusia (pangan) varietas yang dianjurkan antara lain UPCA S1.5 Selain persyaratan di atas sebaiknya sorgum jangan ditanam di tanah podzolik merah kuning yang masam. Badik dan Hegari Genjah. bahkan dilahan yang berpasir pun sorgum dapat dibudidayakan. mempercepat pelapukan.1 Syarat Tumbuh Tanaman sorgum dapat berproduksi walaupun dibudidayakan dilahan kurang subur. tahan disimpan dan dapat diratun. dibuat saluran drainase di sekeliling atau di tengah lahan. Karena varietas ini mempunyai keunggulan seperti berumur genjah. air yang terbatas dan masukkan (input) yang rendah. Badik. pengolahan hanya dilakukan secara ringan dengan mencangkul tipis permukaan tanah untuk mematikan gulma. Varietas Kawali dan Numbu yang dilepas tahun 2001 juga mempunyai rasa olah sebagai nasi cukup enak. Pengolahan tanah secara ringan sangat efektif untuk menghambat penguapan air tanah sampai tanaman panen. . misalnya pupuk kandang atau kompos. tinggi batang sedang. Setelah tanah diratakan. Pengolahan tanah ini bertujuan antara lain untuk memperbaiki struktur tanah. Namun apabila ditanam pada daerah yang berketinggian diatas 500 m dpl tanaman sorgum akan terhambat pertumbuhannya dan memiliki umur yang panjang. tahan rebah. Untuk lahan yang hanya mengandalkan residu air tanah. namun umurnya relatif lebih panjang.

dengan tujuan untuk memperkokoh kedudukan tanaman dan untuk menekan penguapan air tanah. tanaman harus segera dijarangi dan ditinggalkan 2 tanaman agar dapat tumbuh dan berproduksi secara optimum. Pengairan Tujuan pengairan adalah menambah air bila tanaman kekurangan air. 3. bila jarak tanamnya tidak terlalu rapat. ketersediaan air tanah dan kesuburan. Pada tanah yang kurang subur dan kandungan air tanah rendah sebaiknya di gunakan jarak tanam lebih lebar atau populasi tanam dikurangi dari populasi baku (seharusnya). bila kebanyakan air justru harus segera dibuang dengan cara membuat saluran drainase. Pertanaman yang hanya mengandalkan residu air tanah tidak perlu digemburkan. Lubang tanam diisi sekitar 3 5 biji. kemudian ditutup dengan tanah ringan. 3. Ditinjau dari segi hasil. menyelamatkan dari resiko kegagalan hasil akibat kekeringan. Pada tanah yang kurang subur dan kandungan air tanah rendah. Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan pemupukan ke 2 (3 – 4 minggu setelah tanam).4 Waktu Tanam Sorgum dapat ditanam pada sembarang musim tanam asalkan pada saat tanaman muda tidak tergenang atau kekeringan. varietas umur genjah memang hasilnya jauh lebih rendah daripada varietas umur sedang atau dalam. Sebaliknya. tetapi ada masa tertentu tanaman tidak boleh kekurangan air yaitu : Tanaman berdaun empat. Menanam sorgum dapat dilakukan dengan cara ditugal seperti halnya menanam jagung. 3. Pada areal yang telah disiapkan sebelumnya dibuatkan lubang tanam dengan jarak tanam disesuaikan dengan varietas yang digunakan. Penutupan tanah secara padat dan berat menyebabkan biji sukar berkecambah. . sebaiknya digunakan jarak tanam lebih lebar atau populasi tanam kurang dari populasi baku. Sedangkan kebutuhan benih untuk pertanaman sorgum berkisar 10 kg/ha dengan jarak tanam 70 cm x 20 cm atau 15 – 20 kg/ha dengan jarak tanam 60 cm x 20 cm. Pada jenis varietas sedang sampai batas tertentu terjadi kenaikkan hasil dengan semakin tingginya populasi tanam.5 Penanaman Jarak tanam sorgum dapat bervariasi sesuai dengan varietas yang digunakan. pada waktu tersebut tanaman tidak boleh kekurangan. Sorgum termasuk tanaman yang tidak memerlukan air dalam jumlah yang banyak. jarak tanam antar baris dipersempit tetapi jarak dalam baris diperlebar. Bila tidak kekurangan maka pengairan tidak perlu dilakukan. Untuk mengurangi penguapan air tanah. ketersediaan air dan tingkat kesuburan tanah. Tetapi cara ini hanya dapat dilakukan pada tanah yang mempunyai struktur gembur. Tanaman rapat dilakukan dengan menyebar biji di sepanjang alur garitan dan pengaturan jarak tanam dilakukan pada saat penjarangan. varietas pendek dan sedang memerlukan jarak tanam yang lebih rapat dibandingkan dengan varietas tinggi. Setelah umur 3 minggu. Untuk mencapai hasil yang optimum.6 Pemeliharaan a. tanaman ini tahan terhadap kekeringan. masa bunting waktu biji malai berisi. Selama pertumbuhan pemberian air cukup dilakukan 3 – 6 kali setiap 4 – 10 hari sekali. Namun begitu waktu tanam yang paling baik adalah pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. tetapi keistimewaannya dapat segera dipanen.

tetapi secara umum dosis yang dianjurkan adalah 200 kg Urea. 100 kg TSP atau SP36 dan 50 kg KCl. Keberadaan gulma akan menjadi pesaing bagi tanaman utama dalam mendapatkan air dan unsur hara yang ada di dalam tanah atau bahkan menjadi tempat hama atau penyakit. f. e. Penjarangan Tanaman Pertumbuhan tanaman sorgum biasanya sudah merata/seragam pada umur 2 minggu setelah tanam. Penyiangan Penyiangan dilakukan dengan mencabut tumbuhan pengganggu (gulma) hingga perakarannya secara hati-hati. d. Pemberian pupuk Urea diberikan dua kali. Oleh sebab itu gulma harus secara rutin disiangi. setelah suhu tanah tidak terlalu tinggi. kemudian menimbunkan tanah tersebut pada pangkal batang tanaman sorgum sehingga membentuk guludanguludan kecil yang bertujuan untuk mengokohkan batang tanaman agar tidak mudah rebah dan merangsang terbentuknya akarakar baru pada pangkal batang. Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan cara di tugal sejauh 7 cm dari lubang tanam. Namun demikian tidak semuanya tanaman yang tumbuh di tiap lubang dengan baik. Namun terdapat beberapa hama dan penyakit tanaman sorgum yang utama seperti : · Lalat bibit (Atherigona exiqua Stein) Lalat bibit ini menyerang tanaman di bagian pangkal batang tanaman dengan menggerek dan menyerang tanaman sorgum muda (berumur 3 minggu setelah tanam) sehingga menyebabkan berlubang kecil tidak teratur dan akhirnya tanaman menjadi layu . Namun demikian pemupukan sebaiknya diberikan secara lengkap (NPK) agar produksi yang dihasilkan cukup tinggi. c. hal ini dikarenakan agar biji dapat masak dengan serempak. Urea dan TSP/SP36 dimasukkan dalam satu lubang. Pemupukan kedua juga ditugal sejauh ± 15 cm dari barisan. b.  Pemberian air dilakukan pada sore/malam hari. Apabila terdapat tumbuh yang kurang baik perlu dilakukan penjarangan dengan mencabut tanaman yang kurang baik tersebut. Pemupukan. kemudian ditutup dengan tanah. Pemberian air dihentikan setelah biji mulai agak mengeras. Sehingga pada tiap lubang tersisa tanaman yang terbaik untuk dipelihara hingga panen. Dosis pemupukan yang diberikan berbeda-beda tergantung pada tingkat kesuburan tanah dan varietas yang ditanam. agar tidak mengganggu perakaran tanaman utama. Gulma yang telah dicabut sebaiknya ditampung atau dikubur di suatu tempat agar membusuk sehingga kemudian dapat dijadikan kompos. Pembubunan Pembubunan dilakukan dengan cara menggemburkan tanah disekitar tanaman sorgum. Tanaman sorgum banyak membutuhkan pupuk N (Nitrogen). Sisanya (2/3 bagian) diberikan setelah umur satu bulan setelah tanam. Pengendalian hama penyakit Tanaman Sorgum termasuk tanaman yang sedikit terserang hama penyakit bila dibandingkan dengan tanaman lainnya. sedang KCl dalam lubang di sisi yang lain. yaitu 1/3 bagian diberikan pada waktu tanam sebagai pupuk dasar bersamasama dengan pemberian pupuk TSP/SP36 dan KCl. Lubang tugal baik untuk pupuk dasar maupun susulan sedalam ± 10 cm.

namun kandungan taninnya tinggi dan biji sulit dikupas. kering dan tipis dan dapat dikendalikan dengan menyemprotkan kapur atau menghembuskan belerang. · Karat daun Gejala serangannya adalah munculnya nodanoda kecil berwarna merah karat yang kemudian diikuti dengan timbulnya massa tepung berwarna coklat kekuningkuningan yang menutupi permukaan daun. Masalah utama pengembangan sorgum adalah nilai keunggulan komparatif dan kompetitif sorgum yang relatif rendah. sebagai bahan pakan ternak. Cara pengendalian dengan menaburkan insektisida Furadan 3 G berdosis 20 30 kg/ha yang dilakukan bersamaan saat penanaman. Hal ini disebabkan karena daun putri malu mengandung protein mimosan yang dapat merusak dan menghambat pertumbuhan larva hama bubuk. Serangga ini menyerang biji sorgum yang berlubanglubang dan keropos sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Serangannya menyebabkan pangkal batang tanaman terpotong tepat diatas permukaan tanah sehingga bekas serangannya tampak terkulai. · Ulat Tanah (Agrotis sp) Ulat ini biasanya menyerang tanaman pada malam hari dengan sasaran tanaman sorgum stadium muda. Pengendaliannya dengan cara memangkas daun yang terinfeksi berat dan melakukan pergiliran/rotasi tanaman. dan usaha tani sorgum di tingkat petani belum intensif. Pengendalian hama bubuk ini dengan cara menyimpan biji sorgumyang dicampur dengan serbuk daun putri malu (Mimosa pudica) dengan perbandingan 10 : 1. biji mudah rusak dalam penyimpanan. Perbaikan teknologi pengolahan dengan menggunakan penyosoh beras merek “Satake Grain Testing Mill” yang dilengkapi dengan silinder gurinda batu dapat mengatasi masalah tersebut. Pengendalian penyakit bercak dapat dilakukan dengan menanam varietas yang tahan (Mandau) dan disemprot dengan fungisida (Dithane M45 atau Antracol 70 WP). · Hama bubuk Disebabkan oleh serangan Sitophilus sp yang menyerang biji sorgum di gudang penyimpanan. · Kapang Jelaga Gejala serangan pada permukaan atas daun tertutup oleh lapisan yang berwarna hitam. KESIMPULAN Sorgum merupakan salah satu tanaman serealia yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daya adaptasi lingkungan yang cukup luas.mati. Teknik budidaya tanaman yang relatif mudah. · Bercak daun Ditandai dengan munculnya bercak bulat berukuran kecil dan berwarna kuning yang dikelilingi warna coklat pada daun yang terinfeksi. . Pengendalian lalat bibit dapat dilakukan dengan melakukan pertanaman serempak dan menaburkan insektisida 10 kg Furadan 3 G per hektar pada saat tanam. Biji sorgum mempunyai nilai gizi setara dengan jagung. tidak banyak perbedaan dengan budidaya tanaman jagung yang sudah biasa dilakukan oleh petani. penerapan teknologi pascapanen yang masih sulit. Biji sorgum dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. dan sebagai bahan baku industri.

1985. Diakses dari http://www. . Jakarta. Fisiologi Tanaman Budidaya Tropik. UGM PRESS. Hortikultura Aspek Budidaya. 2007. Ashari. PrenticeHall.ac. 1995. Benyamin Cumming. Anonimus . Diakses dari http://www. J. UI PRESS.DAFTAR PUSTAKA Anonimus . 1987. Medan. Plant Science. Budidaya Tanaman Sorgum. W. 2011. New York. Holmes. Hubungan Tanah. Aberdeen. Longmann Scientific&Technical. Wadsworth Publishing Company. 1995. l949. Agroklimatologi. Guslim. M.Canada. W. H. Hadi. Hartman. Universitas Islam Negeri. 1974. C. dan Reeca.. Sorgum. Crops of The Grass Family.id pada tanggal 23 Oktober 2011. Air. T. New Jersey. Environmental Soil Biology. dan Tanaman. M. Starr. 1994. A. California. Jakarta. Campbell.com pada tanggal 23 Oktober 2011. B. E. A. Flocker dan A. Fitzpatrick. Suhu dan Kelembaban Tanah. Jane. dan R. Yogyakarta. 1 956.repository. 2002. Semarang.scribd. Titiek dan W. Biology.usu. J. Wood. M. Kofranek.. 2010. 2011.. Tohari. Biology The Unity and Diversity of Life. Taggart. M. E. Putra. Blackie Academic & Professional. Soils. USU PRESS. IKIP PRESS. Macmillan Publishing. S.