Anda di halaman 1dari 2

POMPA PISTON (TORAK

)
Prinsip:
Prinsip kerjanya dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Piston bergerak mundur / kekiri,
- Katup tekan kanan tertutup rapat, katup tekan kiri terbuka sehingga fluidabagian
kiri piston masuk ke ruang outlet dan keluar melalui pipa penyalur.
- Katup isap kiri tertutup rapat, tekanan ruang selinder kanan menurun sehingga
terjadi isapan membuat katup isap terbuka dan fluida masuk ke-ruang selinder
bagian kanan piston.
b. Piston bergerak maju/ kekanan,
- Katup tekan kiri tertutup rapat, tekanan ruang kanan meningkat membuatkatup
tekan kanan terbuka sehingga fluida mengalir ke ruang outlet dankeluar pompa
melalui pipa penyalur.
- Katup isap kanan tertutup rapat, tekanan ruang selinder kiri menurun se-hingga
terjadi isapan membuat katup isap kiri terbuka dan fluida masuk ke-ruang selinder
bagian kiri piston, dan selanjutnya kembali piston bergerakmundur – maju secara
berkelanjutan.
Cara kerja pompa piston:
Menurut cara kerjanya, pompa torak terbagi 2, yaitu :
1.
Pompa torak kerja tunggal (Single acting), dimana hanya terjadi discharge
karena 1 stroking dalam 1 arah saja.
Dengan menarik keatas dan menekan kebawah engkolnya, maka batang torak dan
torak bergerak naik turun, bila torak bergerak keatas, zat cair terisap oleh katup
yang paling bawah (katup isap), jika torak bergerak ke bawah katup isap akan
tertutup dan pompa mengeluarkan cairan. Secara bersamaan katup isap membuka
kembali dan zat cair di isap lagi untuk penyerahan berikutnya.
2.
Pompa torak kerja ganda (Double acting), liquid masuk pada kedua bagian
dari liquid pistonnya sehingga terjadi discharge pada 2 stroking dalam 2 arah.
Bila torak bergerak ke kanan, maka katup
isap Z1 akan menutup dan katup pompa P2
akan membuka. Zat cair yang berada di
sebelah sisi kanan torak di tempatkan ke
saluran kompa melalui katup pompa P2. Di
sebelah kiri katup pompa P1 akan menutup
dan katup isap Z1 akan membuka. Zat cair di
isap ke dalam silinder melalui katup isap Z1.
Bila sesudah itu torak akan bergerak ke kiri maka katup–katup yang tadinya

Pompa piston juga dapat didasarkan pada piston tunggal atau. selalu memastikan untuk mempertahankan kapasitas volume sementara bergerak cairan untuk aplikasi industri. piston paralel sebagai dan bila diperlukan. Pompa piston sebagian besar digunakan untuk proses pengukuran laju aliran cairan yang rendah pada tekanan lebih dicadangkan di laboratorium dan pabrik kimia proses. Berfungsinya pompa piston tergantung pada penyesuaian stroke. .membuka akan menutup dan yang tadinya menutup akan membuka dengan demikian pompa ini akan bekerja ganda. Pompa piston memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan pompa gear atau vane. Kelemahan: - Tidak dapat beroperasi pada tekanan tinggi - Memiliki umur simpan lebih pendek - Memiliki kurva aliran kinerja yang sangat datar - Tidak cocok untuk mentransfer media yang beracun atau ledakan Untuk kinerja yang lebih baik dari pompa piston. Kelebihan: Pompa piston jika pada pengoperasian tekanan tinggi memiliki ketahanan yang jauh lebih lama jika dibandingkan jenis pompa yang lain. yang bisa dilakukan sesuai dengan persyaratan dari pengguna individu. Ini berarti bahwa harus menjaga volume cairan pada tingkat yang konstan yaitu jumlah cair sehingga apa yang terjadi dalam harus sama dengan cairan yang keluar. Pompa di sebuah pompa piston yang bergabung baik menggunakan Cams atau crankshafts.