Anda di halaman 1dari 13

PAPER

ORGAN RESPIRATORY
Paper ini disusun bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Anfisman

Disusun Oleh :
Nama

: Marisa eka putri(201404007)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CENDIKIA UTAMA KUDUS

2. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. . karena berkat hidayah-Nya “Paper terkait organ respiratory” ini dapat terselesaikan tanpa suatu halangan apapun. untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Dalam penyusunan paper ini penulis telah mendapatkan bantuan dan dorongan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Akhirnya penulis hanya berharap penyusunan makalah ini dapat memberikan manfaat. Dosen Pembimbing Annik megawati Msc.KATA PENGANTAR Puji Syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT.apt Semua pihak yang telah banyak memberikan fasilitas dan informasi sehingga penulisan paper ini dapat terselesaikan. bukan hanya untuk penulis tetapi untuk semua pihak.

......................................................................DAFTAR ISI Sampul.......... 17 .......................................................................................................................................... 16 Daftar Pustaka............................................. 2 Daftar Isi............................................................................................................................ 3 Bab I Pendahuluan................................................................................. 1 Kata Pengantar...................................................................................... 15 Lampiran gambar............................................................................................................................................................................ 4 Bab II Pembahasan.......................................................... 5 Bab III Penutup.....................................................

2. tepatnya dalam alveolus. Apabila seseorang tidak bernafas dalam beberapa saat. hal ini dapat mengkibatkan orang tersebut kehilangan nyawanya. Untuk mengetahui pengertian sistem pernapasan Untuk mengetahui fungsi fisiologi pernapasan BAB II . Apa pengertian sistem pernapasan ? Fungsi fisiologi pernapasan ? C. 2.BAB I PENDAHULUAN A. Pernapasan sangat penting bagi kelanjutan hidup manusia. B. maka orang tersebut akan kekurangan oksigen (O2). Latar Belakang Respirasi adalah pertukaran antara O2 dan CO2 dalam paru-paru. Tujuan 1. Rumusan Masalah 1.

Oksigen masuk kedalam tubuh melalui perantaraan alat pernapasan yang berada di luar. 1. alveolus yang terdapat di paru-paru berfungsi sebagai permukaan untuk tempat pertukaran gas. a. Berdasar fungsionalnya: Area konduksi: sepanjang saluran nafas berakhir sampai bronchioli terminalis. Fungsi Dan Struktur Sistem Respirasi Respirasi adalah pertukaran gas. Alat-Alat Pernapasan Bawah Trakea Trakea dilapisi selaput lendir yang terdiri atas epitelium bersilia dan sel cangkir. melembabkan & menyamakan udara dg suhu tubuh hidung. Pada manusia. yang memisahkannya dari tulang belakang. . yaitu di tempat trakea menempel pada esofagus. Berdasarkan anatomi: Saluran nafas bagian bawah. bronchi. bronkus. Pertukaran gas antara oksigen dengan karbondioksida dilakukan agar proses respirasi sel terus berlangsung. karena itu. Area fungsional atau respirasi: mulai bronchioli respiratory sampai alveoli. tempat lewatnya udara pernapasan. dikeluarkan dari tubuh melalui paru. Tulang rawan berfungsi mempertahankan agar trakea tetap terbuka. bronchioli dan percabangannya sampai alveoli b. trakhea. Silia ini bergerak menuju keatas ke arah laring. Pernapasan adalah proses ganda. udara dengan darah. Manusia membutuhkan suply oksigen secara terus-menerus untuk proses respirasi sel. disebelah belakngnya tidak bersambung. Oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi sel ini berasal dari atmosfer. membersihkan. yang menyediakan kandungan gas oksigen sebanyak 21% dari seluruh gas yang ada. trachea. Fisiologi Organ Sistem Pernafasan Bawah Pengertian Pernapasan Pernapasan adalah proses keluar dan masuknya udara ke dalam & keluar paru. yaitu oksigen (O²) yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme sel dan karbondioksida (CO²) yang dihasilkan dari metabolisme tersebut a. proses pertukaran 3. Proses pembakaran zat makanan secara singkat ditunjukan pada bagan berikut: Zat Makanan(gula) + Oksigen kabon doiksida + uap air + energi 2. maka dengan gerakan ini debu dan butir-butir halus lainnya yang turut masuk bersama dengan pernapasan dapat dikeluarkan. dan membuang kelebihan karbondioksida sebagai limbah beracun produk dari proses tersebut. bronkiolus terminalis. yaitu terjadinya pertukaran gas dalam jaringan atau “pernafasan dalam” dan yang terjadi di dalam paru-paru yaitu “pernapasan luar”. faring.PEMBAHASAN A.

Tabung-tabung bahwa perpecahan trakea ke dikenal sebagai bronkus (tabung c. maka ia akan menyadari bahwa sistem ini dimulai dari hidung dari mana udara yang dihirup. Isinya jantung dan pembuluh-pembuluh dara besar. Kemudian. Fungsi Paru-paru untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). menyentuh arteri inominata dan arkus aorta. Strukturnya adalah sedemikian rupa sehingga setiap kerusakan yang terjadi pada trakea dapat berpotensi mengancam nyawa. 1) Lobus paru-paru (belahan paru-paru ).Trakea dilapisi dengan sel goblet dan sel epitel bersilia. dan memebentuk batas lateral pada mediastinum. Lendir membasahi udara. . seperti debu atau bakteri. Ada banyak bagian dari sistem pernapasan. salah satunya memasuki paru-paru kanan dan yang lain memasuki paruparu kiri. terletak dibelakang trakea. sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. organ ini adalah untuk membiarkan aliran udara ke paru-paru untuk respirasi melalui trakea. Trakea servikalis yang berjalan melalui leher disilang oleh istmus kelenjar tiroid. yang telah lolos rambut rongga hidung. ketika melewati saluran pernapasan. Partikel-partikel terperangkap kemudian baik melewati laring dan faring ke dalam perut atau dikeluarkan sebagai dahak. Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. d. The ke dalam aliran udara dari trakea cabang off ke dua bronkus. yang merupakan tenggorokan. Paru-Paru Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Pleura ini membungkus setiap belah. saraf vagus dan frenikus dan sejumlah besar kelenjar limfe. usofagus. Usofagus b. Dalam sistem pernapasan. Setelah membebaskan oksigen. Mediastinum adalah ruang di dalam rongga dada diantara kedua paru-paru. aorta descendens. Rongga Toraks Sebelah kanan dan kiri rongga dada terisi penuh oleh paru-paru beserta pembungkus pleuranya. yang memproduksi lendir. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung. Trakea torasika berjalan melintasi mediastenum di belakang sternum. Garis lendir sel-sel dari batang tenggorokan untuk menjebak partikel asing dihirup. yaitu belahan kelenjar yang melingkari sisi-sisi trakea. Jika salah satu adalah untuk benar-benar mempelajari bagian-bagian sistem pernapasan manusia. Dalam Sistem Ekskresi. udara mengalir melalui hidung dan kemudian memasuki trakea. vena kava superior. duktus torasika. tunggal dikenal sebagai bronkus). Trakea terbagi menjadi dua bagian. Kedua bronkus Fungsi bronkus terdiri dari memungkinkan udara lewat dengan bebas ke paruparu.

Pembuluh darah yang dilukis sebagai arteria bronkialis membawa darah berisi oksigen langsung dari aorta toraksika ke paru-paru guna memberi makan dan menghantarkan oksigen ke dalam jaringan paru-paru sendiri. dan disinilah darah hampir langsung bersentuhan dengan udara – suatu jaringan pembuluh darah kepiler mengitari alveoli dan pertukaran gas pun terjadi. Bronkus ini bercabang lagi sebelum masuk paru-paru. Alirannya bergerak lambat dan dipisahkan dari udara dalam alveoli hanya oleh dua membran yang sangat tipis. berpori. Paru-paru kanan mempunyai tiga lobus dan paru-paru kiri dua lobus. maka praktis dapat dikatakan sel-sel darah merah membuat baris tunggal. makin berkurang tulang rawannya dan akhirnya tinggal dinding fibrosa berotot dan lapisan bersilia. Kapiler paru-paru bersatu lagi sampai menjadi pembuluh darah lebih besar dan akhirnya dua vena pulminaris meninggalkan setiap paru-paru membawa darah berisi oksigen ke atrium kiri jantung untuk didistribusikan ke seluruh tubuh melalui aorta. yang merupakan fungsi pernapasan. elastis. Setiap lobus tersusun atas lobula. Di 2) dalam air. 3) Pembuluh Darah dalam Paru-Paru Arteri Pulmonalis membawa darah yang sudah tidak mengandung oksigen dari ventrikel kanan jantung ke paru-paru. bronkus-bronkus pulmonaris bercabang dan beranting banyak. Saluran besar yang mempertahankan struktur serupa dengan yang dari trakea mempunyai dinding fibrosa berotot yang mengandung bahan tulang rawan dan dilapisi epitelium bersilia. bercabang dan bercabang lagi sampai menjadi arteriol halus. dan seperti spons. paru-paru mengapung karena udara yang ada di dalamnya. Sisa darah itudiantarkan dari setiap paru-paru oleh .Paru-paru dibagi menjadi beberapa belahan atau lobus oleh fisura. cabang-cabangnya menyentuh saluran-saluran bronkial. Dalam perjalanannya menjelajahi paru-paru. lapisan epitelium bersilia diganti dengan sel epitelium yang pipih. arteriol itu membelah-belah dan membentuk kapiler dan kapiler itu menyentuh dinding alveoli atau gelembung udara. Dan disini membran pelapisnya mulai berubah sifatnya. Bronkus Pulmonaris Trakea terbelah mejadi dua bronkus utama. tetapi beberapa dari kapiler ini akhirnya bersatu dalam vena pulmonaris dan darahnya kemudian dibawa masuk ke dalam vena pulmonaris. Makin kecil salurannya. Cabang akhir arteri-arteri ini membentuk pleksus kapiler yang tampak jelas dan terpisah dari yang terbentuk oleh cabang akhir arteri pulmonaris. Bronkus Terminalis masuk ke dalam saluran yang disebut vestibula. maka pertukaran gas berlangsung dengan difusi. Sebuah pipa bronkial kecil masuk ke dalam setiap lobula dan semakin bercabang. Semakin menjadi tipis dan akhirnya berakhir menjadi kantong kecil-kecil. Kapiler halus itu hanya dapat memuat sedikit.

tetapi dalam keadaan tidak normal udara atau cairan memisahkan kedua pleura itu dan ruang di antaranya menjadi jelas. dan bagian yang terletak di leher ialah pleura servikalis. Maka dengan demikian paru-paru mempunyai persediaan darah ganda. yaitu membran alveoli-kapiler. 4) Hiilus (Tampuk)Paru-Paru a) dibentuk struktur berikut: Arteri Pulmonalis. keluar dari aorta dan menghantarkan darah arteri ke jaringan paru – paru.vena bronkialis dan ada yang dapat mencapai vena kava superior. Persarafan. yang mengembalikan darah tanpa oksigen ke dalam paru-paru untuk diisi oksigen b) Vena Pulmonalis yang mengembalikan darah berisi oksigen dari paru – paru ke jantung c) Bronkus yang bercabang dan beranting membentuk pohon bronkial. masuk ke dalam fisura. Oksigen menembus membran ini dan dipungut oleh hemoglobin sel darah merah dan dibawa ke jantung. Di antara kedua lapisan pleura itu terdapat sedikit eksudat untuk meminyaki permukaannya dan menghindarkan gesekan antara paru-paru dan dinding dada yang sewaktu bernapas bergerak. Pebuluh limfe. Pada pernapasan melalui paru-paru atau pernapasan eksterna. Vena bronkialis. sangat banyak. yaitu pleura. Kelenjar limfe . Paru. Pleura yang melapisi iga-iga ialah pleura kostalis. Setiap paru –paru dilapisi membran serosa rangkap dua. B. dan dengan demikian memisahkan lobus satu dari yang lain. Fisiologi Sistem Pernafasan Fungsi paru – paru ialah pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida. dan dapat berhubungan erat dengan darah di dalam kapiler pulmonaris.paru mendapat pelayanan dari saraf vagus dan saraf simpati. dan melapisi bagian dalam dinding dada. Ruang atau rongga pleura itu hanyalah ruang yang tidak nyata. Membran ini kemudian dilipat kembali di sebelah tampuk paru – paru dan membentuk pleura parietalis. semua pembuluh limfe yang menjelajahi struktur paru – paru dapat menyalurkan ke dalam kelenjar yang ada di tampak paru – paru. oksigen masuk melalui trakea dan pipa bronkial ke alveoli. Arteri bronkialis. yang memisahkan oksigen dari darah. Darah . Pleura. bagian yang menutupi diafragma ialah pleura diafragmatika. Pleura viseralis erat melapisi paru – paru. Pleura ini diperkuat oleh membran yang kuat bernama membran suprapleuralis (fasia Sibson) dan di atas membran ini terletak arteri subklavia. mengembalikan sebagian darah dari paru – paru ke vena kava superior. Dalam keadaan sehat kedua lapisan itu satu dengan yang lain erat bersentuhan. Hanya satu lapis membran. merupakan jalan udara d) e) f) g) h) i) utama. Dari sini dipompa di dalam arteri ke semua bagian tubuh. yang masuk – keluar paru – paru. oksigen dipungut melalui hidung dan mulut pada waktu bernapas.

..........................................................4 % Udara yang masuk alveoli mempunyai suhu dan kelembapan atmosfer Udara yang diembuskan: nitrogen...................... Sel jaringan memungut oksigen dari hemoglobin untuk memungkinkan oksigen berlangsung.......... 2. menembus membran alveoler-kapiler dari kapiler darah ke alveoli dan setelah melalui pipa bronkial dan trakea.... jumlah CO2 itu tidak dapat dikeluarkan.. Pada waktu gerak badan.meninggalkan paru – paru pada tekanan oksigen 100 mm Hg dan pada tingkat ini hemoglobinnya 95 persen jenuh oksigen.. Pernapasan jaringan atau pernapasan interna.. CO2 lebih mudah berdifusi daripada oksigen........... Hal ini merangsang pusat pernapasan dalam otak unutk memperbesar kecepatan dan dalamnya pernapasan..... Difusi gas yang menembusi membran pemisah alveoli dan kapiler.............. 16 % Karbon dioksida .......... Darah yang telah menjenuhkan hemoglobinnya dengan oksigen (oksihemoglobin) megintari seluruh tubuh dan akhirnya mencapai kapiler........... maka konsentrasinya dalam darah arteri bertambah... yang disebabkan pernapasan eksterna dan pernapasan interna atau pernapasan jarigan... Perubahan – perubahan berikut terjadi pada komposisi udara dalam alveoli......................... yaitu karbon dioksida.......... Distribusi arus udara dan arus darah sedemikian sehingga dalam jumlah tepat dapat mencapai semua bagian tubuh 4............................................. 79 % Oksigen... karbon dioksida.................... di mana darah bergerak sangat lambat........ Penambahan ventilasi ini mngeluarkan CO2 dan memungut lebih banyak O2........................ Empat proses yang berhubungan dengan pernapasan pulmoner atau pernapasan eksterna : 1.................. 79 % Oksigen .4 % ..... salah satu hasil buangan metabolisme..... 0-0.................. Semua proses ini diatur sedemikian sehingga darah yang meninggalkan paru-paru menerima jumlah tepat CO2 dan O2. lebih banyak darah datang di paru – paru membawa terlalu banyak CO2 dan terlampau sedikit O2.... sebagai gantinya.... 4-0.............. Ventilasi pulmoner.. dinapaskan keluar melalui hidung dan mulut...................... dan darah menerima.......... atau gerak pernapasan yang menukar udara dalam alveoli dengan udara luar... Udara (atmosfer) yang di hirup: Nitrogen ..... 20 % Karbon dioksida .............. Arus darah melalui paru – paru 3. Di dalam paru-paru.....

1. Volume residu (residual volume = RV) adalah volume udara yang masih tinggal di dalam paru-paru setelah melakukan respirasi maksimum. dan suatu grafik akan terlihat pada kertas yang terdapat pada silinder yang berputar. Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume = IRV) adalah volume ekstra udara yang masih dapat dihirup setelah inspirasi normal sebagai volume udara tambahan terhadap volume volume tidal.C. 3. Kapasitas dan Volume Paru Suatu metode sederhana untuk mempelajari pertukaran udara paru-paru adalah mancatat volume udara yang bergerak ke dalam dan ke luar paru-paru disebut spirometer. Volume tidal (tidal volume = TV) adalah volume udara pada waktu inspirasi atau ekspirasi normal. Sebuah alat spirometer terdiri dari sebuah silinder yang berada dalam sebuah ruangan berisi air yang keseimbangannya dapat diatur melalui suatu pemberat. biasanya volume ini kira-kira 1100 ml. Volume cadangan ekspirasi (expiratory reseve volume = ERV) adalah jumlah udara yang masih dapat dikeluarkan dengan berekspirasi sekuat-kuatnya (maksimum) pada saat akhir ekspirasi normal. dan volumenya kira-kira 500 ml. Arti penting dari masing-masing volume tersebut adalah sebagai berikut. 2. Kapasitas paru-paru dalam siklus paru-paru kadang-kadang perlu mempertimbangkan 2 atau lebih volume udara tersebut di atas secara bersama-sama. Penggabungan ini . Volume residu ini rata-rata 1200 ml. dan biasanya volume udara itu kira-kira 3000 ml. Dalam selinder terdapat campuran udara pernafasan biasanya udara atau O2. Volume paru-paru bagian kiri terdiri atas 4 volume yang berbeda dan bila dijumlahkan semuanya sama dengan volume maksimum paru-paru yang masih dapat diharapkan. suatu tabung yang menghubungkan mulut dengan ruang udara. 4. Untuk memudahkan menjelaskan berbagai kejadian pertukaran udara paru-paru maka udara dalam paru-paru telah dibagi menjadi 4 volume dan 4 kapasitas. Karena nafas masuk dan ke luar ruang udara maka silinder terangkat/naik dan turun.

dan volume serta kapasitasnya lebih besar pada orang yang bertubuh besar dan olahragawan dibandingkan dengan orang yang bertubuh kecil dan menderita asma. VC = 4800 ml. IRV = 3100 ml. Ini adalah jumlah udara maksimum yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah ekspirasi dan dilanjutkan dengan ekspirasi maksimum.Semua volume dan kapasitas paru-paru wanita 20 – 25% lebih rendah dibandingkan laki-laki. TLC = IRV + TV + ERV + RV. Kapasitas residu fungsional (functional residual capacity/FRC) = volume cadangan ekspirasi (ERV) + volume residu (RV). IC = 3600 ml. 2. Sebagai contoh. 4.disebut kapasitas paru-paru. 1. sedangkan dalam posisi berdiri adalah 3800 ml. . Kapasitas total paru-paru (total lung capacity/TLC) adalah volume maksimum paruparu yang masih dapat diperbesar dengan inspirasi sekuat mungkin (kira-kira 5800 ml). Kapasitas paru-paru berbeda-beda dapat dijelaskan sebagai berikut ini. Sapi betina (dalam keadaan tidur) mempunyai TV = 3100 ml. ERV = 1200 ml. Ini adalah sejumlah udara yang tinggal dalam paru-paru pada akhir ekspirasi normal (kira-kira 2300 ml). 3. TLC = 6000 ml. Kapasitas vital (vital capacity/VC) = volume cadangan inspirasi (IRV) + volume tidal (TV) + volume cadangan ekspirasi (ERV). RV = 1200 ml. FRC = 2000 ml. dapat dikemukakan di sini bahwa laki-laki mempunyai VT = 400 ml. Kapasitas inspirasi (inspiratory capacity/IC) = volume tidal (TV) + volume cadangan inspirasi (IRV). Ini adalah sejumlah udara (kira-kira 3500 ml) yang berarti seseorang bernafas mulai dengan tingkat ekspirasi normal dan memperbesar paru-parunya hingga maksimum.

untuk mempertahankan hidupnya. yaitu oksigen (O²) yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme sel dan karbondioksida (CO²) yang dihasilkan dari metabolisme tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui paru. dan untuk aktivitas berbagai organ atau sel. .BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Respirasi adalah pertukaran gas. Kebutuhan fisiologis oksigenasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang digunakan untuk kelangsungan metabolisme sel tubuh.

(2003).DAFTAR PUSTAKA Djojodibroto. Jakarta: EGC Sloane. Ethel. ANATOMI DAN FISIOLOGI UNTUK PEMULA. R.Darmanto. . RESPIROLOGI. (2009). .