Anda di halaman 1dari 18

TUGAS 4 ASTRODINAMIKA

Oleh:

Dionys Diningrat

13614011

Kevin Horasio

13614023

Jehian Panangian

13614028

Faber Yosua O. S.

13614044

PROGRAM STUDI AERONOTIKA DAN ASTRONOTIKA

FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2016
1

Latar belakang dari misi ini adalah observasi yang sebelumnya telah didemonstrasikan di bumi menunjukkan bahwa ada tanda keberadaan metana di atmosfer planet Mars pada lokasi dan waktu yang bervariasi. 2 . Tantangan yang dimiliki misi ini adalah untuk menemukan lokasi spesifik dan pasti dari metana pada atmosfer Mars dan melakukan pengamatan pada metana tersebut terhadap dekomposisi dengan formaldehid atau metanol. ExoMars TGO and Lander membawa misi pemetaan atmosfer. Tujuan dari misi ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang Metana (CH4) pada atmosfer mars atau atmosfer lainnya yang hadir di Mars. Keberadaan metana tersebut dapat mengindikasikan tanda kehidupkan mikrobial di Mars. Diperkirakan akan mendarat di planet Mars pada awal Oktober 2016. dengan misi meluncurkan orbiter riset atmosferik dan Schiaparelli apakah Schiaparelli? (klik link di atas untuk penjelasan) 1. dan formasi-formasi biologis atau geologis yang dimiliki senyawa.ExoMars Trace Gas Orbiter and Lander (2016) ExoMars Trace Gas Orbiter atau biasa disebut TGO merupakan suatu proyek kolaborasi antara European Space Agency (ESA) dan Russion Federal Space Agency (Roscosmos). sebuah Entry. atau tanda-tanda gejala geokimia seperti vulkanisme dan aktivitas hidroteral. sehingga dapat memicu indikasi akan tanda-tanda kehidupan secara biologi atau geologi. Descent and Landing Demonstrator Module (EDM) yang mendemonstrasikan pendaratan di Mars pada tahun 2016 ExoMars TGO dan Lander adalah bagian dari European-led ExoMars Programme dan merupakan benda antariksa terberat yang akan mendarat di planet Mars.

komunikasi dari Schiaparelli akan didukung dari Mars Express dan dari NASA Relay Orbiter. akselerasi menggunakan aerobraking dan parasut.ABOUT THE MISSION The Orbiter dan Schiaparelli diluncurkan bersama-sama pada 14 Maret 2016 dengan roket Proton dan akan terbang ke Mars dalam konfigurasi komposit. Schiaparelli akan dikeluarkan dari Orbiter menuju Planet Merah. dan kemudian rem dengan bantuan sistem thruster sebelum mendarat di permukaan planet Mars. The ExoMars Orbiter akan dimasukkan ke dalam orbit elips sekitar Mars dan kemudian menyapu melalui atmosfer untuk akhirnya menetap menjadi melingkar. Schiaparelli akan berkomunikasi dengan Orbiter. Schiaparelli maka akan pantai menuju tujuan. Dengan mengambil keuntungan dari posisi Bumi dan Mars fase krusial bisa dibatasi sekitar 7 bulan. masukkan atmosfer Mars pada 21 000 km / h. dengan kombinasi tiba di Mars pada bulan Oktober. Dari yang meluncur ke Mars hingga mendarat. Tiga hari sebelum mencapai atmosfer Mars. Setelah di permukaan. sekitar 400-km ketinggian orbit siap melakukan misi ilmiah berikut adalah tanggal-tanggal penting seputar peluncuran misi ExoMars 3 .

tanpa merusak pengorbit atau pendarat. yang menegaskan bahwa peluncuran itu benar-benar sukses dan pesawat ruang angkasa berfungsi dengan baik. Sebuah sinyal dari orbiter itu diterima di 21:29 GMT hari itu. yang merupakan tempat jejak Gas Orbiter dan pendarat Schiaparelli sedang dilakukan untuk Mars dan dalam rangka kerja. menunjukkan bahwa tahap BrizM meledak beberapa kilometer jauhnya. Peluncuran terjadi pada 09. teleskop tanah Brasil mencatat benda-benda kecil di sekitar panggung penguat Briz-M atas dan ExoMars. Tak lama setelah pemisahan dari probe.  Wahana Peluncur: 4 .31 GMT pada 14 Maret 2016. Pesawat ruang angkasa. Briefing wartawan di Moskow. kepala Roscosmos membantah anomali apapun dan membuat semua data peluncuran tersedia untuk pemeriksaan.Peluncuran Wahana Antariksa ExoMars  Lokasi Peluncuran: 600 kg berat Schiaparelli dan Orbiter menyelesaikan pengujian dan terintegrasi untuk roket Proton di kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada pertengahan Januari 2016. Empat luka bakar roket terjadi 10 jam sebelum modul keturunan dan pengorbit dibebaskan.

283 104 km3/s2 rm= 3390 km rmm = 2.        Data seputar Planet Mars: µm= 4. Karakteristik Energy (C3) perhitungan ESA sebesar 7.491 108 km hmarsatmosphere=125 km amm = 227939200 km em= 0.0167 Orbit sirkular (Berada pada bidang ekliptika matahari) b.    Data Roket Proton: Roket impulsif Tinjauan lintasan wahana udara adalah 2 dimensi Main Stage dari proton tidak diperhitungkan karena hanya digunakan untuk “menembus atmosfer bumi” Perhitungan dimulai saat second stage dinyalakan.44km²/s² Ketika wahana telah sampai di atmosfer mars maka dianggap telah mendarat karena ketika wahana telah mencapai atmosfer akan diperlukan analisis yang cukup kompleks     5 . Data seputar Matahari:  µs= 1.Rekonstruksi Perjalanan Misi ExoMars TGO and Lander Untuk merekonstruksi perjalanan yang dilakukan oleh wahana antariksa ExoMars kami menggunakan asumsi-asumsi untuk memperudah perhitungan dan asumsi-asumsi karena data yang kami peroleh juga tidak begitu lengkap untuk hal-hal detail. Berikut adalah asumsi yang kami gunakan dan data yang kami gunakan: a.986 105 km3/s2 rbm= abm = 149598023 km eb= 0.      Data seputar Planet Bumi: rb= 6371 km µb= 3.3271244 1011 km3/s2 c.0934 Berada pada bidang ekliptika matahari d.

Perkiraan jalur misi ExoMars setelah meluncur dari Bumi Perkiraan jalur misi Schiaparelli setelah lepas dari TGO dan mendarat di Mars 6 .

Data seputar ExoMars TGO 7 .

roket langsung memasuki stage 4 (dengan menggunakan Britz-M) Jari-jari orbit parkir (jari-jari bumi + ketinggian orbit parkir dari permukaan bumi) sama dengan nilai jari-jari escape orbit/orbit hiperbolik. 8 .Data seputar ExoMars Lander (Schiaparelli) Asumsi Perhitungan MISI EXOMARS - Mengabaikan intermediate orbit dan transfer orbit dikarenakan data parameter orbit tersebut tidak diketahui dan tidak lengkap. Pada orbit parkir.

Dengan begitu kita dapat menentukan posisi mana yang akan ditinjau. ketinggian orbit parkir adalah sekitar 175 km dengan orbit berbentuk sirkular dan sudut inklinasi sebesar 51. seperti gambar di bawah ini.55o. Perlu diketahui bahwa roket memiliki 3 stages dan stage 4 opsional Briz-M juga digunakan dalam misi kali ini. Analisis Orbit Parkir Untuk menganalisis dengan waktu maju. Dari data misi ExoMars yang kami peroleh.Analisis dengan Waktu Maju a. berikut adalah data seputar roket 9 . pertama-tama kita harus melihat runtutan kejadian setelah roket tersebut meluncur.

Dengan nilai Vo saat roket meluncur dari permukaan bumi adalah 0 km per second atau sama dengan 0 km/s maka dapat diperoleh nilai ΔV sebesar: 10 .80334 km/s. Dari data satelit kita mengetahui bahwa inklinasi sebesar 74 Sedangkan latitude dari lokasi peluncuran (baikonur kazakhstan) adalah 45.Launch Azimuth: cos ( i )=cos (∅ gc ) sin( β) - i = inklinasi ∅ gc = latitude - β - adalah = azimuth.986 105 dan r adalah 6371+175 km maka akan diperoleh nilai V sebesar 7.2 ΔV yang diperlukan untuk membuat orbit tersebut menjadi orbit parkir sirkular dapat kita temukan dengan menghitung besarnya kecepatan orbit pada orbit sirkular dengan ketinggian 175 km dengan persamaan vis viva integral: 2 1 V 2=μ( − ) r a Karena orbit tersebut sirkuler.616669 Maka dapat ditentukan besar nilai Launch Azimuth adalah 23. maka besarnya r akan sama dengan besarnya a sehingga: V 2= μ r Sesuai dengan data yang ada pada bagian rekonstruksi di atas kita akan input μ sebesar 3.

2 1 Vph2=μ( − ) r a Didapat Vph sebesar 11. Analisis Lintas Hiperbolik ΔV yang diperlukan untuk membuat orbit parkir tersebut lepas menjadi orbit hiperbolik sirkular dapat kita temukan dengan menghitung besarnya kecepatan orbit pada orbit hiperbolik dengan jarak pericenter = 6371+175 km dengan persamaan vis viva integral: 2 1 2 V =μ( − ) r a Karena orbit tersebut hiperbolik.56435 Karena nilai dari ΔV telah diketahui. dan besar energi karakteristik sebesar 7.367 Km/s ΔV = Vph-V ΔV didapat bernilai = 11.72763 km/s Untuk r=∞ maka persamaan menjadi: 2 V ∞= −μ a Didapat nilai a = -53575.268 (tanda negatif mengindikasikan nilai a ke arah sumbu x negatif dari pericenter) Maka untuk menemukan V pericenter hiperbolik (Vph) kita dapat menggunakan persamaan dengan nilai a yang sudah ditemukan sebelumnya.80334−0 ∆ V =7. dan besar perincenter sebesar 6371+175. maka dapat dicari jumlah bahan bakar yang diperlukan untuk mendapatkan nilai ΔV sebesar 3.80334 km/s b.80334 = 3. maka: C3=V∞2 Maka dapat ditentukan V∞ = 2.44km²/s².56435 km/s dengan menggunaan Tsiolkovsky Equation: 11 .∆ V =V 2−V 1 ∆ V =7.367-7.

132 ln ( ) 1000 M Maka dari persamaan Tsiolkovsky tersebut akan didapatkan M sebesar 6. c.∆ V =g o I sp ln( 3.98324 km/s 12 . Dengan menggunakan asumsi bumi yang mengorbit sirkuler terhadap matahari maka akan didapat persamaan sebagai berikut. V earth =29.7833 km/s Untuk mengetahui kecepatan Mars terhadap Matahari maka digunakan persamaan Vis Viva Integral dan dengan data-data yang telah dicantumkan pada bagian awal pembahasan. Analisis Orbit Transfer Heliosentrik Setelah mendapatkan nilai V∞ sebagai hasil analisis lintas lepas hiperbolik. sehingga roket Briz-M masih memiliki memiliki 2.6 x 106 km) dan μmatahari = 1.81 285 24.56435= M0 ) M 9.491 10 V mars =21.327 x 1011 km3/s2. V earth = √ μmatahari r bumi−matahari Sehingga akan didapat nilai kecepatan bumi (V earth) sebagai berikut untuk jarak dari matahari ke bumi yang diketahui (rbumi-matahari = 149.41209 ton bahan bakar. Untuk mengetahui kecepatan wahana relatif terhadap matahari maka kecepatan relatif V∞ terhadap suatu planet harus dijumlahkan dengan kecepatan planet tersebut relatif terhadap matahari. tahap selanjutnya adalah untuk menganalisis orbit transfer heliosentriknya dari bumi ke mars. 2 1 V 2mars =μmatahari ( − ) r a V 2=1.38791 ton.327 1011 ( 2 1 − ) 8 227939200 2.74409 ton sehingga massa propelan yang terpakai adalah 17.

51093 km/s Dalam lintasan ini diketahui bahwa lintasan adalah orbit transfer Hohmann.35 x 106 e = 0.49110 =a(1+ e) Untuk mencari nilai Vms digunakan persamaan Vis Viva Integral 2 1 V ms2=μ( − ) r a V ms2=1. Sedangkan untuk sudut 13 .491 10 a Sedangkan kita tahu bahwa a=Ra+Rp : 2 Sehingga didapat nilai a = 199.2495 Sudut anomali benar dari planet mars terhadap lintasan wahana antariksa adalah 180o karena planet mars merupakan apocenter dari lintasan gerak wahana antariksa. yaitu 2.3271244 1011 ( 2 1 − ) 8 2. Ves = V∞ + Vearth V∞.Kecepatan relatif benda terhadap matahari ketika keluar dari bumi (Ves) dan saat akan mencapai mars (Vms).3271244 10 11 ( 2 1 − ) 149598023 a Untuk mencari eksentrisitas digunakan persamaan posisi r a=a(1+e ) 8 2. sehingga nilai dari ra adalah sama dengan jarak dari mars ke matahari.mars = Vms – Vmars Sehingga akan didapat nilai kecepatan benda terhadap matahari ketika keluar dari pengaruh bumi yaitu Ves = 32.491 108 km. 2 1 V es2=μ ( − ) r a V es2=1.

47 jam =561. r= a ( 1−e2 ) 1+e cosθ Ditemukan θ sebesar 360 dan θ/2 sebesar 180 P=2 π √ a3 μ P = 48547712 sekon =134985.89 hari 14 .anomali benar dari bumi dapat dihitung dengan menggunakan persamaan posisi dari lintasan wahana antariksa.

15 .

327 x 1011 Dengan menggunakan vis viva integral 2 1 V 2=μ( − ) r a dengan a=199.367 Km/s dan Ves = 32.Didapat Vph sebesar 11.9 km/s - 16 .51093 km/s Merupakan kecepatan saat satelit ada pada Rp (orbit elips mars-matahari-bumi) Sedangkan Rp = jarak matahari dengan bumi = 149.3 x 10 6 V apocenter = 19.491 x 108 μmatahari = 1.9 Namun v apocenter terhadap mars = 19.6 x 106 Ra = jarak matahari dengan mars = 2.

2828910 4 4000(1−0. 81 285 ln ( M1 ) 17 √ 4. .1 . Besarnya semi major axis a= 5000 km. ∆ V =2 ∆ V =0.1 45 sin 2 1+0.Soal Bonus Asumsikan orbit operasi di planet tujuan adalah eliptik dengan e = 0.8S810K (proton M) dengan Isp 285 sekon. karena wahana ExoMars tidak mempunyai orbit parkir pada planet mars sehingga perhitungan tidak dialkukan Wahana mempunyai Massa 1 ton untuk mempermudah perhitungan Equation Used Sehingga ∆ V =2 √ μ a(1−e) [ ] e ∆ω sin 2 √ 1+ e . Δω = 45˚ Jawab: Asumsi: - Wahana memakai mesin First stage .1) [√ ] 0.1. Anda diminta menentukan besar ΔV (dan massa propelan) yang diperlukan untuk suatu manuver memutar apsidal seperti terlihat dalam gambar di bawah ini.2517 km/s ∆ V =g o I sp ln( M0 ) M 0 . 2517=9 .

massa propelan yang dibutuhkan bernilai 1.203 kg 18 .094203 ton atau 1094.094203 ton Jadi.M =1.