Anda di halaman 1dari 4

JURUSAN TEKNIK MESIN

POLITEKNIK NEGERI MALANG
JOBSHEET SERVICE KENDARAAN
Nama : Brilly R.
NIM : 1341220070

PENGUJIAN DAN PENGECEKKAN
TUTUP RADIATOR PADA
KENDARAAN

Kelas :
3C/DIV

A. Judul Praktikum
Pengujian dan Pengecekan Tutup Radiator
B. Tujuan Praktikum
- Mahasiswa diharapkan dapat menggunakan alat uji tutup radiator
- Mahasiswa diharapkan dapat memeriksa cara kerja tutup radiator
- Mahasiswa diharapkan dapat memeriksa kebocoran sistem pendinginan
C. Alat dan Bahan
Alat
1. Radiator Pressure Cooling System Leak Tester
Bahan
1. 1 (satu) unit engine stand
D. Dasar Teori
Pemeriksaan Tutup Radiator Secara Visual
1. Memeriksa Seal Tutup Radiator
Periksa kelenturan karet pada bagian sil karet bagian luar (Outer Cap Seal) dan dan sil
karet bagian dalam (Inner Cap Seal) seperti terlihat pada gambar. Perhatikan kedua sil
tersebut dari kemungkinan sobek, kemudian tekan kedua sil tersebut menggunakan kuku
dan pastikan bahwa karet kembali rata setelah ditekan menggunakan kuku. Jika pada
karet terbentuk cekungan maka tutup radiator harus diganti karena tutup radiator sudah
tidak mampu menutup sempurna.

2. Memeriksa Pressure Valve (Katup Tekan)
Tekan katup pressure valve menggunakan kedua jempol, lepaskan kemudian pastikan
bahwa katup kembali ke posisi semula. Jika katup tidak bisa kembali berarti pegas
1

jika jumlahnya berkurang setelah digunakan padahal dalam tangki cadangan (reservoir tank) penuh itu berarti katup vakum tidak bekerja dengan baik atau bahkan macet. upper hose. Bahkan pada beberapa kasus tekanan air yang telalu tinggi didalam sistem pendinginan mampu memecahkan radiator. Jika katup vakum tidak kembali ke posisi semula atau kembali tapi posisinya tidak sempurna maka tutup radiator harus diganti. perpak kepala silinder. 3. E. upper hose dan lowe hose. Langkah Kerja Pengecekkan Tutup Radiator dengan Alat SST (Special Service Tools)Setelah melakukan pengecekkan tutup radiator secara visual maka selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan tutup radiator menggunakan alat khusus (SST) seperti langkah-langkah dibawah ini. 1. Setiap pagi periksa jumlah air pendingin pada radiator. hal ini akan mengakibatkan tekanan didalam sirkulasi sistem pendinginan meningkat dan akan membahayakan sambungan-sambungan saluran air pendingin. Katup vakum yang jelek akan membuat air didalam radiator selalu berkurang setelah mesin digunakan.pressure valve sudah tidak lentur atau bahkan macet. Ganti Pressure Valve jika tidak mampu bekerja dengan baik. lower hose dan radiator. pastikan bahwa katup vakum kembali pada posisi semula dengan posisi katup menutup sempurna pada Inner Cap Seal (sil karet katup tekan). Memeriksa Vacuum Valve (Katup Vakum) Tarik katup vakum (Vaccum Valve) kemudian lepas. Mempersiapkan Alat SST 2 .

3 . Memilih Adapter Pilihlah adapter yang tepat sesuai dengan ukuran tutup radiator. Pasang tutup radiator pada adapter kemudian pasang adapter pada handpump (pompa tangan).Siapkan alat Universal Radiator Pressure Cooling System Leak Tester untuk memeriksa tutup radiator seperti gambar dibawah ini. Hati-hati jika mesin dalam keadaan masin panas. Buka Tutup Radiator Buka tutup radiator. tunggulah hingga dingin atau kompres dengan lap basah untuk menurunkan temperature air pendingin. 2. 3.

Kesimpulan Hasil pemeriksaan menggunakan SST Universal Radiator Pressure Cooling System Leak Tester sudah cukup mewakili kondisi tutup radiator secara keseluruhan. 4 . Pressure gauge harus menunjukan kisaran tekanan 0. Periksa Tutup Radiator Pompa tutup radiator dan perhatikan jarum tekanan (pressure gauge) pada pompa tangan.7 PSI.4. Jika tekanan lebih dari atau kurang dari spesifikasi maka gantilah tutup radiator.9 Bar atau 14. F.