Anda di halaman 1dari 1

Manifestasi Klinis

:
Berdasarkan bagian jantung yang mengalami kegagalan pemompaan, gagal
jantung terbagi atas gagal jantung kiri, gagal jantung kanan, dan gagal jantung
kongestif, gejala dan tanda yang ditimbulkan berbeda, sesuai dengan perbagian
tersebut. Pada gagal jantung kiri terjadi dyspneu d’effort, fatig, otropneu, dispneu,
nocturnal, paroksismal, batuk pembesaran jantu, irama derap, vertikular heaping,
takikardi, pulpus alternans, ronchi dan kongesti vena pulmonalis.
Pada gagal jantung kanan timbul fatigh, edema, anoreksia, dan kembung. Pada
pemeriksaan fisik bisa didapatkan hipertropi jantung kanan, heaving ventrikel
kanan, irama derap atriu kanan, murmur, tanda penyakit paru kronik, tekanan vena
jugularis meningkat, asites, hidrotoraks, peningkatan tekanan vena, hipatomegali,
dan edema pitting.
Sedangkan pada gagal jantung kongestif terjadi manifestasi gabungan gagal
jantung kiri dan kanan. New York Association (NYHA) membuat klasifikasi fungsional
dalam 4 kelas :
1. kelas 1 : - bila pasien dapat melakukan aktifitas berat tanpa keluhan
2. kelas 2 : - bila pasien tidak dapat melakukan aktifitas lebih berat dari aktifitas
sehari-hari tanpa keluhan
3. kelas 3 : - bila pasien tidak dapat melakukan aktifitas lebih berat dari aktifitas
sehari-hari tanpa keluhan
4. kelas 4 : - bila pasien sama sekali tidak melakukan aktifitas apapun dan harus
tirah baring