Anda di halaman 1dari 12

Jurnal Praktikum Phanerogamae

Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan
Semester IV TA. 2016/2017
Email: Norberthadoq@gmail.com

Pengenalan Ciri Umum Ordo Malphigiales, Ordo Capparales dan Ordo Malvales dari
Kelompok Angiospermae
Norbeta Doq
1407025037
Program Studi Biologi, Laboratorium Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Mulawarman Samarinda
2015
ABSTRAK
Disusun oleh Miryan Sucianti Purnama 2015. Angiospermae merupakan kelompok tumbuhan
yang alat perkembangbiakan generatifnya berupa bunga. Angiospermae adalah suatu rangkaian
sporofil sederhana dengan satu sumbu.Tujuan dari praktikum ini adalah mengetahui ciri-ciri dan
sifat pada kelompok Malphigiales (Guttiferales), Ordo Capparales (Brassicales), Ordo Malvales
dan mengenal ciri-ciri dan sifat umum famili Passifloraceae, Clusiaceae, Malvaceae, Bixaceae,
Caricaceae dan Muntingiaceae. Praktikum ini dilaksanakan pada hari Senin, 11 April 2016 pada
pukul 07.30-09.30 WITA di Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Gedung G lantai
4 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman Samarinda.
Metode kerja yang dilakukan adalah digambar dan dibuat deskripsi tumbuhan yang diamati dan
digambarkan diagram bunga dan rumus bunga dari bahan yang dibawa. Berdasarkan pengamatan
yang dilakukan didapatkan ciri dari ordo Malphigiales terutama terdiri atas tumbuhan batang
berkayu, seringkali berupa liana, daun biasanya tunggal, duduk berhadapan dengan atau tanpa
daun penumpu.
Kata Kunci: Angiospermae, Malphigiales, Capparales, Malvales
PENDAHULUAN
Kelompok
tumbuhan
angiospermae
adalah yang paling banyak jumlahnya jenisnya
dari semua tumbuhan tinggi, meliputi lebih
kurang 300.000 spesies. Angiospermae
dikatakan tumbuhan biji tertutup, karena bakal
biji berada dalam bakal buah yang dilindungi
oleh daun buah. Tumbuhan biji tertutup sangat
penting bagi kehidupan mansuia maupun
hewan, karena tumbuhan inilah yang
menyediakan hampir semua bahan makanan
yang berasal dari tumbuhan. Angiospermae
atau tumbuhan biji tertutup memiliki ciri-ciri
yaitu bakal biji selalu diselubungi bakal buah,
memiliki organ bunga yang sesungguhnya,
terdiri dari tumbuhan berkayu atau batang
basah, sistem perakaran tunggang atau
serabut, batang bercabang atau tidak, serta
kebanyakan berdaun lebar, tunggal atau

majemuk
dengan
komposisi
yang
beranekaragam, demikian juga dengan
pertulangannya. Angiospermae memiliki dua
subdivisio
yaitu
dicotyledoneae
dan
monocotyledoneae, mencakup sekitar 300
familia atau lebih dari 250.000 spesies. Di
antara familia tersebut yang ditemukan di
berbagai lokasi adalah rumput-rumputan
dengan jumlah 7500 spesies.
Ordo Malphigiales merupakan tumbuhan
batang berkayu, seringkali berupa liana, daun
biasanya tunggal, duduk berhadapan dengan
atau tanpa daun penumpu. Bunga kebanyakan
zigomorf dengan bidang simetri yang miring,
berbilangan lima, seringkali terdapat reduksi
jumlah benang sari dan daun buahnya. Putik
biasanya terdiri atau tiga daun buah
(Tjitrosoepomo, 2013).

2013). Famili Malvaceae merupakan Terna atau semak-semak. tersusun dalam lingkaran yang dilingkaran luar seringkali tereduksi sedangkan lingkaran dalam membentuk ―columna‖ (Tjitrosoepomo. penggaris dan alat tulis lengkap dan bahan yang digunakan adalah Muntingia calabura (seri).30 WITA di Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan. perdu atau pohon dengan batang berkayu. sedikit banyak berlekatan dengan susunan seperti katup. duduknya tersebar.30-09. Bunga hampir selalu banci dengan kelopak dan daun-daun mahkota yang bebas. Bunga umumnya banci. bertepi rata atau berlekuk beraneka raga. Brassicales Ordo ini meliputi tumbuhtumbuhan yang sebagian besar terna dengan daun-daun yang duduknya tersebar tanpa daun penumpu. sehingga bila mahkota bunga ditarik keseluruhannya akan terlepas dari bunga bersama-sama dengan benang-benang sari dengan meninggalkan kelopak dan bakal buah saja. jika lebih berbekas. Putik dengan bakal buah yang menumpang (Tjitrosoepomo. Garcinia mangostana (Manggis). Passiflora sp. 2013). kebanyakan berbilangan 5. jarang berupa pohon. mempunyai daun penumpu. Tumbuhan yang tergolong dalam ordo ini kebanyakan berupa semak atau pohon. 2013).com Ordo Malvales disebut juga Columniferae. dengan atau tanpa daun penumpu. kadang-kadang menjadi beruang banyak karena adanya pembentukan sekat-sekat. Dari segi-segi anatomi ada sifat-sifat yang karakteristik yaitu adanya buluh-buluh getah dan sel-sel yang mengandung mirosin (Tjitrosoepomo. berbilangan 5 dengan daun-daun mahkota seperti sirap atau genting. 2013). aktinomorf. buku gambar. mempunyai sebagai ciri khasnyaterdapatnya ―columna‖ yaitu bagian bunganya terdiri atas perlekatan bagian bawah tangkai sarinyamembentukk badan yang menyelubungi putik dan bagian pangkalnya berlekatan dengan pangkal daun-daun mahkota. Bixa orelana (geligam). 2013). seringkali dengan batang yang mempunyai serabut-serabut kulit serta penutup permukaan organ-oragan tertentu yang berupa rambut-rambut bintang atau sisik. disamping itu seringkali terdapat kelopak tambahan (Tjitrosoepomo. Famili Clusiaceae Kebanyakan berupa pohon. tersebar.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. METODE Waktu dan Tempat Praktikum ini dilaksanakan pada hari Senin. Benang sari banyak. kamera. aktinomorf. Alat dan Bahan Alat yang digunakan selama praktikum adalah lup. disecting set. . kelopak 4-5. Hibiscus rosa-sinensis (kembang sepatu). jarang berupa terna. Durio kutjensis (durian). Daun tunggal. Bunga umumnya banci. Universitas Mulawarman Samarinda. kebanyakan bertulang menjari. Bakal buah biasanya menumpang dengan 2 tembuni atau lebih yang terdapat pada dinding buah. ada pula yang merupakan ternayang anual. 11 April 2016 pada pukul 07. Ordo Guttiferales atau Clusiales Sebagian besar berupa semak. banci. mempunyai daun penumpu. bunga besar. hiasan bunga berupa kelopak dan mahkota yang berdaun lepas. Kelopak dan mahkota mempunyai susunan dan letak yang amat bervariasi (Tjitrosoepomo. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. aktinomorf. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. mempunyai saluran resin atau kelenjar-kelenjar minyak yang duduknya umumnya berhadapan dengan atau tanpa daun penumpu. (markisa). Carica pappaya (pepaya). Benang sari sama banyaknya dengan jumlah daun mahkota. benang sari sama banyaknya dengan jumlah daun mahkota atau lebih banyak. Daun tunggal. daun tunggal berhadapan.

digambarkan diagram bunga dan rumus bunga serta diklasifikasikan tumbuhan tersebut. berkayu. 2. 11. Mahkota (Corolla). bergerigi. bulat. mahkota lonjong. (markisa). Batang (Caulis). 9. 3. Tangkai buah. mudah layu. Bixa orelana (geligam). Garcinia mangostana (Manggis). Tangkai bunga Klasifikasi: kingdom : Plantae divisi : Spermatophyta subdivisi : Angiospermae kelas : Dicotyledoneae ordo : Malvales famili : Muntingiaceae genus : Muntingia spesies : Muntingia calabura Muntingia calabura termasuk kedalam pohon. Durio kutjensis (durian). bunga 1-3 menjadi satu di ketiak daun.1 Muntingia calabura (Seri) Keterangan: 1. dan dibuat deskripsi tumbuhan yang diamati. benang sari panjang 0. Kelopak (Calyx). 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail.com Cara Kerja Diambil Muntingia calabura (seri) . berkelamin 2. bulat telur bentuk lanset. panjang 811 mm. ujung dan pangkal runcing. Putik (Pistillum). Buah (Fructus). gundul. 7. berseling. putik kecil. tepi rata. kuning. Benang sari (Stamen). Daun tunggal. tonjolan dasar bunga bentuk cawan. . 10. bulat. cabang berambut halus.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. 6. tegak. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan praktikum yang dilakukan didapatkan pengamatan sebagai berikut: Gambar 5. berbulu. panjang 6-10 cm. Bunga (Flos). Tangkai daun. berlekuk 5-6. tinggi 2-10 m. Passiflora sp. putih. tahunan. Bunga tunggal. 8. bulat telur terbalik. pertulangan menyirip. 4. Buah buni.Carica pappaya (pepaya). hijau.5 cm. 5. Hibiscus rosa-sinensis (kembang sepatu). putih. percabangan simpodial. coklat keputih-putihan. Daun (Folium).

putih kekuningan. Bentuk batang pada tanaman pepaya yaitu berbentuk bulat. Buah (fructus). Benang sari (stamen). tiap buah mengandung ratusan biji. Bunga ♀ Klasifikasi: kingdom : Plantae divisi : Spermatophyta subdivisi : Angiospermae kelas : Dicotyledoneae ordo : Capparales famili : Caricaceae genus : Carica spesies : Carica papaya Carica papaya. 1994).2 Carica papaya (Pepaya) Keterangan: 1. tangkai daun (petiolus) dan helaian daun (lamina). berwarna merah. Biji bulat. Buah buni adalah buah yang dagingnya mempunyai dua lapisan. Mahkota (corolla). berukuran besar. Arah tumbuh batang yaitu tegak lurus. Akar tunggang. 4. Batangnya berongga.com berdiameter 1 cm. biasanya tidak bercabang dan tingginya dapat mencapai 10 m. akar papaya merupakan akar serabut. Permukaan batang licin. Kelopak (calyx) 8. ialah lapisan luar yang tipis agak menjangat atau kaku seperti kulit (belulang) dan lapisan . Daun pepaya dikatakan mempunyai bangun bulat (orbicularis). 9. Pepaya juga termasuk buah buni (bacca). 3. 5. Tangkai daun (petiolus). 7. 10. Ujung daun (apex folii). ujung daun yang meruncing.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. 6. Putik (pistillum). Daun (folium). Daun pepaya merupakan daun tunggal. kecil. Sistem akar serabut yaitu jika akar lembaga dalam perkembangan selanjutnya mati atau kemudian disusul oleh sejumlah akar yang kurang lebih sama besar dan semuanya keluar dari pangkal batang. Gambar 5. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. Buah sejati tunggal yaitu buah sejati yang terdiri dari bunga dengan satu bakal buah saja. juga mempunyai bagian-bagian daun lengkap berupa pelepah atau upih daun (vagina). tangkai daun panjang dan berongga. berwarna putih kotor (Kimball. dengan permukaan batang yang memperlihatkan berkas-berkas daun. Bunga ♂. Pepaya termasuk dalam golongan buah sungguh (buah sejati) tunggal. 2.

Buah (fructus). lunak dan berair. Satu buah mengandung 5-7 spesies : Garcinia mangostana biji. 5. pohon berumah dua. Daun berseling. Benang sari (stamen) . batang lurus.com dalam yang tebal. 1994). 4. 9. Putik (pistillum). Gambar 5. Kelopak (calyx). daun mahkota tebal dan Klasifikasi: berdaging. Bunga soliter atau berpasangan pada bagian ujung percabangan. Buah yang divisi : Spermatophyta sudah masak berwarna merah tua keunguan. 8. berbentuk Keterangan: 1. tepi daun rata.3 Garcinia mangostana memanjang atau jorong.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. sering kali dapat dimakan (Kimball. berdaging tebal dan permukaannya mengkilap. rasanya famili : Clusiaceae enak. ujung daun meruncing tajam. Kelopak kelas : Dicotyledoneae berwarna hijau muda. Dalam buah terdapat ordo : Malphigiales daging buah yang warnanya putih. Kelopak (calyx). 3. Daun (folium). 2. 2000). berwarna hijau kekuningan. Batang (caulis). Arielus. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. Semua bagian tubuh tumbuhan mengandung getah kekuningan. Buah kingdom : Plantae bulat dengan diameter 4-7 cm. 10. subdivisi : Angiospermae bentuk bulat diameter 4-7 cm. Tangkai daun (petiolus). 7. Manggis merupakan tanaman budidaya Pada Garcinia mangostana merupakan di daerah tropis (Ismanto. Mahkota (corolla). manis serta biji yang berwarna genus : Garcinia kecoklatan. 6.

Klasifikasi: putiknya pendek warna kuning dengan kingdom : Plantae kelopak bunga berbentuk lonjong warna divisi : Spermatophyta hijau. Daun tunggal. pertulangan menyirip. mahkota daun (apex folii). Receptakel. termasuk tanaman kekuningan dan beraroma khas harum buah semak hidupnya menjalar panjang kurang markisa. tangkal Tangkai daun (petiolus). 8. panjang 3-4 cm. diameter genus : Passiflora ±15 cm. berat 3-5 kg warna hijau ke putih spesies : Passiflora sp. Ujung bergerigi. putihan. Buah (fructus). berkelamin dua Keterangan: 1. Batang (caulis). berbentuk lonjong. 2000).com Gambar 5.4 Passiflora sp. Daun (folium). dan menempel di ketiak daun. lebar 515 cm. dan berwarna hijau. 11. halus. Biji bulat pipih panjang ±0. Buah Markisa berbentuk famili : Clusiaceae lonjong dengan panjang ±20 cm. kepala sari silindris.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. Beraroma khas harum. permukaan licin. bentuk persegi. lebih 10 m. pangkal membulat. Buah yang sudah masak berwarna Pada Passiflora sp. tepi rata. tersebar. Biji (semen). 6. 13. putih. bulat berbentuk mangkok. 3. 12. Mempunyai batang kecil. Bunga (flos). benang sari bertangkai. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. lonjong. 7. warna hijau kecoklatan. Bunga tunggal. panjang ±6 cm warna ungu. 10. Akar tunggang warna putih kotor langsing dan panjang sekali. panjang ±6 cm warna putih.penyerbukan sendiri masih dapat ordo : Malphigiales berlangsung baik. Batangnya merambat dengan bantuan sulur berbentuk pilin (spiral). Daun penumpu. lunak. permukaannya beralur. . (Ismanto. 2. panjang 26 cm. Korona. 5. Ovari tabung. Termasuk subdivisi : Angiospermae penyerbuk silang dengan bantuan lebah kelas : Dicotyledoneae madu. Putik (pistillum). semu. panjang 7-20 cm. ujung runcing. bentuk Benang sari (stamen). tangkai persegi.3 cm. warna ungu. 4. 9.

dengan pangkal yang rata dan kadang berbentuk jantung. dengan pertulangan daun menyirip. 4. Putik (pistillum) Klasifikasi: kingdom : Plantae divisi : Spermatophyta subdivisi : Angiospermae kelas : Dicotyledoneae ordo : Malvales famili : Bixaceae genus : Bixa spesies : Bixa orelana Pada Bixa orelana termasuk perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2-8 m. Tangkai daun (petiolus). 7. Perbungaan tumbuhan ini majemuk. 1989). ukuran daunnya 8-20×5–12 cm. panjang 2-4 cm dan berisi banyak biji kecil berwarna merah tua (Tjitrosoepomo. dan merah tua apabila sudah masak.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. Benang sari (stamen). bertangkai panjang dan besar. 3. 5. Daunnya tunggal. Ujung daun (apex folii). . Buahnya seperti rambutan. ujungnya runcing. 6. berwarna hijau berbintik merah. 9. 2. Buahnya pipih. Batang (caulis). 8. dengan warna merah muda atau putih dengan diameter 4-6 cm. berwarna hijau sewaktu masih muda. Bunga (flos). Kelopak (calyx). 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. tertutup rambut seperti sikat.com Gambar 5. Helaian daunnya berbentuk bulat telur. Mahkota (corolla). Daun (folium).5 Bixa orelana (Geligam) Keterangan: 1. Tepi daunnya rata.

Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. Mahkota (corolla). Daun berbentuk bulat telur yang lebar atau bulat telur yang sempit dengan ujung daun yang meruncing. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning. Daun (folium) Klasifikasi: kingdom : Plantae divisi : Spermatophyta subdivisi : Angiospermae kelas : Dicotyledoneae ordo : Malvales famili : Malvaceae genus : Hibiscus spesies : Hibiscus rosa-sinensis Pada Hibiscus rosa-sinensis bunga besar. Bunga berbentuk trompet dengan diameter bunga sekitar 6 cm hingga 20 cm. 3. Pada umumnya tinggi tanaman sekitar 2 sampai 5 meter. Tanaman berkembang biak dengan cara stek. atau menghadap ke samping.6 Hibiscus rosa-sinensis (Kembang Sepatu) Keterangan: 1. berwarna merah dan tidak berbau. ke bawah. . Biji terdapat di dalam buah berbentuk kapsul berbilik lima. 8. Kelopak tambahan (epicalyx). Tangkai putik berbentuk silinder panjang dikelilingi tangkai sari berbentuk oval yang bertaburan serbuk sari. tanaman bersifat steril dan tidak menghasilkan buah. orange hingga merah tua atau merah jambu. Putik (pistillum). Di daerah tropis atau di rumah kaca tanaman berbunga sepanjang tahun.com Gambar 5. Benang sari (stamen). Mahkota bunga terdiri dari 5 lembar atau lebih jika merupakan hibrida. yang dilindungi oleh kelopak tambahan (epicalyx). 5. 6. Kelopak (calyx). sehingga terlihat seperti dua lapis kelopak bunga. sedangkan di daerah subtropis berbunga mulai dari musim panas hingga musim gugur. Bunga jenis ini terdiri dari 5 helai daun kelopak. 7. Tangkai bunga (pedicellus). Putik (pistillum) menjulur ke luar dari dasar bunga. Bunga bisa mekar menghadap ke atas. 2. Tangkai daun (petiolus). 4. Pada umumnya.

dengan lebar 5-7 cm. dan (Tjitrosoepomo. 7. 1989). burung. 3. Bunga besar. dengan duri-duri yang agak membengkok. penempelan Gambar 5. manis dan berbau enak. Daun pohon ai sama dengan durian pada umumnya. Bunga ini diserbuki baik oleh lebah madu hutan. tetapi memiliki daun yang ukurannya lebih besar dan tebal.7 Durio kutjensis (Durian) Keterangan: 1. 2.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. Panjang daunnya bisa mencapai 20-25 cm. berwarna merah. Buahnya kecil sampai sedang (1-2 kg). 5. berwarna hijau muda atau hijau kekuningan saat mentah (Ismanto. dengan tinggi mencapai 24 m. 4. 11. 6. Benang sari (stamen) Klasifikasi: kingdom : Plantae divisi : Spermatophyta subdivisi : Angiospermae kelas : Dicotyledoneae ordo : Malvales famili : Malvaceae genus : Durio spesies : Durio kutjensis Durio kutjensis merupakan pohon berukuran sedang. kuning kusam. coklat mengkilap. 10. 8. Putik (pistillum). berbau bangkai ketika mekar. Tangkai daun (petiollus). Biji (semen). Ujung daun (apex folii). 9. agak kering. bulat telur hingga melonjong. Daun (folium).com pencangkokan. beruang lima. . bertangkai pendek. Kelopak (calyx). Buah (fructus). Batang (caulis). 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. 2000). Biji lonjong. terbungkus oleh daging buah (arilus) yang berwarna kuning atau jingga. Alur. maupun kelelawar. Mahkota (corolla). Buah kapsul serupa durian.

Tjitrosomo. bunga tunggal atau dalam perbungaan samosa. Tjitrosoepomo. 2013. letaknya tersebar. Umumnya mempunyai rambut-rambut berbentuk bintang. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. umumnya ada stipula. Bandung: Ganesha. . 1994.com KESIMPULAN Dicotyledoneae merupakan familia yang berhabitus herba. G.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA. Siti Sutarmi. Bandung: Angkasa.W. Jakarta: Erlangga. Taksonomi Tumbuhan. G. 1989. 1984. perdu dan pohon. Kimball. kelopak 5 sepal. Diktat Biologi. 2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail. Daun tunggal dengan urat daun palmatus. B. biseksual. sisik atau bentuk lain. J. Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). 2000. Biologi Edisi Kelima Jilid 2. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. DAFTAR PUSTAKA Ismanto. Tjitrosoepomo. Botani Umum 3.

2016/2017 Email: Norberthadoq@gmail.Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV TA.com .