Anda di halaman 1dari 27

TUGAS TEKNIK TENAGA LISTRIK

MOTOR UNIVERSAL

DISUSUN OLEH :
Arasdo Irpan

(03021181419056)

Indra Ramadhan

(03021381419191)

M. Irvan Fajar S.

(03021281419083)

UNIVERSITAS SRIWIJAYA
KELAS : A
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2015 / 2016

Daftar Isi
Halaman Judul
Daftar Isi

Bab 1 Pendahuluan
1.1Latar Belakang 2
1.2 Tujuan 2
1.3 Ruang Lingkup Materi

Bab 2 Pembahasan
2.1 Motor AC 1 Fasa

2.2 Motor Universal

10

2.2.1 Bagian Motor Universal

10

2.2.2 Prinsip Kerja Motor Universal

13

2.2.3 Kelebihan dan Kelemahan Motor Universal


2.2.4 Penggunaan Motor Universal

14

14

Bab 3 Penutup
3.1 Kesimpulan
Daftar Pustaka

17

18

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Latar Belakang Pembuatan makalah yang berjudul Motor Universal ini
adalah sebagai salah satu tugas dalam mata kuliah Teknik tenaga listrik jurusan
teknik pertambangan 2015/2016 pada semester 3. Teknik Tenaga Listrik sendiri
adalah satu-satunya bidang yang secara khusus berkaitan dengan pembangkitan dan
transmisi daya listrik dari satu tempat ke tempat lain.Macam-macam pembangkit
listrik yang sudah umum digunakan dalam suatu upaya untuk menghasilkan suatu
energi listrik. Dalam mata kuliah Teknik Tenaga Listrik kita memahami dasar dari
kelistrikan itu sendiri, seperti tentang arus AC dan DC, elemen listrik dan yang
terakhir tentang system pembangkit listrik itu sendiri. Berikut adalah beberapa
system dari pembangkit listrik ;
Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU)Pembangkit listrik jenis ini memanfaatkan
bahan bakar minyak, gas alam, atau batubara untuk membangkitkan panas dan uap
pada BOILER.
Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG)Sebagaimana halnya Pusat Listrik Tenaga
Diesel, PLTG merupakan mesin dengan proses pembakaran dalam (internal
combustion). Bahan baker berupa minyak atau gas alam dibakar di dalam ruang
pembakar (combustor).
Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
(PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan
diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. PLTN termasuk
dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya
keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah
dayanya ketika malam hari).
Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA)Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
adalah salahsatu pembangkit yang memanfaatkan aliran air untuk diubah menjadi
energi listrik Pembangkit listrik ini bekerja dengan cara merubah energi air yang
mengalir (dari bendungan atau air terjun) menjadi energi mekanik (dengan bantuan
turbin air) dan dari energi mekanik menjadi energi listrik (dengan bantuan generator).

1.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah yang berjudul Motor Universal ini adalah ;

1. Sebagai salah satu syarat dalam nilai tugas mata kuliah Teknik Tenaga Listrik
2. Mengenal lebih lanjut tentang Motor Universal

1.3 Ruang Lingkup Materi


Ruang lingkup dari makalah ini adalah mengenai materi dari motor listrik yang
terdiri dari motor induksi 1 fasa dan 3 fasa. Serta penjelasan dari salah satu contoh
motor listrik 1 fasa yaitu mengenai motor universal.

BAB 2 PEMBAHASAN

1. Motor AC Satu Fasa


Berdasarkan karakteristik dari arus listrik yang mengalir, motor AC
(Alternating Current, Arus Bolak-balik) terdiri dari 2 jenis, yaitu:

Motor listrik AC / arus bolak-balik 1 fasa


Motor listrik AC / arus bolak-balik 3 fasa

2. Prinsip kerja Motor AC Satu Fasa


Motor AC satu fasa berbeda cara kerjanya dengan motor AC tiga fasa, dimana
pada motor AC tiga fasa untuk belitan statornya terdapat tiga belitan yang
menghasilkan medan putar dan pada rotor sangkar terjadi induksi dan interaksi torsi
yang menghasilkan putaran. Sedangkan pada motor satu fasa memiliki dua belitan
stator, yaitu belitan fasa utama (belitan U1-U2) dan belitan fasa bantu (belitan Z1Z2), lihat gambar1.

Gambar 1. Prinsip Medan Magnet Utama dan Medan magnet


Bantu Motor Satu fasa

Belitan utama menggunakan penampang kawat tembaga lebih besar


sehingga memiliki impedansi lebih kecil. Sedangkan belitan bantu dibuat dari
tembaga berpenampang kecil dan jumlah belitannya lebih banyak, sehingga
impedansinya lebih besar dibanding impedansi belitan utama. Grafik arus belitan
bantu Ibantu dan arus belitan utama Iutama berbeda fasa sebesar , hal ini
disebabkan karena perbedaan besarnya impedansi kedua belitan tersebut.
Perbedaan arus beda fasa ini menyebabkan arus total, merupakan penjumlahan
vektor arus utama dan arus bantu. Medan magnet utama yang dihasilkan belitan
utama juga berbeda fasa sebesar dengan medan magnet bantu.

Gambar 2. grafik Gelombang arus medan bantu dan arus medan utama

Gambar 3. Medan magnet pada Stator Motor satu fasa


Belitan bantu Z1-Z2 pertama dialiri arus Ibantu menghasilkan fluks
magnet tegak lurus, beberapa saat kemudian belitan utama U1-U2 dialiri arus
utama Iutama. yang bernilai positip. Hasilnya adalah medan magnet yang
bergeser sebesar 45 dengan arah berlawanan jarum jam. Kejadian ini
berlangsung terus sampai satu siklus sinusoida, sehingga menghasilkan medan
magnet yang berputar pada belitan statornya.Rotor motor satu fasa sama dengan
rotor motor tiga fasa yaitu berbentuk batang-batang kawat yang ujung-ujungnya
dihubung singkatkan dan menyerupai bentuk sangkar tupai, maka sering disebut
rotor sangkar.

Gambar 4. Rotor sangkar

Belitan rotor yang dipotong oleh medan putar stator, menghasilkan tegangan
induksi, interaksi antara medan putar stator dan medan magnet rotor akan
menghasilkan
torsi
putar
pada
rotor.

3. Motor Kapasitor
Motor kapasitor satu phasa banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga
seperti motor pompa air, motor mesin cuci, motor lemari es, motor air conditioning.
Konstruksinya sederhana dengan daya kecil dan bekerja dengan tegangan suplai PLN
220 V, oleh karena itu menjadikan motor kapasitor ini banyak dipakai pada peralatan
rumah
tangga.

Gambar 5. Motor kapasitor


Belitan stator terdiri atas belitan utama dengan notasi terminal U1-U2, dan
belitan bantu dengan notasi terminal Z1-Z2 Jala-jala L1 terhubung dengan
terminal U1, dan kawat netral N terhubung dengan terminal U2. Kondensator
kerja berfungsi agar perbedaan sudut phasa belitan utama dengan belitan bantu
mendekati 90.
Pengaturan arah putaran motor kapasitor dapat dilakukan dengan (lihat gambar6):

Untuk menghasilkan putaran ke kiri (berlawanan jarum jam) kondensator kerja


CB disambungkan ke terminal U1 dan Z2 dan terminal Z1 dikopel dengan
terminal.
Putaran ke kanan (searah jarum jam) kondensator kerja disambung kan ke
terminal Z1 dan U1 dan terminal Z2 dikopel dengan terminal U1.

Gambar 6. Pengawatan motor kapasitor dengan pembalik putaran.

Motor kapasitor dengan daya diatas 1 KW di lengkapi dengan dua buah


kondensator dan satu buah saklar sentrifugal. Belitan utama U1-U2 dihubungkan
dengan jala-jala L1 dan Netral N. Belitan bantu Z1-Z2 disambungkan seri dengan
kondensator kerja CB, dan sebuah kondensator starting CA diseri dengan kontak
normally close (NC) dari saklar sentrifugal, lihat gambar 7.
Awalnya belitan utama dan belitan bantu mendapatkan tegangan dari jalajala L1 dan Netral. Kemudian dua buah kondensator CB dan CA, keduanya
membentuk loop tertutup sehingga rotor mulai berputar, dan ketika putaran
mendekati 70% putaran nominalnya, saklar sentrifugal akan membuka dan kontak
normally close memutuskan kondensator bantu CA.

Gambar 7. Pengawatan dengan Dua Kapasitor

Fungsi dari dua kondensator yang disambungkan parallel, CA+CB, adalah


untuk meningkatkan nilai torsi awal untuk mengangkat beban. Setelah putaran
motor mencapai 70% putaran, saklar sentrifugal terputus sehingga hanya
kondensator kerja CB saja yang tetap bekerja. Jika kedua kondensator rusak maka
torsi motor akan menurun drastis, lihat gambar 8.

Gambar 8. Karakteristik Torsi Motor kapasitor

4. MotorShaded Pole
Motor shaded pole atau motor phasa terbelah termasuk motor satu phasa daya
kecil, dan banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga sebagai motor penggerak
kipas angin, blender. Konstruksinya sangat sederhana, pada kedua ujung stator ada
dua kawat yang terpasang dan dihubung singkatkan fungsinya sebagai pembelah
phasa.
Belitan stator dibelitkan sekeliling inti membentuk seperti belitan transfor
mator. Rotornya berbentuk sangkar tupai dan porosnya ditempatkan pada rumah
stator
ditopang
dua
buah
bearing.

Gambar 9. Motor shaded pole, Motor fasa terbelah.


Irisan penampang motor shaded pole memperlihatkan dua bagian, yaitu
bagian stator dengan belitan stator dan dua kawat shaded pole. Bagian rotor
sangkar ditempatkan di tengah-tengah stator, lihat gambar 10.

Gambar 10. Penampang motor shaded pole.

Torsi putar dihasilkan oleh adanya pembelahan phasa oleh kawat shaded pole.
Konstruksi yang sederhana, daya yang kecil, handal, mudah dioperasikan, bebas
perawatan dan cukup di suplai dengan Tegangan AC 220 V, jenis motor shaded pole
banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga kecil.

10

5. Motor Universal
Motor Universal termasuk motor satu phasa dengan menggunakan belitan
stator dan belitan rotor. Motor universal dipakai pada mesin jahit, motor bor tangan.
Perawatan rutin dilakukan dengan mengganti sikat arang yang memendek atau pegas
sikat arang yang lembek. Kontruksinya yang sederhana, handal, mudah dioperasikan,
daya yang kecil, torsinya yang cukup besar motor universal dipakai untuk peralatan
rumah tangga.
Motor universal pada dasarnya merupakan motor DC yang dimodifikasi
sedemikian rupa sehina dapat dijalankan dengan suplai tegangan AC. Pada motor DC
seri, jika arah aliran arusnya dibalik maka arah medan magnetnya juga terbalik
sehinga tosi dari motor tetap memiliki arah yan sama sebelum arah aliran arus dibalik,
artinya motor selalu berputar pada satu arah saja tidak tergantung arah arusnya.

6. Motor universal terdiri dari :

Stator
Stator adalah tempat kumparan medan magnit diletakkan, pada umumnya motor
universal mempunyai dua kutub.
Rotor
Rotor disebut juga jangkar (armature) yaitu bagian yang berputar. Rotor terdiri
dari dua bagian yaitu jangkar dan komutator. Jangkar adalah tempat belitan kawat
email dan ujung-ujung belitanya ditempatkan pada komutator yang sesuai dengan
langkah belitan jangkar.
Komutator
Pada permukaan komutator diletakan sikat karbon yang berfungsi untuk mengalir
arus dari sumber luar ke dalam jangkar motor.
Kipas Pendingin
Hampir semua motor universal memiliki kipas pendingin di bagian ujung porosnya.

11

Gambar 11. komutator pada motor universal.

Bentuk stator dari motor universal terdiri dari dua kutub stator. Belitan
rotor memiliki dua belas alur belitan dan dilengkapi komutator dan sikat arang
yang menghubungkan secara seri antara belitan stator dengan belitan rotornya.
Motor universal memiliki kecepatan tinggi sekitar 3000 rpm.

Gambar 12. stator dan rotor motor universal

Aplikasi motor universal untuk mesin jahit, untuk mengatur kecepatan


dihubungkan dengan tahanan geser dalam bentuk pedal yang ditekan dan
dilepaskan. Motor universal adalah motor arus bolak balik , konstruksi maupun
karakteristik motor universal sama dengan motor arus searah . Keuntungan motor
universal ini dapat dioperasikan dengan sumber tegangan bolak balik atau denga
tegangan arus searah pada nilai tegangan yang sama.
12

Stator motor universal dapat berupa sepatu kutub (salient pole) maupun
stator silinder (non salient). Motor universaldengan stator sepatu kutub umumnya
beroperasi untuk daya 250 Watt (1/4 HP) ke bawah. Sedangkan stator non salient
dioperasikan untuk daya di atas 250 Watt.
Kecepatan beban nol motor ini sangat tinggi, tetapi pada saat beban
dipasang kecepatan motor berkurang dan akan terus berkurang jika bebannya
bertambah lagi. Pengaturan kecepatan motor universal dapat dilakukan dengan
cara memasang tahanan depan (rheostat resistance) dihubungkan seri dengan
motor listrik. Tahanan depan yang di atur bervariasi pada motor listrik akan
memberikan tegangan masuk bervariasi pada motor, sehingga fungsi tegangan
terhadap kecepatan sesuai dengan formula dasar dari motor listrik. Pengaturan
kecepatan kedua adalah dengan kumparan medan dibuat dalam beberapa tingkat
(step) untuk memberikan variasi impedansi lilitan medan, sehingga fluksi medan
terhadap kecepatan sesuai dengan rumus dasar motor listrik.
Dengan pengaturan tap-tap lilitan medan (impedansi medan) maka
kecepatan motor dapat diatur. Kopel start motor universalcukup besar dan
kecepatannya bervariasimenurut beban. Di bawah diperlihatkan gambar rangkaian
motor universal dengan variasi kecepatan.

Gambar 07.(a) Motor universal dengan pengaturan kecepatan

Gambar 07 (b) Motor universal dengan pembalik arah putaran

13

Di atas telah dijelaskan bahwa motor ini dapat dijalankan dengan sumber
AC maupun DC karena sifatnya ini maka motor ini juga mempunyai belitan
medan dan jangkar yang tidak jauh berbeda denganmotor DC umumnya. Motor
jenis ini banyak digunakan pada alat rumah tangga misalnya blender, mixer,
mesin jahit dan sebagainya.
Karakteristik motor universal AC dan DC cukup berbeda karena motor
universal dengan sumber tegangan AC, tegangan reaktans jatuh di dalam medan
dan gandar kumparan menyerap sebagian tegangan yang diberikan. Oleh sebab
itu, torsi dan arus ggl lawan perputaran yang dibangkitkan pada gandar kumparan
lebih kecil dan kecepatannya cenderung menjadi lebih rendah dibandingkan
dengan sumber tegangan DC.Selain itu dengan sumber tegangan AC, rangkaian
megnetis menjadi cukup jenuh pada puncak gelombang arus, dan nilai rms fluks
menjadi lebih kecil dibandingkan dengan sumber tegangan DC. Pada nilai rms
yang sama, torsi cenderung lebih tinggi dengan sumber tegangan AC
dibandingkan dengan sumber tegangan DC. Adapun perbedaannya yaitu:
Secara umum motor universal mempunyai sifat-sifat yang sama seperti
motor DC seri, pada pembebanan ringan motor berputar dengan cepat dan
menghasilkan kopel yang kecil, namun untuk motor yang sama bila dihubungkan
tegangan AC umumnya didapatkan putaran yang lebih tinggi.Nilai arus pada
motor dengan supply AC yang terukur lebih kecil dibandingkan pada motor
dengan supply DC.

7. Prinsip kerja
Prinsip kerja motor universal mudah dimengerti dibandingkan dengan prinsip
kerja motor DC. Berdasarkan persamaan torsi :
T= k Ia f
dengan :
T = momen kopel (Nm)
k = angka konstanta pembanding
Ia = arus jangkar (ampere)
f = fliks magnet (kg/A.s2 atau tesla)

8. Kelebihan motor universal


14

Dibandingkan dengan jenis motor ac fase tunggal lainnya, motor universal


memiliki beberapa keuntungan: Untuk berat tertentu, universal motor menghasilkan
tenaga yang lebih besar dari jenis lainnya. Motor universal menghasilkan Starting
torsi yang besar tanpa arus yang berlebihan
Ketika beban torsi meningkat, motor universal melambat. Oleh karena itu,
daya dihasilkan relatif konstan, dan besarnya arus masih dalam batas wajar batas.
Dengan demikian, universal motor ini lebih cocok untuk beban yang menuntut
berbagai torsi dengan range yang lebar, seperti bor dan mixer makanan.
Universal motor dapat dirancang untuk beroperasi pada kecepatan yang sangat
tinggi, sedangkan jenis motor ac terbatas pada 3600 rpm, dengan asumsi 60-Hz
source.

9. Kelemahan motor universal


Salah satu kelemahan universal motor (serta mesin DC pada umumnya)
adalah bahwa sikat dan komutator sangat cepat menjadi aus.

10.Cara mengontrol kecepatan motor universal


A. Metode Resistansi: Metode ini merupakan metode pengontrolan kecepatan
dengan cara mengatur nilai resistansi.
B. Metode Tapping-Field: Metode ini merupakan metode pengontrolan kecepatan
dengan cara memberi selector kecepatan pada motor universal.
C. Metode Sentrifugal: Metode ini merupakan metode pengontrolan kecepatan
dengan cara memberi sentrifugal switch pada motor sehingga pada saat motor
bekerja 70% dari kecepatan nominal maka sentrifugal switch akan lepas.
D. Metode SCR atau TRIAC: Metode ini merupakan metode pengontrolan dengan

mengatur sudut penyulutan pada SCR maupun TRIAC.

11.Aplikasi motor universal


Beberapa pengaplikasian motor universal pada kehidupan sehari-hari antara lain :

15

Vacuum Cleaner

Gambar 6.15 vacuum cleaner


Hand Drill

Gambar 6.16 hand drill


Mesin Jahit

Gambar 6.17 mesin jahit


Mixer
16

Gambar 6.18 mixer

BAB 3 KESIMPULAN
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini adalah ;
1. Motor Universal adalah motor satu fasa yang bisa digunakan dalam 2 jenis tegangan
yaitu tegangan AC dan DC
2. Motor universal mempunyai putaran rotor yang sama meskipun polaritas dirubah karena
hal tersebut karena arah gaya Lorentz yang dihasilkan sama pada polaritas yang berbeda.
3. Motor universal mempunyai torsi yang cukup tinggi sehingga bisa digunakan sebagai
hand drill atau mesin jahit
4. Kecepatan putar motor universal dapat diatur dengan menggunakan potensiometer yang
terdapat pada pedal motor universal karena mengatur arus yang masuk dan secara
langsung mengatur kecepatan motor dengan mengubah hambatan
5. Tegangan berbanding lurus dengan kecepatan putar rotor pada motor universal
6. Kuat arus berbanding lurus dengan kecepatan putar rotor pada motor universal
17

7. Tegangan berbanding lurus dengan kuat arus pada motor universal

DAFTAR ISI
Alexandra, Debora. 2013. Materi Perkuliahan Teknik Tenaga Listrik.
http://deboralexandra2.blogspot.co.id/2013/05/materi-perkuliahan-tekniktenaga-listrik.html. Diunduh pada 10 November 2015 pukul 20.00 WIB
Anonym. 2015.Teknik Tenaga Listrik [Online]. Tersedia
http://belajarlistrik.com/. Diunduh pada 10 November 2015 pukul 20.10 WIB
Anonym.2015. Modul Percobaan Motor Universal [Online]. Tersedia
https://www.scribd.com/doc/86864812/Bab-6-Motor-Universal#download.
Diunduh pada 10 November 2015 pukul 19.55 WIB

18

Anonym. 2015. Motor Universal [Online]. Tersedia


https://id.wikipedia.org/wiki/Motor_universal. Diunduh pada 10 November
2015 pukul 21.00 WIB

SOAL UTS
1. Jelaskan prinsip kerja motor universal dengan bantuan gambar dan
persamaan dasar/
2. Jelaskan apa saja fungsi kapasitor dalam motor universal dan bagaimana
cara kerjanya.

Jawaban
1. Prinsip kerja motor universal ;
Motor universal adalah motor listrik DC yang dimodifikasi sedemikian rupa. Motor
listrik bias digunakan pada arus AC maupun DC. Motor universal ini biasa digunakan
untuk barang yang membutuhkan torsi awal yang tinggi, karenanya hampir semua motor
universal ini dibuat untuk beroperasi pada kecepatan tinggi (lebih dari 3500 RPM).
Sebuah motor universal bekerja pada arus DC atau AC. Ketika motor universal dialiri
arus DC, ia bekerja sebagai rangkaian motor DC. Ketika arus mengalir di gulungan
medan, maka akan menghasilkan medan elektromagnetik. Arus yang sama juga mengalir
dari konduktor angker. Ketika arus yang membawa konduktor ditempatkan dalam medan
elektromagnetik, maka akan menghasilkan gaya mekanik. Karena gaya mekanik ini atau
torsi, rotor mulai berputar. Arah gaya ini diberikan oleh aturan tangan kiri Fleming.

19

Ketika dialiri dengan arus AC, motor masih menghasilkan torsi searah. Karena,
konduktor angker dan gulungan medan yang terhubung dalam seri, mereka berada dalam
fase yang sama. Oleh karena itu, ketika polaritas AC berubah secara berkala, arah arus di
angker dan gulungan medan membalikkan pada waktu yang sama.
Dengan demikian, arah medan magnet dan arah angker saat membalikkan sedemikian
rupa bahwa arah gaya yang dialami oleh konduktor angker tetap sama. Dengan demikian,
terlepas dari AC atau DC, universal motor bekerja pada prinsip yang sama bahwa seri
motor DC bekerja.

20

Gambar 1. Motor Universal

Gambar 2 ; Motor Universal adalah motor DC yang dimodifikasi

21

Gambar 3. Ketika Motor dialiri arus DC maka aliran arah arus akan searah mengikuti
gulungan medan

Gambar 4. Ketika arus mengalir pada gulungan maka akan tercipta medan magnetic pada
komutator dan menyebabkan gaya mekanik yang membuat motor berputar (aturan tangan
kiri flemming)
22

Gambar 5 motor dialiri arus AC, meskipun dialiri arus AC motor tetap dapat berputar
karena konduktor angker dan gulungan medan yang terhubung dalam seri, mereka berada
dalam fase yang sama. Oleh karena itu, ketika polaritas AC berubah secara berkala, arah
arus di angker dan gulungan medan membalikkan pada waktu yang sama.

23

Gambar 6 Sehingga meskipun dialiri arus AC kaidah tangan kiri flemming masih tetap
bekerja dan menghasilkan torsi yang membuat komutator berputar dan membuat motor
ikut berputar
Prinsip kerja motor universal mudah dimengerti dibandingkan dengan prinsip
kerja motor DC. Berdasarkan persamaan torsi :
T= k Ia f
dengan :
T = momen kopel (Nm)
k = angka konstanta pembanding
Ia = arus jangkar (ampere)
f = fliks magnet (kg/A.s2 atau tesla)

24

2. Fungsi Kapasitor dalam motor listrik


1. Mempercepat putaran motor listrik
2. Sebagai torsi awal untuk menggerakkan motor namun setelah berputar (inisiasi) maka
kapasitor tersebut tidak lagi bekerja. Atau dengan bahasa yang lebih teknis sebagai
penyuplai daya reaktif (VAR) untuk beban induktif
3. Fungsi kapasitor selain untuk membantu start dinamo motor juga sebagai penambah
daya dinamo.
Contohnya adalah dinamo kapasitor continue yaitu pada start awal dg kapasitor starting
dilanjutkan dg kapasitor runing. Saat dinamo berjalan dg kapasitor runing akan ada 2
gulungan yg bekerja yaitu gulungan runing dan starting. Sedangkan jika menggunakan
kapasitor starting saja setelah berjalan kapasitor terputus dan hasilnya hanya gulungan
runing saja yang bekerja. Ada 2 macam kapasitor untuk dynamo induksi yaitu kapasitor
runing dan kapasitor starting.
Menurut hubungan kapasitornya jenis motor kapasitor dapat dibagi menjadi tiga macam
yaitu:
Motor kapasitor start (starting capacitor motor)
Motor kapasitor tetap/ running (permanent capacitor motor)
Motor kapasitor start/ running (start-running capacitor motor)
1)

Motor kapasitor start (starting capacitor motor)


Motor ini adalah merupakan jelmaan dari motor fasa belah, tetapi mempunyai
kapasitor yang dihubungkan seri dengan belitan bantu dan sakelar sentrifugal, secara
konstruktif sama persis, hanya ditambah satu unit kapasitor untuk memperbesar kopel
awal (start). Seperti dikatakan di awal prinsip kerja motor kapasitor start ini sama seperti
motor induksi, yaitu jika pada lilitan utama diberikan sumber arus maka akan terjadi
medan magnit putar (fluks magnit) yang ada dan besarnya sama, tidak ada resultan gaya.
Tetapi dengan adanya lilitan bantu dan kapasitor maka ada beda fasa diantara keduanya,
disinilah terjadi fluksi magnit dan resultan gaya yang berbeda maju atau mundur
tergantung besarnya resultan gaya itu sendiri dan pada umumnya terjadi resultan gaya
searah jarum jam sehingga motor dapat berputar ke kanan. Setelah motor berputar 75%
dari putaran nominal maka sakelar sentrifugal bekerja memutuskan rangkaian lilitan
bantu dan motor bekerja hanya dengan lilitan utama.
Keuntungan motor jenis ini dibanding dengan type motor fasa belah adalah:
Mempunyai kopel yang lebih kuat.
Faktor kerjanya lebih besar (mendekati 1)

25

Adapun bagian-bagian yang terpenting dari motor ini adalah:


Stator (tempat belitan utama dan bantu) pada alur-alur stator
Rotor sangkar dengan porosnya
Bantalan peluruh (laher)
Tutup stator dan rangka body
Kapasitor
Ujung-ujung terminal motor
2)

Motor kapasitor tetap/running (permanent capacitor motor)


Motor ini mempunyai kapasitor yang dihubungkan seri dengan kumparan bantu,
terhubung paralel dengan kumparan utama dan terhubung langsung paralel dengan
sumber listrik. Belitan utama, lilitan bantu dan kapasitor tetap terhubung pada sirkuit jalajala saat motor bekerja.
Jenis motor ini banyak digunakan pada pompa air satu fasa, dimana lilitan utama
dan bantu jumlah lilitannya sama banyak tetapi diameter kawatnya berbeda diantara
keduanya. Diameter kawat lilitan utama lebih besar dibanding diameter lilitan bantunya.
Type motor ini kopel awalnya kurang bagus, tetapi kopel jalan (torsi jalan) merata.
Kebanyakan pompa air berbagai merek banyak menggunakan jenis motor running
kapasitor dengan kecepatan mendekati 3000 rpm.
3)

Motor kapasitor start/ running (start-running capacitor motor)


Jenis motor ini adalah perpaduan antara motor start kapasitor dan running
kapasitor, dimana tujuan dibuatnya double kapasitor adalah untuk memperioleh kopel
awal yang lebih besar dan kopel jalan yang merata. Jenis motor ini banyak digunakan
pada room air conditioner.

26