Anda di halaman 1dari 7

Kasus diskel

Nn. A, usia 25 tahun, berobat ke Poliklinik penyakit dalam di sebuah rumah
sakit . berdasarkan hasil pengk ajian didapatkan data yaitu : Nn A mengeluh
sering mengalami nyeri sendi 2 bulan lalu. Nyeri dirasakan pada sendi-sendi
tangan , pergelangan tangan, kaki, pergelangan kaki , dan lutut., kadang –
kadang disertai bengkak dan kaku di pagi hari selam a 2-3 jam, dan untuk
mengatasi nyeri pada sendi-sendinya kadang-kadang ia minum obat anti rematik
tetapi obat tersebut hanya memberikan efek sebentar dan nyeri akan di rsakan
kembali secara berulang . kadang wajah dan leher timbur bercak kemerahan
( butterfly rush ) bila beraktivitas di luar dan terkena terik matahari

STEP 1
1. Leukopenia
2. Trombositopenia
STEP 2
1. Berkurangnya jumlah leukosit dalam darah dibawah 500mm 3
2. – menurunnya jumlah trombosit dalam sirkulasi darah
-jumlah trombosit <100.000 trombosit/UL
STEP 3
1. Jelaskan komponen-komponen dalam sistem pertahanan tubuh manusia?
 Leukosit melindungi tubuh dari patogen atau mikroorganisme
 Limph  untuk melawan infeksi dalam tubuh
 Getah bening  sistem yang terdiri dari untuk mendeteksi adanya
infeksi
 Anti body protein yang dibuat oleh sel darah putih untuk mencari
infeksi dalam tubuh. Terdapat 5 tipe yaitu :
1. Type M (IgM) = reseptor tempat antigen terdapat didarah dan
dilimph
2. Type G (IgG) = merusak antigen terdapat di dalam darah atau
plasenta
3. Type E (IgE) = mediator untuk respon alergi terdapat di
barofil
4. Type A (IgA) = menetralisir virus dan toksin terdapat pada air
mata
5. Type D (IgD) = mencegah toleransi imun terdapat pda drah
dan limph

nilai normal 40-70% dari jumlah leukosit Eosinopils  brtugas untuk menghancurkan parasit meningkat ketika ada alergi. makrofak ferintonial . tetapi dapat juga dapat dikorfensi menjadi sumsum tulang merah jika diperlukan Monosit  leukosit yang terbesar bertugas pada proses pemecahan sel pada darah merah yang sudah rusak dan tua.  Tidak ada nyeri dada. dan komponen lain sistem retikuloendotelial. a : 25 tahun . termasuk sel kupler di hati. sesak nafas cepat lelah .Analisis masalah keperawatan dan rencanakan intervensi untuk klien diatas ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN COPD a. kemudian monosit ini membentuk sel baru pada saat inflamasi dan infeksi. Reaksi hipersensitifitas terhadap reaksi matahari.          Limphosit  sel kecil dengan sitoplasma diproduksi terutama oleh nodus limph dan jaringan limpoid khusus. Pengkajian 1) Identitas klien a) Nama b) Usia : Nn. makrofak alveolar. 2.  Bercak merah pada wajah dan leher jika terpapar matahari. untuk melawan infeksi 2. dan gangguan BAB atau BAK 3.Jelaskan konsep penyakit yang dialmi klien di atas? SLE ( Systemic Lupus Erythematosus ) Karena faktor resikoterkena SLE 90% wanita produktif. Antigen atau imunogen  menimbulkan imu yang spesipik pada manusia dan hewan terbagi menjadi dua jenis : determinan dan hapten Nervus  merupakan sistem persyarafan pada sistem manusia Nitrofil  membunuh bakteri dan meningkat pada kondisi infeksi akut . nyeri perut . Nolai normal 0-1% Natular killer sel  menghancurakan sel yang mengandung virus atau sel neoplasma Plasma  cairan yang mengandung elektrolit untuk mengatur Ph darah . Di produksi oleh sussum tulang dan dapat berubah menjadi histiosit jaringan. limph dengan kelenjar timus dari sel rekustor yang berasal sebagai sel stem sumsum Sumsum tulang  merupakan komponen utama dari sistem kekebalan tubuh. 2 jenis sumsum tulang yaitu tulang merah dan sumsum tulang kuning 1.sumsum tulang kuning : untuk menyimpan sel lemak . Nilai normal 0-7% Basopils  mengeluarkan histamin dan heparin adanya proses pembekuan darah dimana proses tersebut untuk melindungi jaringan yang terkena bakteri. sumsum tulang merah : untuk membuat sel darah putih baru.

pergelangan kaki. pergelangan kaki. tangan. dan lutut. kaki. dan lutut.kadang diserai bengkak dan kaku d pagi hari selama 2-3 jam b) Riwayat sakit sekarang : c) Riwayat kesehatan masa lalu : Mengeluh sering mengalami neri sendi sejak 2 bulan yang alu d) Riwayat kesehatan keluarga : 4) Pemeriksaan fisik : a) Keadaan umum (a) BB : (b) TB : b) TTV : (a) TD : (b) HR : (c) RR : (d) T : c) pemeriksaan fisik head to toe (a) Data :  Inspeksi :  Palpasi :  Perkusi :  Auskultasi : (b) Abdomen : (c) Data penunjang (laboratorium) : Leukopenia Tromositopenia b. Analisis Data No 1 Data Menyimpang DS : pergelangan Etiologi sendi-sendi tangan. kadang. kaki.c) Jenis kelamin : Perempuan 2) Identitas penanggung jawab : 3) Riwayat kesehatan : a) Keluhan utama : Nyeri sendi-sendi tangan. kadangkadang diserai bengkak dan kaku d pagi hari selama 2-3 jam DO: Masalah Nyeri akut . pergelangan tangan.

dan mencegah reaksi . ditandai dengan nyeri sendi 2.. Intervensi No Dx 1 Tujuan (NOC)  status   pernapasan :kepatenan jalannapas. Kekurangan pengetahuan d.. menangani.2 DS: pasien mengeluh merasa cepat Toleransi aktifitas lelah ketika beraktivitas DO: - DS: kurangnya pengetahuan DO: 3 pasien mengatasi mengatakan pada untuk sendi-sendinya kadang-kadang menggunakan obat anti rematik Kurangnya pegetahuan c. DiagnosaKeperawatan 1. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan aktivitas ditandai dengan cepat lelah ketika beraktifitas 3. Nyeri akut berhubungan dengan . yang di  Menunjukan Intervensi (NIC) Manajemen jalan napas Manajemen asma Pemantauan pernapasan buktikan oleh indicator Aktivitas keperawatan : gangguan sebagai berikut : Rasional  Mempasilitasi  kepatenan jalan udara Mengindentifikasi..

 adekuat Mengumpulkan dan menganalisis data pasien untuk memastikan kepatenan jalan napas dan  Status pernapasan : Pemantauan  pernapasan Bantuan ventilasi ventilasi tidak akan terganggu 2 - yang di buktikan oleh indicator gangguan adekuatnya pertukaran  Aktivitas keperawatan : gas.  Meningkatkan pola pernapasan spontan yang optimal dalam  sebagai berikut : Prekuensi pernapasan Irama pernapasan  Kedalaman inspirasi Ekspulasi udara Dyspnea saat istirahat Bunyi napas Manajemen jalan napas memaksimalkan (NIC) : Identifikasi pertukaran oksigen dan auskultasi aktual atau potensial Auskultasi suara napas. ringan. atau tidak sumbatan inflamasi/konstriksi di jalan dalam jalan napas. Pengisapan - - ada gangguan) : Kemudahan bernapas Frekuensi dan irama napas (NIC) : Tentukan kebutuhan - pernapasan Pergerakan - (gangguan ekstrem.  Mengumpulka penghisapan oral atau n dan trakea pantau status oksigen menganalisis data pasien pasien (tingkat SaO2 keluar dari jalan napas untuk dan SvO2) dan status memastikan homeodinamik kepatenan (tingkat MAP [mean areterial] jalan napas dan irama jantung) dan pertukaran segera gas yang sebelum. sedang.  pasien kebutuhan terhadap pemasangan jalan napas tandai area penurunan atau hilangnya ventilasi dan  adanya bunyi tambahan Pantau status pernapasan karbondioksida di dalam paru . berat. dan setelah pengisapan. selama.

 Menunjukan status dan oksigenasi. pernapasan kussmaul . sesuai dengan kebutuhan  Manajemen jalan napas tidak terganggu. irama. upaya pernapasan. yang  Pemantauan pernapasan dibuktikan oleh indicator gangguan Aktivitas keperawatan : pernapasan : ventilasi - sebagai berikut : Kedalaman inspirasi dan kemudahan - bernapas Ekspansi  simetris Menunjukan adanya status 3  Pemantauan - pernapasan (NIC) : Pantau kecepatan. takipnea hiperventilasi . Perhatikan pergerakan - dan interkosta Pantau pernapasan yang - berbunyi.  Memfasilitasi  kepatenan jalan napas Mengumpulkan dan menganalisis data pasien untuk memastikan kepatenan sepertimen dengkur Pantau pola jalan napas dan pernapasan :bradibnea adekuat . Perhatikan lokasi - trakea Auskultasi suara napas. dan dada tidak - dada. gangguan pernapasan yang dibuktikan oleh indicator penggunaan otot-otot bantu. pernapasan Biot dan - pola ataksik. pernapasan stokes cheyne. dan pernapasan apneastik. kedalaman. perhatikan area penurunan/ pertukaran gas yang . - aksesorius Suara napas tambahan Pendek napas otot serta retaksi otot supra klavikular sebagai berikut : Penggunaan amati kesimetrisan. : ventilasi. .

jika perlu. CO2 akhirtidal. ansietas. - dan lapar udara Catat perubahan pada SaO2. .Tidakadanya ventilasi dan - adanya suara napas tambahan Pantau peningkatan kegelisahan. dan nilai gas darah arteri (GDA). SvO2.