Anda di halaman 1dari 12

JARINGAN INSTALASI LISTRIK RUMAH SAKIT (Pada Instalasi Peralatan

Radiologi)
JARINGAN INSTALASI LISTRIK RUMAH SAKIT
(Pada Instalasi Peralatan Radiologi)
Fasilitas dan Peralatan.
Fasilitas.
Sarana dan prasarana ditujukan agar terselenggaranya pelayanan radiologi yang
aman; fektif; efisien sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta dimungkinkannya
petugas UPF Radiologi bekerja dengan nyaman dan tertib.
Bagian Radiologi mempunyai 2 (dua) unit menurut fungsi pelayanan :
1. Unit Utama untuk semua jenis pemeriksaan rutin, baik dengan atau tanpa kontras
media.
X-Ray Unit.
- l(satu) buah generator dengan kapasitas 100-150 KV.
- Type Transformer
- 2 buah switch (minimal)
- l(satu) buah sliding top bucky motorized, tilt table electromagnetic brake, yang
dilengkapi dengan :
- 1 (satu) buah undertable tube dengan kemarnpuan kapasitas 300 - 500 mAdouble
focus, rotating anode, dengan multi leaves collimator.
- Spot filming device untuk pembuatan serta foto (minimal 2 seri yaitu
seri 2dan 4).
- l(satu) buah meja stationair dengan bucky dan dilengkapi dengan :
- 1 (satu) buat overhead tube dengan kemampuan 500 mA double focus, rotating
anode, dengan multi leaves collimator.
- Linear tomography.
- 1 (satu) buat control table. - 1 (satu) buat mobile X-Ray, kekuatan 100 –150 KV atau
ekivalen.
- Alat mammography
- Control table
Ascessories :
- Vertical dengan ratin 8 : 1 ukuran 24 x 30 x 14 cm
- irigator untuk colo inloop double contrast
- X-Ray marker set (numeric dan alphabetic)
- HSG set
- Hanger sekurang-kurangnya hams ada ukuran 30 x 40 cm; 35 x 35 cm;
24 x30 cm
- l(satu) ruang flurodignostik dengan ukuran sekurang-kurangnya 6 m @) x 4 m (1) x2,7
m (t) serta WC ukuran 2m @) x 1,5 m (1).
- 1 (satu) ruangan radiologi tanpa fluoroskopi dengan ukuran sekurang-kurangnya
6m @) x 4m (1) x 2,7 m (t) termasuk ruang panel kontrol.
- 1 (satu) ruangan USG dengan ukuran 4m (p) x 3m (1) x 3m (t).
- 1 (satu) ruangan untuk konsultasi dokter, ukuran 4m @) x 3m (1) x 3m (t),
ruangan ini dilengkapi WC dan kamar mandi.

temtama terhadap beban listrik. Lebih khusus lagi apabila peralatan X-ray digunakan untuk pasien yang peka atau pasien dalam kondisi tidak sadar.1 (satu) ruang tunggu pesien.Pengaturan daya listrik .. multi leaves collimator. Seperti kita maklumi bersama. Perhitungan Kebutuhan Beban. Demikian pula pengamanan terhadap jaringan dan peralatan radiologi akan sangat mempengaruhi foto yang dihasilkan oleh peralatan X-ray. dan sangat mempengaruhi penggunaan listrik untuk peralatan medik yang sensitif terhadap perubahan tegangan di rumah sakit. penambahan daya yang cukup besar hanya untuk satu alat X-ray akan sangat mempengaruhi operasional rumah sakit.Penyediaan daya listrik . 2.1 (satu) ruangan untuk kamar gelap sekurangkurangnya. ukuran 4m@) x 3 m (1) x 3 m (1) x 3 (t) .1 (satu) buah meja pasien dengan bucky stand dilengkapi dengan : . Peralatan radiologi tersebut menggunakan daya listrik yang besar dengan waktu yang singkat. Unit Damrat untuk pemeriksaan pasien yang memerlukanpelayanan segera (gawat darurat).5 .1 (satu) ruangan untuk loket penerimaan dan pengambilan hasil radiografi. Pada umumnya daya yang digunakan oleh peralatan radiologi adalah untuk membangkitkan/menghasilkan sinar X.5 mHZ .1 (satu) ruangan gudang. rotating anode.1 (satu) buah overhead tube dengan kemampuan double focus.Polaroid camera .Pengamanan penggunaan daya listrik untuk peralatan Sistim kelistrikan tersebut perlu diterapkan disetiap rumah sakit mengingat karakteristik penggunaan daya listrik yang spesifik dari peralatan radiologi. ukuran 3m @) x 2 (1)x 3 (t) . alphabetic) KELISTRIKAN RADIOLOGI Yang dimaksud dengan sistim kelistrikan untuk bagian radiologi adalah mencakup : . Unit Gawat Darurat. ukuran 5 m (p) x 3m (1) 3m (t) . . Satu buah USG Multipurpose (electronic linear sector dengan komponen : . . Pengamanan pasien dan operator tehadap tegangan sentuh yang mungkin terjadi merupakan prioritas terhadap setiap pemasangan dan operasional suatu peralatan X-ray.Monitor .1 (satu) WC dan kamar mandi untuk pasien. ukuran 3m @) x 2m (1) x 3 m (t) . Kebutuhan listrik yang dipergunakan untuk mensuplai peralatan radiologi memerlukan daya yang cukup besar. Sehingga perhitungan penambahan daya listrik harus dilakukan secara seksama.ID (numeri.Transducer 3.

3. Kecuali untuk peralatan CI' Scan yang memerlukan waktu max 0.l 1 0 V 2 . mengingat penggunaan KV yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan fotoldiagnose yang diinginkan (50 .3 6 11 22 36 50 60 Oleh karena itu perhitungan belum didasarkan pada efektifitas penggunaan daya listrik secara tertentu pula. Generator (mA) Main Voltage (V) Main Power (kW) 30 60 100 200 300 500 600 220 220 220/380 220/380 380 380 380 3.s 0. Generator 30 60 100 200 300 500 600 1 380 1 100 1 0.Pembangkitan sinar X tersebut berkisar antara 0.01 detik s/d 0. Tabel. maka untuk 500 mA daya yang hams disediakan minimal 40 KVA.5 detik sedangkan untuk fluoroscophy. 2.3 0. tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa dengan generator 500 mA & 150 KV beban terpasang maksimum 50 KW. yang dipakai untuk mensupplai peralatan radiologi termasuk prosentasenya. 6 Line Resistensi (Ohm) 0.3. Dibawah ini merupakan contoh tabel perhitungan kebutuhan energi listrik untuk peralatan radiologi dengan kapasitas rendah. berkisar antara 3 s/d 5 menit khusus untuk pemeriksaan tertentu untuk satu kali pemotretan. Dari tabel 2. menengah dan tinggi.3 0. Kerugian Tegangan Dibawah ini adalah tabel Rugi Tegangan Listrik secara umum.1 .5 detik untuk radiographi sehingga pemakaian listrik efektif peralatan radiologi adalah 0.2.120 KV). Nilai 50 KW pada kenyataannya di lapangan jarang digunakan.s 0.5 detik dan berulang-ulang. 2.

1 Main Voltage 220 220 220 380 220 380 380 380 Rugi Tegangan 15V 15V 15V 9V 10 v 12V 9.8 2.8 6.s %.1 0. minimal tegangan yang ada di titik peralatan adalah : 205 Vl354 V. .6 Pada hakekatnya rugi tegangan yang diukur adalah mulai dari titik sekunder trafo yang ada di rumah sakitlsekitar rumah sakit sampai dengan panel peralatan radiologi (handel onloff peralatan radiologi). Artinya untuk tegangan 220 Vl380 V.2 2.4 4. Toleransi rugi tegangan yang masih diizinkan untuk peralatan radiologi maksimum 6.s V 10 V Max.s 2.02 0.8 6.s 3. Current (A) 30 30 50 30 100 60 95 100 % 6.

Seyogyanya sistem pengamanan tersebut sudah dirancang pada awal perencanaan pembangunan gedung radiologi. RADIOLOG1 . 3. c. sistem tegangan digunakan. Jaringan. apakah tegangan 3 phase 2201380 Volt dengan Frequency 50 Hz. Menyediakan salurankabel yang khusus untuk peralatan Radiologi. PANEL GEDUNGBUB PANEL INDUK 7 R.Gamma Caimera c) Suplai listrik melalui Panel induk gedung utama untuk pelayanan radiologi (tidak melalui panel induk utama seperti sistim a)) Gambar. tetapi ada beberapa yang hams diperhatikan : . SPLN dan sebagainya. Personal & pasien Dengan tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak terkait khususnya seperti IEC. Pengamanan Jaringan Yang perlu diperhatikan adalah Kapasitas Daya yang terpasang. Pada dasarnya pengamanan instalasi peralatan radiologi sama seperti instalasi lainnya.KE GDG. Contoh : a) Menggunakan satu jalur listrik yang mengambil saluran langsung dari Panel induk utama/Main Distribution Panel (MDP) Gambar GEDUNG LAIN b) Sistim listrik seperti a) diatas dilengkapi dengan UPS Gambar G GEDUNG RADIOLOGI . Peralatan.). LAIN UTAMA BAB 111 SISTEM PENGAMANAN Dalam sistem pengamanan tercakup didalamnya beberapa hal. tergantung dari besarnya Daya dari pesawat X-ray (Tabel 3. yaitu pengamanan untuk : a.AngiograPhy UTAMA .1. atau 1 phase 220 Volt. 2.1 . 3. SLI.CT Scan . atau rencana pembelian peralatan bam.1. Memperpendek jarak peralatan radiologi dengan trafol meter PLN.Sebaiknya Panel untuk peralatan radiologi dihubungkan . Memperbesar ukuran kabel yang digunakan untuk peralatan radiologi.Usaha untuk mengatasi rugi tegangan tersebut antara lain dengan : 1. b.

3 6 11 22 36 50 60 Pembuatan Grounding Sistem menggunakan minimal Kabel BC0 16 mm2. .3 02 0. dan pada ujung kabel dipasang electrode. Grounding Sistem. dapat dilakukan dengan . KAPASITAS DAYA YANG TERPASANG (KW) 3.5 0.Jatuh tegangan (drop Voltage) tidak melebihi 5 % .2.Jika memunglunkan jarak dari MDP ke Panel radiologi maksimum 50 M.l 091 091 Untuk pencapaian nilai resistensi tersebut. Pengamanan peralatan.5 0.2. .1.Breaking Capacity dari breaker yang dipakai adalah pada nilai diatas arus hubung singkat (Isc) 3.1.langsung melalui jalurlline ke Panel induk utama (MDP). GENERATOR 30 60 100 200 300 500 600 TAHANAN TANAH (OHM) 0. Nilai Tahanan yang dikehendaki adalah seperti tabel.2. Kabel BC dan electrode dimasukkan kedalam Pipa Galvanis yang terlebih dahulu disolder dan kemudian dicor untuk mencegah korosi. sebagai berikut : Tabel 3. GENERATOR 30 60 100 200 300 500 600 3.

1. isolasi ganda).2. bilamana jaraknya lebih besar misalnya 40 m maka Diameter kabel dikalikan 1.3. 3.Saklar kontrol panik (Panic button) sebaiknya dipasang dekat dengan operator serta mudah untuk pengoperasianny a. 3.3. . Probability alat dipakai bersama. Operator hams memeriksa secara berkala berfungsinya alat keselamatan dan atau alaram yang telah ditentukan didalam petunjuk penggunaan.Jaringan Power Supplai ini sebaiknya dilengkapi dengan sebuah rangkaian Breaker Over Current Automatic.SCAN I CATATAN. Penggunaan terhadap ha1 yang tidak diketahuilliar dan interferensi listrik. Peralatan Radiologi tidak boleh menimbulkan bahaya mekanik terhadap pasien.ARM dibagian Bedah Contoh : Penggunaan kabel untuk R.3. Pengamanan terhadap bahaya mekanik. Pengaman terhadap kejut listrik dilaksanakan dengan pentanahan peralatan dan adanya isolasi dasar peralatan (untuk peralatan kelas 11. 3.3. Tabel 3.s .Tabel ini berlaku untuk panjang kabel dari meter ke Junction box 20 m. Tindakan pencegahan hams diambil mengikuti paraturan BATAN dan prosedur pada fasilitas medik yang ada. .2 kali. Peralatan atau gabungan peralatan tidak boleh dalam keadaan tidak stabil selama penggunaan.Daya listrik untuk peralatan radiologi yang akan dipasang di Supplai dari Panel Gedung Radiologi dengan menggunakan kabel NYYdengan isi dan Diameter kawat tergantung dari Kapasitas maksimum dari pesawat X-Ray.2. Pemasangan Daya.3.2. Radiologi dengan peralatan lebih dari lima buah I DLL I DLL I-IARTSIOGRMI CT. Pengamanan Personal. .Sebuat Saklar 2 pole berfungsi sebagai saklar utama dipergunakan untuk memotong arus pada aliran listrik (termasuk juga terhadap peralatan lain yang adadi rumah sakit). . 3.Listrik . ALAT I--n 4xSOmmZ P4x35mmz Contoh : Sistim penggunaan kabel untuk Peralatan C. operator dan lingkungan sekitar . .memparalelkan beberapa electrode apabila l(satu) buat electrode tidak dapat mencapai nilai yang diinginkan. mudah dijangkau serta cepat bekerjany a bilamana sewaktu-waktu ada masalah dengan instalasi listrik maupun peralatan X-ray. Con toh Sistim distribusi listrik bangunan Radiologi.

73 Contoh :S istim penyediaan m ali strik untuk Peraiatan radiologi. RUANG NNGGU &"J ..~v'^G USG I R. PLN 3x4 mm' MOBILEX-RAY 3 x6 mm2 LL SPRE USG NBS Xc! COwm ..-r2 10 alat . PUIL . Baa Film 1 R..2 alat . Dokter DIAGRAM SISTIM DISTRIBUSI INSTALASI LISTRIK NORMALPOWER SUPLLY I . .+O 4 6 alat .u P S INVERTER I GMSET h'rl I SUMBER EMERGENCY II !I\/IIEATERY I i CHANGE OVER SWITCH 1 CONTOH SISTIM DISTRIBUSI INSTALASI LISTRIK PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN RUANGAN KELOMPOK 1 RUANGAN KELOMPOK 1E RUANGAN KELOMPOK 2E Sumber normal Sumber emergency t -./<lo Mil Pengisiao &..------.P E N R A N G A N o Contoh : Ruang radiologi berikut penempatan stop kontak. k*p consule ~ o b i bX -R~Y K.EM ERGENCYPOWER SUPPLY .Batemi sel alau I mcdor generator ----I J h.5 &ik P 111 DAFI'AR PUSTAKA 1. SLI 2.. IEC 3. AMniniiasi Radiograft Canpa L R. Kontak untuk On swlch Mobile X-Ray R..

RUANGAN Pendekatan yang dipakai dalam menetapkan jenis dan luas ruangan adalah : . Pedoman Peralatan Radiologi + Subdit Radiologi D. dibuat tumpang tindih/overlapping 5. Ruangan dilengkapi dengan sistem pengaturan udara sesuai dengan kebutuhan.Ventilasi setinggi 2 (dua) meter dari lantai sebelah luar agar orang di luar tidak terkena paparan radiasi.Pintu ruangan Pesawat Sinar-X dilapisi dengan timah hitam dengan ketebalan tertentu sehingga tingkat Radiasi di sekitar ruangan Pesawat Sinar-X tidak melampaui Nilai Batas Dosis 1 mSv/tahun (satu milisievert per tahun). Falsapah dst 5. atau beton dengan ketebalan 20 cm (duapuluh sentimeter) atau setara dengan 2 mm (dua milimeter) timah hitam (Pb). kamar bedah dan ruangan lainnya.8m (t) . perawatan intensive care. Suhu ruang pemeriksaan 20-24 °C dan kelembaban 40 . lingkungan . Suhu untuk alat sesuai dengan kebutuhan alat tersebut. 3. Di setiap instalasi radiologi dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran dan alarm sesuai dengan kebutuhan. .Klein 6. Ketebalan dinding Bata merah dengan ketebalan 25 cm (duapuluh lima sentimeter) dan kerapatan jenis 2.Efisiensi Persyaratan ruangan : a.Ukuran ruangan : sesuai kebutuhan/besarnya alat.Ruang X-ray tanpa fluoroskopi.2 g/cm3 (dua koma dua gram per sentimeter kubik). d. N F P A Healte care Fasilitas . Letak unit/instalasi radiologi hendaknya mudah dijangkau dari ruangan gawat darurat. Persyaratan ruangan.Fungsi ruangan/jenis kegiatan . . meliputi jenis.4.Di atas pintu masuk ruang pemeriksaan dipasang lampu merah yang menyala pada saat pesawat dihidupkan sebagai tanda sedang dilakukan penyinaran (lampu peringatan tanda bahaya radiasi).60 %.8m (t) . Ruang penyinaran/ Ruang X-ray .8m (t) �� Alat dengan kekuatan >125 KV : 6. kelengkapan dan ukuran/luas ruangan yang dibutuhkan sebagai berikut : 1. .5m (p) x 5. Jenis dan ukuran ruangan : a. b.5m (p) x 4m (l) x 2. sehingga tingkat 26 Radiasi di sekitar ruangan Pesawat Sinar-X tidak melampaui Nilai Batas Dosis 1 mSv/tahun (satu milisievert per tahun). 2. minimal: �� Alat dengan kekuatan s/d 125 KV : 4m (p) x 3m (l) x 2. c.Proteksi terhadap bahaya radiasi bagi petugas. Pintu dan ventilasi . 4. pasien. Pada tiap-tiap sambungan Pb.7m (l) x 2.Ruang X-ray dengan fluoroskopi : 7.

. Ruang Ultra SonoGrafi/USG �� Ukuran : 4m (p) x 3m (l) x 2. Ruang CT Scan .Terpisah dengan ruang pemeriksaan.5m (p) x 7m (l) x 3.8m (t) .5m (t) �� Perlu diberi pengaman sangkar Faraday 28 Dilengkapi dengan : �� Ruang operator �� Ruang mesin �� Ruang AHU/chiller h. Kursi pasien g. . Tempat processing c. Ruang DSA . minimal 2m (p) x 2m (l) x 2.8 m (t) f.Ada disetiap ruang pemeriksaan. Tempat rekam medik elektronik .Dilengkapi dengan : �� Ruang operator �� Ruang mesin �� Ruang AHU/chiller 27 . Ruang Panoramic-cephalometri Ukuran : 3 m (p) x 2 m x 2.Perlengkapan : Light box i.Ukuran : 8.5m x 7.8m (t) e.7m (t) �� Dinding : Terbuat dari batu bata.Ukuran : minimal 3m (p) x 3m (l) x 2. Suhu dan kelembaban disesuaikan dengan kebutuhan alat.7m (t) dan dilengkapi dengan lemari baju/locker.5m (l) x 2.Luas : disesuaikan dengan kebutuhan.Luas : disesuaikan dengan kebutuhan. Ruang CR dan PACS . Ruang ganti pakaian .Dilengkapi dengan AC.Dapat menampung : a. Tempat printer b. j. .7m (t) /dokter spesialis radiologi dan dapat menampung : �� 1 buah meja kerja �� 2 buah kursi �� 1 buah lemari . Ruang MRI �� Ukurang ruang pemeriksaan 12. minimal 1m (p) x 1.8 m .Dilengkapi dengan : �� Ruang operator �� Ruang persiapan tindakan dan recovery �� Ruang mesin �� Ruang AHU/chiller d.Contoh denah ruangan CT Scan (dapat dimodifikasi): c. Ruang Mammografi Ukuran: 4m (p) x 3m (l) x 2. tanpa Pb �� Perlengkapan : meja/tempat tidur pemeriksaan.5 m x 2.b. Ruang Baca dan Konsultasi Dokter .Ukuran : 6m (p) x 4m (l) x 3m (t) .

CT Scan. n. BNO/IVP. Ruang Recovery (khusus untuk rumah sakit kelas A dan B) .8m (t) . merah jambu.petugas mudah keluar masuk tanpa mengganggu jalannya processing 30 5) Kelengkapan daerah basah : .Dilengkapi cassette passing box yang dilapisi Pb .8m (t) .Dilengkapi dengan : �� tempat tidur �� oksigen �� emergency kit �� AC �� Tempat pencucian alat 29 . o. 1) Ukuran : .Ukuran : minimal 2 m (p) x 2 m (l) x 2. .Warna cerah : seperti.Manual Processing : Sebaiknya memanjang.Ukuran : minimal 1. DSA. Luas 7 m2.Tidak menyerap air dan tahan terhadap cairan processing . krim dll .k.Dilengkapi dengan exhaust fan yang kedap cahaya 4) Pintu masuk kamar gelap : .Untuk sarana pelayanan kesehatan lain : disesuaikan dengan kebutuhan. Ruang persiapan tindakan (khusus untuk Rumah Sakit kelas A dan Rumah Sakit kelas B) .kedap cahaya . WC . m. Gudang untuk film dan non film Ukuran.Tidak licin dan mudah dibersihkan 3) Dinding : .Untuk sarana pelayanan kesehatan lain : disesuaikan dengan kebutuhan. ukuran 2 (p) x 1.8 (t) m untuk memudahkan pengaturan bahanbahan dalam kamar gelap. MRI. Kamar gelap Terdiri dari daerah basah dan daerah kering.7m (t) l.Dilengkapi dengan : �� tempat tidur �� oksigen �� emergency kit �� AC �� Tempat pencucian alat .Mudah dibersihkan .Ukuran : minimal 2m (p) x 2m (l) x 2.Automatic Processing : Sebaiknya bujur sangkar. USG . Tinggi : 2.Tidak menyerap air / keramik .5 (l) x 2. suhu dan kelembaban disesuaikan dengan kebutuhan.5m (p) x 1m (l) x 2.8 m 2) Lantai: .Ada di ruang fluoroscopi.

Ruang Lain .Rak gantungan film/film hanger .Ruang tunggu pasien ada di semua jenis sarana pelayanan kesehatan.Meja kerja 6) Kelengkapan daerah kering : .alat kamera identifikasi film . . Sarana pelayanan kesehatan lainnya disesuaikan dengan kebutuhan. perawat) dan pantry : disediakan untuk rumah sakit kelas A dan B. radiografer.Viewing box film/light case p.Lemari tempat penyimpanan cassette dan box film .Loket/ruang informasi. .alat pengering fil .Safe light . ruang jaga (dokter.. ruang diskusi.