Anda di halaman 1dari 17

ASCARIASIS

M.Mursyidil Huda 15700121 7.Imam Ghozali 15700129 11.kes . Ida Ayu Laras Saraswati15700123 8. M.Andiani. Tabah Ayu Rahmitaningrum 15700115 5. Kurniyati 15700111 3.Adelia Priska Imas 15700131 12. Amanda Firmandani 15700125 9.Anggota Kelompok : 1. Mira Mei Sudarwati 15700119 6. Elsa Prifana Dewi 15700113 4. Yuliyana Sari 15700127 10.Riyo Agustiawan 15700133 Pembimbing Tutor : dr. Agus Tulas Prabowo 15700109 2.

Kabupaten Cendana. Membuang air besar di tempat terbuka (open defecation/OD) sudah menjadi kebiasaan dari sebagian masyarakat. itupun sebagian besar tidak dilengkapi dengan tutup. . Tempat penyimpanan sampah baru dimiliki oleh 63% KK. Suatu penelitian yang dilakukan oleh Mahasiswa FK UWKS menghasilkan data bahwa 25% siswa di sekolah tersebut positif telur Ascaris lumbricoides pada fecesnya. atau tutup yang tersedia tidak difungsikan dengan baik.SKENARIO Sekolah Dasar Negeri (SDN) Asih terletak dan melayani anak-anak di desa Asih di wilayah Kecamatan Bandara. Survei pada masyarakat desa tersebut menunjukkan bahwa 72% kepala keluarga (KK) telah memiliki fasilitas penyediaan air bersih (sumur) yang umumnya sudah cukup memenuhi syarat. karena baru 61% KK yang memiliki jamban keluarga (kakus).

Kader kesehatan juga sudah cukup jumlahnya. Sedikit yang menyelesaikan Sekolah Lanjutan Atas atau Perguruan Tinggi. Bantulah mereka. Hanya sedikit yang bekerja di lembaga formal seperti instansi Pemerintah. Tingkat pendidikan masyarakat (KK) sebagian besar tamat Sekolah Dasar atau Sekolah Lanjutan Pertama. Perhatian Puskesmas Bandara terhadap Usaha Kesehatan Sekolah cukup baik khususnya terhadap pemeriksaan mata dan gigi. sebagian lainnya sebagai wiraswasta atau karyawan di perusahaan yang ada di desa tetangga.Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani atau buruh tani. Sekolah membebaskan murid-murid membeli makanan yang dijajakan pedagang kaki lima yang berjualan di depan sekolah. Mahasiswa FK UWKS tersebut ingin menyelesaikan penelitiannya agar dapat memberi sumbangan pemikiran dalam memecahkan masalah penyakit kecacingantersebut. .

Rumusan Masalah Bagaimana upaya dalam penanggulangan dan pencegahan penyakit Ascariasis pada anak? .

5.Upaya mematahkan rantai penularan Ascariasis pada anak.Tujuan UMUM Upaya penaggulangan dan pencegahan Ascariasis pada pada anak KHUSUS 1. 3.Menyusun upaya dan program penaggulangan Ascariasis pada anak.Mencegah penularan Ascariasisi pada anak. .Menghubugkan antara sanitasi dasar dan ascariasis.Memahami factor-faktor perilaku masyarakat terhadap Ascariasis. 4. 2.

2. Meningkatkan kinerja pencegahan ascariasis pada anak. Mengetahui cara pencegahan dan mematahkan rantai penularan Ascariasis pada anak. Mengetahui faktor-faktor perilaku masyarakat terhadap Ascariasis.Manfaat 1. 3. 4. . Menyelesaikan masalah Ascariasis di daerah tersebut dengan rencana program dan penanggulangan Ascariasis pada anak.

Analisis Definisi : Ascariasis adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh Ascaris lumbricoides atau yang secara umum dikenal sebagai cacing gelang. .

Cacing Ascariasis Lubricoides dewasa tinggal di dalam lumen usus kecil dan memiliki umur 1-2 bulan. cacing jantan berukuran 10-30 cm.Etiologi 1. Cacing betina dapat menghasilkan 200. 3. sedangkan betina berukuran 22-35 cm. 4.000 telur setiap hari. . embrio dalam telur akan berkembang menjadi infektif dalam waktu 5-21 hari pada kondisi lingkungan yang mendukung. 2.

2. 3. 4.Faktor Resiko 1. Umur Kelas sosial Pekerjaan Penghasilan .

Siklus Hidup .

Fishbone .

3. 8.125 3. 6. 5. 2.25 2. MASALAH A 4 1 3 3 3 3 4 3 B 3 2 2 2 4 4 5 3 C 5 2 3 4 4 4 3 1 D 3 2 2 2 3 3 4 3 E 4 2 2 2 3 3 3 1 JUMLAH 24 21 26 22 20 RERATA (sesuai jumlah parameter) 2.87 3. 7. 4.5 Prevalence Serverity Rate % incarse Degree of unmeet aeed Social benefit Public concern Technical feasibility study Resource availlbilty .75 2.Tabel Scoring untuk Menentukan Prioritas masalah parameter   1.

5. Pemberian obat cacing pada Pemberian obat cacing pada anak anak .Tabel Scoring Untuk Pemecahan Masalah Efektivitas Efektivitas No 1 Alternatif Jalan Keluar Perbaikan dan pembangunan Efisiensi Efisiensi Hasil Hasil M M II V V C C 5 4 5 3 33 sanitasi dasar 2 2 Pelatihan Pelatihan pengolahan pengolahan sanitasi sanitasi 4 4 3 3 5 5 2 2 30 30 3 Pemantauan terhadap makanan 4 3 4 2 24 4 4 yang beredar pada anak Edukasi kesehatan dan sanitasi Edukasi kesehatan dan sanitasi kepada anak kepada anak 3 3 3 3 3 3 3 3 9 9 2 2 4 4 3 3 3 3 8 8 5.

2. Pirantel Pamoat. Pengobatan penderita. Penyuluhan kesehatan. c.Rencana Program Berdasarkan kepada siklus hidup dan sifat telur cacing ini. a.Mebendazol. maka upaya pencegahannya dapatdilakukan sebagai berikut : 1.Levamisol Hidroklorida. . b.

Kesimpulan & Saran .

SEKIAN & TERIMAKASIH .