Anda di halaman 1dari 3

NYOMAN YUDI ANTARA

15-01
SISTEM MEMBRAN PLASMA
Aktivitas metabolic adalah kemampuan untuk memindahkan suatu bahan keluar dan kedalam sel. Ini
menjadi bagian penting dari proses komunikasi sel Jaringan sel sarah normal mampu mengontrol keluar
masuknya ion, air, protein dan molekul lainnya secara normal. Bahan-bahan tersebut keluar masuk sel
melewati membrane plasma sel. Membrane plasma merupakan pemisah antara isi yang berada didalam
sel dengan lingkungan luar sel. Membrane plasma ini tersusun atas lipid bilayer, dan merupakan sebagian
besar fosfolipid.
Struktur bilayer yang berada pada ujung (ekor) bersifat hydrophobic non polar yang terdiri dari dua rantai
asam lemak dan pada ujung kepala atau pada sisi luar (kepala) bersifat hidrofilik polar terdiri atas gliserol
dan fosforilasi alcohol. Lipid bilayer mempunyai ketebalan 5-10 nm. Seluruh struktur membrane plasma
dapat digambarkan sebagai model mosaic cair. Lapisan ganda fosfolipid memiliki sifat menyerupai cairan
yang berbeda pada kedua sisi membrane. Membrane plasma yang menyerupai mosaic cair berfungsi
sebagai penjaga dari sel yang memungkinkan keluar dan masuknya zat tertentu pada waktu tertentu dan
dalam jumlah tertentu.
Proses transportasi sel melewati membrane sel terdiri transport pasif dan transport aktif yang bisa melalui
canal protein, carier protein dan membrane sel itu sendiri pada lapisan fosfolipid.
Transport pasif
Transport pasif adalah proses yang melewati membrane sel tanpa memerlukan energy yaitu proses difusi
dan osmosis. Difusi adalah proses dimana zat bergerak melintasi membrane dari konsentrasi tinggi
kedaerah konsentrasi rendah atau antara daerah yang bermuatan listrik. Ini disebut gradient elektrokimia.
Dan gas primer seperti oxygen dan karbondioksida dapat berdifusi melalui lapisan fosfolipid.

Pada proses osmosis molekul air melewati protein aquoporin, jika terjadi hypertonic maka air akan
berdifusi dari dalam sel yang mempunyai konsentraasi tinggi menuju keluar sel dengan konsentrasi

NYOMAN YUDI ANTARA 15-01 rendah. Transport aktif meliputi endositosis dan eksositosis. Membrane pada awalnya membentuk lekukan karena desakan partikel yang akan maasuk tersebut . yang disebut sebagai mekanisme sodiumpotasium pump. Akibat adanya transport primer membuat terjadinya potensi membrane Transport aktif primer ini adalah transport ion K yang masuk kedalam serl. Begitu juga pada saat didalam sel cairan bersifat hypotonic maka air akan berdifusi kedalam sel samapi terjadi titik keseimbangan (equilibrium) atau isotonic. Sebaliknya terjadi pada ion Na yang menjaga konsentrasi didalam sel lebih rendah dari pada diluar sel. Endositosis merupakan masuknya partikel atau sel kecil kedalam suatu sel. Transport aktif Jenis mekanisme transport aktif ini memerlukan energy dalam bentuk ATP secara langsung untuk membawa molekul melawan gradient konsentrasi. dan menjaga gradient konsentrasi ion K dalam sel lebih besar dari pada diluar sel.

Lekukan lama-kelamaan semakin dalam dan membentuk kantung. Kantung yang terlepas akan berada didalam sitoplasma disebut gelembung pinositosis. maka akan membentuk vesikel dan jika berbentuk nutrisi akan masuk kedalam system sel namun jika benda asing akan di lisosom. Ada beberapa macam endositosis yaitu phagositosis dan pinositosis a. b. Pinocytosis Reseptor membrane plasma akan menempel sehingga terjadi lekukan. Gelembung akan mengerut dan pecah menjadi gelembung – gelembung kecil kemudian bergabungmenjadi gelembung yang lebih besar Eksositosis Merupakaqn suatu proses keluarnya partikel atau zat dari suatu sel .NYOMAN YUDI ANTARA 15-01 Setelah lekukan terlepas. Phagosistosis Yaitu penjuluran pada bagian membrane sel dan membentuk lekukan untuk menelan benda asing maupun nutrisi akan masuk kedalam sel Partikel yang terselubung oleh membrane itu kemudian membentuk vesikel yang akan melepaskan diri menuju kedalam sel.