Anda di halaman 1dari 22

KOLELITIASIS

Oleh : Musdalifah Hanifiah

Epidemiologi
Kolelitiasis banyak menyerang org dewasa

dengan usia tersering 40-50 tahun dan
meningkat pada usia diatas 60 tahun.
Kebanyakan kolelitiasis tdk bergejala dan
bertanda

.definisi Batu empedu merupakan gabungan dari beberapa unsur yang membentuk suatu material mirip batu yang dapat ditemukan dalam kandung empedu (kolesistolitiasis) atau dalam saluran empedu (koledokolitiasis) atau pada keduanya.

Anatomi .

Fisiologi Berfungsi menyimpan dan memekatkan cairan empedu yg disekresikan hati • Cairan alkalis encer • Garam empedu (turunan kolesterol) • Kolesterol • Lesitin .

Emulsi lemak Butir lemak kecil Meningkatka n luas permukaan kontak dengan lipase .Fungsi garam empedu : pencernaan lemak 1.

Pembentuk an misel Diangkut kepermukaan usus .2.

Tabel komposisi cairan empedu .

Etiologi Etiologi Batu Kolesterol Batu Pigmen .

Permukaan licin atau multifaset. pihmen empedu. sampai hitam. bulat.Jenis batu empedu Batu kolesterol Batu pigmen Batu campuran - 70% kristal kolesterol dan sisanya kalsium karbonat. berduri. Terbentuk hampir selalu di kandung empedu. berbentuk tdk beraturan. dan berbagai garam kalsium. warnanya bervariasi antara cokelat. Sering bersatu membentuk batu yang lebih besar Batu ini adalah jenis yg paling banyak dijumpai (80%) dan terdiri atas kolesterol. . dan ada yg spt buah murbei Kalsium bilirubinat. dan spt lumpur atau tanah yg rapuh. kecil-kecil dan berjumlah byk. kalsium palmitat dan kalsium bilirubinat. soliter atau multipel. kemerahan.

Patofisiologi Batu Empedu Batu Campuran Batu Kolesterol Proses fisik pembentukan batu kolesterol : 1. Saturasi bilirubin 2. Pertumbuhan batu menjadi besar Batu Pigemen Pembentukan batu bilirubin : 1. Supersaturasi empedu dengan kolesterol 2. Pembentukan inti batu 3. Pembentukan inti batu .

. ...

Kolik bilier yang berlangsung lebih dari 15 menit. trias Charcot. + syok. kuadran kanan atas. dan kekacauan mental atau penurunan kesadaran sampai koma .Manifestas i Klinis Batu Kandung Empedu : Nyeri di daerah epigastrium. Batu Saluran Empedu (koledokolitiasis): 5 gejala pentade Reynold.

USG .Diagnosis 1 Anamnesis Asimptomatis: Disepsia yang kadang disertai intoleran terhadap makanan berlemak simptomatik 2 Pemeriksaan Fisik: Batu kandung empedu : Murphy positif Batu saluran empedu : kadang teraba hati dan sklera ikterik 3 Pemeriksaan Penunjang Lab.

Tanda murphy positif  Apabila sumbatan saluran empedu bertambah berat.Pemeriksaan fisik  Nyeri tekan dg punktum maksimum di daerah letak anatomi kandung empedu. baru akan timbul ikterus klinis .

Gambaran radiologi .

sederhana. dan cukup akurat utk melihat batu radiolusen shg dapat dihitung jumlah dan uk.Kolesistografi untuk penderita tertentu. . Batu. kolesistografi dgn kontras cukup baik karena relatif murah.

Kolangiografi transhepatik perkutan merupakan cara yang baik utk mengetahui adanya obstruksi dibagian atas kalau salurannya melebar. meskipun saluran yg ukuranya normal dapat dimasuki oleh jarum baru yang “kecil sekali” .

Kolangiopankreatografi endoskopi retrograde (ERCP) kanulasi duktus koledokus dan/atau duktus pankreatikus melalui ampula Vater dapat diselesaikan scr endokopis .

. massa hepatik dan massa retroperitoneal.CT-scan dapat memperlihatkan saluran empedu yang melebar.

penatalaksanaan Konservatif:  Agen disolusi yg digunakan adalah asam ursodioksikolat Dosis lazim yang digunakan ialah 8-10 mg/kgBB terbagi dalam 2-3 dosis harian akan mempercepat disolusi. Intervensi ini membutuhkan waktu 6-18 bulan dan berhasil bila batu yang terdapat ialah kecil dan murni batu kolesterol  Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Operatif  Kolesistektomi  Laparoskopik Kolesistektomi  Endoscopic Sphincterotomy .