Anda di halaman 1dari 26

CEK LIS KOMPETENSI PRODUK K.A.K.

JUDUL PROYEK: ______________________________________________________
NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______
NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________
A

HALAMAN SAMPUL
1 Judul Proyek
2 Nama Mahasiswa
3 Nomor Induk Mahasiswa
4 Nama Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio
5 Bulan dan Tahun Produksi
6 Logo DAA dengan ukuran kurang lebih 2x2 cm
7 Lembar Asistensi yang menunjukkan aktifitas asistensi sebanyak (minimal) 1 (satu) kali

B

DAFTAR ISI
1 Sistematika pembahasan (urutan pembahasan berdasarkan bab dan derivatnya), keterangan letak/
penomoran halaman, daftar gambar, daftar lampiran dan daftar pustaka
PENDAHULUAN
1 GAMBARAN UMUM
a Kondisi mengenai fungsi ataupun tapak terkait
b Memuat isu umum (grand issue) tentang permasalahan fungsi ataupun tapak terkait
c Uraian tertulis berjumlah antara (minimal) 500 kata dan (maksimal) 700 kata
2 GAMBARAN KHUSUS
1 Sejarah Tapak/Fungsi
aSejarah mengenai fungsi ataupun tapak terkait hingga minimal 50 tahun ke belakang/sebelumnya
bMemuat gambar hasil rekonstruksi atau foto ber-keterangan sebagai data pendukung
cUraian antara (minimal) 300 kata dan (maksimal) 500 kata
2 Kondisi Tapak & Lingkungan Eksisting
aGambar tapak dalam 3 konteks, yaitu (1) tapak dalam konteks kota (bisa dalam format satellite-captured);
(2) tapak dalam konteks kawasan/koridor jalan (dalam format line-drawing); (3) tapak dalam skala
proporsional dengan masih menampilkan jaringan jalan terdekat (dalam format line-drawing)
bKeterangan landmark eksisting dalam konteks kota/kawasan harus ada secara tertulis
cKeterangan arah menuju kota terdekat untuk menjelaskan jaringan jalan di sekitar tapak
3 Kondisi Iklim & Geografis
aMemuat koordinat tapak
bMemuat jarak dengan kota terdekat
cFoto panoramik tapak dilihat dari seberang jalan
dFoto panoramik bangunan seberang jalan dari tepi depan tapak
eFoto kondisi di sekitar tapak selain foto kondisi jalan dan bangunan seberang jalan; dan setiap foto harus
dilengkapi dengan keterangan
4 Kondisi Bangunan Eksisting (redesain)
aGambar blok bangunan dan lansekap eksisting dalam format line-drawing
bKeterangan fungsi masing-masing blok bangunan
cfoto masing-masing bangunan; dan setiap foto harus dilengkapi dengan keterangan

C

D PROGRAM UMUM
Memuat uraian tentang latar belakang dan proses penyusunan rencana pembangunan, pemrograman dan dasar
tinjauan aspek-aspek
1 RENCANA PENGEMBANGAN/PEMBANGUNAN
1 Rencana global penetapan fungsi bangunan terkait berdasarkan isu (by project ataupun by demand)
2 Masalah yang teridentifikasi secara sederhana berupa hipotesis
3 Data yang mendukung rencana pada poin 1 dan 2 berupa artikel populer, atau grafik atau diagram kuantitatif,
yang dilengkapi dengan sumber
2 PROGRAM RUANG INTERNAL BERDASARKAN STANDAR/ANALISIS
1 Acuan standar yang digunakan
2 Kebutuhan ruang berdasarkan standar dan atau analisis berbentuk tabulasi

3 Besaran ruang berdasarkan standar dan atau analisis dalam m 2 berbentuk tabulasi
4 Pola aktifitas di dalam ruang berdasarkan standar dan atau analisis berbentuk diagram alir
5 Pola hubungan massa dan pola hubungan ruang berdasarkan standar dan atau analisis, dalam bentuk diagram
gelembung
6 Persyaratan kuantitatif dan kualitatif ruang, dalam bentuk tabulasi
3 ASPEK BANGUNAN
1 Aspek Tapak Berdasarkan Peraturan Kota/Kawasan
aApabila memuat peraturan/kebijakan kota/kabupaten tentang tapak terkait
2 Aspek Lingkungan
aPeraturan/kebijakan kota/kabupaten/nasional tentang kualitas lingkungan yang dipersyaratkan mengenai
fungsi terkait
bPersyaratan kualitatif lingkungan yang berdasarkan peraturan atau berdasarkan analisis
3 Aspek Manajemen
aStruktur organisasi fungsi terkait, dalam bentuk diagram
bPertimbangan persyaratan ruang khusus fungsi terkait
4 Aspek Tekno Ekonomi/Investasi
aRasio pendapatan & fungsi terkait (apabila bangunan komersial) atau pagu nilai proyek (apabila bangunan
non-komersial)
5 Aspek Teknis Teknologi
aKebutuhan tentang analisis yang berkaitan dengan arsitektur, seperti analisa kebutuhan air bersih, dll
E PRODUK YANG DIHARAPKAN
Memuat jenis-jenis produk yang diharapkan muncul pada Mata Kuliah ini, minimal sama dengan produk yang telah
ditetapkan
F LINGKUP KEGIATAN
1 Kerangka pemikiran/proses desain, dalam bentuk diagram
2 Strategi dan deskripsi kegiatan yang dilakukan pada masing-masing tahapan proses
3 Jadwal pelaksanaan pekerjaan di masing-masing minggu
G LAMPIRAN
Sumber literatur ataupun aturan-aturan (undang-undang, surat keputusan, dll) yang merupakan naskah asli atau hasil
pemindaian, dapat berupa gambar, tabulasi, foto, maupun tulisan
H DAFTAR PUSTAKA
Daftar sumber literatur ataupun aturan-aturan (undang-undang, surat keputusan, dll) sesuai dengan kaidah penulisan
sumber pustaka
I SURAT PENAWARAN
1 PENGANTAR
Uraian yang dituliskan berdasarkan kaidah tata tulis formal
2 PEDOMAN DASAR HARGA BANGUNAN
Prakiraan Harga Bangunan/Nilai Proyek Pelaksanaan Konstruksi
3 PENAWARAN LAYANAN UTAMA JASA ARSITEK
1 Kategori Fungsi Bangunan berdasarkan Pedoman Hubungan Kerja antara Arsitek dan Pengguna Jasa
2 Tahapan dan Deskripsi Pekerjaan, yang dilengkapi dengan prosentase dan nilai penawaran nominal masingmasing tahapan
4 PENAWARAN LAYANAN PENUNJANG JASA ARSITEK
Tahapan dan Deskripsi Pekerjaan, yang dilengkapi dengan nilai penawaran nominal masing-masing tahapan
5 JADWAL PENGERJAAN
Poin-poin
uraian
pekerjaan
dan waktu
pengerjaan
MEKANISME
KONTRAK
KERJA
& TATA
CARA dalam bentuk tabulasi
6 PEMBAYARAN
1 Sistem termin atau pembayaran jasa
2 Keterangan yang menyatakan pembayaran dilakukan secara tunai atau transfer melalui bank
7 REKAPITULASI PEMBAYARAN
Uraian pekerjaan, volume, harga satuan, total nominal pekerjaan dalam bentuk tabulasi
J SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA
1 Uraian pekerjaan
2 Hak dan kewajiban arsitek dan pengguna jasa
3 Tata cara pembayaran
4 Force majeur
5 Penyelesaian permasalahan dalam hukum
Tidak mengumpulkan, nilai 0
Tidak memenuhi kompetensi minimal, range nilai 1-44
Memenuhi kompetensi minimal, range nilai 56-69
Memenuhi kompetensi sedang, range nilai 70-80
Memenuhi kompetensi baik, range nilai 81-100
Malang, _____________________2013
Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio,

________________________________
NIP. __________________

NILAI

isometris ataupun perspektif D Memberikan ketinggian (extruding) pada pola ruang yang terbentuk pada poin (3).A. terarsir. A Uraian perseptif mengenai K. TANGGAPAN TERHADAP K. sehingga menjadi bangunan 3 dimensional E Memberikan sentuhan teknik menggambar arsitektur pada gambar pada poin (4) berupa pewarnaan/ rendering. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS POTENSI & KONSEP PENGOLAHAN VEGETASI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI . TRANSPORTASI. pembayangan/shading. berwarna/colored B Pengelompokan ruang/gambar pada poin (1) berdasarkan fungsi/zonasi C Meletakkan ruang/gambar pada poin (1) pada tapak sesuai dengan pola hubungan ruang pada K. dari sudut pandang arsitek B Penambahan/pengurangan substansi K. minimal 300 kata. minimal 300 kata. minimal 300 kata STUDI PELESTARIAN ARSITEKTUR (KASUISTIK) A Uraian yang menjelaskan bahwa tapak/bangunan berapa pada kawasan pelestarian dan dilengkapi dengan pernyataan dari sumber resmi. dan artikulasi garis/outlining PROGRAM TAPAK: ANALISIS & KONSEP SIRKULASI.K. dapat berupa tabulasi STUDI HISTORIS/KULTURAL A Uraian mengenai sejarah fungsi/tapak minimal 300 kata B Gambar 2D/3D hasil interpretasi/rekonstruksi visual dari perkembangan fungsi ataupun perkembangan tapak.K (bila ada) C Jumlah uraian tertulis (minimal) 300 kata PROSEDUR DAN METODE DESAIN A Uraian yang menjelaskan tentang metode desain yang digunakan dalam proyek terkait B Kerangka pemikiran. pembayangan/shading. yang memunculkan sintesa berupa tanggapan baik pejalan kaki maupun kendaraan bermotor C Konsep sirkulasi & teori/dasar penetapan sirkulasi dan pencapaian dari luar tapak ke dalam. dari paradigma fungsi hingga keandalan bangunan. memiliki keterangan gambar B Minimal terdiri dari 2 obyek komparasi C Data obyek komparasi. PARKIR & PENCAPAIAN A Kondisi sirkulasi kota/kawasan di sekitar tapak eksisting pejalan kaki maupun kendaraan bermotor B Analisis sirkulasi & parkir yang didasarkan pada perolehan data kuantitatif pada tapak. minimal 300 kata B Analisis kondisi eksisting. serta harus dilengkapi minimal 3 buah gambar berketerangan C Kesimpulan berupa pemilihan jenis upaya pelestarian bangunan beserta pertimbangannya PROGRAM RUANG A Gambar 2D geometris hasil interpretasi dari besaran ruang. untuk mengidentifikasi elemen-elemen kota B Menjelaskan secara grafis tentang pengaruh elemen-elemen kota tersebut ke dalam tapak/bangunan C Konsep pengaruh dan kontribusi elemen-elemen kota tersebut ke dalam tapak/bangunan D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. keterangan letak/penomoran halaman. dan di dalam tapak baik pejalan kaki maupun kendaraan bermotor D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS KAWASAN/KOTA & KONTEKS URBAN A Kondisi kota/kawasan di sekitar tapak eksisting yang dianalisis menggunakan teori dasar. terarsir/rendered.A.K. pembayangan/shading. dengan kaidah gambar 3D. memiliki keterangan gambar C Uraian kesimpulan studi yang membahas keterkaitan sejarah dengan kultur-kebutuhan saat ini.A. berupa tabulasi D Uraian kesimpulan fokus komparasi.A.CEK LIS PROGRES PROPOSAL PROYEK JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 HALAMAN SAMPUL A Judul Proyek B Nama Mahasiswa C Nomor Induk Mahasiswa D Nama Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio E Bulan dan Tahun Produksi F Logo DAA dengan ukuran kurang lebih 4x4 cm G Lembar Asistensi yang menunjukkan aktifitas asistensi sebanyak (minimal) 4 (satu) kali DAFTAR ISI A Sistematika pembahasan (urutan pembahasan berdasarkan bab dan derivatnya). berbentuk diagram alir dan dijelaskan setiap tahap pada diagram alir C Jumlah uraian tertulis (minimal) 300 kata STUDI KOMPARASI A Gambar 2D/3D hasil interpretasi tampilan obyek komparasi. yang dapat dijadikan tolok ukur penentuan upaya pelestarian bangunan.K.

terkait fungsi dan tapak C Konsep estetika bangunan yang digambarkan hingga level detail-elemen (bukan hanya façade). dilengkapi dengan gambar 2D/3D B Tinjauan teori seni dan/atau komposisi yang memiliki potensi kontributif terhadap estetika bangunan. dapat berupa tabulasi dan aturan-aturan/standar perhitungan teknis teknologi terkait B Menjelaskan secara grafis tentang hasil perhitungan pada poin 1 dalam konteks ruang C Melengkapi detil berupa gambar 2D/3D yang menjelaskan mekanisme sistem pengolahan limbah yang digunakan pada tapak D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. maupun ruang-ruang utilitas lainnya. pembayangan/shading. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan STUDI SENI-BUDAYA & KONSEP ESTETIKA BANGUNAN A Tinjauan budaya lokal/regional/nasional yang memiliki potensi kontributif terhadap estetika bangunan. pembayangan/shading. vegetasi. dapat berupa tabulasi dan aturan-aturan/standar perhitungan teknis teknologi terkait B Konsep detil berupa gambar 3D yang menjelaskan mekanisme sistem utilitas yang digunakan pada tapak. pembayangan/shading. cara pemasangan atau D keterangan produk material dilampirkan) Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya NILAI . dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar E Terdapat keterangan pada (minimal) 1 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS OLAHAN MASSA & KONSEP RUANG TANGGAP-BENCANA A Sejarah tapak/fungsi yang berkaitan dengan bencana alam berupa gambar/diagram 2D/3D B NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI Acuan/standar peletakan massa/ruang tentang mitigasi bencana yang berpengaruh pada ruang/massa C 18 Konsep massa/ruang/sirkulasi yang dapat mewadahi aktifitas evakuasi bencana. pembayangan/shading. limbah. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS & KONSEP IKLIM A Kondisi eksisting aspek iklim tapak yang teridentifikasi secara kuantitatif B Menjelaskan secara grafis tentang potensi kondisi eksisting tersebut ke dalam tapak/bangunan C Konsep massa dan/atau elemen bangunan yang dapat memanfaatkan kondisi iklim pada tapak D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. dan untuk bangunan high-rise tidak boleh hanya menggunakan sistem struktur frame saja C Dasar pertimbangan pemilihan sistem struktur D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. hingga peletakan titik-titik evakuasi dan jalur evakuasi D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. utilitas dan manajemen pengelolaan lingkungan binaan dalam konteks ekologi B Konsep detil berupa gambar 2D/3D yang menjelaskan mekanisme sistem struktur dan/atau konstruksi yang digunakan pada fungsi yang terkait pada tapak C Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya D Finishing pewarnaan/rendering. menggunakan perhitungan standar. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS & KONSEP SISTEM UTILITAS A Proyeksi penggunaan air bersih yang terkait dengan fungsi bangunan pada tapak yang teranalisis secara kuantitatif. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 3 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS & KONSEP SISTEM STRUKTUR A Kondisi kontur tapak berupa gambar 3D yang dianalisis menggunakan SWOT atau fishbone analysis. sirkulasi. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar E Terdapat keterangan pada (minimal) 1 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS EKOLOGIS & KONSEP BANGUNAN HEMAT ENERGI A Diagram dan/atau uraian yang menunjukkan keterkaitan antara aspek iklim. pembayangan/shading. besar tajuk (metrikal) dan jumlah ke dalam tapak/bangunan D Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya E Finishing pewarnaan/rendering. menggunakan perhitungan standar. termasuk peletakan sistem penyimpanan dan pengaruhnya terhadap ruang dan elemen bangunan lainnya seperti shaft. termasuk peletakan struktur dilatasi (syarat dan ketentuan berlaku). brosur. pembayangan/shading. pembayangan/shading.A 12 13 14 15 16 17 Kondisi/peletakan dan jenis vegetasi eksisting tapak/kota/kawasan di sekitar tapak eksisting yang teridentifikasi mengenai bentuk. yang NILAI dilengkapi dengan keterangan material yang dipergunakan (merk & tipe. C Tapak dan/atau massa mengalami perubahan bentuk dari gambar 3D hasil olahan massa dan tapak pada tahap sebelumnya D Finishing pewarnaan/rendering. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PROGRAM TAPAK: ANALISIS & KONSEP PENGELOLAAN LIMBAH A Proyeksi limbah (padat-cair-B3) yang terkait dengan fungsi bangunan pada tapak yang teranalisis secara kuantitatif. besar tajuk (metrikal) dan jumlah B Menjelaskan secara grafis tentang pengaruh vegetasi eksisting tersebut ke dalam tapak/bangunan C Konsep peletakan dan jenis vegetasi yang teridentifikasi mengenai bentuk. SWOT dapat ditampilkan berupa tabulasi B Konsep detil berupa gambar 3D yang menjelaskan mekanisme sistem struktur dan/atau konstruksi yang digunakan pada tapak. terkait fungsi dan tapak.

CH: Ceiling Height. pembayangan/shading. Notasi Arah Mata Angin L Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan M Finishing pewarnaan/rendering. _____________________2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio. harus diwakili dengan minimal 2 gambar potongan C Gambar berskala 1:100 atau maksimal 1:200 D Notasi dinding sesuai standar E Posisi potongan harus memotong sirkulasi vertikal F Gambar harus menunjukkan keterangan ruang G Elemen skala pembanding (seperti mobil. range nilai keaktifan 56-69 Memenuhi kompetensi sedang. sisi kiri luar. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: TAMPAK/ELEVASI A Gambar berskala 1:100 B Gambar tampak harus mewakili 4 sisi tapak C Elemen skala pembanding (seperti mobil. manusia.19 20 21 22 23 24 E Finishing pewarnaan/rendering. E Unsur Pajak. range nilai keaktifan 45-55 Memenuhi kompetensi minimal. brankar. sehingga arah mata angin menyesuaikan I Memuat kode alfabet dan numerik yang berorientasi pada modul struktur J Memuat Judul Gambar. Notasi Arah Mata Angin Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan Finishing pewarnaan/rendering. sisi atas luar. F Nilai Investasi sesudah Pajak Tidak ada progres studio. nilai keaktifan 0 Tidak memenuhi kompetensi minimal. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: RENCANA TAPAK A Gambar berskala 1:200 atau maksimal 1:400 B Notasi dinding dapat diwakili dengan arsir blok berwarna hitam C Posisi jendela dan pintu harus tergambar dengan jelas berikut notasinya D Gambar harus menunjukkan keterangan ruang. pembayangan/shading. sehingga orientasi bangunan/tapak menyesuaikan E Memuat Judul Gambar. range nilai keaktifan 81-100 Malang. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRAKIRAAN BIAYA A Prakiraan Perhitungan Pekerjaan Sipil dan Konstruksi. harus tergambar G Posisi garis potongan harus memotong sirkulasi vertikal H Pintu masuk utama terletak di bawah. dll) J Memuat kode alfabet dan/atau numerik yang berorientasi pada modul struktur. manusia) harus tergambar D Memuat Judul Gambar. Notasi Arah Mata Angin E Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan F Finishing pewarnaan/rendering. Notasi Arah Mata Angin K Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan L Finishing pewarnaan/rendering. yaitu penampang melintang dan pnampang membujur B Masing-masing penampak tapak. jaringan jalan di dalam tapak. Kontingensi Harga. vegetasi) harus tergambar Memuat Judul Gambar. brankar. pembayangan/shading. __________________ NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI NILAI . Skala Gambar. B Prakiraan Perhitungan Perencanaan dan Pengawasan. Skala Gambar. vegetasi) harus tergambar H Gambar harus menunjukkan elemen struktur I Keterangan penunjang harus tertulis (seperti FFL:Floor-to-Floor Level. brankar. C D Total Estimasi. K Memuat Judul Gambar. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: POTONGAN A Harus terdiri dari 2 penampang. pembayangan/shading. ________________________________ NIP. Skala Gambar. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar F Terdapat keterangan pada (minimal) 2 buah gambar tapak-massa yang dihasilkan PRA-RANCANGAN: SITUASI A Gambar berskala 1:200 atau maksimal 1:400 B Gambar harus menampilkan kondisi tapak dan jaringan jalan disekitarnya C Notasi atap (segala jenis bahan atap sesuai dengan standar notasi) terbaca D Arah utara menghadap vertikal. pembayangan/shading. vegetasi. dan sisi bawah luar Memuat kode alfabet dan numerik yang berorientasi pada modul struktur Elemen skala pembanding (seperti mobil. range nilai keaktifan 70-80 Memenuhi kompetensi baik. dan garis parkir E F G H I J K L M Garis atap ditunjukkan dengan notasi garis putus Keterangan garis potongan tapak. Notasi Arah Mata Angin F Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan G Finishing pewarnaan/rendering. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: DENAH A Gambar berskala 1:100 B Notasi dinding sesuai standar C Posisi jendela dan pintu harus tergambar dengan jelas berikut notasinya D Gambar harus menunjukkan keterangan ruang E Garis atap ditunjukkan dengan notasi garis putus F Keterangan garis potongan tapak. sehingga orientasi bangunan/tapak menyesuaikan Ukuran masing-masing ruang di sisi kanan luar. Skala Gambar. harus tergambar Arah utara menghadap vertikal. pembayangan/shading. Skala Gambar.

1-0. Skala Gambar. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: POTONGAN A Harus terdiri dari 2 penampang. B Pondasi menerus (batu bata merah ataupun batu kali) tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. brankar. Skala Gambar. manusia. manusia) harus tergambar D Memuat Judul Gambar. yaitu penampang melintang dan pnampang membujur B Masing-masing penampak tapak. pembayangan/shading.3-0. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar PRA-RANCANGAN: TAMPAK/ELEVASI A Gambar berskala 1:100 B Gambar tampak harus mewakili 2 sisi tapak C Elemen skala pembanding (seperti mobil.CEK LIS KOMPETENSI PRODUK GAMBAR KERJA JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ Ketentuan format kertas untuk Gambar ukuran A1 jenis kertas bebas orientasi kertas Landscape Ketentuan format kertas untuk RAB ukuran A4 jenis kertas HVS orientasi kertas Portrait 1 2 3 4 5 6 HALAMAN SAMPUL A Judul Proyek B Nama Mahasiswa C Nomor Induk Mahasiswa D Nama Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio E Bulan dan Tahun Produksi F Logo DAA dengan ukuran kurang lebih 2x2 cm G Lembar Asistensi yang menunjukkan aktifitas asistensi sebanyak (minimal) 5 (lima) kali DAFTAR ISI A Sistematika pembahasan (urutan pembahasan berdasarkan bab dan derivatnya). K Memuat Judul Gambar.2mm tanpa arsiran notasi. dll) J Memuat kode alfabet dan/atau numerik yang berorientasi pada modul struktur. keterangan letak/ penomoran halaman. dan artikulasi garis/outlining & keterangan gambar RENCANA PONDASI A Sloof tergambar dan terarsir dengan notasi blok warna hitam. dengan outlining (tebal garis setara 0. pembayangan/shading. harus tergambar G Posisi garis potongan harus memotong sirkulasi vertikal H Pintu masuk utama terletak di bawah. vegetasi) harus tergambar H Gambar harus menunjukkan elemen struktur I Keterangan penunjang harus tertulis (seperti FFL:Floor-to-Floor Level. brankar. Notasi Arah Mata Angin L Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan M Finishing pewarnaan/rendering. Skala Gambar. PRA-RANCANGAN: DENAH A Gambar berskala 1:100 B Notasi dinding sesuai standar C Posisi jendela dan pintu harus tergambar dengan jelas berikut notasinya D Gambar harus menunjukkan keterangan ruang E Garis atap ditunjukkan dengan notasi garis putus F Keterangan garis potongan tapak. pembayangan/shading. CH: Ceiling Height.4mm) pada sisi luar. Notasi Arah Mata Angin E Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan F Finishing pewarnaan/rendering. sehingga arah mata angin menyesuaikan I Memuat kode alfabet dan numerik yang berorientasi pada modul struktur J Memuat Judul Gambar. Notasi Arah Mata Angin K Segala material yang tergambar harus merepresentasikan jenis material yang diinformasikan L Finishing pewarnaan/rendering. harus diwakili dengan minimal 1 gambar potongan C Gambar berskala 1:100 D Notasi dinding sesuai standar E Posisi potongan harus memotong sirkulasi vertikal F Gambar harus menunjukkan keterangan ruang G Elemen skala pembanding (seperti mobil. disertai keterangan dimensi di beberapa titik. .

pondasi setempat. DETIL BALOK DAN KOLOM A Potongan penampang Balok Induk. G Memuat Judul Gambar. tulangan tebal garis setara 0. 3. . disertai keterangan jenis kolom (praktis atau strutural) dan dimensinya pada beberapa titik. dengan tebal garis setara 0. lantai kerja/aanstampeng. DETIL PONDASI DAN SLOOF A Potongan melintang dan membujur pondasi setempat . dengan tebal garis setara 0. E Seluruh kolom tergambar tanpa arsiran dengan tebal garis 0.4mm tanpa arsiran notasi dengan posisi: 1. maksimal 1:5). E Kodifikasi lingkaran detail menggunakan alfabet. tulangan tebal garis setara 0. 2. batu kali. beserta keterangan bahan dan konfigurasi penulangan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. menunjukkan konfigurasi bahan (dari bawah ke atas: 1. Balok Anak. dimensi seluruh sisi.4mm) pada badan utama pondasi dan garis urugan tanah.1-0.6mm. 6. J Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. E Potongan melintang dan membujur pondasi basement . D Dimensi pondasi menerus meliputi kedalaman dari muka tanah.1-0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). Notasi Arah Mata Angin.2mm. beserta keterangan bahan dan konfigurasi penulangan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0.6mm. B Dimensi pondasi setempat meliputi kedalaman dari muka tanah. sloof praktis. sloof. menunjukkan konfigurasi tulangan. Skala Gambar (minimal 1:100. dengan tebal garis setara 0.4mm. RENCANA PEMBALOKAN A Balok tergambar dan terarsir dengan notasi blok warna hitam. maksimal 1:50). C Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). C Seluruh kolom tergambar tanpa arsiran dengan tebal garis 0. J Memuat Judul Gambar dan Skala Gambar (minimal 1:20. G Kodifikasi lingkaran detail menggunakan alfabet. 4.6mm.2mm. maksimal 1:50). kanan dan bawah dinding terluar (denah).3-0.1-0. dan Keyplan. 3. disertai keterangan nama dan dimensi Sloof di beberapa titik.2mm.5-0. menunjukkan konfigurasi tulangan. Balok Anak.1-0.2mm. maksimal 1:5). H Memuat dimensi ruang di sisi kiri.1-0. I Memuat Judul Gambar. beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0.4mm tanpa arsiran notasi dengan posisi: 1. pasir urug. diameter tulangan. disertai keterangan yang menunjukkan posisi halaman pada setengah juring lingkaran disisi bawah yang dibatasi oleh garis.1-0.C 7 8 9 10 Pondasi setempat (foot plate. untuk membedakan dengan balok induk. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0. D Sloof praktis tergambar dan terarsir dengan notasi blok warna hitam.2mm.2mm. tergambar dengan garis menerus (continuous line). 3. C Potongan membujur pondasi menerus. H Dimensi pondasi tangga meliputi dimensi (minimal) ketebalan. Notasi Arah Mata Angin. F Dimensi pondasi basement meliputi dimensi (minimal) ketebalan. tergambar dengan garis menerus (continuous line).2mm.5-0. B Memuat Judul Gambar dan Skala Gambar (minimal 1:20. dengan outlining (tebal garis setara 0. ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa. tulangan tebal garis setara 0. arsiran notasi sesuai bahan. bukan numerik. D Pipa air bersih yang berasal dari sumber air (sumur atau PDAM) tergambar dengan garis menerus (continuous line).2mm.2mm. poer atau strouss pile) tergambar dengan garis putus (dash-space line) tanpa arsiran notasi.1-0.1-0.1-0. RENCANA JARINGAN AIR BERSIH A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan tebal garis setara 0.2mm. C Peralatan jaringan air bersih yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda).2mm. muka tanah) dengan tebal garis setara 0. K Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). disertai keterangan dimensi di beberapa titik. 5. Skala Gambar (minimal 1:100.5-0. dengan tebal garis setara 0. disertai keterangan nama dan dimensi balok di beberapa titik. menunjukkan konfigurasi tulangan. dengan tebal garis setara 0. B Balok anak (praktis) tergambar dan terarsir dengan notasi blok warna hitam. dan Keyplan.1-0. Sambungan Balok dan Kolom. disertai keterangan nama dan dimensi Balok dan Kolom. Balok Induk.1-0. H Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.5-0.3-0. disertai keterangan jenis kolom (praktis atau strutural) dan dimensinya pada beberapa titik. F Memuat dimensi ruang di sisi kiri. tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. sloof struktural. bukan numerik. D Lingkaran detail tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. I Potongan Sloof Praktis dan Struktural tergambar tanpa arsir hingga ke detil tulangan dan begel. Kolom praktis dan Kolom Struktural tergambar tanpa arsir hingga ke detil tulangan dan begel. disertai keterangan yang menunjukkan posisi halaman pada setengah juring lingkaran disisi bawah yang dibatasi oleh garis. atas. disertai keterangan nama dan dimensi Sloof. atas.2mm. G Potongan membujur tangga dan pondasi tangga. warna merah. 2. dan. F Lingkaran detail tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). tanah urug.3-0.6mm.3-0. dan. tergambar dengan garis menerus (continuous line). untuk membedakan dengan Sloof struktural.1-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). 2. dimensi seluruh sisi.

3-0. dengan outlining (tebal garis setara 0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). warna merah.3-0. dan Keyplan. dengan tebal garis setara 0. dengan tebal garis setara 0.4mm tanpa arsiran notasi dengan posisi pertemuan dinding dan lantai. I Memuat Judul Gambar. dengan tebal garis setara 0. arsiran notasi sesuai bahan. arsiran notasi sesuai bahan.1-0.E 11 12 13 14 Pipa air bersih yang berasal dari tandon (atas atau bawah) tergambar dengan garis menerus (continuous line). atas. arsiran notasi sesuai bahan. shower set.1-0. E Potongan melintang dan membujur Lubang Resapan Biopori dengan garis menerus (continuous line). disertai keterangan yang menunjukkan posisi halaman pada setengah juring lingkaran disisi bawah yang dibatasi oleh garis. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). maksimal 1:50).2mm.2mm. G Pipa air kotor dengan limbah yang telah terolah tergambar dengan garis menerus (continuous line). H Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. shower tray.4mm) pada badan utama Sumur Resapan dan garis urugan tanah. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). kanan dan bawah dinding terluar (denah).1-0. B Potongan melintang dan membujur Septic Tank/Biofill.2mm. atas.4mm) pada badan utama Lubang Resapan Biopori dan garis urugan tanah.4mm. D Potongan melintang dan membujur Tandon Tadah Hujan (Rainwater Tank) dengan garis menerus (continuous line). J Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. Skala Gambar (minimal 1:100.4mm. H Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).3-0. notasi pintu tidak tergambar.2mm. maksimal 1:50).3-0. dengan tebal garis setara 0.2mm.3-0. E Memuat Judul Gambar. C Titik awal pemasangan lantai bangunan adalah pintu masuk utama bangunan/pintu keluar lift/tangga (apabila bangunan lebih dari 1 lantai dan menggunakan lift/tangga). ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa. C Pipa air hujan tergambar dengan garis menerus (continuous line). B Notasi jendela tetap tergambar dengan tebal garis setara 0. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0. G Kodifikasi lingkaran detail menggunakan alfabet.1-0.4mm) pada badan utama Septic Tank dan garis urugan tanah. dengan outlining (tebal garis setara 0. D Peralatan sanitair (kloset.4mm) pada badan utama IPAL dan garis urugan tanah. arsiran notasi sesuai bahan. G Memuat Judul Gambar. kanan dan bawah dinding terluar (denah). F Pipa air kotor dengan limbah padat tergambar dengan garis menerus (continuous line). dan Keyplan. floor drain) yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan merk dan tipe.3-0. RENCANA JARINGAN AIR KOTOR & LIMBAH A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan tebal garis setara 0.2mm. F Lingkaran detail harus berada pada pertemuan dinding dengan lantai.4mm) pada badan utama Tandon Tadah hujan dan garis urugan tanah. F Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.4mm.3-0. F Dimensi peralatan meliputi kedalaman dari muka tanah. ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0.2mm. ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa.3-0.4mm. warna biru. dengan outlining (tebal garis setara 0. RENCANA LANTAI A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan tebal garis setara 0.3-0. bidet. dan dimensi di beberapa titik. dengan tebal garis setara 0. menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. C Potongan melintang dan membujur IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) atau SWTP (Sewage Water Treatment Plant) dengan garis menerus (continuous line).2mm. kitchen sink.1-0. dan/atau pertemuan lantai dengan bahan lantai lainnya. dengan tebal garis setara 0. dengan tebal garis setara 0. H Memuat dimensi ruang di sisi kiri. tipe. dengan tebal garis setara 0. warna merah. ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa. E Lingkaran detail tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. DETIL PERANGKAT UTILITAS A Potongan melintang dan membujur Sumur Resapan.1-0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). maksimal 1:50). RENCANA JARINGAN AIR HUJAN A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan tebal garis setara 0. C Peralatan jaringan air kotor & limbah yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda). warna hijau. menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. dengan tebal garis setara 0. .1-0. tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. dimensi seluruh sisi.1-0.1-0. G Memuat Judul Gambar dan Skala Gambar (minimal 1:20. Skala Gambar (minimal 1:100. Notasi Arah Mata Angin. tergambar dengan garis menerus (continuous line). Notasi Arah Mata Angin. D Memuat dimensi ruang di sisi kiri. H Memuat dimensi ruang di sisi kiri.3-0. tergambar dengan garis menerus (continuous line).1-0. D Lantai tergambar tanpa arsiran dengan tebal garis setara 0.1-0. dan Keyplan.2mm. bukan numerik. E Pipa air kotor tanpa limbah padat tergambar dengan garis menerus (continuous line).1-0.4mm.dengan tebal garis setara 0.2mm. Notasi Arah Mata Angin.2mm. kanan dan bawah dinding terluar (denah). ditambahkan keterangan jenis dan diameter pipa.2mm. atas.1-0. warna biru. F Memuat dimensi ruang di sisi kiri. Sehingga posisi lantai di titik tersebut harus utuh dan berada di tengah kusen pintu masuk utama/pintu keluar lift/tangga. atas. jet shower. wastafel. maksimal 1:5). arsiran notasi sesuai bahan. kran. dengan outlining (tebal garis setara 0. wall-mounted soap hole.2mm disertai keterangan merk. Skala Gambar (minimal 1:100. stop kran. dengan outlining (tebal garis setara 0.3-0. F Lingkaran detail harus ada pada setiap jenis bahan lantai yang berbeda (bahan baku).

arsiran notasi sesuai bahan.I J 15 16 17 Memuat Judul Gambar.1-0.2mm. Potongan melintang dan membujur Kusen-Daun Pintu dan Jendela.1-0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).1-0. E Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).). lantai dan dinding. disertai keterangan yang menunjukkan posisi halaman pada setengah juring lingkaran disisi bawah yang dibatasi oleh garis.2mm. B Potongan melintang dan membujur Kamar Mandi yang menunjukkan konfigurasi bahan lapisan dan jenis penutup dinding. dengan tebal garis setara 0. DETIL KUSEN-DAUN PINTU DAN JENDELA A Tampak.3-0. C Dimensi dan keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar dengan tebal garis setara 0. G Memuat Judul Gambar dan Skala Gambar (minimal 1:20. dan Keyplan. maksimal 1:5). Notasi Arah Mata Angin. tergambar dengan garis menerus (continuous line). C Kodifikasi jenis kusen-daun pintu dan jendela menggunakan alfa-numerik. dengan outlining (tebal garis setara 0.3-0. Skala Gambar (minimal 1:100. arsiran notasi sesuai bahan. F Memuat Judul Gambar.2mm.2mm.2mm. tergambar dengan garis menerus (continuous line).2mm.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai.2mm. Notasi Arah Mata Angin dan Keyplan. dengan tebal garis setara 0.2mm. dengan tebal garis setara 0. tergambar dengan garis menerus (continuous line). B Posisi. dengan outlining (tebal garis setara 0. kode P1. dst. tergambar dengan garis menerus (continuous line). maksimal 1:50). maka menggunakan kode PJ1. arsiran notasi sesuai bahan.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. D Peletakan kode berdekatan dengan jenis kusen-daun pintu dan jendela.3-0.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. diberi border lingkaran dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. untuk kusen-daun pintu saja. arsiran notasi sesuai bahan. tergambar dengan garis menerus (continuous line). Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. serta muka tanah.1-0. ukuran dan jenis bahan angkur (anchorage) tertulis dengan jelas.3-0.3-0. lantai dan dinding. dengan tebal garis setara 0. kanan dan bawah dinding terluar (denah).3-0.1-0. menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. dengan tebal garis setara 0. maksimal 1:5). B Notasi pintu dan jendela tergambar dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0.3-0. (contoh: untuk kusen-daun pintu yang terdapat jendela. F Dimensi dan keterangan bahan yang meliputi ketebalan. atas. lantai dan dinding. arsiran notasi sesuai bahan.4mm) pada badan utama Kusen dan/atau Daun dan muka lantai. .4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. DETIL LANTAI A Potongan melintang menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. maksimal 1:50). lantai dan dinding. D Memuat Judul Gambar (disertai jumlah masing-masing tipe kusen-daun) dan Skala Gambar (minimal 1:20. E Potongan melintang dan membujur Anak tangga yang menunjukkan konfigurasi bahan lapisan dan jenis penutup lantai.1-0. arsiran notasi sesuai bahan.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. H Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). C Potongan melintang dan membujur Pantry/Dapur yang menunjukkan konfigurasi bahan lapisan dan jenis penutup dinding. dengan outlining (tebal garis setara 0. tergambar dengan garis menerus (continuous line). G Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.4mm. RENCANA KUSEN-DAUN PINTU DAN JENDELA A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. dengan outlining (tebal garis setara 0. tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. dengan outlining (tebal garis setara 0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). D Potongan melintang dan membujur Lobby Lift yang menunjukkan konfigurasi bahan lapisan dan jenis penutup dinding.1-0. Skala Gambar (minimal 1:100. dengan tebal garis setara 0. lantai dan dinding.2mm. E Memuat dimensi ruang di sisi kiri.2mm.1-0.1-0.1-0. dengan outlining (tebal garis setara 0.

kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). maksimal 1:50).1-0. J Memuat dimensi ruang di sisi kiri.2mm. C Peralatan jaringan listrik yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda). switch. K Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. Skala Gambar (minimal 1:100. D Peralatan listrik (electical outlet. I Memuat dimensi ruang di sisi kiri. (dinding tidak boleh terpotong kusen-daun pintu dan jendela) C Rangka plafon tergambar dengan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. K Memuat Judul Gambar.2mm.4mm) pada badan utama Plafon.2mm. E Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). E Kabel dari switch ke lampu.1-0.1-0. ditambahkan keterangan jenis dan diameter kabel dan pipa pelindung. dan Keyplan. L Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.1-0.2mm. DETIL PLAFON A Potongan melintang Rangka Plafon. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0. Skala Gambar (minimal 1:100.1-0.2mm. H Lingkaran detail harus berada pada pertemuan dinding dengan plafon. RENCANA PELETAKAN TITIK LAMPU A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan tebal garis setara 0.2mm. tergambar dengan garis menerus (continuous line). tipe dan/atau daya. dan Keyplan. fitting. .3-0. Plafon dan sebagian Dinding.18 19 20 21 RENCANA PLAFON A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. G Lingkaran detail harus ada pada konstruksi plafon bertingkat/drop-ceiling(bila ada) dan lis plafon (bila ada). bukan numerik.2mm. E Keterangan jenis dan dimensi plafon (termasuk ketebalan) tertulis berdekatan dari obyek dengan dilengkapi garis bantu dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. dengan outlining (tebal garis setara 0. C Dimensi dan keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar dengan tebal garis setara 0. D Keterangan jenis dan dimensi penampang rangka plafon tertulis berdekatan dari obyek dengan dilengkapi garis bantu dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. generator set.1-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). disertai keterangan yang menunjukkan posisi halaman pada setengah juring lingkaran disisi bawah yang dibatasi oleh garis.3-0.1-0. A/MCB.1-0. J Memuat Judul Gambar. RENCANA JARINGAN TATA UDARA A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. Notasi Arah Mata Angin. menunjukkan konfigurasi bahan dan mekanisme pemasangan. dll) yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan merk. lampu.1-0. Notasi Arah Mata Angin. dengan tebal garis setara 0. B Notasi pintu dan jendela tidak tergambar karena posisi potongan dinding diatas kusen-daun pintu jendela. dan/atau pertemuan plafon dengan bahan plafon lainnya. Rangka Plafon dan dinding.4mm tanpa arsiran notasi dengan posisi pertemuan dinding dan rangka plafon.2mm. kabel. kanan dan bawah dinding terluar (denah). B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0.2mm. arsiran notasi sesuai bahan. I Kodifikasi lingkaran detail menggunakan alfabet. kecuali meteran. warna merah. atas.2mm.1-0. F Lingkaran detail tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. maksimal 1:5). atas.1-0. panel. pemanas air. D Memuat Judul Gambar (disertai jumlah masing-masing tipe kusen-daun) dan Skala Gambar (minimal 1:20.2mm. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). tergambar dengan garis menerus (continuous line). maksimal 1:50). B Posisi. pompa air. dengan tebal garis setara 0. ukuran dan jenis rangka dan penyambungnya (mur/paku/baut) tertulis dengan jelas.

tabung O₂) digambarkan dengan garis menerus (continuous line). I Untuk exhaust fan dan cooker hood digambarkan dengan garis menerus (continuous line). ditambahkan keterangan merk dan tipe. seperti ecotect. F Kabel tata visual harus tergambar dengan garis menerus (continuous line). warna merah. G Memuat Judul Gambar. dan Keyplan. DETIL RUANG UTILITAS A Potongan melintang dan membujur Ruang Mesin Lift menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. D Untuk peralatan gas medik (panel O₂-N₂O-vacuum. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0. dengan tebal garis setara 0.2mm. beserta keterangan diameter dan jenis (merk & tipe) pipa.2mm.1-0. I Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. H Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. yang mencakup data suhu dan kelembaban ruang. Skala Gambar (minimal 1:100. subwoofer. F Memuat dimensi ruang di sisi kiri. L Seluruh ruang yang tergambar. warna merah. dengan arsir blok warna hitam. atas. G Memuat dimensi ruang di sisi kiri.1-0. Notasi Arah Mata Angin. C Peralatan tanggap bencana yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda). warna merah.C D 22 23 24 25 Peralatan jaringan tata udara yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda).4mm. dengan tebal garis setara 0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).1-0. dengan blower masing-masing ruang tanpa arsiran tergambar dengan tebal garis setara 0.1-0. atas. dll. dengan tebal garis setara 0.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. Skala Gambar (minimal 1:100. receiver. smoke detector. hydran. G Memuat Judul Gambar.4mm. maksimal 1:50). dan Keyplan. dengan tebal garis setara 0. D Untuk peralatan tanggap bencana (sprinkler. dengan tebal garis setara 0. antena) digambarkan dengan garis menerus (continuous line).1-0. Skala Gambar (minimal 1:100.1-0. dengan tebal garis setara 0.1-0. Untuk peralatan tata udara split (indoor dan outdoor)digambarkan dengan garis menerus (continuous line). maksimal 1:50). H Pipa ducting peralatan tata udara terpusat harus tergambar dengan garis menerus (continuous line). N Memuat Judul Gambar. F Pipa outdoor peralatan tata udara split harus tergambar dengan garis menerus (continuous line). E Kabel tata suara harus tergambar dengan garis menerus (continuous line). dengan tebal garis setara 0.1-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0.2mm. C Peralatan tata suara dan visual yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda). H Memuat Judul Gambar.3-0.1-0. J Pipa exhaust fan dan cooker hood harus tergambar dengan garis menerus (continuous line).4mm. . kanan dan bawah dinding terluar (denah).2mm. dengan tebal garis setara 0. APAR. ditambahkan keterangan merk dan tipe. tergambar dengan garis menerus (continuous line).4mm. C Peralatan gas medik yang tergambar harus dilengkapi dengan keterangan (legenda).2mm.3-0.2mm. dan Keyplan. G Untuk peralatan tata udara terpusat digambarkan dengan garis menerus (continuous line).1-0. ditambahkan keterangan merk dan tipe.2mm. dengan tebal garis setara 0.2mm.3-0. RENCANA PELETAKAN PERALATAN TANGGAP BENCANA A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. D Untuk peralatan tata suara (CCTV. Skala Gambar (minimal 1:100. H Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.2mm. kanan dan bawah dinding terluar (denah). warna merah.3-0.3-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). RENCANA PELETAKAN PERALATAN TATA SUARA DAN VISUAL A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. ditambahkan keterangan merk dan tipe. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).1-0. atas.4mm. F Memuat dimensi ruang di sisi kiri. lantai dan dinding. warna biru. warna merah.3-0. main controller. beserta keterangan diameter dan jenis (merk & tipe) kabel dan pipa pelindung.2mm. dengan tebal garis setara 0.3-0. warna biru. main speaker.1-0. line-PC. maksimal 1:50).1-0.4mm. dengan tebal garis setara 0. RENCANA PELETAKAN PERALATAN GAS MEDIK (BAGI FUNGSI BANGUNAN FASILITAS KESEHATAN) A Dinding tergambar dan terarsir dengan notasi sesuai bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0.4mm. ditambahkan keterangan merk dan tipe. E Pipa gas medik harus tergambar dengan garis menerus (continuous line). tweeter. E Pipa saluran air peralatan tanggap bencana harus tergambar dengan garis menerus (continuous line).2mm. hose reel) digambarkan dengan garis menerus (continuous line).1-0. dengan outlining (tebal garis setara 0. atas.2mm. masing-masing ruang harus dilengkapi nama ruang dan volume udara didalamnya.3-0. maksimal 1:50). dengan tebal garis setara 0. Notasi Arah Mata Angin. TV. M Memuat dimensi ruang di sisi kiri. Notasi Arah Mata Angin. beserta keterangan diameter dan jenis (merk & tipe) kabel dan pipa pelindung. ditambahkan keterangan merk dan tipe. K Untuk sistem tata udara alami (passive cooling) harus melengkapi analisis dengan software simulasi ruang digital. E Pipa drainase peralatan tata udara split harus tergambar dengan garis menerus (continuous line).2mm. Notasi Arah Mata Angin. dengan tebal garis setara 0. telepon/PABX. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). O Keyplan diletakkan di pojok kiri atas. dengan tebal garis setara 0.2mm. arsiran notasi sesuai bahan. dan Keyplan. B Notasi jendela dan pintu tetap tergambar dengan tebal garis setara 0.

4mm. . I Potongan melintang dan membujur Ruang Panel Photovoltaic menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. RENCANA ATAP A Atap tergambar dan terarsir dengan notasi bahan dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. atau bahan kiwari lainnya.2mm. dengan outlining (tebal garis setara 0. dan Keyplan.2mm. B Untuk peralatan penangkal petir (splitting tower dan grounding)digambarkan dengan garis menerus (continuous line). tergambar dengan garis menerus (continuous line). Skala Gambar (minimal 1:100.1-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). maksimal 1:50). DOKUMEN RENCANA ANGGARAN BIAYA A Halaman judul (kaidah mengacu dokumen gambar kerja).3-0.2mm. mulai dari pekerjaan tanah. arsiran notasi sesuai bahan.3-0.2mm. hingga pekerjaan lain-lain (termasuk finishing semacam railing tangga. D Memuat dimensi ruang di sisi kiri. Notasi Arah Mata Angin.2mm. B Daftar isi (kaidah mengacu dokumen gambar kerja). Skala Gambar (minimal 1:100. E Kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). bukan numerik. E Memuat Judul Gambar.1-0.3-0. beserta keterangan diameter dan jenis kawat. dan Keyplan. gording. Skala Gambar (minimal 1:100.1-0. H Dimensi Ruang Mesin Generator Set meliputi dimensi seluruh sisi. F Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.2mm. F Dimensi Ruang Mesin Dumbwaiter meliputi dimensi seluruh sisi.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. C Kawat penyalur harus tergambar dengan garis menerus (continuous line).1-0.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. L Memuat Judul Gambar. dengan tebal garis setara 0.2mm. E Potongan melintang dan membujur Ruang Mesin Dumbwaiter menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. warna merah. RENCANA PELETAKAN PENANGKAL PETIR A Atap tergambar dan terarsir dengan notasi bahan masing-masing dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0.1-0. dengan outlining (tebal garis setara 0.1-0.1-0. dengan tebal garis setara 0.4mm) pada badan utama rangka kuda-kuda. mulai dari penutup atap. dengan luasan irisan tidak boleh melebihi 1/3 (satu pertiga) luas atap keseluruhan. lantai dan dinding. dll. Notasi Arah Mata Angin.3-0. dengan outlining (tebal garis setara 0. G Memuat dimensi ruang di sisi kiri. maka poin B bisa digantikan gambar lainnya. atas.B 26 27 28 25 Dimensi Ruang Mesin Lift meliputi dimensi seluruh sisi. B Posisi.2mm. K Memuat dimensi ruang di sisi kiri. D Memuat Judul Gambar dan Skala Gambar (minimal 1:20. tergambar dengan garis menerus (continuous line).3-0. ukuran dan jenis rangka dan penyambungnya (mur/paku/baut) tertulis dengan jelas. tergambar dengan garis menerus (continuous line). kasau. maksimal 1:5). dengan outlining (tebal garis setara 0.2mm. D Dimensi Eskalator/Travelator meliputi dimensi seluruh sisi.1-0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir).4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. C Potongan membujur Eskalator/Travelator yang menunjukkan konfigurasi bahan tergambar dengan garis menerus (continuous line). dan Keyplan. H Memuat Judul Gambar. ditambahkan keterangan merk dan tipe. reng. dengan tebal garis setara 0. arsiran notasi sesuai bahan.2mm. B Masing-masing bagian/lapisan.2mm.1-0. kanan dan bawah dinding terluar (denah). dengan tebal garis setara 0. beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0.4mm) pada lapisan terluar spesi/plat lantai. atas. beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0.1-0. lantai dan dinding.). lantai dan dinding. arsiran notasi sesuai bahan. tergambar dengan garis menerus (continuous line). kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). lantai dan dinding. J Dimensi Ruang Panel Photovoltaic meliputi dimensi seluruh sisi.2mm.3-0. dengan tebal garis setara 0. D Keterangan jenis dan dimensi rangka-penutup atap tertulis berdekatan dari obyek dengan dilengkapi garis bantu dengan jenis garis menerus (continuous line) tebal garis setara 0. kop gambar di sisi sebelah kanan kertas gambar (ketentuan kop terlampir). beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. M Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.1-0.4mm tanpa arsiran notasi dengan posisi sambungan atap dengan dinding serta sambungan atap dengan atap jenis lain.3-0. C Untuk bangunan yang atapnya berbahan beton. DETIL RANGKA ATAP A Tampak kuda-kuda hingga penutup atap menunjukkan konfigurasi bahan dan mekanisme pemasangan. beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. Notasi Arah Mata Angin. maksimal 1:50). merupakan akumulasi dari seluruh detil pekerjaan.1-0. pembersihan lokasi. arsiran notasi sesuai bahan. dengan tebal garis setara 0.1-0. beserta keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar potongan dengan tebal garis setara 0. G Potongan melintang dan membujur Ruang Mesin Generator Set menunjukkan konfigurasi bahan lapisan. arsiran notasi sesuai bahan.1-0. C Rekapitulasi Pekerjaan.2mm. untuk menunjukkan karakteristik bahan dan rangka penutup atap.1-0. E Lingkaran detail tergambar dengan garis menerus (continuous line) dengan tebal garis setara 0. C Dimensi dan keterangan bahan tertulis di sisi luar gambar dengan tebal garis setara 0. maksimal 1:50). F Kodifikasi lingkaran detail menggunakan alfabet.2mm. atas. I Keyplan diletakkan di pojok kiri atas.2mm. kanan dan bawah dinding terluar (denah). dengan tebal garis setara 0. hingga kuda-kuda digambarkan teriris. dengan outlining (tebal garis setara 0.

range nilai keaktifan 81-100 Malang. Analisa Harga Satuan. Rencana Anggara Biaya. ________________________________ NIP.D E F G H Memuat unsur pajak di dalam rekapitulasi pekerjaan Menyebutkan secara eksplisit (tertulis) ejaan lisan dari angka jumlah total pekerjaan. range nilai keaktifan 45-55 Memenuhi kompetensi minimal. _____________________2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio. Wajib mengerjakan __________________ dari 237 sub-poin NILAI PROGRESS (50% dari target) Tidak memenuhi kompetensi minimal. range nilai keaktifan 70-80 Memenuhi kompetensi baik. mulai dari uraian pekerjaan. volume. merupakan deskripsi harga bahan dan upah kerja terbaru (2014) yang berupa tabulasi (terpisah antara Bahan dan Upah). range nilai keaktifan 56-69 Memenuhi kompetensi sedang. merupakan analisis yang menjelaskan perhitungan (komponen SDM/upah pekerja dan harga bahan/material bangunan) hingga memunculkan harga satuan pada RAB. hingga jumlah (perkalian antara volume pekerjaan dengan harga satuan pekerjaan). harga satuan. merupakan deskripsi detil dari seluruh pekerjaan. __________________ . Daftar Harga Bahan dan Upah Kerja.

CEK LIS KOMPETENSI PRODUK PANEL JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ 1 2 KONTEN A B C D D E F G H I J TEKNIK KOMUNIKASI VISUAL A B C D E F .

Proporsi (luasan) gambar dalam bidang PANEL harus lebih besar dibandingkan tulisan/keterangan. Isu utama (grand issues) dan permasalahan.CEK LIS KOMPETENSI PRODUK PANEL JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ Ketentuan format kertas untuk Panel ukuran A1 jenis kertas bebas orientasi kertas Portrait. dan artikulasi garis/outlining. Potongan Bangunan/kawasan. range nilai keaktifan 81-100 Malang. Kecerahan dan ketajaman (brightness & contrast) harus diatur untuk memperoleh warna putih pada latar (background) gambar. jumlah maksimal 2 (dua) buah. apabila format gambar vector image. Alur-baca (emphasis) harus dikenali dengan mudah dan jelas. dianjurkan menggunakan huruf kapital. Bisa menggunakan pola sentral. apabila format gambar yang dikumpulkan raster image (Adobe Photoshop. dan Logo DAA (diseragamkan untuk seluruh peserta). pembayangan/shading. layouting bisa menggunakan perangkat lunak grafis bebas. Ketentuan kemasan: menggunakan backframe bahan kaku-bebas. Perspektif Interior (dengan garis horizon skala manusia) minimal 4 buah. Tampak Bangunan/kawasan. Gambar Proses Desain. Intonasi dapat dilakukan dengan permainan besar-kecil huruf (font sizing). Apabila mahasiswa menggunakan metode manual yang di-digital-kan. NILA Tidak memenuhi kompetensi minimal. Apabila mahasiswa menggunakan metode manual. Nama Mahasiswa. _____________________2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio. dengan proporsi konsep lebih besar dari analisa. Rencana & Detil (optional). pola linier (Z-horisontal atau Z-vertikal) atau pola radial. dll). range nilai keaktifan 45-55 Memenuhi kompetensi minimal. range nilai keaktifan 70-80 Memenuhi kompetensi baik. dari analisa hingga konsep. Seluruh gambar harus disertai keterangan. Perspektif Eksterior (dengan titik horizon skala manusia) Siang atau Malam. __________________ . maka gambar harus menggunakan kaidah gambar arsitektur yaitu finishing pewarnaan/rendering. Perspektif Eksterior (dengan titik horizon skala mata-burung) Siang dan Malam. TEKNIK KOMUNIKASI VISUAL Apabila mahasiswa menggunakan metode digital. Kop Gambar yang berisi Judul Proyek. maka ketentuan bebas. maka resolusi minimal 300 dpi dengan sistem pewarnaan menggunakan RGB (Red Green Blue) . produk PANEL bersampul plastik (full-coverage) KONTEN Denah/Layout Plan. Tulisan harus jelas. range nilai keaktifan 56-69 Memenuhi kompetensi sedang. Menggunakan maksimal 2 (dua) jenis huruf (font). ________________________________ NIP. maka kualitas gambar hasil pindaian (scanning) tidak diperkenankan muncul efek bakar (burn) pada sudut gambar. kecuali gambar mengalami pemotongan obyek (object cropping).

.

maka resolusi minimal 300 dpi dengan sistem pewarnaan menggunakan RGB (Red Green Blue) . G Gambar Proses Desain. C Potongan Bangunan/kawasan. atau lebih dari 20 kata dalam 1 slide. ________________________________ NIP. tidak menggumam. B Apabila mahasiswa menggunakan metode manual yang di-digital-kan. tidak diam di satu tempat saja. dll). G (3) artikulasi jelas. orientasi Landscape. range nilai keaktifan 45-55 Memenuhi kompetensi minimal. range nilai keaktifan 81-100 Malang. (2) Nama Mahasiswa. Kecerahan dan ketajaman (brightness & contrast) harus diatur untuk memperoleh warna putih pada latar (background) gambar. range nilai keaktifan 56-69 Memenuhi kompetensi sedang. tidak lebih dari 5 menit. D Tulisan yang berupa keterangan gambar. H Seluruh gambar harus disertai keterangan. apabila format gambar vector image. dari analisa hingga konsep. I Isu utama (grand issues) dan permasalahan. D Rencana & Detil (optional). tidak selalu membaca J K layar. layouting bisa menggunakan perangkat lunak grafis bebas. dan tidak membelakangi audience. tidak lebih dari 2 menit. maka kualitas gambar hasil pindaian (scanning) tidak diperkenankan muncul efek bakar (burn) pada sudut gambar. Diharapkan menggunakan laser-pointer untuk membantu komunikasi verbal. TEKNIK KOMUNIKASI VISUAL (UNTUK TAMPILAN PRESENTASI) A Apabila mahasiswa menggunakan metode digital. tidak lebih dari 1 menit. TEKNIK KOMUNIKASI VERBAL-GESTURAL A Presentasi terbagi menjadi 4 bagian: (1) Opening. H Blocking terarah. 1 2 3 KONTEN A Denah/Layout Plan. B (2) Content. apabila format gambar yang dikumpulkan raster image (Adobe Photoshop. Intonasi dapat dilakukan dengan permainan besar-kecil huruf (font sizing). kecuali gambar mengalami pemotongan obyek (object cropping). D (4) Closing Statement. dan (3) Logo DAA C Tidak diperkenankan meletakkan lebih dari 2 gambar proses desain (konsep) dalam 1 slide. __________________ . berisi proses desain: analisa. I Berbicara dengan lancar. untuk mendukung komunikasi verbal NILAI Tidak memenuhi kompetensi minimal. tidak diperkenankan lebih dari 10 kata dalam 1 gambar. B Tampak Bangunan/kawasan. C (3) Conclusion. terdengar hingga audience terjauh. dengan proporsi konsep lebih besar dari analisa. waktu presentasi 10 menit. tidak lebih dari 2 menit. berisi isu utama.CEK LIS KOMPETENSI PRODUK PRESENTASI JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ Ketentuan format file presentasi rasio 4:3. F (2) ada intonasi suara pada beberapa poin presentasi. berisi kesimpulan proses hingga hasil desain. range nilai keaktifan 70-80 Memenuhi kompetensi baik. berisi pernyataan renungan dan penutup. F Menggunakan maksimal 2 (dua) jenis huruf (font). maka ketentuan bebas. E Suara penyaji harus: (1) muncul dengan volume yang proporsional. E Tulisan yang berupa keterangan gambar. E Perspektif Eksterior (dengan titik horizon skala mata-burung) Siang dan Malam. D Halaman judul presentasi memuat: (1) Judul Proyek. tidak diperkenankan berukuran kurang dari 14pt. konsep hingga hasil desain. selalu melakukan kontak mata (eye-contact) dengan audience. F Perspektif Interior (dengan garis horizon skala manusia) minimal 4 buah. D Perspektif Eksterior (dengan titik horizon skala manusia) Siang atau Malam. _____________________2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio. Gerakan tangan dan tubuh harus dilakukan secara proporsional.

SI PRODUK PRESENTASI _________________________________________ O: __________________________________ ______ _________________ NIM: __________________ .

skala maket 1:400 1 2 KOP MAKET A Judul Proyek B Nama Mahasiswa C Nomor Induk Mahasiswa D Nama Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio E Bulan dan Tahun Produksi F Logo DAA dengan ukuran kurang lebih 2x2 cm G Arah mata angin H Legenda atau keterangan maket MAKET A Bahan maket merepresentasikan bahan bangunan yang digunakan. B Maket dikerjakan dengan ketelitian (relatif) tinggi. __________________ . NILAI Tidak memenuhi kompetensi minimal. E Blok bangunan atau lingkungan sekitar tapak harus ada. skala maket 1:200 Untuk proyek dengan luas tapak lebih dari 5 ha. realistis ataupun simbolis) harus ada.CEK LIS KOMPETENSI PRODUK MAKET JUDUL PROYEK: ______________________________________________________ NAMA PJK/PEMBIMBING STUDIO: __________________________________ ______ NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ Untuk proyek dengan luas tapak kurang dari 5 ha. range nilai keaktifan 70-80 Memenuhi kompetensi baik. _____________________2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas/Pembimbing Studio. range nilai keaktifan 81-100 Malang. range nilai keaktifan 56-69 Memenuhi kompetensi sedang. range nilai keaktifan 45-55 Memenuhi kompetensi minimal. C Elemen vegetasi (realistis ataupun simbolis) harus ada. rumput. dll. D Elemen skala pembanding (mobil dan orang. ________________________________ NIP. genteng. seperti kaca. terutama untuk bahan bangunan spesifik.

{ Substansi tuntutan etika profesi. TITO HARIPRADIANTO. yang berkaitan dengan pola berpikir investasi properti.PENILAIAN KAK NAMA MHS: __________________________________ NIM: __________________ NO KRITERIA PENILAIAN 1 KOMPETENSI DESAIN { Substansi tuntutan Proses Kreatif. Tingkat Kompleksitas KAK 2 KOMPETENSI PENGETAHUAN { Substansi tuntutan wawasan. sosial. seni. budaya. _____________________2013 Dosen Koordinator Pengampu. 3 KOMPETENSI KEAHLIAN PENUNJANG { Substansi tuntutan proporsionalitas komunikasi visual pada produk. Inovasi. NIP. politik. { Substansi tuntutan sistem bangunan. yang meliputi proporsi gambar terhadap bidang. MT. ST. NILAI TOTAL Catatan: Rentang Nilai _____ _____ Malang. dll. jenis huruf. sistem struktur dan inovasi material bangunan. { Substansi tuntutan tinjauan kawasan. 19751013 200501 1 003 BOBOT 40% 35% 25% NILAI . historis. baik dari sudut pandang realita maupun dari sudut pandang hukum.

historis. baik dari sudut pandang realita maupun dari sudut pandang hukum. sosial. { Substansi etika profesi. 3 KOMPETENSI KEAHLIAN PENUNJANG { Substansi tuntutan proporsionalitas komunikasi visual pada produk. NILAI TOTAL BOBOT 40% 35% 25% NILAI . dll. jenis huruf. yang berkaitan dengan pola berpikir investasi properti. { Substansi sistem bangunan. { Substansi tinjauan kawasan. Inovasi.PENILAIAN PROPOSAL PROYEK NAMA MHS: ADHIATMA PRADHIPTA NIM: 0810653020 JUDUL PROYEK: Pengembangan Pasar Legi Tradisional Blitar NO KRITERIA PENILAIAN 1 KOMPETENSI DESAIN { Proses Kreatif. mulai dari isu hingga desain akhir 2 KOMPETENSI PENGETAHUAN { Substansi wawasan. dan Penyelesaian Masalah { Linieritas Proses Desain. budaya. sistem struktur dan inovasi material bangunan. politik. seni. yang meliputi proporsi gambar terhadap bidang.

19750918 200812 1 002 BOBOT NILAI ### 40% 35% { { 25% NILAI TOTAL . besar huruf dan intonasi kata yang digunakan NILAI TOTAL Catatan: Rentang Nilai 45  70 Malang. NIP.PENILAIAN PANEL NAMA MHS: ADHIATMA PRADHIPTA NIM: 0810653020 JUDUL PROYEK: Pengembangan Pasar Legi Tradisional Blitar NO KRITERIA PENILAIAN 1 KOMPETENSI KEAHLIAN PENUNJANG { Emphasis antar panel { Kejelasan penyampaian ide/gagasan pada masing-masing panel { Proporsi Gambar dan Bidang Gambar { Proporsi Gambar dan Tulisan { Kesesuaian tema proyek dengan warna-warna yang digunakan { Kesesuaian tema dengan jenis huruf. MT. SUBHAN RAMDLANI. ST. 5 Juni 2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas.

MT. ST. dll. orang.PENILAIAN MAKET NAMA MHS: ADHIATMA PRADHIPTA NIM: 0810653020 JUDUL PROYEK: Pengembangan Pasar Legi Tradisional Blitar NO KRITERIA PENILAIAN 1 KOMPETENSI KEAHLIAN PENUNJANG { Ketelitian dan ketepatan produk maket dengan produk desain { Inovasi bahan maket { Kerapian produk maket { Keberadaan elemen penunjang proporsi. SUBHAN RAMDLANI. seperti pohon. 19750918 200812 1 002 BOBOT NILAI ### 40% 35% 25% { { NILAI TOTAL . 5 Juni 2013 Dosen Penanggung Jawab Kelas. NIP. { Proporsi peletakan kop maket { Penilaian intuitif terhadap produk maket secara umum NILAI TOTAL Catatan: Rentang Nilai 56  100 Malang. mobil.

30-13.00 09.3.00-13.00-10.30 11.1.30 12.00 11.2.30 10.30-11.1.30 NAMA MAHASISWA AGUSTINHA R ANITA GALUH YUNIAR K DIAN NOVIA PUTRI W INDAH CIPTANING WIDI GURUH PRATAMA ZULKARNAEN LYNDA CHRISTIANA MARISA SUGANGGA .00-11.30 11.30 08. MT.30 11. ST.30-09.30-09.30-11. ST.00 11. MT.00-09. DEVI ARIANI PUTRI. Satya Adhitama. RUANG B.00-13. D ALFA SEPTY K AULYA MARINA I S H O M A DESSY ANGGRAINI IMAM PRATAMA ADI SALOKA MAULANA ABDULLAH ADIBAH KHAIRUNNISA MARWA DHINDA AYU DWI PUSPITASARI MIRZALDI FEBRIANTO PUTRA AINY MUYASSAROH NASTITI KUSUMAWARDANI IRFAN ROSADI I S H O M A AYU MUSTIKANING PRAMESTI RIMA ALVIANITA PUTRI AYU OKTIRA DIYANTI ALDO WICAKSONO SIREGAR MADE BAYU PERMANA A DIONISIUS DINO B DYAH AYU PERMATA H MOHDAR RIZQOH ALHAMID MUHAMMAD FAISOL I S H O M A BAGUS WIDIANTO CHRISTOFER RONGGUR H Kamis.30 10.30 10.30-13. WAKTU 08.30 09.00 10.00-13.00-11.00-09. ST.30-12.00-11.00-08.30 09.30 12.30-10. 2 Ary Deddy Putranto.00-08. B.30 08.30-11.00-10.3.30-12. Ir.2.30 08. ST.30-10.00-10.2.30-09.00 11. B.30 NAMA MAHASISWA ANNISA PARAMITHA REZA PRASETYO TINUMBIA TIARA RIDHANI PUTRI ARINDRA MARIA FATIMA WALO AYU DYAH PERMATASARI HANIEF ARIEFMAN SANI RICA NURCAHYANI I S H O M A ELSA FITRIA BENA NURUL AMALIA FARISA SABILA RIZKI ASTRI A.30 09.00 11.30-09.30 08.00 13.30 12.00-08.30 09.30 08. B.00-13.30-12.30 08. 16 Januari 2014 NO 5 NAMA PENGUJI Sigmawan Tri Pamungkas.00 13. LKDA 4 Triandriani Mustikawati.30-13.30 10. MT.00-09.30 11.30 09.00-10.00 09.00 09.30-11.00 09.00 09.30 08.00-09.30-10.30-10.00-09.30 10.00-10. RIZQI NOVIAN PRATAMA PUTRA RAZQYAN MAS B.JADWAL UAS PRESENTASI Kamis.30-11.30-12. MT.00 10.00-08. 16 Januari 2014 NO NAMA PENGUJI RUANG 1 Subhan Ramdlani. WAKTU 08.30-09.00-08. MT.00-11.00 10.J.2.00 13.30-13.00 10.30 12. 3 M.30 08.30-10.00 10.00 13.00 11.00-11.

30-09.00 13.6 Wulan Astrini. MT.00 13.30-10.30-13.00-09.00-11.00-08.00-13.00-10.30 11.00-08.00 Lab.00 NAMA MAHASISWA DEA SMITA PANGESTI MAHIZAR MANDIKA M MUAMMAR ARDLI HAFIID CHARISTYA PERMANA ERENT DWIRA PUTRA MIKHA KRISTI AJI IKA BUDI SETYA Z WIDYA AGATHA PUTRI ALIFIAN KHARISMA S THAHTA FIRMANILA CHRISTIAN EGEUNE HARGIANTO ARDA ARIYO KUNCORO FEMINA ANDRADEWI ABDURRAHMAN SHIDQUL Q.30 10.00-08.00-08.P. Ridjal.00 09. ST.00 09.00-10. MT. ST.00-13.30-09.30 08.3.30 09.00 09.00-11.00-13. 08.00-09.30-12.30 08. Satya Adhitama.30 12.30-12. WAKTU 08. DR. 2 Ary Deddy Putranto. 17 Januari 2014 NO NAMA PENGUJI 1 Subhan Ramdlani. ST. 08.1.30 B.3.30 B.30-09.30-11.30 12.30 LKDA 08.30-12. THAUFAN DWI PUTRO MUHAMAD ZULFIKRI CHRISTABEL ANNORA PP RIZKY AMELIA REDISYA GILANG P.30-09.00-09.00-08. ST. ADIF LAZUARDY FIRDIANSYAH RANDY HARDYANTO . Terpadu 08.30 12.00 10.00-13. Terpadu 08. 8 Agung Murti Nugroho.P VICKY RIZALDI RIRIN PRASETYA P.30 08.30 08.30-09.30-09. 08. MT. 3 M. ST.30-11.00-10.00 11. M.30 I S H O M A MOCH SOLICHUDIN MOHAMMAD FIRDAUS HAVIDHO ZULKARNAEN GRAND NOBLE M M.00-08.30-13. MT. Sidang 08.30 10.30 10. RUANG B. 6 Wulan Astrini.00-09. 7 Abraham M.30-09.30-09.00 09.30 09.30 R.2.30 B.00-08.00-08. I S H O M A RAHARDIYAN ARI WICAHYO DEWA GDE AGUNG W MOHAMMAD ZULFAHMI NURHASAN NURUL HIDAYAT S SUTANTRI NIRMALA ASHITA SONA MAHARAHMI NN RISNA FARADILLAH I S H O M A GEVI VEMBRISTA N.30 (barat) 08.2.00-09. 4 Triandriani Mustikawati.30 09.2. ST.00 11. MT. 5 Sigmawan Tri Pamungkas.30 12.30-10.30 11.00-09.00-08. Ir.1.30 (barat) 08.30 Lab. MT.30 08.00-11.30-09.30-10.30 Lab.00 11.00 09. MT.00 13.00 10.30-13.30-11.00 09. MT.00 10.30 11. SYARIF HIDAYATULLAH TASA ANTASARI AEGIS WIDYANTO AHSANA NURUL FAUZIA UMAR WIDODO ANIEK WIJAYANTI I S H O M A MOHAMMAD BAHRUN NIDZOM ADILA BEBHI SUSHANTI Jumat.2. ST.30 (timur) 08.30-12.00-09. Terpadu 08. ST.00 13. MT.00 09.30-13. 11.30 08.

30-09.30 08.30 R.00-08. MT. 8 Agung Murti Nugroho. 09.30 Lab.00-09.00-09. ST. DR. Terpadu 08. MT.7 Abraham M.30 RAHMAT SEPA INDRAWAN FIRMAN AKBAR MEY PUSPITA SARI SITI MIFTAHUL ULUM ADILA BEBHI SUSHANTI YUDHA PRASETIA NEGARA ACHMAD FARIS C .00-08. ST.30-09.30 (timur) 08. Sidang 08.00 09.00-09.00 09. Ridjal.