Anda di halaman 1dari 12

Mind-Body Therapies

“Guided Imagery”

By

Kelompok 1

Kelompok 1 • SESMELIATI MARTA 1311311006 • ANEKA PUTRI 1311311020 • RENISA SYAHLI 1311311028 • SARIFHATUL ‘AINI 1311311080 • UCI SRI WAHYUNI 1311311082 .

. Guided Imagery adalah teknik terapeutik yang digunakan untuk relaksasai atau untuk tujuan proses penyembuhan .Guided Imagery Imagery atau pikiran atau mental representive dengan menggunakan sensori persepsi. Terapi ini sangat baik untuk manajemen nyeri dan gejala fisik akibat masalah psikologis.

dsb ) . 4.Terapi Imagery dapat membantu klien untuk mencapai berbagai tujuan masalah kesehatan. 3. 2.antara lain : 1.insomnia.tekanan darah . 5.nyeri kronis. Menurunkan depresi dan kecemasan Menghilangkan fobia Mengurangi trauma Mengurangi rokok atau makan Penyembuhan penyakit fisik dan gejalanya (sakit kepala.

depresi. cemas. filter mental. nyeri. stress.Indikasi Guided Imagery Indikasi dari guided imagery adalah semua pasien yang memiliki pikiran negatif atau pikiran menyimpang dan mengganggu perilaku (maladaptif). . Misalnya: over generalization. loncatan kesimpulan dan lain-lain. hipokondria.

2   Autogenic Abstraction Dalam teknik ini pasien diminta untuk memilih sebuah perilaku negatif yang ada dalam pikirannya kemudian pasien mengungkapkan secara verbal tanpa batasan. 4   Covert Behaviour Rehearsal Teknik ini mengajak seseorang untuk mengimajinasikan perilaku koping yang dia inginkan.Guided Walking Imagery Teknik ini ditemukan oleh psikoleuner. pantai dll.   . pegunungan. Teknik ini lebih banyak digunakan. Pada teknik ini pasien dianjurkan untuk mengimajinasikan pemandangan standar seperti padang rumput.Teknik Guided Imagery 1. Bila berhasil akan tampak perubahan dalam hal emosional dan raut muka pasien 3   Covert Sensitization Teknik ini berdasar pada paradigma reinforcement yang menyimpulkan bahwa proses imajinasi dapat dimodifikasi berdasarkan pada prinsip yang sama dalam modifikasi perilaku.

hipokandria .nyeri.   Alat yang dguanakan : – Kursi dengan sandaran kepala dan lengan – Matras – Tape (musik pengiring ) .Kebijakan Pelaksanaanya : – Dilakukan oleh semua mahasiswa yang telah mendapatan teori dan praktek terap prilaku – Indikasi :stress.depresi .cemas .

5. tujuan. 6. waktu dan peran perawat sebagai pembimbing 4. Anjurkan klien mencari posisi yang nyaman menurut klien. Lakukan pembimbingan dengan baik terhadap klien. . posisi.  Jelaskan prosedur.Prosedur Pelaksanaan Guided Imagery Standar operasional prosedur dari pelaksanaan guided imagery: 1. Menyampaikan salam 2. Bina hubungan saling percaya. Duduk dengan klien tetapi tidak mengganggu. 3.

Setelah 15 menit klien dan daerah ini akan digantikan dengan relaksasi. klien berfokus pada bayangan dan saat itu perawat tidak perlu bicara lagi. Relaksasi akan mengenai seluruh tubuh. . 3. atau tidak nyaman perawat harus menghentikan latihan dan memulainya lagi ketika klien telah siap. Biasanya klien rileks setelah menutup mata atau mendengarkan musik yang lembut sebagai background yang membantu. gelisah.Pembimbingan terhadap klien 1. 2. Jika kien menunjukkan tanda-tanda agitasi. 4. Minta klien untuk memikirkan hal-hal yang menyenangkan atau pengalaman yang membantu penggunaan semua indra dengan suara yang lembut.  Ketika klien rileks.

Kesimpulan dan support 8. Memberikan Follow up 9. Catat hal-hal yang digambarkan klien dalam pikiran untuk digunakan pada latihan selanjutnya dengan menggunakan informasi spesifik yang diberikan klien dan tidak membuat perubahan pernyataan klien. 6.Lanjutan… 5. Mintai Respon klien 7. salam . Kontrak Bila di perlukan 10.

Monica Ester Jakarta :EGC • Rahayu.Kep. Laporan Akhir Penelitian. Sri Hendarsih... United States of America: Matrix Production Inc. Universitas Padjajaran Bandung .MA. Jess.Kp.S. Terapi Modalitas:Keperawatan kesehatan jiwa .Daftar Pustaka • Brannon Linda & Feist.Kes. Urip.(2010).M.Aat. (2000). Pengaruh Guide Imagery Relaxation Terhadap Nyeri Kepala Pada Pasien Cedera Kepala Ringan. Health psychology: an introduction to behavior and health. Nursiswati. • Sarka Ade Susana SIP.S. Sriati. (2011).