Anda di halaman 1dari 24

JOURNAL READING

Efek Susu, Kombinasinya Dengan Teh, Dan Naf


0,2% Terhadap Demineralisasi Email Gigi:
Analisis Microcomputed
Tomography

Pembimbing:
drg. Ade Ismail A.K

Disusun oleh:
Yuna Rizki
01.210.6300

JOURNAL IDENTITY
TITLE

WRITTER

PUBLISHE
D

The Effect of Milk or its Combination with Tea and


0.2% NaF on Dental Enamel Demineralization
Analyzed by Micro Computed Tomography

Anton Rahardjo, Raisa D. Sahertian, Siti A.


Ramadhani, Diah A. Maharani1, Fourier DE.
Latief
Journal of Dentistry Indonesia 2014

ABSTRAK
Fluor dan kalsium berperan
penting dalam pencegahan
karies gigi
Karena dapat menghambat
demineralisasi
dan
meningkatkan
remineralisasi

Tujuan Penelitian
Menganalisis efek
dari susu sendiri
dibandingkan
dengan
kombinasinya
menggunakan teh,
dan
NaF
0,2%
pada
proses
demineralisasi

Pendahuluan

Belum terpenuhinya perawatan


gigi pada tahun 2003-2007
pada sekitar 72,04% populasi
bisa menjadi indikator bahwa
implementasi kebijakan
kesehatan gigi di Indonesia
tidak efektif
Oleh karena itu, program
intervensi yang efektif, mudah
dilakukan dan dapat diterima
oleh
masyarakat
Indonesia
sangat diperlukan

Akses ke layanan kesehatan mulut


yang terbatas, dan jumlah populasi
banyak

Menyebabkan sulitnya pemberian layanan


kesehatan mulut

Sebuah cara alternatif adalah dengan


menggunakan produk yang dikonsumsi
sehari-hari oleh masyarakat, seperti susu
dan teh

Bukti keberhasilan fluoridasi susu


telah ditunjukkan dalam banyak
penelitian.
Teh
juga
telah
diketahui
mengandung fluoride dan memiliki
efektivitas dalam mencegah caries
pada gigi.

Konsentrasi 0,05%, 0,2% dan


0,5%
adalah
dosis
sodium
fluoride yang direkomendasikan
digunakan untuk berkumur
Namun ada perdebatan publik
tentang penggunaan fluoride
tersebut, sehingga perlu dicari
alternatif lain

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa


kalsium yang terkandung dalam yoghurt,
memiliki efek penghambatan terhadap
demineralisasi dan mempromosikan
remineralisasi enamel gigi

Juga diketahui bahwa, potensi


remineralisasi kalsium saja dan
kalsium+0,2% NaF hasilnya serupa,
namun keduanya lebih baik jika
dibandingkan dengan obat kumur
0,5% NaF

Penelitian ini menilai potensi


kalsium dan fluoride yang
terkandung dalam minuman
seperti teh dan susu, yang umum
dikonsumsi masyarakat Indonesia
akan menjadi intervensi yang
mudah diterapkan

Micro-computed tomography untuk


mendeteksi perubahan kepadatan lesi
pada email setelah remineralisasi dan
demineralisasi

Tujuan penelitian dengan menggunakan micro CT


untuk menyelidiki efek susu saja, efek sinergis
dari susu dan teh, dan efek sinergis dari susu dan
NaF pada proses demineralisasi secara in vitro

Bahan dan Metode


Penelitian

SUBJEK
PENELITI
AN

INKLUSI:
1.Tidak memiliki
restorasi gigi
2.Mahkota utuh
3.Tidak ada cacat
atau karies

Empat puluh gigi


premolar
permanen dipilih
dari proses
ekstraksi gigi

Gigi yang memenuhi


kriteria penelitian
dibagi dalam 4
kelompok
Kelompok
Kelompok
Kelompok
Kelompok

ALUR
PENELITIAN

A (susu)
B (susu dan teh)
C(susu dan 0,2% NaF)
D (air deionisasi)

Direndam dalam larutan


remineralisasi selama 26
menit pada suhu 37 C

Dilkukan
evaluasi

Selanjutnya, gigi direndam


dalam larutan buffer untuk
demineralisasi pada pH 4,4
selama 3 hari

Dicuci selama 10 menit


pada air deionisasi

Hasil
Penelitian

DISKUSI

Penelitian ini mengeksplorasi potensi


kalsium dan fluoride yang terkandung
dalam minuman seperti teh dan susu,
yang umum digunakan pada masyarakat
Indonesia.
Kampanye penggunaan susu untuk
berkumur dapat menjadi solusi bagi
masyarakat, profesional dan individu yang
bertujuan mengurangi prevalensi karies
gigi

Temuan ini berkontribusi untuk


memahami bahwa pemberian susu
atau konjugatnya (teh atau 0,2% NaF)
mencegah proses demeneralisasi
Perlu dilakukan penelitian lebih
lanjut mengenai efek dari teh 0,2%
NaF jika diberikan sendiri saja
Penggunaan
mikro-CT
scan,
memungkinkan
dilakukannya
penelitian non-destruktif pada gigi

Keterbatasan
Penelitian
Keterbatasan
penelitian
adalah
tidak
diketahui
informasi
mengenai
usia
subyek
yang
giginya
diekstraksi dan digunakan
dalam penelitian ini

KESIMPULAN
- Penggunaan teh dan 0,2% NaF
setelah pemberian susu untuk
mengoptimalkan
enamel
remenerilasisi enamel gigi tidak
terbukti dalam penelitian ini
- Susu yang diberikan sendiri saja
memiliki potensi yang tinggi dalam
mendukung proses remineralisasi
- Fluorida dan kalsium memainkan
peran penting dalam pencegahan
karies gigi, karena mempromosikan
penghambatan demineralisasi dan
peningkatan remineralisasi