Anda di halaman 1dari 2

JIHAD OH,,,, JIHAD

Mendengar kata jihad apa yang ada dalam pikiran anda?Saya bisa menebaknya,
pasti yang ada dalam pikiran anda adalah turun ke medan perang. Benarkah anggapan
itu? ya bisa jadi benar, dan juga bisa salah. Kenapa salah? Jihad yang sebenarnya
berasal dari kata jahadun yang artinya bersungguh sungguh. Nah, dalam konteks jihad
adalah turun ke medan perang itu memang benar. Asal niat kita untuk berperang
tersebut tersebut lurus, dalam arti tidak ada niatan lain kecuali menegakkan kebenaran
atau melawan kekafiran.Sekarang ini orang pasti akan beranggapan jihad adalah turun
ke medan perang. Setiap orang mendengar kata jihad maka pasti dalam pikirannya
adalah berperang. Sebenarnya anggapan tersebut sedikit keliru, karena jihad bisa
.dalam segala hal. Kita punya niat belajar biar pintar itu juga bisa dikatakan jihad
Andai kata niat seseorang memerangi kejahatan atau kekafiran karena murka
atau benci sebab di hina, di tipu atau hal lain dan bukan karena demi kebaikan maka
mereka itu tidak dapat digolongkan dalam kategori jihad.Mengapa? karena niatnya
.tersebut yang telah melunturkan hakikat dari jihad itu sendiri
Kata Jihad sekarang ini telah banyak di salah gunakan, kaum muslimin sendiri banyak
yang rancu dengan kata jihad. Bahkan ada di antara mereka menamakan perbuatan
yang bukan jihad dengan nama jihad.
Dalam artikel ini juga di jelaskan tentang hakikat terorisme, apakah pantas
agama islam yang mengajarkan kedamaian ini dikatakan sebagai agama teroris?
tentunya tidak. Dalam Islam, arti kata Jihad adalah berjuang dengan sungguhsungguh. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu
menegakkan Din Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan
garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah
berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan
Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik
manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di
bumi.
Sedangkan terorisme sendiri adalah serangan-serangan terkoordinasi yang
bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda
dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu
pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali
merupakan warga sipil.Terorisme tidak bisa dikategorikan sebagai Jihad. Jihad dalam
bentuk perang harus jelas pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam peperangan,
seperti halnya perang yang dilakukan Nabi Muhammad yang mewakili Madinah
melawan Makkah dan sekutu-sekutunya. Alasan perang tersebut terutama dipicu oleh
kezaliman kaum Quraisy yang melanggar hak hidup kaum Muslimin yang berada di
Makkah (termasuk perampasan harta kekayaan kaum Muslimin serta pengusiran).
Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang
lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa : Ya
Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan
berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi
Engkau !.(QS 4:75)

Perang yang mengatasnamakan penegakan Islam namun tidak mengikuti


Sunnah Rasul tidak bisa disebut Jihad. Sunnah Rasul untuk penegakkan Islam
bermula dari dakwah tanpa kekerasan, hijrah ke wilayah yang aman dan menerima
dakwah Rasul, kemudian mengaktualisasikan suatu masyarakat Islami (Ummah) yang
bertujuan menegakkan Kekuasaan Allah di muka bumi.Jihad dalam bentuk perang
dilaksanakan jika terjadi fitnah yang membahayakan eksistensi ummat (antara lain
berupa serangan-serangan dari luar). Jihad tidak bisa dilaksanakan kepada orangorang yang tunduk kepada aturan Allah atau mengadakan perjanjian damai maupun
ketaatan.
Kesimpulannya, Terorisme bukanlah jihad. Terorisme hanyalah kegiatan
sekelompok orang yang tidak memiliki tujuan yang jelas. Islam tidak pernah
mengajarkan umatnya memusuhi bangsa atau etnis, karena semuanya merupakan
fitrah yang diciptakan oleh Allah .Dalam berjihad, diharamkan membunuh anakanak, wanita, orang tua, merusak bangunan, rumah ibadah, pohon, dll. Sekarang coba
bandingkan dengan perbuatan sekelompok orang yang mengakibatkan kerusakan dan
kematian akhir-akhir ini, apakah pantas disebut jihad??
Renungkanlah !!!
Sumber : wikipedia