Anda di halaman 1dari 2

Televisi saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat hampir di seluruh rumah memilikinya.

Seiring perkembangan zaman, dahulu televisi yang hanya ada tipe warna hitam-putih saja dan
stasiun televisinya pun baru ada beberapa saja yang di tayangkan, namun saat ini televisi telah
muncul dengan berbagai jenis dan sudah berwarna tidak seperti dulu. Stasiun televisi pun kini
sangat beragam, program siarannya juga disajikan dengan gambar dan tata suara yang baik.
Benda ini memiliki peran ganda, yaitu menjadikan televisi sebagai pemberi informasi dan
sebagai media hiburan keluarga yang murah. Televisi merupakan si kotak ajaib yang mampu
menyebarkan informasi secara cepat. Dunia televisi dinilai ikut berperan penting dalam mendidik
dan membentuk moral masyarakat kita. Bukan hanya orang dewasa saja akan tetapi anak kecil
pun senang menonton televisi. Televisi dengan berbagai program acara yang ditayangkannya
telah mampu menarik minat pemirsanya.
Dalam suatu keluarga pun seringkali terjadi perebutan remote televisi karena setiap anggota
memiliki program acara favoritnya masing-masing, sehingga mengesampingkan hubungan
harmonis di keluarga tersebut, contohnya, ketika anak ingin menonton acara televisi kartun
Sopo&Jarwo tetapi harus berebutan dengan si ayah yang ingin menonton acara pertandingan
sepakbola MU vs Chelsea, atau ketika si ibu ingin menonton acara Infotaiment harus berebutan
dengan anak remaja nya yang ingin menonton acara musik. Sebenarnya hal ini bisa dicari
solusinya dengan cara bergantian beralih ke program yang lain ketika sedang break iklan tetapi
hal ini menimbulkan kekecewaan di masing-masing pihak yang berakibat tidak bisa menikmati
acara itu seutuhnya.
Selain itu televisi juga memiliki dampak yang sangat merugikan, kebiasaan negatif menonton
televisi terus menerus akan membuat anak kecanduan serta melupakan kewajibannya seperti
belajar dan beribadah, menonton televisi juga akan meusak kesehatan mata karena anak-anak
seringkali saking terlalu kagumnya melihat tokoh kartun kesukaannya ada di televisi jarak si
anak menonton menjadi terlalu dekat, kemudian tayangan televisi seringkali menampilkan
adegan kekerasan, tidak hanya dalam bentuk fisik seperti smack down dan UFC, tetapi juga
dalam bentuk verbal seperti memaki dan menghina dengan kata-kata kasar yang membuat kita
prihatin karena banyak anak kecil yang telah meniru adegan tersebut padahal mereka belum
dapat membedakan mana hal yang positif dan mana hal yang negatif dari sebuah tayangan TV.

tetapi menghibur disini hanya sebatas sebagai penghilang stress. misalnya tayangan sinetron yang didominasi kisah percintaan orang dewasa serta adegan kekerasan (seperti perkelahian) dalam sinetron Anak Jalanan. pengisi waktu ketika santai dan pengundang canda tawa tetapi tidak pada fungsi mendidik. acara musik setiap pagi yang menggeser acara kartun anak di minggu pagi sehingga anak akan cenderung menghafal lagu-lagu cinta dibanding lagu anak-anak. . asal diberikan pengertian dan pemahaman kepada anak yang mulai beranjak remaja tontonan mana yang baik dan tidak baik. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar orang tua bisa mencegah anak agar tidak kecanduan menonton televisi yaitu dengan cara hanya memiliki 1 TV di rumah karena dapat mengontrol tayangan apa yang ditonton si anak apabila tidak sesuai umur orang tua bisa langsung memilihkan acara yang layak.Saat ini begitu banyak tayangan televisi yang bersifat menghibur. banyolan-banyolan konyol pelawak yang didalamnya terdapat celaan fisik. kemudian membatasi jam menonton TV anak hanya sampai 2-4 jam saja serta meletakkan TV dan komputer dalam satu ruang publik di rumah yang berada dalam pengawasan keluarga untuk menghindari mereka membuka atau melihat situs situs berbau seks. Harus kita akui. tabur bedak sembarangan dan dandanan yang tidak sesuai juga terdapat dalam acara Happy Show dan Pesbukers. dan lain sebagainya. yang menambah wawasan misalnya acara Ranking 1 di TransTV dari judulnya jelas mendidik untuk semua kalangan baik bagi pelajar sebagai media pembelajaran maupun orang dewasa agar memori tersebut tidak lupa dalam ingatan. Tetapi tidak semua tayangan televisi memiliki efek negatif. acara orang pinggiran di Trans7 yang menceritakan perjuangan dan kegigihan seseorang dalam menjalani hidup. tayangan FTV yang jalan ceritanya rata-rata hampir sama. ponografi dan kekerasan. beberapa juga memiliki efek positif. Akan tetapi tidak ada salahnya memiliki lebih dari 1 TV di rumah. saat ini berbagai tayangan televisi cenderung memiliki efek negatif. Mata Najwa dan Hitam Putih merupakan tayangan talkshow yang mengandung manfaat karena mampu menghadirkan narasumber yang memotivasi dan menginspirasi bagi penontonnya. Kick Andy. misalnya tentang orang miskin yang dihina orang kaya kemudian mereka jatuh cinta satu sama lain.