Anda di halaman 1dari 18

KOMUNIKASI EFEKTIF

PROSES KOMUNIKASI Transmiting Transmiting encoding & decoding Transmiter encoding & decoding Receiver .

DAMPAK KOMUNIKASI YANG TIDAK EFEKTIF Salah pengertian sehingga salah bertindak Salah faham sehingga membawa ke konflik yg dapat berkepanjangan Timbulnya perasaan dianggap sepele/terhina Timbul kesan sok kuasa Merasa tidak dimengerti Tidak ada diskusi karena salah satu pihak terlalu dominan Persoalan yang ada tidak mendapat jalan untuk pemecahan Menimbulkan praduga untuk komunikasi di lain waktu Menghambat salah satu pihak atau keduanya bisa berpikir jernih .

TRANSACTIONAL ANALYSIS MENGAPA PENTING DALAM KOMUNIKASI ? GEJALA KETIDAK-NYAMANAN KOMUNIKASI 1. Baru saja mulai sudah merasa tidak enak Awalnya bagus. padahal materi komunikasinya OK Salah satu merasa disepelekan atau direndahkan Setiap diberitahu seperti tak mendengarkan Salah satu merasa tidak pas dengan gaya atau bahasa tubuh . 2. 4. 3. di tengah-tengah pembicaraan terasa tidak enak. 5.

CRITICAL -ADULT (A) -CHILD (C) 1. NURTURING 2.PENGERTIAN DASAR Analisis egostates 1. BEBERAPA EGO-STATE YANG LAIN Analisis transaksi 3. REBELLIOUS B. ADAPTIVE: A. TRANSAKSI CROSS -PARENT (P) 1. EGO-STATE: PARENT-ADULT-CHILD 2. COMPLIANT . TRANSAKSI KOMPLEMENTER 4. NATURAL 2.

mengarahkan Perilaku khas: Menepuk punggung. “do message”  Menilai dari segi kebaikan. penuh pengertian. memuji. senyum pujian. ‘hebat’.EGOSTATES Nurturing Parent (NP) Memahami orang lain:  “you’re ok message”. ‘jangan kuatir’ nanti saya bantu. ijin. hangat. kebanggaan Misal: ‘pekerjaanmu bagus’. . membesarkan hati. dukungan  Nada suara khas:simpatik.memberi perhatian. peka terhadap need orang lain.

“don’t message” Menilai dari segi buruk. otoriter Nada suara khas: mencemooh.nunjuk. menghakimi. merendahkan. jangan tanya tanya . menunjuk. muak Perilaku khas: mengerenyitkan dahi. “you’re not ok message”.Critical parent (CP) Menggurui. moralistik. marah. kamu harus bisa…. kritik. wajah tegang Misal: sungguh memalukan.

bisa. mari kita lihat lagi. suka menganalisis. logis. tenang. percaya diri Nada suara khas: jelas. ingin tahu. penuh minat. tidak menghakimi Pikiran terbuka. kapan.Adult (A): Menunjukkan pengolahan data. sekarang jam 11. bertanya Perilaku khas: santai. rasional mengajukan fakta. memproses.45 . kontak mata Misal: bagaimana. perhatian.

enerjik Nada suara khas: keras. ‘wouw’…. menunjukkan perasaan apa adanya Misal: “saya mau’..Natural child (NC): Spontan. menjerit. banyak kata seru Perilaku khas: tertawa berderai. ‘asyik’ . emosi. cepat. ingin tahu.

mengalah. bolehkan? .Adaptive child: C Compliant Child (CC) Menunjukkan I’m not ok. pasif. dendam Misal: ‘saya berusaha keras’. menggumam Perilaku khas: memandang ke bawah. ‘tolong dong’. merajuk. mengeluh Nada suara khas: merengek. mengangguk. menunda. gigit jari.

Rebellious Child (RC) Menunjukkan I’m not ok. mengajak bertanding. suara keras. menantang Nada khas: nada tinggi. berontak. banyak kata seru Perilaku khas: menantang. menyepelekan . tetapi dengan sarkastik.

Rebellious Child 3. Critical Parent 2.EGOSTATE YANG TIDAK EFEKTIF    1. Compliant Child Rebellious & Compliant Child biasanya merangsang terjadinya sikap critical parent Sebaliknya. Critical Parent biasanya merangsang rebellious dan compliant child .

DISKUSI. MENCARI FAKTA. PARENT BERHARAP LAWAN BICARA MENGGUNAKAN EGO ‘CHILD’ YANG MENURUTI ADULT: MENGAJAK. MENGAJAK LOGIS. KEBIASAAN. CHILD: MEMINTA ATAS NAMA KEBUTUHAN SENDIRI (KADANG EGOIS). PARENT: MEMINTA ORANG LAIN MENGIKUTI KEINGINANNYA/PENDAPATNYA DENGAN MENGATASNAMAKAN SUATU ALASAN LUHUR. MEMPRIDIKSI. GUYON . DENGAN EGO CHILD JUGA.TRANSAKSI SETIAP TRANSAKSI DIMULAI DARI PENEMPATAN PERAN SI PEMBICARA 1.MEMINTA ORANG LAIN MENGANALISIS. 3. BICARA FAKTUAL. MENGAJAK LAWAN BICARA MENURUTI KEMAUANNYA. CHILD JUGA MENGAJAK SUASANA RELAKS. ADULT BERHARAP AGAR LAWAN BICARA JUGA MENGGUNAKAN EGO ‘ADULT’. MENGOLAH. 2. KEHARUSAN.

BEBERAPA BENTUK TRANSAKSI KOMPLENTER P P P P P P P P A A A A A A A A C C C C C C C C .

BEBERAPA BENTUK TRANSAKSI CROSS P P P A A A A C C C C P P P P P A A A A C C C C .

STRATEGI DALAM TRANSAKSI  Usahakan Komplementer. pada Awal dan Akhir Komunikasi  Waspadalah bila pada pertengahan komunikasi terjadi situasi yang tiba-tiba berubah  Bersiaplah “ganti gigi” transaksi .

cantik warnanya.pokok keren banget Waouwooo. .kan bisa direncanakan. tiap kali ada tugas selalu saya disuruh kerjakan. besok-besok kalau minta peralatan jangan selalu buru-buru. ada intruksi apa lagi nih Kalau nggak konsekuen. Aduh bajunya.LATIHAN Tuliskan EGO STATES pada tiap kalimat          Heran. .. untuk awal prestasi ini sudah membanggakan Mungkin memang perlu diajari tekniknya dulu mas. rasanya gak adil Brengsek.. trendy modelnya. ya nggak usah suruhan sayalah Baguslah.. apanya dong yang bisa dicontoh Bu. akhirnya boleh cuti juga Ibu sendiri telat terus.. heran betul.

Selamat pagi mbak... Terimakasih bu.. minta ditilpun balik. lain deh jadinya Ha. saya jadi mantap.ada mbak. ada tilpun untuk saya? Oh ya. saya nggak enak lho ditanya begitu. 4. bajumu menyala betul. Apa. .ha sekali-sekali biar tampak muda gitu lho 2. kalau ibu puas. terlihat jelas permasalahannya. Bagus deh laporanmu. 3.minta apa lagi!!! Kok gitu sih mbak . Waduh. dari bu Retno.LATIHAN TRANSAKSI 1..ha.