Anda di halaman 1dari 1

HIPERMETROPIA

Hipermetropia juga dikenal dengan istilah hiperopia atau rabun dekat. Hipermetropia
merupakan keadaan gangguan kekuatan pembiasan mata dimana sinar sejajar jauh tidak
cukup dibiaskan sehingga titik fokusnya terletak di belakang makula lutea (Ilyas, 2004).
Hipermetropia juga dapat diklasifikasikan berdasarkan derajat kelainan refraksinya, yaitu :
a. Hipermetropia ringan ( +2,00 D)
b. Hipermetropia sedang (+2,25 - +5,00 D)
c. Hipermetropia berat (+5,00 D)