Anda di halaman 1dari 14

MUHAMMADIYAH SEBAGAI

GERAKAN KEAGAMAAN

KELOMPOK 6
1. Hanani Yunindri ( 1301060088 )
2. Kiki Angraeni ( 1301060089 )
3. Lutfi Nurhayati ( 1301060099 )

PERBEDAAN GERAK,
GERAKAN DAN PERGERAKAN
Secara harfiah ada perbedaan antara Gerak, Gerakan dan
Pergerakan.
Gerak adalah perubahan sesuatu materi dari tempat yang satu
ke tempat yang lainnya
Gerakan adalah perbuatan atau keadaan bergerak
Pergerakan adalah usaha atau kegiatan
kata gerakan atau pergerakan mengandung arti, unsur, dan
esensi yang dinamis tidak statis.

HAL YANG MEMBEDAKAN


GERAKAN SOSIAL
MUHAMMADIYAH
Gerakan dakwah islam
amar marut nahi munkar
tadjid yang bersumber pada Al-Quran dan
Sunnah.

MAKNA KEHADIRAN MUHAMMADIYAH


SEBAGAI GERAKAN KEAGAMAAN
Pada tahun 1988, di Indonesia terdapat berbagai
gerakan keagamaan (Islam) seperti yang di lakukan oleh
petani Banten yang sempat menimbulkan kecemasan
pemerintah Kolonial Belanda sebagaimana di teliti oleh
Sartono Kartodirjo, merupakan contoh dari gerakan
militan walaupun berumur singkat.

Di abad ke-20 muncullah Muhammadiyah.


Kebangkitan atau lahirnya Muhammadiyah
merupakan bentuk dari revitalisasi Islam Indonesia
untuk perubahan yang bercorak pembaharuan yang
disebut revitalisme, moderenisme dan
reformisme
Segolongan pelaku gerakan dakwah wajib untuk
berorganisasi dan terorganisir

Para pendahulu Muhammadiyah memaknainya


dengan kaidah fiqhiyah ma layatim al-wajib Illa bihi
da huma wajib. Artinya organisasi itu menjadi wajib
adanya karena keniscayaan dakwah memerlukan alat
organisasi tersebut
Tujuan Muhammadiyah mencetak ummat terbaik
atau ummat yang unggul

Muhammadiyah bukanlah gerakan sosial-keagamaan


yang biasa. Tetapi sebagai gerakan Islam,
pergerakan
organisasi
terkait
erat
dengan
perkembangan agama Islam di Nusantara.

CIRI-CIRI DARI POKOK PIKIRAN


KEENAM ANGGARAN DASAR
MUHAMMADIYAH
Muhammadiyah adalah subjek atau pemimpin, dan
masyarakat sebagai objek atau yang dipimpinnya
Lincah (dinamis), maju (progresif), selalu dimuka
dan militant
Revolusioner

mempunyai pemimpin yang kuat, cakap, tegas dan


berwibawa
Mempunyai organisasi yang susunannya lengkap dan
selalu tepat atau up to date (PP Muhammadiyah,
Manhaj Gerakan Muhammadiyah, 200; 19-30).

MODAL GERAKAN KEAGAMAAN


MUHAMMADIYAH
Muhamadiyah telah menggagas tentang penguatan
basis gerakan sejak awal berdirinya
Dalam Muktamar tahun 1970-an telah diputuskan
untuk menggalang jamaah dan dakwah jamaah
(GJDJ)
tiga model gerakan Muhammadiyah :
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, gerakan
dakwah amar maruf nahi munkar, dan gerakan tajdid

RUMUSAN PEMBINAAN JAMAAH,


KELUARGA SAKINAH, DAN QARYAH
THOYYIBAH UNTUK MEMPERKUAT
BASIS:
1. Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah (GDJD)
Esensi: penguatan kesadaran jamaah dan
kepedulian
mereka
terhadap
lingkungan
sosialnya. Orientasi dari gerakan ini adalah
membangun basis kehidupan dakwah bil halal di
bidang
pendidikan,
sosial,
ekonomi
dan
kesehatan.

2. Langkah Penguatan Jamaah


Langkah pemberdayaan melalui
institusi cabang dan ranting dengan
kohesi sosial/solidaritas antar warga
meluasnya faham-faham radikal yang
anarkis belakangan ini

penguatan
penguatan
di tengah
cenderung

Langkah yang dapat dilakukan untuk menggiatkan cabang


dan ranting Muhammadiyah melalui gerakan jamaah dan
dakwah jamaah
Melakukan assesment awal
Memantapkan konsep dakwah jamaah
Melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi para fasilitator
yang akan menggerakkan cabang dan ranting
Melakukan pendampingan dakwah jamaah
Memantapkan organisasi gerakan di akar rumput

TERIMA KASIH