Anda di halaman 1dari 2

Inilah Daftar Kebudayaan Indonesia Yang Diklaim

Malaysia
Rencana pemerintah Malaysia untuk mengklaim Tari Tor-Tor yang berasal dari
Sumatera Utara sebagai wariswan budaya milik Negeri Jiran menyita perhatian banyak pihak.
Belum jelas alasan dari pihak Malaysia mengapa menyebut Tari Tor Tor sebagai bagian dari
budaya mereka, namun yang pasti, kasus klaim atas kebudayaan Indonesia ini bukan yang
pertama kali terjadi. Jadiberita melaporkan, ada beberapa warisan kebudayaan kita yang
diakui oleh Malaysia sebagai miliknya, berikut lima diantaranya
1. Angklung
Website Malaysia Menyatakan Angklung Sebagai Budaya Malaysia. Dalam situs
www.musicmall_asia.com disebutkan bahwa angklung berasal dari Malaysia tepatnya berada
di kota Johor. Musik angklung merupakan pengiring kesenian kuda kepang. Klaim ini
membuat masyarakat Indonesia marah, namun pemerintah Malaysia membantah melakukan
klaim atas alat musik khas Jawa Barat tersebut.
2. Reog Ponorogo
Awal dari klaim ini adalah pada saat website Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan
Warisan Malaysia dengan alamat situs http://www.heritage.gov.my memasang gambar Reog
Ponorogo dan menyebutnya sebagai tarian asal Malaysia yaitu Tari Barongan. Komentar
menentang pun bermunculan, sampai akhirnya Pemerintah Jawa Timur berupaya
mendaftarkan Rego Ponorogo
untuk mendapatkan hak paten tingkat dunia.
3. Rasa Sayange
Pada bulan Oktober 2007, iklan pariwisata Malaysia bertajuk Malaysia, Truly Asia,
menggunakan lagu rakyat. Liriknya terdiri dari campuran Bahasa Inggris, Melayu dan
Mandarin, tetapi, jika didengarkan lebih lanjut, terdapat lirik Rasa sayang sayang hey.
Yang sangat mirip dengan lagu Rasa Sayange, lagu turun temurun rakyat Maluku. Protes
keras muncul dari Indonesia. Terutama di Internet, bahwa Malaysia mencuri lagu Rasa
Sayange untuk mempromosikan pariwisata mereka. Tapi Tengku Adnan Tengku Mansor,
Menteri Pariwisata Malaysia ketika itu menyatakan, Rasa Sayang versi mereka dari lagu

Rasa Sayange adalah lagu rakyat di kepulauan Nusantara, dan Indonesia tak bisa mengklaim
punya lagu tersebut. Sementara menurut Menteri Penerangan Malaysia, YB Dato
menegaskan bahwa tidak ada niatan dari Malaysia untuk mengklaim lagu tersebut sebagai
milik Malaysia.
4. Tari Pendet
Tarian khas asal Pulau Dewata tersebut juga tak luput dari klaim Negeri Jiran. Hal itu
diketahui ketika dalam sebuah iklan pariwisata Visit Malaysia menampilkan cuplikan Tari
Pendet tersebut. Meskipun begitu, pemerintah Malaysia berkilah bahwa mereka tidak
melakukan klaim dan yang terjadi semata-mata hanya kesalah pahaman belaka.
5. Batik
Pada saat awal kasus Klaim ini terjadi, Batik merupakan salah satu yang pertama di Klaim
oleh Malaysia sebagai warisan kebudayaan milik negaranya. Pengakuan tersebut sempat
membuat resah pengrajin batik dan juga menuai kemarahan rakyat Indonesia. Bahkan dalam
laga final piala AFF lalu, sempat ramai informasi melalui Broadcast Message untuk memakai
batik saat Indonesia bertanding melawan Malaysia. Klaim atas batik ini akhirnya
dimenangkan oleh Indonesia dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia
oleh Unesco pada 2 Oktober 2009. Ada beberapa kebudayaan lain yang juga telah diklain
oleh Malaysia. Khusus untuk Tari Tor-Tor masyarakat pengguna Social Media di Indonesia
bersama

membuat

gerakan

lewat

hashtag

#TortorpunyaIndonesia

dan

berencana

menjadikannya sebagai Trending Topic Worldwide agar masyarakat dunia tahu bahwa Tari
Tor Tor milik Indonesia.
source : Inilah Daftar Kebudayaan Indonesia yang Diklaim Malaysia