Anda di halaman 1dari 3

Hal ini berarti pada retina terdapat sel

sel kerucut protan.Yakni sel kerucut warna merah


yang dapat melihat kecerahan warna merah, sel

sel kerucutdeuteron yakni sel kerucut yang peka


terhadap warna hijau dan sel

sel kerucut tritan yakni selkerucut yang peka terhadap


warna biru
VI. Simpulan1.
1.Salah satu sifat genetik pada manusia yang ditentukan
oleh gen yang terangkai padakromosom seks
adalah buta warna. Buta warna sebenarnya
merupakanketidakmampuan seseorang untuk
membedakan warna tertentu, yaitu
suatu kondisiketika sel-sel retina tidak
mampu merespon warna dengan semestinya.
2. Buta warnamerupakan salah satu penyakit yang
disebabkan oleh faktor keturunan atau gen.Biasanya
terjadi pada laki-laki ini dikarenakan gen buta warna
disebabkan oleh genresesif yang terkait kromosom
X. Selain karena faktor keturunan, buta warna
juga dapatdisebabkan karena kelainan yang didapat
selama kehidupannya. Misalnya suatukecelakaan pada
mata2. Kasus buta warna sering ditemukan pada laki

laki. Biasanya buta warna disebabkanoleh faktor


keturunan atau gen. Gen buta warna disebabkan
oleh gen resesif yangterkait kromosom X. Seorang
perempuan yang mempunyai dua kromosom X,
sehinggaapabila salah satu dari kromosomnya terdapat
gen yang menyebabkan butawarna,kromosom lainnya
masih dapat berperan secara normal, dan orang tersebut
tidakmenderita butawarna. Seorang laki-laki yang
mempunyai kromosom XY, akan butawarna apabila
pada kromosom X nya terdapat gen yang
membawa sifat tersebut. Akantetapi seorang dengan
pembawa sifat berpotensi menurukan faktor buta warna
kepadaanaknya kelak. Terbukti dari hasil
pengamatan kelas kami, dari 5 orang laki-laki
terdapatsatu orang yang mengalami buta warna,
sedangkan dari 27 mahasiswa perempuansemuanya
normal meskipun tidak seluruhnya memiliki persentase
100%
.VII. Daftar PustakaCampbell, Neil A., J. B. Reece & L. G.
Mitchell. 2002.
Biologi Edisi Keloma Jilid 1
.Jakarta:
Penerbit Erlangga.- Susanto, Agus Hery. 2011.
Genetika
. Yogyakarta :
Graha ilmu- Yatim, Wildan. 1994. Genetika . Bandu
ng : Tarsito- Kimball, W. John. 2005.

Biologi Edisi Kelima


. Erlangga. Jakarta- Henuhili, Victoria, 2002.
Genetika.
Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Biologi
FakultasMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta- Widianti, Tuti. 2014.
Petunjuk Praktikum Genetika
. Semarang : FMIPA UNNES