Anda di halaman 1dari 22

ANALISIS KEBIJAKAN

DALAM PROSES
PEMBUATAN KEBIJAKAN
Arum Atmawikarta
Bahan Kuliah AKK-KARS-FKMUI
September 2011

SISTEMATIKA

PENGERTIAN ANALISIS KEBIJAKAN


PROSES PENGKAJIAN KEBIJAKAN
PROSES PEMBUATAN KEBIJAKAN
PROSES KOMUNIKASI KEBIJAKAN

PENGERTIAN ANALISIS
KEBIJAKAN
Analisis kebijakan adalah aktivitas
menciptakan pengetahuan tentang
dan dalam proses pembuatan
kebijakan
Meneliti tentang sebab, akibat, dan
kinerja kegiatan dan program publik

PROSES PENGKAJIAN
KEBIJAKAN
Metodologi analisis kebijakan:
Analisis kebijakan deskriptif - mencari
pengetahuan tentang sebab dan akibat
dari kebijakan publik.
Analisis kebijakan normatif
-menciptakan dan melakukan kritik
tentang kebijakan publik masa lalu,
masa kini dan masa mendatang

Metodologi analisis kebijakan menyediakan


informasi yang berguna untuk menjawab 5
pertanyaan :
1. Apa hakekat permasalahan?
2. Kebijakan apa yang pernah sedang atau pernah
dibuat untuk mengatasi masalah dan apa hasilnya?
3. Seberapa bermakna hasil tersebut dalam
memecahkan masalah?
4. Alternatif kebijakan apa yang tersedia untuk
menjawab masalah?
5. Hasil apa yang dapat diharapkan?

Jawaban terhadap 5 pertanyaan


tersebut memberikan informasi
tentang :
1.
2.
3.
4.
5.

Masalah kebijakan
Masa depan kebijakan
Aksi kebijakan
Hasil kebijakan
Kinerja kebijakan

Lima Tipe Informasi yang Relevan dengan


Kebijakan
Kinerja
Kebijakan

Hasil Kebijakan

Masalah
Kebijaka
n

Aksi Kebijakan

Masa Depan
Kebijakan

Prosedur Analisis Kebijakan


Metodologi analisis kebijakan mengunakan lima prosedur
yang biasa dipakai dalam memecahkan masalah :
1. Definisi Perumusan masalah, menghasilkan informasi tentang
kondisi-kondisi yang menimbulkan masalah kebijakan
2. PrediksiPeramalan,menyediakan informasi mengenai
konsekwensi dimasa datang dari penerapan alternatif kebijakan
3. PreskripsiRekomendasi, menyediakan informasi mengenai
kegunaan dari konsekwensi di masa depan dari suatu pemecahan
masalah
4. Deskripsi Pemantauan, menghasilkan informasi tentang
konsekwensi sekarang atau masa lalu dari diterapkannya
alternatif kebijakan
5. EvaluasiMenyediakan informasi mengenai kegunaan dari
konsekwensi pemecahan masalah

Lima Prosedur Analisa Kebijakan


Evalua
si

Perumus
an
Masalah

Perumus
an
Masalah

Perumus
an
Masalah
Pemantau
an

Peramal
an

Perumus
an
Masalah

Rekomend
asi

Analisa Kebijakan yang Berorientasi pada


Masalah
Kinerja Kebijakan
Evalua
si

Perumus
an
Masalah

Pemantau
an

Perumus
an
Masalah

Perumus
an
Masalah

Hasil Kebijakan

Peramal
an

Perumus
an
Masalah

Aksi Kebijakan

Masa Depan
Kebijakan

Rekomend
asi

PROSES PEMBUATAN
KEBIJAKAN
Proses analisis kebijakan merupakan
serangkaian aktivitas intelektual yang dilakukan
dalam proses kegiatan yang bersifat politis
Aktivitas politis tersebut dijelaskan sebagai
proses pembuatan kebijakan yang merupakan
rangkaian tahapan yang saling bergantung dan
diatur menurut aturan waktu, terdiri dari :
1.
2.
3.
4.
5.

Penyusunan agenda
Formulasi kebijakan
Adopsi kebijakan
Implementasi kebijakan
Penilaian kebijakan

Tahap-tahap dalam Proses Pembuatan


Kebijakan
FASE

KARAKTERISTIK

PENYUSUNAN AGENDA

Memilih masalah yang akan


menjadi agenda kebijakan
publik

FORMULASI KEBIJAKAN

Merumuskan alternatif
kebijakan untuk mengatasi
masalah

ADOPSI KEBIJAKAN

Alternatif kebijakan diadopsi


dengan dukungan mayoritas
legislatif

IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN

Kebijakan yang telah diambil


dilaksanakan oleh unit unit
administrasi

PENILAIAN KEBIJAKAN

Unit-unit pemeriksaan dan


akutansi dalam pemerintahan
menentukan apakah eksekutif,
legislatif dan yudikatif
memenuhi persaratan per UU

ILUSTRASI

Perumusan Masalah
Perumusa masalah, merupakan sumber
informasi yang relevan yang dapat digunakan
dalam proses pembuatan kebijakan pada
tahapan penyusunan agenda
Perumusan masalah dapat membantu dalam
hal :
Merumuskan asumsi-asumsi
Mendiagnosis penyebab-penyebab
Memetakan tujuan-tujuan yang akan dicapai
Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
Mengidentifikasi peluang-peluang

Peramalan
Peramalan dapat menyediakan informasi yang
relevan dengan kebijakan tentang masalah
yang akan terjadi dimasa datang sebagai
akibat dipilihnya alternatif kebijakan, ini
dilakukan dalam tahan formulasi kebijakan
Peramalan, dapat menguji kemungkinan yang
akan terjadi dimasa depan :
Mengestimasi akibat dari kebijakan
Mengenali kendala-kendala yang mungkin terjadi
dalam pencapaian tujuan
Mengestimasi kelayakan politik dari berbagai pilihan

Rekomendasi
Rekomendasi akan memberikan informasi
yang relevan tentang manfaat dan biaya dari
nerbagai alternatif kebijakan di masa datang,
ini dilakukan pada tahap adopsi kebijakan
Rekomendasi akan membantu :
mengestimasi tingkat resiko dan ketidakpastian
Mengenali ekternalitas dan akibat ganda
Menentukan kriteria dalam pembuatan pilihan
Menentukan pertanggunjawaban administratif
bagi implementasi kebijakan

Pemantauan
Pemantauan menyediakan informasi yang
relevan dengan kebijakan tentang akibat dari
kebijakan yang diambil sebelumnya, ini
dilakukan pada tahap implementasi kebijakan
Pemantauan akan membantu dalam hal :
Menilai tingkat kepatuhan
Menemukan akibat-akibat yang tidak diinginkan
dari kebijakan
Mengidentifikasi hambatan dalam implementasi
Mengidentifikasi pihak-pihak yang
bertanggungjawab pada setiap tahap kebijakan

Evaluasi
Evaluasi akan memberikan informasi yang
relevan dengan kebijakan tentang
ketidaksesuaian antara kinerja kebijakan
yang diharapkan dengan yang benar-benar
dihasilkan.
Evaluasi akan menghasilkan kesimpulan :
Seberapa jauh masalah telah terselesaikan
Klarifikasi dan kritik terhadap nilai-nilai yang
mendasari kebijakan
Membantu dalam penyesuaian dan perumusan
kembali masalah

Kedekatan Prosedur Analisis Kebijakan dengan tipetipe Pembuatan Kebijakan


Perumus
an
Masalah

Penyusunan
Agenda

Peramal
an

Formulasi
Kebijakan

Rekomend
asi

Adopsi
Kebijakan

Pemantau
an

Penilaian

Implementa
si Kebijakan
Penilai
Kebijaka
n

PROSES KOMUNIKASI
KEBIJAKAN
Analisis kebijakan adalah tahap awal, dan bukan tahap akhir
dari upaya peningkatan proses kebijakan berkikut hasilnya
Analisis kebijakan adalah proses pengkomukasian penilaian
kritis tentang kebijakan yang ada untuk memperbaiki kualitas
kebijakan dan hasilnya
Analisis kebijakan yang baik belum tentu dimanfaatkan oleh
pemakainya.
Ada jarak yang lebar antara penyelenggaraan analisis kebijakan
dan pemanfatannya dalam proses pembuatan kebijakan
Proses pengkomunikasian kebijakan meliputi 4 tahap:
1.
2.
3.
4.

Analisis kebijakan
Pembuatan materi
Kemunikasi interaktif
Pemanfaatan pengetahuan

Proses Komunikasi Kebijakan


PENGETAHUAN
Analisis
Kebijaka
n
PELAKU
KEBIJAKAN
Penyusunan
Agenda
Formulasi Kebijakan
Adopsi Kebijakan
Implementasi
Kebijakan
Penilaian Kebijakan

Utilisasi
Kebijaka
n

Masalah Kebijakan
Masa Depan
Kebijakan
Aksi Kebijakan
Hasil Kebijakan
Kinerja Kebijakan

Pengembang
an Materi

DOKUMEN
ANALISIS
KEBIJAKA
N

PRESENTASI
Percakapan
Konferensi
Pertemuan
Briefing
Dengar Pendapat

Memoranda
Kebijakan
Paper Isu Kebijakan
Ringkasan Eksekutif
Appendix
Pengumuman Berita

Komunik
asi
Interaktif

Dokumen yang Relevan dengan


Kebijakan
Pembuatan dokumen yang relevan dengan kebijakan
membutuhkan keterampilan dalam mensintesakan,
menyederhanakan, memaparkan, dan meringkas informasi,
Beberapa hal penting dalam penyusunan dokumen analisis
kebijakan :
1. Sintesis, berbagai informasi harus disitesiskan dalam jumlah halaman
terbatas
2. Organisasi, informasi harus diorganisir secara koheren, konsisten,
ekonomis
3. Terjemahan, harus diterjemahkan dalam bahasa pelaku kebijakan
4. Penyederhanaan, berbagai alternatif harus disederhanakan jumlahnya
dan disusundalam bahasa sederhana
5. Penyajian visual, komunikasi visual dengan bantuan komputer akan
membantu komunikasi kebijakan
6. Ringkasan, ringkasan eksekutif sangat penting dalam kominikasi yang
efektif

Sumber
William N.Dunn: Pengantar Analisis
Kebijakan Publik, Edisi Kedua, Gajah
Mada Iniversity Press, 2003