Anda di halaman 1dari 9

BAHAN AJAR

Satuan Pendidikan
Kelas
Semester
Materi

: SMP Negeri 7 Palembang


: VII
: Ganjil
: HIMPUNAN

KD
2.1

Menunjukkan sikap logis, kritis, analitik, konsisten dan teliti, bertanggung jawab,
responsif, dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah.
Indikator :
2.1.1 Logis dalam menentukan himpunan.
2.1.2 Bersikap Responsif terhadap materi yang berhubungan dengan Himpunan.

2.2

Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta
memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui
pengalaman belajar.
Indikator :
2.2.1
Memiliki sifat Rasa Ingin Tahu terhadap materi penjelasan mengenai
Himpunan.
2.2.2 Memiliki sikap Teliti dalam menyelesaikan soal Himpunan.

3.2

Menjelaskan pengertian himpunan, himpunan bagian, komplemen himpunan, operasi


himpunan dan menunjukkan contoh dan bukan contoh.
Indikator :
3.2.1.
3.2.2.
3.2.3.
3.2.4.
3.2.5.

Menentukan himpunan
Memberikan contoh dan bukan contoh Himpunan.
Menyatakan Himpunan.
Membedakan contoh Himpunan dan bukan contoh Himpunan
Memecahkan masalah Soal Materi Himpunan.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat Menentukan himpunan ketika guru meminta contoh soal mengenai
himpunan dan bukan himpunan. (I).
2. Siswa dapat Memberikan contoh himpunan dan bukan contoh himpunan ketika
guru meminta siswa mengemukkannya didepan kelas dengan tepat. (I)

3. Siswa dapat Menyatakan himpunan dengan melihat objek yang diberikan


secara tepat. (I).
4. Siswa mampu Membedakan contoh himpunan dan bukan contoh himpunan
dengan hanya melihat dan membaca dengan soal yang diberikan guru. (I)
5. Siswa dapat Mengidentifikasikan himpunan bagian dengan baik dan tepat
ketika guru meminta penjelasan tentang materi himpunan bagian. (III)
6. Siswa dapat Menggambarkan himpunan bagian dengan baik dan tepat ketika
guru meminta siswa mempaparkan materi himpunan bagian. (III)
7. Siswa dapat Menyajikan Himpunan berupa materi himpunan yang tidak
memiliki anggota (Himpunan Kosong) dan Himpunan Semesta dengan caranya
tersendiri dengan tepat. (II)
8. Siswa mampu Memecahkan Masalah berupa Soal yang berhubungan dengan
materi himpunan ketika guru memberikan soal seputar himpunan.
(I/II/III/IV/V/VI)
Materi

Pertemuan 1 : Menemukan Konsep Himpunan

MASALAH :
Terdapat sebuah pertenakan yang terdiri
atas hewan yaitu kuda, sapi, domba,
babi, itik, ayam, dst.
Untuk menyatakan hewan ternak tersebut masyarakat biasanya menyebutkan semua hewan
ternak dengan kata Kumpulam Hewan Ternak atau Kelompok Hewan Ternak.
Taukah anda apa alasan mendasar masyarakat menyatakan pertenakan yang terdiri atas hewan
yaitu kuda, sapi, domba, babi, itik, ayam. dengan sebutan kumpulan hewan ternak atau
kelompok hewan ternak? jika belum tahu. Maka, pelajarilah materi yang berhubungan
dengan himpunan ini.
Bahan Ajar Pembahasan :
Secara tidak sadar sebenarnya materi himpunan ini sangat berkaitan langsung
terhadap kehidupan sehari-hari yang kita hadapi. Sebagai contoh, kalian pasti tau yang
namanya Pempek makanan khas palembang. Pempek terbagi atas beberapa bentuk yang

berbeda sehingga sebutan untuk bentuk Pempek yang berbeda itu berbagai macam
diantaranya Pempek lenjer, Pempek telor, Pempek pistel, Pempek kulit, Pempek adaan,
dsg. Konsep himpunanan yang ada pada Pempek tersebut adalah ketika kita tau itu
Pempek lenjer, Pempek telor, Pempek pistel, Pempek kulit, Pempek adaan, dsg adalah
Pempek sehingga konsep himpunan yang dipakai adalah mengelompokkan dari berbagai
macam pempek. Dengan kata Kumpulan Pempek atau Kelompok Pempek.
Sekarang coba kalian perhatikan beberapa gambar dibawah ini. Konsep himpunan
yang didapakan dengan gambar ini adalah

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Dapat dilihat diatas beberapa gambar (1), (2), (3), (4), (5) dan (6). Dimana disetiap
gambar diatas menyatakan pengelompokkan pernyataan dari himpunan. Diantaranya :
Gambar (1) Kumpulan hewan peliharaan rumahan
Gambar (2) Kumpulan hape merk Iphone
Gambar (3) Kumpulan artis indonesia di acara dahsyat
Gambar (4) Kumpulan gitar yamaha termahal
Gambar (5) Kumpulan ikan
Gambar (6) Kumpulan lukisan indah dan menawan.

Tidak semua pernyataan yang diawali dengan kumpulan/kelompok bisa dikatakan


suatu himpunan. Namun, sudah pasti suatu himpunan dinyatakan dengan awalan kata
kumpulan/kelompok. Maksudnya, ada satu hal yang harus terpenuhi dalam menyatakan suatu
kumpulan adalah suatu himpunan yaitu dapat dipahami dengan jelas maksud dari kumpulan
tersebut (kumpulan yang terdefinisi dengan jelas). Sehingga, muncullah suatu pengertian dari
Himpunan adalah kumpulan/kelompok suatu objek yang telah terdefinisi dengan jelas.
Jadi, untuk mengetahui dari gambar (1), (2), (3), (4), (5) dan (6). Diantaranya termasuk suatu
contoh himpunan dan bukan contoh himpunan.
Gambar (1) Kumpulan hewan peliharaan rumahan (terdefinisi dengan jelas)
Gambar (2) Kumpulan hape merk Iphone (terdefinisi dengan jelas)
Gambar (3) Kumpulan artis indonesia di acara dahsyat (terdefinisi dengan jelas)
Gambar (4) Kumpulan gitar yamaha termahal (kata mahal belum terdefinisi dengan jelas)
Gambar (5) Kumpulan ikan (kata ikan masih mencakup sangat luas)
Gambar (6) Kumpulan lukisan indah dan menawan. (kata indah dan menawan belum bisa
tedefinisi dengan jelas
Jadi, dari ke 6 gambar tersebut dapat diketahui bahwa ada 3 contoh himpuanan yaitu 1,2,3.
Dan 3 bukan contoh himpunan.

Pertemuan 2 : Menyatakan Himpunan


Disamping adalah jadwal pertandingan
piala dunia 2014. Seperti bisa kalian lihat
pada gambar terdapat 24 negara.
Seperti yang telah dibahas pada pertemuan
sebelumnya yang menjelaskan bahwa
himpunan adalah kumpulan dari beberapa
objek yang telah terdefinisi dengan sangat
jelas.
Taukah anda terdapat suatu konsep
himpunan dalam gambar disamping?
Bisakah anda temukan dan buatkan
kumpulan himpunan yang ada? Serta tuliskan anggota yang terdapat pada himpunan yang
ada?
Bahan Ajar Pembahasan :
Himpunan merupakan suatu komponen penting dalam kegiatan kehidupan manusia.
Terdapat banyak penggunaan konsep himpunan didalam kehidupan ini. Mengapa disebut
sebagai konsep himpunan? Tentu sudah di ketahui bahwa himpunan adalah kumpulan objek
yang telah terdefinsi dengan jelas. Lihatlah gambar permasalhan diatas. Diatas adalah salah
satu komponen permasalahan nyata yang dipersembahkan dan dilihatkan dalam konsep
himpunan. Sekarang kita identifikasi konsep himpunan yang ada.
Konsep Himpunan yang dipakai adalah dalam pembentukan setiap anggota dalam setiap
grup. Dimana grup A yang terdiri atas negara Brazil, Kroasia, Meksiko dan Kamerun. Maka
dapat dituliskan demikian untuk grup selanjutnya
Grup B, Anggota : Spanyol, Belanda, Chile dan Australia
Grup C, Anggota : Kolombia, Yunani, Pantai Gading dan Jepang
Grup D, Anggota : Uruguay, Kostarika, Inggris dan Italia
Grup E, Anggota : Swiss, Ekuator, Prancis dan Honduras
Grup F, Anggota : Argentina, Basnia Herzegovina, Iran dan Nigeria
Grup G, Anggota : Jerman, Portugal, Ghana dan Amerika Serikat
Grup H, Anggota : Belgia Aljazair, Rusia dan Korea Selatan
Dengan menuliskan himpunan beserta anggota diatas secara tidak langsung sebenarnya anda
telah menyatakan suatu himpunan dengan cara tobulasi atau mendaftar, namun masih belum
sempurna.

Terdapat beberapa konsep dalam menyatakan suatu himpunan.yaitu ada 3, diantaranya


sebagai berikut :
1. Metode Deskripsi
2. Metode Tobulasi
3. Metode Bersyarat
Dimana diantara metode deskripsi adalah suatu metode yang mengharuskan menyatakan
suatu himpunan dalam bentuk kata sebagai contoh
Himpunan Negara yang mengikuti piala dunia grup H adalah negara Belgia, Aljazair, Rusia
dan Korea Selatan
Metode Tobulasi langsung menyatakan himpunan dengan tanda kurung kurawal, contohnya :
H : {Belgia, Aljazair, Rusia dan Korea Selatan}
Untuk metode bersyarat biasanya digunakan dalam menyatakan himpunan dalam bentuk
bagian. Contohnya suatu bilangan prima yang terdiri atas 2, 3, 5, 7, 13, 17
Maka, metode bersyarat pada bilang diatas adalah P : {xx<20, x

bil. Prima kurang dari

20}

A. Himpunan Bilangan
Himpunan bilangan yang sering digunakan diantaranya adalah:
1. Himpunan Bilangan Asli (A)
Anggota himpunan bilangan asli adalah 1, 2, 3, 4, 5..secara tabulasi
dinyatakan sebagai: A = {1, 2, 3, 4, 5.}
2. Himpunan Bilangan Cacah (C)
Anggota himpunan bilangan cacah adalah 0, 1, 2, 3, 4,.secara tabulasi
dinyatakan sebagai: C = {0, 1, 2, 3, 4..}
3. Himpunan Bilangan Prima (P)
Anggota himpunan bilangan prima adalah 2, 3, 5, 7, 11,..secara tabulasi
dinyatakan sebagai: P = {2, 3, 5, 7, 11,.}
4. Himpunan Bilangan Bulat (B)
Bilangan bulat terdiri dari 3 macam, yaitu: bilangan bulat positif (bilangan
asli), bilangan nol, dan bilangan bulat negatif.
Anggota himpunan bilangan bulat adalah..-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,.. secara tabulasi
dinyatakan sebagai: B = {..,-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3.}

B. Himpunan Kosong

Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota. Himpunan


kosong disimbolkan dengan

atau .

Perhatikan kedua contoh berikut ini:


1.

H adalah himpunan bilangan satu cacah yang pertama, berarti H = {0} dan n(H) =
1. Anggota H adalah 0.

2. T adalah himpunan bilangan asli antara 3 dan 4, berarti T =


Anggota T tidak ada.
0

Berdasarkan kedua contoh diatas terlihat bahwa:


tidak sama dengan

dan n(T) = 0.

atau

C. Himpunan Semesta
Himpunan semesta atau semesta pembicaraan adalah himpunan yang memuat sebuah
objek pembicaraan. Semesta pembicaraan mempunyai anggota yang sama atau lebih banyak
dari pada himpunan yang sedang dibicarakan. Himpunan semesta disebut juga sebagai
himpunan universal dan disimbolkan dengan S atau U.

Pertemuan 3 : Himpunan Bagian


MASALAH :
Seluruh siswa kelas VII.2 Mts damymandiri
berjumlah 40 orang. Jika A adalah himpunan
yang menyatakan siswa laki-laki, B adalah
himpunan yang menyatakan siswa perempuan,
C adalah himpunan semua siswa laki-laki yang
gemar bermain sepak bola, D adalah himpunan
semua siswa perempuan yang gemar menari.
Dan S adalah himpunan semua jumlah siswa
yang berada di kelas VII.2
Secara tidak sadar. Sesungguhnya penggunaan himpunan bagian diterapkan dalam
menyatakan semua siswa yang dinyatakan pada himpunan A, B, C, D, dan S. Maka, dapatkah
kalian menemukan jumlah setiap siswa atau menyakan himpunan yang sesuai dalam
membentuk gambar sketsa untuk menyakan himpunan yang ada?
Bahan Ajar Pembahasan :
A. Pengertian Himpunan bagian
Himpunan A disebut sebagai himpunan bagian dari B jika setiap anggota A juga

menjadi anggota himpunan B. lambing yang menyatakan himpunan bagian adalah . Jika
B = {1, 2, 3} maka himpunan bagiannya adalah: { }, {1}, {2}, {3}, {1, 2}, {1, 3}, {2, 3}, {1,
2, 3}. Ketentuan-ketentuan dalam himpunan bagian, antara lain:

Himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari setiap himpunan.


Setiap himpunan merupakan himpunan bagian dari himpuna itu sendiri. Untuk

sembarang himpunan A, berlaku A A

B. Menentukan Semua Himpunan Bagian dari Suatu Himpunan


Untuk menentukan semua himpunan bagian dari suatu himpunan ada dua cara yaitu
dengan metode penghapusan anggota dan dengan metode diagram pohon. Misal B = {1, 2, 3}
himpunan bagiannya adalah:
1. Dengan metode penghapusan
tanpa penghapusan diperoleh {1, 2, 3} = B
penghapusan 1, diperoleh {2, 3}

penghapusan 2, diperoleh {1, 3}


penghapusan 3, diperoleh {1, 2}
penghapusan 1 dan 2, diperoleh {3}
penghapusan 1 dan 3, diperoleh {2}
penghapusan 2 dan 3, diperoleh {1}
penghapusan 1, 2, dan 3, diperoleh {} atau
Jadi, himpunan bagiannya adalah { }, {1}, {2}, {3}, {1, 2}, {1, 3}, {2, 3}, {1, 2, 3}
2. Dengan metode diagram pohon
Aturan pembuatan diagram pohon dalam menentukan semua himpunan bagian
adalah:

Setiap pangkal pohon harus bercabang dua


Cabangnya hanya boleh berbuah satu buah saja dan yang lainnya tidak
Buah dari cabang diambil dari anggota himpunan tetapi harus mempunyai
keteraturan (berurutan)

C. Menentukan Banyaknya Himpunan Bagian


Apabila banyaknya anggota himpunan adalah n buah, maka banyaknya himpunan
bagian dari himpunan tersebut sama dengan

2n

D. Hubungan Antarhimpunan

Himpunan Saling Lepas


Dua himpunan dikatakan saling lepas atau saling asing jika kedua himpunan itu
tidak mempunyai anggota persekutuan. Himpunan saling lepas dinotasikan

dengan // atau
.

Himpunan Tidak Saling Lepas


Dua himpunan dikatakan tidak aling lepas, jika:
a.

himpunan yang satu bukan merupakan himpunan bagian yang lain.


Biasanya dinotasikan dengan
b.
himpunan yang satu merupakan himpunan bagian yang lain atau

himpunan yang saling bergantung. Biasanya dinotasikan dengan


Himpunan yang Sama
Dua himpunan dikatakan sama jika kedua himpunan itu mempunyai angota yang
sama, baik banyak maupun unsurnya. Biasanya dinotasikan dengan =
Himpunan yang Ekuivalen
Dua himpunan dikatakan ekuivalen jika banyak masing-masing anggota
himpunan adalah sama. Biasanya dinotasikan dengan ~