Anda di halaman 1dari 55

SOAL

OTONOMI DAERAH
=====================================

1.

Undang undang nomer berapakah yang mengatur tentang Pemda ??

Jawab : UU No. 32 / Tahun 2004


2.

Tentang apakah UU RI No.12 Tahun 2008?

Jawab : Tentang perubahan kedua atas UU No.32 / Tahun 2004 Tentang


Pemerintahan Daerah
3.
Apa tujuan dari perubahan kedua atas UU No. 32 / tahun 2004 tentang
Pemsa?
Jawab : 1.Dalam rangka mewujudkan melahirkan kepemimpinan daerah yang
demokratis,memperhatikan prinsip persamaan dan keadilan dan persamaan
hukum dalm NKRI
2.karena dalam UU No. 32 / tahun 2004 belum mengatur tentang
pengisian kekosongan jabatan wakil kepala daerah yang menggati kepala daerah
jika kepala daerah meninggal dunia, mengundurkan diri,atau tidak dapat
melakukan kewajiban selama 6 bulan berturut-turut.
4.

Apakah perubahan yang tertulis dalam UU No. 32 / Tahun 2004?

Jawab : Bahwa antara lain ,ketentuan pasal 26 UU No. 32 / Tahun 2004


ditambah 4 ayat,yakni ayat 4,ayat 5, ayat 6, ayat 7
5.

Bagaimanakah bunyi pasal 26 UU No. 32 / Tahun 2004 ayat 4?

Jawab : Dalam mengisi kekosongan jabatan wakil kepala daerah ,jika berasal
dari perwakilan parpol atau gabungan parpol,dan masa jabatannya masih tersisa
18 bulan atauy lebih,kepala daerah mengajukan calon wakil kepala daerah
berdasarkan usul parpol atau gabungan parpol yang pasangannya terpilih dalam
pemilihan kepala daerah dn wakil kepala daerah untuk dipilih oleh rapat
Paripurna DPRD
6.

Bagaimanakah bunyi pasal 26 UU No. 32 / Tahun 2004 ayat 5 ?

Jawab : Dalam mengisi kekosongan jabatan wakil kepala daerah ,jika berasal
dari calon perseorangan ,dan masa jabatannya masih tersisa 18 bulan atau
lebih,kepala daerah mengajukan 2 (dua ) orang calon wakil kepala daerah untuk
dipilih oleh rapat Paripurna DPRD
7.
dibagi atas daerah apa sajakah NKRI ?
Jawab : NKRI dibagi atas daerah-daerah propinsi ( PemProv ), dan daerah-daerah
provinsi tersebut dibagi atas kabupaten

8.

Mengatur tentang apakah UU No. 33 / Tahun 2004 ?

Jawab : Mengatur tentang perimbangan keuangan antara Pempus dan Pemda


9.

Terdiri dari apa sajakah sumber pendapatan daerah ?

Jawab :
A. Pendapat Asli Daerah ( PAD )
Dana Perimbangan yang meliputi :

a.
b.
c.

Dana Bagi Hasil


Dana Alokasi Umum
Dana Alokasi

Lain-lain pendapatan daerah yang sah


10.

Bersumber dari apa sajakah Pendapatan Asli Daerah ( PAD )

Jawab :

a.
b.
c.
d.

Pajak Daerah
Restribusi Daerah
Hasil pengolahan kekayaan Daerah yang dipisahkan
Lain-lain PAD yang sah

a.
b.
c.
d.
e.

A. PAD bersumber dari :

B. Lain-lain PAD yang sah ,yang meliputi :

hasil penjualan kekayaan Daerah yang tidak dipisahkan


jasa giro
pendapatan bunga
keuntungan selisih nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing
komisi,potongan ataupun bentuk lain sebagai akibat dari penjualan dan / atau
pengadaan barang dan / atau jasa daerah

11.
Didanai dari dan atas beban apakah
pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah ?

penyelenggaraan

urusan

12.
Didanai dari dan atas beban apakah penyelenggaraan
pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah di daerah ?

urusan

Jawab : APBD

Jawab : APBN
13.

Siapakah yang menetapkan PERDA ?

Jawab : Perda ditetapkn oleh kepala daerah setelah mendapat persetujuan


bersama DPR
14.

Meliputi apa sajakah perangkat daerah propinsi ?

Jawab : Sekda, Sekretaris DPRD, dinas daerah , lembaga tekhnis daerah


15.

Meliputi apa sajakah perangkat daerah Kabupaten / kota ?

Jawab : Sekda , Sekretaris DPRD ,dinas daerah , lembaga tekhnis daerah ,


kecamatan dan Kelurahan
16.
Siapakah yang melantik Gub / Wk Gubernur dan Bupati/ Wk Bupati atau
Walikota /. Wk Walikota ?
Jawab :

17.

Gubernur / Wk Gubernur : dilantik oleh Mendagri atas nama


Presiden
Bupati / Wk Bupati atau Walikota / Wk Walikota : dilantik oleh
gubernur atas nama Presiden.
Apa arti Desentralisasi ?

Jawab : Penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah


otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah dalam sistem NKRI
18.

Apa arti Dekonsentrasi ?

Jawab : Pelimpahan wewenang dari pemerintah kepada Gubernur sebagai wakil


pemerintah.
19.

Apakah perbedaan otonomi daerah dan daerah otonom?

Jawab :
No
1

Otonomi Daerah

Daerah Otonomi

Hak / wewenang dan kewajiban


daerah otonom untuk mengatur dan
mengurus
sendiri
urusan
pemerintahan
dan
kepentingan
masyarakat setempat sesuai dengan
peraturan perundang-undangan

Kesatuan masyarakat hukum yang


mempunyai batas-batas wilayah yag
berwenang mengatur dan mengurus
urusan pemerintahan dan kepentingan
masyarakat
setempat
menurut
prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi
masyarakat dalam sistem NKRI

20.
Bagaimana prosentase pelaksanaan bagi hasil antara pemerintah dan
daerah mengenai pertambangan minyak bumi ?
Jawab : penerimaan pertambangan minyak bumi yang dihasilkan dari wilayah
daerah,setelah dikurangi komponen pajak dan pungutan lainnya,yaitu :

85 % untuk pemerintah

15 % untuk daerah
21.
Bagaimana prosentase pelaksanaan bagi hasil antara pemerintah dan
daerah mengenai pertambangan gas bumi yang dihasilkan dari wilayah
daerah ?
Jawab : penerimaan pertambangan gas bumi yang dihasilkan dari wilayah
daerah,setelh dikurangi komponen pajak dan pungutan lainnya,yaitu :

70 % untuk pemerintah

30 % untuk daerah

22.
Terdiri dari apa sajakah urusan pemerintahan yang menjadi urusan
pemerntah dan tidak boleh dilaksanakan oleh Pemda ?
Jawab :
Politik luar negeri
Pertahanan
Keamanan
Yustisi
Moneter & fiskal nasional
Agama

23.

Apa perbedaan antara Kepala Desa dan Kepala Kelurahan ?

Jawab :
No

Kepala Desa
Bukan PNS
Mendapat gaji

dari

Kepala Kelurahan

bengkok

desa
Masa kerjnya 6 tahun

Seorang PNS
Mendapat gaji dari pemerintah
Masa kerja tergantung atasa
yang mengangkatnya
Memimpin kelurahan

Memimpin daerah pedesaan

24.
Siapakah yang disebut dengan Pemerintah ,dan siapa pulakah yang
disebut dengan Pemerintah Daerah?
Jawab :
Pemerintah Pusat,yaitu :

Presiden RI, yang memegang kekuasaan sebagaimana dimaksud dalam UUD RI


tahun 45
Pemerintah Daerah,yaitu :

Gubernur ( Pem prov ) / Bupati ( Pem Kab ) / Walikota ( Pem Kot ), dan perangkat
daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
25.

Siapakah penyelenggara pemerintahan dan pemerintahan daerah ?

Jawab :

Penyelenggara pemerintahan, adalah Presiden dibantu oleh 1 ( satu


) orang wakil presiden dan menteri negara

Penyelenggara pemerintahan daerah, adalah Pemerintah daerah


( Gubernur / Bupati / Walikota ) dan DPRD

26.
Daerah mana sajakah yang menurut pasal 226 ayat 1 UU No. 32 / tahun
2004 Tentang Pemda dinyatakan sebagai daerah yang memiliki status istimewa
dan yang diberikan otonom khusus ?
Jawab :
Propinsi daerah khusus Ibukota Jakarta,Propinsi Aceh Darussalam,Propinsi Papua,
dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang tidak diatur secara khusus
dalam Unadang-undang tersendiri.
27.

Mulai kapankah tahun anggaran APBS ?

Jawab : Tahun anggaran APBD mulai 1 Januari s.d tanggal 31 Desember

28.

SOAL
PARTAI POLITIK
=====================================
Undang undang nomer berapakah yang mengatur tentang parpol ??

Jawab : UU No. 2 / Tahun 2008,yang merupakan UU yang memperbarui UU


sebelumnya, yaitu UU No. 31 / Tahun 2002
29.
Apakah perbedaan inti antara UU No.31 / Tahun 2002 dengan UU No. 2
Tahun 2008 ?
Jawab: Bahwa UU No.31 / Tahun 2002 ini :
a.
menyatakan secara tegas larangan untuk menganut,mengembangkan dan
menyebarkan
ajaran
komunisme
/
marxisme-Leninisme
sebagaimana
diamanatkan oleh Tap MPRS No. XXV / MPRS / Tahun 1966 ( terdapat dalam pasal
40 ayat 5 )
b.
mengamanatkan perlunya pendidikan politik dengan memperhatikan keadilan
dan kesetaraa gender.
30.
Apakah yang dimaksud dengan Parpol menurut UU No. 2 / Tahun 2008 Bab
I pasal 1 ayat 1 ?
Jawab : Adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok
warganegara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehensdak dan
cita-cita
untuk
memperjuangkan
dan
membela
kepentingan
politik
anggota,masyarakat,bangsa dan negara serta memelihara keutuhan NKRI
berdasarkan Pancasila, dan UUD 1945.
31.
Bagaimanakah ketentuan tentang pembentukan parpol menurut UU No.
2 / Tahun 2008 pasal 2 ?
Jawab : Pasal 2 ayat 1 , bahwa parpol didirikan dan dibentuk oleh paling sedikit
50 orang WNI yang telah berusia 21 tahun dgn akta notaris ,dan menyertakan
30% keterwakilan perempuan
32.

Apakah parpol harus didaftarkan pada Departemen ?

Jawab: Ya, Parpol harus didaftarkan ke Departemen Kehakiman untuk menjadi


badan Hukum
33.

Bagaimanakah caranya agar parpol bisa menjadi badan hukum ?

Jawab : yaitu,harus memiliki :


Akta notaris pendirian partai politik
Nama,lambang,atau tanda gambar yg tidak mempunyai persamaan dg tanda
gambar yg dimiliki oleh parpol yang lain .
Kantor tetap
Kepengurusan paling sedikit 60% dari jumlah prop,50% dari jumlah
kabupaten/kota,dan 25 % dari jumlah kecamatan
Memiliki rekaning atas nama partai
34.
Apakah tujuan umum Parpol menurut pasal 10 ayat 1 UU No. 2 / Tahun
2008?

Jawab :
Mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia
Menjaga dan memelihara keutuhan NKRI
Mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan
menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam NKRI
Mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia

Pancasila

dengan

35.
Apakah tujuan Khusus Parpol menurut pasl 10 ayat 2 UU No. 2 / Tahun
2008Apakah fungsi Parpol menurut pasal 11 ayat 1 UU No. 2 / Tahun 2008?

Jawab :
Meningkatkan partisipasi politik anggota dan masyarakat dalam rangka
penyelenggaraan kegiatan politik dan pemerintahan
Memperjuangkan cita-cita parpol dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa
dan bernegara
Membangun
etika
dn
budaya
politik
dalam
kehidupan
bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
36.

Apakah fungsi Parpol menurut pasal 11 ayat 1 UU No. 2 / Tahun 2008 ?

Jawab :
Pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi
warganegara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan
bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
Penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Insonesia
untuk kesejahteraan masyarakat
Penyerap,penghimpun,dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam
merumuskan dan menetapkan kebijakan negara
Partisipasi politik WNI
Rekuitmen politik dalam proses pengisian jabatan politik

37.
Siapakah yang bisa menjadi anggota parpol, dan bagaimanakah sifat
keanggotaanya?

Jawab :
Yang bisa menjadi anggota partai adalah WNI yang telah berusia 17 Th atau
sudah / pernah kawin ( bukan menikah, karena UU yang kita miliki adalah UU
No.10 / Th 74 Tentang Perkawinan,bukan tentang pernikahan )
Keanggotaan partai bersifat sukarela,terbuka,dan tidak diskriminatif.

38.
Apakah larangan bagi parpol yang termuat dalam UU No. 2 /Tahun 2008
pasal 40 ayat 2 ?

Jawab : Bahwa partai politik dilarang :


Melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD45 dan peraturan UU
Melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan dan keselamatan NKRI
39.
Apakah larangan bagi parpol yang termuat dalam UU No. 2 /Tahun 2008
pasal 40 ayat 5 ?
Jawab : Bahwa partai politik dilarang menganut dan mengembangkan serta
menyebarkan ajaran atau paham komunisme / Marxisme.-Leninisme
40.

Jawab : Bersumber dari :


Iuran anggota
Sumbangan yang sah menurut hukum
Bantuan keuangan dari APBN/APBD

41.

Bersumber dari mana sajakah keuangan Parpol ?

Siapakah yang berhak membubarkan Parpol ?

Jawab : Mahkamah Konstitusi,seperti yang diatur dalam UU No.2 / Tahun 2008


pasal 41, bahwa Parpol bubar,apabila :
Mambubarkan diri atas keputusan sendiri
Menggabungkan diri dengan parpol lain
Dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi

SOAL
PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM
===================
42.
Undang undang nomer berapakah yang mengatur tentang Penyelenggara
Pemilihan Umum ?
Jawab : UU No. 22 / Tahun 2007
43.

Siapakah yang disebut sebagai penyelenggara pemilu ?

Jawab :
Tingkat nasional

: KPU (yang bersifat nasional,tetap ,dan mandiri )

Jumlah anggota 7 orang


Masa keanggotaannya 5 tahun
Tingkat Prov
: KPU Prov
Jumlah anggota 5 orang
Masa keanggotaannya 5 tahun
Tingkat Kab
: KPU Kab / kota
Jumlah anggota 5 orang
Masa keanggotaannya 5 tahun
Tingkat Kecamatan: PPK ( Panitia Pemilihan Kecamatan )

SOAL
PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR,DPRD,DAN DPD
============================================
44.
Undang
undang
nomer
berapakah
yang
mengatur
tentang
Penyelenggaraan Pemilihan Umum Anggota DPR,DPD , dan DPRD?
Jawab : UU No. 10/ Tahun 2008
45.

Siapakah yang disebut sebagai penyelenggara pemilu ?

Jawab :
Tingkat
Tingkat
Tingkat
Tingkat
46.

nasional :
Prov
:
Kab
:
Kecamatan:

KPU (yang bersifat nasional,tetap ,dan mandiri )


KPU Prov
KPU Kab / kota
PPK ( Panitia Pemilihan Kecamatan )

Siapakah yang disebut sebagai pemantau pemilu ?

Jawab : yang dimaksud dengan pemantau pemilu,yaitu :


LSM pemantau pemilu dalam negeri
Badan hukum dalam negeri
Lembaga pemantauan pemilihan dari luar negeri
Lembaga pemilihan luar negeri
Perwakilan negara sahabat Indonesia

Dengan syarat :
Bersifat independent
Mempunyai sumber dana yang jelas
Terdaftar dan memperoleh akreditasi dari KPU,KPU Prov,KPU Kab/kota
47.

Sebutkan macam-macam jenis perlengkapan pemungutan suara!

Jawab :
Kotak suara
Surat suara
Tinta
Bilik pemungutan suara
Segel
Alat untuk memberi tanda pilihan

Tempat pemungutan suara


48.

Berasal dari mana sajakah dana kampanye pemilu?

Jawab :
Parpol
Calon anggota DPR,DPRD dari parpol yang bersangkutan
Sumbangan yang sah menurut hukum dari pihak lain
49.
Siapakah yang disebut
penyelenggaraan pemilu ?

yang

bertugas

mengawasi

Jawab :
Di seluruh wilayah NKRI adalah Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu )
Di tingkat daerah ,disebut dengan Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu )
50.

sebagai badan

Berapakah jumlah kursi anggota DPR ,DPRD,dan DPD ?

Jawab :
Kursi
Kursi
Kursi
Kursi

sesuai UU No. 10 / tahun 2008, pasal 2008 , yaitu :


DPR
: 560 kursi
DPRD Prov : min 35 dan max 100 kursi
DPRD Kab : min 25 dan max 50 kursi
DPD
: setiap Propinsi 4 kursi ( 33 X 4 = 134 kursi )

Catatan : jumlah kursi anggota MPR = Jum kursi DPR + Jum Kursi DPD
= 560
+ 134
= 694 kursi
51.
Bagaimanakah syarat-syarat untuk bisa mencalonkan diri sebagai anggota
DPR,DPRD,dan DPD?

Jawab :
WNI yang telah berusia 21 tahun atau lebih
Bertakwa pada Tuhan YME
Bertempat tinggal di wilayah NKRI
Cakap berbicara,membaca,dan menulis bahasa Indonesia
Berpendidikan min SLTA
Setia kepada Pancasila dan UUD45
Tidak pernah dijatuhi pidana penjara max 5 th atau lebih
Sehat jasmani rohani
Terdaftar sebagai pemilih
Dll
52.

Bagaimanakah tentang larangan bagi nama dan tanda gambar partai ?

Jawab : bahwa nama dan tanda anggota partai dilarang sama dengan :
Bendera dan lambang negara RI
Lambang-lambang negara atau lambang pemerintah
Nama,bendera, lambang negara lain atau lembaga / badan internasional
Nama,benbera ,simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang
Nama atau gambar seseorang

dll

SOAL TEMATIK
1. Jelaskan latarbelakang pergeseran kekuasaan membentuk undang-undang
yang semula ditangan Presiden menjadi kewenangan DPR?
Jawaban: - Penjabaran mengenai upaya mempertegas sistem presidensial dalam
penyelenggaraan negara dimana bidang kekuasaan eksekutif, legislatif, dan
yudikatif dilaksanakan oleh lembaga sendiri. Untuk meletakkan secara tepat
fungsi lembaga negara sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing, yakni
DPR sebagai lembaga pembentuk undang-undang (kekuasaan legislatif) dan
Presiden sebagai lembaga pelaksana undang-undang (kekuasaan eksekutif).
Praktek penyelenggaraan pemerintahan masa lalu yang memberikan
kewenangan kepada Presiden membentuk undang-undang membuka peluang
kepada terjadinya penyelewengan penyelenggaraan negara karena lebih banyak
undang-undang yang dibuat untuk memperkuat kedudukan Presiden.
2. Jelaskan bagian dan materi dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 yang tidak dapat diubah dan mengapa terhadap hal
tersebut tidak dapat dilakukan perubahan?
Jawaban: Bagian dan materi Pasal yang tidak dapat dilakukan perubahan
-Pembukaan UUD 1945 menggambarkan konsistensi terhadap kesepakatan
dasar MPR sebelum melakukan perubahan UUD 1945 Pembukaan memuat
dasar filosofis dan normatif yang mendasari seluruh pasal dalam UUD 1945
mengandung staatsidee berdirinya NKRI, tujuan dan dasar negara yang harus
tetap dipertahankan. Pasal 37 ayat (5) yaitu tentang Bentuk Negara Kesatuan
Republik Indonesia mempertegas komitmen bangsa Indonesia terhadap
Pembukaan UUD 1945 dan bentuk NKRI sekaligus melestarikan putusan pendiri
negara sejak tahun 1945, dimana bentuk inilah yang dipandang tepat mewadahi
ide persatuan pada bangsa yang majemuk. menggambarkan konsistensi
terhadap kesepakatan dasar MPR sebelum melakukan perubahan UUD 1945
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan etika penegakkan hukum yang
berkeadilan sebagaimana tercantum dalam Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001!
Jawaban: Rumusan yang memuat tentang etika untuk menumbuhkan kesadaran
tertib sosial, ketenangan, dan keteraturan hidup bersama dapat diwujudkan
dengan ketaatan terhadap hukum dan seluruh peraturan yang berpihak kepada
keadilan, hal ini untuk menjamin tegaknya supremasi dan kepastian hukum .
Jelaskan ciri-ciri sistem pemerintahan presidensil! Jawaban: 1) adanya masa
jabatan Presiden yang bersifat pasti (fixed term); 2) Presiden di samping sebagai
kepala negara, sekaligus sebagai kepala pemerintahan; 3) adanya mekanisme

saling mengawasi dan saling mengimbangi; 4) adanya mekanisme


impeachment.
4.Sebutkan substansi dan amanat dari Ketetapan MPR Nomor VIII/MPR/2001
tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi,
Kolusi, dan Nepotisme! Jawaban: Substansi: Ketetapan ini mengamanatkan untuk
mempercepat dan lebih menjamin efektivitas pemberantasan KKN sebagaimana
diamanatkan dalam TAP MPR No. XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara
yang bersih dan bebas KKN, serta berbagai peraturan perundang-undangan yang
terkait. Amanat TAP MPR No. I/MPR/2003: Memerintahkan pembentukan undangundang serta peraturan pelaksanaannya untuk percepatan dan efektivitas
pemberantasan dan pencegahan KKN sampai terlaksananya seluruh ketentuan
dalam ketetapan ini.
5. Jelaskan latar belakang pembentukan lembaga Dewan Perwakilan Daerah
dalam sistem ketatanegaraan Indonesia! Jawaban: 1) memperkuat ikatan
daerah-daerah dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
memperteguh persatuan kebangsaan seluruh daerah; 2) meningkatkan
agregasi dan akomodasi aspirasi dan kepentingan daerah-daerah dalam
perumusan kebijakan nasional berkaitan dengan negara dan daerah; 3)
mendorong percepatan demokrasi, pembangunan dan kemajuan daerah secara
serasi dan seimbang. Sebutkan dan
6. jelaskan ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan MPR Nomor XVI/MPR/1998
tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka Demokrasi Ekonomi! Jawaban:
Pemerintah berkewajiban mendorong keberpihakan politik ekonomi yang lebih
memberikan kesempatan dukungan dan pengembangan ekonomi, usaha kecil
menengah, dan koperasi sebagai pilar ekonomi dalam membangkitkan
terlaksananya pembangunan nasional dalam rangka demokrasi ekonomi sesuai
dengan hakikat Pasal 33 UUD 1945. Menciptakan pengusaha menengah yang
kuat dan besar jumlahnya Membentuk keterkaitan dan kemitraan yang saling
menguntungkan antar pelaku ekonomi Tidak ada penumpukan asset dan
pemusatan kekuatan ekonomi pada seseorang, sekelompok, atau perusahaan
Pengusaha ekonomi lemah diberi prioritas dan dibantu dalam mengembangkan
usaha Membuka akses pada sumber dana
7. Jelaskan latar belakang dibentuknya Mahkamah Konstitusi! Jawaban: Implikasi
dari dianutnya paham negara hukum dalam UUD 1945, dimana dalam negara
hukum harus dijaga paham konstitusionalisme yaitu tidak boleh Untuk menjaga
ada undang-undang yang bertentangan dengan UUD 1945. prinsip
konstitusionalisme hukum agar ada lembaga khusus yang menjaga kemurnian
UUD sebagai hukum dasar tertinggi dan tidak ada undang-undang yang
bertentangan dengan UUD 1945.
8. Jelaskan makna yang terkandung dalam rumusan Pasal 1 ayat (2) UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa,
kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut penjabaran
langsung paham kedaulatan undang-undang dasar! Jawaban: rakyat yang
secara tegas dinyatakan pada Pembukaan Undang-Undang Dasar meneguhkan

bahwa Negara Republik Indonesia Tahun 1945, alinea IV kedaulatan rakyat


dijalankan melalui cara-cara dan oleh berbagai lembaga yang ditentukan oleh
UUD 1945 sebagai penjabaran langsung paham Implikasi: Kedaulatan tidak
dijalankan kedaulatan rakyat secara tegas. oleh satu lembaga negara, yaitu MPR
dan mengubah sistem ketatanegaraan dari supremasi MPR kepada sistem
kedaulatan rakyat. Ketentuan ini meneguhkan bahwa kedaulatan tetap di tangan
rakyat, sedangkan lembaga negara melaksanakan bagian-bagian dari kedaulatan
menurut aturan UUD 1945.
9. Jelaskan kedudukan serta tugas dan wewenang MPR sebelum
perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
Jawaban: Kedudukan MPR adalah penjelmaan seluruh rakyat dan merupakan
lembaga tertinggi negara pemegang dan pelaksana Tugas dan wewenang
menetapkan dan sepenuhnya kedaulatan rakyat mengubah UUD 1945
menetapkan GBHN memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden
Membuat Putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lainnya
Memberikan penjelasan/penafsiran terhadap putusan MPR Melakukan pengujian
Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar dan Ketetapan MPR Meminta
pertanggungjawaban Presiden Meminta laporan pelaksanaan tugas lembaga
tinggi negara atas pelaksanaan GBHN dan Ketetapan MPR lainnya sesuai dengan
fungsinya. Memberhentikan Presiden.
10. Jelaskan makna rumusan meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta
akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai
tujuan Mengakomodasi penyelenggaraan sistem pendidikan nasional!
Jawaban: Selain untuk nilai-nilai dan pandangan hidup sebagai bangsa
religius mencerdaskan kehidupan bangsa, juga membentuk manusia yang
beriman, Menjunjung tinggi nilai-nilai bertaqwa, dan berakhlak
mulia. kemanusiaan dan IPTEK, sehingga warga negara mampu menjaga harkat
dan martabat, berpihak kepada kebenaran untuk menciptakan kemaslahatan
dan kemajuan sesuai nilai-nilai agama dan budaya.
11. Jelaskan apa yang dimaksud dengan etika politik dan pemerintahan
sebagaimana tercantum dalam Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001! Jawaban:
Rumusan yang memuat tentang etika untuk mewujudkan pemerintahan yang
bersih, efisien, dan efektif, serta menumbuhkan suasana politik yang demokratis
bercirikan keterbukaan agar penyelenggara negara memiliki rasa kepedulian
tinggi dalam memberikan pelayanan kepada publik dan mundur apabila merasa
tidak mampu sehingga diharapkan mampu menciptakan suasana harmonis
antarpelaku dan antar kekuatan sosial politik.
12. Sebutkan substansi dan amanat dari Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001
tentang Etika Kehidupan Berbangsa! Jawaban: Substansi: Ketetapan ini
mengamanatkan untuk meningkatkan kualitas manusia yang beriman, bertaqwa,
dan berahklak mulia serta berkepribadian Indonesia dalam kehidupan
berbangsa. Pokok-pokok etika kehidupan berbangsa mengacu pada cita-cita
persatuan dan kesatuan, ketahanan, kemandirian, keunggulan dan kejayaan,
serta kelestarian lingkungan yang dijiwai oleh nilai-nilai agama dan nilai-nilai

luhur budaya bangsa. Amanat TAP MPR No. I/MPR/2003: Perlu ditegakkan Etika
Kehidupan Berbangsa yang meliputi, etika sosial dan budaya, etika politik dan
pemerintahan, etika ekonomi dan bisnis, etika penegakan hukum yang
berkeadilan dan berkesetaraan, etika keilmuan, dan etika lingkungan untuk
dijadikan acuan dasar dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan
bernegara sesuai dengan arah kebijakan dan kaidah pelaksanaannya, serta
menjiwai seluruh pembentukan undang-undang.
13. Mengapa dalam setiap pembahasan RUU APBN oleh Presiden dan DPR
harus untuk mengatur dengan memperhatikan pertimbangan DPD?
Jawaban: mekanisme APBN yang menuntut akuntabilitas dan transparansi
pengelolaan keuangan negara karena muatan APBN merupakan gambaran utuh
tentang pelaksanaan dan tanggung jawab pengelolaan keuangan negara
yang Karena APBN ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran
rakyat merupakan salah satu instrumen penting untuk kepentingan
pembangunan nasional dan ada bagian-bagian yang berkaitan dengan
pembangunan daerah.
14. Jelaskan mengapa MPR tidak lagi memiliki wewenang menetapkan Implikasi
Perubahan garis-garis besar daripada haluan negara? Jawaban: pasal 1 ayat (2)
Undang-Undang Dasar 1945, MPR tidak lagi sebagai pemegang kedaulatan
rakyat dan bukan merupakan lembaga tertinggi negara. Implikasi dari Pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden yang dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Presiden melaksanakan program sebagaimana dituangkan dalam kampanye
pada proses PILPRES.
15. Jelaskan mengapa lembaga Dewan Pertimbangan Agung dihapus? apakah
masih ada institusi yang melaksanakan fungsi pertimbangan kepada Alasan:
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas Presiden? Jawaban: penyelenggaraan
negara karena kedudukan DPA yang setara dengan Presiden tetapi
pertimbangannya tidak mengikat Presiden. Penetapan pertimbangan DPA
dilakukan melalui mekanisme dan prosedur sehingga membutuhkan waktu dan
hal ini dipandang kurang effektif apabila Presiden memerlukan Fungsi
Pertimbangan dapat diberikan oleh pertimbangan yang cepat. suatu dewan
pertimbangan yang berkedudukan di bawah Presiden dan dibentuk oleh
Presiden.
15. Jelaskan ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan MPRS Nomor
XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan
Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia bagi
Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau
Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunis/Marxisme-Leninisme! Jawaban:
Seluruh ketentuan dalam Ketetapan MPRS RI Nomor XXV/MPRS/1966 ini, ke
depan diberlakukan dengan BERKEADILAN dan MENGHORMATI HUKUM, PRINSIP
DEMOKRASI dan HAK ASASI Berkeadilan dan menghormati hukum: Tidak ada
dosa turunan MANUSIA. Prinsip Demokrasi dan Hak Asasi Manusia: Tidak
menghilangkan hak untuk ikut dalam penyelenggaraan negara dan mendapat

perlakuan yang sama dengan warga negara lainnya yang terkait dengan hak
asasi manusia.
16. Jelaskan latar belakang dibentuknya Komisi Yudisial! Jawaban: Hakim agung
optimalisasi pelaksaan fungsi kekuasaan kehakiman. merupakan figur dalam
perjuangan menegakkan hukum dan keadilan, sehingga menjadi tumpuan bagi
pencari keadilan. Untuk itu, diperlukan adanya institusi khusus yang memiliki
kewenangan untuk menjaga figur hakim agar Merupakan bagian dari upaya
dapat berlaku adil dan profesional. penyelenggaraan kekuasaan kehakiman
dalam rangka menegakkan negara hukum, dimana sesuatu yang sifatnya
strategis untuk menegakkan keadilan harus senantiasa dikawal secara khusus.
17. Jelaskan latar belakang penegasan perlunya negara memprioritaskan
anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% (dua puluh persen) dari APBN
dan APBD! Jawab: Implementasi dari penyelenggaraan prinsip demokrasi
pendidikan; Merupakan sikap bangsa dan negara untuk memprioritaskan
penyelenggaraan pendidikan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa
dan memajukan kebudayaan nasional; Dalam rangka upaya pemerintah untuk
membiayai pendidikan dasar dan kewajiban warga negara mengikuti pendidikan
dasar.
18. Sebutkan indikator Bersatu dalam Visi Indonesia Masa Depan sebagaimana
tercantum dalam Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2001! Jawab: o meningkatnya
semangat persatuan dan kerukunan bangsa; o meningkatnya toleransi,
kepedulian, dan tanggung jawab sosial; o berkembangnya budaya dan perilaku
sportif serta menghargai dan menerima perbedaan dalam kemajemukan; o
berkembangnya semangat anti kekerasan; o berkembangnya dialog secara wajar
dan saling menghormati antar kelompok dalam masyarakat.
19. Jelaskan makna pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum,
bebas, rahasia, jujur, dan adil! Jawab: Langsung: penyampaian suara dalam
pemilihan umum, dilaksanakan dengan tanpa diwakilkan. Umum : menjamin
kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warga negara, tanpa
diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, kedaerahan,
pekerjaan, dan status sosial. Bebas : seluruh warga negara bebas menentukan
pilihan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Rahasia : pilihan rakyat
dijamin kerahasiaannya. Jujur : penyelenggara, peserta, dan rakyat
menyelenggarakan pemilu dengan jujur. Adil : Pemilu dilaksanakan dengan
mengedepankan aspek keadilan.
20. Jelaskan proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan
bagaimana apabila DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah?
Jawab:
21. Jelaskan arah politik ekonomi nasional untuk mewujudkan demokrasi
ekonomi dan efisiensi nasional yang berdaya saing tinggi sebagaimana diatur
dalam Ketetapan MPR Nomor XVI/MPR/1998! Jawaban: Menciptakan struktur
ekonomi nasional agar terwujud pengusaha menengah yang kuat dan besar
jumlahnya, serta terbentuknya keterkaitan dan kemitraan yang saling

menguntungkan antar pelaku ekonomi yang meliputi usaha kecil, menengah dan
koperasi, usaha besar swasta, dan BUMN yang saling memperkuat.
22. Jelaskan pengertian kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang
merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan
keadilan! Jawaban: Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka
artinya bahwa lembaga yang memegang kekuasaan kehakiman, dalam
menjalankan tugas dan wewenangnya bebas dari pengaruh pihak manapun demi
mewujudkan peradilan bebas dari intervensi guna menegakkan hukum dan
keadilan, hal ini sejalan dengan dianutnya prinsip Indonesia sebagai negara
hukum. Peradilan dalam rangka menegakan hukum dan keadilan dilaksanakan
sesuai dengan hukum yang berlaku.
23. Jelaskan apa yang dimaksud dengan amnesti dan abolisi, dan mengapa
dalam memberikan amnesti dan abolisi, Presiden harus memperhatikan Amnesti:
Pengampunan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat! Jawab: yang
diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang yang diduga melakukan
pelanggaran hukum dan kepadanya belum di proses dalam Abolisi: Penghentian
proses peradilan kepada seseorang atau peradilan. sekelompok orang yang
diduga telah melakukan pelanggaran hukum, dan kepadanya telah diproses
melalui lembaga peradilan yang kemudian Alasan: karena sifatnya lebih
cenderung pada dihentikan. persoalan/pertimbangan politik, dimana DPR
merupakan lembaga yang merefresentasikan lembaga perwakilan/lembaga
politik.; merupakan penjabaran dari prinsip checks and balances system
24. Jelaskan apa yang dimaksud dengan grasi dan rehabilitasi, dan mengapa
dalam memberikan grasi dan rehabilitasi, Presiden harus memperhatikan Grasi:
Pengurangan hukuman pertimbangan dari Mahkamah Agung! Jawab: atau
pengampunan yang diberikan Presiden kepada seseorang atau sekelompok
orang dan kepadanya telah memiliki putusan hukum tetap dari Rehabilitasi:
Pemulihan nama baik dari Presiden kepada pengadilan. seseorang atau
sekelompok orang yang melanggar hukum dan telah memiliki putusan tetap dari
pengadilan, tetapi dikemudian hari ternyata terbukti Alasan: karena sifatnya
lebih cenderung pada tidak bersalah. persoalan/pertimbangan hukum, dimana
MA adalah lembaga pemegang kekuasaan dibidang peradilan; merupakan
penjabaran dari prinsip checks and balances system
25. Jelaskan latar belakang ditetapkannya Ketetapan MPRS Nomor
XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan
Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia bagi
Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau
Mengembangkan Faham atau Ajaran Faham atau ajaran Komunisme dalam
Komunis/Marxisme-Leninisme. Jawab: praktek kehidupan politik dan kenegaraan
menjelmakan diri dalam kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan azas-azas
dan sendi-sendi kehidupan Bangsa Indonesia yang ber-Tuhan dan beragama yang
berlandaskan Faham atau ajaran faham gotong royong dan musyawarah untuk
mufakat. Marx yang terkait pada dasar-dasar dan taktik perjuangan yang
diajarkan oleh Lenin, Stalin, Mao Tse Tung dan lain-lain, mengandung benih-

benih Faham dan unsur-unsur yang bertentangan dengan falsafah


Pancasila. Komunisme/Marxisme-Leninisme yang dianut oleh PKI dalam
kehidupan politik di Indonesia telah terbukti menciptakan iklim dan situasi yang
membahayakan kelangsungan hidup Bangsa Indonesia yang
berfalsafah Berdasarkan pertimbangan tersebut diatas maka adalah wajar,
Pancasila. bahwa tidak diberikan hak hidup bagi Partai Komunis Indonesia dan
bagi kegiatan-kegiatan untuk memperkembangkan dan menyebarkan faham
atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme.
SOAL PILIHAN
1. Setelah Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, MPR masih tetap memiliki kewenangan menetapkan garis-garis besar
daripada haluan negara. Jawab: Salah
2. Jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak
dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan,
maka MPR menyelenggarakan sidang untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden
dari dua calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik
yang pasangan calon Presiden dan Wakil Presidennya meraih suara terbanyak
kedua dan ketiga dalam pemilihan umum sebelumnya. Jawab: Salah
3. Penempatan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
dalam Lembaran Negara Republik Indonesia merupakan dasar pemberlakuannya.
Jawab: Salah
4. Sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran Tentara
Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia, prajurit
Tentara Nasional Indonesia tunduk kepada kekuasaan peradilan militer dalam hal
pelanggaran hukum, baik pelanggaran hukum militer maupun pelanggaran
hukum pidana umum. Jawab: Salah
5. Sebelum dilakukan perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945, maka sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor
III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan PerundangUndangan, Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang menguji undang-undang
terhadap Undang-Undang Dasar 1945, dan Ketetapan MPR RI. Jawab: Benar
6. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar 1945, MPR merupakan lembaga
tertinggi negara, pemegang dan pelaksana sepenuhnya kedaulatan rakyat.
Jawab: Salah
7. Jika Presiden mangkat, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan
kewajibannya dalam masa jabatannya, maka MPR mengadakan sidang untuk
memilih Presiden. Jawab: Salah
8. Dewan Perwakilan Daerah HARUS mengajukan kepada Dewan Perwakilan
Rakyat rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah,
hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan

daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta
yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat daerah. Jawab: Salah
9. Di dalam Ketetapan MPR RI Nomor VII/MPR/2000 yang mengatur tentang
Peran Tentara Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik
Indonesia, ditegaskan bahwa peran Tentara Nasional Indonesia sebagai alat
pertahanan negara, bertugas pokok menegakkan kedaulatan negara, keutuhan
wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melindungi
segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan
gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, serta memelihara keamanan
di dalam negeri. Jawab: Salah
10. Tugas pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah pusat kepada daerah
dan/atau desa, dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan/atau desa,
serta dari pemerintah kabupaten/kota kepada desa untuk melaksanakan tugas
tertentu. Jawab: Benar
11. Salah satu persyaratan seorang calon Presiden dan calon Wakil Presiden
adalah mendapat dukungan dari rakyat yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu
Tanda Penduduk dan tanda tangan. Jawab: Salah
12. MPR wajib memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden jika MK sudah
memeriksa, memutus, dan mengadili bahwa memang terbukti Presiden dan/atau
Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jawab: Salah
13. Jika Peraturan Pemerintah sebagai Pengganti Undang-Undang tidak
mendapat persetujuan DPR, sedangkan Presiden menilai keadaan mengharuskan
tetap adanya peraturan tersebut, maka Peraturan Pemerintah sebagai Pengganti
Undang-Undang tersebut dinyatakan tetap berlaku. Jawab: Salah
14. Sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran Tentara
Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara
Nasional Indonesia dipimpin oleh seorang Panglima yang diangkat dan
diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan
Rakyat. Jawab: Benar
15. Anggota Tentara Nasional Indonesia tidak menggunakan hak memilih dan
dipilih. Dengan demikian, anggota Tentara Nasional Indonesia tidak dapat
menduduki jabatan sipil walaupun yang bersangkutan telah mengundurkan diri
atau pensiun dari dinas ketentaraan. Jawab: Salah
16. Setelah perubahan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Jawab: Benar
17. Calon Presiden dan calon Wakil Presiden tidak mesti seorang warga negara
Indonesia sejak kelahirannya, karena yang paling utama adalah tidak pernah
menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri. Jawab: Salah

18. Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem


pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh rakyat sebagai kekuatan utama,
dan Tentara Nasional Indonesia serta Kepolisian Negara Republik Indonesia
sebagai kekuatan pendukung. Jawab: Salah
19. Salah satu tujuan pembentukan Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 adalah
menetapkan keberadaan (eksistensi) dari Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI
untuk saat ini dan masa yang akan datang. Jawab: Benar
20. Pahlawan Ampera sebagaimana dimaksud dalam Ketetapan MPRS Nomor
XXIX/MPRS/1966 adalah setiap korban perjuangan menegakkan dan
melaksanakan amanat penderitaan rakyat yang telah gugur dalam merebut
kemerdekaan bangsa Indonesia pada tahun 1945. Jawab: Salah
21. Salah satu latar belakang dilakukannya perubahan Undang-Undang Dasar
1945 adalah karena rumusan tentang semangat para penyelenggara negara
belum cukup didukung ketentuan konstitusi. Jawab: Benar
22. Pada saat rapat paripurna MPR, Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak
mendapat kesempatan untuk memberikan penjelasan atas pendapat DPR dan
putusan MK bahwa dirinya telah melakukan pelanggaran sebagaimana diatur
dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jawab:
Salah
23. Perubahan Undang-Undang Dasar mencakup pasal-pasal, oleh sebab itu
pasal-pasal yang mengatur mengenai bendera, lagu kebangsaan, dan lambang
negara dapat dilakukan perubahan. Jawab: benar
24. Substansi Pasal 4 Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan
MPRS dan Ketetapan MPR RI yang dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan.
Jawab: Salah
25. Ketetapan MPR RI Nomor XIII/MPR/1998 tentang Pembatasan Masa Jabatan
Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia adalah contoh Ketetapan MPR RI
yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku karena Ketetapan MPR RI tersebut
telah berakhir masa berlakunya. Jawab: Salah
26. Pemberlakuan kembali Undang-Undang Dasar 1945 ditetapkan melalui Dekrit
Presiden tanggal 5 Juli 1959 serta dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22
Juli 1959 oleh MPRS. Jawab: Salah
27. Yang berhak mengajukan calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah
partai politik atau gabungan partai politik yang ada di Indonesia. Jawab: Salah
28. Dalam hal rancangan undang-undang yang telah disetujui bersama tidak
disahkan oleh Presiden dalam waktu tiga puluh hari semenjak rancangan
undang-undang tersebut disetujui, maka rancangan undang-undang tersebut
dinyatakan batal dan tidak boleh diundangkan. Jawab: Salah
29. Peninjauan terhadap materi dan status hukum Ketetapan MPRS dan
Ketetapan MPR RI dari tahun 1960 sampai dengan tahun 2002 merupakan

amanat dari Pasal I Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar Negara Republik


Indonesia Tahun 1945. Jawab: Salah
30. Pembentukan sebuah provinsi dapat dilakukan dengan memiliki paling
sedikitnya 5 (lima) kabupaten/kota. Jawab: Benar
31. Kesepakatan dasar MPR untuk tetap mempertahankan bentuk negara
kesatuan yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia didasari pertimbangan
bahwa negara Indonesia sudah lama dijajah oleh Belanda. Jawab: Salah
32. Ketentuan bahwa calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai
politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum tidak menutup
peluang munculnya calon Presiden dan Wakil Presiden dari kalangan non partai
sepanjang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta
pemilihan umum. Jawab: Benar
33. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh pemerintah. Jawab:
Salah
34. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, MPR masih dapat mengeluarkan Ketetapan MPR yang bersifat mengatur
(regeling). Jawab: Salah
35. Ketetapan MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang
Bersih dan Bebas KKN dikelompokkan ke dalam Pasal 4 Ketetapan MPR RI Nomor
I/MPR/2003, yaitu Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI yang dinyatakan masih
berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang. Karena sudah ada
undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, maka Ketetapan
MPR RI Nomor XI/MPR/1998 dinyatakan sudah tidak berlaku lagi. Jawab: Salah
36. Yang dimaksud dengan sistem checks and balances adalah saling mengawasi
dan mengimbangi antarlembaga negara agar dalam pelaksanaan tugas dan
wewenangnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar 1945. Jawab:
Benar
37. Rapat MPR dinyatakan sah walaupun hanya dihadiri oleh anggota MPR yang
berasal dari anggota DPR, sepanjang kuorum rapat telah terpenuhi. Jawab: Benar
38. Rehabilitasi adalah pemulihan nama baik seseorang yang telah menjalani
hukuman akibat dugaan pelanggaran hukum yang dilakukannya tetapi di
kemudian hari ternyata yang bersangkutan dinyatakan tidak bersalah. Jawab:
benar
39. Substansi Pasal 2 Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan
MPRS dan Ketetapan MPR RI yang dinyatakan tetap berlaku sampai dengan
terbentuknya undang-undang. Jawab: Salah
40. Di dalam Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan
Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya
Nasional yang Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah
dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berwenang

mengelola sumber daya nasional dan bertanggung jawab memelihara


kelestarian lingkungan adalah Pemerintah Pusat. Jawab: Salah
41. Sebelum perubahan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 terdiri dari Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Jawab: Benar
42. Amnesti adalah pengampunan yang diberikan oleh Presiden kepada
seseorang atau sekelompok orang yang diduga telah melakukan pelanggaran
hukum dan kepadanya telah dilakukan proses peradilan, tetapi belum ada
putusan hukum yang bersifat tetap. Jawab: salah
43. Presiden berwenang mensahkan undang-undang yang telah dibahas dan
disetujui bersama antara DPR dengan Presiden menjadi undang-undang. Jawab:
Benar
44. Ketetapan MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis
Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara
Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan
untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran
Komunisme/Marxisme-Leninisme dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan,
oleh karena itu mata kuliah yang mengajarkan ideologi Marxisme di Perguruan
Tinggi tidak boleh disampaikan. Jawab: Salah
45. Sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran Tentara
Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara
Nasional Indonesia memberikan bantuan kepada Kepolisian Negara Republik
Indonesia dalam rangka tugas keamanan atas permintaan yang diatur dalam
undang-undang. Jawab: Benar
46. Rumusan DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG yang terdapat dalam pasal atau
ayat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diberi makna
hal yang diatur dalam ketentuan itu harus dirumuskan dalam sebuah undangundang yang khusus diterbitkan untuk kepentingan itu. Jawab: Salah
47. Dewan Perwakilan Daerah dapat mengajukan usul pemberhentian Gubernur,
Bupati, atau Walikota jika Dewan Perwakilan Daerah menilai Gubernur, Bupati,
atau Walikota tidak cakap dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan
pembangunan di daerah. Jawab: Salah
48. Pembentukan, pengubahan, dan pembubaran kementerian negara diatur
dengan Peraturan Presiden. Jawab: Salah
49. Walaupun sudah ada undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi, Ketetapan MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara
yang Bersih dan Bebas KKN masih tetap berlaku karena belum seluruh amanat
dari Ketetapan tersebut dilaksanakan. Jawab: Benar
50. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 maka tata urutan peraturan perundang-undangan adalah: Undang-Undang

Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ketetapan MPR, UU, Perpu,
Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, dan Peraturan Daerah. Jawab: Salah
51. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk pertama
kali disahkan pada tanggal 17 Agustus 1945 bersamaan dengan Proklamasi
Kemerdekaan Republik Indonesia. Jawab: Salah
52. Yang dimaksud dengan pernyataan Indonesia adalah negara hukum adalah
setiap sikap, kebijakan, dan perilaku alat negara dan penduduk, baik warga
negara maupun orang asing yang berada di Indonesia harus berdasar dan sesuai
hukum yang berlaku di Indonesia. Jawab: Benar
53. Sebelum perubahan Undang-Undang Dasar 1945, kekuasaan membentuk
undang-undang berada di tangan Presiden dengan persetujuan DPR. Jawab:
Benar
54. Putusan untuk mengubah pasal-pasal Undang-Undang Dasar dilakukan
dengan persetujuan sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu dari
jumlah anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat yang hadir dalam Sidang
Majelis Permusyawaratan Rakyat. Jawab: Salah
55. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, MPR hanya dapat mengeluarkan Ketetapan MPR yang bersifat penetapan
(beschikking) Jawab: benar
56. Salah satu latar belakang dilakukannya perubahan Undang-Undang Dasar
1945 adalah karena Presiden memiliki wewenang yang sangat terbatas untuk
mengatur hal-hal penting dengan undang-undang. Jawab: Salah
57. Presiden menyatakan keadaan bahaya. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan
bahaya ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Jawab: Salah
58. Negara Kesatuan Republik Indonesia TERDIRI DARI daerah-daerah provinsi
dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi,
kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah, yang diatur dengan
undang-undang. Jawab: Salah
59. Substansi Pasal 6 Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan
MPRS dan Ketetapan MPR RI yang dinyatakan tidak perlu dilakukan tindakan
hukum lebih lanjut, baik karena bersifat final (einmalig), maupun telah selesai
dilaksanakan. Jawab: Benar
60. Sesuai dengan Ketetapan MPR Nomor III/MPR/2000, Keputusan Presiden
adalah peraturan perundang-undangan yang bersifat mengatur yang dibuat oleh
Presiden untuk menjalankan fungsi dan tugasnya berupa pengaturan
pelaksanaan administrasi negara dan administrasi pemerintahan. Jawab: Benar
61. Pemberlakuan kembali Undang-Undang Dasar 1945 ditetapkan melalui Dekrit
Presiden tanggal 5 Juli 1959 serta dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22
Juli 1959 oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Jawab: Benar

62. Calon Presiden dan calon Wakil Presiden harus seorang warga negara
Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain
karena kehendaknya sendiri. Jawab: Benar
63. Salah satu urusan yang tidak dilimpahkan kepada daerah dalam rangka
pelaksanaan otonomi daerah adalah urusan agama. Jawab: Benar
64. Dengan perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, maka hanya Ketetapan MPRS saja yang dinyatakan tidak berlaku lagi.
Jawab: Salah
65. Walaupun masih ada Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI yang
dinyatakan masih berlaku, tetapi dengan adanya Undang-Undang Nomor 10
Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Ketetapan
MPRS dan Ketetapan MPR RI tidak dapat lagi dijadikan sebagai rujukan secara
yuridis. Jawab: Salah
66. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang
diberlakukan kembali melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dicantumkan dalam
Lembaran Negara Nomor 75 Tahun 1959. Jawab: Benar
67. Salah satu sebab Presiden dan/atau Wakil Presiden diberhentikan oleh MPR
atas usul DPR adalah apabila Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan
pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara. Jawab: Benar
68. Hasil pemeriksaan keuangan negara yang dilakukan Badan Pemeriksa
Keuangan diserahkan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan
Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah, sesuai dengan kewenangannya. Jawab: Salah
69. Penempatan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
dalam Lembaran Negara Republik Indonesia tidak merupakan dasar
pemberlakuannya. Jawab: Benar
70. Ketetapan MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis
Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara
Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan
untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran
Komunisme/Marxisme-Leninisme dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan,
artinya Ketetapan ini akan selesai berlakunya jika sudah terbentuk undangundang. Jawab: Salah
71. Salah satu kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan Undang-Undang
Dasar 1945 adalah memasukkan Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 yang
memuat hal-hal normatif ke dalam pasal-pasal. Jawab: Benar
72. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih
dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan
sedikitnya lima puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari

setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil


Presiden. Jawab: Salah
73. Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan
peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum,
lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan
tata usaha negara, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial. Jawab: Salah
74. Ketetapan MPR Nomor V/MPR/1999 tentang Penentuan Pendapat di Timor
Timur dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan. Dengan demikian, Ketetapan
MPR RI Nomor VI/MPR/1978 tentang Pengukuhan Penyatuan Wilayah Timor Timur
ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dinyatakan masih tetap berlaku
juga. Jawab: Salah
75. Salah satu pertimbangan ditetapkannya Ketetapan MPR RI Nomor
V/MPR/2000 yang mengatur tentang Pemantapan Persatuan dan Kesatuan
Nasional adalah perjalanan bangsa Indonesia telah mengalami berbagai konflik,
baik konflik vertikal maupun horizontal, sebagai akibat dari ketidakadilan,
pelanggaran hak asasi manusia, lemahnya penegakan hukum, serta praktek
korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jawab: Benar
76. Penyebutan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
telah termasuk juga perubahannya. Oleh karena itu, tidak perlu disebutkan
Undang-Undang Dasar 1945 adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 dan Perubahannya. Jawab: Benar
77. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar 1945, Presiden dan Wakil Presiden
memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali
dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Jawab: Benar
78. Pemilihan umum diselenggarakan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan
Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur,
Bupati, Walikota, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jawab: Salah
79. Salah satu wewenang Mahkamah Konstitusi adalah mengadili pada tingkat
pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji seluruh
peraturan perundang-undangan terhadap undang-undang dasar. Jawab: Salah
80. Ketetapan MPR RI Nomor V/MPR/2000 tentang Pemantapan Persatuan dan
Kesatuan Nasional menugaskan kepada Badan Pekerja MPR antara lain untuk
merumuskan etika kehidupan berbangsa yang memuat rumusan tentang etika
kehidupan dalam lingkup luas, yaitu etika dalam bidang politik, hukum, ekonomi,
sosial, budaya, pemerintahan, dan sebagainya. Jawab: Benar
81. Rumusan DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG yang terdapat dalam pasal
atau ayat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diberi
makna hal yang diatur dalam ketentuan itu harus dirumuskan dalam sebuah
undang-undang yang khusus diterbitkan untuk kepentingan itu. Jawab: Benar

82. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun


1945, MPR tidak akan pernah lagi memilih Presiden dan/atau Wakil Presiden.
Jawab: Salah
83. Negara memiliki suatu Bank Indonesia yang susunan, kedudukan,
kewenangan, tanggung jawab, dan independensinya diatur dengan undangundang. Jawab: Salah
84. DPR berwenang mensahkan rancangan undang-undang yang telah dibahas
dan disetujui bersama antara DPR dengan Presiden menjadi undang-undang.
Jawab: Salah
85. Ketetapan MPR RI Nomor V/MPR/2000 tentang Pemantapan Persatuan dan
Kesatuan Nasional menugaskan kepada Presiden untuk merumuskan visi
Indonesia masa depan yang kemudian harus disosialisasikan melalui proses
pembudayaan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap visi tersebut. Jawab:
Salah
86. Setelah perubahan Undang-Undang Dasar 1945, MPR merupakan lembaga
negara yang berkedudukan setara dengan lembaga negara lainnya. Jawab:
Benar
87. Pengambilan putusan MPR berdasarkan musyawarah untuk mencapai
mufakat bertentangan dengan rumusan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Dasar
1945 yang menyatakan, Segala putusan MPR ditetapkan dengan suara yang
terbanyak. Jawab: Salah
88. Seorang anak yang lahir dari orang asing yang sudah menjadi warga negara
Indonesia diperbolehkan menjadi calon Presiden dan calon Wakil Presiden
sepanjang persyaratan yang ditentukan Undang-Undang Dasar 1945
dipenuhinya. Jawab: Benar
89. Jika undang-undang yang mengatur tentang pemberian gelar, tanda jasa,
dan lain-lain tanda kehormatan sudah terbentuk, maka Ketetapan MPRS Nomor
XXIX/MPRS/1966 tentang Pengangkatan Pahlawan Ampera menjadi tidak berlaku
lagi. Jawab: Benar
90. Salah satu pertimbangan ditetapkannya Ketetapan MPR RI Nomor
VI/MPR/2000 adalah Ketetapan MPR yang mengatur tentang Pemisahan Tentara
Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah bahwa
peran sosial politik dalam dwifungsi ABRI menyebabkan terjadinya
penyimpangan peran dan fungsi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian
Negara Republik Indonesia yang berakibat tidak berkembangnya sendi-sendi
demokrasi dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Jawab:
Benar
91. Salah satu latar belakang dilakukannya perubahan Undang-Undang Dasar
1945 adalah karena kekuasaan tertinggi di tangan MPR. Jawab: Benar

92. Dengan masuknya rumusan orang asing yang tinggal di Indonesia sebagai
penduduk Indonesia, orang asing yang menetap di wilayah Indonesia
mempunyai status hukum sebagai penduduk Indonesia. Jawab: Benar
93. Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat,
serta menegakkan hukum. Jawab: Salah
94. Ketetapan MPR RI Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam
Rangka Demokrasi Ekonomi, dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan.
Dengan demikian di Indonesia tidak boleh ada lagi pengusaha besar dan Badan
Usaha Milik Negara yang diberikan kesempatan untuk berusaha dan mengelola
sumber daya alam. Jawab: Salah
95. Ketetapan MPR RI Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia adalah
contoh Ketetapan MPR RI yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku karena
telah diatur di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945. Jawab: Benar
96. Kata PEMBUKAAN merupakan penyebutan resmi untuk menunjuk Pembukaan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Istilah lain yang
dipakai adalah MUKADIMAH sebagaimana tercantum dalam naskah asli UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jawab: Salah
97. MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota DPD, serta sebagian anggota yang
diangkat oleh Presiden. Jawab: Salah
98. Calon Presiden dan Wakil Presiden dapat diusulkan oleh gabungan partai
politik peserta pemilihan umum dimaksudkan untuk membangun kesepahaman,
kebersamaan, dan kesatuan di kalangan partai-partai politik dalam melakukan
perjuangan politik. Jawab: Benar
99. Kuorum rapat bagi MPR untuk mengambil keputusan atas usul
pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah dihadiri sekurangkurangnya dari jumlah anggota MPR. Jawab: Benar
100. Ketetapan MPR RI Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam
Rangka Demokrasi Ekonomi, dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan.
Dengan demikian, pinjaman luar negeri oleh pihak swasta tetap diperkenankan
dengan ketentuan atas sepengetahuan pemerintah karena pemerintah
merupakan penjamin atas utang-utang swasta tersebut. Jawab: Salah
101. Peserta pemilihan umum untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat
dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah partai politik. Jawab:
Benar
102. Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan adalah
pelaksana tugas kepresidenan jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat,
berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa
jabatannya secara bersamaan. Jawab: Salah

103. Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara
diatur dengan Peraturan Pemerintah. Jawab: Salah
104. Salah satu substansi Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang
Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan
Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat
dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah
pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan sumber daya nasional antara pusat
dan daerah dilaksanakan secara adil untuk kemakmuran masyarakat daerah dan
bangsa secara keseluruhan. Dengan demikian, setiap daerah harus
mendapatkan anggaran yang sama besar untuk melaksanakan pembangunan di
daerah. Jawab: Salah
105. Salah satu rekomendasi dari Ketetapan MPR RI Nomor VIII/MPR/2001
tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan KKN
adalah membentuk undang-undang beserta peraturan pelaksanaannya yang
memuat antara lain kebebasan mendapatkan informasi. Jawab: Benar
106. Bagi seseorang yang menderita sakit, maka yang bersangkutan dapat
mewakilkan hak pilihnya kepada seseorang yang dipercayainya dalam pemilihan
umum.
Jawab: Salah
108. Kata PEMBUKAAN merupakan penyebutan resmi untuk menunjuk
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Istilah lain yang dipakai adalah PREAMBULE sebagaimana tercantum dalam
naskah asli Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Jawab: Benar
109. Adanya ketentuan usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden
dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan
permintaan kepada MK dilatarbelakangi untuk melaksanakan prinsip saling
mengawasi dan saling mengimbangi antarlembaga negara, serta paham
mengenai negara hukum. Jawab: Benar
110. Salah satu rekomendasi dari Ketetapan MPR RI Nomor VIII/MPR/2001
tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan KKN
adalah membentuk undang-undang beserta peraturan pelaksanaannya yang
memuat antara lain Ombudsman. Jawab: Benar
111. Salah satu rekomendasi dari Ketetapan MPR RI Nomor IX/MPR/2001 tentang
Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam adalah menugaskan
kepada DPR bersama Presiden untuk segera mengatur lebih lanjut pelaksanaan
pembaruan agraria dan pengelolaan sumber daya alam serta mencabut,
mengubah dan/atau mengganti semua undang-undang dan peraturan
pelaksanaannya yang tidak sejalan dengan Ketetapan MPR RI ini. Jawab: Benar

112. Salah satu wewenang Mahkamah Agung adalah menguji peraturan


perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Jawab:
Benar
113. Calon hakim agung diusulkan oleh Ketua Mahkamah Agung kepada Dewan
Perwakilan Rakyat untuk mendapatkan persetujuan dan selanjutnya ditetapkan
sebagai hakim agung oleh Presiden. Jawab: Salah
114. Anggota Komisi Yudisial diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan
memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Jawab: Salah
115. Salah satu substansi dari Ketetapan MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang
Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas KKN adalah untuk menghindarkan
praktek-praktek KKN, seseorang yang dipercaya menjabat suatu jabatan dalam
penyelenggaraan negara harus bersumpah sesuai dengan agamanya, harus
mengumumkan dan bersedia diperiksa kekayaannya sebelum dan setelah
menjabat. Jawab: Benar
116. Ketetapan MPR RI Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam
Rangka Demokrasi Ekonomi, dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan
Pemerintah berkewajiban mendorong keberpihakan politik ekonomi yang lebih
memberikan kesempatan dukungan dan pengembangan ekonomi usaha besar
untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan karenanya dapat segera
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jawab: Salah
117. Jika Mahkamah Konstitusi dipandang telah keliru dalam memutus suatu
perkara, maka masih terdapat upaya hukum agar Mahkamah Konstitusi
melakukan peninjauan kembali atas putusan yang telah dihasilkannya. Jawab:
Salah
118. Keputusan MPR atas usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden
harus diambil dalam rapat paripurna MPR yang dihadiri sekurang-kurangnya
dari jumlah anggota MPR dan disetujui oleh sekurangnya-kurangnya 2/3 dari
jumlah anggota yang hadir. Jawab: Benar
119. Pemilihan umum diselenggarakan untuk memilih anggota Majelis
Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,
Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jawab: Salah
120. Sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor III/MPR/2000 tentang Sumber
Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-Undangan, Mahkamah Konstitusi
berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945.
Jawab: Salah
121. Salah satu rekomendasi dari Ketetapan MPR RI Nomor VIII/MPR/2001
tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan KKN
adalah membentuk undang-undang beserta peraturan pelaksanaannya yang
memuat antara lain kejahatan terorganisasi. Jawab: Benar

122. Ketetapan MPR RI Nomor XIII/MPR/1998 tentang Pembatasan Masa Jabatan


Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia adalah contoh Ketetapan MPR RI
yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku karena Ketetapan MPR RI tersebut
telah berakhir masa berlakunya. Jawaban: Salah.
123. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan
sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu
kali masa jabatan. Yang dimaksud dengan 2 (dua) kali masa jabatan dalam
jabatan yang sama adalah yang bersangkutan belum pernah menjabat dalam
jabatan yang sama selama dua kali masa jabatan, secara berturut-turut.
Sedangkan jika tidak berturut-turut, maka yang bersangkutan dapat kembali
dicalonkan sebagai calon Presiden atau Wakil Presiden. Jawaban: Salah.
124. Salah satu ciri dari negara hukum adalah penegakan hukum dengan cara
yang tidak bertentangan dengan hukum atau lebih dikenal dengan sebutan Due
process of law. Ini berarti, seseorang tidak dapat dijatuhi hukuman atas
perbuatan yang dilakukannya apabila tidak terdapat aturan yang mengatur
tentang hal tersebut. Jawaban: Benar.
125. Pasal 6A ayat (5) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 menegaskan, tata cara pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
lebih lanjut diatur dalam undang-undang. Dengan demikian, perlu dibuat
ketentuan yang khusus mengatur mengenai tata cara pelaksanaan pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden. Jawaban: Salah.
126. Sebelum dilakukan perubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, proses pemberhentian Presiden dan/atau Wakil
Presiden hanya melalui proses politik, tanpa ada pembuktian terlebih dahulu
oleh pengadilan bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan
pelanggaran hukum. Jawaban: Benar.
127. Ketetapan MPR RI Nomor III/MPR/1998 tentang Pemilihan Umum merupakan
salah satu Ketetapan yang masuk dalam kategori Pasal 1 Ketetapan MPR RI
Nomor I/MPR/2003 yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku karena telah diatur
di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Jawaban: Salah.
128. Sebelum dilakukan perubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, seluruh lembaga tinggi negara, yaitu Presiden,
Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Pertimbangan Agung, Mahkamah Agung, dan
Badan Pemeriksa Keuangan, wajib menyampaikan laporan setiap tahun kepada
MPR atas pelaksanaan Garis-garis Besar Haluan Negara dan Ketetapan MPR
lainnya. Jawaban: Benar.
129. Segala putusan MPR diupayakan sejauh mungkin dengan jalan musyawarah
untuk mencapai mufakat. Putusan dengan suara terbanyak ditempuh apabila
jalan musyawarah untuk mencapai mufakat sudah tidak mungkin ditempuh
karena adanya perbedaaan pendapat yang sulit didekatkan atau karena faktor
waktu. Jawaban: Benar.

130. Sebelum dilakukan perubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara


Republik Indonesia Tahun 1945, sesuai dengan ketentuan Pasal 2 ayat (2),
Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di
ibukota negara, dan boleh bersidang lebih dari sekali dengan mengadakan
persidangan istimewa. Sidang Istimewa MPR diadakan hanya untuk
memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden. Jawaban: Salah.
131. Untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya, Presiden
menetapkan Peraturan Pemerintah. Dengan demikian, Presiden hanya boleh
menetapkan Peraturan Pemerintah sepanjang diperintahkan oleh undangundang. Jawaban: Benar.
132. Tata urutan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia
sebagaimana diatur dalam Ketetapan MPR RI Nomor III/MPR/2000 adalah:
Undang Undang Dasar 1945, Ketetapan MPR RI, Undang-Undang/Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan
Presiden, Peraturan Daerah. Jawaban: Salah.
133. Untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya, Presiden
menetapkan Peraturan Pemerintah. Selain itu, untuk menjalankan undangundang, Presiden juga dapat menetapkan Peraturan Presiden. Jawaban: Benar.
134. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik
atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum. Dengan demikian,
seseorang yang tidak masuk dalam keanggotaan partai politik tidak dapat
dicalonkan sebagai calon Presiden dan/atau calon Wakil Presiden. Jawaban:
Salah.
135. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lima
puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua
puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah
provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Jawaban:
Salah.
136. Sebelum memangku jabatannya, Presiden dan Wakil Presiden bersumpah
menurut agamanya, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan sidang
paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat. Jika Majelis Permusyawaratan Rakyat
tidak dapat bersidang, Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut
agamanya, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan pimpinan Majelis
Permusyawaratan Rakyat dengan disaksikan oleh pimpinan Mahkamah Agung.
Jawaban: Salah.

SOAL REBUTAN

1. Setelah perubahan, Undang-Undang Dasar terdiri atas Pembukaan dan PasalPasal. Jumlah Bab, Pasal, dan Ayat dalam Undang-Undang Dasar setelah diubah
adalah Jawab: 21 Bab, 73 Pasal, dan 170 Ayat
2. Yang dimaksud dengan equality before the law adalah Semua warga negara
bersamaan kedudukannya di dalam hukum. Sedangkan yang dimaksud istilah
due process of law adalah Jawab: Penegakan hukum dengan cara yang tidak
bertentangan dengan hukum
3. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
V/MPR/2000 adalah tentang Jawab: Pemantapan Persatuan dan Kesatuan
Nasional
4. Bentuk Pemerintahan Indonesia adalah Republik, sedangkan sistem
pemerintahannya adalah Jawab: Presidensiil.
5. Rumusan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Segala
putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara yang
terbanyak.
6. Setelah perubahan UUD, MPR berwenang mengeluarkan Ketetapan MPR yang
bersifat Jawab: penetapan (beschikking)
7. Yang berhak mengusulkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden dalam
pemilihan Presiden dan Wakil Presiden adalah Jawab: Partai Politik atau
Gabungan Partai Politik peserta pemilihan umum.
8. Ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka
Demokrasi Ekonomi adalah Jawab: Pemerintah berkewajiban mendorong
keberpihakan politik ekonomi yang lebih memberikan kesempatan dukungan dan
pengembangan ekonomi, usaha kecil menengah, dan koperasi sebagai pilar
ekonomi dalam membangkitkan terlaksananya pembangunan nasional dalam
rangka demokrasi ekonomi sesuai hakikat Pasal 33 Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
9. Kuorum rapat Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengajukan usul
pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah dihadiri oleh sekurangkurangnya Jawab: 2/3 dari jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
10. Rumusan Pasal 7C Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden tidak
dapat membekukan dan/atau membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat.
11. Untuk menjalankan undang-undang, Presiden menetapkan Jawab:
Peraturan Pemerintah. 12. Presiden memberi grasi dan rehabilitasi dengan
memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. Sedangkan dalam memberi
amnesti dan abolisi Presiden memperhatikan pertimbangan Jawab: Dewan
Perwakilan Rakyat.
13. DPR memiliki hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
Hak interpelasi adalah Jawab: Adalah hak DPR untuk meminta keterangan

kepada Pemerintah mengenai kebijakan Pemerintah yang penting dan strategis


serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
14. Dewan Perwakilan Daerah ikut membahas rancangan undang-undang yang
berkaitan dengan Jawab: otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah;
pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah; pengelolaan sumber
daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan
pusat dan daerah.
15. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 3
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Republik Indonesia yang tetap berlaku sampai dengan terbentuknya
pemerintahan hasil pemilihan umum tahun 2004. Sedangkan pengelompokkan
Pasal 4 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara
dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang tetap
berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang.
16. Pembukaan Undang-Undang Dasar terdiri dari empat alinea. Rumusan Alinea
pertama adalah Jawab: Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak
segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus
dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
17. Bentuk Pemerintahan Indonesia adalah Republik, sedangkan bentuk
negaranya adalah Jawab: Kesatuan.
18. Rumusan Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Negara
Indonesia adalah negara hukum.
19. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
V/MPR/1999 adalah tentang Jawab: Penentuan Pendapat di Timor Timur
20. Wewenang MPR sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang
Dasar adalah Jawab: Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang mengubah
dan menetapkan Undang-Undang Dasar.
21. Rumusan Pasal 6A ayat (1) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden
dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat.
22. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
VI/MPR/2001 adalah tentang Jawab: Etika Kehidupan Berbangsa
23. Syarat terpilihnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden untuk dilantik
menjadi Presiden dan Wakil Presiden adalah Jawab: mendapatkan suara lebih
dari 50 persen dengan sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang
tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.
24. Substansi Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme adalah Jawab: Perlu berfungsinya lembagalembaga negara dan penyelenggara negara, menghindarkan praktek KKN, serta

upaya pemberantasan KKN harus dilakukan secara tegas terhadap siapa pun
juga.
25. Dalam hal menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian
dengan negara lain, Presiden harus mendapatkan persetujuan dari Jawab:
Dewan Perwakilan Rakyat.
26. Presiden memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan
DPR. Sedangkan dalam memberi grasi dan rehabilitasi Presiden memperhatikan
pertimbangan Jawab: Mahkamah Agung.
27. Dasar hukum peninjauan terhadap materi dan status hukum Ketetapan
MPRS dan Ketetapan MPR adalah Jawab: Pasal I Aturan Tambahan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
28. Sebelum perubahan Undang-Undang Dasar, yang memegang kekuasaan
membentuk undang-undang adalah Presiden. Sedangkan setelah perubahan
Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Dewan Perwakilan Rakyat.
29. Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan MPRS dan
Ketetapan MPR RI dari Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002 dituangkan dalam
Ketetapan MPR RI Nomor Jawab: Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003.
30. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
XVI/MPR/1998 adalah tentang Jawab: Politik Ekonomi dalam Rangka Demokrasi
Ekonomi.
31. Pembukaan Undang-Undang Dasar terdiri dari empat alinea. Rumusan Alinea
Ketiga adalah Jawab: Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan
didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang
bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
32. Yang dimaksud dengan due process of law adalah Penegakan hukum dengan
cara yang tidak bertentangan dengan hukum. Sedangkan yang dimaksud istilah
equality before the law adalah Jawab: Semua warga negara bersamaan
kedudukannya di dalam hukum
33. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia
Nomor XXIX/MPRS/1966 adalah tentang Jawab: Pengangkatan Pahlawan
Ampera
34. Yang berwenang mensahkan undang-undang adalah Jawab: Presiden
35. Yang dimaksud dengan putusan MPR adalah Jawab: produk hukum MPR
yang terdiri atas perubahan dan penetapan Undang-Undang Dasar, Ketetapan
MPR, dan Keputusan MPR.
36. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
VII/MPR/2001 adalah tentang Jawab: Visi Indonesia Masa Depan 37. MPR
berwenang memilih Presiden dan/atau Wakil Presiden jika Jawab: Terjadi

kekosongan jabatan Presiden dan/atau Wakil Presiden, baik karena mangkat,


berhenti, atau diberhentikan.
38. Rumusan Pasal 7 Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden dan Wakil
Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih
kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.
39. Rumusan Pasal 10 Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden
memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan
Angkatan Udara.
40. Substansi Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Nomor XV/MPR/ 1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan,
Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan; serta
Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan
Republik Indonesia adalah Jawab: Penyelenggaraan otonomi daerah dengan
memberikan kewenangan yang luas, nyata dan bertanggung jawab di daerah
secara proporsional diwujudkan dengan pengaturan, pembagian, dan
pemanfaatan sumber daya nasional yang berkeadilan serta perimbangan
keuangan pusat dan daerah.
41. Rumusan Pasal 17 ayat (1) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden
dibantu oleh menteri-menteri negara.
42. Jika rancangan undang-undang itu tidak mendapat persetujuan bersama,
maka rancangan undang-undang itu Jawab: Tidak boleh diajukan lagi dalam
persidangan Dewan Perwakilan Rakyat masa itu.
43. Rumusan Pasal 23B Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Macam dan
harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang.
44. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia
Nomor XXV/MPRS/1966 adalah tentang Jawab: Pembubaran Partai Komunis
Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara
Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan
untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran
Komunis/Marxisme Leninisme.
45. Sebelum perubahan Undang-Undang Dasar, yang berwenang menguji
undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar adalah Jawab: MPR.
46. Dasar hukum perubahan Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Pasal 3 ayat
(1) dan Pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
47. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
VIII/MPR/2001 adalah tentang Jawab: Rekomendasi Arah Kebijakan
Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
48. Salah satu tujuan perubahan Undang-Undang Dasar adalah membangun
sistem checks and balances. Yang dimaksud dengan sistem Checks and Balances
dalam hubungan antar lembaga negara adalah Jawab: Prinsip saling

mengawasi dan saling mengimbangi antar lembaga negara 49. Arti dari istilah
welfare state adalah Jawab: Negara yang mengutamakan peningkatan
kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang
50. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
XI/MPR/1998 adalah tentang Jawab: Penyelenggara Negara yang Bersih dan
Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
51. Perubahan dan penetapan Undang-Undang Dasar adalah putusan Majelis
yang mempunyai ciri-ciri Jawab: mempunyai kekuatan hukum sebagai UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia, serta tidak menggunakan nomor
putusan Majelis.
52. Rumusan Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Majelis
Permusyawaratan Rakyat melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden.
53. Rumusan Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Dalam
melakukan kewajibannya Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden.
54. Amanat Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 untuk Ketetapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XV/MPR/ 1998 tentang
Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan
Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat
dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah
Jawab: Memerintahkan pembentukan berbagai undang-undang tentang
penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagaimana diamanatkan oleh Pasal
18, 18A, dan 18B Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
55. Sebelum dilakukan perubahan, Rumusan Pasal 7 Undang-Undang Dasar
adalah Jawab: Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama
masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali.
56. Masa jabatan Presiden dan wakil presiden yang menggantikan presiden dan
Wakil Presiden yang berhalangan tetap adalah Jawab: Sampai berakhir masa
jabatan Presiden dan Wakil Presiden yang digantikannya.
57. Rumusan Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Setiap
menteri membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan.
58. DPR memiliki hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
Hak angket adalah Jawab: Adalah hak DPR untuk melakukan penyelidikan
terhadap kebijakan Pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas
pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang diduga bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan.
59. Lembaga Negara yang berhak mengajukan rancangan undang-undang
anggaran pendapatan dan belanja negara adalah Jawab: Presiden.
60. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 6
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik

Indonesia yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik karena
bersifat einmalig (final), telah dicabut, maupun telah selesai dilaksanakan.
Sedangkan pengelompokkan Pasal 1 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Republik Indonesia yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
61. Salah satu kesepakatan dasar dalam perubahan Undang-Undang Dasar
adalah dengan cara adendum. Yang dimaksud dengan cara adendum adalah
Jawab: Naskah asli Undang-Undang Dasar 1945 dipertahankan, dan naskah
perubahan baru dilekatkan pada naskah asli.
62. Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar ditempatkan dalam Lembaran
Negara Republik Indonesia nomor Jawab: Lembaran Negara Nomor 12 tahun
2006
63. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
IX/MPR/2001 adalah tentang Jawab: Pembaruan Agraria dan Pengelolaan
Sumber Daya Alam
64. Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan, sedangkan bentuk
pemerintahannya adalah Jawab: Republik.
65. Rumusan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Majelis
Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di
ibukota negara.
66. Ketetapan MPR adalah Jawab: putusan MPR yang mempunyai kekuatan
hukum mengikat ke dalam dan ke luar Majelis serta menggunakan nomor
putusan Majelis.
67. Rumusan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden
Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UndangUndang Dasar.
68. Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa
jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul DPR setelah terlebih
dahulu ada putusan dari Jawab: Mahkamah Konstitusi
69. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
XV/MPR/ 1998 adalah tentang Jawab: Penyelenggaraan Otonomi Daerah;
Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang
Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka
Negara Kesatuan Republik Indonesia
70. Jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak
dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan,
pelaksana tugas kepresidenan adalah Jawab: Menteri Luar Negeri, Menteri
Dalam Negeri, dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama.

71. Pemerintahan daerah Provinsi, daerah Kabupaten dan Kota mengatur dan
mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas Jawab: otonomi dan
tugas pembantuan.
72. Substansi Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Nomor III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan
Perundang-undangan adalah Jawab: Tata urutan peraturan perundangundangan menurut Ketetapan MPR RI ini adalah: Undang-Undang Dasar 1945,
Ketetapan MPR RI, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang, Keputusan Presiden, Peraturan Daerah;
73. Setiap anggota DPR memiliki hak mengajukan pertanyaan, menyampaikan
usul dan pendapat serta hak imunitas. Hak mengajukan pertanyaan adalah
Jawab: Hak anggota DPR untuk menyampaikan pertanyaan baik lisan maupun
tertulis kepada pemerintah bertalian dengan tugas dan wewenang DPR.
74. Pemilihan umum diselenggarakan setiap lima tahun untuk memilih Jawab:
anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan
Wakil Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
75. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 5
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Republik Indonesia yang dinyatakan masih berlaku sampai dengan
ditetapkannya Peraturan Tata Tertib yang baru oleh Majelis Permusyawaratan
Rakyat Republik Indonesia hasil pemilihan umum tahun 2004.. Sedangkan
pengelompokkan Pasal 6 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik karena
bersifat einmalig (final), telah dicabut, maupun telah selesai dilaksanakan.
76. Sebelum perubahan, Undang-Undang Dasar terdiri atas Pembukaan, Batang
Tubuh, dan Penjelasan. Jumlah Bab, Pasal, dan Ayat dalam Undang-Undang Dasar
sebelum diubah adalah Jawab: 16 Bab, 37 Pasal, dan 49 Ayat.
77. Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar ditempatkan dalam Lembaran
Negara Republik Indonesia nomor Jawab: Lembaran Negara Nomor 14 tahun
2006
78. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
III/MPR/2000 adalah tentang Jawab: Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan
Perundang-undangan
79. Sesuai dengan ketentuan Pasal 2 ayat (1) ) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, MPR terdiri dari Jawab: Anggota DPR dan
Anggota DPD.
80. Rumusan Pasal 3 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Majelis
Permusyawaratan Rakyat hanya dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil
Presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar.

81. Amanat Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 untuk Ketetapan Majelis


Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor III/MPR/2000 tentang
Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan adalah Jawab:
Memerintahkan pembentukan undang-undang yang mengatur tentang tata
urutan peraturan perundang-undangan.
82. Rumusan Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Presiden
menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang
sebagaimana mestinya
83. Ketetapan MPR adalah putusan MPR yang mempunyai kekuatan hukum
mengikat ke dalam dan ke luar Majelis serta menggunakan nomor putusan
Majelis, sedangkan Keputusan MPR adalah Jawab: putusan MPR yang
mempunyai kekuatan hukum mengikat ke dalam Majelis dan menggunakan
nomor putusan Majelis.
84. Pendapat Dewan Perwakilan Rakyat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden
telah melakukan pelanggaran hukum ataupun telah tidak lagi memenuhi syarat
sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah dalam rangka pelaksanaan
fungsi Jawab: Fungsi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat.
85. Ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
Sementara Republik Indonesia Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran
Partai Komunis Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh
Wilayah Negara Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia dan Larangan
Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran
Komunis/Marxisme Leninisme adalah Jawab: Seluruh ketentuan dalam
Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia
Nomor XXV/MPRS/1966 ini, kedepan diberlakukan dengan berkeadilan dan
menghormati hukum, prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.
86. Dalam hal terjadi kekosongan Wakil Presiden, Presiden mengusulkan dua
calon Wakil Presiden yang berasal dari Jawab: Partai Politik atau Gabungan
Partai Politik yang mengusulkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden
yang bersangkutan pada waktu pemilu sebelumnya.
87. Dalam hal mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan dari
Jawab: Dewan Perwakilan Rakyat.
88. Setiap rancangan undang-undang yang dibahas harus mendapat persetujuan
bersama dari Jawab: Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden.
89. Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar, asas penyelenggaraan
pemilihan umum adalah Jawab: Pemilihan umum dilaksanakan secara
langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
90. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 4
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang tetap berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang.

Sedangkan pengelompokkan Pasal 5 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis


Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang dinyatakan masih berlaku
sampai dengan ditetapkannya Peraturan Tata Tertib yang baru oleh Majelis
Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia hasil pemilihan umum tahun 2004.
91. Pembukaan Undang-Undang Dasar terdiri dari empat alinea. Rumusan Alinea
Ketiga adalah Jawab: Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan
didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang
bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
92. Sebelum diubah, Undang-Undang Dasar dimuat dalam Lembaran Negara
Republik Indonesia nomor Jawab: Lembaran Negara Nomor 75 tahun 1959.
93. Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar ditempatkan dalam Lembaran
Negara Republik Indonesia nomor Jawab: Lembaran Negara Nomor 13 tahun
2006
94. Perubahan dan penetapan Undang-Undang Dasar adalah putusan Majelis
yang mempunyai ciri-ciri Jawab: mempunyai kekuatan hukum sebagai UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia, serta tidak menggunakan nomor
putusan Majelis.
95. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 4
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang tetap berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang.
Sedangkan pengelompokkan Pasal 5 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang dinyatakan masih berlaku
sampai dengan ditetapkannya Peraturan Tata Tertib yang baru oleh Majelis
Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia hasil pemilihan umum tahun 2004.
96. Salah satu kesepakatan dasar dalam perubahan Undang-Undang Dasar
adalah dengan cara adendum. Yang dimaksud dengan cara adendum adalah
Jawab: Naskah asli Undang-Undang Dasar 1945 dipertahankan, dan naskah
perubahan baru dilekatkan pada naskah asli.
97. Menurut ketentuan Undang-Undang Dasar, Anggaran pendapatan dan
belanja negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara dilaksanakan
secara Jawab: terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya
kemakmuran rakyat
98. Syarat untuk menjadi Hakim Agung adalah Jawab: harus memiliki integritas
dan kepribadian yang tidak tercela, adil, profesional, dan berpengalaman di
bidang hukum.
99. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
XVI/MPR/1998 adalah tentang Jawab: Politik Ekonomi dalam Rangka Demokrasi
Ekonomi.

100. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor


XV/MPR/ 1998 adalah tentang Jawab: Penyelenggaraan Otonomi Daerah;
Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang
Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka
Negara Kesatuan Republik Indonesia
101. Rumusan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Negara
Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik.
102. Rumusan Pasal 3 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Majelis
Permusyawaratan Rakyat hanya dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil
Presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar.
103. Pengajuan permintaan Dewan Perwakilan Rakyat kepada Mahkamah
Konstitusi hanya dapat dilakukan dengan dukungan sekurang-kurangnya
Jawab: 2/3 dari jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang hadir dalam
sidang paripurna yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota.
104. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
V/MPR/1999 adalah tentang Jawab: Penentuan Pendapat di Timor Timur
105. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor
VI/MPR/2001 adalah tentang Jawab: Etika Kehidupan Berbangsa
106. Jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau
tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan,
selambat-lambatnya dalam waktu berapa harikah MPR menyelenggarakan
sidang untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Jawab: Selambat-lambatnya
tiga puluh hari.
107. Rumusan Pasal 22C ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 adalah Jawab: Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari
setiap provinsi jumlahnya sama dan jumlah seluruh anggota Dewan Perwakilan
Daerah itu tidak lebih dari sepertiga jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
108. Rumusan Pasal 18B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 adalah Jawab: Negara mengakui dan menghormati
kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya
sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan
prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang.
109. Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan MPRS dan
Ketetapan MPR RI dari Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002 dituangkan dalam
Ketetapan MPR RI Nomor Jawab: Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003.
110. Ketetapan MPR adalah putusan MPR yang mempunyai kekuatan hukum
mengikat ke dalam dan ke luar Majelis serta menggunakan nomor putusan
Majelis, sedangkan Keputusan MPR adalah Jawab: putusan MPR yang
mempunyai kekuatan hukum mengikat ke dalam Majelis dan menggunakan
nomor putusan Majelis.

111. Perubahan Pertama Undang-Undang Dasar ditempatkan dalam Lembaran


Negara Republik Indonesia nomor Jawab: Lembaran Negara Nomor 11 tahun
2006
112. Yang dimaksud dengan equality before the law adalah Semua warga negara
bersamaan kedudukannya di dalam hukum. Sedangkan yang dimaksud istilah
due process of law adalah Jawab: Penegakan hukum dengan cara yang tidak
bertentangan dengan hukum
113. Rumusan Pasal 22D ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 adalah Jawab: Anggota Dewan Perwakilan Daerah dapat
diberhentikan dari jabatannya, yang syarat-syarat dan tata caranya diatur dalam
undang-undang.
114. Pengelompokkan Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR berdasarkan Pasal 1
Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Sedangkan
pengelompokkan Pasal 2 adalah. Jawab: Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang dinyatakan tetap berlaku dengan ketentuan.
115. Pengertian Etika Kehidupan Berbangsa menurut Ketetapan MPR RI No.
VI/MPR/2001: Jawab : Rumusan yang bersumber pada ajaran agama, khususnya
yang bersifat universal, dan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang tercermin
dalam Pancasila sebagai acuan dasar dalam berpikir, bersikap dan bertingkah
laku dalam kehidupan berbangsa
116. Rumusan Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah Jawab: Negara
Indonesia adalah negara hukum.
117. Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa
jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul DPR setelah terlebih
dahulu ada putusan dari Jawab: Mahkamah Konstitusi
118. Wewenang MPR sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat (1) UndangUndang Dasar adalah Jawab: Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang
mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar.
119. Ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka
Demokrasi Ekonomi adalah Jawab: Pemerintah berkewajiban mendorong
keberpihakan politik ekonomi yang lebih memberikan kesempatan dukungan dan
pengembangan ekonomi, usaha kecil menengah, dan koperasi sebagai pilar
ekonomi dalam membangkitkan terlaksananya pembangunan nasional dalam
rangka demokrasi ekonomi sesuai hakikat Pasal 33 Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
120. Substansi Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas

Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme adalah Jawab: Perlu berfungsinya lembagalembaga negara dan penyelenggara negara, menghindarkan praktek KKN, serta
upaya pemberantasan KKN harus dilakukan secara tegas terhadap siapa pun
juga.
121. Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan MPRS dan
Ketetapan MPR RI dari Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002 dituangkan dalam
Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003. Dasar hukum peninjauan terhadap materi
dan status hukum Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR adalah Jawab: Pasal I
Aturan Tambahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
122. Rumusan Pasal I Aturan Tambahan adalah Jawab: Majelis
Permusyawaratan Rakyat ditugasi untuk melakukan peninjauan terhadap materi
dan status hukum Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dan
Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk diambil putusan pada Sidang
Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 2003.
123. Pasal 2 ayat (1) ) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, menegaskan MPR terdiri dari Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih
melalui pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang. Jumlah
anggota DPR periode 2004-2009 adalah Jawab: 550 orang.
124. Sesuai dengan ketentuan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, jumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah adalah Jawab: Anggota
Dewan Perwakilan Daerah dari setiap provinsi jumlahnya sama dan jumlah
seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah itu tidak lebih dari sepertiga jumlah
anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
125. Jumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah periode 2004-2009 adalah
Jawab: 128 orang. 126. Jumlah anggota MPR periode 2004-2009 adalah Jawab:
678 orang.
127. Bab IX Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
mengatur tentang Kekuasaan Kehakiman. Kekuasaan kehakiman dilakukan
oleh Jawab: sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di
bawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama,
lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara, dan oleh
sebuah Mahkamah Konstitusi.
128. Mahkamah Agung berwenang mengadili pada tingkat Jawab: Kasasi.
129. Selain berwenang mengadili pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung
berwenang untuk Jawab: menguji peraturan perundang-undangan di bawah
undang-undang terhadap undang-undang, dan mempunyai wewenang lainnya
yang diberikan oleh undang-undang.
130. Syarat untuk menjadi Hakim Agung adalah Jawab: harus memiliki
integritas dan kepribadian yang tidak tercela, adil, profesional, dan
berpengalaman di bidang hukum.

131. Lembaga Negara yang berhak mengusulkan calon Hakim Agung adalah
Jawab: Komisi Yudisial.
132. Lembaga Negara yang berhak memberikan persetujuan untuk ditetapkan
sebagai Hakim Agung adalah Jawab: Dewan Perwakilan Rakyat.
133. Lembaga Negara yang berhak menetapkan Hakim Agung adalah Jawab:
Presiden.
134. Selain berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung, Komisi Yudisial
mempunyai wewenang lain dalam rangka Jawab: menjaga dan menegakkan
kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim.
135. Selain memiliki wewenang, Mahkamah Konstitusi memiliki kewajiban
untuk Jawab: memberikan putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat
mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden menurut
Undang-Undang Dasar.

+Tambahan+
KUNCI SUKSES LCC 4 PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA TAHUN
2012

LCC 4 PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

SOAL PILIHAN GANDA


1.) Pada awal era reformasi, berkembang dan populer dimasyarakat banyaknya
tuntutan reformasi yang didesak oleh berbagai komponen bangsa, termasuk
mahasiswa dan pemuda. Tuntutan tersebut antara lain adalah, kecuali
a.)

Penegakkan supremasi hukum

b.)

Penghapusan Doktrin Dwifungsi ABRI

c.)

Penurunan harga barang kebutuhan pokok

d.) Desentralisasi Dn hubungan yang aadil antara pusat dan daerah (otonomi
daerah)

2.) Ketetapan MPR tentang referendum, yang berisi kehendak untuk tidak
melakukan perubahan UUD NRI tahun 1945, adalah

a.)

Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1983

b.)

Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/1983

c.)

Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1993

d.)

Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/1993

3.) Ketetapan MPR yang berisi tentang Pembatasan Masa Jabatan Presiden dan
Wakil Presiden Republik Indonesia, adalah
a.)

Ketetapan MPR Nomor VIII/MPR/1998

b.)

Ketetapan MPR Nomor XIII/MPR/1998

c.)

Ketetapan MPR Nomor XII/MPR/1998

d.)

Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/1998

4.) Anggota panitia Ad Hoc III adalah berjumlahdan panitia Ad Hoc I


berjumlah.
a.)

55 dan 55

b.)

45 dan 55

c.)

55 dan 45

d.)

45 dan 45

5.) Ketetapan MPR yang berisi tentang penugasan badan pekerja MPR RI untuk
mempersiapkan rancangan perubahan UUD NRI tahun 1945
a.)

Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000

b.)

Ketetapan MPR Nomor VIII/MPR/2000

c.)

Ketetapan MPR Nomor IX/MPR/2000

d.)

Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/2000

6.) Di bawah ini adalah wewenang MPR berdasarkan UUD 1945 pasal 3 adalah,
kecuali
a.)

Mengubah dan menetapkan UUD

b.)

Melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden

c.) Memberhentiakan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya


menurut UUD
d.) Memilih wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan oleh Wakil Presiden
apabila terjadi kekosonngan jabatan Wakil Presiden dalam masa jabatannya.

7.) Dibawah ini merupakan pasal yang termasuk dalam perubahan UUD yang
pertama (tahun 1999) dalah, kecuali.
a.)

Pasal 5 ayat 1

b.)

Pasal 7

c.)

Pasal 9 ayat 1 dan ayat 2

d.)

Pasal 16

8.)

Maksud dari kalimat orang Indonesia Asli dalm pasal 6 ayat 1 adalah..

a.)

Agar sesuai dengan kehendak presiden dan berdasarkan rule of law

b.)

Agar sesuai dengan keinginan rakyat dan berdasarkan rule of law

c.)

Agar sesuai dengan para pejabat Negara dan berdasarkan rule of law

d.) Agar sesuai dengan perkembangan masyarakat yang makin demokratis,


egilater, dan berdasarkan rule of law

9.) Presiden dan Wakil presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung
oleh rakyat, adalah bunyi pasal..
a.)

Pasal 6 ayat 1

b.)

Pasal 6A ayat 1

c.)

Pasal 6 ayat 2

d.)

Pasal 6a ayat 2

10.)
a.)

Presiden dan DPR tidak dapat saling menjatuhkan karena


Adanya rasa saling menghormati antara Presiden dan DPR

b.)

Presiden dan DPR berasal dari parpol yang sama

c.)

Kedudukan Presiden dan DPR adalah sejajar

d.)

Mempunyai visi dan misi yang sama dalm menjalankan roda pemerintahan

11.)
Keputusan MPR atas pemerhentian Presiden dan/atau wakil persaiden
harus diambil dalam rapat paripurna MPR yang dihadiri oleh sekurang
kurangnya.. dari jumlah anggota dan dan disetujui oleh sekurang
kurangnya. Dari jumlah anggota yang hadir.
a.)

3/4 dan 2/3

b.)

2/3 dan 50% + 1

c.)

3/4 dan 3/4

d.)

2/3 dn 2/3

12.)
Jika presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat
melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan wakil presiden
sampai habis masa jabatannya. Adalah bunyi pasal 8 ayat 1 amandemen ke
a.)

b.)

c.)

d.)

13.)
Jika presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat
melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan,
palaksanaan tugas kepresidenan adalah Menlu, Mendagri, dan Menhankam
secara bersama sama. Setelah itu, MPR menyelenggarakan sidang selambat
lambatnya. Setelah itu.
a.)

30 hari

b.)

90 hari

c.)

50 hari

d.)

60 hari

14.)
UUD 1945 yang mengatur tentang pemerintahan daerah adalah BAB
VI. Dalam BAB tersebut terdapat..pasal dan..ayat.
a.)

3 pasal dan 10 ayat

b.)

3 pasal dan 9 ayat

c.)

2 pasal dan 7 ayat

d.)

3 pasal dan 11 ayat

15.)
Gebernur, Bupati, dam Walikota masing masing sebagai kepala
pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokratis. Hal
tersebut sesuai dengan bunyi pasal
a.)

Pasal 18 ayat 4, amandemen ke 4

b.)

Pasal 18 ayat 4, amandemen ke 2

c.)

Pasal 18 ayat 4, amandemen ke 3

d.)

Pasal 18 ayat 3, amandemen ke 4

16.)

Dewn perwakilan Rakyat memiliki fungsi sebagai berikut, kecuali

a.)

legislasi

b.)

anggaran

c.)

pengawasan

d.)

interpelasi

17.)
I. Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada
kekuasaan legislative.
II. Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada kekuasaan legislative
III. Kekuasaan eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislative
IV.Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan
memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan nondepartemen
Dari pernyataan diatas, yang termasuk ciri ciri dari system pemerintahan
parlementer adalah pernyataan nomor..
a.)

I dan III

b.)

II dan III

c.)

I dan II

d.)

II dan IV

18.)
Apabila RUU dibahas oleh DPR dan Presiden untuk mendapat
persetujuan bersama, tetapi tidak mendapat persetujuan bersama,maka..
a.)

RUU tersebut sah menjadi UU dan wajib diundangkan

b.)

RUU tersebut sah menjadi UU dan tidak wajib diundangkan

c.)

Boleh diajukan lagi dalam persidangan masa itu.

d.)

Tidak boleh diajukan lagi dalam persidangan masa itu.

19.)
I. Dapat mengajukan RUU yang berkaitan dengan Otonomi daerah
dan ikut membahasnya
II. Dapat mengajukan RUU yang berkaitan dengan Otonomi daerah dan tidak
berhak ikut
membahasnya.
III. Dapat melakukan pengawasan terhadap RUU yang berkaitan dengan
perimbangan keuangan pusat dan daerah.
IV. Dapat memberi pertimbangan terhadap RUU yang berkaitan dengan
perimbangan keuangan pusat dan daerah
Pernyataan diatas yang termasuk dalam kewenangan DPD adalah
a.)

I dan II

b.)

I dan IV

c.)

II dan IV

d.)

I dan III

20.)

Kekuasaan DPR dalam membentuk undang undang ditur dalam

a.)

Pasal 20 ayat 1 dan 2

b.)

Pasal 20 ayat 1 - 5

c.)

Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/2000

d.)

Ketetapan MPR Nomor XII/MPR/2000

21.)
Kelemahan dari suatu Negara yang menganut system pemerintahan
Parlementer adalah..
a.) Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas
dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh
parlemen
b.) Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi
penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Hal ini karena kekuasaan
eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai
c.) Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat
menciptakan kekuasaan mutlak
d.) Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu
masa jabatannya

22.)

Kewenangan mahkamah Agung tercantum dalam UUD 1945 pasal..

a.)

Pasal 24 ayat 1 - 5

b.)

Pasal 24A ayat 1 - 5

c.)

Pasal 24A ayat 1 dan 2

d.)

Pasal 24B ayat 1 - 4

23.)
Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara
langsung oleh rakyat. Hal tersebut merupakan bunyi pasal..
a.)

Pasal 6A ayat 1

b.)

Pasal 6A ayat 2

c.)

Pasal 6A ayat 3

d.)

Pasal 6 ayat 1

24.)
Alasan pemberhentian presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa
jabatannya diatur dalam..
a.)

Pasal 7A

b.)

Pasal 7B ayat 1

c.)

Pasal 7B ayat 3

d.)

Pasal 7C

25.)
I.
II.

Perhatikan pernyataan dibawah ini.


Berwenang memberhentikan Presiden
Berwenang mengadili pada tingkat kasasi

III.
Berwenang menguji peraturan perundang undangan di bawah undang
undang, terhadap undang undang
IV.
Berwenang memutus peraturan perundang undangan di bawah undang
undang, terhadap undang undang
Yang termasuk wewenang Mahkamah konstitusi adalah pernyataan nomor..
a.)

I dan II

b.)

I dan III

c.)

II dan III

d.)

II dan IV

26.)
Hal dibawah ini yang bukan merupakan isi dari UUD 1945 sebelum
perubahan adalah..
a.)

Terdapat penjelasan

b.)

Terdapat 2 pasal aturan tambahan

c.)

Terdapat 2 ayat aturan tambahan

d.)

Terdapat 37 pasal

27.)
Indonesia telah menyelenggarakan pemilihan presiden secara
langsung oleh rakyat sebanyak..
a.)

4 kali

b.)

3 kali

c.)

2 kali

d.)

1 kali

28.)
Berkewajiban menghargai hak orang dan pihak lain serta tunduk
kepada pembatasan yang ditetapkan Undang Undang. Hal tersebut merupakan
inti dari pasal
a.)

Pasal 28A

b.)

Pasal 28B

c.)

Pasal 28G

d.)

Pasal 28J

29.)
Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan
perlakuan yang adil dan layak dalm hubungan kerja. Hal tersebut merupakan
bunyi pasal
a.)

Pasal 28D

b.)

Pasal 28D ayat 3

c.)

Pasal 28D ayat 2

d.)

Pasal 28D ayat 1

30.)
Dalam kasus korupsi wisma atlet di Palembang, banyak terlibat para
pejabat Negara. Seseorang yang telah ditetapkan bersalah dalm kasus tersebut
adalah..
a.)

Angelina sondhak

b.)

Gayus Tambunan

c.)

Antasari Ashar

d.)

Dhana Widyatmika

SOAL PILAHAN BENAR DAN SALAH


1.) (.) Pasal 23B, macam dan harga mata uang ditetapkan dalam Undang
Undang
2.) (.) Pasal 26 ayat 1 yang menjadi warga Negara ialah orang orang bangsa
Indonesia asli serta orang orang dari bangsa lain yang ditetapkan dengan
Undang Undang
3.) (.) Ciri Negara hukum Administratief rechtsspraak biasanya dianut oleh
Negara hukum dengan latar belakang tradisi eropa Kontinental.

4.) (.) Pengangkatan duta dan konsul serta penerimaan duta negara lain
diatur dalam UUD 1945 pasal 13
5.) (.) Dalam system pemerintahan presidensiil, Presiden memiliki hak
prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikanmenterimenteri yang memimpin departemen dan non-departemen.

SOAL ESAY
1.) Apa maksud dari penggunaan kata dibagi atas dalam pasal 18 ayat 1?
Jelaskan!
Diposkan oleh Fatmil Dwi Pambudi di 00:03
soal LCC 4 Pilar

TERUSLAH BERLARI HINGGA ENGKAU MERAIHNYA!!!

1.
a.

Berapakah jumlah panitia Ad Hoc I?


54

c. 35

b.

45

d. 53

2.

Kapankah dilakukan perubahan kedua UUD NRI 195?

a.

7-18 Agustus 2000

b.

14-21 Oktober 2000

3.

Berikut ini adalah kewenangan MPR, kecuali ....

a.
b.

c. 1-9 November 2000


d. 1-11 Agustus 2002

Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar


Melantik Presiden dan/ atau wakil presiden

c.
Memberhentikan Presiden dan/ atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya
menurut undang-undang
d.
Memilih wakil presiden dari tiga calon yang diusulkan presiden apabila
terjadi kekosongan jabatan wakil presiden dalam masa jabatannya.

4.
Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan
pertimbangan ... .
a.
b.

DPR

c. DPD

MK

d. MA

5.
Siapakah yang memiliki wewenang mengangkat dan memberhentikan
menteri-menteri?
a. DPR

c. MA

b. MK

d. Presiden

6.
a.
b.

Siapakah yang berwewenang mengusulkan calon hakim agung?


KY
Presiden

c. DPR
d. MK

7.
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang
berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan
dengan undang-undang.
Merupakan bunyi pasal ....
a.

25

b.

25A

c. 26(1)
d. 26(2)

8.
Batang tubuh UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebelum
perubahan adalah ...
a.
16 bab, 37 pasal, 94 ayat, 4 pasal aturan peralihan, 2 ayat aturan
tambahan
b.
18 bab, 37 pasal, 49 ayat, 4 pasal aturan peralihan, 2 ayat aturan
tambahan
c.
16 bab, 37 pasal, 49 ayat, 4 pasal aturan peralihan, 2 ayat aturan
tambahan
d.
16 bab, 37 pasal, 49 ayat, 2 pasal aturan peralihan, 4 ayat aturan
tambahan

9.

Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Tertera pada ... .

a.

Pasal 31(1)

c. Pasal 32(1)

b.

Pasal 31(2)

d. Pasal 32(2)

10. Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat
dilakukan perubahan.
a.

Pasal 37(5)

c. Pasal 37(3)

b.

Pasal 37(4)

d. Pasal 37(2)

11. Anggota komisi yudisial diangkat dan diberhentikan oleh ... dengan ... DPR.
a.
b.

Mahkamah Agung, usul


Presiden, saran

c. Mahkamah Agung, persetujuan


d. Presiden, persetujuan

12. Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan
kehidupannya.
a.
b.

Pasal 28A
Pasal 28F

c. Pasal 28B
d. Pasal 28G

13. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam usaha pertahanan dan
keamanan negara diatur dalam ... .
a.

Pasal 30(1)

c. Pasal 30(3)

b.

Pasal 30(2)

d. Pasal 30(4)

14. Bunyi pasal 32 (2) yaitu ... .


a.
b.

Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.


Lagu kebangsaan ialah Indonesia raya

c.
Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan
budaya nasional.
d.
Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah
wajib membiayainya.

15. Negara berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa. Tertera pada pasal ... .
a.
b.

29(1)

c. 30(1)

29(2)

d. 30(2)

16. Berikut ini adalah dasar yuridis Amandemen UUD Negara Republik Indonesia
tahun 1945, kecuali ... .
a.
b.

Pasal 37 UUD 1945


TAP MPR No. XI/MPR/1999

c. TAP MPR No. IX/MPR/2000


d. TAP MPR No. XI/MPR/2001

17. Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat,


Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Tertera pada ... .
a.
b.

Pasal 11(1)
Pasal 10

c. Pasal 11(2)
d. Pasal 12

18. Kesepakatan dasar mengenai proses perubahan UUD Negara Republik


Indonesia tahun 1945, kecuali ... .
a.
b.

Tidak mengubah pembukaan UUD 1945


Perubahan dilakukan dengan cara referendum

c.
Penjelasan UUD 1945 yang memuat hal-hal normatif akan dimasukkan ke
dalam pasal-pasal
d.

Mempertegas sistem presidensiil

19. Wewenang presiden sebagai kepala negera yang mendapat pertimbangan


dari DPR, kecuali ... .
a.
Mengangkat duta
rehabilitasi
b.

Menerima duta

c. Memberi grasi dan


d. Memberi amnesti dan abolisi

20. Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya ... dalam lima tahun
di ibukota negara.
a.

Sekali

c. Tiga kali

b.

Dua kali

d. Empat kali

Isian singkat:
1.
Perubahan ketiga Undang-undang Dasar 1945 dilakukan dari tanggal ....
sampai .... November 2001
2.

Bagaimanakah sistematika Undang-undang Dasar 1945 setelah perubahan?

3.
Alat negara yang bertugas mempertgahankan, melindungi, memelihara
keutuhan dan kedaulatan negara adalah ... .
4.

Referendum diatur dalam Tap MPR No....

5.
Bahasa Indonesia ialah bahasa Indonesia, pernyataan ini terdapat pada
pasal ... .

Apakah perbedaan antara diatur dengan dan diatur dalam undang-undang?

Anda mungkin juga menyukai