Anda di halaman 1dari 19

Otitis Media

Supuratif Kronik
Richard Simak
112015039

Anatomi dan Fisiologi

Otitis Media

Otitis media ialah peradangan sebagian atau seluruh


mukosa telinga tengah, tuba Eustachius, antrum
mastoid dan sel sel mastoid.

Faktor predisposisi penyakit


tubotimpani
Infeksi

saluran nafas yang berulang,


alergi hidung, rhinosinusitis kronis.

tonsilitis

kronis.

Mandi

dan berenang dikolam renang,


mengkorek telinga dengan alat yang
terkontaminasi.

Malnutrisi

dan
hipogammaglobulinemia.

Otitis media supuratif akut yang berulang.

Otitis Media Supuratif Kronik

Otitis media supuratif kronis (OMSK) dahulu disebut


otitis media perforate (OMP) atau dalam sebutan sehari
hari congek. Yang disebut otitis media supuratif kronis
ialah infeksi kronis di telinga tengah dengan perforasi
membrane timpani dan secret yang keluar dari telinga
tengah terus menerus atau hilang timbul, bila proses > 2
bulan Secret mungkin encer atau kental, bening atau
berupa nanah.

Otitis media supuratif sub akut : infeksi >3minggu dan <


2 bulan

Faktor penyebab
OMA OMSK

Terapi yang terlambat diberikan

Terapi yang tidak adekuat

Virulensi kuman tinggi

Daya tahan tubuh pasien

Jenis OMSK berdasarkan


aktivitas secret

OMSK Aktif

secret yang keluar dari kavum timpani secara aktif

infeksi saluran nafas atas melalui tuba eutachius

setelah berenang

Sekret bervariasi dari mukoid sampai mukopurulen

OMSK tenang

keadaan kavum timpaninya terlihat basah atau kering

Jenis OMSK

OMSK tipe aman (tipe mukosa = tipe benign)

Proses peradangan hanya pd mukosa,

Perforasi MT di sentral

Tidak terdapat kolesteatoma

OMSK tipe bahaya (tipe tulang = tipe maligna)

Perforasi MT letaknya marginal atau di atik

Adanya Abses atau fistel retroaurikular

Jaringan granulasi atau polip diliang telinga yang berasal dari


kavum timpani.

Pus yang selalu aktif atau berbau busuk ( aroma kolesteatom)

Foto rontgen mastoid adanya gambaran kolesteatom.

Epidemiologi

Prevalensi OMSK pada beberapa negara antara lain


disebabkan, kondisi sosial, ekonomi, suku, tempat
tinggal yang padat, hygiene dan nutrisi yang jelek.
Kebanyakan melaporkan prevalensi OMSK pada anak
termasuk anak yang mempunyai kolesteatom, tetapi
tidak mempunyai data yang tepat, apalagi insiden OMSK
saja, tidak ada data yang tersedia.

Etiologi

Terjadinya OMSK sering dimulai dengan otitis media


berulang, dan sering terjadi pada anak kecil.

Penyebab tersering yang menyebabkan sering terjadi


pada anak adalah karena tuba eustachius pada anak
kecil yang masih mendatar sehingga saat anak
menderita penyakit seperti tonsillitis, rhinitis, sinusitis,
bakteri penyebab lebih mudah naik ke telinga tengah

Manifestasi Klinis

Otorea

Sekret bersifat purulen ( kental, putih) atau mukoid ( seperti


air dan encer)

aktivitas kelenjar sekretorik telinga tengah dan mastoid

sekret biasanya hilang timbul

Gangguan pendengaran

tuli konduktif namun dapat pula bersifat campuran

Otalgia > tanda yang serius

terbendungnya drainase pus

otitis eksterna sekunder

ancaman pembentukan abses otak dan komplikasi OMSK lain

Vertigo > tanda yang serius

terjadinya fistel labirin


kolesteatom

Labirinitis

erosi dinding labirin oleh

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penala

audiometri nada murni

foto rontgen mastoid

kultur dan uji resistensi kuman dari secret telinga

Kolesteatoma

suatu kista epiterial yang berisi deskuamasi epitel


(keratin). Deskuamasi terbentuk terus lalu menumpuk
sehingga kolesteatoma bertambah besar.

Pembagian kolesteatoma
Kolesteatoma kongenital

terbentuk pada masa embrionik


dengan membrane timpani utuh tanpa tanda tanda infeksi.
Kolesteatoma akuisital primer

tanpa didahului oleh perforasi membrane timpani.

terjadi proses invaginasi dari membrane timpani pars flaksida karena adanya
tekanan negative di telinga tengah akibat gangguan tuba (teori invaginasi)
Kolesteatoma akuisital sekunder

terbentuk setelah adanya perforasi membrane timpani.

masuknya epitel kulit dari liang telinga atau dari pinggir perforasi membrane
timpani ke telinga tengah (Teori migrasi) atau

akibat metaplasia mukosa kavum timpani karena iritasi infeksi yang


berlangsung lama (Teori metaplasia)

Komplikasi
Komplikasi di

Komplikasi di

Komplikasi

Komplikasi ke

telinga tengah

telinga dalam

ekstradural

susunan saraf pusat

1. Perforasi

1. Fistula labirin

1. Abses

1. Meningitis

membran

2. Labirinitis

timpani
persisten

supuratif
3. Tuli saraf

2. Erosi tulang
pendengaran
3. Paralisis
nervus fasialis

sensorineural
4. Mastoiditis

ekstradural

2. Abses otak

2. Trombosis sinus 3. Hidrosefalus


lateralis
3. Petrositis

otitis

Terapi

OMSK benign tipe aktif

Membersihkan liang telinga dan kavum timpani (ear toilet)

Antibiotika

Polimiksin B 10.000IU

Neomisin 3,5mg

Kloramfenikol 5%

Ofloksasin 0,3%

OMSK Maligna

Mastoidektomi sederhana (simple mastoidectomy)

Mastoidektomi radikal

Mastoidektomi radikal dengan modifikasi (Operasi Bondy)

Miringoplasti

Timpanoplasti

Penutup

Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) adalah radang


kronis telinga tengah dengan perforasi membrane
timpani serta riwayat keluarnya sekret dari telinga
(otorea) lebih dari 2 bulan, baik terus menerus atau
hilang timbul.

Komplikasi intrakranial dari OMSK yang paling sering


ditemukan adalah meningitis.

Prinsip penanganan pada OMSK tipe aman adalah


dengan medikamentosa dan sering kurang invasive,
sedangkan penatalaksanaan pada OMSK tipe bahaya
adalah dengan pembedahan, yaitu mastoidektomi