Anda di halaman 1dari 377

Prosedur darurat dan SAR (Soal-Jawab)

Pendahuluan.
Keadaan darurat adalah keadaan lain dari keadaan normal yg mempunyai kecenderungan atau
potensi tingkat membahayakan baik bagi keselematan manusia, harta benda maupun lingkungan
Jenis-jenis keadaan darurat yg dapat terjadi diatas kapal antara lain:
1. Tubrukan/Collision
2. Kebakaran/Fire
3. Kandas/Grounding
4. Kebocoran/Leaking
5. Tenggelam/Sinking
6. Orang jatuh kelaut/Man overboard
7. Pencemaran laut/Marine pollution
8. Kerusakan mesin/Engine failure
Prosedur keadaan darurat adalah tata cara/pedoman kerja dalam menanggulangi suatu keadaan
darurat dengan maksud untuk mencegah atau mengurangi kerugian akibat lebih lanjut/lebih besar yg
ditimbulkan oleh keadaan darurat tersebut.
SOAL NO. 1
Tuliskan tindakan yang harus dilakukan jika terjadi keadaaan darurat dipelabuhan sesuai
dengan prosedur darurat yang ada dikapal saudara?
Jawab:
Tindakan-tindakan jika terjadi di pelabuhan:
1. Segera menghentikan segala kegiatan kapal
2. Bunyikan General Alarm
3. Menggerakan Organisasi Keadaan Darurat
4. Semua CREW melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai sijil Darurat
5. Memperhitungkan kemungkinan bahaya yang timbul
6. Prinsip mengurangi resiko yang bertindak jika menemukan situasi bahaya
7. Maximumkan seluruh kekuatan peralatan
8. Melihat situasi dan keadaan bila perlu : tutup pintu kedap air (water tight door) dan pintu-pintu
kebakaran otomatis ditutup
9. Jika malam segera menyalakan lampu penerang deck
10. Perhatikan komando/perintah pimpinan (MASTER/CH.OFF)
11. Monitor radio dan kirim berita bahaya jika situasi semakin parah
12. Selalu koordinasi dengan pihak pelabuhan
13. Jika perlu : persiapan mesin untuk olah gerak untuk shifing
Soal No. 2
Keuntungan dibuatnya organisasi penanggulangan darurat di kapal:
Jawab :
1. Tugas dan tanggung jawab tidak terlalu berat, karena dipikul bersama-sama serta berbeda-beda
2. Tugas dan tanggung jawab dapat ditulis dengan jelas dengan demikian dapat mengurangi tindakantindakan yang kurang disiplin
3. Hanya adda satu pimpinan (komando), sehingga perintah, instruksi dan lain-lain akan lebih terarah,
teratur dan terpadu terhindar dari kesimpangsiuran
4. Dapat terhindar dari hirarki fermal yang selalu ada dalam perusahaan, karena petugas dari berbagai
bidang yang diperlukan semuanya sudah tergabung dalam bentuk suatu organisasi
5. Apabila terjadi suatu kegagalan karena melaksanakan tugas yang tertentu, maka hal ini dapat
segera dipelajari kembali untuk perbaikan
Soal No. 3
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan keadaan darurat:
Jawab :
1. Faktor alam
keadaan darurat yang disebabkan adanya cuaca buruk dan keadaan lainnya yang tidak dapat
diperkirakan sebelumnya
2. Faktor manusia

kelalaian manusia yang dapat mengakibatkan keadaan darurat (kebakaran, tubrukan, dll)
3. Faktor teknis : keadaan darurat akibat dari ketidakbaik laut-lautnya kapal sehingga kapal tidak dapat
meruluskan Pelayaran dengan aman (kapal bocor, mesin rusak, dll)
Yang dapat menyebabkan terjadinya keadaan darurat :
Jawab :
Tidak bekerjanya atau tidak normalnya suatu sistim secara prosedural atau karena diakibatkan
gangguan alam.
Soal No. 5
a) Tuliskan apa yang dimaksud dengan BEACHING dan apa tujuan dilakukan melakukan
beacing tersebut ?
b) Bagaimana memilih pantai yang baik untuk melakukan beaching tersebut ?
Jawab :
a) BEACHING adalah dengan sengaja mendamparkan kapal kekoci penolong ke pantai
Tujuannya
:
- untuk mendaratkan sekoci dengan aman
- untuk mendaratkan kapal ke pantai akibat cuaca buruk, kerusakan mobil, dll
b) Memilih pantai yang baik untuk melakukan Beaching
1. Memilih pantai untuk mendarat dengan perhatian kondisi dasar laut (batu, karang: sangat
berbahaya)
2. Apabila dengan terpaksa memasuki daerah berbatu, karang di usahakan pada
waktu pasang
3. Perkirakan kepraktisan pendaratan dan memeriksa Topografi, arus, angin dan gelombang
4. Sedapat mungkin memilih pantai yang berpasir (tidak keras) dan aman untuk pendamparan
5. Sedapat mungkin pantai tidak curam
SOAL NO.6
a. Tanda-tanda yang timbul secara umum bilamana kapal mengalami kandas:
Jawab :
a) Putaran baling-baling terasa berat .
b) Asap dicerobong mendadak menghitam
c) Badan kapal bergetar
d) Kecepatan kapal berubah, kemudian berhenti mendadak
e) Dapat menyebabkan kapal miring
f) Kemudi tidak dapat dikendalikan
b. Kemungkinan yang dapat terjadi/timbul pada saat kapal tandas:
Jawab :
a) Kapal bocor yang dapat menimbulkan polusi/pencemaran laut
b) Tenggelam
c) Kebakaran
d) Kecelakaan manusia (terjatuh akibat perubahan posisi kapal/miring)
e) Kerugian makan/harta benda
c. Tindakan keadaan darurat Kapal Tandas sesuai prosedur daruratnya:
Jawab :
a) Stop mesin
b) Bunyikan alarm umum darurat
c) Tutup semua pintu kedap air
d) Standby radio UHV CH. IG
e) Perlihatkan lampu-lampu/sosok benda yang sesuai dan bunyikan isyarat bunyi
f) Pada malam hari nyalakan 2 lampu merah keliling & lampu penerang deck
g) Periksa kerusakan lambung? Yang mungkin mengalami kerusakan
h) Sounding got-got, tangki-tangki kapal
i) Sounding kedalaman aie sekeliling kapal atau pastikan keadaan atau jenis dasar laut
j) Ketahui informasi mengenai pasang surut ditempat dan juga arah, kekuatan arus, angin dan cuaca
k) Jika memungkinkan kurangi draft kapal
l) Tentukan dimana arus landas yang dalam (lihat peta laut)
m) Jika dibutuhkan pertolongan pancarkan Pan-pan
n) Lakukan olah gerak pada saat air pasang
Soal No. 8
Tuliskan jenis berita yang di pancarkan memalaui radio telephony atau perangkat GMDSS dan
berikan penjelasannya!
Jawab :

Adapun jenis berita yang dipancarkan melalui radio telephony atau perangkat GMDSS adalah:
I. DISTRESS MASSEGE :
Berita bahaya yang dikirm oleh kapal yang mengalami bahaya/musibah dan membutyhkan
pertolongan segera dan menyebutkan kata My Day
II. URGENCY MASSEGE :
berita segera yang dikirim oleh kapal dimana berita tersebut penting untuk segera dikirim untuk
keselamayan kapal, pesawat terbang dan keselamatan crew/penumpang (misal: kapal rusak, moborang jatuh dilaut, crew/penumpang sakit serius) dan menyebutkan kata Pan-Pan
III. SAFETY MASSEGE :
berita keamanan yang dikirim oleh kapal untuk memberitahukan seluruh kapal/station mengenai
keselamatan navigasi, meteorologi warning (cuaca) dan menyebutkan kata Security
Soal No. 9
Tuliskan tindakan pendahuluan jika seseorang menemukan atau mengetahui adanya suatu
keadaan darurat dan hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam keadaan darurat
tersebut!
Jawab :
Tindakan pendahuluan bila ada suatu keadaan darurat yaitu:
1. Yang menemukan keadaan darurat harus membunyikan tanda bahaya
2. Laporkan keperwirajaga dan menyiapkan organisasi keadaan darurat
3. Yang berada dilokasi segera mengambil tindakan untuk mengendalikan keadaan sampai diambil alih
oleh organisasi keadaan darurat
4. Setiap orang harus tau dimana tempatnya dan apa tugasnya dalam keadaan darurat
Yang perlu diperhatikan dalam keadaan darurat:
1. Mengatasi keadaan yang dapat menimbulkan keadaan darurat
2. Waktu yang diperlukan dalam mengatasi keadaan darurat
3. Persiapan alat-alat penolong
4. Efektifitas isyarat dan komunikasi massa bahaya yang telah dikirim/dipancarkan
5. Memperhatikan keadaan cuaca untuk menurunkan sekoci atau penolong apabila harus Abandon
SHIP (meninggalkan sekoci)
Soal No. 10
Kapan nakhoda boleh memerintahkan crew/penumpang untuk Abadon SHIP (meninggalkan
kapal) :
Jawab :
1. Setelah dibukakan penanggulangan darurat dn kapal tidak bisa diselamatkan
2. Dengan perhitungan semua aspek & resiko, kapal tidak bisa diselamatkan/tenggelam
3. Akan mengancam keselamatan jiwa
4. Kondisi kapal sudah sangat parah
Soal No. 11
Prosedur tindakan yang diambil untuk Abandon SHIP:
Jawab :
1. Membunyikan suling, selang 2 menit
2. Atau dengan general alarm : tugas terus menerus
3. Crew/penumpang memakai life jacket (rompi penolong)
4. Melaju muster station & memeriksa jumlah crew
5. Setelah perintah nakhoda abandon ship maka darurat sekoci & masing-masing melaporkan
kesiapannya
6. Menunggu perintah nakhoda untuk menurunkan sekoci
7. Sekoci siap untuk menjauhi kapal
Soal No. 12
a) Peralatan apa sajakah yang masihdapat dioperasikan apabila kapal dalam keadaan darurat ?
b) Latihan-latihan apa sajakah yang dilakukan diatas kapal dlam keadaan darurat
c) Gambarkan Olah gerak menolong orang jatuh kelaut.
Jawab :
a. Peralatan-peralatan yang masih dapat dioperasikan apabila kapal dalam keadaan darurat:
1. Alat komunikasi: UHV, MF, HF, DSC atau perangkat GMDSS Inmarsati
2. Tanda alarm/tanda panggilan dan berita bahaya dari pesawat udara melalui: Relay dari RCC
(Rescue coordination Centre)
3. Tanda visual atau bunyi dari kapal atau pesawat udara dalam keadaan bahaya
4. EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon)
5. SART (Search And Radar Transponden)

6.
7.
8.
b.
1.
2.
3.
4.
5.

1.
2.
3.
4.
5.
A.
B.
A.
1.
2.
3.
4.
B.

Breathing Apparatus: obat-obatan (P3K), tandu


Fireman out fit
Radio jinjing: 8364 KHz
Latihan-latihan keadaan darurat yang dilakukan diatas kapal:
Latihan pemadam kebakaran
Latihan sekoci & penurunan sekoci
Latihan pencegahan banjir : menutup pintu kedap air
Latihan kemudi darurat
Latihan evakuasi penumpang
Soal No. 13
Dalam melakukan pencarian dan pertolongan dilaut perlu sistim pelaporan mengenai
informasi
yang
mutakhir,
tuliskan mengapa diperlukan sistim pelaporan tersebut dan syarat-syarat apa yang harus
dipenuhi untuk sistim pelaporan tersebut:
Jawab :
Dalam melakukan pencarian dan pertolongan dilaut perlu sistim pelaporan mengenai
informasi yang mutakhir, diperlukan sistim pelaporran tersebut karena untuk :
1.
Mengurangi jangka waktu kehilangan hubungan dengan kapal dan dimulainya operasi
pencarian dan penyelamatan apabila: semboyan marabahaya tidak diterima
2.
Memungkinkan penentuan dengan cepat, kapal-kapal mana yang dapat diminta untuk:
memberikan bantuan
3.
Menentukan daerah pencarian yang kecil, jika posisi kapal dalam keadaan bahaya tidak
diketahui/pasti
4.
Memudahkan pemberian bantuan medis secara cepat atau nasehat kepada kapal-kapal yang
tidak membawa dokter
Persyaraan sistim pelaporan harus memenuhi syarat berikut :
Penyediaan informasi meliputi: rencana pelayaran dan laporan posisi/perkiraan posisi seterusnya
kapal-kapal yang ikut serta
Plotting pelayanan secara terus menerus
Diterimanya laporan-laporan dari kapal yang ikut serta dalam jangka waktu yang sesuai
Sederhana dalam rancangan system dan operasi
Menggunakan standard internasional: menyangkut format dan produte standard
Soal No.14
Apa manfaat dan keuntungan dibuatnya Organisasi Penanggulangan Keadaan Darurat ?
Tuliskan perbedaan antara Emergency Planning dengan Crisis Management pada kapal
penumpang ?
Jawab :
Manfaat dibuatya organisasi penanggulangan keadaan darurat diatas kapal:
Mencegah/menghilangkan kemungkinan kerusakan akibat meluasnya kejadian darurat tersebut
Memperkecil kerusakan-kerusakan materi dn lingkungan
Dapat menguasai keadaan (Under Control)
Dengan adanya organisasi keadaan darurat maka semua merasa saling terkait
Emergency planning: rencana penanggulanagna keadaan darurat membutuhkan rspons
dengan segera dan perhatian khusus agar tidak menimbulkan keadaan kritis diatas kapal
Crisis Management: senior level strategy (siasat yang lebih tinggi) dalam mengatsi keadaan darurat
yang sudah tidak dapat lagi diatasi lagi, dimana dalam mengatasinya membutuhkan waktu yang agak
lama.

SOAL UKP PROSEDURE DARURAT 2


1. Apa yang di maksud dengan :
a. Prosedur keadaan darurat
b. Keadaan darurat
c. Kontigency plan
d. Emergency instruction plan
Jawab :
a. Prosedure keadaan darurat : Tata cara/pedoman kerja dalam menanggulangi suatu keadaan
darurat, dengan maksud untuk mencegah atau mengurangi kerugian lebih lanjut atau semakin
besar
b. Keadaan darurat : Adalah keadaan yang lain dari keadaan normal yang mempunyai
kecendrungan atau potensi tingkat yang membahayakan baik bagi keselamatan manusia,harta
benda maupun lingkungan
c. Contigency plan : adalah Rencana penanggulangan se-gala kemungkinan akan tim-bulnya
keadaan darurat diatas kapal yang mencakup : per-siapan, organisasi keada-an darurat,
tindakan pandahu-luan, alarm kebakaran, denah peralatan pemadam keba-karan, pengawasan
dan pemeliharaan serta latihan-latihan.
d. Emergency instruction Plan : adalah istruksi, tugas tugas serta pihak2 yang berhubungan
dalam perencanaan dan penanggulangan, bila terjadi keadaan darurat.
2. A. Bagaimana pelaksanaan latihan sekoci dan latihan pemadam kebakaran bagi
kapal penumpang sesuai solas 1974
Jawab :
Diatas kapal2 penumpang latihan2 sekoci dan kebakaran harus dilaksanakan 1 kali seminggu
atau segera sesudah meninggalkan pelabuhan terakhir.
2.Diatas kapal2 barang latihan2 sekoci dan kebakaran harus dilaksanakan 1 kali sebulan atau
24 jam sesudah meninggalkan pelabuhan bila ada penggantian ABK lebih dari 25%.
3.Pelaksanaan latihan2 darurat harus dicatat dlm buku journal / log book.
4.Setiap 3 bulan sekali sekoci penolong harus diturunkan keair / bergiliran.
5.Semboyan bahaya untuk mengumpulkan para penumpang dimuster station terdiri dari 7
atau lebih tiupan pendek disusul dgn 1(satu) tiupan panjang secara terus menerus yg
dibunyikan dgn suling kapal.
b. Bagaimana tindalan seseorang jika menemukan atau mengetahui adanya situasi
keadaan darurat
Jawab :
1. Lapor ke perwira jaga / atau nahkodaik
2. bunyikan alarm
2. Berkumpul di muster station
3. Melakukan penanganan sebisa mungkin sesuai instruksi dari nahkoda

3. Jelaskan tugas khusus dalam prosedure keadaan darurat di bawah ini :


a. Pusat komando
b. Kelompok kesadaran darurat
c. Kelompok pendukung
d. Kelompok ahli mesin kapal
Jawab :
a. Pusat komando adalah Kelompok yg mengontrol kegiatan dibawah pimpinan Nakhoda atau
perwira senior serta dilengkapi dgn perangkat komunikasi internal dan external.
b. Satuan keadaan darurat: Kelompok ini dibawah seorang perwira senior yg dapat menaksir
keadaan, melaporkan kepusat komando, menyarankan tindakan apa yg harus diambil, jenis
bantuan apa dan dari mana bantuan tersebut didatangkan.
c. Satuan pendukung: Kelompok ini dibawah seorang, harus selalu siap membantu kelompok
induk dengan perintah pusat komando dan menyediakan bantuan pendukung seperti
peralatan, perbekalan, P3K, dlsbgnya.
d. Kelompok ahli mesin kapal; Kelompok ini dibawah satuan pendukung ahli mesin kapal,
menyiapkan bantuan atas perintah pusat komando. Yanggung jawab utamanya dikamar mesin
dan dapat memeberikan bantuan lain bila diperlukan
4. Tuliskan keuntungan atau manfaat dengan adanya organisasi penanggulangan
keadaan darurat :
Jawab :
1. tugas dan tanggung jawab tidak terlalu berat, karena di pikul bersama sama serta berbedabeda
2. tugas dan tanggung jawab dapat di tulis dengan jelas dengan demikian dapat mengurangi
tindakan tindakan yang kurang disiplin
3. hanya ada satu pimpinan komando, sehingga perintah, instruksi dan lain-lain akan lebih
terarah,teratur, terpadu dan terhindar dari kesimpang siuran
4. dapat terhindar dari hirarki fermal yang selalu ada dalam perusahaan, karena petugas dari
berbagai bidang yang di perlukan semuanya sudah tergabung dalam bentuk suatu organisasi
5. apabila terjadi suatu kegagalan karena melaksanakan tugas yang tertentu, maka hal ini
dapat segera dipelajari kembali untuk perbaikan
5. a. Sebutkan macam macam pola pencarian dalam oprasi SAR :
jawab :
pola pola pencarian dalam operasi SAR antara lain :
1. Sector search pattern
2. Expanding square search pattern
3. Pararel track search pattern
4. Ship and air craft coordinated search pattern

ank Soal PD & SAR Search and Rescue ANT IV

1. Contingency Plans adalah


Contingency Plans adalah Suatu organisasi / kelompok diatas kapal yang di buat untuk
mengatasi /menanggulangi kaadaan khusu dan keadaan darurat diatas kapal
2. maksud dan tujuan contingency plans adalah

agar crew kapal memiliki rasa tanggung jawap serta tugas yang pasti

crew kapal berada pada posisi tugas yang telah ditentukan

sebagai pedoman dalam menanggulangi keadaan khusus / darurat

3. apa yang di maksud beached dalam keadaan darurat


kapal yang sengaja dalam pelayaran di kandaskan dikarenakan adanya kebocoran dan pompa
kapal tidak dapat menghisap sebagaimana mestinya. Dalam hal ini kapal dapat diapungkan
kembali
4. apa yang di maksud stranted dalam keadaan darurat
kapal dalam suatu pelayaran tidak sengaja kandas,di karenakan kelalayan sarat berjaga
dianjungan oleh seorang mualim dalam hal ini biasanya kpal sulit di apungkan
5. sebut dan jelaskan 7 pola pencarian dalam operasi sar di laut
1. pola segi empat membesar

Ket gambar
Datum posisi target yang paling mungkin yang akan di selamatkan
S : jarak antara track yang palingg berdekatan yang besarnya bergantung dari jarak pandangan
meteorologi dalam mil laut

2. Pola Sektor Dengan Satu Kapal

Keterangan :
Datum : posisi target yang paling mungkin yang akan di selamatkan
120 perubahan haluan dari perjalanan awal
2 mil jarak lintasan pada setiap sektor

3. Pola lintas Sejajar Dengan Dua Kapal


T1 = track kapal satu
T2 = track kapal dua
Datum : pos target
S = jarak meteorologis dari lintas yang terdekat
= arah hayut target
4. Pola Lintas Sejajar Dengan kapal

T1 = track kapal satu


T2 = track kapal dua
T3 = track kapal tiga
Datum : pos target

S = jarak meteorologis
5. Pola lintasan sejajar dengan empat kapal

style="font-family: Verdana, sans-serif;">


6. Pola Lintasan Sejajar Dengan Lima Kapal

7. Coordinated (reeping search by one ship and one air craft) (

Kesimpulan : pada pencarian dalam operasi sar dilaut terdapat 7 pola yaitu
1. expanding square search
2. sector search
3. parallel track search by two ship
4. parallel track search by tree ship
5. parallel track search by four ship
6. parallel track search by five ship or more
7.coordinated creeping search by one ship and one air craft
6. Sebutkan empat bagian pokok yang harus ada dalam organisasi penangulangan
keadaan darurat (OKD)
1.pusat komando : pada waktu mengatasi keadaan darurat yang terjadi di atas kapal ada di
anjungan dengan komando nakhoda / perwira senior yang bertugas melaksanakan komunikasi
baik interen maupun extern, dan mengkordinir tindakan- tindakanya
2.kelompok kesadaran darurat : ini harus dipimpin oleh seorang perwira, karena kelompok ini
mempunyai tugas menaksir keadaan darurat yang sedang terjadi dengan cermat mungkin apakah
penangulanganya memerlukan bantuan pihak2 luar atau tidak
3.kelompok pendukung : kelompok pendukung harus di pimpin oleh seorang perwira atao senior
rating yang memiliki rangking pengalaman dan sartifikasi, karena kelompok ini adalah kelompok
yang bertugas mendukung kelompok kesadaran darurat dalam mengatasi keadaan darurat yang
terjadi di aas kapal,terutama sekali dalam mempersiapkan dan mempergunakan peralatan .
4.kelompok ahli mesin kapal : kelompok ini di pimpin oleh KKM dengan tugas2 mengoperasikan
alat2 emergency yang dapat di pakai untuk mengatasi keadaan darurat yang terjadi diatas kapal
7.Sebutkan 14 macam alat-alat isyarat bahaya yang dapat di pakai pada saat kapal
mengalami suatu darurt
1.

Semboyan letak yang di buyikan secara teruus menerus dengan selang waktu 1 menit

2.

buyi - buyian yang di perdegarkan dengan alat2 isyarat kabut secara terus menerus

3.

cerawat atao peluru2 cahaya

4.

isyarat yang di buat oleh radio telegrafi terdiri atas kelompok SOS darri kode morse

5.

isyarat yang di pancarkan mengunakan pesawat radio telephony yang terdiri atas kata
mede

6.

kode isyarat bendera NC g).bendera segi empat yang di bawah atao diatasnya di lengkapi
dengan bola2 hitam atao bentuk yang menyerupai bola

7.

lidah2 api yang dapat menyala secara terus menerus di atas kapal

8.

cerawat payung / cerawat tangan yang memancarkan cahaya merah

9.

isyarat asap berwarna jingga

10. isyarat alarm radio telegraf


11. isyarat alarm radio telepony m).isyarat di pancarkan oleh rabu2 radio petunjuk posisi si
darurat
12. menarik turunkan lengan2 yang terentng kesamping secara pelahan2 dan beulang2

Alat Alat pemadam kebakaran meliputi

emergency fire pump, fire hidrants

house and nozzels

pelatan pemadam kebakaran jinjing dan yang tetap

sombe/ fire detector sistim

instalasi co2

sistim sprinkler

sand in boxes

10.kapan kita abadonship (meninggalkan kapal)

keadaan sudah tidak dapat di tanggulangi

keadaan cuaca serta condisi dalam kedaan keritis

keadaan crew kapal dalam menghadapi emergency situasi

kapal dalam keadaan mengalami ledakan dan plonding

11.prosudur meninggalkan kapal / abadon ship


membunyikan alarm perintahkan crew atao penumpang berkumpul di master stesien / poin
crew / penumpang di beri petunjuk deck departemen emergency prosudur
crew / penumpang di perintahkan untuk menggunakan alat keselamatan life jaket, helmet
tindakan meninggalkan kapal
12.prosudur MOB (man over board)
berteriak orang jatuh kelaut 3 x

Lemparkan life boy yang light signal


Diperhatikan seseorang megamati orang yang jatuh ke laut
Melaporkan ke perwira jaga
Nakhoda mengambil tindakan untuk penyelamatan

SOAL UKP PROSEDURE DARURAT 2


1. Apa yang di maksud dengan :
a. Prosedur keadaan darurat
b. Keadaan darurat
c. Kontigency plan
d. Emergency instruction plan
Jawab :
a. Prosedure keadaan darurat : Tata cara/pedoman kerja dalam menanggulangi suatu keadaan
darurat, dengan maksud untuk mencegah atau mengurangi kerugian lebih lanjut atau semakin
besar
b. Keadaan darurat : Adalah keadaan yang lain dari keadaan normal yang mempunyai
kecendrungan atau potensi tingkat yang membahayakan baik bagi keselamatan manusia,harta
benda maupun lingkungan
c. Contigency plan : adalah Rencana penanggulangan se-gala kemungkinan akan tim-bulnya
keadaan darurat diatas kapal yang mencakup : per-siapan, organisasi keada-an darurat,
tindakan pandahu-luan, alarm kebakaran, denah peralatan pemadam keba-karan, pengawasan
dan pemeliharaan serta latihan-latihan.
d. Emergency instruction Plan : adalah istruksi, tugas tugas serta pihak2 yang berhubungan
dalam perencanaan dan penanggulangan, bila terjadi keadaan darurat.
2. A. Bagaimana pelaksanaan latihan sekoci dan latihan pemadam kebakaran bagi
kapal penumpang sesuai solas 1974
Jawab :
Diatas kapal2 penumpang latihan2 sekoci dan kebakaran harus dilaksanakan 1 kali seminggu
atau segera sesudah meninggalkan pelabuhan terakhir.
2.Diatas kapal2 barang latihan2 sekoci dan kebakaran harus dilaksanakan 1 kali sebulan atau
24 jam sesudah meninggalkan pelabuhan bila ada penggantian ABK lebih dari 25%.
3.Pelaksanaan latihan2 darurat harus dicatat dlm buku journal / log book.
4.Setiap 3 bulan sekali sekoci penolong harus diturunkan keair / bergiliran.
5.Semboyan bahaya untuk mengumpulkan para penumpang dimuster station terdiri dari 7
atau lebih tiupan pendek disusul dgn 1(satu) tiupan panjang secara terus menerus yg
dibunyikan dgn suling kapal.
b. Bagaimana tindalan seseorang jika menemukan atau mengetahui adanya situasi
keadaan darurat

Jawab :
1. Lapor ke perwira jaga / atau nahkodaik
2. bunyikan alarm
2. Berkumpul di muster station
3. Melakukan penanganan sebisa mungkin sesuai instruksi dari nahkoda
3. Jelaskan tugas khusus dalam prosedure keadaan darurat di bawah ini :
a. Pusat komando
b. Kelompok kesadaran darurat
c. Kelompok pendukung
d. Kelompok ahli mesin kapal
Jawab :
a. Pusat komando adalah Kelompok yg mengontrol kegiatan dibawah pimpinan Nakhoda atau
perwira senior serta dilengkapi dgn perangkat komunikasi internal dan external.
b. Satuan keadaan darurat: Kelompok ini dibawah seorang perwira senior yg dapat menaksir
keadaan, melaporkan kepusat komando, menyarankan tindakan apa yg harus diambil, jenis
bantuan apa dan dari mana bantuan tersebut didatangkan.
c. Satuan pendukung: Kelompok ini dibawah seorang, harus selalu siap membantu kelompok
induk dengan perintah pusat komando dan menyediakan bantuan pendukung seperti
peralatan, perbekalan, P3K, dlsbgnya.
d. Kelompok ahli mesin kapal; Kelompok ini dibawah satuan pendukung ahli mesin kapal,
menyiapkan bantuan atas perintah pusat komando. Yanggung jawab utamanya dikamar mesin
dan dapat memeberikan bantuan lain bila diperlukan
4. Tuliskan keuntungan atau manfaat dengan adanya organisasi penanggulangan
keadaan darurat :
Jawab :
1. tugas dan tanggung jawab tidak terlalu berat, karena di pikul bersama sama serta berbedabeda
2. tugas dan tanggung jawab dapat di tulis dengan jelas dengan demikian dapat mengurangi
tindakan tindakan yang kurang disiplin
3. hanya ada satu pimpinan komando, sehingga perintah, instruksi dan lain-lain akan lebih
terarah,teratur, terpadu dan terhindar dari kesimpang siuran
4. dapat terhindar dari hirarki fermal yang selalu ada dalam perusahaan, karena petugas dari
berbagai bidang yang di perlukan semuanya sudah tergabung dalam bentuk suatu organisasi
5. apabila terjadi suatu kegagalan karena melaksanakan tugas yang tertentu, maka hal ini
dapat segera dipelajari kembali untuk perbaikan
5. a. Sebutkan macam macam pola pencarian dalam oprasi SAR :
jawab :
pola pola pencarian dalam operasi SAR antara lain :
1. Sector search pattern
2. Expanding square search pattern

3. Pararel track search pattern


4. Ship and air craft coordinated search pattern

1. Bagaimana tata cara meninggalkan kapal pada waktu keadaan darurat ?


Jawab:
a. Pancarkan isyarat
darurat sesuai peraturan yang ada dalam sijil kumpul.
b. Lakukan tindakan tindakan untuk menanggulangi bahaya yang dialami.
c. Apabila segala usaha untuk menanggulangi bahaya tidak berhasil maka : pancarkan distress alert, distress
signal, distress message untuk menarik perhatian kapal kapal lain untuk mendapat pertolongan.
d. Penumpang dan crews sudah siap di muster station.
e. Perlengkapan tambahan untuk alat penyelamat sudah siap dibawa.
f. Alat penyelamat siap diturunkan.
Lakukan abandon ship (atas perintah nakhoda)
2. Apa yang dimaksud dengan SAR ?
Jawab:
SAR adalah :
Suatu kegiatan operasi pencarian dan pembebasan serta pertolongan yang dikoordinasikan, terhadap orang
yang membutuhkan penyelamatan, bantuan medis dan kebutuhan lain, kemudian mengantarkan / mengevakuasi
korban ke tempat yg aman.
3. Apa landasan hukum operasional secara umum dari kegiatan SAR ?
Jawab:
Dasar HUKUM dari SAR adalah
The International Convention On Maritime Search & Rescue 1979
4. Sebutkan kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam SAR ?
Jawab:
a. Menentukan area pencarian dan metode
pencarian
b. Mengevaluasi keadaan darurat yang timbul
c. Menginfomasikan peringatan dan koordinasi lingkungan yang meliputinya.
d. Menyusun rencana kegiatan pencarian dan
pertolongan sebagi kemutlakan.
e. Publikasi laporan perkembangan kegiatan
SAR yang sedang dilakukan
5. Berapa kali latihan-latihan sekoci dan kebakaran di kapal ?
Jawab:
Untuk latihan sekoci & kebakaran dilaksnakan minimal sekali dalam sebulan, dan atau pada saat pergantian
crew lebih dari 25% dari jumlah crew, sesaat kapal berangkat dari pelabuhan

6. Suatu ketika dikapal saudara dihadapkan pada situasi keadaan darurat, jelaskan Contigency Plans untuk
menghadapi situasi darurat !
Jawab:
Contigency Plans adalah suatu procedure atau tata cara yang harus diambil dalam menangani keadaan darurat
yang terjadi di kapal
7. Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan dari keadaan darurat di kapal ?
Jawab:

Faktor-faktor yang menyebabkan keadaan darurat:


1. Faktor manusia (Kelalaian manusia itu sendiri)
2. Faktor alam
3. Faktor Teknis / alat (Kelalaian material)
8. Bagaimana Prosedure penanggulangan dan penyelamatan menolong orang jatuh ke laut ?
Jawab
a. Merubah haluan kearah objek untuk menghindarkan orang jatuh kelaut dari baling baling kapal.
b. Membunyikan isyarat bunyi 3 suling panjang untuk MOB & diulang bila perlu supaya kapal bebas melakukan
olah gerak untuk menolong korban terhadap kapal lain disekitar.
c. Lemparkan pelampung kearah korban, posisi pelampung sebagai patokan dicatat.
d. Informasikan kamar mesin dan nakhoda
e. Mengadakan pengamatan secar terus-menerus
f. Kibarkan bendera O sbg isyarat orang jatuh kelaut
g. Mengadakan olah gerak untuk menolong korban.
h. Siapkan ABK untuk sekoci penolong.
i. Bila keadaan laut tenang gunakan sekoci yang sesuai untuk menyelamatkan korban, bila tidak
memungkinkan gunakan tali untuk menaikkan korban.
Siarkan berita urgency bagi kapal kapal disekitarnya
9. Bagaimana procedure mengatasi kapal kandas ?
Jawab:

a. Adakan pemeruman kedalaman laut di sekitar kapal


b. Lihat daftar pasang surut
c. Check draft kapal
d. Bila perlu buang balast
e. Bila air tidak memungkinkan kita bongkar muatan
f. Siapkan mesin untuk olah gerak
g. Informasikan kondisi kapal kita kepada kapal lain yang berada disekitar kita.

10. Jelaskan isyarat-isyarat untuk menunjukkan bahaya dan memerlukan pertolongan di kapal saudara !
Jawab:
1. Red hand atau paracute signal yang memencarkan cahaya merah
2. Orange smoke signal yang memencarkan asap tebal berwarna jingga
3. Isyarat tembakan atau ledakan lainnya dengan selang waktu kira kira satu menit.
4. Membunyikan sembarang alat isyarat kabut secara terus menerus.
5. Isyarat yang dibuat oleh radio telegrafi (SOS)
6. Isyarat yang dikirim degan radio telephoni, yg terdiri dari ucapan May day
7. Isyarat kode international NC
8. Isyarat bendera bujur sangkar dengan bola atau yang menyerupai bola diatas.
9. Isyarat alarm radio telegrafi
10 Isyarat alarm radio telephoni.
11. Isyarat isyarat resmi yang dipancarkan oleh sistem sistem untuk komunikasi radio.

HUKUM MARITIME
Kedaulatan apakah yang di miliki sebuah Negara pantai. Jelaskan?
(a) Laut wilayah
(b) Laut zona tambahan
(c) Zona Ekonomi Eksklusif
Jawab:

a.

Laut Wilayah adalah: Lajur laut selebar 12 mil laut titik-titik terluar dari pada
pulau-pulau terluar di hitung dari dari garis air surut terendah pada pulau tersebut.

b.

Zona Tambahan adalah : Selebar 12 mil laut (laut wilayah) ditambah 12 mill
laut dimana Indonesia dapat melaksanakan pengawasan atas masalah-masalah
Bea Cukai, Fiskal, Imigrasi atau Kesehatan. Zona tambahan dapat di tarik 24 mil
laut dari garis pantai dari mana lebar laut wilayah di ukur.

c.

Zona Ekonomi Ekslusif adalah : Selebar 200 mil laut dari garis pangkal dari
mana lebar laut di ukur serta dimana Indonesia melaksanakan kedaulatan diatas
sumber kekayaan alam, yang terkandung di dalamnya, dan yuridikasi atas instalasi
-instalasi,pulau buatan bangunan serta perlindungan dan pelestarian lingkungan.

2.

Kitab Undang-Undang manakah yang mumuat ketentuan ketentuan tentang:


(a) Perjanjian Perburuhan
(b) perjanjian kerja laut
Jawab:

a.

Perjanjian perburuhan terkandung dalam Kitab Undang-Undang


Hukum Perdata (KUHPER).

b.

Perjanjian kerja laut terkandung dalam Kita Undang-Undang


Hukum Dagang (KUHD).

3.

Apakah yang dimaksud dengan :


(a) Perjanjian Kerja Laut
(b) Perjanjian kerja Bersama
Jawab:

a.

Perjanjian kerja laut ialah: Perjanjian hukum antara pengusaha kapal


disatu pihak dan buruh dipihak lain, dimana pengusaha berjanji untuk
memberikan pekerjaan sebagai nakhoda atau awak kapal dengan mendapat
imbalan upah.

b.

Perjanjian kerja bersama (kolektif) adalah : Perjanjian kerja laut yang


bersifat kolektif. Kolektif antara perserikatan para majikan dan perserikatan
buruh. Dimana persyaratan perjanjian kerja antara majikan dan masing-masing
buruh secara pribadi.

4.

Kewajiban-kewajiban apa yang di bebankan kepada awak kapal?


Jawab:
Kewajiban-kewajiban awak kapal adalah:

Bekerja sekuat tenaga dan wajib mengerjakan segala sesuatu yang di perintah
oleh nakhoda.

Taat kepada atasan, teristimewa menjalankan perintah-perintah nakhoda.

Tidak membawa atau memiliki minuman keras atau barang-barang yang


terlarang, senjata tajam, narkotika dan barang-barang seludupan dsb. Diatas
kapal tanpa seijin nakhoda.

Turun atau meninggalkan kapal harus selalu izin nakhoda dan kembali tidak
terlambat.

Wajib membantu memberikan pertolongan dalam penyelamatan kapal,


penumpang maupun muatannya.

Menyediakan diri untuk nakhoda selama 3 hari, setelah habis masa kontraknya,
untuk kepentingan administrasi kapal.

5.

Tuliskan paling sedikit 3 Biro klasifikasi yang di akui pemerintah?


Jawab :
Biro klasifikasi yang di akui pemerintah adalah:

1.

Lloyds Register (LR) Berkedudukan di London - Inggris

2.

Bureu Varitas (B.V)

3.

Germanischer Lloyd (C.L) Berkedudukan di Jerman Barat

4.

Dot Norske voritas (N.V) Berkedududukan di Oslo Norwegia

5.

Registro Italiano Navale (R.I) Berkedudukan di Genoa - Itali

6.

Biro klasifikasi Indonesia (K.I) Berkedudukan di Jakarta indonesis

7.

Dan lain-lain.

6.

Hal-hal apakah yang di catat dalam buku harian mesin?

Berkedudukan di Paris - Prancis

Jawab:
Yang di catat dlm buku harian mesin adalah:
a.

Keadaan dan kerjanya mesin/motor, ketel dan pesawat bantu.

b.

Pemeriksaan pemeriksaan yang di lakukan oleh pejabat pengawas keselamatan


kapal-kapal.

c.

Kerusakan kerusankan yang terjadi di kamar mesin pada motor/mesin atau


pun pada pesawat bantunya.

d.

Reparasi reparasi dan penggunaan spare part.

e.

Pemakaian bahan bakar, pelumas, laju kapal, slip dan sebagainya.

7.

Apa yang dimaksud dengan Designated Person Ashore (DPA) ? dan jelaskan tugasnya!
Jawab :
Designated Person Ashore (DPA) adalah: petugas darat yang ditunjuk
untuk mengawasi ISM code di perusahaannya. Dan tugasnya adalah:

a.

Menjamin bahwa pekerjaan di kapal sesuai dengan procedure yang telah dibuat.

b.

Menjamin diberikannya sumber daya yang memadai untuk keselamatan kapal.

c.

Melaksanakan internal audit di atas kapal.

8.

Apa keuntungan dengan diberlakukannya Safety Management Code


diatas kapal ?...
Jawab :
Keuntungan dilakukannya ISM code diatas kapal adalah:

1.

Dapat membangun budaya selamat.

2.

Hubungan antara pimpinan tambah akrab.

3.

Personil menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien yang mengakibatkan


memperkecil resiko kecelakaan dan lainnya.

4.

Pelayanan cepat pada penanganan kecelakaan.

5.

Memacu perbaikan terus menerus.

9.

Apakah fungsi buku harian kapal


Jawab :
Fungsi dari buku harian kapal adalah

a) sarana pengawasan dari Syahbandar.


b) Bahan pembuktian otentik untuk Hakim.
c)

Ikhtisar bagi pihak ke tiga.

10. Untuk kapal-kapal manakah diberlakukan:


(a) Konvensi STCW 1978 dan amandemennya
(b) Kovensi MARPOL dan Protokolnya
Jawab :
a.

konvensi STCW 78 dan amandemennya: untuk kapal di Indonesia dan near


coastal voyage.

b.

Konvensi MARPOL dan protokolnya : untuk setiap kapal, laut wilayah dan ZEE.

11. Apa saja yang disyaratkan bagi sertifikat permesinan sesuai dengan :
(1) Konvensi SOLAS 1974
(2) ketentuan-ketentuan (rules) dari Biro Klasifikasi
Jawab :
1.

Konvensi SOLAS 1978 adalah Sertifikat konstruksi untuk kapal barang dan
sertifikat keselamatan kapal penumpang.

2.

Ketentuan-ketentuan (Rules) dari Biro Klasifikas adalah sertifikat kelas


mesin atau hull machinery.

12. Tuliskan 5 perangkat petaturan kemaritiman


1.

Indonesia

2.

Internasional
Jawab :

1.

Indonesia :

a.

Ordonansi uap 1930.

b.

Ordonansi karantina no 11 thn 1938.

c.

Peraturan pendaftaran kapal thn 1927.

d.

Peraturan banda 1925.

e.

Peraturan tubrukan di laut no 14 thn 1947.

f.

KUHD (ada dua bab yang mengatur tentang playaran).

2.

Internasional :

a.

Load Line 1966.

b.

Tonnage Measurment 1969.

c.

MARPOL 1973/1978.

d.

SOLAS 1974.

e.

STCW 1978.

13. Ketentuan-ketentuan hukum apakah yang terdapat dalam UU no 21/1992


tentang pelayaran yang menyangkut pencemaran laut?
Jawab :
Ketentuan yg terdapat dlm UU no 21/1992 adalah:
1.

PP no 51/2002 - Tentang perkapalan.

2.

PP no 07/2000 Tentang Pelaut.

14. Dalam bagian manakah dari KUHP tedapat sanksi-sanksi untuk


pelanggaran-pelanggaran yg dilakukan oleh awak kapal?
Jawab :
Bagian-bagian KUHP yg terdapat sanksi-sanksi untuk awak kapal adalah:
1.

Bab II mengenai kejahatan pelayaran dan pelanggaran pelayaran.

2.

(UU no.21 /1992) Pencemaran minyak,gas,dan Zat-zat beracun.

15. Bidang apakah yang diatur dalam konvensi MARPOL 1973?


Jawab :
Bidang yang di atur dalam Konvensi MARPOL 1973 adalah : Pencegahan

pencemaran di laut.
16. Untuk perairan manakah konvesi STCW 1978 memberikan kelonggaran
persyaratan:
Jawab :
Konvesi STCW 1978 yang memberikan kelonggaran persyaratan
adalah : untuk daerah pelayaran NCV (Near Costal Voyage).

17. Apakah yang di atur dalam konvensi ILO 1947?


Jawab :
Yang diatur dalam konvensi ILO 1947 adalah : tentang kesejahteraan Pelaut.

18. Persyaratan apakah yang berlaku untuk pembuatan PKL?


Jawab :
Persyaratan untuk pembuatan PKL adalah :
1.

Harus tertulis.

2.

Disaksikan dan disyahkan oleh pihak kesyahbandaran.

3.

Ditandatangani oleh awak kpl,pengusaha kpl,dan pegawai kesyahbandaran.

19. Yang dimaksud dengan buku pelaut?


Jawab :
Yang dimaksud dengan buku pelaut adalah : dokumen yg hrs di miliki
oleh seseorang yg bekerja sbg awak kpl, sbg identitas & pengukuhan dari penyijilan.

20. Sertifikat sertifikat apakah yang menurut konvesi SOLAS 1974


disyaratkan untuk kapal barang?
Jawab :
Sertifikat sertifikat yang disyaratkan SOLAS 1974 untuk kapal
barang adalah:
-

Sertifikat konstruksi.

Sertifikat radio.

Sertifikat perlengkapan.

Sertifikat keselamatan.

Sertifikat telephoni.

21. Hal hal apakah yang dicatat dalam buku catatan minyak?
Jawab :
Hal hal yang dicatat dalam buku catatan minyak adalah :
-

Pengisian ballast atau pencucian tangki bahan bakar.

Pembuangan ballast kotor atau ballast yang di simpan ditangki bahan bakar.

Pengumpulan atau pembuangan oil residu (sludge).

Pembuangan air got kamar mesin.

Kondisi dari OWS dan ODM.

Pembuangan karena kecelakaan.

Pengisian bahan bakar dan LO.

22. Surat surat kapal manakah yang wajib diserahkan oleh nakhoda
kepada syahbandar setiba kapal disuatu pelabuhan?
Jawab :
Surat surat yang diserahkan oleh nakhoda kepada syahbandar
setiba kapal tiba di pelabuhan adalah:
-

Daftar sijil.

Surat ijin berlayar.

Pas kesehatan.

23. Berapakah lebar laut wilayah?


Jawab :
Lebar laut wilayah adalah : diukur dari garis-garis lurus yang menghubungkan
titik-titik terluar pada garis rendah daripada pulau-pulau atau pada bagian
pulau-pulau terluar dalam wilayah indonesia dengan ketentuan jika ada selat
yang lebarnya tidak melebihi 24 mil laut dan indonesia bukan satu-satunya
negara tepi, maka garis batas laut indonesia ditarik pada tengah selat.

24. Alur alur apakah yang disediakan untuk kapal-kapal asing didalam laut wilayah?
Jawab :
Alur alur yang disediakan untuk kapal-kapal asing adalah :
-

Lintas damai.

Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

25. Apakah fungsi dari makamah pelayaran?


Jawab :
Fungsi dari makamah pelayaran adalah :
-

Meneliti dan menyelidiki masalah.

Sebab2 terjadinya kecelakaan kpl maupun penumpangnya.

Kesalahan yang terjadi dari mereka yang bersangkutan dengan musibah dikapal.

26. Siapakah yang dapat dikenakan sanksi oleh lembaga mahkamah pelayaran?
Jawab :
Yang dapat dikenakan sanksi oleh mahkamah pelayaran adalah :
-

perwira2 yang dianggap tidak layak.

Mengambil tindakan hukuman disiplin terhadap nahkoda dan para perwira kpl.

27. Kapal kapal manakah yang wajib menyelenggarakan buku harian mesin?
Jawab :
Kapal-kapal yang wajib menyelenggarakan buku harian mesin adalah :
semua kapal dengan ukuran 200 GT keatas.

28. Surat kapal manakah yang menunjukkan kebangsaan kapal, golongan


kapal, kelaikan kapal?
Jawab :
Surat yang menujukkan Kebangsaan kepal adalah : surat laut, pas
tahunan dan pas kecil.
Golongan kapal adalah : Akte pendaftaran.
Kelaikan kapal adalah : sertifikat keselamatan , sertifikat konstruksi
dan sertifikat klass.

29. Apakah yang dimaksud dengan :


a. hukum maritim
b. hukum laut
jawab :
yang dimaksud dengan?
a.

Hukum maritim adalah : Peraturan-peraturan dan kebiasaan dilaut baik


nasional maupun internasional yang berisikan hak-hak dan kewajiban bagi
negara yang berbatasan pada laut tsb.

b.

Hukum laut adalah : rangkaian peraturan dan kebiasaan hukum mengenai


laut yang bersifat, keperdataan, menyangkut kepentingan perseorangan.

30. Siapakah yang dimaksud dengan :


1. Pengusaha kapal
2. Nakhoda
3.Awak kapal
Jawab :
Yang dimaksud dengan?
1.

Pengusaha kapal adalah : seseorang atau badan hukum yang mengusahakan

kapal untuk pelayaran di laur,dengan melakukan sendiri atau menyuruh orang


lain melakukan pelayaran itu sebagai nakhoda.
2.

Nakhoda adalah : pemimpin tertinggi dikapal dan pemegang kewibawaan


umum diatas kapal.

3.

Awak kapal adalah : mereka yang melakukan dinas dikapal dan tercantum
dalam sijil awak kapal dan telah membuat perjanjian kerja laut (PKL)
dengan perusahaan kapal.

31. Selain penumpahan dari kapal hal-hal apakah secara tidak terduga
dapat mengakibatkan pencemaran?
Jawab :
Hal hal tak terduga dapat mengakibatkan pencemaran adalah:
-

Emisi gas buang terlalu tinggi, mengakibatkan pencemaran udara.

Ballast kotor.

Tumpahan minyak saat bunkering.

Pembuangan sampah.

membuang air got kamar mesin atau membuang limbah kamar mesin.

32. Bagaimanakah kedudukan dari kKM jika terjadi pencemaran minyak


dari kapal dijadikan perkara hukum?
Jawab :
Kedudukan KKM adalah :
-

sebagian pemimpin kelompok di kamar mesin.

berkomunikasi dengan anjungan dan membuat catatannya.

bertanggung jawab pada bagian mesin sepenuhnya.

bertanggung jawab penuh (tersangka) baik dilakukan oleh awak kapal


(crew mesin) maupun yang dilakan oleh KKM sendiri.

33. Apa saja fungsi Makamah pelayaran dan apa hukum yang dapat
dijatuhkan oleh makamah pelayaran tersebut ? jelaskan
Jawab :
Fungsi dari mahkamah pelayaran adalah :
Untuk menyelesaikan perkara yang berkaitan dengan masalah kemaritiman
sekaligus aktivitas yang berhubungan dengan bidang kelautan.

34. Apakah nakhoda termasuk awak kapal yang harus disijil? Jelaskan
Jawab :
Nakhoda termasuk awak kapal karena, nakhoda juga perwira kapal

yang telah membuat perjanjian kerja laut dengan pengusaha kapal, oleh karena itu nakhoda juga
tercantum dalam buku sijil awak kapal.

35. Sebutkan perbedaan pokok hukum Nasional dan Internasional?


Jawab :
Perbedaan pokok hukum nasional dan internasional adalah :
Hukum nasional berlaku dan ditetapkan hanya berlaku untuk satu negara tertentu saja,
sedangkan hukum internasional berlaku untuk seluruh negara, bersifat universal dimana
hukum ini dibentuk atas kesepakatan bersama negara-negara.

36. Apa tujuan dari maritime low?


Jawab :
Tujuan dari maritime low adalah:
Mengatur hal-hal yang berkaitan dengan kelautan, hal ini dimaksudkan untuk
menciptakan kegiatan yang berbeda dilaut/segala aktifitas yang menyangkut kelautan.

37. Jelaskan tentang pentingnya legistimasi internasional untuk dituangkan


kedalam Hukum Maritime Nasional?
Jawab :
Pentingnya legistimasi Internasional adalah : dituangkan kedalam hukum
sekaligus menghindari persengketaan antara pihak-pihak perkapalan dan
unsur unsur lainnya.

38. Bagai mana peraturan transportasi laut dapat tercapai secara efesien?
Apakah sasarannya?
Jawab :
Peraturan transportasi laut dapat tercapai secara efisien adalah : dari
komitmen dari segala unsur, baik pemerintah baik pihak perkapalan untuk
menjalankan peraturan tersebut.
Sasarannya adalah untuk menciptakan transportasi laut yang aman dan lancar.

39. pihak pihak manakah yang harus menanggung biaya bahan bakar
dalam : bareboat carter, voyage carter, time carter?
Jawab :
Pihak pihak yang menanggung bahan bakar dalam aturan carter adalah :
-

Bareboat carter adalah pihak pencarter.

Time carter adalah pihak pencarter.

Voyage cater adalah pihak pemilik kapal.

40. Sebutkan resiko resiko yang diliputi oleh protektion and indemnity
club (P&I Clup)?
Jawab :
Resiko resiko yang ditanggung oleh asuransi P&I adalah:
-

Tubrukan kapal biasanya diganti oleh penanggung sisa kerugianya


diganti oleh P&I Clup.

Korban jiwa dan kecelakan orang.

Perawatan awak kapal.

Pengangkatan kerangkan kapal yang tenggelam.

Benturan dengan dermaga.

Kerusakan pada muatan akibat kesalahan navigasi.

Pencemaran oleh minyak khusus untuk kapal tanker.

Biaya biaya lain yang tidak diganti oleh penanggung.

Kesalahan penyerahan barang.

Denda akibat pelanggaran pabean.

Biaya menghadapi klaim.

41. Dalam jenis charter manakah yang diperlukan dalam Time sheet
dan apakah tujuan dari pembuatan Time sheet tsb?
Jawab :
Carter yang diperlukan dalam Time sheet adalah : voyage charter.
Tujuannya adalah : untuk menentukan dispath mendapatkan gambaran
perihal pemakaian waktu tiap-tiap hari untuk pemuatan pembongkaran.

42. Saudara mendapat mutasi naik kapal, sebelum itu saudara harus
menandatangani PKL
a. Persyaratan apakah yang berlaku untuk pembuatan PKL?
b. Apa hubungan yang terdapat antara PKL dan sijil?
c. Apa yang menjadi hak dan kewjiban Awak Kapal sebagaimana
ditetapkan dalam KUHD?
Jawab :
a.Syarat syarat pembuatan PKL
-

untuk abk paling sedikit berumur 14 tahun dan untuk mualim dan masinis
(perwira) yang berijazah paling sedikit berumur 18.

membuat PKL dengan pengusaha kapal.

membuat surat surat dan sertifikat sertifikat yang diperlukan.

buku pelaut.

surat bukti kesehatan (masa berlaku minimal satu tahun).


b.hubungan PKL dengan sijil
PKL ialah : suatu perjanjian yang sah menyangkut hak dan kewajiban, sedangkan
Sijil ialah : suatu laporan tentang tingkah laku diatas kapal dan pengalaman kerja
bagi seorang pelaut.
C. Hak-hak awak kapal adalah :

- Hak atas upah.


- Hak atas makanan yang cukup.
- Hak tempat tinggal dikapal yang layak.
- Hak atas cuti.
- Hak atas perawatan sakit atau suatu kecelakaan.

43. Kewajiban-kewajiban awak kapal adalah :


-

Bekerja sekuat tenaga dan wajib mengerjakan segala sesuatu yang di


perintah oleh nakhoda.

Taat kepada atasan, teristimewa menjalankan perintah-perintah nakhoda.

Tidak membawa atau memiliki minuman keras atau barang-barang yang


terlarang, senjata tajam, narkotika dan barang-barang selundupan dsb.
Diatas kapal tanpa seijin nakhoda.

Turun atau meninggalkan kapal harus selalu izin nakhoda dan kembali
tidak terlambat.

Wajib membantu memberikan pertolongan dalam penyelamatan kapal, penumpang


maupun muatannya.

Menyediakan diri untuk nakhoda selama 3 hari, setelah habis masa kontraknya,
untuk kepentingan administrasi kapal.

44. Ketentuan ketentuan (rules) dari BiroKlasifikasi adalah :


Sertifikat sertifikat kelas diberikan sesuai dengan kelas kapal tersebut,
biasanya ditandai dengan huruf-huruf atau symbol symbol kapal tertinggi
kelasnya adalah kapal yang diteliti oleh biroklasifikasi semenjak diletakkan
lunasnya dan mesinnya dibuat.

45. Tindakan tindakan apa yang dapat mengurangi kekuatan pembuktian


sebuah buku harian mesin?
Jawab :
Tindakan yang mengurangi kekuatan pembuktian buku harian kapal adalah :
-

Penyobekan (pengurangan) halaman, tidak boleh merobek buku harian.

Pengosongan halaman, tidak boleh mengosongkan halaman.

Penambahan halaman, jangan menambah halaman buku harian.

Merobah halaman, jangan merobah-robah isi buku harian kapal.

Pencatatan tambahan.

Penggoresan dan tidak terbaca isinya.

46. Dari sebuah buku catatan minyak (oil record book) terbagi atas
beberapa bagian dan apa yang dicatat dalam masing-masing
bagian tersebut?
Jawab :
Bagian-bagian yang tercatan dalam buku catatan minyak adalah :

Oil record book ada dua yaitu: oil record book I dan oil record book II

Yang dicatat dalam oil record book I adalah:


-

Pengisian dan pembuangan tolak bara atau pembersihan tanki-tanki


minyak bahan bakar atau ruangan-ruangan muatan minyak.

Mambuang tolak bara atau membersihkan dengan air tanki-tanki


bahan bakar yang telah diisi tolak bara atau dikosongkan.

Menampung residu-residu (endapan) minyak.

Pembuangan keluar kapal air bilga yang terkumpul dalam ruangan


mesin selagi dipelabuhan, dan pembuangan rutin kelaut air bilge yang
terkumpul didalam ruang mesin.

Yang dicatat dalam oil record book II adalah :


-

Pemuatan dan pembongkaran muatan minyak.

Pemindahan muatan minyak dalam pelayaran.

Pembukaan / penutupan katup-katup atau alat-alat yang serupa yang


menghubungkan antara tanki dangan tanki muatan sebelum atau
sesudah pembongkaran.

Pembukaan dan penutupan hubungan antara saluran pipa muatan dan


saluran pipa tolak bara atau air laut.

Pembersihan tanki-tanki muatan.

47. Apa yang dimaksud dengan kekuasaan disipliner Nakhoda, jelaskan?


Jawab :
Kekuasaan disipliner Nakhoda adalah :
Suatu tindakan administrative yang diambil demi kepentingan umum,
teguran, pencabutan wewenag selama waktu tertentu.

48. Apa saja yang tercakup dalam hak awak kapal atas perawatan?
Jawab :
Hak awak kapal atas perawatan adalah :
-

waktu jatuh sakit sedang berada didarat menunggu penempatan dikapal lain.

waktu jatuh sakit sedang berada dikapal, dimana ia:

diluar negeri ditinggalkan untuk perawatan.


setiap di Indonesia dengan kapalnya.

49. Untuk kapal-kapal manakah diberlakukan :


a.konvensi MARVOL dan protocolnya
b.konvensi STCW 1978 dan amandemennya
c.konvensi SOLAS 1974 dan amandemennya
Jawab :
a.Kapal-kapal yang diberlakukan MARVOL adalah :
-

Kapal tanki minyak (tanker) berukuran 150 ton isi kotor atau lebih.

Kapal yang bukan tanker yang berukuran 400 ton isi kotor atau lebih.

Kapal yang selain kapal tanker yang berukuran 100 GRT sampai dengan 399 GRT.

Kapal tunda (tagboat) yang memiliki mesin penggerak utama 200 PK atau lebih.
b.kapal-kapal yang diberlakukan STCW 1978 adalah :
untuk kapal daerah pelayaran NCV ( near costal voyage).
c.kapal-kapal yang diberlakukan SOLAS 1974 adalah :

Kapal penumpang.

Kapal barang ( kapal Kargo).

50. Jelaskan yang dimaksud dengan sertifikat-sertifikat dibawah ini


dan institusi mana yang berhak menerbitkannya?
a.sertifikat lambung timbul (ILCC 66)
b.sertifikat keselamatan kapal radio kapal barang
c.passanger ship safety certificate
d.sertifikat permesinan kapal
e.sertifikat pencegahan pencemaran (MARVOL 73/78)
jawab :
a.

setifikat lambung timbul (ILCC) adalah : sertifikat yang didalamnya tercamtum


sampai mana kapal itu dapat dimuati dan berapa daya angkut cadangannya dan
dinyatakan dengan markah pada sisi luar badan kapal dimana dikeluarkan oleh
P.K.K dan biro klasifikasi.

b.

sertifikat keselamatan radio kapal barang adalah : tiap tiap kapal niaga

yang ukuranya 1600 GRT atau lebih dan semua kapal penumpang harus dilengkapi
dengan instalasi radio telegraph yang berukuran kurang dari 1600 akan tetapi lebih
dari 300 GRT atau lebih memakai radio telephone sebagai pengganti radio telegraph.
Institusi yang mengeluarkan adalah direktorat jendral pos dan telekomunikasi
depertement perhubungan.
c.

Passanger ship safety certificate adalah : sertifikat yang diberikan apabila


kapal telah memenuhi syarat mengenai badan kapal, mesin, pebagian kedap air,
banyaknya alat-alat penolong dan radio telegraph serta telah memiliki sertifikat
kesempurnaan (berlaku paling tinggi 1 tahun) dimana dikeluarkan oleh p.k.k.

d.

Sertifikat permesinan kapal adalah : sertifikat yang di berikan apabila kapal


telah memenuhi syarat standart mengenai kelayakan mesin penggerak kapal yang
telah memenuhi catatan , serta telah memiliki sertifikat kesempurnaan dimana
dikeluarkan oleh p.k.k.

e.

Sertifikat pencegahan pencemaran (marpol 73/78) adalah : sertifikat dibuat


berdasarkan konvensi IMO untuk pencegahan pencemaran dari kapal kapal
dan 1973 beserta protocol 1978 dan amendemen amendemen berikutnya
serta interpestasinya.

51. Dalam hal manakah alasa mendesak yang dapat dipergunakan


untuk memberhentikan pelaut dari kedinasan diatas kapal?
Jawab :
Alasan mendesak sesuai pasal 1603 KUHP dan 148 KUHD
Sebagai alasan mendesak adalah :
-

Apabila anak buah kapal menganiaya nakhoda.

Apabia sipelaut tidak melapor sesuai dengan yang ditetapkap oleh penguasa.

Apabila sipelaut dicabut hanya untuk melakukan pekerjaan seperti yang


ditentukan dalam PKL.

Apabila sipelaut menyeludup/mencoba menyeludupkan barang tanpa


sepengetahuan nakhoda.

Apabila sipelaut suka mabuk-mabukan dan melanggar undang-undang.

Apabila sipelaut melakukan pencurian, penipuan dan kejahatan lain.

Apabila sipelaut dengan sengaja menimbulkan bahaya yang mengancam dirinya


dan orang lain walaupun sudah diperingatkan.

52. Dalam kitab undang-undang hukum manakah terdapat ketentuan


tentang pelanggaran awak kapal antara lain pelanggaran disiplin
dan kepidanaan?
Jawab :

Ketentuan tentang pelanggaran awak kapal adalah : diatur dalam


kitab undang-undang hukum perdata pasal 1603 dan KUHD pasal 418.

53. Apa yang dimaksud dengan Arbirase ?


Jawab :
Arbirase adalah : penyelesaian sengketa secara privat untuk mengantisipasi
sengketa yang memungkinkan terjadi maupun diselesaikan melalui musyawarah
sepakat untuk menyerahkan sengketanya kepada pengambil keputusan privat
dengan cara yang mereka tentukan bersama.

54. Jelaskan tentang arbitrator siapa saja yang dapat dan tidak dapat
diangkat?
Jawab :
Arbitrator adalah : orang-orang yang terlibat didalam persengketaan
untuk memproleh akte memenangkan sebuah keputusan penting tentang
pengambil alihan penguasa sebuah kapal. Orang-orang yang terlibat
adalah penguasa kapal, perusahaan kapal, nakhoda, dan pihak-pihak
yang terkait didalamnya ( yang berkuasa).

55. Apakah seorang arbitrator dapat menahan sebuah kapal? Jelaskan


Jawab :
Seorang arbitrator tidak dapat menahan sebuah kapal karena kapal
tersebut dibawah penguasaan mahkamah pelayaran, dimana kapal tersebut
dapat diambil jika sudah terdapat suatu kebulatan pendapat dari pengambilan
keputusan yang mereka tentukan bersama, jika apabiala belum ditentukan
suatu keputusan maka kapal tersebut masih/berada dibawah pengawahan
mahkamah pelayaran sehingga tidak dapat diganggu gugat oleh arbitrator.

56. Apa yang dimaksud dengan landasan kontingen?


Jawab :
Landasan kontingen adalah : Selebar 200 mil laut dari garis pangkal atau
hingga pinggiran luar tepi kontinen, Pinggiran tepi kontinen dapat selebar
350 mil laut dari garis pangkal atau tidak melebihi 100 mil laut dari garis
batas kedalaman air (isobath) 2500 m.

57. Apa yang dimaksud dengan lintas damai?


Jawab :
Lintas damai adalah : ( Innocent passage ) yaitu pelayaran yg melewati

laut wilayah dengan tujuan salah satu pelabuhan atau melintas dari laut bebas
ke laut bebas tanpa penyinggahan disebuah pelabuhan yg mana tidak boleh
melakukan tindakan tindakan bermusuhan, mengancam kedaulatan, menggunakan
senjata, memata matai dan lain sebagainya.

58. Alur-alur manakah di laut wilayalah indonesian ditetapkan sebagai alur laut?
Jawab :
Alur yang ditetapkan sebagai alur laut indonesia adalah :
- ALKI I yaitu : laut natuna, selat malaka, selat sunda.
- ALKI II yaitu : laut sulawesi, selat makassar, selat lombok.
- ALKI III yaitu : selat maluku, laut banda, laut arapura, selat timor.

59. Tuliskan paling sedikit lima perangkat peraturan kemaritiman


1.indonesia
2.internasional
Jawab :
Perangkat peraturan kemaritiman indonesia adalah : ordonansi uap,
uu 21 tnh 1992, KUHD,
Perangkat peraturan kemaritiman internasional adalah : SOLAS, MARPOL,
STCW, ISM-CODE 98, peratuaran Biro Klasifikasi.

60. Apa yang dimaksud dengan :


a.Resi mualim
b.Konosemen
c.Manifest
jawab :
a. Resi mualim : tanda terima muatan, dimana kapal telah menerima muatan
seperti yang telah di perintah dalam surat perintah pengkapalan.
b.Konosemen : merupakan perjanjian angkutan antara shipper(pemilik barang)
dipihak pertama dan carrier(pengusaha kapal) dipihak kedua, dimana Carier
berjanji membawa barang sampai ketujuan dengan aman dan selamat.
c. Manifest : sebuah surat yang berisi nama perusahaan pengirim, nama kapal
dan hakhoda, nama barang(merk), jumlah(banyaknya) barang, tujuan pengiriman,
tanda tangan nakhoda.

HUKUM MARITIM NASKAH 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10

SOAL UJIAN NEGARA ANT 2.


MUHTARLUTHFIE.
HUKUM MARITIM NASKAH 1.
1a.Salah satu klausa yg hrs dipatuhi oleh carrier atau pengangkut adalh due dilligence. Apa isi dari
klausa tsbt dan sbtkan 3 kegiatan yg dilakukan oleh awak kapal utk memenuhi klausa tsbt:
jawab:
1a-isi dari klausa due delligence adlh bahwa setiap carrier atau pengangkut sblm menerima muatan
hrs membuat kapalnya laik laut (seaworthy) dan siap sebagai tempat utk menyimpan
barang,mengawaki,membekali,memperlengkapi kapal tsbt dng cukup, semua ruang muat sdh
dibersihkan dan laik laut.
Tiga(3) contoh kegiatan yg dilakukan awak kapal utk memenuhi klausa tsbt adalah:
jawab:
-1.Pemeriksaan thdp surat2 kapal,ijazah awak kapal dan sertifikate2 penunjang
lainnya apakah lengkap/sesuai standart dan up to date.
-2.pembersihan thdp ruang muat,got,palka,pipa2 udara.
-3.perawatan dan persiapan peralatan muat,lashing,cargo gear dan sytem MC Gegor.
1b.Resiko yg muncul apabila klausa tsbt tdk dipenuhi apabila tjd kerusakan muatan maka pihak
carrier bertanggung jawab sepenuhnya atas barang muatan tersebt krn kekebalan2 sebagai
carrier/pengangkut tdk berlaku lg diantaranya:
-prima facie evidence dan paramount clause.
2.Dapatkah carrier/pengangkut dituntut ganti rugi apabila muatan didlm peti jmlahnya
berkurang,sdngkan peti tdk rusaksedikitpun? jelaskan cara pnyelesaiannya?
jawab:
2. pengangkut tdk dpt dituntut ganti rugi apabila muatan ada dlm peti jmlhnya berkurang(peti tdk
rusaksedikitpun)asalkan muatan tersebut tercantum dlm konosement/resi mualim.(said to be contain
pcs,.. said to weight ..Kg)dan pada saat muatan tsbt diterima dikeluarkan mate receipt/jg BL dengan
remark "parentlyin good condition".dan kekebalan ini di atur dlm klausa yg di peroleh bilamana kpl
memeenuhi Due delligence.
cara penyelesainnya lewat ansuransi.
3a.General average mrpkn kondisi yg menguntungkan bagi carrier/pengangkut apabila ada
kerusakan yg timbul thdp muatan yg di angkut,jelaskan mengapa demikian?
jawab;
1.Bilamana tjd kerusakan muatan dikapal yg disebabkan krn oleh bahaya umum maka pengorbanan
dan kerugiaanya ditanggung oleh semua pihak utk menyelamatkan kapal. 2.kerugian tsbt disebut
general average loss.
3.konstribusi general average meliputi:
-pembuangan muatan,-perusakan bagian kapal, - biaya penyelamatan kpl seprt membongkar dan
memuat kembali utk melepaskan kpl dari kandas.
-perusakan barang muatan krn penanggulangan kebakaran.
3b.persyaratan yg hrs di penuhi agarkondisi general average dpt dipenuhi:
jawab
#1.harus merupakan bahaya umum
2.upaya penyelamatan hrs berhasil.
3.pengorbanan dilakukan secara sukarela
4.Disengaja oleh pihak kpl,dimaksudkan utk penyelamatan kpl.
4a.Kapankah pencharter disbt sbg disponent owner? kegiatan yg dilakukan dsbt apa?
jawab:
-pencharter dsbt sbg disponent owner apabila pencharter mencharterkan lagi kpd pihak ketiga, dan
kegiatan ini disbt subletting.
4b.Sebutkan dan jelakan 2 macam keadaan yg menyebabkan timbulnya pencharteran kapal:

jawab:
-Orang ingin mengoperasikaN KPL tapi blm cukup modal utk membeli kpl.
-Perusahaan pelayaran yg apabila jumlah muatan yg byk sehingga tdk mampu diangkut olh kplnya
sendiri.
4c.lima(5) macam contoh kapal mengapa off hire padahal masih dalam charter?
jawab:
-1.Msin kapal rusak(break down of machinery)
-2.anak buah kapal mogok kerja.
-3.Kapal ditahan oleh penguasa setempat dan kesaahan bukan terletak pada
pencharter tetapi pada pemilik kapalatau nahkoda kapal.
-4.Damage of hull kerusakan pada lambung sehingga tidak bisa memuat.
-5.Extra lost of fuel consumed & extra expenses.
5. Negara kepuluan hrs menyediakan haklintas damai bagi kapal asing.
a.sebutkan dan jelaskan (5)lima kegiatan yg di lakukan oleh kapal asing shng
kpl tsbt dapat dinyatakan melanggar hak lalu lintas damai ?
jawab:
-1.melakukan kegiatan yg mengancam kedaulatan wilayah.
-2.melakukan provokasi.
-3.membongkar atau memuat barang tanpa ijin.
-4.penyelundupan dan pencemaran minyak.
-5.memata-matai.
5b.Sesuai dengan ketentuan UNCLOS Dan UU No 6/1996 tentang perairan indonesia,
Sebutkan pembagian perairan negara kita dan jelaskan masing-masing?
jawab:
-1.Laut teritorial Indonesia.
Yaitu jalur laut selebar 12 nm yg di ukur dari grs pangkalkepulauan
indonesia (pasal 3 ayat 2).Garis pangkal kepulauan indonesia ditarik dgn
menggunakan grs pangkal lurus kepulauan.
-2.PERAIRAN KEPULAUAN INDONESIA,Adalah semua peairan yg terletak pada sisi
dlm grs pangkal lurus kepulauan tanpa memperhatikan kedalaman atau jarak
dari pantai (pasal 3 ayat 3).
-3.PERAIRAN PEDALAMAN INDONESIA,Adalah semua perairan yg terletak pd sisi
darat dari garis air rendah dari pantai2 indonesia termsk kedalamanya.
semua bagian dari perairan yg terletak pd sisi darat dari SUATU GRS
PENUTUP (pasal 3ayat 4).
-4.Perairan pedalaman terdiri atas laut pedalaman dan perairan darat(pasal 7
ayat 2)

HUKUM MARITIM NASKAH 2


MUHTAR LUTHFIE ANT 2A
1.Perkembangan hukum laut mengenai laut teritorial indonesia mulai dari proklamasi sampai
sekarang:
jawab:
1.pengumuman pemerintah indonesia mengenai wilayah perairan negara repuplik
indonesia tgl 13 desember 1957 (deklarasi juanda 13/12/1957).
2.PP pengganti uu no.4 tahun 1960 (tentang peraian indonesia).
-perairan indonesia adlh laut wil indonesia beserta perairan pedalaman
indonesia.
-Laut wil indonesia,lajur laut sejauh 12 nm dari grs pantai terluar pada saat
air surut terendah.
-Pada selat kurang dr 24 nm dgn negara lain, garis batas laut indonesia di
tarik pada selat tengah.
-Lalu lintas damai perairan pedalaman indonesia terbuka bagi kpl asing.
-Tidak berlakunya ketentuan ordonasi laut dan lingkungan maritim1939.

3.UU no 19 tahun 1961(persetujuan konvensi jenewa th 1958) pemerintah


memberikan persetujuan 3 konvensi :
-Pengambilan ikan,hasil laut,dan pembinaan sumber2 hayati laut bebas.
-Daratan kontinental,- lsut bebas.
4.PP no 8 th 1962(lalulintas laut damai kapal asing perairan indonesia)
-melintasi laut wil dan perairan pedalaman indonesia dari laut bebas
kepelabuhan atau sebaliknya atau dari laut bebas ke laut bebas.
-Tdk dibenarkan berhenti,berlabuh,mondar-mandir tanpa alasan yg sah.
-Tdk bertentangan dgn keamanan ketertiban umum dan tdk mengganggu perdamaian
negara RI.
-Kapal perang asing harus memberi tahu kapal KSAL dan harus berlayar di
permukaan air.
5.Kepres RI no.16th 1971 tentang wewenang mwmberian ijin berlayar bagi segala
kegiatan kendaraan air asing dlm wilyh prairan indonesia.
6.UUno 1 th 1973 tentang pengumuman pemerintah RI ttg landas kontinen indonesia
yaitu dasar laut dan tanah di bawahnya di luar sampai kedalaman 200mtr masih
boleh di ekplorasi dan eksloitasi.
7.UU no 5 th 1983 tentng ZEE yaitu jarak laut wilayah indonesia 200 mil di ukur
dr pangkal pantai.
8.PP no 5 th 1984 tentang pengelolaan sumber daya alam hayati di ZEE indonesia.
9.UU no 17 th 1985 tentang UNCLOS.
10.UU no 21 th 92 tentang pelayaran.
11.PP no 7 th 2000 tentang kepelautan.
2a.Penyewa kapal membayar ongkos bare boat charter jauh lbh murah di bandingkan
time charter jelaskan mengapa demikian?
jawab:karena
-Bare boat charter pencharter hanya membayar pada sewa kapalnya saja.
-Time charter pemilik kapal harus menanggung biaya awak kpl,reparasi,minyak
pelumas,survey dan ansuransinya.
b.Apa yg dimasud dgn subletting yang biasa dilakukan oleh pencharter bareboat:
jawab:
-yg dimakud dgn subletting adlh pencharter di berikan hak mencharterkan kapl
lagi kpd pihak ketiga namun tetap bertanggung jawab kpd pemilik.
3a.Dalam syarat2(kondisi) ansuransi dikenal adanya "Deductable clause". jelaskan maksudnya dan
besar kecilnya deductable clause utk pertanggungan atas kapal tergantung dari apa saja ?
jawab:
-Deductable clause adl syarat utk menentukan penanggung hanya mengganti rugi
bila kerugian jumlahnya di atas potongan.
b.Will full misconduct: kerugian akibat kesengajaan/kelalaian tertanggung.
Wear and tear: kerusakan karena pemakaian (aus) dan ini pasti terjadi.
Inherent vice: Kerusakan krn sifatnya/rusak dgn sendirinya(buah2an).
Ret or vermin: Kerusakan barang krn dimakan tikus/serangga.
4a.General average merupakan kondisi yg menarik bg carrier apabila ada kerusakan yg timbul thdp
muatan yg di angkut, jelaskan mengapa demikian?
jawab:
-Karena bila terjadi kerusakan atas muatan karena bahaya umum maka menjadi
tanggungan bersama antara pemilik dan pencarter untuk penyelamatan kapal.
b.Persyaratan apa yg hrs di penuhi agar kondisi GEneral average dpt dibenarkan?
jawab:
-Harus merupakan bahaya umum, -Upaya penyelamatan Harus berhasil.
-dilakukan secara suka rela, -disengaja utk penyelamatan kapal.
5. Sebuah negara kepelautan seperti indonesia hrs menyelesaikan sea line (alur alut kepelautan) utk
dilewati oleh kpl2 asing sebutkan dan jelaskan 3 (tiga)persyaratan yg hrs di penuhi di dlm pelayaran
sepanjang sea line:

jaab:
-1,Tidak boleh melakukan pencemaran
-2,Tidak boleh melakukn penyelundupan.
-3,Tidak boleh melakukan perbudakan.
HUKUM MARITIM NASKAh 3.
1.surat muatan yg terpenting adlh bill of lading. apayg di maksud dgn clean B/L dan foul b/l?
jawab:
-CLEAN OF B/L adlh ; konosment yg mencantumkan keadaan muatan yg di terima dan pihak
pengangkutnya tdk menyanggahnya, pihak pengangkut menerima tanggung jawabnya utk muatan
sesuai UU dan perjanjian pengangkutan.
-FOUL OF B/L adalah ; konosement yg diterbitkan jk pd muatan terjadi penyimpangan thdp
keutuhannya, shngg penerima brg akan mendapat kesulitan dg pihak perbankan sehubungan
sejumlah uang yg akan dia terima sebagai uang panjer dari pihak penerima.
2.Letter of indemnity menyertai salah satu b/l yg mana dr kedua jenis di atas dan apa
alasannya,sehingga surat ini diperlukan ?
Jawab:
-Letter of indemnity disertakan dlm foul b/l krn shipper keberatan jika dlm b/lnya terdapat catatan.
untuk menghilangkan catatan tsbt mk pihak shipper menerbitkan letter of indemnity.
3.Apa yg disbt dgn clausa cassatoria dan jelaskan isinya ?
Jawab:
-Clausa cassatoria adl; causa yg tercatum dalam bl yg isinya pihak pengirim dan pihak penerima
barang menyatakan tunduk pd syarat2, pengecualian dan ketentuan yg tlh ditulis , dicetak atau di cap
dihalaman muka / halaman belakang dari b/l.
4.Bilamanakah paramount clause tdk diberlakukan?
jawab:
-paramount clause tdk di berlakukan apabila tdk terdapat pernyataan untuk tunduk thdp pengecualian
yg ada di dalammnya.
5.konsekuensi apakah yg hrs dilakukan oleh carrier,apabila paramount clause tdk diberlakukan
jawab:
6.jelaskan isi dari paramount clause tsbt?
jawab:
-isi dari paramount clause adlh menyatkan kedua belah pihak tunduk pada clause trmsk pengecualian
yg ada di dlmnya.
7.kapal2 asing dpt berlayar melewati perairan indonesia dgn menggunkan hak lintas damai atau
melalui sea line (alur laut kepulauan)?
jawab:
-lintas laut damai(innocent passage)adlh pelayaran yg melewati laut wilyh dg tujuan salah satu
pelabuhan/melintas dari laut bebas ke laut bebas tanpa persinggahan sebuah pelabuhan.kapal lau
asing yg lewat menggunakan lintas damai tdk boleh mlkkn tindakan2 bermusuhan,mengancam
kedaulatan,menggunakan senjata,memata-matai,propaganda thdp keamanan,meluncurkan pesawat
terbang,pendaratan perlengkapan militer,penyelundupan,pencemrn minyak,penangkapan ikan dan
kegiatan lain yg tdk ada hubnganya dgn pelayaran sea line, negara pantai dpt mensyaratkan kpl2
asing khususnya kpl tanker,kpl2 tenaga nuklir atau kpl2 lan yg mengangkut muatan
berbahaya,melintas laut wlyh lwt jalur2 laut persaratan ini ditetapkan demi keselamtn pelayaran.
8.sebutkan dan jelaskan 5 (lima) kegiatanyg dilakkn oleh kpl asing, shngg kpl trsbt dpt dinyatakan
melanggar hak lintas damai?
jawab:
sebuah kpl dapt dinyatakan melanggar hak lintas damai jika:
-mlkkn tindakan yg mengancam kedaulatan suatu wlyh atau mlkkn tindakan permusuhan.
-mlkkn provokasi thd keamanan,menggunakan senjata dan memata2i.

-mlkkn bongkar muat tanpa ijin dan mlkkn penyelundupan.


-mlkkn pencemaran dg sengaja dan mlkkn penanggkpan ikan ilegal.
-mengganggu komunikasi,mlkkn survey,meluncurkan dan mndaratkan perlengkpn militer.
-mlkkn kegiatan lain yg tdk ada hungnya dg pelayarn.
9.apakah yg di maksd dgn P&I(protection and indemnity) club?
jawab:
-yg dimaksd dgn P&I club adlh jaminan pembayrn yg dilkkn oleh persatuan perusahaan
plyran utk menanggung kerugian apabila terdpt kerusakan/ cleam pd muatan dan pihak ansuransi tdk
membyrnya.
10.apa yg dimsd dan siapakah yg menerbtkan delivery order(DO)?
jawab:
-DO adlh surat document yg dipakai oleh prshn pelyrn utk memerintahkan kpd bagian pemuatan brng
diterminal agar brng yg disbt didalamnya diserahkan kpd sipenerima.
HUKUM MARITIM NASKAH 4
1A.kapankah Pencharter dsbt disponent owner?kegiatan yg dilakukan dsbt apa?
jawab:
-pencharter dsbt disponent owner apabila pencharter pertama mencharterkan kebali kapalnya kepada
pencharter kedua. kegiatan yg dilakukan ini dsbt subletting.
1B.sbtkn dan jelaskan 2(dua) macam keadaan yg menyebabkan timbulnya pencharteran kapal?
jawab:
-Dua(2) macam keadaan yg menyebabkan timbulnya pencharteran kapal adalah:
1.orang ingin mengoperasikan kpl tetepi blm cukup modal utk membeli kapal.
2.perushan pelyran yg apabila jmlh muatan yg banyak sehingga tdk mampu di angkut
oleh kplnya sendiri.
1C.kapankah suatu keadaan dsbt off hire,sdngkan kpl dlm keadaan di charter? berikan 5 macam
contoh keadaan tersbt?
jawab:
-keadaan dianggap off hire sdngkn kpl dlm keadaan di charter apabila:
1.bale time yaitu apabila kpl rusak dan tdk bisa beroperasi selama 24 jam ber
turut2 maka kapal akanoff hire.
2.type yaitu apabila kapal rusak dan tdk dpt dioperasikan maka langsung off hire
dan semua yg tdk beroperasi akan dianggap off hire.
lima(5) macam contoh keadaan off hire tsbt:
jawab:
1.damage hull, 2.break down of machinery, 3.anak buah mogok keja, 4.extra cost
of fuel consumed, 5.kapal ditahan oleh penguasa setempat dan kesalahan bukan
terltak pd pencharter ttpi pada owner atau nahkoda kapal.
2A.penyewa kpl membyr sewa ongkos bareboat charter jauh lebih murah dibandingkan time charter
mengapa demikian?
jawab:
-karena pada time charter pemilik kapal hrs menanggung biaya awak kpl,reparasi,minyak
pelumaS,SURVEY DAN ANSURANSINYA. SEDANGKAN pd bareboat charter hanya membyr sewa
kplnya saja.
2B.apa yg dimaksud dgn subletting yg biasa dilakkn oleh pencharter barboat?
jawab:
-yg dimaksud subletting adalah pihak pencharter di berikan hak utk mencharterkan lagi kpl yag di
charternya namun tetap bertanggung jawab thdp owner.
3A.maksud apa yg terkandung didlm penerbitan clean B/L?
jawab:

-yg terkandung di dlm penerbitan clean B/L adalah bahwa pihak pengangkut menerima muatan dan
bertanggung jwb utk muatan sesuai undang2 dan perjanjian pengangkutan.
3B.dokumen apa yg mendampingi B/L dan apa isinya?
jawab:
dokument yg mendampingi BL adlh:
1.letter of indemnity surat ini di terbitkan utk menghilangkn catatan yg trdpt
pada foul BL krn pihak shipper tdk ingin ada catatan pd BLnya.
2.Bank of guaranty surat ini diterbitkan sbg pengganti BL utk jaminan penyerahan brng karena BL asli
blm diterma oleh pihak penerima.
3C.resiko apa yg dpt terjd terhdp carrier apabila shipper tdk jujur dgn diterbitkanya Clean BL?
jawab:
Resiko yg tjd adalh
1.adanya cleam dr pihak penerima muatan yg tdk puas.
2.tdk dpt dipenuhinya persyaratan ansuransi(ansuransi tdk cair)
3.kerugian atas biaya pengangkutan tdk sesuai dgn sebenarnya.
4.jika terjadi suatu dgn muatan maka sgl resiko ditanggung pihak pengangkut.
4A.general average adlh kondisi yg menarik bg carrier apabila ada kerusakan yg timbul thdp muatan
yg diangkut,jelaskan mengapa demikian?
jawab:
-karena bila tjd kerusakan muatan yg disebabkan oleh sesatu keadaan bahaya umum maka
pengorbanan ditanggung bersama oleh semua pihak utk penyelamatan kpal.
4B.persyaratan apa yg hrs dipenuhi agar kondisi general average dpt di benarkan?
jawab:
-persyaratannya dilakukan bersama2 utk mengurangi kerugian yg lbh besar dan hal ini dilkkn demi
kepentingan bersama yg persyaratan itu al:
1.upaya penyelamatan hrs berhasil.
2.hrs mrpkn bahaya umum.
3.pengorbanan dilakkn secara sukarela.
4.pengerusakan di sengaja oleh pihak kpl utk penyelamatan kpl.
5. negara kepulauan hrs menyediakan hak lintas damai bg kpl2 asing.
A.sebutkan dan jelaskan 5 (Lima)kegiatan yg dilkkn oleh kpl asing shngg kpl trsbt dpt dinyatakan
melanggar hak lintas damai?
jawab:
5 kegiatan yg dilkkn kpl asing yg dianggap melanggar hak lintas damai
1.mlkkn tindakan2 permusuhan.
2.mengancam kedaulatan/menggunakan senjata.
3.memata-matai.
4.propaganda thdp keamanan.
5.pencemaran minyak dan penyelundupan.
5B.pembagian perairan indonesia sesuai ketentuan UNCLOS adalh
jawab:
a.laut teritorial 12 mil menjg kedaulatn negara dari gangguaN LAUT yg membhykn negara.
b.laut tambahan 24 mil mengadakan pegawasan atas mslh2 bea cukai,fiskal imigrasi/kesehata.
c.ZEE melakukan kedaulatan atas sumbr kekyan ala yg terkndng didlmnya dan yuridisi atas instalasi2
pulau buatan,explorasi,exploitasi dan penelitian umum,pendayagunaan smbr daya hayati dan non
hyti, smbr aya dipermukaan dan di dlm air.
ARTIKEL TERKAIT :

SOAL JAWAB HUKUM MARITIM

1. Apakah yang dimaksud dengan :


a. Hukum laut adalah : rangkaian peraturan dan kebiasaan hukum mengenai laut
yang bersifat :
- . keperdataan, menyangkut kepentingan perseorangan.
- . Publik, menyangkut kepentingan umum.
b. Hukum maritim adalah: Peraturan2 dan kebiasaan dilaut baik nasional maupun
internasional yang berisikan hak2 dan kewajiban bagi negara yang berbatasan pada
laut tsb.
2. konvensimanakah yang berlaku :
a. hanya untuk internasional :
LOAD LINE 1966
SOLAS 1974
STCW 1976
b. juga untuk perairan indonesia:
STCW
MARPOL
3.Konvensi maritim yang menggunakan batasan :
a. Tonase kapal
SOLAS
b. Ukuran panjang
Load line 66,
Tonage maesurement
c. Golongan kapal:
STCW.
4. Syarat2 yang digunakan untuk pembuatan PKL adalah:
- Harus tertulis bila tidak tertulis batal.karena berlayar untuk menghindari adanya
sengketa.
- Ditandatangani oleh pelaut dan perusahaan.
- Diketahui oleh syahbandar.
5. Yang dimaksud dengan :
a. buku pelaut adalah: Dokument pengukuhan dari penyijilan sign on dan sign off
yang masing2 dilaksanakn oleh syahbandar dan nahkoda.
b. Sijil adalah: daptar awak kapal yang bekerja diatas kapal kecuali nahkoda
6. Kewajiban2 awak kapal yang ditetapkan KUH Perdata adalah:

Bekerja dengan baik


Melaksanakan tata tertib
Menegakan disiplin
7.Hal2 yang tercakup dalam hak awak kapal atas perawatan adalah:
Apabila terjadi sakit/ musibah diatas kapal Crew mendapatkan perawatan penuh
dan gajih penuh.
Apabila terjadi di darat, perawatan 52 minggu dan upah 26 minggu
8.Awak kapal berhak dipulangkan ke?
Pemulangan di tanggung oleh perusahaan ( ketempat dimana ditandatangani
PKL).
Hak atas pemulangan menjadi batal apabila pulang dg alasan pribadi.
9. Kekuasan seorang Nahkoda menurut KUHD adalah?
Kekuasan umum
Kekuasaan disipliner
10.Pemotongan gaji sebagai bentuk hukuman disipliner Nahkoda terhadap awak
kapal adalah?
Paling banyak 10 hari kerja atau tidak melebihi sepertiga upah dari seluruh
perjalanan ( pasal 387 KUHP)
11.Hukum disipliner dicatat dalam dokument:
Buku register hukuman
12. Perbuatan awak kapal yang merugikan pihak ketiga yang menjadi tanggung
jawab pengusaha kapal?
Perbuatan hukum,
Adalah perbuatan yang melakukan hukuman menurut tugas
13. Pkl disebut perjanjian keperdatan maksudnya:Karena disaat pembuatan PKL
adalah perjanjian antara oarang ( pegawai ) dan perusahaan atau disaat
penandatanganan PKL tidak ada unsur pemaksaan.
14. Yang dimaksud dengan alasan penting untuk mengakhiri suatu ikatan yang
disyratkan hubungan kerja adalah?
Alasaan penting untuk perbaikan nasib
Memberikan ganti rugi
15. Peraturan yang mendasari penyusunan sijil kapal adalah:Daftar awak kapal
resmi
16. Yang diatur dalam MARPOL 1973:
a. Dalam lampiran I

encemaran pencemaran oleh minyak

b. Dalam lampiran II: Pencegahan pencemaran oleh zat cair beracun


17. Sertifikat yang disyaratkan oleh MARPOL 1973 :
a. Lampiran I
Sertifikat pencegagahan pencemaran minyak internasional
Sertifikat pencegahan pencemaran Internasional untuk bahan2 cair
b. Lampiran II
Sertifikat internasional pencegahan pencemaran oleh kotoran.2 cair beracun
curahan
18. Konvensi2 maritim yang disyahkan pemerintah dengan:
a. Undang undang: UNCLOS
b. Keputusan presiden: SOLAS, MARPOL, STCW
19. konvensi2 yang mengatur tentang:
a. Keselamatn pelayaran: SOLAS
b. Kebersihan lingkungan: Marpol
20. tuliskan paling sedikit 2 peraturan kemaritiman :
a. Indonesia: ORDONANSI UAP, UU21 1992, KUHD
b. internasional;SOLAS, MARPOL, STCW
22. zona ekonomi Eklusip yaitu Selebar 200 mil laut dari garis pangkal dari mana
lebar laut wilayah diukur
23. fungsi dari mahkamah pelayaran adalah namemeriksa sebab kecelakaan kapal,
pencabutan wewenang selama 2 tahun pencabutan untuk perwira.
24.Lintas damai adalah tidak menggenggu kedamaian negara yang dilalui oleh kapal
sipil
25.kisah kapal adlah suatu akte otentik yg dibuat dihadapan sahbandar atau konsul
mengenai kejadian2 selama peleyaran yang digunakan sebagai bahan pembuktian
pd proses2 kerusakan atau suatu kejadian penting.
26.buku harian kapal adalah : dokument yang berisi penjabaran perjalanan yg dpt
dipercaya dg catatan yg dipertimbangkan secara seksama(disusun setiap kejadian
secara seksama)
27. garis pangkal adalah; Suatu pengukuran laut yang diukur dari ujung dg batas
terluar 200 mill laut indonesia ( lebar laut wilayah yg di ukur pinggiran luar tepi laut)
28. laut wilayah adalah selebar 12 mill laut yang mengelilingi nusantara dan perairan
nusantara.
29. Zona tambahan adlh selebar 12 mill laut yang mengelilingi laut wilayah selebar
12 mill laut dimana indonesia dapat melakukan pengawasan atas masalah2 bea

cukai,fiskal, imigrasi atau kesehatan.


30. bab2 yang tekandung dalam KUHD adalah:
Bab I : Kapal dan muatanya.
Bab II : pengusaha kapal
Bab III : nahkoda dan awak kapal
Bab IV : PKL
Bab V : angkutan ( kognosement & carter )
Bab VI : tubrukan
Bab VII: kapal kandas terdampar
Bab Viii: Dicabut
Bab IX : asuransi laut
Bab X : asuransi pedalaman/ disungai
Bab XI: Kerugian laut
Bab XII: pengahiran dalam perjalan laut
Bab XIII: kapal pedalaman.
31. apakah fungsi dari log book kapal:
a. Sebagai pembukuan kapal
b. sebagai pengawasan untuk sahbandar
c. ihtisaruntuk pihak ke 3.
32.Biro2 klasifikasi yang diakui selain Bki:
a. Lloyd register of shipping di london
b. Bureaw Veritas di paris
c. Det Norske Veritas di oslo
d. Germanischer Lloyd di berlin
e. Registro italiano, Navale ed Aeronautico di roma
f. The American Bereau of shipping di new york
g. Teikoku Kaiji Kyokai ditokyo
33.Surat laut adlh Bukti tertulis bahwa sebuah kapal berhak mengibarkanbendera
Indonesia.
34. surat kapal yang harus disimpan nahkoda menurut KUHD adalah: Surat laut,
surat ukur, sijil kapal, manifes, kognosement,&surat kelaikan, pas kesehatan, surat
ijin berlayar.
35. Sertifikat yang syaratkan oleh SOLAS adalah:
a. Untuk kapal barang: Kontruksi Radio Kelengkapan
b. Untuk kapal Penumpang: sertfkt keselamatan- kontruksi.

36.Peraturan laut tingkat UU adalah:


a. KUHD ada 12 bab
b. UU 21/1992 pelayaran
c. UU 6/1996 perairan Indonesia
37. Pengusaha kapal adalah orang:Pihak yang mengofrasikan kapal
38. Nahkoda adalah: Orang yang ditunjuk oleh perusaha kapal sebagai pemimpin
kapal
39. awak kapal adalah : Mererka yang namanya tecantum dalam sijil awak kapal.
40.Tuliskan sebuah contoh dari pereturan kemaritiman yang tingkat peraturan
pemerinteh adalah:
- Peratuturan pemerintah No 7 tahun 2000 tentang kepelautan. PP 51 Thn 2000
tentang perkapalan
41. Apakah hubungan antara kisah kapal dengan buku harian mesin adalah: sama2
memberikan laporan atas peristiwa yang telah telah terjadi diatas kapal.
42.yang dimaksud dengan konvensi adalah Perjanjian internasional untuk
kepentingan bersama.
45. Cara mengakhiri PKL:
1. Pengakhiran waktu tertentu
2. Pengakhiran dengan perjanjian
3. pengakhiran waktu yg tak tertentu
4. Alasan mendesak
5.Alasan penting.
1.a. Tuliskan paling sedikit dua bidang kemaritiman yang termuat dalam :
1). KUH Dagang
2). KUH Pidana
Jawab :
1).KUH Dagang meliputi Kapal laut & muatan, pengusaha kapal, Pkl,
Pengangkutan barang, Tubrukan,Pertolongan
Pertanggungan laut,
carter kapal.
2).KUH Pidana meliputi Kejahatan pelayaran, dan pelanggaran pelayaran
1.b.Konvensi 2 manakah yang berlaku untuk : 1).Setiap kapal
2).Hanya untuk kapal laut
Jawab :
1).Konvensi untuk setiap kapal Marpol 73/78.

2).Hanya untuk kapal laut SCTW 1978.


2. a. Siapakah yang dimaksud dengan :
1).Pengusaha kapal adalah pihak pihak yang mengoperasikan kapal.
2).Nakhoda adalah Pemimpin tertinggi diatas kapal,wakil dari perusahaan.
3).Awak kapal adalah orang yang bekerja dikapal termasuk nakhoda.
2.b.1).Pihak2 manakah yg terlibat dalam pembuatan PKL ? adalah Pekerja,
Pengusaha kapal dan disyahkan/diketahui oleh syahbandar
2). Siapakah yang harus menandatangani Pkl dihadapan syahbandar ? yang
menandatangani PKL adalah Pekerja/ABK, Pengusaha kapal dan Syahbandar.
3.a. Alur-alur manakah didalam laut wilayah disediakan untuk kapal kapal asing ?
Lintas damai dan Alur laut.
b.Bagaimanakah cara penetapan batas laut wilayah Indonesia ? dengan melihat
batas batas laut wilayah, Zona ekonomi ekslusif, serta Landas kontinen wilayah
perairan Indonesia.
c.Berapakah lebar dari Laut wilayah adalah 12 Mil laut dari garis pangkal yang
mengelilingi nusantara.
-ZEE(zona ekonomi ekslusif) 200 mil dari garis pangkal.
- Landas kontinen selebar 200 mil dari garis pangkal atau hingga perairan luar tepi
kontinen.Pinggiran tepi kontinen dapat selebar 350 mil dari garis pangkal,atau tidak
melebihi 400 mil dari garis batas kedalaman air 2500 meter.
4.a.Apakah fungsi dari Buku harian mesin ? adalah sebagai bukti dipengadilan bila
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,sebagai Ikhtisar kapal menangkal claim serta
sebagai sarana pengawasan.
4.b.Siapakah yang berwenang menilai kebenaran sebuah buku harian mesin ?
adalah : HAKIM
- Konvensi adalah perjanjian secara Internasional untuk kepentingan bersama
b.Jelaskan dalam bab-bab apakah terdapat sanksi-sanksi Nakhoda dan awak kapal
menurut KUH Pidana ? dalam bab 2(dua) mengenai Kejahatan Pelayaran dan
Pelanggaran Pelayaran.
c.Undang-undang manakah yang mengatur tentang

ELAYARAN adalah UU NO

21 TAHUN 1992.
-PERAIRAN INDONESIA adalah UU NO 6 Tahun 1996.
2.a.(1)Tuliskan berapa jumlah bab dari Konvensi SOLAS ?.ada 12 bab.
(2).Jelaskan bab manakah yang memuat persyaratan permesinan?adalah bab II
(dua ).

c. Jelaskan dokumen apakah yang menunjukkan bahwa kapal telah memenuhi


persyaratan permesinan menurut PP No 1 tahun 2002 tentang perkapalan adalah
Sertifikat keselamatan kapal.
-Menurut Konvensi SOLAS 1974/1978 adalah Keselamatan Konstuksi kapal barang.
-Menurut Biro Klasifikasi Indonesia adalah Sertifikat klas mesin (Machinery).
3.a.(1).Jelaskan persyaratan apakah yang berlaku untuk pembuatan P.K.L.?adalah
Harus tertulis,dan disaksikan/disyahkan oleh Syahbandar.
(2).Jelaskan jenis P.K.L.manakah yang dapat diakhiri oleh Awak kapal sebelum
waktunya berakhir ? adalah PKL 1 x perjalanan dengan syarat 1 tahun.
3.b.Tuliskan kewajiban kewajiban Awak kapal adalah :
Mentaati/menjalankan perintah Nakhoda,Bekerja dengan baik,Melaksanakan tata
tertib,serta menegakkan disiplin.
3.c.Tuliskan cara-cara pengakhiran hubungan kerja adalah :
- Biasa yaitu PKL perjalanan, Waktu,dan Sembarang waktu.
- Luar Biasa yaitu alasan mendesak,alasan penting,alasan kesepakatan dan alasan
ganti rugi.
4.c. Jelaskan dibagian perairan sebuah Negara pantai manakah berlaku kebebasan
berlayar? Ada didaerah ZEE
(zona ekonomi ekslusif)
1.a.Tuliskan paling sedikit lima perangkat peraturan kemaritiman :
1. Indonesia adalah :
-Ordonasi karantina no 11 tahun 1938.
-Peraturan tubrukan dilaut no 14 1947.
-Peraturan Bandar 1925.
-Peraturan pendaftaran kapal tahun 1927.
-Ordonasi Uap thn 1930.
2.Internasional adalah :
-Solas 1974,Marpol 1973/1978,STCW 1978,Load Line 1966,
Tonnage Measurment 1969.
1.b.Dalam bagian manakah dari KUHPidana terdapat sanksi2 untuk
pelanggaran2 yang dilakukan oleh awak kapal adalah;
Penjara dan denda.
1.c.Ketentuan2 hukum apakah yang terdapat dlm UU no 21/1992 tentang pelayaran
yang menyangkut pencemaran laut ? adalah :
Pencemaran minyak,Gas dan zat-zat beracun.

2.a.Bidang2 apakah yang diatur dalam Konvensi MARPOL 1973?.adalah


-Pencegahan pencemaran oleh minyak, Pencegahan pencemaran oleh zat2 cair
beracun dalam jumlah banyak, Pencegahan pencemaran, oleh zat2 berbahaya yg
diangkut melalui laut, pencegahan pencemaran dalam bentuk kemasan, Peti kemas,
tangki-tangki Jinjing, mobil2 tangki dan gerbong2 tangki. Pencegahan pencemaran
oleh kotoran2 dari kapal,
Pencegahan pencemaran oleh sampah2 dr kapal, Pencegahan pencemaran
oleh udara.
2.b.Untuk bagian peraiaran manakah konvensi STCW 1978 memberikan
kelonggaran persyaratan ?adalah :
- NCV=Near coastel voyage.
2.c.Apakah yang diatur Konvensi ILO 147 ?
- Kesejahteraan.
3.a. Persyaratan apakah yg berlaku untuk pembuatan PKL?
- Harus tertulis, ditanda tangani oleh abk dan perusahaan. Dan disyahkan oleh
syahbandar.
3.b.Tulislah hak-hak awak kapal ? adalah
- Hak atas perawatan, Akomodasi,Hak atas cuti,hak atas
permakanan,perawatan,Hak atas pemulangan.
3.c. Apakah yang dimaksud dengan :
- Kesepakatan kerja bersama adalah kesepakatan antara perusahaan dan Asosiasi.
4.a.Sertifikat2 apakah yang menurut Konvensi Solas 1974 diisyaratkan
Untuk sebuah kapal Barang ?adalah :
-Sertifikat konstruksi
-Sertifikat Radio
-Sertifikat perlengkapan Keselamatan.
-Sertifikat Telephoni.
4.b.Hal-hal apakah yang yang dicatat dalam :
- Buku harian mesin adalah Semua kejadian yg cukup penting dikamar mesin.
- Buku catatan minyak adalah Tindakan 2 untuk mencegah pencemaran minyak.
4.c.Surat-surat kapal manakah yang wajib diserahkan Nakhoda kepada Syahbandar
setiba kapal disuatu pelabuhan ? adalah :
- Daftar sijil,surat ijin berlayar dan pas kesehatan.
Apakah fungsi dari Mahkamah pelayaran? Adalah;
- Memeriksa sebab2 kecelakaan kapal.

Siapakah yang dapat dikenakan sanksi oleh lembaga tersebut ?


Adalah; Nakhoda dan Perwira.
Apakah yang dimaksud dengan :
- Hukum Laut adalah; Peraturan dan kebiasaan mengenai laut yang bersifat
keperdataan menyangkut kepentingan perseorangan dan kepentingan umum.
- Hukum Perdata adalah Hukum yang mengatur hubungan hukum Perusahaan
dengan perseorangan.
- Kodifikasi adalah yaitu pembukuan peraturan peraturan dalam kitab undang
undang.
- Contoh dari kodifikasi : KUHPerdata ( kitab undang undang hukum perdata ), KUH
Pidana dan KUHD ( kitab undang undang hukum dagang ).
- Hukum Publik/Negara adalah hukum yang mengatur hubungan antara Negara
dengan alat perlengkapannya, Negara dengan perorangan dan Negara dengan
Negara.
- Hukum Internasional adalah hukum yang mengatur hubungan Internasional atau
Negara.
Tuliskan paling sedikit lima(5) bab dari buku II KUH Dagang adalah :
- Kapal laut dan muatannya.
- Pengusaha kapal.
- Nakhoda, Awak kapal & Penumpang.
- Perjanjian Kerja Laut ( PKL ).
- Pengangkutan Barang.
Menurut Konvensi Maritim adalah :
- Load Line 1966.
- Tonnage Measurment 1969.
- MARPOL 1973.
- SOLAS 1974.
- STCW 1978.
Tuliskan dua peraturan Pemerintah sebagai pelaksanaan UU 21/1992 adalah:
- PP no 51/2002 -Tentang perkapalan.
- PP no 07/2000 Tentang Pelaut.
Apakah yang dimaksud dengan PKL adalah;
- Perjanjian kerja antara pekerja/Pelaut dengan pengusaha kapal,dimana pekerja
mengikatkan diri sebagai pekerja diperusahaan dengan imbalan upah.

Kekuasaan Indisiplin Nakhoda adalah :


- Nakhoda diberi hak pemotongan gaji maksimal 10 hari dan tidak melebihi 1/3 dari
upah/gaji.
Perwira Kapal adalah; orang yang terdaftar didalam sijil dan diberi pangkat perwira.
Tuliskan cara cara pengakhiran hubungan kerja adalah :
- PKL habis,Alasan mendesak, alasan penting, kesepakatan bersama, hak atas ganti
rugi.
Tuliskan unsur2 laik laut sebagaimana ditetapkan UU 21/1992 beserta konvensi
yang terkait masing masing unsur adalah
- Keselamatan . SOLAS 1974.
- Lingkungan .. MARPOL 1973.
- Pengawakan ..STCW 1978.
- Muatan SOLAS 1974.
- Kesejahteraan.ILO 147.
- Status hokum kapal Registrasi Ship1986.
Sertifikat permesinan apakah yang disyaratkan untuk kapal barang menurut:
- PP 51/2002 adalah; sertifikat keselamatan kapal barang.
- SOLAS 1974 adalah;
a. sertifikat konstruksi untuk kapal barang,
b. Sertifikat keselamatan kapal penumpang.
- Biro klasifikasi adalah Sertifikat kelas mesin atau HULL MACHINERY.
Kapal kapal manakah wajib menyelenggarakan :
- Buku harian mesin adalah; Semua kapal dengan ukuran 200 GT keatas.
- Buku catatan minyak adalah Kapal Tanker dengan ukuran 150 GT keatas. Kapal
non tanker ukuran 400 GT keatas.
Surat kapal manakah menunjukan :
- Kebangsaan kapal adalah Surat laut, Pas tahunan dan pas kecil.
- Golongan kapal adalah Akta Pendaftaran.
- Kelaikan kapal adalah Sertifikat keselamatan, sertifikat konstuksi dan Sertifikat
Klass
Berapakah lebar dari :
- Landas Kontinen adalah 200 mil dari garis pangkal hingga pinggiran luar tepi
kontinen.
Apakah arti dari lintas damai adalah; (Innocent passage) yaitu; pelayaran yg
melewati laut wilayah dengan tujuan salah satu pelabuhan atau melintas dari laut

bebas ke laut bebas tanpa penyinggahan disebuah pelabuhan yg mana tidak boleh
melakukan tindakan tindakan bermusuhan, mengancam kedaulatan, menggunakan
senjata, memata matai dan lain sebagainya
LINTAS adalah melintasi tanpa menyinggahi sebuah pelabuhan.
DAMAI adalah tidak melakukan tindakan permusuhan,mengancam kedaulatan
Negara,menyelundup dll.
Bidang manakah masuk hukum maritim adalah pengangkutan barang.
Hukum apakah yang menjadi sumber dari PKL adalah Hukum Perdata.
Bab manakah merupakan bagian dari KUHDagang adalah;
- Pencharteran Kapal.
Bab manakah yang tidak merupakan bagian dari KUHDagang adalah;
- Persetujuan Perburuhan.
Berapakah jumlah bab dalam KUHPidana yang secara khusus memuat ketentuan2
tentang Sanksi Pidana untuk awak kapal; ada
- Di BAB II tentang kejahatan dan pelanggaran pelayaran.
Siapakah yang menurut KUHD dimaksud dengan NAKHODA adalah;
- Pemimpin di kapal.
Siapakah yang menurut UU 21/1992 dimaksud dengan Nakhoda adalah;
- Anggota Awak Kapal.
Siapakah yang menurut KUHD dimaksud dengan Pengusaha Kapal adalah;
- Pihak yang Mengoperasikan Kapal.
Siapakah yang dimaksud dengan Penumpang adalah;
- Orang yang membayar untuk suatu perjalanan.
Jenis PKL manakah dapat diakhiri sebelum waktunya adalah;
- PKL Perjalanan.
Kewajiban awak kapal manakah merupakan ketentuan KUHDagang adalah;
- melaksanakan Perintah Nakhoda.
Untuk hal apakah seorang awak kapal dapat naik banding ke Pengadilan adalah;
- Hukuman disipliner Nakhoda yang dianggap tidak tepat.
Hak awak kapal manakah gugur jika yang bersangkutan diberhentikan karena
alasan mendesak adalah;
- PEMULANGAN.
Dalam kitab UU manakah tidak terdapat Alasan mendesak adalah;
- KUHPidana.
Bagaimanakah prosedur pengesahan konvensi maritime adalah;

- Keputusan Presiden.
Berapakah jumlah upah awak kapal yang sedang sakit didarat adalah;
- 80%.
Pelanggaran atas hak awak kapal manakah yang secara kelompok dapat diadukan
kepada Syahbandar adalah;
- mengenai PERMAKANAN.
Bagaimanakah Prosedur Pelaksanaannya adalah;
- Paling sedikit 1/3 dari awak kapal.
Konvensi manakah hanya berlaku untuk Pelayaran Internasional adalah;
- SOLAS 1974.
Konvensi manakah hanya berlaku untuk kapal laut adalah;
- STCW 1978,ILO 1947,dan CLC.
Bab berapakah dari solas 1974 memuat persyaratan permesinan adalah;
- BAB II.
Berapakah jumlah lampiran pada Konvensi MARPOL;
- ada 6 Lampiran.
Konvensi maritime manakah menggunakan batasan :
a). Tonase kapal : SOLAS 1974 kapal barang 500 GT.
b). Ukuran panjang : Load Line 24 meter
c). Golongan kapal : STCW,ILO,kapal laut.
Hal-hal apakah yang tercakup dalam hak awak kapal atas perawatan :
- Dikapal upah penuh plus perawatan.
- Didarat upah dibayar 26 hari/80%.
- Perawatan sampai 52 minggu.
Penumpang Gelap adalah orang2 yang tidak mempunyai tiket dari pelabuhan
berangkat kepelabuhan tujuan.
Kapal laik laut menurut UU 21/2002 adalah :
- Keselamatan kapal(Safety Ship) SOLAS 1974.
- Pencegahan pencemaran dilaut(MARPOL 1974 / 1978 ).
- Pengawakan (STCW 1973/1978).
- Pemuatan (LOAD LINE 1966).
- Kesehatan dan Kesejahteraan awak kapal dan penumpang (WHO & ILO
Convention).
- Status hukum kapal(UNCLOS 1982).
Perbuatan2 awak kapal yang dapat dikenakan sanksi disiplin oleh Nakhoda adalah :

- Meninggalkan kapal tanpa izin.


- Menolak Tugas.
- Tidak sopan.
- Kembali kekapal terlambat.
- Bekerja kurang baik/cakap.
Unsur yang diatur ILO 147 tahun 1976 tentang pelayaran niaga adalah :
- Perawatan/Medical Care and Insurance.
- Permakanan.
- Pemulangan.
- PKL
- KKB.
MARPOL ada 6 lampiran :
1. Pencemaran minyak.
2. Bahan cair beracun.
3. Bahan2 cair merugikan.
4. Kotoran kotoran.
5. Sampah sampah kapal.
6. Polusi Udara.
Konvensi IMO adalah :
- Load line 1966 tentang Garis muat dan Sertifikat lambung timbul.
- Tonnage Measurment 1969 tentang Surat ukur.
- Spec Trade Passangger 1971 tentang Penumpang haji dan penumpang umum.
- Marpol 1973 tentang Pencemaran.
- Solas 1974 tentang keselamatan 12 bab.
- STCW 1978 tentang sertifikat UNLIMIT & NVC(Near Coastal Voyage).
Fungsi dari buku harian kapal adalah :
1. Sarana pengawasan dari Syahbandar.
2. Bahan pembuktian untuk Hakim.
3. Ihktisar bagi pihak ke tiga.
Surat surat kapal menurut KUHD pasal 347 adalah :
1. Surat laut dan pas kapal menurut PP 51 tahun 2002.
2. Surat Ukur/Tonnage measurement 1969.
3. Akta Pendaftaran 1933.
4. SIJIL menurut KUHD.
5. Charter party menurut KUHD.

6. Konosemen menurut KUHD.


7. Manifest menurut KUHD.
Konvensi manakah yang berlaku :
a. hanya untuk internasional :
o LOAD LINE 1966
o SOLAS 1974
o STCW 1976
b. juga untuk perairan indonesia:
o STCW
o MARPOL
Konvensi maritim yang menggunakan batasan :
a. Tonase kapal
o SOLAS
b. Ukuran panjang
o Load line 66,
o Tonage maesurement
c. Golongan kapal:
o STCW.
Hal2 yang tercakup dalam hak awak kapal atas perawatan adalah:
- Apabila terjadi sakit/ musibah diatas kapal Crew mendapatkan perawatan penuh
dan gajih penuh.
- Apabila terjadi di darat, perawatan 52 minggu dan upah 26 minggu
Awak kapal berhak dipulangkan ke?
- Pemulangan di tanggung oleh perusahaan ( ketempat dimana ditandatangani
PKL).
- Hak atas pemulangan menjadi batal apabila pulang dg alasan pribadi.
Kekuasan seorang Nahkoda menurut KUHD adalah?
- Kekuasan umum.
- Kekuasaan disipliner
Hukum disipliner dacatat dalam dokument:
- Buku register hukuman
Perbuatan awak kapal yang merugikan pihak ketiga yang menjadi tanggung jawab
pengusaha kapal?
- Perbuatan hukum, Adalah perbuatan yang melakukan hukuman menurut tugas
Pkl disebut perjanjian keperdatan maksudnya?

- Karena disaat pembuatan PKL adalah perjanjian antara orang


(pegawai) dan perusahaan atau disaat penandatanganan PKL tidak ada unsur
pemaksaan.
Yang dimaksud dengan alasan penting untuk mengakhiri suatu ikatan yang
disyratkan hubungan kerja adalah?
- Alasaan penting untuk perbaikan nasib.
- Memberikan ganti rugi
Peraturan yang mendasari penyusunan sijil kapal adalah?
- Daftar awak kapal resmi
Yang diatur dalam MARPOL 1973:
a. Dalam lampiran I
- Pencemaran pencemaran oleh minyak
b. Dalam lampiran II
- Pencegahan pencemaran oleh zat cair beracun
Sertifikat yang disyaratkan oleh MARPOL 1973 :
a. Lampiran I
- Sertifikat pencegagahan pencemaran minyak internasional.
- Sertifikat pencegahan pencemaran Internasional untuk bahan2 cair
b. Lampiran II
- Sertifikat internasional pencegahan pencemaran oleh kotoran.2 cair beracun
curahan
Konvensi2 maritim yang disyahkan pemerintah dengan:
a. Undang undang
- UNCLOS
b. Keputusan presiden
- SOLAS, MARPOL, STCW
Konvensi2 yang mengatur tentang:
a. Keselamatn pelayaran
- SOLAS
b. Kebersihan lingkungan:
- Marpol
Tuliskan paling sedikit 2 peraturan kemaritiman :
a. Indonrsia:
- ORDONANSI UAP, UU21 1992, KUHD
b. internasional

- SOLAS, MARPOL, STCW


Unsur yang diatur ILO 147 tahun 1976 tentang pelayaran niaga adalah;
- Perawatan/Medical Care and Insurance.
- Permakanan.
- Pemulangan.
- PKL
- KKB.
Macam2 sumber hukum di indonesia
- Teritorial ZEE En Maritim Kringen Ordonansi 1939
- Deklarsi Juanda 13 desember 1957
- Peraturan pemerintah pengganti UU thn 1960
- UU no 17 thn 1985 ttg ratifikasi UNCLOS thn 1982
United nation convention on the law of the sea ( unclos)
Yang di atur dlm UNCLOS
a. Laut wilayah : yaitu kedaulatan penuh atas segi pertahanan dan keamanan dan
segi ekonomi yg mana selebar 12 mil laut yg mengelilingi nusantara dan perairan
nusantara.
b. Laut Pedalaman: yaitu laut diantara pulau2 negara pantai yg krn sifat alam
menjadi satu kesatuan dgn daerah kepulauan.
c. Zona tambahan : yaitu selebar 12 mil laut yg mengelilingi laut wilayah, dimana
indonesia dapat melaksanakan pengawasan atas masalah masalah bea cukai,
fiskal, imigrasi, atau kesehatan. Zona tambahan dapat ditarik 24 mil laut dari garis
pangkal darimana lebar laut wilayah diukur.
d. Zona ekonomi eksklusif : yaitu selebar 200 mil laut dari garis pangkal dimana
lebar laut wilayah diukur, kedaulatannya diatas sumber kekayaan alam yg
terkandung didalamnya, dan yuridiksi atas instalasi instalasi, pulau buatan
bangunan, pengaturan riset ilmiah kelautan serta perlindungan dan pelestarian
lingkungan laut.
High Seas,Yaitu;
- Laut bebas dimana diluar kekuasaanneegara manapun
Jalur Laut,Yaitu;
- Negara pantai dpt mensyaratkan kapal2 asing ,kusus kapal, kapal yg mengangkut
muatan berbahaya utk melintas laut wilayah lewat jalur2 laut.
Kedaulatan yg dimiliki setiap negara pantai diwilayah;
a. Kedaulatan di Laut wilayah & Laut Pedalaman (LW & LP) adalah; Mutlak

Terbatas.
b. Kedaulatan di Zona tambahan (ZT)
- Pelanggaran imigrasi
- Pelanggaran Bea Cukai
- Pelanggaran Fiscal
- Pelanggaran Pencemaran
c. Kedaulatan di Zona Economi Exclusif;
- mempunyai hak berdaulat utk melakukan tindakan hukum thd pencurian sumber
daya hayati dan non hayati serta pelanggaran yg menimbulkan pencemaran laut .
Pemerintah mengumumkan kebijakan tentang laut wilayah;
- Pada tahun 1960, yaitu dengan keluarnya undang undang no.4
tahun 1960 tentang perairan indonesia
Perubahan yg terjadi terhadap ordonansi laut wilayah dan lingkungan maritim 1939 :
yaitu perubahan pada lebar laut wilayah dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.
Landas kontinen : Selebar 200 mil laut dari garis pangkal atau hingga pinggiran luar
tepi kontinen, Pinggiran tepi kontinen dapat selebar 350 mil laut dari garis pangkal
atau tidak melebihi 100 mil laut dari garis batas kedalaman air (isobath) 2500 m.
Jabatan nahkoda diatas kapal (menurut KUHD) Yaitu :
- Pemimpin kapal
- Pemegang kewibawaan diatas kapal
- Jaksa atau pegawai kepolisian
- Pegawai pencatatan sipil
- Notaris
Wewenang yg dimiliki nahkoda yaitu :
- Pemakaian bahan makanan milik pelayar
- Pengadaan perlengkapan kapal
- Penjualan kapal
- Penmpang gelap
- Saran saran perwira kapal
- Penerbitan konosemen
- Hukuman disipliner
- Perwakilan dari pemerintah
- Wakil dari pengusaha kapal
Penyijilan nahkoda :
- Menurut KUHD nahkoda tidak termasuk didalam sijil awak kapal, karena nahkoda

tidak termasuk awak kapal.


- Menurut Ordonansi kapal 1935 dan UU no.21/1992 nahkoda termasuk didalam
awak kapal, sehingga nahkoda disijil.
Syarat awak kapal dapat dimasukan dalam sijil yaitu :
1. Telah membuat PKL dengan pengusaha kapal.
2. Umur telah mencapai 14 tahun, dan bagi perwira yg berijazah paling sedikit
berumur 18 tahun.
3. Memiliki mutasi kekapal tersebut.
4. Memiliki surat bukti diri :
- Buku pelaut.
- Keterangan kesehatan
Fungsi dari mahkamah pelayaran yaitu :
Meneliti dan menyelidiki masalah :
- Sebab sebab terjadinya kecelakaan kapal ataupun penumpangnya
- Kesalahan yg terjadi dari mereka yg bersangkutan dg musibah dikapal
- Perwira perwira yg dianggap tidak layak ( Ongescshikt ).
- Mengambil tidakan hukuman disiplin terhadap nahkoda dan para perwira kapal.
Sanksi hukuman disipliner yg dapat dijatuhkan oleh mahkamah pelayaran yaitu :
- Berupa tegoran tegoran.
- Mencabut wewenang untuk berlayar dikapal pada sesuatu jabatan, selama jangka
waktu maksimal 2 tahun.
Cara pengakhiran hubungan kerja/ PKL yaitu :
- Menurut KUHD :
1. Pasal 448 untuk PKL waktu tertentu yaitu : jika kapal berada dilaut, berakhir
dipelabuhan penyinggahan pertama yg ada pegawai pendaftaran awak kapal.
2. Pasal 449 untuk PKL perjalanan yaitu : dipelabuhan dimana perjalanan selesai
dengan catatan sudah satu setengah tahun.
3. Pasal 450 untuk PKL waku tidak tertentu yaitu : oleh masing masing pihak dengan
memperhatikan jangka waktu yg ditentukan disetiap pelabuhan.
- Menurut KUHP
1. Pasal 1603n yaitu : Pemutusan oleh salah satu pihak tetapi membayar ganti
kerugian kepada pihak yg lain.
2. Pasal 1603j yaitu : dalam hal pihak buruh meninggal dunia.
Dalam hal Alasan mendesak yg dapat dipergunakan untuk memberhentikan pelaut
dari dinas awak kapal / alasan mendesak bagi pihak pengusaha kapal yaitu :

1. Buruh menyajikan keterangan, ijazah, surat surat dan bukti bukti palsu dalam
penutupan PKL.
2. Buruh kurang memiliki kecakapan dan kesanggupan dalam melaksanakan
tugasnya.
3. Buruh telah mencuri, melakukan penggelapan,penyeludupan dan perbuatan
sejenisnya.
4. Buruh menolak perintah majikan / wakilnya.
5. Buruh melalaikan kewajibannya.
6. Buruh dicabut kewenangannya untuk bekerja diatas kapal.
7. Buruh menganiaya nahkoda, pelayar lain, menghina, mengancam atau membujuk
berbuat hal hal yg bertentangan dengan undang undang.
Syarat sahnya buku pelaut yaitu :
- tiap lembar dicap dan diparaf/ disahkan oleh syahbandar
Hal hal yg dicatat didalam buku harian mesin yaitu :
- keadaan dan kerja dari mesin, ketel, dan pesawat bantu
- pemerikasaan yg dilakukan oleh pejabat pengawas keselamatan kapal kapal
- kerusakan kerusakan yg terjadi dikamar mesin pada mesin ataupun pada pesawat
bantunya
- reparasi yg dilakukan dan penggunaan spare part
- pemakaian bahan bakar, pelumas, laju kapal, slip dan sebagainya
Yg dicatat pada Oil record book (buku catatan minyak) part I (dari ruang mesin) yaitu
:
1. Pengisian balast atau pencucian tanki bahan bakar
2. Pembuangan ballast kotor atau ballast yang disimpan di tanki bahan bakar
3. Pegumpulan atau pembuangan oil residu ( sludge )
4. Pembuangan air got kamar mesin
5. Kondisi dari OWS dan ODM
6. Pembuangan karena kecelakaan
7. Pengisian bahan bakar dan Lub oil
Oil record book (buku catatan minyak) part II (dari ruang muat) yaitu :
1. Pemuatan minyak
2. Pemindahan internal muatan
3. Pembongkaran muatan
4. Pengoperasian COW
5. Pengisian ballast di tanki muatan

6. Pengisian dedicated ballast tank


7. Pencucian tanki muatan
8. Pembuangan ballast kotor
9. Pembuangan dari slop tank ke laut
10. Pembuangan ballast bersih dari tanki muatan
11. Pembuangan residu (sludge)
12. Pembuangan ballast dari DBT
13. Kondisi OWS dan ODM
14. Pembuangan karena kecelakaan
Keharusan mengisi buku harian kapal yaitu :
- Terdapat pada KUHD pasal 348 yg menetapkan bahwa nahkoda harus
mengusahakan penyelenggaraan buku harian kapal
Hukuman bagi nahkoda yg tidak mengisi buku harian kapal yaitu:
- adalah kurungan 3 bulan, tetapi pada KUHP hukumannya adalah sejumlah denda
Yg dilarang atau yg mengurangi kekuatan pembuktian dari buku harian kapal yaitu :
- Penyobekan halaman
- Penambahan halaman
- Pengosongan halaman
- Perubahan, penambahan, pencatatan tambahan
- Penggoresan dan tidak terbaca isinya.
Kapal kapal yg wajib dilengkapi dengan dokumen :
- Surat laut : Dimiliki kapal dengan bobot lebih dari 175 GT
- Pas kapal : Dimiliki kapal dengan bobot lebih kecil dari 175 GT
- Pas tahunan : Dimiliki kapal dengan bobot 7 175 GT
- Pas kecil : Dimiliki kapal dengan bobot lebih kecil dari 7 GT
Kapal harus didaftar karena/ untuk :
1. Pemilikan : Surat galangan (untuk kapal baru), dan Surat jual beli (untuk kapal
bekas)
2. Pengukuran : Surat ukur
3. Pendaftaran : Akte pendaftaran untuk kapal berbobot lebih dari 7 GT
4. Kebangsaan : untuk menentukan hokum Negara mana yg berlaku di kapal
tersebut
Pengertian Kapal (menurut pasal 309 KUHD) yaitu :
Kapal adalah semua alat berlayar, apapun namanya dan sifatnya
- Pengertian Kapal Laut yaitu :Kapal yg dibangun untuk berlayar dilaut

- Pengertian kapal Indonesia yaitu : Kapal kapal yg dimiliki oleh warga Negara
Indonesia atau 2/3 WNI ditambah 1/3 penduduk Indonesia (termasuk orang asing)
Kapal kapal niaga di Indonesia terbagi atas :
- Kapal laut : dengan kode tanda selarnya yaitu ( L )
- Kapal pedalaman : dengan kode tanda selarnya yaitu ( P )
- Kapal penangkap ikan : denngan kode tanda selarnya yaitu ( N )
Surat surat kapal menurut KUHD pasal 347 adalah ::
1. Surat laut dan pas kapal menurut PP 51 tahun 2002.
2. Surat Ukur/Tonnage measurement 1969.
3. Akta Pendaftaran 1933.
4. SIJIL menurut KUHD.
5. Charter party menurut KUHD.
6. Konosemen menurut KUHD.
7. Manifest menurut KUHD.
Surat-surat kapal yang wajib diserahkan Nakhoda kepada Syahbandar setiba kapal
disuatu pelabuhan adalah :
- Daftar sijil
- Surat ijin berlayar dan
- Pas kesehatan.
Jenis jenis survey yg dilakukan biro klasifikasi antara lain :
- Survey Tahunan
- Survey antara
- Survey Ketel Uap
- Survey perpanjangan kelas
- Survey bersambung.
Dengan berlakunya UU no 21/ 1992 tentang pelayaran, maka peraturan perundang
undangan kemaritiman lama yg dicabut yaitu :
- Ordonansi kapal 1935
- Ordonansi dinas kepanduan
- Undang undang pelayaran 36
Undang undang yg bersumber dari UNCLOS 1982 adalah :
- UU no.6 tentang perairan Indonesia.
Undang-undang yang mengatur tentang :
- Pelayaran : adalah UU NO 21 TAHUN 1992.
- Perairan Indonesia : adalah UU NO 6 Tahun 1996.

Konvensi yg berlaku untuk kapal kapal Indonesia /konvensi g disahkan oleh


pemerintah indonesia :
- Marpol 1973
- SOLAS 1974
- STCW 1978
- CLC 1969
- Special trip passenger (STP) 1971
Berlakunya konvensi STCW 1978 pada pelayaran :
- Semua lautan
- Perairan dekat pantai (Near Costal Voyage/ NCV)
Konvensi yg berlaku hanya untuk pelayaran internasional :
- Solas
- Load line
- Tonage
Konvensi yg terkait dengan :
- Kebersihan lingkungan : Marpol 1974/1978
- Keselamatan kapal : Solas 1974
- Keterampilan pelaut : Stcw 1973/ 1978
Konvensi maritime yg menggunakan batasan :
- Tonase kapal : SOLAS 1974 kapal barang 500 GT.
- Ukuran panjang : Load Line 24 meter
- Golongan kapal : STCW,ILO,kapal laut.
Pelayaran /perairan yg berlaku bagi konvensi :
- Load line 1966 : Pelayaran Internasional
- Marpol 1973 : Pelayaran internasional
- Solas 1974 : Pelayaran nasional dan internasional
Konvensi konvensi yg berlaku untuk :
- Setiap kapal : Marpol
- Hanya untuk kapal laut : STCW, ILO
Bab dari konvensi SOLAS yg menampung ISM Code yaitu : Bab 9
Konvensi yg berlaku untuk setiap kapal yaitu :Marpol 73/78.
Konvensi yg hanya berlaku untuk kapal laut yaitu : SCTW 1978.
Yg diatur oleh Konvensi ILO 147 yaitu : Tentang kesejahteraan
Konvensi sebagai dasar penerbitan sertifikat untuk semua kapal laut yaitu;
- Solas 1974 dan STCW

Konvensi yg menjadi dasar penerbitan sertifikat sertifikat kapal barang berukuran


500GT yaitu :
- SOLAS 1974
Yg dimaksud dengan sertifikat sertifikat dibawah ini dan instansi yg
mengeluarkannya yaitu :
- Sertifikat keselamatan konstruksi kapal barang : Perhubungan laut (pemerintah)
- Sertifikat lambung timbul : BKI
- Sertifikat permesinan kapal : BKI
- Sertifikat pencegahan pencemaran (Marpol 73/78) : Perhubungan laut (pemerintah)
- Srtifikat keselamatan kapal barang : Perhubungan laut (pemerintah)
Dasar hukum pengklasifikasian kapal yaitu :.
- KUHD pasal 343 : yaitu kewajiban nahkoda untuk malayak lautkan kapal
- UU 21/92 pasal 36 : yaitu pemanfaatan klasifikasi , persyaratan keselamatan
- PP 53 pasal 59 : yaitu kewajiban pengkelasan kapal, kaitan pemeriksaan dengan
penerbitan sertifikat keselamatan
Peraturan kemaritiman di Indonesia yaitu :
- Ordonansi uap 1930.
- Ordonansi karantina no 11 tahun 1938.
- Peraturan pendaftaran kapal tahun 1927
- Peraturan banda 1925
- Peraturan tubrukan dilaut no. 14 tahun 1947
- KUHD ( ada 2 bab yg mengatur tentang pelayaran )
Di daerah daerah laut/ wilayah laut,yg dimaksud dengan :
- A1 : yaitu cakupan lajur telephoni dengan stasiun pantai VHF (Very high frequency)
- A2 : yaitu wilayah diluar A1 yg menggunakan MF frekwensi (Medium frequency)
- A3 : yaitu wilayah diluar dari A1 dan A2 yg menggunakan Inmarsat satelit
- A4 : yaitu wilayah diluar dari A1, A2, dan A3
Lima(5) bab dari buku II KUH Dagang adalah :
- Kapal laut dan muatannya.
- Pengusaha kapal.
- Nakhoda, Awak kapal & Penumpang.
- Perjanjian Kerja Laut ( PKL ).
- Pengangkutan Barang.
Judul bab dalam KUHpidana yg memuat sanksi untuk nahkoda dan awak kapal yaitu
:

- Bab II mengenai kejahatan pelayaran dan pelanggaran pelayaran


Perbedaan yg terdapat antara bab bab tersebut yaitu : untuk kejahatan pelayaran
sanksinya adalah penjara, untuk pelanggaran pelayaran adalah sanksi denda
Perbedaan antara KUHD dan KUHP yaitu :
- Sanksi harian
- Buku harian
- Pembuatan visa kapal
Kitab undang undang hukum yg memuat tentang ketentuan :
- Perjanjian perburuhan : KUH perdata , hanya dengan lisan maka adalah sah
- Perjanjian kerja laut : KUHD, sahnya adalah harus tertulis
Kedudukan KKM jika kejadian pencemaran minyak dari kapal dijadikan perkara
hukum yaitu : jika KKM yg melakukan pencemaran minyak maka ia bertanggung
jawab penuh, tetapi jika anak buahnya dan tanpa sepengetahuannya melakukan
pencemaran minyak, maka ia juga ikut bertanggung jawab (tidak sepenuhnya
bertanggung jawab)

1.a).Tuliskan sebuah ketentuan hukum KUHD yang terkait


1.Konvensi maritime2.KUHD Pidana
b).Konvensi-konvensimanakah terkait dengan unsure-unsur laik laut sebagaimana
ditetapkan UU.No.21 / 1992 tentang Pelayaran ?
Jawaban
a)1.Solas 1974 ,2.Load Line 1966 ,3.ILO 147
4.Tonage measurement 1969 ,5.Marpol 1973 ,6.Stow 1978 7.Merchan shipping
1976
b).KUHP Pidana AL :
1.Nahkoda tidak menyimpan dari haluan
2.Nahkoda wajib menyelenggarakan buku harian Mesin
3.Mahkoda wajib menbuat keterangan yang akurat
2).a.Perbuatan-perbuatan awak kapalmanakah dapat dikenakan sanksi disiplin oleh
Nahkoda.
b.Bagaimana persyaratan pembuatan PKL ?
c.Tuliskan cara-cara pengakhiran hubungan kerja dikapal.
Jawaban
a). - Meninggalkan kapal - Kembali kekapal terlambat - Melawan perintah
Nahkoda - Melalaikan Tugas
b).- Tertulis - Ditandatangani kedua pihak - Diketah syabandar.
c.- Melewati waktu yang disepakati - Alasan mendesak - Alasan penting
- Alasan ganti rugi

3).a.Berapak jumlah :
1) Bab pada SOLAS 74
2) Lampiran pada MARPOL b.Diperairan manakah berlaku ketentuan kebebasan
berlayar ?
Jawab.
a.1) Jumlah bab pada solas 74 ialah 12 bab
2) Lampiran pada marpol : 6lampiran
b.Perairan International
4). Tuliskan paling sedikit lima Biro Klasifikasi ?
Jawaban
1.Lloyds register of Shiffing di London 2.Bureaw Veritas diParis
3.Det Norske Veritas diOslo
3.Germanischer Lloydsdi Berlin
4.Registro Italiano, Navale ed Aeronavticodi Roma
5.The American Bureawof Shipping di Newyork
6.The koku kaiji kyo kaidi Tokyo.
5). Tanda Phisik apakah yang menunjukkan :
a).Kebangsaan Kapal
b).Pembatasan Muatan
Jawaban
a).- Bendera
b.)- Lambung timbul
HUKUM MARITIM 17/01/05 ( 2)
1. a. Apa saja fungsi Mahkamah Pelayaran dan Apakah hukum yang dapat
dijatuhkan Oleh Mahkamah Pela yaran tersebut? Jelaskan
b. Apakah Nahkoda termasuk Awak kapal dan harus disijil? Jelaskan jawaban
saudara
Jawab
a.Fungsi Mahkamah pelayaran memeriksa sebab-sebab kecela kaan kapal,
pencabutan wewe nang selama 2 tahun, pencabutan terhadap perwira.
b.menurut pasal 375 KUHD, sijil kapal adalah daftar dari semua orang yang harus
melakukan dinas sebagai awak kapal. Sedangkan dinas awak kapal adalah
pekerjaan yang dila kukan oleh mereka yang diterima untuk bekerja dikapal kecuali
pekerjaan nahkoda sijil kapal dibebaskan dari matrai.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sertifikat-sertifikat di bawah ini dan institusi
Mana yang berhak menerbitkannya :
a. Sertifikat LAMBUNG Timbul (ILCC 66)
b. Sertifikat Keselamatan Radio Kapal Barang
c. Passanger Ship Safety Certificate
d. Sertifikat Permesinan Kapal
e. Sertifikat Pencegahan Pencemaran ( MARPOL 73/78
Jawaban
a).Ketentuan-ketentuan tentang skala syarat garis geladak dan merkah-merkah
lambung timbul serta persyaratan penerbitan sertifikat lambung timbul.
- Sertifikat lambung yang berhakmenerbitkannyaSertifikat ini ditertibkan setelah

diadakan pemeriksaan yangmembuktikan Persyaratan lambung timbul telah


dipenuhi.
b).Sertifikat ini diperuntukan kapal berukuran 100m3 s/d 850m3
- Setifikat keselamatan radio kapal barang yang berhak menertibkannya
biroklasifikasi ditertibkan setelah prangkat radio yang dapat dilayani oleh nahkoda
atau awak kapal yang memiliki sertifikat keterampilan pelaut bidang radio memenuhi
ketentuan-ketentuan yang ber laku.
c)Ditertibkan setalah diadakan pemeriksaan pada permohonan dilampirkan alat- Alat
Penolong dan keselamatan, perlengkapan lainnya, prangkat radio masa berlaku 12
bulan
d).Sertifikat permesinan diter tibkan setelah diadakan peme riksaan oleh biro
Klasifikasi Setifikat mesin induk, mesin, bantu, ketel uap, instalasi listrik, bejana
bertekanan.
e).Sertifikat ini ditertibkan setelah survey atas bangunan perlengkapan, peralatan,
Penatan -penataan dan bahan untuk kapal tanki minyak 150 GRT keatas dan kapal
lain 400 GRT keatas masa berlaku 5 th. Yang berhak menerbitkan pemerintah.
3. a). Selain penumpahan mi nyak dari kapal, hal-hal apakah yang secara tidak
terduga dapat mengakibatkan pencemaran ?
b) Bagaimanakah kedudukan dari KKM jika kejadian pen cemaran minyak dari kapal
dijadikan perkara hukum?
Jawaban
a)- Oiler secara tidak sengajamembuang got tanpa OWS
- Tubrukan bagi kapal Tanker
- Sedang bunker
b).Tergantung dari keterlibatan KKM didalam perkara hukum.
4. a). Apa yang dimaksud dengan PKL dengan menganut Azas Mau dan Tahu
Jelaskan.
b). hak-hak apa saja yang diperoleh Awak Kapal sesuai yang terkandung dalam
PKL?
jawaban
a) Mau berarti menerima Tahu berarti tahu syarat-syaratnya
b) Hak atas permakanan - Hak ganti rugi bila kapal tenggelam
- Hak atas Akomodasi - Hak atas cuty - Hak atas perawatan kesehatan
angkutan bebas
5. a.1). Dalam hal manakah alasan mendesak yang dapat dipergunakan untuk
Member hentikan pelaut dari kedinasan di atas kapal ?
2). Dalam kitab Undang-Undang Hukum manakah terdapat ke tentuan tentang
pelanggaran awak kapal anatara lain pelanggaran disiplin dan kepi danaan ?
b.1). Apakah yang dimaksud dengan Arbitrase ?
2). Jelaskan tentang Arbitrator, siapa saja yang dapat dan tidak dapat
diangkat?
3). Apakah arbitrator dapat seorang menahan sebuah kapal? Jelaskan!
Jawaban
a.1)- Alasan mendesak karena gaji tidak dibayar
- Alasan penting untuk per baikan nasib > pengadilan

- Memberikan ganti rugi.


2)- Kitab Undang-undang hukum disipliner
b.(1) Arbitrase adalah penye lesaian sengketa hukum diluar pengadilan
(2) Arbritator adalah orang yang menyelesaikan sengketa hukum diluar pengadilan
- Yang dapat diangkat ialah setiap orang
- Yang tidak dapat diangkatadalah orang dewasa
(3)Seorang arbitrator tidak bisa menahan sebuah kapal
HUKUM MARITIM (3)
1.a. Tuliskan sebuah contoh peraturan kemaritiman yang bertingkat :
1) Undang-Undang :
2) Peraturan pemerintah
3) Ordonansi :
b. Perundang-undangan apakah yang sudah dikodifikasi ?
c. Tuliskan sebuah contoh dari konvensi maritime yang berlaku untuk :
1) Setiap kapal :
2) hanya untuk kapal laut.
Jawaban :
a) 1.Undang-Undang 21 Thn 1992 Tentang pelayaran Undanh Undang No.6 Thn 96
Tentang Laut Wilayah
2). Peraturan pemerintah : PP No.7 Thn 2000 Tentang kepe lautan , PP 51 Thn 2000
per kapalan.
3).a) Ordonansi uap 30, Ordo nansi karantina 1938.
b) KUHD, KUH Perdana, KUHP.
c) 1.Setiap kapal : Marpol.
2.Hanya untuk kapallaut :SCTW
2.a. Siapakah yang dimaksud dengan :
1) pengusaha kapal :
2) Nahkoda :
b.Hukuman disipliner apakah yang dapat dikanakan oleh :
1) Nahkoda :
2) Mahkamah pelayaran.
c. Apakah yang tercantum dalam hak atas perawatan Awak kapal ?
Jawaban :
a) 1.Pengusaha kapal ialah : pihak yang mengoperasikan kapal.
2.Nahkoda ialah : pemimpin kapal
3.Awak kapal ialah : Mereka yang namanya tercantum dalam sijil awak kapal
b) 1.Nahkoda ialah : pemoto ngan gaji paling banyak 10 kali kerja atau tidak lebih
1/3 upah seluruh perjalanan.
2.Mahkama pelayaran ialah : Pencabutan wewenang ( 2 Thn )
c) Hak atas perawatan awak kapal :
Apabila jatuh sakit bagi sese orang yang telah menutup PKL untuk paling sedikit
satu Tahun atau selama 11/2 Thn secara terus-menerus menjalankan di nas pada
pengusaha Kapal, menderita sakit / mendapat kecelakaan , sewaktu berdinas jika
berakhir lebih dahulu , ia berhak sepenuhnya atas upahnya /perawatan &
pengobatan selama berada di atas kapal . Berhak 80% atas upahnya selama paling
lama 26 minggu.
3.a. Surat-surat kapal Manakah

menunjukkan :
1. Kebangsaan kapal indonesia :
2. Kapal telah memenuhi persyaratan kelaikan.
b. Catatan-Catatan apakah yang dimasukkan kedalam
1. Buku Harian mesin
2. Buku Catatan Minyak.
Jawaban :
a).1. Kebangsaan kapal Indonesia : Akta pendaftaran
2. Surat laut , Bendera panggilan , pemilikan oleh WNI ,nama pelabuhan
panggilan.
b)1. Buku harian mesin : Kejadian kejadian dalam pengoperasian pesawat yang
ada di kamar mesin dll.
2. Buku catatan Minyak : Ows transfer Minyak , dll.
4.a. Dari garis manakah diukur lebar laut wilayah ?
b. Apakah yang dimaksuddengan Lintas damai ?
Jawaban :
a.Garis yang di ukur lebar laut Wilayah : lebar laut wilayah di ukur dari ujung-ujung
pulauterluar 12 Mil.
b.Yang dimaksud dengan lintas Damai
* Melintasi laut tanpa memasuki perairan pedalaman atau singgah dipelabuhan.
* Berlalu ke / dari perairan pedalaman atau singgah dipelabuhan.
5. Lembaga-lembaga peradilan manakah yang mempunyai wewenang untuk
memeriksa
suatu kecelakaan kapal yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan pd
muatan ?
Jawaban :
* Mahkamah pelayaran yang di kenakan sangsi adalah nahkoda dan perwira kapal.
* Pengadilan perdata yang mengajukan adalah pemilik barang , pencarter
hukumannyaganti rugi.
* Pengadilan pidana hukuman nya penjara.
HUKUM MARITIM 4
1.a). Berapakah jumlah Bab pada KUHDagang Buku II ?
b).Bagian-bagian apakah dari KUHPidana yang secara khusus memuat sanksisanksi pidana untuk Awak kapal ?
c).Undang-Undang manakah yang mengatur tentang :
1) Pelayaran :
2) Perairan Indonesia.
d).Tuliskan paling sedikit lima Konvensi Maritim.
Jawaban :
a.12 Bab.Yaitu : Bab. I .Kapallaut dan muatannya
Bab.II.Pengusaha kapal
Bab.III.Nahkoda dan awak kapal
Bab.IV.PKL
Bab.V.Pengankutan barang
Bab.VI.Pengankutan orang
Bab.VII.Tubrukan kapal
Bab.VIII.Pertolongan

Bab.IX.Hapus
Bab.X.Pertanggungan
Bab.XI.Pertanggungan perairan darat
Bab.XII.Kerugian laut
Bab.XIII.PengakhiranPerikatan2
BabXIV.Kapal Kapal Pedalaman
b.Dalam Bab XXIX .KUHP dengan pasal-pasal.
*Pasal 454, Pasal 461
*Pasal 455, Pasal 462
*Pasal 463
c).1.Pelayaran :
*KUHD Ordonansi Kapal 1936
*UU Pelayaran
*Per.Perijasahanpelaut 1936
*UU.No.4 / 960 lautterritorial.
*UU. No.17 / 1985Laut internasional.
*UU. No.21 / 1992.
2.Perairan Indonesia
*UU.No.6 / 1995
*UNCLOSE 1962.
*UU.No.4 / 1960
d). 1. Load Line 1966
2. Tonnage Measurement 1969
3. MARPOL 1973
4. STCW 1978
5. SOLAS 1974.
2.a.1) Tuliskan jenis- jenis P.K.L
2) Hubungan apakahyang terdapat antaraP.K.L dengan :
# KesepakatanKerja sama ;
# Sijil.
b). Kewajiban-kewajiban apakah yang dibebankan kepada Awak Kapal ?
c) Hak Awak kapal manakah yang dapat diadukan kepada Syahbandar dan
bagaimanakah prosedur pengaduannya ?
d).Perbuatan-perbuatan Awak Kpl manakah tergolong sebagai perbuatan indisipliner
?
Jawaban :
a.1. Jenis-jenis PKL di bagi dalam 3 jenis yaitu
1.PKL Jangka waktu
2.PKL Sembarang waktu
3.PKL Perjalanan
2.Hubungan kesepakatan kerjasama
1.Dibuat antara perusahaan & ASOSIASI Pelaut
2.Standard PKL Berdasarkan KONVENSI ILO 147 Tentang pelayaran Niaga
Hubungan SIJIL Dengan PKL Bahwa Identik dengan hubungan antara manifes
muatan dan konosemen. (sijil)kapal Mempu nyai sifat Deklaratif).
b).1.Mematuhi perintah Nahkoda peraturan-peraturan tentang
pelaksanaanTugasnya.
2.Wajib melakukan tugasnya sesuai kemampuan yang terbaik.

3.Mentaati ketentuan-keten tuan untuk menegakkan keter tiban perusahaan yang


berda sarkan PKL
4.Tanpa izin Nahkoda awak kapal tidak boleh meninggalkan kapal.
5.Dilarang membawa barang-barang terlarang
c).Hak atas upah
d).1.Meninggalkan kapal tanpaizin.
2.Penolakan Tugas
3.Kembali kekapal terlambat
4.Tidak sopan
5.Bekerja kurang baik
3.a. Surat-surat kapal manakah menunjukkan :
1) Kebangsaan kapal indonesia ;
2) Pengawakan;
3) Kelaikan Kapal ;
b. Kapal-kapal manakah wajib menyelenggarakan Buku Harian Mesin ?
Jawaban :
a.1.Kebangsaan kapal IndonesiaYaitu : Sijil kapal , surat laut
2.Pengawakan Yaitu : Sijil ,Pkl , Manifest , Pos kesehatan.
3.Kelaikan kapal Yaitu :Konosement , surat ukur ,sertifikat , kelaikan , surat
izin berlayar terakhir.
b.Kapal yang memiliki mesin 200 PKFungsinya :
1. Pembuktian Hakim
2. Sarana pengawasan Syahbandar
3. Ikhtisar pihak III
4.a. Pihak-pihak manakah yang mensyaratkan pengklasan kapal
b. Tuliskan paling sedikit lima Biro klasifikasi yang diakui oleh pemerintah.
Jawaban :
a.BKI
5.a). Apakah yang di maksud dengan Garis Pangkal
b). Berapakah Lebar :
1) Laut Wilayah;
2) Zona Tambahan;
3) Zona Ekonomi Eksklusif.
Jawaban :
a.Garis Pangkal Yaitu : Suatu pengukuran Laut yang diukur dari ujung dengan batas
terluar 200 mil laut Indonesia. ( lebar laut wilayah yang diukur, ping giran luar tepi
laut )
b.Lebar:1. Laut wilayah Yaitu selebar 12 mil laut yang mengelilingi Nusantara dan
perairan Nusantara.
2.Zona tambahan yaitu selebar 12 mil laut yang mengelilingi laut wilayah selebar 12
millaut dimana Indonesia dapat melaksanakan pengawasan atasmasalah-masalah
bea cukai ,fiskal, imigrasi, atau kesehatan.Zona tambahan dapat ditarik 24 mil laut
dari garis pangkal dari Mana lebar laut wilayah diukur.

3.Zona Ekonomi EksklusifYaitu : Selebar 200 mil laut dari garis pangkal dari mana
lebar laut wilayah diukur.
6.a. Sertifikat Konvensi SOLAS 1974 manakah diterbitkan setelah kapal memenuhi
persyaratan permesinan ?
b. Untuk pelayaran manakah berlaku Konvensi SOLAS 1974
c.Hal-hal apakah yang diatur Bab IX SOLAS 1974 ( I.S.M. Code ) ?
d.Bagaimanakah Susunan sertifikat awak kapal menurut Konvensi S.T.C.W 1978 ?
naskah 5
1) a .Pada thn berpakah pemerintah mengumumkan ttng laut wilayah ?
Jawab;
UU No 6 thn 1996
b .Perubahan apakah yg terjadi thdp laut wilayah dan ling maritime thn 1939 ?
jawab
perubahan laut wilayah dr 5 mil menjadi 12 mil pd garis dasar yg terdiri dr grs-grs
lurus yg menghubkan ttik terluar pd grs surut dr pulau2 terluar.
2) Apakaah yg dimaaksud dgn kekuasaan disipliner nahkoda
JAWAB
Kewenangan yg dimiliki olleh nakoda utk memberikan hukuman kpd abk yg
.elakukan tindakan indisipliner.
3.Hal2 manakah yg wajib dilengkapi dgn ;
a.surat laut.
b.Pas kapal
JAWAB
a.Surat laut = akte pendaftaran kpl,sert pengawakan, sert machinery, sert lambung
timbul .
b.Pas kpl = konosement , surat ukur ,sert kelaikan , surat izin berlayar terakhir,
4 ) a .tindakan apakah yg dpt mengurangi kekuatan pembuktian sebuah BHK mesin
b .Berapakah bagian dr sebuah buku catatan minyak dan hal2 apakah yg dicatat dlm
masing2 bagian tersebut?
C .Apakah yg dilaporkan dlm buku laporan kecelakaan utk pertanggung jawaban kpd
perusahaan ?
JAWAB ;
a.Dihapus ,halaman berkurang ,disobek,tidak ditandatangani pejabat berwenang
b.Ada 2 bagian .
- bgian 1,kpl yg berhukuran 400 gt ke atas non tker yg ditulis ;
Membersiihkan tk b bakar.
Membersihkan dgn air tk b bakar.
Menampung residu berminyak
Pompa bilge.
Membuang air ballast
- Bagian II , kpl tkr yg berukuran 150 Gt ke atas yg ditulis :
Pemuatan minyak muat, Bongkar muatan ,tutup buka kran yg berhubungan dgn
bongkar muat, Bersihkan tangki tertmasuk COW ,Buang air dr slop tank
c. Kapan terjadinya kecelakaan ,posisi lokasi kejedian , Penyebab kejadian
kecelakaan ,Tindakaan2 yg telah dilakukan utk pertolongan.

Naskah 6
1. Apa saja yang tercakup dalam pengertian kenavigasian ?
Jawab :
Yang tercakup dalam pengertian kenavigasian adalah :
- Pelayaran yang direncanakan sebelumnya dengan memperhitungkan semua
informasi yang ada, dan setiap haluan yang diberikan harus dicek sebelum
pelayaran dimulai.
- Selama pengawasan haluan yang dikemudikan posisi dan kecepatan harus
dipastikan pada interval waktu yang telah ditetapkan agar kapal itu tetap mengikuti
haluan yang ditetapkan.
2. a. Pihak mana yang mengadakan sarana bantu navigasi pelayara dan siapa yang
mengoperasikan ?
b. Bagaimana melindungi sarana dimaksud ?
c. Sejauh mana kapal yang berlayar di perairan Indonesia menanggung biaya
penggunaan sarana tersebut ?
Jawab :
a. Pihak yang mengadakan sarana Bantu napigasi pelayaran adalah pihak navigasi
(tertip Bandar) dan yang mengeperasikan adalah kenavigasian.
b. Cara melindungi navigasi adalah dgn melakukan pemeliharaan & pengontrolan
secara berkala.
c. Apabila kpl tsb telah memasuki & menggunakan sarana navigasi tsb.
3. Apa yang dimaksud dengan berita marabahaya meteorology dan siaran tanda
waktu standar ?
Jawab :
Adalah informasi yg disampaikan setiap 6 jam skali oleh badan meteorology yg
disesuaikan dgn standart waktu (GMT).
4. Jelaskan perbedaan charter kapal dan sewa kapal !
Jawab :
~Charter kpl,menggunakan crew
~Sewa kpl,kapalnya saja
5. Sebutkan macam-macam charter kapal !
Jawab :
Macam-macam carter kapal adalah :
- Time charter
- Voyage charter
- Bareboart charter
6.Jelaskan tentang persyaratan kapal laik laut menurut KUHD !
Jawab :
Persyaratan kapal laik laut menurut KUHD adalah :
- Sertifikat kesempurnaan
- Sertifikat keselamatan
- Sertifikat keselamatan radio
- Sertifikat lambung timbul
- Sertifikat penumpang
- Sertifikat pembebasan

6. Jelaskan pengertian PKL ?


Jawab :
PKL adalah suatu persetujuan antara seseorang dengan majikan dengan perjanjian
itu seseorang jadi mengikatkan diri kepada majikan untuk bekerja menurut ketentuan
yang sah dan majikan mengikatkan diri untuk membayar orang tadi sesuai dengan
ketentuan-ketentuan yang berlaku dan dibuat dihadapan syahbandar dan ditanda
tangani pejabat tersebut dan dibiayai oleh majikan.
7. Apakah perbedaanantara Pimpinan dan Pimpinan di kapal ?
Jawab :
- Pimpinan adalah karena nakhoda merupakan pimpinan umum, wakil pemilik kapal
dan mempunyai kekuasaan untuk melaksanakan tata tertib terhadap awak kapal
sesuai pasal 393 KUHD.
- Pimpinan kapal adalah ia memegang pimpinan kapal yang pada etip peristiwa
tertentu harus mengambil keputusan/sikap sesuai dengan kecakapan keselamatan
dan kebijaksanaan sebagaimana diperlukan untuk tugasnya.
8. Jelaskan perbedaan antara PKL dan Perjanjian kerja umum !
Jawab :
Perbedaan PKL dengan perjanjian kerja umum adalah :
- PKL adalah perjanjian dimana pihak yang satu sebagai buruh kapal yang
mengikatkan diri untuk bekerja pada pihak lainnya sebagai majikan dengan
mendapatkan upah selama waktu tertentu.
- Perjanjian kerja Umum adalah
9. Alasan mendesak apakah yang dapat dipakai untuk memberhentikan pelaut dari
dinesnya di kapal ?
Jawab :
Alasan mendesak adalah :
- Alasan mendesak apabila anak buah kapal menganiaya nakhoda .
- Apabila pelaut menyeludup atau menceba menyeludupkan/membawa barangbarang seludupan tanpa sepengetahuan nakhoda/penguasa.
- Apabila pelaut suka mabuk-mabukan, bertingkah laku tidak senonoh walaupun
sudah diperigatkan.
- Apabila melakukan pencurian, pengelapan atau kejahatan lain.
- Dan lain-lain.
DPKP 2002 - 130502 95
HUKUM MARITIM
2. a. Hukum Maritim Indonesia mempunyai beberapa dasar hukum yang berlaku
secara International dan nasional. Sebutkan 4 dasar hokum tersebut yang berlaku
secara Internasional.
b. Indonesia telah memiliki beberapa produk hukum, namun masih menggunakan
hukum Internasional, mengapa hal tersebut masih tetap diperlukan ?
Jawab :
a. Hukum Maritim Indonesia mempunyai dasar hukum yang berlaku secara
Internasional adalah :
- Hukum Negara
- Hukum Pidana
- Hukum Internasional
- Hukum Tata Negara

b. Indonesia telah memiliki beberapa produk hukum, namun masih menggunakan


hukum Internasional, mengapa hal tersebut masih tetap diperlukan karena
penetapan hukum perairan suatu negara terikat pada ketentuan-ketentuan
Internasional baik yang menyangkut kedaulatan maupun pengolahan kekayaan
alam, untuk penerapan persyaratan hukum keselamatan pelayaran memerlukan
suatu penyeragaman secara Internasional dari peraturan-peraturan hukumnya.
3. a. Apa yang dimaksud dengan pencemaran laut. Jelaskan lengkap dengan
kategori-kategorinya !
b. Sebutkan kategori bahan yang dapat merusak lingkungan hidup di laut !
c. Kenapa pencemaran laut oleh minyak sangat ditakuti, Jelaskan !
Jawab :
a. Yang dimaksud dengan pencemaran laut adalah
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sertifikat-sertifikat dibawah ini dan instansi
mana yang berhak menerbitkannya ;
a. Sertifikat Lambung Timbul (LCC 60)
b. Sertifikat keselamatan Radio Kapal Barang
c. Passenger Ship Safety Certificate
d. Sertifikat Permesinan Kapal
e. Sertifikat Pencegahan Pencemaran (MARPOL 73/78)
Jawab :
a. Sertifikat Lambung Timbul (LCC 60)
b. Sertifikat keselamatan Radio Kapal Barang adalah tiap-tiap kapal niaga yang
ukurannya 1600 BRT atau lebih dan semua kapal penumpang harus dilengkapi
dengan instalasi radio telegrafi (SOLAS 1960) untuk kapal-kapal barang yang
ukurannya kurang dari 1600 BRT akan tetapi 300 BRT atau lebih, boleh memakai
radio telefon sebagai pengganti radio telegrafi.
Institusi yang mengeluarkan adalah Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi
departemen perhubungan.
c. Passenger Ship Safety Certificate
d. Sertifikat Permesinan Kapal
e. Sertifikat Pencegahan Pencemaran (MARPOL 73/78)
5. a. Pihak mana yang mengadakan sarana Bantu navigasi pelayaran (SBNP) ?, dan
apa yang dimaksud dengan Standar kecukupan SBNP suatu daerah ?
b. Bagaimana melindungi sarana dimaksud !
c. Jelaskan sejauh mana tanggung jawab mengenai biaya penggunaan sarana
tersebut bagi kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia baik asing maupun
berbendera R.I.
Jawab :
1. a. Selain penumpahan minyak dari kapal, hal-hal apakah secara tidak terduga
dapat mengakibatkan pencemaran ?
b. Bagaimanakah kedudukan dari KKM jika kejadian pencemaran minyak dari kapal
dijadikan perkara hukum ?
Jawab :
a. Hal-hal tak terduga yang dapat mengakibatkan pencemaran ;
- Emisi gas buang yang terlalu tinggi, mengakibatkan pencemaran udara.
- Dirty ballast, ballast kotor.
b.
2. a. Apa saja fungsi mahkamah pelayaran dan apa hukum yang dapat dijatuhkan
oleh Mahkama pelayaran tersebut ? Jelaskan !

b. Apakah Nakhoda termasuk awak kapal yang harus di sijil ? jenaskan jawaban
saudara.
Jawab :
a. Fungsi Mahkama pelayaran adalah untuk menyelesaikan perkara yang berkaitan
dengan masalah kemaritiman sekaligus aktivitas yang berhubungan dengan bidang
kelautan.
Hukum yang dapat dijatuhkan untuk mahkamah pelayaran adalah berupa sangsisangsi dan ganti rugi.
a. Nakhoda tidak termasuk awak kapal yang harus disijil, karena nakhoda
kedudukannya sebagai pemimpin oleh pemegang kekuasaan tertinggi diatas kapal.
Dan juga nakhoda sebagai wakil dari perusahaan diatas kapal.
1. Pengertian tentang hukum nasional dan internasional .
a. Sebutkan perbedaan pokok hukum nasional dan internasional.
b. Apa tujuan dari hukum maritime
c. Jelaskan tentang pentingnya legistimasi internasional untuk dituangkan kedalam
hukum maritime nasional.
d. Bagaimana peraturan transfortasi laut dapat tercapai secara efesien ? Apakah
sasarannya ?
Jawab :
a. Perbedaan hukum nasional dengan hukum internasional
Hukum nasional berlaku dan ditetapkan hanya untuk satu negara tertentu
saja,sedangkan hukum internasional berlaku untuk seluruh negara bersifat unipersal
dimana hukum ini dibentuk berdasarkan atas kesepakatan dari negara-negara.
b. tujuan hukum maritime ialah mengatur hal-hal yang berkaitan dengan kelautan hal
ini damaksudkan untuk menciptakan kegiatan yg berada di laut/segala aktifitas yg
menyangkut hal kelautan.
c. Pentingnya legistiminasi internasional untuk dituangkan ke dalam hukum maritime
internasional adalah untuk penyeragaman secara internasional dan peraturanperaturan hukum sekaligus untuk menghindari persengketaan antara pihak-pihak
perkapalan dan unsur-unsur lainnya.
d. Peraturan transportasi laut dapat tercapai secara efisien adalah dengan komitmen
dari segala unsur baik pemerintah maupun pihak perkapalan untuk menjalankan
peraturan tersebut.sasarannya adalah menciptakan transportasi laut yg aman dan
lancar.
4. a. Pihak-pihak manakah yg harus menanggung biaya bahan bakar dalam
:bareboar carter, time carter, voyage carter ?
b. Sebutkan resiko-resiko yang diliputi oleh protection dan indemnity club (P & I
Club).
b. Dalam jenis carter manakah yang diperlukan dalam time sheet dan apakah tujuan
dan pembuatan time sheet tersebut.
Jawab :
a. Yang harus menanggung biaya bahan bakar dalam :
- Bareboar carter adalah pihak pencarter
- Time carter adalah pihak pihak pencarter
- Voyage carter adalah pihak pemilik kapal
b. Resiko-resiko yang diliputi oleh P & I Club adalah :
- Tubrukan kapal biasanya diganti oleh penanggung sisa kerugiannya diganti oleh
P & I Club.
- Kerban jiwa dan kecelakaan orang .
- Perawatan awak kapal

- Pengangkatan kerangka kapal


- Benturan dengan dermaga
- Kerusakan pada muatan akibat kesalahan napigasi
- Pencemaran minyak khususnya untuk tanker
- Biaya-biaya lain tidak diganti oleh penanggung
- Kesalahan penyerahan barang
- Denda akibat pelanggaran peraturan pabean
- Biaya menghadapi klaim muatan.
c. Caterter yang diperlukan dalam time sheet adalah voyage carter. Tujuan dari
pembutan time sheet tersebut adalah untuk menentukan dispatch mendapatkan
gambaran perihal pemakaian waktu tiap-tiap hari untuk pemuatan pembongkaran.
HUKUM MARITIM
1. a. Apakah saudara ketahui tentang Buku Harian Mesin ?
b. Apakah hubungan antara kisah kapal dengan buku Harian Mesin ?
c. Jika seorang juru minyak bersalah didalam suatu kecelakaan di kamar mesin
maka apakah ia dapat dikenakan hukuman oleh Mahkama Pelayaran ?
Jawab :
a. DalamBuku Harian Mesin yaitu hrus dicatat semua kejaian penting dan pekerjaan
sehubungan dengan alat-alat, ketel uap, mesin induk dan semua pesawat yang ada
dikamar mesin serta pada waktu olah gerak .
b. Hubungan kisah kapal dengan buku harian kamar mesin adalah :
Kisah kapal adalah sejarah kapal antara lain Register, pemilik kapal, tahun
pembuatan, jenis kapal sedangkan Buku harian kapal merupakan salah satu
persyaratan dokumen kapal dan
c.
2. a. Apakah perbedaan antara ZEE dengan Landasan Kontinen ?
b. Jelaskan yang dimksud dengan Zone tambahan ?
c. Apakah yang diartikan damai pada lintas damai ?
Jawab :
a. Perbedaan ZEE dengan dengan landasan kontinen adalah :
- ZEE adalah kedaulatan yang dimiliki oleh suatu negara atas zona ekonomi
eksklusif, baik hayati maupun non hayati dalam melksanakan hak berdaulatnya
untuk expolerasi, eksplotisi, konservasi dan pengolahan sumber hayati disona
ekonomi eksklusif, negara pantai berwewenang mengambil tindakan memeriksa,
menangkap dan melakukan proses peradilan sebagaimana diperlukan.
- Landas kontinen bertujuan untuk ekspolerasi dan ekspolitisi sumber kekayaan
alam, apabila negara pantai tidak menggunakan haknya untuk eksporasi sumber
kekayaan alam, maka orang lain dapat melakukannya dengan persetujuan negara
pantai yang bersangkutan.
b. Zona tambahan adalah zona yang berbatasan dengan laut toritorial dan berjarak
24 mill dari garis pangkal adalah bagian perairan dimana sebuah negara pantai.
c. Lintas damai adalah semua kapal asing menikmati hak lintas damai melalui laut
toritorial (wilayah) untuk keperluan :
- Melintasi laut tanpa memasuki perairan pedalaman atau singgah dipelabuhan.
- Berlalu ke/dari perairan pedalaman atau singgah dipelabuhan.
3. a. Jelaskan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh awak kapal sesuai perjanjian
kerja laut !
b. Jelaskan azas-azas pembuatan PKL !
c. Sejak kapan PKL yang telah ditanda tangani mulai berlaku ?

Jawab :
a. Kewajiban awak kapal sesuai PKL ialah :
- Memenuhi nakhoda dalam hal ini atas jabatan sebagai pimpinan.
- Minta ijin tiap kali meninggalkan kapal
- Meminta ijin nakhoda/pengganti/yang mewakilinya untuk mempunyai,
menyimpan/menggunakan barang-barang bukan merupakan barang wajar.
- Melakukantugas tambahan
- Melakukan tugas-tugas dalm membuat surat-surat keterangan kapal
- Melakukn tugas dengan penuh dedikasi dengan perasaan ikut mempunyai.
- Bersedia untuk menjadi anggota TNI
- Berlaku dan bertindak relatif sopan dan baik
- Mempelajari situasi/keadaan kapal.
b. Azas-azas pembuatan PKL ialah :
c. PKL yang sudah ditanda tangani mulai berlaku sejak : penanda tanganan PKL
sampai dengan pelaut tersebut berhenti bekerja pada kapal tersebut.
4. a. Kriteria-kriteria apakah yang digunakan untuk menentukan kekuatan awak
kapal untuk kamar mesin ?
b. Dimanakah anda dapat menemukan persyaratan-persyaratan pengawakan untuk
kamar mesin dan kapal-kapal berbendera Indonesia.
c. Apa yang harus anda persiapkan supaya bisa menjadi perwira kapal.
Jawab :
a.
b. Persyaratan-persyaratan pengawakan untuk kamar mesin dan kapal-kapal
berbendera Indonesia adalah :
- Sertifikat keselamatan kapal penumpang (SOLAS 1974)
- Sertifikat keselamatan kontruksi kapal barang (SOLAS 1974)
- Sertifikat keselamatan kapal (U.U. No. 21/1992)
- Sertifikat penumpang.
c. Persiapan supaya bisa menjadi perwira kapal adalah :
- Memiliki sertifikat COC
- Memiliki sertifikat COP
5. Jelaskan secara singkat :
a. Surat Laut
b. Sijil Awak Kapal
c. Rating
d. Penumpang gelap
Jawab :
a. KKM ialah kepala kamar mesin
b. Surat Laut ialah suatu sertifikt,sebagai bukti, bahwa kapal berhak memakai
bendera kebangsaan suatu negara.
c. Sijil Awak Kapal ialah daftar dari semua ABK yang harus melakukan dines jaga di
atas kapal.
d. Rating ialah
e. Penumpang gelap ialah penumpang yg tdk terdaptar/tdk memiliki tiket.
GENERAL OF REFERENCE
1. 3. jelaskan tanggung jawab dan wewenang nachoda dalam ISM Code

2. Jawab :
a. melaksanakan kebijakan perusahaan dalam hal keselamatan dan
lindungan lingkungan
b. memotivasi para ABK dalam menjalankan kebijakan dimaksud
c. mengeluarkan perintah2 dan instruksi2 yg tepat, jelas dan sederhana
d. memeriksa bahwa persyaratan2 tersebut diatas dilaksanakan
e. meninjau pelaksanaan SMS dan melaporkan kekurangan2 pada
manajemen didarat.
3. Penjelasan :
- nakhoda bertanggung jawab untuk penelaahan / pengkajian
kembali dari SMS kapal untuk meyakinkan efektifitas dan
apakah masih sesuai. Pengkajian harus dilakukan secara
berkala minimal setahun sekali.
- keputusan dan recomendasi sebagai hasil pengkajian kembali
ini harus diserahkan keperusahaan untuk dievaluasi, dan
nakhoda tidak boleh menunda waktu pelaporan keperusahaan
perihal karena kemungkinan membuat modifikasi

1. KAPAL ialah sebuah alat apung dari jenis apapun yg beroperasi dalam
lingkungan laut termasuk perairan yg dapat dilayari oleh kapal2
samudra.
2. keuntungan kapal memasuki biro klasifikasi :
a. penjualan kapal kembali
b. pemasaran jasa
c. penjualan kapal sebagai besi tua
d. pengangsuransian kapal sehubungan dengan nilai ganti rugi yg
dipertanggungkan.
3. tujuan dari biro klasifikasi adalahUntuk meng-survey dan
mengkelaskan kapal berdasarkan suatu pembakuan persyaratan
bangunan (hull) maupun permesinan kapal (machinery) dimana
dijadikan jaminan bagi pihak2 tertentu yg mempunyai kepentingan
.Kapal-2 manakah yg Wajib menyeleng Garakan buku catatan minyak
Jawab
kapal bukan tenker uk. 400 gt keatas
1catatan apakah yg tidak dimasukan dlm buku catatan minyak oleh kapal
bukan tanker
1 yaitu pemuatan minyak
.2.. kapal2 manakah terkena persya ratan sertifikat pencegahan pencemaran
minyak
yaitu kapal tenker berukuran 150 gt atau lebih
4. berapa tahunkah masa berlaku sertifikat sppm / IOPP yaitu : lima thn
5. larangan pembua ngan minyak kelaut oleh kapal tenker tidak berlaku
pada jarak yaitu : 50 mil dari daratan terdekat
6. dimanakah berlaku jarak daratan terdekat yaitu :
Diukur dari garis pangkal penentuan batas laut wilayah

7. untuk kapal2 manakah berlaku lampiran II konvensi marpol 1973 yaitu :


setiap kapal
.berapakah jumlah kelompok muatan bahan cair beracun yaitu : empat
1.class a asam & basa -------- paling berbahaya
2.class b ethyl ------- agak lemah dari pada a
3.class c tumbuh-an
4.class d binatang ( class c-d tidak berbahaya, namun bila tumpah kelaut akan
mencemari lingkungan )
8.kapal-2 manakah yg wajib menyeleng garakan buku catatan muatan yaitu :
setiap kapal yang mengangkut bahan cair beracun
9.pihak manakah yg bertanggung jawab atas pencemaran yang bersumber dari
kapal yaitu : pengusaha kapal
10.siapakah yg dikenakan larangan membuang limbah dari kapal yaitu : setiap
orang
11.pihak manakah yg dibebani kewa jiban melaksanakan ketentuan2 konvensi
CLC 1969 yaitu : pengusaha kapal
12.untuk kapal-2 manakah berlaku konvensi CLC 1969 yaitu kapal tenker yang
mengangkut muatan minyak lebih dari 2.000 ton.
13.sanksi apakah yg dikenakan kepada pengusaha kapal yang tidak
mengansuransikan pencemaran dari kapal yaitu : penjara enam bulan
14.untuk pihak manakah berlaku ketentuan2 konvensi fund 1971 yaitu pemilik
muatan
15.berapakah jumlah muatan yg disyaratkan untuk pemberlakuan konvensi fund
1971 yaitu : lebih dari 150.000 ton
16.pihak manakah yg menentukan besarnya ganti rugi pencemaran menurut
konvensi fund 1971 yaitu : majelis anggota peserta konvesi
17.pihak manakah di indonesia terikat dengan konvensi c.l.c 1969 yaitu :
pengusaha kapal cq. pertamina
18.pihak manakah yang terikat dengan konvensi fund 1971 pemerintah
19.apakah yg dimaksud dengan hukum publik yaitu : hukum yg mengatur
hubungan hukum antara negara dengan perseorangan
20.peraturan hukum manakah merupa kan peraturan pelaksanaan dari sebuah
undang undang yaitu : peraturan pemerintah
21.Didalam kitab UU.hukum manakah diatur tentang awak kapal yaitu : KUHdagang
22.didalam peraturan manakah diatur tentang golongan kapal yaitu UU no. 21
tentang pelayaran

23.peraturan manakah yg mensyaratkan kelengkapan sertifikat - sertifikat yaitu :


peraturan bandar
24peraturan perundang undangan manakah yg memuat ketentuan2 ttg sanksi2
terhdp pencemaran laut yaitu : UU no.21 thn 1992 ttg pelayaran
25.Prangkat hukum manakah yg digunakan utk meratifisir konvensi maritim yg
bersumber dari lembaga IMO yaitu : keputusan presiden
26.bagaimanakah prosedur perberlakuan sebuah konvensi secara international
yaitu : jumlah negara & jumlah prosentase tonase dunia
27.konvensi manakah yang menggunakan batasan untuk kapal barang 500 gt
yaitu : solas 1974
28.konvensi manakah yg menggunakan batasan panjang kapal 24 meter yaitu
LOADE LINE 1966
29.konvensi manakah yg menggunakan batasan kapal laut yaitu :
STCW 1978
30.Dari garis manakah diukur lebar parairan sebuah negara pantai yaitu :
Air surut.
31.pihak manakah dibebani kewajiban melaik lautkan kapal yaitu : nakhoda
32.apakah yg dimaksud dengan kapal yaitu : Setiap alat berlayar
33.Apakah yg dimaksud dengan kapal laut yaitu : kapal yg dibangun untuk
digunakan dilaut.
34.dokumen manakah yang menunjukan kebangsaan kapal indonesia yaitu :
Surat laut
35.surat kapal manakah yg membuktikan kapal telah memenuhi persyaratan
kelaikan yaitu :
sertifikat sertifikat
36.berapa unsur yg tergolong pengertian laik laut menurut UUno.21 thn 1992
yaitu Enam unsur
37.dibagian perairan manakah sebuah negara memeliki kedaulatan penuh yaitu
laut wilayah
38.dibagian peraian sebuah negara pantai manakah berlaku kebebasan berlayar
yaitu
Zona Ekonomi Eksklusif
39.pengaturan ttg bagian perairan manakah dalam unclos 1982 berasal dari
peraturan perundang undangan indonesia yaitu : perairan kepulauan.

40.pihak manakah yg terlibat dalam penetapan lintas damai yaitu negara yang
bersangkutan.
41.untuk keadaan manakah sebuah kapal indonesia yg sedang berada di peraian
negara asing tunduk pada ketentuan ketentuan KUH-Pidana yaitu sedang
melintas.
BAG.II
1. Peraturan hukum manakah merupakan peraturan pelaksanaan dari sebuah
undang undang yaitu : PERATURAN PEMERINTAH
2. Didalam kitab u.u hukum manakah diatur tentang awak kapal yaitu : KUHDAGANG
3. Didalam peraturan manakah diatur tentang golongan kapal yaitu U.U NO. 21
TENTANG PELAYARAN
1,Dari tanda fisik manakah diketahui kebangsaan sebuah kapal yaitu : BENDERA
12. Dibagian perairan manakah sebuah Negara memeliki kedaulatan penuh yaitu :
LAUT WILAYAH
13. Dibagian Peraian sebuah Negara Pantai manakah berlaku kebebasan berlayar
yaitu : Z.E.E.
14. Pengaturan ttg bagian perairan manakah dalam UNCLOS 1982 berasal dari
Peraturan perundang undangan Indonesia yaitu : PERAIRAN KEPULAUAN.
15. Pihak manakah yg terlibat dalam Penetapan Lintas Damai yaitu NEGARA YANG
BERSANGKUTAN.
Untuk keadaan manakah sebuah kapal Indonesia yg sedang berada di Peraian
Negara Asing tunduk pada ketentuan ketentuan KUH-Pidana yaitu SEDANG
MELINTAS
6. Kapal-2 manakah yg wajib menyelenggarakan buku catatan minyak
- Kapal bukan tenker uk. 400 GT keatas
7. Catatan apakah yg tidak dimasukan dlm buku catatan minyak oleh kapal bukan
tanker yaitu PEMUATAN MINYAK
8. Pada survey manakah dilakukan Survey yang lengkap yaitu : INITIAL SURVEY
9. Survey manakah yg mencakup system pemompaan, system penyaringan minyak
dan system Pengendalian Pembuangan Minyak yaitu : INTERMEDIATE SURVEY
10. Kapal2 manakah terkena persyaratan sertifikat Pencegah Pencemaran Minyak
Yaitu KAPAL TENKER BERUKURAN 150 GT atau Lebih
11. Berapa tahunkah masa berlakaku Sertifikat SPPM / IOPP yaitu : LIMA THN
12. Larangan pembuangan minyak kelaut oleh kapal tenker tidak berlaku pada jarak
yaitu : 50 MIL DARI DARATAN TERDEKAT
13. Dimanakah berlaku jarak daratan terdekat YAITU : DIUKUR DARI GARIS
PANGKAL PENENTUAN BATAS LAUT WILAYAH
14. Untuk kapal2 manakah berlaku Lampiran II Konvensi MARPOL 1973 yaitu :
SETIAP KAPAL
)
15. Kapal-2 manakah yg wajib menyelenggarakan Buku catatan muatan yaitu :
SETIAP KAPAL YANG MENGANGKUT BAHAN CAIR BERACUN

16. Sanksi apakah yang dapat dikenakan untuk pembuangan limbah dari kapal
YAITU : PENJARA LIMA TAHUN
17. Untuk kapal-2 manakah berlaku Konvensi C.L.C 1969 yaitu KAPAL TENKER
YANG MENGANGKUT MUATAN MINYAK LEBIH DARI 2.000 TON.
18. Untuk pihak manakah berlaku ketentuan2 Konvensi FUND 1971 yaitu PEMILIK
MUATAN
19. Berapakah jumlah muatan yg disyaratkan untuk pemberlakuan Konvensi FUND
1971 yaitu : LEBIH DARI 150.000 TON
20. Pihak manakah yg terlebih dahulu menyelesaikan penggangtian kerugian
pencemaran minyak yaitu : PIHAK PENGUSAHA KAPAL
21. Pihak manakah yang terikat dengan Konvensi FUND 1971 PEMERINTAH
22. HIPOTEK adalah kpl tetap dipegang,tapi tetap dpt pinjaman.
23. GADAI adalah barang yg tdk dipegang /diserahkan baru dpt pinjaman.

Daftar Istilah tentang Isyarat Visual antara lain


seperti di bawah ini :
1.
Pengisyaratan
visual adalah
Setiap
Sistim
komunikasi
yang
pengisyaratanya dapat kelihatan ( dapat terlihat )
2.
Sitertuju adalah Pejabat kepada siapa suatu isyarat dialamatkan
3.
Kelompok adalah satu huruf atau lebih dan atau satu angka untuk lebih yang
tidak terputus - putus dan yang bersama membentuk suatu isyarat.
4.
Sebuah Pancangan terdiri atas satu kelompok atau lebih yang dikibarkan
pada seutas tali bendera tunggal. Sebuah Pancangan disebut berada di tengah tengah apabila pancangan tersebut dikibarkan kira - kira disetengah ketinggian
maksimal dari tali bendera. Sebuah Pancangan atau isyarat disebut berada di
puncak, apabila isyarat itu diketinggian maksimal atau yang dapat dicapai bendera.
5.
Isyarat Identitas atau Nama Panggilan adalah kelompok huruf - huruf dan
angka - angka yang diberikan oleh administrasi pemerintahnya kepada masing masing station.
6.
Kelompok angka adalah Pejabat yang menyuruh dipancarkannya suatu
berita
7.
Originator adalah pejabat yang menyuruh dipancarkannya suatu berita
8.
Prosedur adalah ketentuan - ketentuan atau aturan yang dibuat untuk
menyelenggarakan suatu isyarat
9.
Isyarat Prosedur adalah sebuah isyarat yang dibuat untuk mempermudah
suatu isyarat dilaksanakan
10.
Station Penerima adalah stasion yang olehnya isyarat benar - benar dibaca
11.
Pengisyaratan bunyi adalah setiap sistem pemberian isyarat morse dengan
mempergunakan isyarat sirine, suling, koro kabut, lonceng, atau alat - alat bunyi lain
12.
Stasion berarti sebuah kapal, pesawat perang, pesawat penyelamat atau
setiap tempat dimana komunikasi dapat diselenggarakan dengan mempergunakan
apapun juga.
13.
Station tujuan adalah dimana station menerima isyarat dari sitertuju
14.
Station asal adalah station dimana Originator menyerahkan sesuatu untuk
dipancarkan tanpa memperhatikan sistim komunikasi yang dipergunakan.

15.
Tali Pemisah adalah suatu tali bendera yang panjangnya kira - kira 6 kaki ( 2
meter ) dipergunakan untuk memisahkan atau mengantarai masing - masing
kelompok bendera
16.
Waktu Asal adalah saat pada waktu mana isyarat diorder untuk dikirimkan
17.
Station Pemancar adalah Station yang oleh station itu suatu isyarat benar benar dibuat
LMU PELAYARAN ASTRONOMI
Ilmu Astronomi adalah ilmu yang mempelajari gerakan sifat dan karakteristik serta
tempat dan kedudukan benda angkasa.
Ilmu Pelayaran astronomi adalah Ilmu yang mempelajari penentuan posisi kapal
dengan bantuan pengukuran tinggi benda angkasa.
Istilah-istilah dalam Ilmu Pelayaran astronomi:
Tinggi sejati adalah busur lingkaran tegak yang melalui benda angkasa antara
cakrawala sejati dan titik pusat benda angkasa.
Tepi langit maya adalah batas bagian permukaan bumi yang masih terlihat oleh
penilik.
Cakrawala setempat adalah bidang melalui mata penilik sejajar dengan cakrawala
sejati.
Cakrawala sejati adalah bidang yang melalui pusat angkasa tegak lurus normal
penilik.
Normal lurus adalah garis melalui pusat angkasa tegak lurus terhadap cakrawala
setempat dan melalui penilik.
WAKTU
Di bumi ada 4 jenis waktu yang perlu diketahui yaitu:
Waktu menengah setempat
Waktu menengah setempat adalah waktu yang ditunjukkan di daerah bujur dimana
penilik berada
Waktu menengah Greenwich
Waktu menengah Greenwich adalah waktu penengah yang ditunjukkan pada bujur
00 (GMT)
Waktu menengah standard
Waktu menengah standard adalah waktu yang berlaku pada wilayah suatu Negara
tertentu.
Contoh: Di Indonesia WIB,WITA,WIT
Waktu Zone

Waktu Zone adalah waktu yang ditunjukkan pada derajat pertengahan dari daerah
waktu tertentu yang dimulai dari daerah waktu 00 (antara bujur 70 B s/d 7 0 T)
Dalam navigasi astronomi digunakan waktu Zone dan GM

Ilmu Pelayaran Datar


Ilmu Pelayaran ialah suatu ilmu pengetahuan yang mengajarkan cara
untukmelayarkan sebuah kapal dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan selamat
aman dan ekonomis.

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Disebabkan pengaruh laut, misalnya ombak, arus, angin, maka jarak yang terpendek
belum tentu dapat ditempuh dalam waktu yang tersingkat. Dapat saja terjadi bahwa
jarak yang panjang adalah pelayaran yang baik ditempuh dalam waktu yang lebih
singkat karena dalam pelayarannya mendapat arus dari belakang. Jadi, didalam
menentukan pelayaran yang akan ditempuh, kapal haruslah diperhatikan faktor
faktor cuaca, keadaan laut, sifat sifat kapalnya sendiri, dan faktor lainya sehingga
diperoleh suatu rencana pelayaran yang paling ekonomis dan cukup aman. Secara
garis besar ilmu pelayaran dapat dibagi atas :
Ilmu Pelayaran Datar, yaitu Ilmu Pelayaran yang menggunakan
benda benda bumiawi (Pulau, Gunung, Tanjung, Suar, dlsb), sebagai pedoman
dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
Ilmu Pelayaran Astronomis, Yaitu Ilmu Pelayaran yang
menggunakan benda benda angkasa (Matahari, Bulan, Bintang,dlsb), sebagai
pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
Navigasi Electronics, Yaitu Ilmu Navigasi yang berdasarkan atas alat alat
elektronika seperti radio pencari arah (RDF). RADAR, LORAN, DECCA, dlsb
1.
BENTUK BUMI DAN NAMA BAGIAN-BAGIANNYA
Bentuk Bumi
Bahwa bumi berbentuk bulat dapat dibuktikan dari keadaan keadaan sebagai
berikut:
Sebuah kapal berlayar yang datang mendekat, mula mula akan terlihat tiang
tiangnya terlebih dahulu, baru nampak anjungannya, kemudian seluruh badan
kapalnya,
Adanya perbedaan waktu dan adanya siang dan malam,
Jikalau orang berjalan lurus dengan arah yang tetap, maka ia akan tiba kembali
ditempat semula,
Pada waktu terjadi gerhana bulan, terlihat bahwa batas bayangan Bumi di Bulan
berbentuk lingkaran,
Dari hasil-hasil pemotretan satelit, ternyata memang bumi berbentuk bulat.
Bagian permukaan bumi yang nampak ini menjadi semakin besar, jika penilik berada
semakin tinggi.

2.
Definisi Lingkaran di Bumi
Di bumi kita dapat melukis beberapa jenis lingkaran yang masing masing lingkaran
mempunyai arti dan pengertian serta definisi yang berbeda seperti pada gambar
bumi dibawah ini.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Beberapa pengertian definisi yang lazim digunakan :


Poros Bumi ( KU,KS ) ialah sebuah garis yang melalui pusat bumi yang juga
merupakan sumbu putar bumi. Untuk satu putaran bumi dibutuhkan waktu sekitar 23
jam 56 menit dan 04 detik.
Katulistiwa ( KI ) ialah sebuah lingkaran besar yang tegak lurus pada poros bumi.
Katulistiwa membagi bumi atas dua bagian yang sama besar yaitu belahan bumi
Utara dan belahan bumi Selatan.
Jajar ( LB, M ) ialah lingkaran lingkaran kecil yang sejajar dengan katulistiwa.
Lingkaran Kutub ialah jajar yang letaknya 660 dari katulistiwa dan yang letaknya
dibelahan bumi bagian Utara disebut Lingkaran kutub Utara dan yang letaknya
dibelahan bumi bagian selatan disebut Lingkaran Kutub Selatan.
Lingkaran Balik Mengkara ialah jajar yang letaknya 230 dibelahan bumi bagian
Utara. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027)
titik ini disebut juga Kutub Utara Ecliptika.
Lingkaran Balik Jodayat ialah jajar yang letaknya 230 dibelahan bumi bagian
Selatan. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027)
titik ini disebut juga Kutub Selatan Ecliptika.

7. Derajah ( KU, A, A', KS ) ialah lingkaran lingkaran besar yang melalui Kutub Utara
dan Kutub Selatan
8. Derajah Nol atau Derajah Nol derajat ialah sebuah derajah yang melalui
Greenwich Inggris
9. Batas Tanggal Internasional ialah di bujur 180 BT / BB, Lintang 0.
10. Mil Laut, 1 derajat busur pada derajah = 60 menit, dan 1 menit = 1 mil laut, panjang
1 mil laut atau International nautical mile = 1,852 km = 1852 meter.
11. Kutub-kutub, adalah titik-titik potong permukaan bumi dengan poros
12. bumi. Jadi poros bumi memotong muka bumi pada 2 titik, yang di Utara
13. disebut Kutub Utara dan yang di Selatan disebut Kutub Selatan.

3.
Koordinat di Bumi
Lintang Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan katulistiwa,
Lintang dihitung mulai dari katulistiwa ke Utara dan ke Selatan dari 0 sampai
90. Lintang Katulistiwa = 0, Lintang Kutub Utara = 90U ( I, M, U, KU ), Lintang
Kutub Selatan = 90S (I, J, S, KS ). (lihat gambar. 1.2.)
Bujur Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan derajah nol,
Bujur dihitung mulai dari derajah nol ke Timur dan ke Barat dari 0sampai 180
dibedakan dalam bujur Timur (BT) dan bujur Barat (BB).
Perbedaan Lintang (? li) adalah busur derajah antara jajar-jajar melalui dua buah
tempat.
Perbedaan
Bujur (?
Bu)
adalah
busur
pada
katulistiwa
antara
derajahderajah melalui dua buah tempat
Lingkaran Besar (a) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian
yang sama (titik pusatnya selalu berimpit dengan titik pusat bumi)
Lingkaran kecil (b) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang
tidak sama besarnya Derajat = satu derajat ( 10 ) adalah 1/360 bagian dari
lingkaran Menit = satu menit ( 1 ) adalah 1/60 bagian dari satu derajat.

4.
Lintang
Lintang adalah busur derajah yang melalui tempat tertentu, dihitung mulai dari
katulistiwa sampai jajar tempat tersebut (busur ba). (Lihat gambar 1.3.b.) Jika
melihat gambar 3.a maka dapat disimpulkan bahwa :
Tiap titik di katulistiwa mempunyai nilai Lintang = 00
Kutub-kutub mempunyai Lintang = 900
Terdapat dua Lintang yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan yang dihitung dari 00
900
Semua titik pada suatu jajar mempunyai lintang yang sama sebabsemua titik-titik
tersebut terletak sama jauhnya dari katulistiwa. Jadi pengukuran lintang harus selalu
dimulai dari katulistiwa dan berakhir pada jajar tempat tersebut. Pada suatu derajah
kita dapat juga mengukur perbedaan lintang dari dua tempat tertentu.(Lihat
gambar 1.3.b.)
Perbedaan Lintang atau ? li adalah busur derajah, dihitung dari jajarn titik yang
satu sampai jajar titik yang lain. Perbedaan lintang disebut juga perubahan
lintang. Lintang senama dan tidak senama
Jika dua titik dibumi keduanya terletak di setengah belahan bumi bagian Utara
ataupun kedua titik tersebut juga berada di belahan bumi bagian selatan maka
lintangnya disebut Lintang senama. (Lihat gambar.1.4.)
Jika dua titik terletak pada setengah belahan bumi yang berbeda artinya satu titik
terletak di belahan bumi bagian Utara dan yang satu titik terletak di belahan bumi
bagian Selatan maka lintangnya disebut Lintang tidak senama. (Lihat gambar.1.4.)

Penjelasan Lintang Senama dan Lintang Tidak Senama. Jika dua tempat (titik A dan
B) di bumi mempunyai Lintang yang senama misalkan Lintang Utara (LU) maka
menghitung perbedaan lintangnya (?li) diperoleh dengan mengurangkan kedua
lintangnya satu sama lain.

Kemudian jika kedua tempat (titik A dan B) di bumi mempunyai Lintang tidak senama
artinya satu tempat/titik A terletak di Lintang Utara (LU) dan yamg tempat/titk B
terletak di Lintang Selatan (LS) maka menghitung perbedaan Lintangnya (? li)
diperoleh dengan menambahkan kedua Lintangnya.
Contoh Perhitungannya.
Tempat A = 020 20 LU
Tempat B = 050 30 LU
_____________________ ? li = 030 10

Tempat A = 020 20 LU
Tempat B = 050 30 LS
_____________________ +
? li = 070 50

5.
Bujur
Bujur adalah busur terkecil pada katulistiwa dihitung mulai dari derajah nol sampai
derajah yang melalui tempat itu. Dalam gambar.1.3.b. Busur o-b adalah bujur
tempat itu dan semua titik pada derajah nol (derajah yang melalui Greenwich Mean
Time (GMT) mempunyai Bujur = 00
Bujur Timur (BT) dan Bujur Barat (BB) Cara menentukan besarnya nilai derajat
bujur Timur dan Barat dimulai dari titik perpotongan antara derajah nol (derajah yang
melewati Gr.) dan katulistiwa kemudian dititik itu kita berdiri menghadap ke Utara,
maka tempat-tempat yang berada disebelah tangan kanan mempunyai
Bujur Timur (BT) dan disebelah tangan kiri mempunyai bujur Barat (BB). Semua
titik pada derajah yang sama mempunyai bujur yang sama. Tempat-tempat pada
bujur 1800 T = bujur 1800 B.
Perbedaan bujur atau ? Bu adalah busur kecil pada katulistiwa dihitung dari
derajah titik yang satu sampai derajah titik yang lain. Perbedaan bujur disebut juga
perubahan bujur.
Bujur senama dan tidak senama
- Jika bujur kedua tempat adalah senama, perbedaan bujur (? Bu)
- diperoleh dengan mengurangkan kedua bujurnya satu sama lain.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat derajah nol, maka untuk memperoleh ? Bu kita
harus menambahkan kedua bujurnya.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat bujur 1800 maka ? Bu dapat ditentukan dengan
dua cara adalah sebagai berikut :
1. Jumlahkan kedua bujur tersebut dan kurangkan hasilnya dari 3600.
2. Kurangkan tiap bujur dari 1800 dan jumlahkan kedua hasilnya.(Lihat gambar.1.5.)
Contoh Perhitungannya :
Tempat A1 = 0600 20 T
Tempat B1 = 0670 50 T a. ? Bu = 70 30
Tempat A3 = 1780 40 T
Tempat B3 = 1770 30 T c. ? Bu = 30 50

Tempat A2 = 020 10 T
Tempat B2 = 030 30 B +
b. ? Bu = 50 20

Pada contoh ke 3 perhitungannya


dijabarkan sebagai berikut :
Cara I :
1780 40 + 1770 30 = 356010
3600 - 3560 10 = 30 50
Cara II :
1800 - 1780 40 = 10 20
1800- 1770 30 = 20 30
1020 + 20 30 = 30 50
Pada penunjukan lintang dan bujur harus selalu diingat bahwa : Lintang dan
perbedaan lintang (? li) dapat dibaca pada setiap derajah, tetapi bujur dan
perbedaan bujur (? Bu) dapat dibaca hanya pada katulistiwa saja.

1.
2.
3.
4.

6.
Jajar-jajar istimewa
Beberapa jajar istimewa adalah sebagai berikut :
Lingkaran balik Mengkara ialah jajar pada 230 U
Lingkaran Balik Jadayat ialah jajar pada 230 S
Lingkaran Kutub Utara ialah jajar pada 660 U
Lingkaran Kutub Selatan ialah jajar pada 660 S ( Lihat gambar.1.6.)

Lingkaran-lingkaran tersebut membagi permukaan bumi menjadi 5 bagian yang


disebut daerah iklim.
1. Daerah iklim dingin terletak pada sisi kutub dari lingkaran kutub
2. Daerah iklim sedang terletak diantara lingkaran balik dan lingkaran kutub
3. Daerah iklim panas (Tropik) terletak antara kedua lingkaran balik

7.

Ukuran Bumi

Ukuran bumi yang berbentuk bulat itu adalah mudah disebut dengan derajat, menit,
dan detik ukuran mana lazim dipergunakan untuk mengukur sudut atau panjang
busur suatu derajah di bumi. Tetapi dipermukaan bumi untuk pekerjaan sehari-hari
juga diperlukan ukuran panjang seperti Kilometer, meter dsb.
Dari hal tersebut diatas maka sangat penting untuk mengadakan hubungan ukuran
lengkung dan ukuran memanjang satu sama lain seperti derajat dan meter, jadi
jelasnya mengukur 10 dengan ukuran meter.Pekerjaan tersebut dilakukan dengan
menggunakan cara :
1.
Penentuan tempat dengan penilikan Astronomis adalah menentukan ? li
antara dua buah titik pada derajah yang sama,
2.
Pengukuran jarak secara langsung atau cara triangulasi (pengukuran
segitiga).
Maka pada bumi yang berbentuk bola, dapat dihitung :
? li : 3600 = jarak : keliling
3600
Jadi keliling derajah = --------------- x jarak
? li
8.
Pembagian Mata Angin
Pada gambar 9 dibawah ini Mawar Pedoman jika garis U S dan garis T
B ditarik tegal lurus melalui titik pusat mawar, maka akan membagi wawar menjadi 4
(empat ) kuadran. Tiap kuadran dibagi 8 surat, kemudian dalam surat dibagi dalam
surat dan surat .
Jadi : 1 Surat = 110 16 Surat = 1800
8 Surat = 90032 Surat = 3600
SURAT INDUK
= U, S, T, dan B
SURAT ANTARA INDUK = TL, M, BD, dan BL
SURAT ANTARA
= UTL, TTL, TM, SM, dan seterusnya

SURAT TAMBAHAN
= U dikiri jarum pendek
TL dikanan jarum pendek dan seterusnya

ILMU PELAYARAN ASTRONOMI


1.a. Lingkaran deklinasi adalah sebuah busur yg menghubungkan kutub utara dan
kutub selatan angkasa melalui benda angkasa tersebut.
b. Asimuth benda angkasa adalah sebagian busur cakrawala ,dihitung dari titik utara
atau selatan sesuai lintang penilik,kearah barat atau timur sampai kelingkaran tegak
yg melalui benda angkasa,diukur dari 0 sampai 180.
c. Bujur astronomis adalah sebagian busur lingkaran ekliptika,dihitung dari titik aries
dgn arah yg sama terhadap peredaran tahunan matahari,sampai pada titik proyeksi
benda angkasa di ekliptika.
d. Lintang astronomis adalah sebagian busur lingkaran lintang astronomis benda
angkasa,dihitung dari ekliptika hingga sampai ke benda angkasa.
e. Proyeksi bumiawi adalah titk potong antara garis yg menghubungkan titik pusat
bumi dan titik pusat matahari dengan permukaan bumi.
2.a. Paralax dalam tinggi merupakan salah satu unsur dalam perbaikan tinggi ukur
benda angkasa karena;mata penilik berada di permukaan bumi,sedangkan tinggi
sejati benda angkasaharus diukur terhadap pusat bumi,maka timbul kesalahan
pada
penglihatan.
Rumus ; Par =Po.cos t
t = tinggi tempat sejati
Po=Paralax datar(untuk matahari Po=880)
b. Penundukan tepi langit maya (PTLM)merupakan koreksi pengukuran benda
angkasa karena;kita mengukur tinggi benda angkasa bukan terhadap cakrawala
sejati/setempat,tapi terhadap tepi langit maya dimana arah tepi langit maya itu
menundukterhadap arah mendatar.
Ketentuan PTLM;
-Daftar XVIII lajur pertama memberikan nilai PTLM dimana PTLM selalu bernilai
negative.
-Nilai PTLM kurang dapat dipercaya karena sering menyimpan dari nilai yg ada
terhadap dalam daftar,yg dihitung dgn rumus 1.77vh.Hal ini disebabkan oleh refleksi
bumiawi yg berubah-ubah.
-Pada saat diadakan penilikan hendaknya diukur juga suhu udara dan air laut.
-Cara yg terbaik adalah menentukan sendiri besarnya nilai PTLM dgn jalan
pengukuran tinggi matahari.
3.a. -Pada belahan bumi utara musim panas(summer)merupakan musim yg
terpanjang karena
pada bulan juni matahari beredar di belahan bumi utara.
-Musim dingin (winter)terpendek karena pada bulan desember matahari beredar di

belahan bumi selatan.


b. -Titik solstitium musim dingin dan musim panas adalah titik terdingin pada musim
dingin
dan titik terpanas pada musim panas.
-Titik equinoctium musim semi dan musim gugur adalah perubahan musim semi ke
musim
gugur dan perubahan musim gugur ke musim semi.
4. a. Daftar V disusun berdasarkan tinggi mata penilik dan tinggi ukur matahari.
b. Nilai koreksi daftar V bertanda negatif jika tinggi matahari rendah sehingga nilai
LSA mendekati maximum(-36).
5. a. Keterangan-keterangan yg terdapat pada halaman harian almanac nauitka
untuk matahari,bintang dan planet yaitu;
a. Matahari;
Dapat diperoleh keterangan2 yaitu;
Waktu sunrise,sunset,merpass,GHA matahari,civil dan nautical sunlight.
b. Bintang;
Sha bintang dan deklinasi.
c. Planet;
GHA dan deklinasi dari;Aries,venus,mars,Jupiter dan saturnus.
_daftar perataan waktu;waktu moonrise dan sunrise.
b. Rumus azimuth tanpa lintang(t,z,dan p)
{Sin T=cos z.sin p.sec ti}
Cara menentukan azimuth lancipatau tumpul yaitu;
T lancip jika tinggi b.a < tinggi di vertical I ts1< ts. T tumpul jika tinggi b.a > tinggi
di vertical 1
ts2 > ts.
Gambar terlampir.
6. a. Kegunaan garis tinggi tunggal ;
Sebagai tempat kedudukan kapal (LOP)
Memeriksa pergeseran kapal terhadap garis haluan.
Memeriksa kecepatan kapal.
Mengikuti garis merkah.
Menentukan haluan untuk menghindari bahaya.
Menentukan posisi dgn peruman.
Menentukan posisi kapal dgn kombinasi baringan benda darat.
b. Perhitungan terlampir.
7. a. Lukisan kedudukan bola angkasa TERLAMPIR
b. Kegunaan segitiga parallax bagi navigator yaitu untuk menentukan azimuth
benda angkasa dan tinggi hitung benda angkasa.
8. a. Selisih(beda tinggi) adalah jarak(selisih)antara tinggi sejati dan tinggi hitung yg
diukur dari tempat duga untuk menentukan titik tinggi.
b. gambar terlampir.

c. gambar terlampir.
9. a. Jajar tinggi adalah sebuah lingkaran dibumi yg merupakan tempat kedudukan
kapal-kapal yg pada saat yg sama mengukur benda angkasa yg sama dgn tinggi
sejati yg sama pula.
b. Lengkung tinggi adalah lukisan jajar tinggi pada peta bertumbuh atau mercator.
c. Arah garis tinggi adalah arah dari sebuah garis yg ditarik melalui titk tinggi dan
tegak lurus pada azimuth,sebagai pengganti sebagian busur jajar tinggi yang
bersangkutan dan sebagai LOP(Line Of Position).
d. Titik tinggi adalah titik potong antara garis yg menghubungkan tempat duga dan
proyeksi bumiawi dgn jajar tinggi.
10.a. Yg dimaksud dgn planet dalam adalah planet-planet yg lintasan edarnya
antara lintasan edar bumi dan matahari.yaitu planet merkurius,venus dan bumi.
Yg dimaksud dgn planet luar adalah Planet-planet yg lintasan edarnya diluar lintasan
edar bumi.Y;planet mars,Jupiter,saturnus,Uranus,neptunus dan Pluto.
b. Titik perigium adalah titik dimana bumi berada paling dekat dgn matahari.
Titik abelium adalah titik dimana bumi jaraknya paling jauh dgn matahari.

Urutan Tata Surya | Ilmu Astronomi


Ditulis oleh: I Putu Sumahendra - Sunday, 2 June 2013

Urutan Tata Surya, Susunan Tata Surya, Ilmu Astromi, hai Sahabat beginerblog, karena adanya
Pertanyaan yang masuk ke Komentar blog ini yang menanyakan urutan tata surya setelah postingan
saya sebelumnya yaitu :" Mengapa Pluto Tidak Masuk Tata Surya Lagi, Kemanakah Pluto ? ", ya
meskipun pertanyaan tidak secara langsung menuju saya, namun ini masuk dalam referensi blog
saya, nah langsung saja saya akan memberikan Info tentang urutan
Pengertian Tata Surya
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri dari matahari (bintang), planet-planet, satelit
alam, meteor, asteroid, dan komet yang berputar mengelilingi matahari (berevolusi). Matahari menjadi
pusat tata surya karena semua benda langit berputar mengelilingi matahari dengan lintasan
berbentuk elips. Dalam setiap revolusinya anggota tata surya pada suatu saat berada dekat dengan
matahari. Titik terdekat dengan matahari disebet perihelium dan titik terjauh disebut aphelium. Semua
benda langit dalam sistem tata surya berputar mengelilingi matahari karena matahari memiliki gaya
gravitasi paling besar.
Anggota Tata Surya
A. Matahari

Matahari adalah bintang paling besar dan menjadi pusat tata surya. Jarak bumi ke matahari kira-kira
149.600.000 satuan astronomi (SA). Matahari berotasi pada sumbunya dengan arah rotasi dari barat
ke timur. Periode rotasi matahari pada bagian equatornya adalah 34 hari, sedangkan pada bagian
kutubnya memerlukan waktu sekitar 27 hari. Perbedaan rotasi tersebut dikarenakan matahari
berbentuk gas, sehingga bagian equator dan kutubnya mempunyai gerak yang berbeda.
Matahari merupakan bola api yang suhu pada intinya sekitar 35 juta derajat celcius dan suhu pada
bagian permukaannya 6000 derajat celcius.
B. Planet- Planet

Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. Cahaya planet merupakan
pantulan dari cahaya matahari. Kedudukan planet-planet dengan bintang-bintang tidak tetap. Setiap
planet mampunyai periode rotasi dan revolusi yang berbeda-beda. Planet dikelompokkan dalam dua
kategori yaitu : planet dalam dan planet luar. Planet dalam yaitu merkurius, venus, bumi dan mars,
sedangkan planet luar yaitu yupiter, saturnus, uranus dan neptunus. Adapun nama-nama planet
adalah sebagai berikut !
1. Merkurius

Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari. Jarak antara merkurius dengan mataharin tidak
tetap, kadang menempati jarak terdekat, kadang juga berada pada jarak terjauh dengan matahari.
Jarak rata-rata dengan matahari adalah 57,9 juta km. Secara fisik, diameter Mermurius
mengapain4.879 km. Waktu yang digunakan untuk melakukan satu kali putaran pada porosnya
(periode rotasi) adalah 58,6 hari. Volume merkurius adalah sekitar 0,055 kali massa Bumi. Bentuk
planet ini mirip Bulan, dengan permukaan berupa lapisan tipis silikat. Komposisi pembentuk planet
initerdiri atas besi dan unsur berat lain. Suhu pada siang hari planet Merkurius C, sedangkan suhu
pada malam hari .
2. Venus

Venus adalah planet terdekat kedua dari Matahari. Venus memiliki jarak terhadap matahari tidak
tetap. Jarak rata-rata antara Venus dengan matahari adalah 108 juta km. Diameter Venus mencapai
12.100 km, sedangkan massanya sekitar 0,815 kali massa bumi. Periode rotasinya adalah 243,2 hari,
sedangkan periode revolusinya adalah 225 hari. Bentuk planet ini mirip Bumi dengan permukaan
berupa awan
tebal dengan suhu permukaan C. Komposisi pembentuk planet ini terdiri atas besi dan unsur berat
lain.

3. Bumi
Bumi adalah planet terdekat ketiga matahari dan satu-satunya yang planet yang memiliki kehidupan.
Jarak rata-rata Bumi dengan Matahari adalah 150 juta km. Diameter bumi adalah 12.760 km. Periode
rotasinya adalah 24 hari, sedangkan pariode revolusinya 365,25 hari. Suhu rata-rata permukaan bumi
adalah 14 derajat Celcius.
Udara yang mengelilingi Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain. Air di
Bumi hampir 96% tersusun dari hidrogen dan oksigen. Bagian gunung berapi, batuan endapan, dan
batuan metamorfik serta tanah. Bumi memiliki 1 buah satelit yaitu bulan.
4. Mars

Add caption

Gambar di samping kanan adalah perbandingan ukuran planet dalam.

Mars merupakan planet keempat dalam urutan tata surya. Jarak rata-rata dari matahari adalah 228
juta km. Diameter Mars mengapai 6.780 km, sedangkan
massanya 0,11 kali massa bumi. Periode rotasinya 24,6 jam, sedangkan periode revolusinya adalah
687 hari. Bentuk planet ini mirip Bumi dengan atmosfer
mengandung CO , sedikit N , Ar, CO, Ne, Kr, dan Xe. Pada musim dingin suhu di plnet ini mencapai
C, sedangkan pada musim panas suhunya mencapai C. Jumlah satelit Mars adalah 2.
5. Jupiter

Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya. Mempunyai jarak rata-rata dari matahari 778,3 juta
km. Diameternya 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasinya 9,8 jam,
sedangkan periode revolusinya adalah 11,86 tahun. Atmosfer Jupiter mengandung hidrogen (H),
helium (He), metana (CH ), amonia (NH ). Suhu dipermukaan berkisar C. Jupiter memiliki 16 satelit.
6. Saturnus

Saturnus adalah planet terdekat keenam setelah Jupiter. Jarak rata-rata dari matahari adalah 1.429,4
juta km. Diameternya mengapai 120.540 km dan memiliki massa 94,3 kali dari massa bumi. Periode
rotasi nya 10,7 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 29,5 tahun. Planet ini mempunyai intii dan

gingin. Planet ini satu-satunya planet yang memiliki cincin. Atmosfer


mengandung helium (He). Suhu pada puncak awannya C. Planet ini memiliki 18 satelit.
7. Uranus

Uranus memiliki jarak rata-rata dengan matahari 2.875 juta km. Diameternya 51.118 km dan memiliki
massa 14,54 massa bumi. Periode rotasinya 17,25 jam, sedangkan periode revolusinya 84 tahun.
Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan berwarna hijau dan biru, dibungkus atmosfer
yang mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH ), dan etana. Suhu atmosfer C dan suhu
intinya mencapai C. Uranus memiliki 15 satelit.

8. Neptunus

Neptunus memiliki jarak rata-rata dari matahari 4.450 juta km. Diameternya 49.530 km dan memiliki
massa 17,2 kali massa bumi. Periode rotasinya 16,1 jam, Sedangkan periode revolusinya 164, 8
tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan terdapat lapisan silikat. Planet
Neptunus memiliki 8 buah satelit.

C. Satelit

Stelit adalah anggota tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada planet, berputar pada porosnya,
beredar mengelilingi planet, kemudian bersama-sama dengan planet, berputar mengelilingi matahari.
Satelit melakukan tiga gerakan,
yaitu berputar pada porosnya, berevolusi mengelilingi planet, dan berevolusi bersama planet
mengelilingi matahari. Satelit ada dua macam yaitu :
a. Satelit alamiah yaitu satelit alamiah sudah ada dalam tata surya dan bukan buatan manusia.
contoh satelit alam adalah bulan.
b. Satelit buatan yaitu satelit yang sengaja dibuat oleh manusia yang memasuki ruang angkasa
masuk ke orbit bumi, baik yang berawak maupun yang tidak berawak.
Satelit buatan berguna untuk :
a. Satelit astronomi: satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan benda luar angkasa
lainnya.
b. Satelit komunikasi: satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi.
c. Satelit pengamat bumi:satelit yang dirancang khusus untuk mengamati bumi seperti pengamatan
lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dan lain sebagainya.
d. Satelit navigasi: satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima dipermukaan
tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi seperti mengukur jarak antar
bangunan.
e. Satelit mata-mata: satelit pengamat bumi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
f. Satelit cuaca: satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim di bumi.
Satelit Indonesia adalah satelit palapa dan disingkat SKSD (Sistem Komunikasi Satelit
Domestik)Palapa. Pusat pengendali satelit Palapa adalah di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

E. Asteroid

Asteroid adalah benda-benda angkasa yang berada dalam serbuk asteroid, yakni daerah antara orbit
Mars dan Jupiter.
Ada dua teori asal mula asteroid :
1. Asteroid berasal dari planet yang terletak di antara Mars dan Jupiter meledak karena efek gaya
ganggu Jupiter dan membentuk asteroid-asteroid.
2. Asteroid terbentuk pada awal terbentuk pada awal terbentuknya tata surya terdapat gukup partikel
di antara Mars dan Jupiter yang membentuk batu-batu berkelompok.
F. Meteor dan Meteorid
Meteor adalah benda-benda angkasa yang jatuh ke bumi yang pada saat menembus atmosfer
terbakar sehingga timbul nyala yang terlihat dari bumi.
Meteorit adalah meteor yang jatuh ke permukaan bumi.
Berdasarkan materi yang terkandung di dalamnya, meteorit di bedakan menjadi dua yaitu :
1. meteorit besi : terdiri 90% zat besi dan 10% nikel
2. meteorit batu : terdiri 10% besi dan nikel dan lainnya berupa silikon

BANGUNAN DAN STABILITAS KAPAL 2


1. Terangkan bagaimana cara memberi nomor pada gading2 (frames) kapal !
jawab :
Cara memberi nomor pada gading2 (frames) kpl, antara lain :
1.
gading2 biasanya diberi nomor dari belakang ke depan yang dimulai dari
gading nol (gading2 buritan)
2.
gading2 sebelah depan (gading2 nol) diberi nomor urut 1,2,3,4,dst dengan
tanda (+) sedang
3.
gading2 dibelakang (gading2 nol) diberi nomor urut 1,2,3,4,dst dengan tanda
(-)/dengan huruf abjad kecil a,b,c,d,dst
2. Double bottom :
1.
apakah kegunaannya

2.

bagaimana ketentuan solas 74 mengenai double bottom


jawab :
kegunaan double bottom,antara lain :
1.
bila kapal kandas & mengalami kebocoran masih ada dasar yang kedap air

2.
3.
4.

sbg ruangan muatan cair : air tawar,bahan bakar,ballast,dsb


membantu stabilitas kapal
menambah kekuatan melintang kapal

- ketentuan solas 74 mengenai double bottom,


antara lain :
1.
panjang kapal 50 m & kurang dari 61 m harus dipasang dasar berganda
paling sedikit dari sekat didepan KM s/d sekat ceruk depan/ sejauh dapat
dilaksanakan sedekat mungkin dengan sekat tersebutp
2.
panjang 61 m (200 ft) & kurang dari 76 m (249 ft) hrs dipasang dasar
berganda paling sedikit dari sekat2 kamar mesin diteruskan sampai ke sekat ceruk
haluan & sekat ceruk buritan
3.
untuk kapal yang panjangnya 76 m (249 ft)/lebih harus dipasang dasar
berganda dari sekat ceruk haluan sampai sekat ceruk buritan
4.
bila dasar berganda diharuskan u/dipasang, maka tingginya ditentukan/atas
persetujuan pemerintah & dasar dlm diteruskan sampai ke sisi lambung sehingga
dapat melindungi dasar kapal sampai ke, lengkungan got (bilge) perlindungan ini
dianggap memenuhi syarat bila garis potong antara lempeng samping(margin plate)
dengan lajur samping (bilge strake) tidak lebih rendah dari 1 bidang datar yang
melalui titik potong garis gading dengan lunas dimana garis diagonal tsb
membentuk sudut 25 dengan alas & memotong bidang simetri pada setengah lebar
kapal terbesar
5.
got pengering (drain well) yang dibuat dalam dsr berganda yg digunakan
u/mengeringkan palka/ruang muat,dll tdk boleh lebih rendah dari yang diperlukan

6.

dasar berganda diperlukan kompartemen2 kedap air yang berukuran sedang


khusus di pergunakan u/mengangkut minyak & yang melakukan pelayaran
internasional jarak dekat secara teratur
7.
bagi kapal yang mempunyai kompartemen2 yang kedap air yg berukuran
sedang khusus di pergunakan u/mengangkut minyak & yang melakukan pelayaran
internasional jarak dekat secara teratur
3. Jelaskan pengertiaan dari :
1.
GRT (gross register ton).

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

NRT (netto register ton).


TPC (ton per centimeter).
FWA (fresh water allowance).
DWA (Dock water allwance).
LOA (length over all).
LBP (length between perpendicular).
lambung bebas (free board).
berat benaman (displacement).
bobot mati (DWT dead weight tonnage).
sarat kapal.

jawab :
1.
GRT (gross register ton) adalah volume/isi sebuah kapal dikurangi dengan
isi sejumlah ruangan tertentu uk keamanan kapal (deducted spaces).
2.
NRT (netto register ton) a/volume/isi sebuah kapal dikurangi dengan jumlah
isi ruangan2 ygtidak dapat dipakai u/mengangkut muatan.
3.
TPC (ton per centimeter) adalah bobot dalam ton yg diperlukan untuk
merubah draft kapal sebesar 1 cm .
4.
FWA (fresh water allowance) adalah besarnya perubahan sarat kapal yang
terjadi jika kapal yang mengapung disuatu perairan laut yang memiliki berat jenis
1025 kg/m,berpindah tempat ke perairan yang memiliki berat jenis1000
kg/m/sebaliknya.
5.
DWA (Dock water allwance) a/jarak perpindahan secara otomatis bila kapal
berlayar dilaut & memasuki sungai/air.
6.
LOA (length over all) adalah jarak membujur kapal dari titik terdepan linggi
haluan kapal sampaike titik terbelakang dari buritan kapal diukur sejajar lunas.
7.
LBP (length between perpendicular) adalah panjang kapal dihitung dari
garis tegak depan sampai ke garis tegak belakang.
8.
lambung bebas (free board) adalah jarak tegak dari garis air sampai
geladak lambung bebas/garis deck (deck line).
9.
Berat benaman (displacement) adalah jumlah berat kapal & segalanya
yang berada pada kapal tsb & dinyatakan dalam ton .
10.
Bobot mati (DWT dead weight tonnage) a/ selisih berat kapal maksimum
dikurangi berat kapal kosong (load displacement light displacement).

11.

Sarat kapal (draft) adalah jarak tegak yang diukur dari titik terendah badan
kapal sampai garis air (sarat moulded).

PENGATURAN DAN PENANGANAN MUATAN


1.

1.

2.

3.
4.

5.

2.

Tuliskan 5 prinsip pemuatan dan jelaskan maksud dari masing masing


prinsip pemuatan tersebut secara singkat dan jelas
Jawab :
5 prinsip pemuatan,antara lain :
melindungi kapal a/menciptakan suatu keadaan dimana dalam melaksanakan
kegiatan penanganan & pemuatan,kapal senantiasa tetap dalam kondisi yang
baik, aman serta layak laut. Dan yang perlu diperhatikan adalah pembagian muatan
secara tegak,melintang,membujur & secara khusus pada geladak antara
melindungi muatan berarti menyangkut tanggung jawab pihak pengangkut
(carrier)terhadap keselamatan muatan yg dimuat dari pelabuhan ke pelabuhan
tujuannya dengan aman sebagaimana kondisi muatan seperti saat penerimaannya.
bongkar muat secara cepat,teratur & sistimatis a/menciptakan suatu proses
kegiatan bongkar muat yang efesien &efektif dalam penggunaan waktu serta biaya.
pemanfaatan ruang muat semaksimal mungkina/menyangkut penguasaan ruang
rugi (broken stowage),pengaturan muatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga
ruang muat yang tersedia dpt diisi dengan muatan sebanyak mungkin & ruang muat
yang tidak terpakai dapat ditekan sekecil mungkin.
melindungi ABK & buruh a/menyangkutatas keselamatan jiwa ABK & buruh yang
mana bahwa selama ABK & buruh/pekerja melaksanakan kegiatannya senantiasa
selalu terhindar dari segala bentukresiko yang mungkin/dapat terjadi yang berasal
dari pelaksanaan bongkar muat.

Bagaimana menyiapkan ruang muat di kapal u ntuk menerima muatan


campuran general cargo. Jelaskan secara berurutan dari a3wal sampai palka
benar benar siap di gunakan.?
jawab :
Langkah2 yang dilakukan u/persiapan sebuah palka agar siap u/menerima
muatan,antara lain :
1. pembersihan ruang muat,yaitu : mengeluarkan sisa & bekas muatan terdahulu
termsuk sisa & bekas penerapan dengan menyapu bersih kotoran & debu ruangan
termasuk dinding
2. membersihkan got dari segala kotoran yang dapat menyumbat saringan & pipa
isapnya

3.

ruangan yg telah disapu bersih kemudian dicuci dgn air tawar


u/menghilangkan debu yang masih melekat jika ruangan berbau maka air
cucian diberi campuran bahan kimia sedikit u/menghilangkan bau yang tidak enak
4. air cucian yang tertampung dalam got dikuras/dikeringkan
5. menjalankan ventilasi ruang muat agar ruang muat cepat kering
6. Palka siap untuk di muati
3.

1.
2.
3.
4.

Dalam pelaksanaan pemuatan di kapal bahwa kehilangan ruang muat atau


broken stowage termasuk hal yang perlu mendapatkan perhatian. Apakah
yang menyebabkan terjadinya broken stowage dan bagaimana cara
mengatasinya jelaskan jawaban saudara sebaik baiknya
Jawab :
Penyebab utama terjadinya ruang rugi (broken stowage),antara lain : bentuk
palka, bentuk muatan, jenis muatan, penggunaan penerapan (dunnage)
Cara Mengatasinya adalah :
pemilihan bentuk muatan yang sesuai dengan bentuk palka
pengelompokan & pemilihan jenis muatan
penggunaan muatan pengisi (filler cargo)
penggunaan dunnage seminim mungkin

4.

Apakah yang di maksud dengan stowage faktor itu dan bagaimanakah


menentukan stowage faktor suatu muatan yang berupa peti yang jika di
ketahui peti petitersebut memiliki ukuran panjang = 80 cm, lebar 60 cm, tinggi
55cm dimana berat tiap2 peti tersebut = 200 kg
Jawab :
jawab :
SF = (1000 . v)
w
= (1000 x 0,8 x 0,6 x 0,55)
200
= 1,32 m/ton

5.

Kapal muat minyak sebanyak = 26.350 ton pada suhu rata 2 = 48,5F,API
grafity = 51,82 & Coefisien koreksi BJ = 0,00045/F.Diketa hui 1 American Barel
= 0,1515942 CBM & berat 1 CBM air tawar = 1,0288 ton.Berapa American Barel
minyak yang dimuat tsb ?
Dik : muatan kapal tanker
= 26.350 ton
suhu minyak
= 48,5F
API grafity minyak
= 51,82
koreksi BJ
= 0,00045F
1 AMB
= 0,1515942CBM

ditanya : AMB = ?
jawab :
Rumus : API
= 141,5
BJ
= 131,5
BJ standard
=
141,5
.
API + 131,5
=
141,5
.
51,82 + 131,5
= 0,7718 (S1)
S2
= S1 C (t2 t1)
= 0,7718 0,00045 (60 48,5)
= 0,7766 (S2)
w (berat minyak) = V . w1 . S1
26.350
= V . 1 x 0,7766
1,0288
26.350
= V . 0,7549
V
= 26.350
0,7549
= 34.905,3 CFT x 0,1515942
= 5291,4 American Barel

PENGATURAN DAN PENANGANAN MUATAN


1.

Jelaskan jenis jenis muatan di tinjau dari :


a. Cara pemuatan
b. Sifat muatan
c. Perhitungan uang tambang
Jawab
a. jenis muatan ditinjau dari cara pemuatan, antara lain :
1. muatan curah (bulk cargoes) a/muatan yang tidak menggunakan kemasan. contoh :
batubara,gandum,semen,biji besi,jagung,kopra,dll
2. muatan dingin/beku (refrigerated/frozen cargoes) a/muatan yang membutuhkan
suhu tertentu yang cukup rendah. contoh : daging,keju,buah,sayuran,dll
3. muatan cair (liquid cargoes) a/hasil minyak (oil product).
Contoh MDF,bensin, kerosine, minyak kelapa sawit,dll
4. muatan gas (gas cargoes) a/muatan yang berupa gas. contoh : gas alam cair
(liquefied natural gas),dll
5. muatan campuran (general cargoes) a/muatan yg memiliki/menggunakan
kemasan tertentu. contoh : peti,karungan,karton,dll

6. muatan peti kemas (container cargoes) a/muatan yang berupa peti dari baja
dengan ukuran standard.
7. contoh : peti kemas ukuran 20 & 40 ft
b. jenis muatan ditinjau dari sifat & mutu, antara lain :
1. muatan basah (wet cargo) a/muatan yang berbentuk cairan & dikemas
dalamdrum,tong,plastic,botol,kaleng/sejenisnya yang dapat bocor. contoh :
minuman,cat cair,susu cair,dll
2. muatan kering (dry cargo) a/ yang tidak mengandung cairan. contoh :
kaca,besi,kelontongan,dll
3. muatan bersih (clean cargo) a/muatan yang tidak meninggalkan kotoran. contoh :
tekstil,timah batangan,dll
4. muatan kotor (dirty cargo) a/muatan yang meninggalkan kotoran. contoh :
arang,semen,aspal,terigu,dll
5. muatan berbau (odorous cargo) a/muatan yang mengeluarkan aroma tajam serta
tidak enak & menyebabkan kerusakan pada muatan yang lain. contoh :
amoniak,karet mentah,dll
6. muatan peka (delicate cargo) a/muatan yang mudah rusak akibat aroma/bau
yang lain. contoh : tembakau,teh,kopi,dll
7. muatan berbahaya (dangerous cargo) a/ muatan yang mengandung resiko
terhadap keselamatan jiwa manusia,kapal & muatan lainnya. contoh : amunisi,bahan
kimia & korekapi
8. muatan berharga (valueables cargo) a/muatan dengan bentuk kecil tapi memiliki nilai
yang tinggi. contoh : electronic,jam tangan &permata
9. muatan hewan (life stock) a/muatan yang berjiwa selain manusia. contoh :
sapi,kuda,babi,dll
c. jenis muatan ditinjau dari perhitungan biaya angkut,antara lain :
1. muatan berat (heavy cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor < 1,114
m/ton. contoh : semen,besi,timah,pelat baja,dll
2. muatan ringan (light cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor > 1,114
m/ ton.contoh : beras,plywood,the,tekstil,dll
3. muatan standard (measurement cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor =
1,114 m/ton.contoh : papan,bahan kosmetik,dll
2.Jelaskan apa yang di maksud dengan
a.Mate receipt
b Final stowage plan
c Manifest
Jawab :
a. Mate Receipt : surat tanda terima barang/muatan diatas kapal sesuai dengan
keadaan muatan tsb yang ditanda tangani oleh mualim 1.

b. Final stowage plan : gambaran informasi yang menunjukan keadaan sebenarnya


dari letak letak muatan, berat, jumlah dan beratnya pada setiap palka yang di
lengkapi dengan consigment mark untuk masing masing pelabuhan
c. Manifest adalah surat yg merupakan suatu daftar barang/muatan yang
telah dikapalkan
3.

a.Jelaskan apa yang di maksud denganstowage faktor


a.Jelaskan dengan perhitungan bagaimana menentukan SF muatan berupa peti
dengan ukuran 50 x 45 x 20 cm,dimana berat tiap peti = 70 kg.
diket : V = 50 x 45 x 20 cm
= 45.000 cm3 = 0,045 m3
w = 70 kg
ditanya : SF = ?
jawab :
SF = (1.000 . V)
w
= (1.000 x 0,045)
70
= 0,643 m3/ton
4. Tween deck berukuran 22,5 x 17,5 x 6 m dengan nilai C = 4,5 ton/m 2 akan
diisi dgn baja yang mempunyai BJ = 2,1.Bila dalam pemuatan BS = 10 %,maka
hitunglah berapa ton baja yang dapat dimuat dgn aman ?
diket : V = 22,5 x 17,5 x 6 m
C = 4,5 ton/m2
BJ = 2,1
BS = 10 %
ditanya : T = ?
jawab :
SF = 1/BJ
= 1/2,1
= 0,4762 m3/ton
H = C . SF
= 4,5 x 0,4762
= 2,1429 m
V = 22,5 x 17,5 x 2,1429 m
= 843,77 m
T = 843,77 x (1 10 %)
0,4762
= 1594,69 ton

5.

Kpl dengan total ruang muat = 12.000 m3, DWT = 8.000 ton,OPL FO = 400
ton,FW = 200 to,store = 50 ton & BS = 10 % akan di muati hingga full & down
dengan muatan : - general cargo,SF = 2
m3/ton
- timah,SF
= 0,25 m3/ton
- kapas,SF
=3
m3/ton
- kopi & kemasan,SF = 0,97 m3/ton
Hitung berapa ton masing2 yang dimuat ?
jawab :
DWT = 8.000 ton
OPL = 650ton DWCC = 7.350 ton
V
=12.000 m3
BS 10 %= 1.200 m3V.Effektif= 10.800 m3
Td = _________ V (T . Sfa) _________
(Sfd Sfa) + (Sfd Sfb) + (Sfd Sfc)
=___10.800 (7.350 x 0,25)__
(3 0,25) + (3 0,97) + (3 2)
= 8.962,5
5,78
= 1.550,6

T1 = T Td
Vd = Td . Sfd

= 7.350 1.550,6
= 1.550,6 x 3

= 5.799,4
= 4.651,8

V1 = V Vd = 10.800 4.651,8

= 6.148,2

Tc = ____ V1 (T1 . Sfa) __


(Sfc Sfb) + (Sfc Sfa)
= 6.148,2 (5.799,4 x 0,25)
(2 0,97) + (2 0,25)
= 4.698,35
2,78
= 1.690
T2 = T1 Tc = 5.799,4 1.690 = 4.109,4
Vc = Tc . Sfc

= 1.690 x 2 = 3.380

V2 = V1 Vc

= 6.148,2 3.380

= 2.768,2

Tb = V2 (T2 . Sfa)
Sfb Sfa
= 2.768,2 (4.109,4 x 0,25)
0,97 0,25
= 1.740,85
0,72
= 2.417,8
Ta = T (Td + Tc + Tb) = 7.350 (1.550,6 + 1.690 + 2.417,8)
= 7.350 5.658,4 = 1.691,6
jadi,berat masing2 muatan,antara lain :
Ta= 1.691,6 x 0,25 = 422,9
Tb= 2.417,8 x 0,97 = 2.345,3
Tc = 1.690 x 2
= 3.380
Td= 1.550,6 x 3
= 4.651,8 +
DWCC = 7.350
V = 10.800 to
INGGRIS MARITIME
I.
1.
2.
3.
4.
5.
1.
2.
3.
4.
5.

Change these sentences in to passive voices


Naval architects design ships
the royal navy has ordered two new war ships
people must prepare the plate properly
the queen will loach the tanker tomorrow
next we weighed the piece of metal
jawab:
Ship are designed by naval architects (it)
Two new ships has been ordered by it.
The plate must be prepared properly by them
The tanker will be loach tomorrow by her
The piece of metal was weighed next by us.

II. Arrange these words become completed sentences ;


1. Economical a diesel engine than is a petrol engine more.
A diesel engine s more economical than a patrol engine.
2. Internal combustion engine similar the diesel engine a form of is to that
used in bus.
The diesel engine is a form of internal combustion engine similar to that use in a bus.
3. Is developed the power effective horse power in the cylinder the piston
by.
Effective horse power is the power developed by the piston in the cylinder.

4. Transferred the propeller shaft this rotary motion is to by gears.


The rotary motion is transferred to the propeller shaft by gears
5. A modern marine diesel engine the power of about 40.000 brake horse power
is out put.
A modern marine diesel engine is the power out put of about 40.000 bhp.
III.

Find the corresponding pairs on the right side


1. The engine reduced speed
*
slowing the ship down.
2. Friction is increased by
*
making a surface roughter
3. Reducing the carbon content
*
make it softer.
4. The hole had to be mode large
*
Before the golf would fit.
5. The gap between the two vessels
*
become wider.
6. Careful navigation is
*
caused by good management.
7. Lock of maintenance causes
*
Structural strain.
8. A gas turbine engine is more
*
Very light and easily removed.
9. A diesel engine is more
*
Economical then a patrol engine
10. Light travels more
*
Quickly than sound.

II.

A. TRANSLATE THE TEXT BELLOW INTO INDONESIAN


In steam turbines high pressure steam is directed into a series of blades or vanes
attached to a shaft, causing it
To rotate .This rotary motion is transferred to the propeller shaft by gear .Steam is
produced by boiling water in a boiler,
Which is fired by oil .Recent developments in steam turbines which have reduce fuel
consumption and raised power out put have made then more attractive as an
alternative to diesel power in ship. They are 50% lighter and on very large tankers
some of the steam can be used to drive the large cargo oil pumps. Turbines are
often used in container ship, which travel at high speed.
Turbin uap,uap bertekanan tinggi pd torbin uap diarahkan keserangkaian sudu2 yg
terpasang pd sebuah poros menyebabkan rangkaian itu brputar.Uap dihasilkan oleh
air panas dlm sebuah ketel yg dinyalakan oleh b.bakar .Perkembangan2 terakhir
terhadap turbin uap yg mana mengurangi konsumsi b.bakar dan meningkatkan
tenaga keluar sbagai sebuah pilihan terhadap tenaga diesel di kpl.
Turbin2 uap 50% lebih ringan , dan pd bebrapa kpl tanker besar uap itu dpt
digunakan utk menjalankan pompa2 kargo diatas kpl.
Turbin2 ini juga digunakan kpl2 pti kemas yg maana bergerak dgn kecepatan tinggi .

III.

ARRANGE THE DISORDERED WORDS BELLOW INTO RIGHT SENTENCES.


1.
2.
3.
4.
5.

Are types, engine,of,main,marine,four,there.


Supply,for,starting,are,used to, compressore,Air, air,compressed,engines.
Either,or,oil, water,used,are,coolers,for,cooling.
Power,as,expressed,The , of,engine, diesel,is,brake, horse power.
White, place, the rise, pressure,in, take, combustion.
Jawab:
1. There are four types of marine main engine.
2. Air compressors used supply compressed air for starting engine.
3. Cooler are used for cooling either oil or water.
4. The power of diesel engine is expressed as BHP.
5. Take places with in the rise pressure combustion.
Naskah III
I Close procedure ;
1. Auxiliary machinery covers everything Mechanical on board except the main engine
,boilers and pipes.
2. Stand Ultra large Crude carrier which is a type of tankers having over 500000 dead
weightTonnage .
3. The chief Engineer is responsible to the master for the engine department and
looks after the engine running of the department.
II.

Translation
1. Chief Engineer is observing the propulsion of the new engine number two in the
engine room right now.
KKM sedang memantau mesin pennggerak no
2 skr ini di kmr mesin.
2. Fruit, meats,and dairy produce which need cold temperature are generally carried in
refrigerated ship.
Buah daging danm susu biasanya dimuat dgn
kpl yg memiliki mesin pendingin krn
membutuhkan suhu yg dingin.
3. Chemically there is no differences between the gas ,the liquid and solid,all of which
are made up of molecules with the formula
Bahan kimia tdk terdapat perbedaan antara gas
, cair dan padat semuanya dibuat berdasarkan
susunan rumusnya
4. The successful operation of the vessel also depends upon the smoothness of the
chief engineer,s work.
Keberhasilan pengoperasian kapal juga
tergantung atas kecakapan dr KKM bekerja
5. It is important to learn foreign languages particularly English for seaman nowadays
Akhir2 ini penting sekali mempelajari bahasa
asing terutama sekali bhs utk pelaut
III.SHIPPING TERMS
1.
LNG Carriers
Specialist ships designed to carry liquid natural gas only
2.
Middle Watch :

3.
4.
5.
6.
7.
8.

Is time duty at 08.00 to 24.00


Ice Breaker :
Ship designed for part bow for breaker ice.
Deratisation Certificate:
Certificate issued quarantine and healthy officers
Turbine :
Propulsion power with change energy potential to energy kinetic by steam
Quarter Master :
He is a rating ,deck department.
Effective Horsepower :
Thermo energy converted to be power shaft.
The Suiz Canal :
Direct line from middle east to eropa

NASKAH IV.
I. Join Logical Connective
1.
Tankers usually operated as specialist vessel BUT Tankers sometimes operate
as tramps.
2.
Multi deck vessel have tween decks ALSO twin deck help stowage.
3.
The crew saved the ship and the cargo.
II. Join Relative Clauses.
1.Merchant ship carry the cargo AND it may be divided into two basic type : bulk
cargo and general cargo
2. An officer may become the master of this ownship BUT he has the right
qualifications and experience.
3. Ventilators are positioned over the cargo hold FOR air flows through these.
III

Explain.
1. COOLER
Medium for make temperature comedown
2. Air Compressor
Specialize designed for produced air pressure.
4. Double Bottom tanks
Part of construction ,the bottom and beside 0f ship for put some liquid.
5. Bulk Cargo.
Ship designed to carry bulk cargo.
6. LINERS
Ship Voyage continued
7.OIL TANKER
Specialized designed for carry liquid cargo.
8. GENERATOR.
Construction for produced electric power
9. WELDING
Processing for connect two part of metal.
10 FUUL SPEED DIESEL ENGINE
Maximum rotation from a diesel engine at the ship

IV. corresponding pairs on the right side


1. poor lubrication causes FRICTION.
2. breakdown result from LACK OF MAINTENANCE
3. heat loss leads to A REDUCTION IN POWER
4. accident are caused by CARELESSNESS
5. instability is the cause of STRUCTURAL STRAIN
V. make these sentences into passive voice
1 outside companies usually do the electrical work plumbing and any woodwork
# the electrical work ,plumbing and any workwood usually do by outside companies
2. The owner accepted the ship from the builder
# The ship from the builder accepted by the owner
3. Two men are welding the plate
# The plate will be welded by them
VI. Translate into Indonesia
1.Although the dry bulk cargo stow itself, it is important to maintain the ship stability and
to make sure that the cargo not move during the voyage
# walaupun muatan curah kering memuat sendiri, adlh penting memelihara stabilitas
kpl dan untuk meyakinkan bahwa muatan tdk akan bergerak selama dlm perjalanan
2.The diesel engine is a form of internal combustion engine and its power is expressed
as brake horsepower (BHP*)
# Mesin diesel adlh format dr mesin pembakaran dalam dan tenaganya dinyatakan
dlm satuan tenaga kuda
3. Auxiliary machinery covers everything mechanical on board ship expect the main
engines and boiler
# permesinan Bantu menunjang semua permesinan keculi mesin induk dan ketel
4. A viscosity regulator automatically controls the temperature of the oil fuel leaving the
heater to maintain its viscosity within close limits.
# Suatu pengatur kekentalan yg secara otomatis mengendal.ikan temperature dr b
bakar minyak yg mininggalkan alat pemanas utk memelihara sifat kekentalannya
didalam batas yg dekat.
.
NASKAH V.
I. translate the following text into Indonesian!
1 Whenever one surface moves over another,a forse is set up which resist the
movement.this force,which we call friction,always opposes motion.it exists in every
machine.it can be reduced by lubricat6ion but never completely removed.in
general,the force opposing motion is slightly greater before one surface starts
moving over another surface than after movement has started.This slightly grater
force is called static friction.the force which must be overcome to keep one surface
moving over another is known as sliding friction. static friction is greather than sliding
friction.
Terjemahan...
Suatu pengatur yg sifatnya merekat secara otomatis mengendalikan temperatur dari
bahan bakar minyak yg meninggalkan alat pemanas utk memelihara sifat perekatnya
didlm.adapun batas dekat suatu permukaan adalah kekuatan yg lain,kekautan A
disediakan pergerakan lapisan pelindung.kekuatan ini disebut friksi.selalu
berlawanan dgn gerakan itu.gerakan yg berlawanan itu ada ditiap mesin.peristiwa itu
dpt dikurangi oleh pemberian minyak lumas tetapi tdk perna dgn sepenuhnya
dipindahkan dlm mengangsur permukaan yg lain dibanding setelah pergerakan itu

a.
b.
c.
d.
e.
a.
b.
c.
d
e
III.

dimulai.kekuatan yg sedikit lebih besar ini disebut friksi yg statis.kekuatan yg harus


digunakan utk memelihara satu permukaan yg lain.
Friction always occurs when there is movement between surface.
We can remove all sliding friction by lubricating moving surfaces.
To start a body moving requires a greater force than to keep it moving,
Sliding friction opposes motion.
Friction is a force.
Jawab:
Gesekan sering terjadi bilamana gerakan antara dua buah permukaan yg
bersinggungan.
kita dpt menghilankan semua gesekan luncur dg memberi pelumasan pd
permukaan tsbt.
untuk memulai pergerakan benda membutuhkan gaya yg baik dibanding
pergerakan yg berkelanjutan.
gerakan gesekan luncur bolak balik.
gesekan adalah suatu gaya.

Complete pollowing passage


# The chief engineer is HEAD of the engine department .He is ASSIST by
second ,THIRD, fourth and ALSO fifth engineer.An electrical officer are storekeeper
and PUMPMAN on tankers there is s RATING He is also a petty OFFICER .The
engine room ratings are firemen and punpman.
1. second engineer: it is responsibility for main engine.
2. auxiliary machiner:all machinery on board are supported operational except main
engine.
3. engine governor:part of engine device for regulated.
4. emergency alarm:make a the sound warning to all crew on board for something
happen
5. Helmet:safety equipment for proteck on the head
6. Fresh water:natural water we can drink,clean and other.
7. Piston:engine device moving inside the cyl to suct and compres air for froduced the
power.
8. Screw driper:tools equipment for tight and loose bolt
9. Air compressor:A machinery to produced air pressure.
10. Engine room:place on board for put all auxiliary machinari and main engine.
FRICTION 5
Whenever one moves another, A Force is set up which resists THE
MOVOMENT,This force, which we call friction,always opposes motion.it exists in
every machine. it can be reduced by lubrication but never completely removed. in
general, the force opposing motion is slightly greater before one surface starts
moving over another surface than after movement has started. This slightly greater
force is called static friction. The force which must be overcome to keep one surface
moving over another is know as sliding friction. Static friction is greater than sliding
friction.
I.
Bilamana suatu permukaan bergerak dg permukaan yg lain ada gaya suatu
tahanan pda pergesekan tsb.gaya ini biasa disebut dg gesekan,selalu pda gerak
berlawanan.kejadian ini selalu terjadi pd setiap permesinan.hal itu dp dikurangi dg
pelumasan tetapi tdk sepenuhnya dpdicegah.pd umunya gaya gerak bolak balik

agakbaik sebelum pergerakan permukaan dimulai antara yg satu dg yg lain


kemudian terjadi pergerakaan pda permukaan yg telah berlanjut.
Gaya seperti ini biasanya disebut gesekan statis gaya ini harus senantiasa dpt
mengatasi gesekan permukaan yg berlebihan seperti yg kita ketehui adalah gesekan
meluncur gesekan statis lebih baik pd geswekan meluncur.
Naskah IX
TRANSLATE
1. mesin diesel dr sebuah silinder dimana sebuah torak dpt bergerak turun dan naik
-Diesel engine from a cylinder apiston can make of move to go down and to
up.
2 mesin mesin harus dirawat dgn teratur untuk menghindari kerusakan
-.Engine have to be taken care of consecutively to avoid the damage
3.pergerakan torak keatas menyebabkan tenaga gas dlm silinder
-.The movement of piston go up cause the gas pressure in cylinder
4.katup pengaman dipasang untuk menghindari kecelakaan dan kerusakan serius
-. Safety valve attached to avoid serios damage and accident
5.kecepatan di kurangi untuk menurunkan beban pd mesin.
- Speed lessening to degrade the burden of the engine.
II. ANSWER THE FOLLOWING QUESTION
1.what would happen if the valve from the fuel supply tank was not open = at the
time engine start
the engine run and a few moment later the engine stop.
2.what would you do if the oil viscosity was too high = please check the LO cooler.
3.where would you look if the engine was running too fast = look from indicator of
engine rotation.
4.what would happen if there was water in the fuel = the engine rpm not stabil and
the engine will be blackout
III. . CONCISE DEFINITION
1.TRANSFORMER = is rectifier of electrcs current.
2.BOWTHRUSTER = is appliance which is using for the maneuvering.of the ship.
3.COOLER = is appliance heat exchanger where its medium use the sea water or
fresh water.
4.SCREW DRIVER = is instrument for open screw or tighten the screw.
5.GOGGLES = is spectacles using at the times of welding and grimling atc.
6.GOVERNOR = is appliance of regulator of machine rotation,so that remain to
stablise at the time of fuul rotation
.
IV.ARRANGE THE FOLLOWING WORDS INTO A MEANINGFUL SENTENCIS!
a.Get-poor-parts-with-engine-lubrication-worn- get.
+.Get poor lubrication get worn with engine part
b.Cooled-liquefies-is-gas-when-acertain-it-temperature-below.
+.Gas is liquefies when cooled it below a certain temperature.
c.Point-water-becomes-boiling-reaches-it-steam-when.
+.water boiling when point it steam become reaches.
d.Engine-internal-into-mechanical-chemicai-energy-an-energy-combution-comverts.
+.Engine internal combution energy comverts on chemicai into mechanical
energy
naskah X

GIVE CONCISE DEFINITION TO THE GIVEN TERMS.


1. Life boat : Ship carry life boat so that crew will save on board if the ship sink.
2. Chief engineer : is a head of the engine department, and he is responsible to the
master for the day to day running of his department.
3. Oiler : is a rating who responsibility for lubricating part of engine.
4. Pump : is a type for transferring of water/oil/ to and from tank.
5. Passenger : A passenger ship has been designed to carry passengers, but some
can also carry small amounts of cargo.
1.
2.
3.
4.

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
1.
2.

3.

4.

TRANSLATION.
Beberapa engineer sedang memperbaiki mesin induk yg rusak.
# The engineers repairing of main engine is trouble.
Beberapa katup pengaman dipasang untuk mencegah kecelakaan dan bahaya.
# A few safety valve install for protect accident and dangerous.
Sore ini saya akan turun kapal bersama masinis II
# This afternoon I will go to shore with 2nd.
ABK biasanya memulai pekerjaannya pada jam 08.00 pagi.
# The crew usually to begin work at 08.00 AM.
NASKAH VI
I.Chief engineer : is a head of the engine department, and he is responsible to the
master for the day to day running of his department.
1.
Bridge : Center of activity for controlling when the ship sailing, and place of
navigation appliance.
Auxiliary machinery : covers everything mechanical on board ship except the ME.
Liquid bulk cargo : special designed to carry liquid bulk cargo.
Hull : Ship side construction for supporting from out side.
Cooler : medium for make temperature come down.
Viscosity regulator : A equipment for control viscosity of oil / lub oil.
Expansion : processing inside the cylinder after combustion stroke.
Reciprocating motion ; Moving piston inside the cylinder from BDC to TDC
continued.
Bunker : transferring fuel oil from ship to ship or from station to ship.
II. TRANSLATION & GRAMMAR
Translate these sentences into good Indonesian
The chief Engine is observing the rotation of the main engine in the engine room.
KKM itu sedang memperhatikan putaran mesin induk di dalam kamar mesin
Auxiliary Machinery covers everything mechanical on board ship except the main
engines and boilers
Permesinan Bantu di atas kapal adalah semua yang menunjang operasional di
atas kapal kecuali mesin induk dan boiler
Effective Horse Power is the power developed by the piston in the cylinder but
some of this is lost by friction within the engine.
Tenaga efektif mesin di hasilkan oleh piston di
dalam silinder,tetapi ada tenaga yang hilang
akibat dari gesekan pada mesin
High pressuresteam is directed into a series of blades or vanes attached to a
shaft.
Tekanan tinggi dari uap lansung masuk menekan sudu turbin untuk memutar
poros.

5. A lot of equiqment is duplicated, so that fo example, one generator can be


overhauled without cutting off the supply electricity to the ship new modern cruise
ship will be launched by the minister tomorrow.
Banyak peralatan yang menjadi contoh, cepert contohnya, sutu generator
dapat di bongkar tampa harus mematikan sumber listrik,teknologi kapal pesiar
canggih ini akan diluncurkan oleh mentri besok.
IV.Logical Composition
29/10/04 MT Boston Greek fleg Durban to Bombai Crude oil Mozambique
and Mombassa Indian Ocean India 12 dais of voyage 5 days unloading
16/11/04 return.
# On oktober the twenty nine 2004, the mt boston under the greek flag leparted from
Durban to Bombay , with a cargo of crude oil , she colled oil, she colled at
mozambigue and Mombassa ,and than saited straight a cross the Indian ocean to
India .her voyage lasted twelve day of voyage, she spent five day un loading the
cargo in Bombay and begain her return voyage on sixteen November 2004
Definitions:
1. Passenger : A passenger ship has been designed to carry passengers, but some
can also carry small amounts of cargo.
2. General cargo ship : this freighter carries cargo in bags, boxes, crates or cargo
coming in pieces.
3. Dry bulk carrier : dry bulk cargo (grain,ore,coal,etc) is unpacked cargo of one
commodity.
4. Tankers : carry liquids in bulk.
5. VLCC : A very large crude carrier, carries enormous quantities of crude oil.
6. Containers : are stowed in rows (a beam), bays (fore to after and riers (layers).
7. RORO : cargo is rolled on and rolled off the vessel by lorries, so no cargo handling
equipment is required.
PENCEGAHAN POLUSI
1. a. Apakah yang dimaksud dengan pencemaran (polusi)
Jawab :
Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup,zat energi,dan
komponen lain kedalam air/laut oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air laut
turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air laut tidak berfungsi lagi
sesuai peruntukannya.
b. Bagaimana cara mencegah terjadinya polusi ?
Jawab :
Cara mencegah terjadinya polusi adalah menghindari pembuangan bahan-bahan
atau limbah (energi) kedalam laut yang berasal dari kegiatan manusia secara
langsung atau tidak langsung yang dapat menyebabkan tercemarnya suatu perairan laut (terkontaminasi) sehingga keseimbangan lingkungan terganggu dan
membahayakan kehidupan organisme serta menurunnya nilai guna perairan tersebut.
c. Bagaimana cara menanggulangi terjadinya polusi ?
Jawab :
Cara menanggulangi terjadinya polusi adalah kita harus mengambil inisiatif un-

tuk memberikan informasi tentang tipe minyak yang tumpah maupun perkiraan
jumlah minyak yang tumpah, sehingga sedapat mungkin tindakan yang akan diambil tersebut dapat mencegah tumpahan berlanjut dan hal ini dijadikan prioritas utama sambil melapor ke penguasa setempat.
2. a. Apakah guna dari OIL RECORD BOOK ? dan sebutkan isi dari OIL RECORD
BOOK tersebut.
Jawab :
Guna dari OIL RECORD BOOK adalah sebuah buku harian yang mencatat
kegiatan seperti ; pembuangan bilges keluar kapal, bungker (supply bahan bakar
atau oli), bongkar/muat muatan minyak, pemindahan muatan, pembersihan tangki
minyak dan lain sebagainya. Juga mencatat tanggal saat melakukan kegiatan, jam
memulai dan jam selesainya kegiatan. Dan posisi dimana kapal melakukan kegiatan.
Isi dari OIL RECORD BOOK ialah ;
- Pengisian atau pembuangan tolak bara atau pembersihan tangki-tangki minyak
bahan bakar atau ruang muatan minyak.
- membuang tolak bara atau membersihkan dengan air tangki-tangki bahan bakar
yang telah diisi tolak bara atau dikosongkan.
- menampung residu-residu berminyak (endapan).
- pembuangan bilges keluar kapal dari kamar mesin.
- pembakaran minyak bekas dan sampah di INCINERATOR.
- Bungker (supply bahan bakar atau oli).
- Pemindahan bahan bakar dari tangki double bottom ke tangki double bottom
lainnya.
- Jumlah isi dari tangki BILGES TANK dan SLUDGE TANK saat memasuki
suatu pelabuhan.

b. Sebutkan jenis-jenis pemeriksaan (survey) untuk kapal tanker yang berkaitan


dengan
sertifikat IOPP !
Jawab :
Jenis-jenis survey untuk kapal-kapal tanker yang berkaitan dengan sertifikat IOPP
adalah ;
- System pipa-pipa dan pompa-pompa yang terkait dengan muatan.
- System pemonitoran dan pengendalian pembuangan minyak.
- System COW.
- System penyaringan minyak dan perlengkapan pemisahan air berminyak ( oily
water separator equipment dan oil filtering system).
c. Apakah guna dari IGS (inert gas system) untuk kapal tanker ?
Jawab :
Guna dari inert gas system di kapal-kapal tanker adalah untuk mencegah terjadinya kebakaran di tangki muatan, dengan jalan memasukkan inert gas atau lembam
yang biasanya didapat dari buangan gas bekas mesin induk atau boiler kedalam
tangki muatan untuk mendesak udara terutama oksigen keluar dari dalam tangki
sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran atau ledakan di dalam

tangki-tangki muatan.
3. a. Bagaimana cara pembuangan bahan cair yang merusak kategori khusus di
daerah khusus ?
Jawab :
Cara pembuangan bahan cair yang merusak kategori A diluar daerah khusus ialah
tangki yang berisi bahan-bahan atau campuran yang mengandung bahan kategori
A harus dicuci, sisa-sisa yang dihasilkan harus dibuang kefasilitas penampungan
hingga kadar bahan didalam air buangan tidak lebih dari 0,01 % terhadap bobotnya. Sedangkan sisa yang tertinggal didalam tangki harus diencerkan secara
terus menerus dengan menambah sejumlah air yang tidak kurang dari 5 % dari
volume seluruh tangki.
Sisa bahan yang sudah diencerkan ini boleh dibuang dengan syarat sebagai
berikut :
-kapal yang sedang meneruskan pelayarannya dengan kecepatan
sekurang- kurangnya 7 knot bagi kapal yang bertenaga penggerak sendiri atau 4
knot bagi kapal yang tidak bertenaga penggerak sendiri.
- pembuangan tersebut dilakukan dibawah garis air, dengan memperhatikan letak
saluran masuk air laut.
- pembuangan dilakukan pada jarak tidak kurang dari 12 mil dari daratan terdekat
dan dikedalaman air tidak kurang dari 25 meter.
b. Apakah yang dimaksud dengan sampah ?
Jawab :
Yang dimaksud dengan sampah ialah semua jenis-jenis sisa makanan, bahanbahan buangan rumah tangga, tetapi tidak termasuk ikan segar dan bagianbagiannya yang terjadi selama pengoperasian normal kapal dan ada keharusan
untuk disingkirkan secara terus menerus atau secara berkala.

c. Sebutkan bahan-bahan sampah yang tidak boleh dibuang kelaut ?


Jawab :
- semua jenis-jenis plastic
- sisa-sisa packing karet
- majun bekas
- botol-botol
- gelas / kaca
- kaleng bekas
- logam
- dan semua jenis bahan yang susah diuraikan dan dapat merusak ekosistem laut.
4. Pada prinsipnya Civil Liability Convention 1969 mengatur tentang apa saja ?
a. Sebutkan dari segi tanggung jawabnya ?
Jawab :
Dari segi tanggung jawabnya yaitu mengatur tentang tanggung jawab pemilik
kapal mengenai ganti rugi terhadap tumpahan minyak.
b. Kapan kadaluarsa klaim ganti rugi tersebut ?
Jawab :
Kadaluarsa klaim ganti rugi tersebut adalah 5 tahun (survey berlaku 30 bulan).

c. Bagi kapal apa saja CLC tersebut berlaku ?


Jawab :
CLC berlaku bagi kapal tanker yang berukuran 2000 ton atau lebih wajib
memiliki jika terjadi tumpahan minyak.
5. a. Tuliskan kegunaan Oil Discharge Monitoring (ODM) dan Control System (CS)
Jawab :
Guna ODM dan CS adalah sistim pengawasan dan pemantauan buangan air berminyak dari cucian tangki minyak, endapan-endapan residu dalam tangki muat,
pembuangan ballast kotor dan sebagainya.
b. Tuliskan fungsi kerja keseluruhan dari ODM dan CS !
jawab :
Fungsinya adalah alat ini memberikan rekaman kualitas air yang dibongkar secara
terus menerus dan mampu merekam minyak yang keluar dalam liter/mil laut serta
jumlah total yang terbongkar, atau kandungan minyak dengan kecepatan pembongkarannya.
Rekaman diperlukan untuk menunjukkan waktu dan tanggal untuk maksud
penyelidikan dan disimpan selama dua tahun.

PENCEGAHAN POLUSI
1. Dasar hukum berlakunya uu pencegahan pencemaran laut di Indonesia :
Jawab : Marpol 73/ 78 kepres No : 46 th 1986
2. Sebutkan tiga sistim pencegahan untuk mengurangi sedikit mungkin pembuangan
minyak di laut untuk memisahkan minyak dari air yang berasal dari bilge / got kamar
mesin .
Jawab :
- COW : adalah muatan minyak mentah diserkulasikan kembali sebagai media
pencuci tangki yang sedang dibongkar muatannya untuk mengurangi endapan
minyak tersisa di dalam tangki
- SBT : (segregated ballast tank) air balas yang di isikan dalam tangki yang benar:
terpisah dalam tangki muatan dan dari sistim penipaan tangki muat dan secara
permanen untuk diisi air ballast atau muatan lain selain minyak dan NLS
- CBT : (dedicated clean ballast tank)yaitu air ballast yang bersih & tidak terlihat
cerminya minyak di atas permukaan
3. Apa isi dari sartifikat IOPP:
Menyatakan bahwa bangunan, pelengkapan sistim kelengkapan, tata susunan dan
bahan dari kapal serta keadaanya dalam segala hal menghasilkan dan bahwa kapal
memenuhi persarata yang berlaku dari annex 1 konpensi ini masa berlaku sartifikat
IOPP ini
4. Berapa minimum GRT sebuah kapal harus memiliki sartifikat IOPP:
- untuk kapal Tanker
: isi kotor 150 GRT
- untuk non Tanker : isi kotor 400 GRT

5.
-

kapan sebuah kapal tidak diizinkan berlayar menurut IOPP:


bila membuang minyak di dalam special area .
lokasi pembuangan kurang dari 50 mil laut dari daratan
membuang pada saat kapal tidak berlayar
membuang lebih dari : 30,000 dari jumlah muatan
Tanker tidak dilengkapi ODM dengan sistimnya

6. apa perbedaan antara pencemaran zat organik dan zat anorganik


- zat organik zat yang dapat di uraikan
- zat anorganik yaitu zat yang tidak dapat di uraikan
7. apa yang di maksud dengan katagori A,B,C,D pada kapal yang mengangkut
muatan bahan kimia beracun
- A : sangat berbahaya (mayor hazad )
- B ; cukup berbahaya (tumpahan kelaut ) pelu penanganan khusus
- C : kurang berbahaya (minor hazad)
- D : tidak berbahaya memerlukan sedikit perhatian & penanganan
8. sebutkan lembaga yang menjamin ganti rugi pencemaran oleh minyak dilaut:
TAVALOP (Tanker owner voluntary agreement conseruing liability for oil follution)
berdiri th 1969 di bentuk oleh pemilik kapal
- CRISTAL
: contract regarding and mterim supplement to Tankerliability of oil
pollution berdiri 1971 di bentuk oleh pemilik minyak yang di angkut oleh kapal
Tanker anggota tapalop
- P4 I club (protaction and indemnitiy club) yaitu lembaga perlindungan pengganti
kerugian yang merupakan gabungan dari beberapa perusahan asuransi
9. jelaskan apa yang di maksud dengan sampah :
tempat sampah2 dalam bentuk sisa barang / material hasil dari kegiatan diatas kapal
/ kegiatan normal lainnya diatas kapal
10. tuliskan cara pembuangan sampah dari kapal sesuai annex marpol 73/ 78:
- jarak 3 mil untuk sisa2 pembongkaran cleaning
- jarak 12 mil untuk bahan pelastik, kertas, majun, kaca.
- Jarak 25 mil untuk terap, bahan pelapis, bahan kemasan
1.

tuliskan isi dari annex I s/d VI marpol 73/78:


- Annex I pencemaran oleh minyak (2 oktober 1983)
- Annex II pencemaran oleh cairan beracun dalam kemasan (6 april 1987)
- Annex III pencemaran oleh barang berbahaya dalam bentuk terbunkus (1 juli 1991)
- Annex IV pencemaran dari kotoran manusia /hewan (sea wage)
- Annex V pencemaran oleh sampah (garbage)
- Annex VI pencemaran oleh udara atau asap
2. Kegiatan-kegiatan apa sajakah di catat dalam buku oil record book I & II jelaskan
Kegiatan-kegiatan yang di catat dalam oil record book I : yaitu untuk di kamar mesin
misalnya pemanasan BBM, pembuangan got penggantian oil mesin, dan pemindahan
minyak menggunakan OWS & ODM pembersihan tangki bahan bakar
Kegiatan yang di catat dalam oil record book II : kegiatan deck,muatan dan ballas
Memuat muatan minyak, memindahkan,atau menteranfer muatan minyak dalam tangki
selama berlayar

Membongkar muatan minyak


Memuat air ballas di tangki muatan dan di tangki ballas bersih
Melakukan pembersihan tangki termasuk COW
Membuang air ballast kecuali dari SBT
Membuang air dari slop tank

3. Tergantung dari apa saja besar kecilnya pencemaran laut oleh minyak jelaskan
- Tergantung dari banyak sedikitnya tumpahan minyak kelaut
- Tergantung besar / luas tidaknya perairan / laut yang di cemari
4. Tuliskan istilah-istilah dibawah ini :
Crude Oil Washing : (COW) adalah muatan minyak mentah disirkulasikan kembali sebagai
media pencucian tangki yang sedang mengurangi endapan minyak tersisa didalam tangki
- PPM: kadar minya dalam air yang diukur dalam satuan part per million
- Slop tang : tank untuk menampung limbah berminyak dari bekas cucian tangki ballast
kotor & sisa minyak kotor
- Clean ballast : yaitu air ballas yang bersih & tidak terlihat cerminya minyak di atas
permukaan
5. Bagaimana kapasitas minimum (volume) tangki tersebut sesuai aturan
Volume : 3% vol tangki muatan untuk DWT : 70.00 minimum 2 tangki
6. Apa yang di maksud daerah khusus (special area) dan sebutkan daerah khusus
tersebut?
Wilayah atau daerah khusus tanpa ada pembuangan, kecuali clean ballas dari SBT
Daerah khusus tsb adalah : laut mediteranian, laut baltik, laut hitam,laut merah, dan laut
teluk
7. Jelaskan dampak yang di timbulkan dari pencemaran zat cair beracun dan minyak,
terhadap lingkungan laut
- Terganggunya ecosystem biota kehidupan laut
- Mengancam kelestarian linkungan maritim
8. Berapa ukuran minimum slop tank untuk kapal tangki minyak :
Minimal 2% dari total capasitas tangki muat
9. Berapa jumlah minimum Slop tank yang di persyaratkan sesuai ukuran kapal ?
150 GRT kapasitas slop tank 2% dari total capasitas tangki muat
10. Diperlukan bagi kapal-kapal apakah sertifikat IOPP itu dan berapa lama masa
berlakunya sartifikat tersebut
- Berlaku untuk kapal Tanker isi kotor 150 GRT
- Untuk kapal non Tanker isi kotor 400 GRT
- Masa berlakunya IOPP 5 tahun
11. Jelaskan apa yang di maksud dengan :
Oil discharge monitoring : alat pengontrol kadar minyak yang keluar
OWS : alat untuk memisahkan minyak dari air yang berasal dari got kamar mesin
Harmful substance : yaitu barang-barang yang di kemas dan membahayakan jika sampai
jatuh kelaut
12. Larangan-larangan yang harus di patuhi oleh kapal sesuai IOPP
Tidak membuang minyak / campuran minyak & sepecial area
Tidak membuang minyak kurang dari 50 mil dari daratan

Tidak ada buangan kecuali kapal : sedang berlayar, juga kandungan minyak tidak lebih dari
15 ppm
Tidak membuang minyak lebih dari 3 liter per mil atau lebih besar dari 1 dari jumlah muatan
30.000
13. Tuliskan 10 macam kelengkapan pencegahan oleh minyak yang di lengkapi di kapal,
pencemaran
1. OWS
2. Storage tank
3. Standard discharge connection
4. Segregation of fuel oil / ballast tank
5. Slop tank (tangki endap)
6. Oil discharge mamfold for shore recciption fasilties
7. Oil water interface detector
8. Oil discharge monitoring system
9. Discharge of effment to sea above ballast water line
10. Mean for stopping discharge
14. Tuliskan beberapa penyebab terjadinya pencemaran laut yang berasal dari kapal
Kecelakaan pelayaran, kapal kandas, kebakaran Tumpah minyak yang terjadi sewaktu
bongkar muat minyak Pembuangan air got Pembersihan tangki /pembuangan ballast
Sampah dari kegiatan di kapal
15. Jelaskan ketentuan peraturan 20 lampiran I mengenai ukuran kapal dan jenis kapal
yang di haruskan mempunyai oil recor book :Kapal Tanker ukuran GRT 150
Kapal non Tanker GRT 400
16. Tuliskan jenis2 pemeriksaan survey untuk kapal Tanker yang berkaitan dengan
sertifikat IOPP
- Special survey (survey pertama)pemeriksaan komplit yang dilakukan pada anual survey
ke 4 dan harus selesai di laksanakan dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan
- Annual survey (survey tahunan) survey dilaksanakan setiap tahun terhadap lambung
kapal,sistim pipa, lobang angin dan ventilasi terutama kekedapannya
- Intermediate survey (survey antara) survey yang dilaaksanaka biasanya diantara annual
survey ke 2 dan 3 untuk tangki muatan tangki ballast, geladak cuaca dan system pipa
17. Jelaskan alasan2 pengecualian pembuangan minyak atau campuran berminyak (oily
mix ture) ke laut
- Kapal sedang berlayar
- Kapal tidak berada di daerah khusus
- Kapal berada pada jarak minimal 12 mil laut dari daratan
- Kapal mengoperasikan suatu sistim pemonitoran pengendalian pembuangan minyak
(systim penyaringan minyak)
18. Bagaimana tidakan yang di lakukan agar pencemaran oleh minyak yang bersumber
dari kapal dapat dihindari
- Di bawah sambungan pipa pengisian BBM di tempatkan wadah untuk menampung
tumpahnya minyak
- Lubang2 di dek ditutup dengan kayu yang di bungkus majun waktu bangker
19. Hal-hal apa saja pada sertifikat IOPP tersebut dapat di batalkan dan kapal dicegah
untuk melakukan pelayaran
- Pada saat pemeriksaan di jumpai keruksakan,kurang lengkap yang dapat
membahayakan kelayak lautan kapal dan harus segera di perbaiki /di lengkapi

Apa bila sartifikat keselamatan kapal menurut IOPP lebih dari lama tahun.

20. Sludge tank: Tangki untuk menampung minyak kotor hasil pemisahan oleh OWS
terhhadab air got

Pencegahan Dan Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Laut


P2tl
Dengan semakin miningkatnya kebutuhan minyak sebagai sumber energy maka
untuk mencegah terjadinya tumpahan minyak dilaut oleh kapal kapal tanker maka
dikeluarkanlah undang undang atau peraturan internasional yang disyahkan oleh
IMO dengan protocol MARPOL 73/78 di mana tidak dibenarkan membuang minyak
ke laut sehingga untuk pelaksanaanya timbulah ketentuan ketentuan pencegahan
antara lain :

Pengadaan tangki ballast terpisah ( Seperated ballast tank ) atau COW pada
ukuran kapal kapal tanki tertentu ditambah dengan peralatan ODM oil
Separator dsbnya.

Batasan batasan jumlah minyak yang dapat dibuang kelaut

Daerah daerah pembuangan minyak

Keharusan pelabuhan pelabuhan khusus pelabuhan minyak untuk


menyediakan tanki penampungan slop ( Ballast kotor )

Maksud dari penanggulangan tumpahan minyak dilaut adalah :


1. Menjaga pelestarian lingkungan laut
2. Mencegah tumpahan minyak masuk ke daerah daerah yang dilindungi
3. Mengambil / menyelamatkan tumpahan minyak tersebut
Tujuan dari penanggulangan tumpahan minyak tersebut.
1. Pelaksanaan prosedur dan peraturan kerja dengan benar
2. Menjaga lingkungan tetap stabil / tidak tercemar
B. Definisi difinisi
1. Pencemaran lingkunga

Dalam Undang undang no. 4 tahun 1982 dinyatakan batasan dari pencemaran
lingkungan yaitu masuknya makhluk hidup, zat, energy atau komponen lain ke
dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia
atau proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu
yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi
sesuai peruntuknya.
Batasan tersebut mencakup pencemaran lingkungan darat, lingkungan laut dan
lingkungan udara.
2. Pencemaran Laut
Pencemaran laut adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,
energy dan atau komponen lain ke dalam laut oleh kegiatan manusia atau proses
alam, sehingga menyebabkan lingkungan laut menjadi kurang atau tidak berfungsi
lagi sesuai dengan peruntukannya.
3. Emisi
Emisi adalah sumber sumber pencemaran yang belum diukur dengan suatu tolak
ukur pencemaran.
4. Nilai ambang batas ( N.A.B )
Nilai ambang batas adalah Standard tolak ukur terhadap sumber ( emisi )
pencemaran yang berlaku untuk suatu daerah yang luas ( Negara )
5. Kontaminant
Dikatakan Kontaminant apabila sumber pencemaran setelah diukur dengan standard
tolak ukur ternyata hasil pengukurannya dibawah nilai ambang batas, jadi emisi
tersebut dianggap tidak membahayaka
6. Pollutant
Dikatakan Pollutant apabila sumber pencemaran setelah diukur dengan standard
tolak ukur hasilnya diatas nilai ambang batas sehingga membahayakan lingkungan
hidup maka disebut Pollution
C. Sumber sumber Pencemaran
Sumber sumber pencemaran menurut MARPOL 73/78 sesuai dengan Annex yang
terdapat dalam MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut :
1. Pencemaran yang disebebkan oleh minyak
2. Pencemaran yang disebebkan zat cair beracun
3. Pencemaran yang disebebkan oleh zat beracun dalam kemasan
4. Pencemaran oleh kotoran ( tinja )
5. Pencemaran oleh sampah
6. Penceamran oleh udara
Sumber pencemaran laut

1. Dari Ladang minyak dibawah dasar laut, baik melalui rembesan maupun
kesalahan pengeboran / eksplorasi pada operasi minyak di lepas pantai.
2. Dari kecelakaan pelayaran seperti kandas, tenggelam, tubrukan kapal cargo atau
kapal tanker yang mengankut minyak / bahan bakar.
3. Dari operasi tanker dimana minyak terbuang ke laut sebagai akibat dari
pembersihan Tangki ( tank cleaning ) atau pembuangan air ballast dan lain lain.
4. Dari kapal kapal selain tanker melalui pembuangan air got ( Bilge )
5. Dari operasi terminal pelabuhan minyak dimana minyak dapat tumpah pada waktu
memuat / membongkar muatan atau pengisian bahan bakar ke kapal.
6. Dari limbah pembuangan minyak refinery
7. Dari sumber sumber darat misalnya minyak lumas belkas, atau caairan yang
mengandung hydrocarbon
8. Dari hydrocarbon yang jatuh dari atmosfir missal cerobong asap pabrik, cerobong
kapal, pesawat terbang dan lain sebagainya.
Tumpahan minyak kelaut dari kapal tanker / kapal lainnya dapat dibagi dalam 4
kelompok :
a. Pembuangan minyak yang timbul sebagai akibat dari pengoperasian kapal
selama melaksanakan pencucian tanki
b. Pembuangan air got ( Bilge ) yang mengandung kandungan minyak lebih dari 15
ppm
c. Tumpahan yang berasal dari kecelakaan pelayaran antara lain kapal kandas,
tenggelam, tubrukan dan lain lain
d. Tumpahan minyak selama kegiatan bongkar dan muat atau pengisian minyak
( Bunkering )
Sebab terjadinya tumpahan minyak dari kapal
1. Kerusakan mekanis
Kerusakan mekanis dapat diatasi dengan system pemeliharaan ( maintenance )
perawatan yang baik dan terencana, secara periodic oleh personil kapal ataupun
Biro klasifikasi ataupun pemerintah, kerusakan manusia dapat
a. Kerusakan dari system peralatan kapal
b. Kebocoran badan kapal ( Lambung, Lunas kapal )
c. Kerusakan katup katup hisap atau katub pembuangan ( Sea Chest )
d. Kerusakan selang selang ( Hose ) dan manifold
2. Keselamatan manusia
a. Kurang pengetahuan dan pengalaman dari personil
b. Kurang perhatian dari personil
c. Kurang ditaatinya ketentuan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan
d. Kurang pengawasan dari personil kapal
Sumber pemasukan minyak ke lingkungan laut menurut perkiraan, keseluruhan
minyak bumi yang masuk ke lingkungan laut.

Factor factor yang mempengaruhi tingkat keparahan tumpahan minyak


1. Tipe tumpahan
2. Jumlah dan kecepatan minyak yang tertumpah
3. Lama waktu
4. Daerah sekitar secara geografis
5. Luas daerah yang terpengaruh
6. Kondisi meteorologist dan oseanografis
7. Musim
8. Jenis biota yang ada didaerah yang tetumpah
9. Think pembersihan yang dilaksanakan
10. Sifat fisis dari garis pantai yang bersebelahan
11. Terjadinya peristiwa biologis khusus seperti migrasi, pembiakan masal, peletakan
telur dsb yang membuat biota biota menjadi rentan
Factor factor ini bervariasi dari tumpahan satu dengan lainnya dengan demikian
pengaruh jangka pendek dan jangka panjang akan tidak sama pula pengaruhnya
terhadap ekologi tsb.
D. Dampak pencemaran Minyak
Dampak dari pencemaran minyak ada dua dampak pencemaran jangka pendek dan
jangka panjang.
Sampai saat ini pengaruh dari jangka panjang belum dapat diketahui secara jelas
tetapi untuk dampak jangka pendek dapat kita lihat dengan adanya pengaruh secara
langsung seperti banyak ikan yang mati dan burung burung laut yang mati, ikan
paus
E. Pencegahan dan penanggulangan
1. Peraturan / Prosedur
Dengan semakin miningkatnya kebutuhan minyak sebagai sumber energy maka
untuk mencegah terjadinya tumpahan minyak dilaut oleh kapal kapal tanker maka
dikeluarkanlah undang undang atau peraturan internasional yang disyahkan oleh
IMO dengan protocol MARPOL 73/78 di mana tidak dibenarkan membuang minyak
ke laut sehingga untuk pelaksanaanya timbulah ketentuan ketentuan pencegahan
antara lain :
a. Pengadaan tangki ballast terpisah ( Seperated ballast tank ) atau COW pada
ukuran kapal kapal tanki tertentu ditambah dengan peralatan ODM oil Separator
dsbnya.
b. Batasan batasan jumlah minyak yang dapat dibuang kelaut
c. Daerah daerah pembuangan minyak
d. Keharusan pelabuhan pelabuhan khusus pelabuhan minyak untuk menyediakan
tanki penampungan slop ( Ballast kotor )
1. Membuat Contiency plan regional dan local

2. Ditemukannya / dibuatnya peralatan penanggulangan misalnya oil bom, oil


skimmer, treatment agent.
Contigency plan adalah tata cara penanggulangan pencemaran dengan muatan
prioritas pelaksanaan serta jenis alat yang digunakan dalam :
a. Memperkecil sumber pencemaran
b. Melokalisasir dan pengumpulan pencemaran
c. Menetralisir pencemaran.
2. Peralatan
Oil boom adalah alat pengumpul minyak sedangkan treatment agent seperti
chemical dispersant, sinking agent, dan sorbent adalah bahan kimia untuk
penetralisir / mencerai beraikan pencemaran dan tergantung oleh :
a. Jenis Minyak dan kepadatan ( density )
b. Kepekaan ( Viscocity )
c. Titik endap ( Poux Point )
d. Kadar lilin dan aspal
Sifat minyak dipermukaan laut adalah :
1. Akan terjadi penguapan kira kira diatas 20 s/d 24 jam, ini tergantung dari angin,
kondisi laut dan jenis minyak
2. Oksidasi dan biodegradasi tergantung dari suhu dan kadar garam dilau
3. Penyebaran ( spreading ) kecepatannya tergantung dari kepadatan relative
( kadarlilin dan aspal )
3. Cara pembersihan minyak
Pembersihan minyak biasanya tergantung dari situasi dan keadaan alam, seperti
tumpahan pada daerah yang sempit dapat diisolir dengan lebih mudah. Ada
beberapa cara dalam pembersihan tumpahan minyak :
a. Menghilangkan secara mekanik
Cara ini dengan menggunakan boom atau barrier untuk suatu perairan atau laut
yang tidak berombak atau bararus.
Peletakan boom dengan cara menyudut sehingga minyak dapat terkumpul lalu
dihisap dengan pompa, biasanya pompa hanya dapat menghisap minyak dengan
ketebalan inchi.
b. Absorbent
Zat ini ditaburkan atau diletakkan diatas tumpahan minyak yang berfungsi untuk
menyerap minyak, sehingga minyak yang telah terserap pada zat tersebut diangkat
dari permukaan laut.

Zat tersebut terbuat dari zat sintetis seperti polyethelena, polystene, polypropoline,
dan polyrethena.
Selain itu juga bias menggunakan dari bahan lumut kering, ranting dan potongan
kayu.
c. Menenggelamkan minyak
Suatu campuran 3000 ton kalsium karbonat yang ditambahkan dengan 1% sodium
stearate pernah dicoba untuk menenggelamkan 20.000 ton minyak.
Dan setelah 14 bulan tidak ditemukan tanda tanda minyak di dasar laut. Namun
hal ini dipertentangkan karena akan menimbulkan maslah baru bagi pergeseran
kehidupan. Tetapi untuk laut yang dalam tidak menimbulkan suatu masalah.
d. Dispersant
Fungsi Dispensant adalah untuk mencampaui dengan 2 komponen yang lain dan
masuk ke lapisan minyak dan kemudian membentuk emulsi, stabilizer akan menjaga
emulsi tidak pecah dan akan menenggelamkan minyak dari permukaan air.
Cara lain adalah mempercepat hilangnya minyak dari permukaan air dan
mempercepat proses penghancuran secara mikrobiologi. Dispersant tidak akan
berguna efektif pada daerah pesisir karena adanya unsur timbel yang terlarut.
e. Pembakaran
Pembakaran ini sulit dilaksanakan di laut lepas karena minyak di atas permukaan
laut cepat sekali menguap. Dan jarang dilakukan karena mengakibatkan polusi
udara.
F. Penerapan konvensi MARPOL 73/78
Dari hasil yang dirumuskan oleh IMO yang dibahas oleh komite komite seperti The
Marine Safety Committee ( MSC ), The Marine environment Ptotection Committee
( MEPC ), Legal Committee, The Technical Cooperation Committee, The Facilition
Committee keseluruhannya untuk mencegah pencemaran yang terjadi dilaut.
Secretariat IMO menggunakan 6 bahasa yang diakui dapat digunakan untuk
berkomunikasi dalam siding komite yakni bahasa Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol,
Arab, China, dan 3 bahasa teknis
Pemerintah Indonesia dalam pemberlakuan SOLAS 1974 dengan keputusan
Presiden No. 65 tahun 1980 dan untuk pelaksanaan MARPOL 73/78 dengan
Keputusan Presiden No. 46 tahun 1986 kedua peraturan tersebut sudah tercakup
dalam UU No. 21 tahun 1992 tentang pelayanan.
Konvensi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Safety of life at sea ( SOLAS ) convention 1974/1978
2. Marine Pollution Prevention ( MARPOL ) Convention 1973/197
3. Standard of Training Certification and Watch keeping for Seafarers ( STCW )
Convention 1978

Selain itu ada konvensi baru yang dikenal dengan Tanker Safety and Pollution
Prevention ( TSPP 1978 ) yang menekan pada perencanaan atau design dan
penambahan peralatan untuk tujuan keselamatan operasi dan pencegahan
pencemaran perairan.
Kerangka pemeriksaan dan sertifikasi yang diformutasikan dalam SOLAS dan
TSSP protocol 1978 adalah :
1. Semua kapal harus melalui pemeriksaan yang meliputi inpeksi terhadap struktur
dan kontruksi permesinan dan semua peralatan agar bias mendapatkan sertifikat
sebagai berikut :
a. Cargo ship safety contruction Certificate
b. Cargo ship safety equipment Certificate
c. Cargo ship safety radiolelegrapy Certificate
d. Cargo ship safety Radiotelephony Certificate
2. Alat alat keselamatan, peralatan echosounder, gyro compass, pemadam
kebakaran dan inert gas system tanker yang berumur diatas 10 tahun harus
diperiksa 1 ( satu ) kali setiap setahun untuk mengetahui bahwa kondisi alat tersebut
tetap baik
3. Peralatan radio dan radar yang berada diatas sekoci harus dilakukan
pemeriksaan dalam 1 tahun.
4. Semua aspek kontruksi dan struktur yang menyangkut keselamatan diluar
tersebut diperiksa dalam 5 tahun sekali.
Pada tahun 1954 atas prakarsa dan pengorganisasian yang dilakukan oleh
pemerintah inggris lahirlah Oil Pollution untuk mencegah pembuangan campuran
minyak dari pengoperasian kapal tanker dan dari kamar mesin.
PENCEGAHAN POLUSI
ANT III PENCEGAHAN POLUSI WAKTU : 90 Menit
1. Ketentuan umum Marpol Convention 73/78.
a. Tuliskan dan jelaskan secara ringkas 3 ( tiga ) kategori peraturan pencegahan
polusi yang diatur dalam Marpol konvensi 73 / 78.
b. Jelaskan secara ringkas apa yang dimaksud dengan Mandatory Anexes
Convention 73 / 78 dan tuliskan jenis pencemaran apa yang mandatory.
Jawab :
a. 3 Kategori peraturan pencegahan polusi Marpol konvensi 73/78 :
1. Annex 1 mengenai pencegahan pencemaran oleh minyak
2. Annex 2 peraturan mengenai pencegahan pencemaran o/ zat cair beracun dlm
jumlah besar
3. Annex 3 peraturan mengenai pencegahan pencemaran o/ zat-zat berbahaya yg
diangkut melalui laut dlm bentuk kemasan / Peti kemas, tangki jinjing/mobil2
tangki/gerbang2tangki

b. Mandatory Anexes Convention 73/78


2. Pencegahan pencemaran oleh minyak dari kapal meliputi persyaratan :
a. Jelaskan tingkat apa yang dimaksud dengan Slop Tank dan berapa kapasitas
minimum dari tanki tersebut.
b. Jelaskan secara ringkas proses kerja dari slop tank tersebut.
Jawab :
a. Slop tank ialah tangki penampung minyak kotor hasil olahan OWS terhadap air,
bilge kamar mesin Kapasitas minimum sloptank : minimum 3% dari daya angkut
muatan, bilamana kapal telah dilengkapi oleh SBT maka cukup 2%nya.
b. Proses kerja dari slopetank :
3. Persyaratan perlengkapan dan peralatan pencegahan pencemaran minyak
a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan OFE itu ?
b. Jelaskan 4 sistim utama dari ODM lengkap dengan fungsi dari masing-masing
sistim.
Jawab :
a. OFE ialah (Oil Filtering Equipment) adalah alat-alat yg digunakan u/ menyaring
minyak dari kotoran-kotorannya
b. 4 sistem utama dari ODM & fungsinya masing2 :
- Oil content meter
- Flow meter
- Computing unit
- Suatu system pengendalian, alirang yg menggunakan katup penghenti aliran keluar
kapal (Overboard Valve Control System)
4. Persyaratan pembuangan minyak campuran air yang mengandung minyak dari
kapal.
a. Gambarkan dengan skets ringkas penataan pembuangan minyak dari kamar
mesin dengan menggunakan peralatan OWS dan ODM serta jelaskan proses
kerjanya.
b. Tuliskan kegiatan-kegiatan apa saja yang harus dicatat dalam oil record book part
II
Jawab :
a. Persyaratan minyak campuran air tdk lebih dari 15 ppm
b. Kegiatan2 yg harus dicatat dlm oil record book part II :
- Memuat (loading cargo)
- Bongkar (diseharging)
- Transfer minyak/tangki cargo
- Isi ballast ke cargo oil tank
- Tank cleaning termasuk COW
- Buang air dari sloptank
- Buang ballast kecuali SBT
- Pembuangan residu2 (sludge)
- Menutup kran setelah operasi pembuangan dari sloptank
- Pembuangan krn kecelakaan
ANT III PENCEGAHAN POLUSI WAKTU : 90 Menit
1. Dalam Annex dari Marpol 73/78, Jelaskan yang dimaksud dengan istilah di bawah
ini :
a. Segregated ballast tank
b. Harmful Substance

c. Clean Ballast
d. Special Area.
Jawab :
a. SBT : Tangki yg digunakan u/ ballast kapal dimana tangki tsb sama sekali terpisah
dari tangki muat x system bahan bakar
b. Harmful substance : Setiap bahan /zat apapun jika dimasukkan ked lm laut dpt
membahayakan keselamatan manusia, ekosistem laut.
c. Clean Ballast : Ballast dlm tangki yg sejak dimuat dgn minyak terakhir telah
dibersihkan, sehingga apabila dipompa ke laut tdk menimbulkan sisa-sisa
minyak/bila dibuang melalui Approves Discharge Monitoring tdk mengandung lebih
dari 15 ppm
d. Special area : Wilayah laut krn alas an teknis, sehubungan dgn oceanografi &
ekologi serta sifat khusus lalu lintasnya dlm hal pencegahan laut o/ minyak
2. Jelaskan kegiatan dan data-data apa saja yang dicatat dalam oil Record Book I
dan II.
Kegiatan-kegiatan & data-data yg dicatat dlm Oil Record book I & II :
* Oil Record Book I (kamar mesin) :
- Isi ballast kapal
- Membersihkan tangki-tangki bahan bakar
- Buang ballast / air cucian
- Pembuangan residu-residu minyak (lumpur)
- Pembuangan bilge kamar mesin
- Bunker & Lub Oil
- Pengumpulan/pembuangan oil residu (sludge)
- Pembuangan krn kecelakaan
* Oil Record II (ruang muatan)
- Loading & discharging
- Transfering minyak
- Isi ballast ke COT
- Tank cleaning termasuk COW
- Buang air dari slop tank
- Buang ballast kecuali dari SBT
- Pembuangan residu-residu (sludge)
- Menutup kran (value) setelah operasi pembuangan dr sloptank
- Pembuangan krn kecelakaan
3. a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan slop tank.
b. Berapa ukuran minimum slop tank untuk kapal tangki minyak.
Jawab :
a. Slop tank ialah tangki penampung minyak kotor hasil olahan OWS terhadap air,
bilge kamar mesin Kapasitas minimum sloptank : minimum 3% dari daya angkut
muatan, bilamana kapal telah dilengkapi oleh SBT maka cukup 2%nya.
b. Proses kerja dari slopetank :
4. a. Tuliskan peralatan dan sarana apa saja yang digunakan untuk melakukan
penanggulangan pencemaran laut ( minimal 10 )
b. Jelaskan apa saja penyebab terjadinya pencemaran laut dan dampak apa saja
yang diakibatkan oleh pencemaran laut tersebut.
Jawab :
a. Peralatan & asrana yg digunakan utk melakukan penanggulangan pencemaran
laut : (Min 10)

- Oil Boom - Sorbent


- ODS - Sarana Komunikasi
- Oil Skimmer - Saw Dast
- Oil Bag - Cotton Rag
- Spraying Unit - Portable Pump
b. Penyebab terjadinya pencemaran laut & dampaknya :
* Kegiatan pelayaran : bongkar muat, ballasting, painting, tank cleaning, bungkering
* Kegiatan pengeboran
* Kegiatan penyulingan (revinary)
* Kegiatan terminal /pelabuhan
Dampaknya :
- Kualitas lingkungan laut menurun
- Kerusakan ekosistem laut & lingkungannya, pariwisata laut dpt menimbulkan
korban jiwa
- Berpengaruh terhadap ekonomi pembangunan, politik
5. a. Hal-hal apa saja pada sertifikat IOPP yang dapat dibatalkan sehingga kapal
dicegah untuk melakukan pelayaran, jelaskan sebaik-baiknya.
b. Diperuntukan bagi kapal apakah sertifikat IOPP tersebut dan bagaimana
ketentuan untuk melakukan pelayaran, jelaskan sebaik-baiknya.
Jawab :
a. Hal-hal dlm sertifikat IOPP yg dpt dibatalkan sehingga kapal dpt dicegah u/
melakukan pelayaran :
* Sertifikat
* Jika ada perubahan dari peralatan & system tanpa persetujuan administrasi
* Jika intermediate survey, surveyor menyatakan tdl lg memenuhi persyaratan
regulation
* Tdk dilaksanakan intermediate survey dlm batas wkt yg ditentukan
b. IOPP diperuntukkan utk kapal tanker berukuran > 150 GT, utk kapal selain tanker
dgn ukuran > 400 GT terhitung 2 Oktober 1983
ANT IV PENCEGAHAN POLUSI
WAKTU : 90 Menit
1. Pada waktu kapal mengisi bahan bakar (Bunker), jelaskan apa yang dimaksud
dengan :
a. Team Bunkering.
b. Oil Record Book.
Jawab :
a. Team bunkering : Personil yg ditunjuk utk menangani & mengawasi serta
mengatesifikasi segala kegiatan pd saat bunker diatas kapal
b. Oil Record Book : Jurnal kegiatan-kegiatan mengangkut minyak yg hrs diisi pd
setipa kejadian, atas dasar tangki-tangki yg mencatat bongkar muat minyak,
bunkering, ballasting, etc
2. a. Kapal apa sajakah yang harus dilengkapi dengan tangki ballast terpisah
(Segregated Ballast Tank)?
b. Terangkan bedanya SBT tersebut dibanding dengan Dedicated Ballast Tank !
Jawab :
a. Kapal yg hrs dilengapi dgn SBT :
* Kapal tanker baru dgn ukuran 20.000 dwt ke atas
* Kapal tanker minyak dgn ukuran 40.000 dwt ke atas

b. Bedanya SBT dgn DBT :


* SBT tdk dpt / boleh diisi dgn muatan
* DBT diisi ditangki muatan yg dikorbankan u/ tolak krn bara tetapi tangki ini dpt diisi
muatan dgn menggunakan pompa-pompa muatan
3. a. Sebutkan daerah-daerah khusus sesuai Annex I MARPOL 73/78!
b. Jelaskan singkat maksud daerah khusus tersebut!
Jawab :
a. Daerah-daerah khusus sesuai annex 1 Marpol 73/78 : laut baltik, laut hitam,
daerah teluk, daerah laut tengah, daerah laut merah
b. Maksud daerah khusus : wilayah laut krn alas an teknis sehubungan dgn
oseanografi dan ekologi serta siaft-sifat khusus lalu lintasnya dlm hal pencegahan
pencemaran laut o/ minyak
4. a. Sebutkan tindakan pengawasan terhadap pengoperasian kapal pengangkut zat
cair beracun katagori A!
b. Kapal-kapal apa yang harus mempunyai Garbage Management Plan ?
Jawab :
a. Tindakan pengawasan terhdp pengoperasian kapal pengangkut zat cair beracun
kategori A :
b. Garbage management plan kapal-kapal yg hrs mempunyai : kapal ukuran 400
GT & membawa 15 orang
5. Terangkan gunanya peralatan berikut ini di kapal, kaitannya dengan pencegahan
polusi:
a. Incinerator.
b. Slop Tank.
c. Oily Water Separator.

KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI


1. Pedoman Magnet
a. Terangkan apa yang dimaksud dengan rumus berikut ini (hukum coloumb) K =
(m1 x m2) / R2 :Jawab :
Besarnya kekuatan gaya tarik tolak antara dua buah magnit batang yang berbeda,
berbanding lurus dengan hasil kali kekuatan magnit kedua kutub yang bersangkutan
dan berbanding terbalik dengan jarak antara kutub-kutub pangkat dua (Hukum
Coulomb).
b. Bagaimanakah syarat-syarat piringan pedoman yang baik :Jawab :
Syarat-syarat piringan pedoman yang baik:
1. Harus ringan, sungkup piringan pedoman bagian bawahnya harus licin.
2. Tidak memiliki kesalahan kolimasi
3. Pembagian derajat harus jelas sehingga mudah dibaca dan dibuat secara teratur
4. Besarnya piringan pedoman harus seimbang dengan besarnya ketel pedoman
5. Piringan pedoman harus tenang
6. Piringan pedoman harus peka
7. Waktu ayun piringan pedoman harus cukup besar yaitu minimum 14 detik agar
tidak terjadi sinkronisasi dengan olengan kapal
c. Bagaimanakah cara memeriksa kepekaan piringan pedoman magnet :Jawab :

Cara memeriksa kepekaan piringan pedoman adalah sebagai berikut :


1. Putar piringan pedoman ke kanan atau ke kiri 3o dari kedudukan seimbang/
tenang semula.
2. Lepaskan dan kemudian baca penyimpangan sudut pada sisi lainnya.
3. ulangi pekerjaan yang sama pada posisi lainnya.
4. Bila hasil penyimpangan pada kedua sisi sama atau selisih o saja, berarti
piringan pedoman cukup peka.
2. Dasar-dasar Menimbal Pedoman
a. Apakah yang dimaksud dengan magnetisme transient itu ?
Bagaimana sifatnya dan pengaruhnya serta bagaimana cara penimbalannya :
Jawab :
Magnetisme transient adalah magnetisme yang diinduksikan pada besi lunak
Sifatnya sekilas (cepat datang cepat hilang) pengaruhnya : Gaya berubah menurut
halauan kapal. Cara penimbalannya : batang flinders dan bola-bola (korektor D)
b. Dalam hal manakah full compensation harus dilakukan :
Jawab : Dalam hal :
- Pada saat kapal selesai dibangun (kapal baru) turun dari galangan / setelah
melakukan dock besar (special survey).
- Bila bangunan kapal bagian atas mengalami perubahan yang cukup besar,
misalnya : perubahan konstruksi batang pemuat, adanya pemasangan generator
darurat di atas deck, merubah kapal misalnya dari jenis Roro ke jenis Feeder
(container).
- Bila setelah sekian lama kapal tidak beroperasi.
- Setelah kapal mengalami kebakaran cukup besar.
c. Apakah yang dimaksud dengan Gaussin Error dan Bagaimana cara
menghilangkannya (menetralisir) : Jawab :
Gausine Error adalah perubahan nilai deviasi yang terjadi karena kapal merubah
halauan. Hal ini terjadi karena pada saat kapal merubah halauan terjadi pusaran
arus medan magnet disekitar pedoman sehingga mempengaruhi magnetisme
transient disekitarnya. Pengaruh ini dapat dinetralisir dengan jalan cara penimbalan
ulang yaitu dengan batang flinders dan bola-bola.
3. Pedoman Gasing
a. Pada pedoman-pedoman modern umumnya menggunakan sistem pengendalian
Botton Heacy Control apa kelebihan sistem ini dibanding dengan sistem Top Heavy
Control :
Kelebihan system ini dibanding dengan Top Heavy Control adalah :
1. Tidak terjadi kesalahan lintang
2. Hanya ada koreksi kecepatan dan halauan
b. Kesalahan-kesalahan apa sajakah yang mungkin terjadi pada Pedoman Gasing :
Kesalahan yang mungkin terjadi :
1. Kesalahan Halauan dan kecepatan
2. Kesalahan pedoman/kesalahan lintang
3. Kesalahan Balistik

4. Kesalahan Ayunan
5. Kesalahan Konstan
c. Bagaimana persyaratan tentang gyrocompass bagi kapal-kapal menurut Solas
1974 :
- Persyaratan yaitu : Bahwa kapal yang emmpunyai GRT 1.600 T dan berlayar
dengan route internasional, di samping dilengkapi dengan peroman Gyro Compass.
4. a. Sistem apakah yang dipakai untuk merubah edaran lingkaran (dari proses
pasing) menjadi edaran elips di angkasa :
Sistem yang dipakai adalah sistem gerakan-gerakan bebas 1 terbatas sehingga
timbul presisi dan edaran berupa ellips.
b. Jawablah pertanyaan yang sama untuk merubah edaran elips menjadi edaran
spiral:
Menggunakan system peredam

KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI 2


1. a. Dalam ptongan/bagian manakah batang plinders itu disediakan?
Jawab :
b. Berapakah ketinggian dari ujung atasnya terhadap letak sistem jarum kompas?
Jawab :
Tidak lebih dekat dari dau kali panjangnya sendiri terhadap susunan jarum pedoman
untuk alasan dan maksud yang sama, setidaknya harus lebih dari 40 cm.
c. Untuk kapal manakah batang plinders tidak perlu dipasang?
Jawab :
2. a. Koefisien Deviasi manakah yang tidak ditimbal dan mengapa demikian?
Jawab :
Yang tidak ditimbal yaitu Magnetisme Remanen, karena bersifat sementara (lambat
datang/lambat hilang)
b. Sebutkan berbagai sebab yang non-magnetis dari koefisien Dev. A?
Jawab :
Sebab-sebabnya salah kolimasi :
- Jika garis layar tidak tepat menunjuk garis membujur kapal (tidak terletak dibidang
lonas)
- Jika kapal berputar/swinging terlalu cepat
- Jika pelurus yang dipakai dalam penentuan deviasi garis U/S mawarnya tidak
sejajar dengan garis lonas.
3. Bagaimanakah kita menimbal koefisien c secara teknis operasional?
Jawab :
1. HP = 0 (sementara)
2. Bm rambu = 060

Bp rambu = 070 Deviasi = -10


1. Hm = 000 (U Magn)
Deviasi = -10
Hp = -10
Jadi halauankapal diputar 1 ke kanan sehingga menunjuk 010, artinya Hm = 36 ( U
Magn)
2. Pasanglah koreksi 0 yang akanmemutar pedoman 10 ke kanan untuk
menghilangkan deviasi sehingga :
Hp menunjuk 010 10 = 000 maka deviasi = nol
Gambar :
Hp = 180
Bm rambu = 060
Bp rambu = 048 Deviasi = + 12
3. Hm = 180
Deviasi = + 12 Hp = 168
Jadi halauan kapal dioputar 12 ke kiri hingga menunjuk 168 artinya Hm = 180 (S
Magn)
4. Jauhkan korektor Q hingga menjadi x 12 = 6 artinya mawar pedoman diputar
60 ke kiri, sehingga Hp menunjuk 168 + 6 = 174 maka koefisien c = nol.
4. a. Apakah kerugian dari pemakaian nilai deviasi yang terlampau besar?
Pemeriksaan terhadap apakah yang kita lakikan, sebelum mulai menimbal kompas?
Jawab :
- Deviasi berubah cepat pada perubahan halauan mawar kadang-kadang menjadi
tidak tenang dan kadang-kadang lamban sehingga berlayar dalam perairan sempit
menjadi sulit karenanya.
- Mudah terjadi kekeliruan, apabila berlayar di bawah pandu.
- Deviasi yang besar mengakibatkan perubahan besar dalam gaya pengaruh,
sehingga pada halauan-halauan yang tertentu mawar menjadi terlampau lamban.
- Jika simpangan sangat besar, maka pada waktu kapal oleh mawar menjadi tidak
tenang.
b. Mengapa pengaruh magnetisme remanen tidak dapat ditimbal? Dan apakah
kewajiban kita/konsekuensinya dalam masalah ini?
Pada halauan mana timbulnya magnetisme remanen paling kuat?
Jawab :
- Kutub magnetisme remanen yang terjadi pad halauan timur dan barat terletak lebih
dekat pada pedoman, sehingga ia menimbulkan deviasi yang terbesar.
- Pendahuluan, dalam mana magnetisme remanen timbul dan halauan yang berada
180 derajat dengannya tidak menyebabkan deviasi.
- Pada halauan yang berada 90 derajat semula halauan akan menimbulkan

penyimpangan maksimum.
- Jika kapal merubah halauan ke kanan, maka pada halauan baru akan timbul
deviasi ke kiri dan sebaliknya.
5. Bagaimanakah sebuah Free Gyroscpe dapat dijadikan instrumen untuk
menentukan arah-arah di laut? (ingat proses perubahan bentuk edaran poros gasing
dan sistem yang diterapkan).
Jawab :
- Inertia adalah sesuatu gaya yang dimiliki oleh suatu/sebuah gasing yang berputar
untuk mempertahankan kedudukannya terhadap angkasa.
- Precession adalah penyimpangan sudut yang terjadi/terbentuk antara permukaan
bumi dengan poros gyroscope dalam arah vertikal dari permukaan bumi.
- Tilting adalah perubahan sudut yang terjadi/berbentuk antara permukaan bumi
dengan poros Gyroscope dalam arah vertikal, yang disebabkan oleh adanya
komponen horisontal dari permukaan bumi.
- Drifting adalah perubahan sudut yang terbentuk/terjadinya antara garis meridian
bumi dengan poros Gyroscope dalam arah horisontal yang disebabkan oleh adanya
komponen vertikal dari permukaan bumi.
6. Pada halauan-halauan mana
- Kesalahan balastik = nol
- Kesalahan ayunan = maks
(penjelasan dengan gambar sederhana)
Jawab :
- Kesalahan balastik
Halauan T dan B kesalahan = nol
Halauan U dan S kesalahan = maksimum
- Kesalahan ayunan
Halauan T/B kesalahan = maksimum
HalauanU/S kesalahan = nol
Gambar :
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI
1. Jelaskan bagaimanakah kapal mulai memperoleh medan magnet yang permanen
(3 jawaban)?
Jawab :
1. Berlayar dalam waktu lama dengan halauan tetap.
2. Pada saat merubah halauan
3. Pada saat pembuatan/pembangunan di atas dock
2. Jelaskan mengapa koef A dan E tidak ditimbal pada kapal niaga umumnya!
Sebutkan sebab-sebab yang non magnetik dari koefisien A (4 jawaban)
Jawab :
1. Salah kolimasi
2. Jika garis layar tidak tepat menunjuk garis membujur kapal (tidak terletak dibidang

lunas).
3. Jika kapal berputar/swinging terlalu cepat
4. Jika pelorus yang dipakai dalam penentuan deviasi garis U/S mawarnya tidak
sejajar dengan garis lurus.
3. Jelaskan tentang urutan pemasangan korektor-korektor pada proses penimbalan
kompas (swinging ship) menurut Hm yang dikemudikan mengapa kita harus
bertindak demikian?
Jawab :
I. Menurut urutan yang terpenting :
a. Korektor P/B
b. Korektor Q/C
c. Korektor R/J
d. Batang flinders
e. Bola/bola/Korektor D
Keterangan :
Biru : batang besi magnet
Merah : batang besi lunak
II. Menurut urutan pemasangan :
a. Batang flinders
b. Bola-bola/Korektor D
c. Korektor R/J
d. Korektor P/B
e. Korektor Q/C
Keterangan :
Biru : batang besi magnet
Merah : batang besi lunak
- Taruh kira-kira flinder bar koreksi R/J pada halauan timur dan barat magnetis
- Letakkan koreksi P/B pada halauan timur magnetis
4. Apakah yang harus diperhatikan pada pemasangan korektor-korektor dan
magnet? Berapa jauhnya dari letak kompas dan mengapa demikian?
(Gambarkan)!
Untuk kapal manakah pemasangan batang flinders tidak diperlukan? Apa
alasannya?
Jawab :
- Yang harus diperhatikan pada saat pemasangan korektor magnit.
Urutan I : Korektor besi lunak :
a. batang flinders ditempatkan did alam tabung kuningan, biasanya disisi depan
rumah pedoman.
b. Bola-bola besi lunak :Ditempatkan sedemikian sehingga titik-titik pusatnya
terletak dalam bidang horisontal yang sama serta melalui susunan jarum siku-siku
dan persyaratan tersebut di atas.

- Urutan II : Magnet-magnet senget


Dipasang arah tegak lurus pada geladak, tepat di bawah pertengahan
- Urutan III : Magnet horisontal
a. Korektor P (membujur)
Ditempatkan sedemikian rupa sehingga porosnya mengarah membujur kapal
danhorisontal, titik pusatnya harus terletak pada bidang vertikal/melintang melalui
titik pusat susunan jarum.
b. Korektor Q (melintang)
Penempatannya di belakang korektor membujur ialah pos yang terjauh terhadap
sesuatu korektor besi lunak yang diinduksikan.
- Berapa jarak jauhnya dari kompas?
Jawab :
Yaitu berada tidak lebih dekat dari dua kali panjangnya sendiri terhadap susunan
jarum pedoman untuk alasan dan maksud yang sama, setidaknya harus lebih dari
40 cm
- Batang flinder tidak diperlukan untuk jenis kapal.
Gambar :
5. Jelaskan tentang proses yang ditempuh oleh Gyroscope (bebas) sehingga
menjadi alat untuk menentukan arah-arah (kompas Gyro) sehubungan dengan
perubahan bentuk edaran ujung poros gasing di angkasa.
Jawab :
Cara Gyroscope dapat digunakan di kapal yaitu dengan cara menghubungkan
(mengkombinasikan) sifat-sifat Gyroscpe dengan sifat-sifat bumi yaitu dengan
menggunakan prinsip tersebut dipasanglah bejana air raksa pada semiputar dengan
arah tegak lurus mendatar terhadap rol Gyroscope oleh karena pengaruh senget
pada waktu bumi berotasi maka pembagian air raksa tiap-tiap bejana menjadi tidak
merata sehingga menimbulkan procasi vertikal, gaya procasi inilah yang
menarahkan Gyroscope menunjukkan ke arah meridian bumi.
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI

1. Tuliskan urutan pemasangan kelima alat penimbal/korektor dalam proses


penimbalan kompas (order of placing) Jawab :
Urutan I : Korektor besi lunak
a. Batang flinders
Ditempatkan dalam tabung kuningan, biasanya disisi depan dari rumah pedoman
b. Bola-bola besi lunak
Ditempatkan sehingga titik-titik pusatnya terletak dalam bidang horisontal yang
sama serta melalui susunan jarum siku-siku dengan persyaratan tersebut di atas.
Urutan II : Magnet-magnet senget
Dipasang arah tegak lurus pad geladak, tepat di bawah pertengahan.
Urutan III : Magnet-magnet horisontal
a. Korektor P (membujur)

Ditempatkan sedemikian sehingga porosnya mengarah membujur kapal dan


horisontal, titik pusatnya harus terletak pada bidang vertikal
b. Korektor Q (melintang)
Ditempatkan dibelakang korektor membujur, ialah posisi terjauh terhadap sesuatu
korektor besi lunak yang diinduksikan.
2. Selama pelayaran, Devisi harus diperiksa kembali. Apa alasannya? Pengaruh gaya
magnetisme mana yang bekerja dinisi (penjelasan secukupnya dengan gambar)
Jawab :
Alasannya karena : dalam besi-besi kapal terdapat magnetik permanen, remanen
dan transient. Pada magnetik remanen mempunyai sifat lambat datang lambat
hilang, maka setiap perubahan halauan harus diperiksa kembali.
Gambar :
3. a. Jelaskan perbedaan antara Retentive Error (RE) dan Gausine Error (GE).
b. Jelaskan persamaan antara GE dan RE!
Jawab :
a. Perbedaan antara Retentive Error dan Gausine Error :
- Retentive Error : terjadi pada waktu kapal sedang mengemudikan halauan yang
tetap sama dan kemudian mengubah halauan ke kiri/kanan.
- Gaussine Error : terjadi selama putaran itu berlangsung (swinging kapal) deviasideviasi ini timbul tapi sesuai putaran deviasi tersebut akan hilang.
b. Persamaan GE dan RE adalah :
4. Dalam pembuatan daftar deviasi oleh azimuth/baringan sejati , dipilih saatsaat dekat terbit/terbenam. Apa alasannya (jelaskan secukupnya dengan
gambar)!
Jawab :
Alasannya karena : pada saat dekat terbit/terbenam, posisi berada pada
cakrawala/arah horisontal sehingga lebih mudah untuk dibaring untuk
mendapatkan baringan pedoman, sehingga untuk mendapatkan nilai deviasi adalah
dengan cara :
BS BP = ST
ST Variasi di peta = deviasi
Jadi untuk mendaptkan nilai deviasi :
BS = .
BP = . ST = .
Var = . Dev = .
5. Dari sudut pandang teori bagaimana letak batang-batang magnet penimbal
terhadap letak kompas dikapal? Berapa jauh pling efektif) dari/letak kompas?
(Penjalasan dengan gambar)

Jawab :
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI

1. a. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi sifat-sifat Gyroscpe?


b. Bagiamana cara memanfaatkan Gyroscope agar dapat dipergunakan sebagai
pedoman (Gyroscope)
Jawab :
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat-sifat Gyroscope adalah :
- Perputaran bumi pada porosnya (rotasi)
- Pengaruh gaya kapal dari luar, karena akiat perputaran gasing yang sangat cepat.
b. Agar Gyroscope dapat dipergunakan sebagai pedoman (Gyroscope) adalah
dengan cara mengkombinasi dari :
- Sifat-sifat Gyroscope yaitu Inertia dan Presisi
- Rotasi rumi dan hukum gaya berat
2. a. Kesalahan-kesalahan apa saja yang mungkin terjadi pada Gyroscope Compass?
b. Jelaskan secara singkat masing-masing kesalahan tersebut (penyebab dan cara
mengatasinya)
Jawab :
a. Kesalahan-kesalahan pada peroman Gyro :
1. Kesalahan halauan dan kecepatan
2. Kesalahan perekonomian (kesalahan lintang)
3. Kesalahan Balistik
4. Kesalahan Ayunan (Olengan)
5. Kesalahan Konstant
b. Penyebab dan cara mengaasi kesalahan-kesalahan pad pedoman Gyro :
1. Kesalahan halauan dan kecepatan penyebabnya adalah karena perbedaan:
- Lintang pemilik
- Halauan
- Kecepatan kapal
Cara mengatasinya yaitu dengan :
- Menghitung kesalahan dalam derajat dengan rumus :
do = -0,0637 V Cas H sec lt
- Dengan Semi Automatic Corrector
Yaitu pada pedoman induk gasing (Master Gyro Compass) sperry koreksi halauan
dan kecepatan dapt dilakukan dengan cara mengatur Semi Automatic Corrector
Device. (Atur tombol kecepatan kapal dan sesuaikan dengan lintang dimana kapal
berada).
2. Kesalahan peredaman (kesalahan lintang)
Kesalahan ini tergantung pada lintang pemilik dimana kesalahan ini nilainya tetap
untuk semua halauan. Di katulistiwa kesalahan lintang = nol dan terus bertambah
sesui dengan tinggi lintang.
Cara mengatasinya yaitu dengan memutar tombol Semi Automatic Corrector sekrup
kedua dan diatur sesuai lintang dimana kapal berada.

3. Kesalahan Balistik
Kesalahan ini disebabkan oleh adanya percepatan dan percepatan terjadi karena
adanya perubahan kecepatan cara menghilangkan kesalahan balistik :
a. Gyroscope digatung pada horisontal axis
b. Gyroscope dibalance sehingga semua berat simetri. Jika terjadi ayunan tidak
akan terjadi/timbul gaya sentrifugal.
4. Kesalahan Ayunan (Olengan)
Kesalahan ini disebabkan oleh adanya halauan.
Cara mencegah kesalahan ayunan :
a. Sensitive element (gasing dan lain-lain) harus dibalance.
b. Pipa penghubung antara bejana air raksa dipersempit.
c. Di atas bejana dilengkapi dengan pemberat.
d. Sisir yang berbentuuk lengkung dipasang pad spider element (roll dan pitch
damper).
e. Spider digantungkan dengan silinder minyak memakai torak.
5. Kesalahan Konstant
Kesalahan ini disebabkan oleh kesalahan pada waktu merakit pesawat.
Dan cara menghilangkan kesalahan konstant yaitu dengan menggeser plot garis
layar. Sekrup pada lubber ring dibuka, pelat garis layar digeser sesuai kesalahan
konsant.
3. a. Jelaskan tentang kedudukan dan letak magnet-magnet penimbal/korektor,
serta jaraknya terhadap letak kompas (Gambarkan secara teori)
b. Kapan timbulnya kesalahan Gaussin dan bagaimana kita dapat mencegahnya.
Jawab :
a. Kedudukan dan letak magnet-magnet penimbal/korektor :
1. Korektor besi lunak :
a. Batang flinders
Ditempatkan di dalam tabung kuningan, biasanya disisi depan dari rumah
pedoman.
b. Bola-bola besi lunak
Ditempatkan sedemikian sehingga titik-titik pusatnya terletak dalam bidang
horisontal yang sama serta melalui susunan jarum siku-siku dengan persyaratan
tersebut di atas.
2. Magnet-magnet horisontal
Dipasang arah tegak lurus pada geladak tepat di bawah pertengah
3. Magnet-magnet horisontal
a. Korektor P (membujur)
Ditempatkan sedemikian sehingga porosnya mengarah membujur kapal dan
horisontal, titik pusatnya harus terletak pada bidang vertikal/melintang melalui
titik pusat susunan jarum.
b. Koretor Q (melintang)
Ditempatkan dibelakang korektor membujur ialah posisi yang terjauh terhadap
sesuatu korektor besi lunak yang diinduksikan.

Dan jaraknya terhadap letak jarum kompas adalah berada tidak lebih dekat dari
dua kali panjangnya sendiri terhadap susunan jarum pedoman untuk alasan dan
meaksud yang sama, setidaknya harus lebih dari 40 cm.
b. Gaussin Error : terjadi/timbul selama putaran itu berlangsung (swinging kapal),
deviasi-deviasi ini timbul tetapi sesuai putaran deviasi tersebut akan hilang.
Cara mencegahnya :
- Kapal harus steady kurang lebih selama 2 menit pada halauan tertentu pada saat
penimbalan.
- Meletakkan kumparan kawat tembaga yang diakhiri dengan kekuatan listrik
tertentu yang diletakkan di bagian luar rumah pedoman pada kedudukan lebih ke
bawah dari magnet batang pedoman (Degaussing Coils).
4. a. Tergantung dari apakah kekuatan medan dari magnetisme renamen itu?
b. Pada perubahan ahalauan mana ia menimbulkan penyimpangan (deviasi)
maksimum? Kapan ia menimbulkan deviasi (+) dan kapan deviasi (-)?
Jawab :
a. Kekuatan medan magnet renamen tergantung dari :
- Lamanya halauan yang tetap
- Anggukan dan getaran
- Pembagian dan keadaan besi terhadap letak pedoman
- Lintang tempat kapal (terkuat pada lintang rendah
- Halauan (terkuat pada/dekat timur/barat)
b. Magnetik renamen akan menimbulkan deviasi (+) dan deviasi (-) yaitu jika kapal
merubah halauan ke kanan, maka pada halauan baru akan timbul deviasi ke kiri
(dan sebaliknya)
5. a. Terangkan cara merubah dar pengemudian tangan ke auto
b. jelaskan mengapa pada cuaca buruk saat kapal berlayar, kemudi tidak boleh
menggunakan sistem pengemudian otomatis?
Jawab :
a. Cara merubah dari pengemudian tangan ke auto :
- Arahkan halauan kapal sesuai dengan halauan yang dikemudikan kapal.
- Setting lintang pada Master Gyro sesuai dengan lintang saat itu.
- Setting kecepatan pada Master Gyro sesuai dengan kecepatan kapal saat itu.
- Setting skala Beafort pada Auto Pilot sesuai dengan kondisi laut saat itu.
- Setelah itu pindahkan tombol dari kemudi tangan (hand) ke kemudi otomatis
(auto).
Maka kapal akan dikemudikan secara otomatis oleh sistem pengemudian Auto Pilot.
b. Pada cuaca buruk saat berlayar, pengemudian otomatis tidak boleh digunkan,
karena : pada rangkaian sistem Auto Pilot rangkaiannya sangat peka terhadap
temperatur (kemampuan/ ketahanan), dan menggunakan potensiometer, artinya
bola bekerja secara simultan, gesekan yang terjadi akan menimbulkan panas, dan
akan memudahkan aus pad komponen tersebut. Di samping itu pengemudian
otomatis gerakannya sangat lamban untuk kembali ke kedudukannya semula bila

ada pengaruh gaya-gaya dari luar, bilamana pengaruh gaya dari luar sangat besar
secara beruntun maka akan sangat membahayakan kondisi/stabilitas kapal.
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI

1. Gambaran apakah yang diberikan dalam bentuk Rumus Poison?


Jawab :
Untuk kapal yang duduk tegak dan pembagian simetris dari besi-besi kapal
terhadap pedoman, maka parameter b, d, f dan h adalah nol (0)
2. a Memperhatikan bentuk rumus deviasi umum, komponen manakah yang
memberikan deviasi yang berubah dan yang tidak berubah, menurut tempatnya di
bumi/lintang magnetik.
Jawab :
b. Koefisien A dan E tidak ditimbal karena merupakan magnetisme remanen yang
mana bersifat sementara (lambat datang lambat hilang).
Jawab :
3. Dalam rangka penentuan deviasi oleh baringan benda jauh, bagaimana kita
dapat menentukan nilai arah magnetiknya jika :
a. Posisi kapal telah diketahui
b. Posisi kapal tidak diketahui
Jawab :
a. Untuk posisi kapal telah diketahui yaitu dengan rumus :
Variasi =
Contoh dengan melakukan observasi : yang dapat diuraikan :
1. Metode untuk mendapatkan variasi
Observe dilakukan dengan pedoman standart pada 8 atau 16 halauan/mata angin :
kapal ditahan (stendy) untk paling sedikit 4 menit pada setiap halauan, sedangkan
baringan dimbil terhadap matahari atau benda angkasa lain atau benda jauh.
2. Jika azimuth telah dihitung, selisih atau Bs dan Bp akan memberikan sembir
(Compass Error) jadi nilai rata-rata dari sembir akan memberikan nilai-nilai
bervariasi.
b. Untuk posisi kapal tidak diketahui :
Yaitu dengan menggunakan rumus:
Bm =
Contoh : nilai rata-rata baringan pedoman membersihkan nilai yang kemudian
dijabarkan pad setiap Bp guna mendapatkan deviasi untuk masing-masing Hp.
4. a. Urutan pemasangan alat-alat penimbal/korektor dan tepatnya letaknya
masing-masing adalah :
Jawab :
Urutan I : Korektor besi lunak
a) Batang flinders ditempatkan di dalam tabung kuningan, biasanya disisi depan
dari rumah pedoman

b) Bola-bola besi lunak ditempatkan sedemikian sehingga titik-titik pusatnya


terletak dalam bidang horisontal yang sama serta melalui susunan jarum siku-siku
dengan persyaratan tersebut di atas.
Urutan II : Magnet-magnet Senget :
Di pasang arah tegak lurus pada geladak, tepat di bawah pertengahan.
Urutan III : Magnet-magnet Horisontal :
a) Korektor P (melintang)
Ditempatkan sedemikian sehingga porosnya mengarah membujur kapal dan
horisontal, titik pusatnya harus terletak pada bidang vertikal/ melintang melalui
titik pusat susunan jarum.
b) Korektor Q (melintang)
Ditempatkan dibelakang korektor membujur ialah posisi yang terjauh terhadap
sesuatu korektor besi lunak yang diinduksikan.
b. Jarak terhadap letak jarum kompas, bagi korektor yang berupa besi mgnetik ialah : Yakni
berada tidak lebih dekat dari dua kali panjangnya sendiri terhadap susunan jarum pedoman
untuk alasan dan maksud yang sama, setidaknya harus lebih dari 40 cm.

5. Pada tahap terakhir ujung poros gasing akan berhenti menunjuk ke titik mana
(di angkasa) dil lintang utara?
Jawab :
Ujung poros gasing berhenti di sebelah timur derajat.
6. Gaya-gaya apakah yang bekerja pada kedudukan titik itu (sebagai resultan)?
Penjelasan dengan gambar.
Jawab :
Gaya-gaya yang bekerja adalah = P; d; t; Ps.
Gambar :
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI

1. a. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi sifat-sifat Gyroscope?


Jawab :
1. Sifat-sifat Gyroscope yaitu inertia dan presasi
2. Rotasi bumi dan hukum gaya berat.
b. Bagaimana cara memanfaatkan Gyroscope agar dapat digunakan sebagai
pedoman (Gyro Compass)!
Jawab :
Cara Gyroscpe dapat digunakan sebagai pedoman di kapal yaitu dengan cara
menggabungkan (mengkombinasikan) sifat-sifat Gyroscope dengan sifat-sifat bumi
yaitu dengan menggunakan prinsip-prinsip tersebut dipasanglah bejana air raksa
pada sumbu putar dengan arah tegak lurus mendatar terhadap roda Gyroscope,
oleh karena pengaruh senget pada waktu bumi berotasi maka pembagian air raksa
pada tiap bejana menjadi tidak merata sehingga menimbulkan procasi vertikal,

gaya procasi inilah yang mengarahkan Gyroscope menunjukkan ke arah meridian


bumi.
2. Kesalahan-kesalahan apa saja yang mungkin terdapat pada Gyro Compass?
Jelaskan secara singkat masing-masing kesalahan tersebut (penyebab dan cara
mengatasinya).
Jawab :
- Kesalahan halauan dan kecepatan
- Kesalahan peredaman/kesalahan lintang
- Kesalahan Balistik
- Kesalahan Ayunan
- Kesalahan Konstan
- Kesalahan halauan dan kecepatan tergantung dari lintang pemilik, halauan dan
kecepatan kapal diebabkan pedoman Gyro di kapal mengikuti dua gerakan yaitu
rotasi bumi dan gerakan maju kapal.
- Kesalahan peredaman tergantung pada lintang pemilik dimana kesalahan itu
nilainya tetap untuk semua halauan.
- Kesalahan Balistik disebabkan adanya percepatan dari perubahan kecepatan
kapal. Cara menghilangkannya :
Gyro digantung pada horisontal axis
Gyroscope di balance sehingga semua berat simetri, jika ayunan tidakakantimbul
gaya sentrifugal
- Kesalahan ayunan tergantung pada halauan
- Kesalahan konstan terjadi pada waktu merakit pesawat untuk menghilangkannya
ialah konstan dengan menggeser pelat garis layar.
Penimbalan magnet :
3. a. Jelaskan apa tujuan dilakukannya penimbalan pedoman magnet di kapalkapal.
Jawab :
1. Membuat deviasi sekecil mungkin
2. Membuat perubahan deviasi pada perubahan-perubahan halauan agar terjadi
secara berangsur-angsur dan merata.
3. Sebanyak mungkin memperkuat gaya pengaruh dan disamakan pada semua
halauan.
b. Apakah kerugian-kerugian yang di dapat apabila devisi pedoman terlalu besar.
Jawab :
- Deviasi berubah cepat, pada perubahan halauan mawar kadang-kadang menjadi
tidak tenang dan kadang-kadang lamban sehingga berlayar dalam perahu sempit
menjadi sakit karenanya.
- Mudah terjadi kekeliruan, apabila berlayar dengan pandu.
- Deviasi yang besar mengakibatkan perubahan besar dalam gaya pengarah
sehingga pada halauan-halauan tertentu, mawar menjadi terlalu lamban.

- Jika simpangan sangat besar, maka pada waktu kapal asing mawar akan menjadi
tidak tenang.
4. Tuliskan rumus Poison dalam penimbalan pedoman magnet dan jelaskan
bagaimana rincian kerja rumus tersebut berkaitan dengan kepentingan penimbalan
pedoman magnet kapal.
Jawab :
x1 = x + P + ax + cV
y1 = Y + Q + eY
5. Jelaskan mengapa pada cuaca buruh saat kapal berlayar kemudi tidak boleh
menggunakan sistem pengemudian otomatis.
Jawab :
Pada rangkaian system Auto Pilot rangkaiannya sangat peka terhadap temperatur
(kemampuan/ ketahanan) dan menggunakan potensia metr, artinya boleh bekerja
secara simultan, gesekan yang terjadi akan menimbulkan panas dan memudahkan
aus daerah komponen tersebut.
Disamping hal tersebut di atas pengemudian secara otomatis gerakannya sangat
lamban untuk kembali di kedudukannya semula bila ada pengaruh gaya-gaya dari
luar, bilamana pengaruh dari luar sangat besar secara beruntun akan sangat
membahayakan stabilitas kapal.
KOMPAS KEMUDI

1. a. Faktor-faktor apa sajakah yang dapat mempengaruhi sifat Peka pada


piringan pedoman?
b. Bagaimana syarat-syarat ketel pedoman yang baik itu?
Jawab :
a. Sifat-sifat peka tergantung dari :
- Moment magnet yang besar yaitu panjang (a) magnet batang dan kekuatan kutubkutub magnetnya :
(K = m x a)
- Intensitas horisontalnya H = T x Cos i
- Lebih ringan lebih peka
- Ujung semat makin tajam makin peka
b. Syarat-syarat ketel pedoman yang baik :
- Tidak boleh mengandung magnet
- Pada saat kapal dalam keadan dian, tutup kaca bagian atas bening dan datar.
- Posisi ketel pedoman tidak boleh menyentuh bagian pedoman lain dalam setiap
keadaan apapun, agar setiap saat dapat mengayun dengan bebas.
- Semat atau pasak pedoman harus benar-benar terpasang certical di tengh ketel
pedoman
2. a. Yang tidak timbul : Magnetisme Remanan, karena bersifat sementara (lambat
datang lambat hilang)

b. Pengaruh ini timbul pada saat :


- Belayar dalam waktu lama dengan halauan tetap
- Pada saat merubah halauan
c. Konsekuensi/kesimpulan
Dengan merubah halauan kapal 360 deg untuk memperkecil deviasi.
3. Apakah yang dimaksud dengan istilah-istilah:
a. Inertia
b. Precession
c. Tilting
d. Drifting
Jawab :
a. Inertia adalah : suatu gaya yang dimiliki oleh suatu/sebuah gasing yang berputar
untuk mempertahankan kedudukannya terhadap angkasa.
b. Precessing adalah : penyimpangan atau perubahan kedudukan poros Gyroscope
yang disebabkan oleh pengaruh gaya (kopel) dari luar, dimana arah penyimpangan
tersebut tegak lurus terhadap gaya kopel yang mempengaruhinya.
c. Tilting adalah : perubahan sudut yang terjadi/terbentuk antara permukaan bumi
dengan poros Gyroscope dalam arah vertikal, yang disebabkan oleh adanya
komponen horisontal dari permukaan bumi.
d. Drifting adalah : perubahan sudut yang terbentuk/terjadi antara garis meridin
bumi dengan poros Gyroscope dalam arah horisontal yang disebabkan oleh adanya
komponen vertikal dari permukaan bumi.
4. Ditinjau dari konstruksinya, proses manakah yang ditempuh sebuh Gyroscope,
sehingga akhirnya dapat dipakai menjadi kompas/Gyro?
Jawab :
Cara Gyroscope dapat digunakan sebagai pedoman di kapal yaitu dengan cara
menggabungkan (mengkombinasi- kan sifat-sifat Gyroscope dengan sifat-sifat bumi
yaitu dengan menggunakan prinsip-prinsip tersebut dipasanglah bejana air raksa
pada sumbu putar dengan arah tegak lurus terhadap roda Gyroscope, oleh karena
pengaruh senget pada waktu bumi berotasi maka pembagian air raksa pada tiap
bejana menjadi tidak merata sehingga menimbulkan procasi vertikal, gaya procasi
inilah yang mengarahkan Gysorcope menunjukkan ke arah meridian bumi.
5. a. Jelaskan secara singkat prisip/teori yang dikembangkan dalam sistem kemudi
kapal secara otomatis (Auto Pilot).
b. Mengapa pada laut yang berombak tidak diperkenankan menggunakan kemudi
otomatis?
Jawab :
a. Prinsip/teori yang dikembangkan adalah :
Dengan memanfaatkan teori jembatan Wheatstone (Wheatstone Bridges) pada
rangkaiannya, dimna pada dasarnya adalah berawal pada Hukum Kirchoff tentang
arus listrik yang datang dari beberapa sumber dan melalui satu titik.

b. Karena : pada rangkaian system auto pilot rangkaiannya sangat peka terhadap
temperatur (kemampuan/ ketahanan) dan menggunakan potensiometer, artinya
akan menimbulkan panas dan memudahkan aus dari komponen tersebut. Di
samping hal tersebut di atas pengemudian secara otomatis gerakannya sangat
lamban untuk kembali ke kedudukannya semula bila ada pengaruh gaya-gaya dari
luar, bilamana pengaruh dari luar sangat besar secara beruntun akan sangat
membahayakan kondisi/stabilitas kapal.
1. a. Untuk kapal yang lebih kurang 10 tahun maksimum tiap-tiap 2 tahun di
dalam pengedokan
1. Peralatan mana yang akan dipelihara.
2. Metode/cara meakukan pekerjaan pemeliharaan dan berapa lamanya.
3. Suku Cadang material dan alat-alat kerja yang dibutuhkan dan kapan harus
tersedia.
4. Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan dan kapan harus
disediakan.
5. Jumlah dana yang diperlukan dan kapan harus disediakan.
6. Kapan dan berapa lama pekerjaan-pekerjaan dilakukan.
b. Kewajiban perusahaan yaitu mengenai keselamtan kapal karena kapal-kapal
tangki mudah terbakar sesuai dengan jenis muatannya, maka apabila ada pekerjan
panas (hotwork) harus diadakan tank cleaning free gas dan pembersihan sludge
yang mana harus dipersiapkan oleh perusahaan dalam pemindahan sludge material
dan perlengkapan dipersiapkan oleh perusahaan.
2. a. 1. Perencanaan
- Tanggal pelaksanaan perawatan geladak/ruang palka yang akan ditentukan sesuai
masa berlaku yang ada dalam catatan.
- Hal-hal yang direncanakan dengan cara item-item mana perawatan geladak/
ruang palka yang membutuhkan konsentrasi berat.
- Item-item yang masuk dalam klasifikasi dengan sejumlah item tambahan akan
masuk dalam perencanaan perawatan selama periode kapal naik dock.
- Diperlukan pertimbangan untuk item-item pendukung.
- Perencanaan yang dipersiapkan sesuai dengan standar perawatan kapal.
- Item-item yang tidak ada pada standar perawatan kapal dan perencanaan yang
telah sesuai akan dijalankan dengan mengikuti petunjuk dari pabrik pembuatnya.
- Periode untuk suatu perencanaanperawatan kapal direncanakan 2,5 tahun (30
tahun).
- Jatuh tempo survey-survey dari klasifikasi dan survey standatory akan dimasukan.
2. Persiapan Perbaikan
- Lokasi/tempat perawatan dan perbakan segera dibebankan dari hal-hal yang
tidak mendukung.
- Sarana dan prasarana pendukung/penunjang telah dipersiapkan sebelumnya
(maksud dan peralatan yang digunakan).

- Menjadikan alat-alat seperti (pelampung , rakit penolong dan pemadam


kebakaran yang dibutuhkan).
3. Perawatan
- Melaksanakan sistem perawatan berkala (setiap minggu atau bulan)
- Melakukan pemeriksaan dan pengecekan (visual).
- Melakukan dengan pergantian perbaikan, pengecatan dan pembersihan.
b. Di samping aspek keselamatan, biaya atau kerugian sebagai faktor ekonomi
penting yang begitu sensitif terhadap perbaikan dengan :
- Efisiensi dan klasifikasi awak kapal
- Asuransi
- Nilai modal
- Kepuasan
3. a. - Kurang sarana dan prasarana yang mendukung dalam perbaikan kapal
seperti : peralatan, suku cadang dan dana.
- Kurang terampilnya teknisi yang dipekerjakan.
- Hasiil yang diperoleh setelah diadakan survey dan pengetesan.
b. Proses terjadi karat pada baja
Proses ionisasi akibat perbedaan muatan listrik dan adanya zat
penghantar/elektrolit (air, udara lembab, dll) timbul arus listrik yang akan
mengalir dari anoda ke katoda.
Penanganannya adalah :
- Hammer dripping kepala tajam/ sealing mascrine
- Cuci dengan air tawar
- Disikat dengan sikat baja
- Cat meni/red lead 2x
- Finishing paint 2x
4. a. Pihak Dok
- Membicarakan kapal galangan pengawasan
- Tentukan pekerjaan-pekerjaan yang kritis
- Pasang/lengkapi dengan alat-alat komunikasi.
- Galangan sudah kontak Biro Klasifikasi dan yang terkait lainnya (kontraktor dan
pemberian jasa-jasa lain).
- Galangan siapkan alat pemadam kebakaran dan fasilitas yang diperlukan kapal
lainnya.
- Bila pekerjaan dimulai, rapat harian membicarakan permasalahan yang diikuti
(manajer proyek, pengawas, nahkoda/KKM, staf galangan) juga melapor
perkembangan pekerjaan.
b. Pihak Kapal
- Pembagian tanggung jawab pekerjaan.
- Merencanakan kegiatan.
- Siapkan daftar sertifikat yang sama expire dan yang akan diperpanjang.
- Menyeleksi pekerjaan yang akan dibatalkan atau kalau nanti akan ditambah.
- Siapkan gambar-gambar yang perlu, suku cadang yang akan digunakandan
peralatan khusus.

- Membebaskan ruang muatan dan membebaskan tangki yang akan diperiksa.


c. Pihak Pemilik
- Repair list final yang dikirim kapal.
- Melengkapi suku cadang dan peralatan yang dibutuhkan.
- Menghubungi Biro Klasifikasi dan jasa khusus lainnya.
- Pengawasan membicarakan perencanaan pekerjaan dengan galangan yang
terkait.
4. b. Uraian
Dock Apung Dock Gali
1. Biaya pembuatan
2. Biaya perawatan
3. Sifat bergerak
4. Mempersiapkan dock
5. Tahan angin dan ombak
6. Perbaikan
7. Pintu
8. Kedudukan
9. Daya tahan dock
10. Trim kapal masuk
11. Kapasitas tampung
12. Tek terhadap lunas kapal
13. Rel dan roda
14. Kekedapan
15. Kran yang digunakan Lebih murah
Lebih mahal Dapat berpindahLebih cepat
Berpengaruh

Dapat diganti
Tidak pakai pintu
Bisa sembarang tempat
Tidak tahan lama
Tidak perlu ovencool
Dapat diperbesar
Tak sama besar

Tidak pakai
Tidak perlu pintu KA.
Kran ringan Lebih mahal
Lebih mudah
Diam tetap
Lebih lambat

Tidak berpengaruh

Tidak dapat diganti


Pakai pintu
Tidak sembarang tempat
Tahan lama
Diusahakan ovencool
Tidak dapat diperbesar
Sama besar
Tidak pakai
Perlu pintu Ka
Kran berat

5. a. 1. Annual Survey : dilakukan dalam tenggang waktu 1 tahun, antara lain :


bulkheod 1 pintu KA, jangkar dan rantainya penataan lensa, baling-baling dan
poros baling.
2. Special Survey : dilaksanakan sesuai umur kapal, makin tua umur kapal makin
banyak dan intensif bagian kapal yang harus diperiksa, antara lain : double
bottom, polka (dalam), cargo tank, tangki dan caruk jangkar.
3. Continuous Survey : dilaksanakandlam tenggang waktu 4 tahun, antara lain :
instalasi mesin-mesin.
b. Untuk melapisi tangki ballast dan tangki air tawar digunakan portland cement,
karena ia mengandung tanah liat lebih banyak, sehingga bila kena air ia akan lebih
mengeras.
Menguji kebocoran :
- Tangki diisi air tawar dan dipress
- Dinding tangki ballasr dilhat dari luarnya (dari lunas lambung atau kompertement
yang berbatasan) dengan demikian masa kebocoran keke depan dai mashole dapat
diketahui.
6. - Batang flinders
- Bola/korektor D
- Korektor R/S
- Korektor P/B
- Korektor Q/C
Biru : btang besi magnet
Merah : batang besi lunak
4. a. Magnetisme Remanen karena bersifat sementara (lambat datang lambat
hilang)
5. Tidak dapat dipercaya karena : terlalu dekat dengan pedoman, sehingga ia
menimbulkan deviasi yang terbesar.

1. Halauan utara dan selatan


Alasannya :
Dibagian halauan utara sebelah bawah KU
Dibagian halauan utara sebelah atas KS
Dibagian halauan selatan sebelah atas KS
Dibagian halauan utara selatan sebelah bawah KS

ALAT NAVIGASI KAPAL dan ALAT KOMUNIKASI KAPAL

Alat Navigasi kapal merupakan suatu yang sangat penting dalam menentukan arah
kapal, Pada zaman dahulu kala Untuk menentukan arah kapal berlayar tidak jauh dari
benua atau daratan.
alat komunikasi kapal digunakan untuk berhubungan antara awak kapal yang beada
pada satu kapal, atau dapat di gunakan untuk komunikasi dengan kapal lain, dan atau
berkomunikasi dengan darat.
zaman dulu navigasi kapal atau arah tujuan kapal dilakukan dengan melihat posisi
benda-benda langit seperti matahari dan bintang-bintang dilangit, nah lho kira-kira
gimana ya klo langit langit mendung. pasti jadi susah menentukan arah tujuan kapal
untuk zaman sekarang lebih mudah dengan alat-alat navigasi kapal modern.
nah sekarang kapal cargo mau membahas tentang alat navigasi kapal, ini dia alat-alat
navigasi kapal :
1. MARINE RADAR Navigasi kapal
alat navigai Kapal laut modern sekarang dilengkapi dengan alat navigasi kapal berupa
marine radar untuk mendeteksi kapal lain, cuaca/ awan yang dihadapi di depan
sehingga bisa menghindar dari bahaya yang ada di depan kapal.
nah ini dia gambar marine radar kapal
..
ini lagi dia gambar marine radar alat navigasi kapal

RADAR merupakan singkatan dari radio detection and ranging (ini bahasa menurut
bahasa daerah saya).radar merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mendeteksi,
mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat dan hujan. Istilah
radar pertama kali digunakan pada tahun 1941, menggantikan istilah dari singkatan
Inggris RDF (Radio Directon Finding). Gelombang radio kuat dikirim dan sebuah
penerima mendengar gema yang kembali. Dengan menganalisa sinyal yang
dipantulkan, pemantul gema dapat ditentukan lokasinya dan kadang-kadang ditentukan
jenisnya. Walaupun sinyal yang diterima kecil, tapi radio sinyal dapat dengan mudah
dideteksi dan diperkuat.(alat navigasi kapal)
sebagai pelaut kita dapat mengubah kekuatan Gelombang radio radar yang diproduksi
dan mendeteksi gelombang yang lemah, dan kemudian diamplifikasi( diperkuat )
beberapa kali. Oleh karena itu radar digunakan untuk mendeteksi objek jarak jauh yang
tidak dapat dideteksi oleh suara atau cahaya. Penggunaan radar sangat luas, alat ini
bisa digunakan di bidang meteorologi, pengaturan lalu lintas udara, deteksi kecepatan
oleh polisi, dan terutama oleh militer.
Marine radar dengan Automatic Radar Plotting Aid (ARPA) kemampuan dapat membuat
trek menggunakan kontak radar. Sistem ini dapat menghitung saja tracking, kecepatan
dan titik terdekat pendekatan (CPA), sehingga tahu jika ada bahaya tabrakan dengan
kapal lain atau daratan.
alat navigasi kapal ARPA khusus memberikan presentasi dari situasi navigasi
kapal pada saat iitu dan dapat memprediksi navigasi atu ararah kapal beberapa saat
kemudian dengan menggunakan teknologi komputer. alat navigasi kapal ARPA dapat
memperhitungkan risiko tabrakan kapal, dan memungkinkan operator untuk melihat
manuver kapal.berikut ini adalah fungsi alat navigasi ARPA :
a. dapat menuntukan arah navigasi kapal dengan persentasi RADAR KAPAL
b. Otomatis akuisisi target akuisisi ditambah manual. Digital membaca target diakuisisi
yang menyediakan course kapal speed atau kecepatan kapal, range, bearing, closest
point of approach (CPA, and time to CPA (TCPA).
c. Kemampuan untuk menampilkan informasi tabrakan penilaian langsung pada PPI,
dengan menggunakan vektor (benar atau relatif) atau Prediksi grafis Luas Bahaya (PAD)
layar.

d. Kemampuan untuk melakukan manuver kapal, termasuk perubahan. Tentu saja,


perubahan kecepatan, dan tentu saja gabungan / perubahan kecepatan. Otomatis
stabilisasi tanah untuk keperluan navigasi.
e. ARPA proses informasi radar jauh lebih cepat dari radar konvensional namun masih
tunduk pada keterbatasan yang sama.
f. data ARPA seakurat data yang berasal dari input seperti giro dan log kecepatan kapal
.

2. NAVIGASI SATELIT KAPAL


Satelit alat navigasi kapal adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan
ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik kapal
dipermukaan bumi atau di lautan. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah
GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia. Bila pandangan
antara satelit navigasi kapal dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka dengan
sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi kapal di
suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata. Satelit mata-mata
adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan
militer atau mata-mata.
Salah satu perlengkapan modern untuk navigasi kapal adalah Global Positioning
Satelite/GPS kapal adalah perangkat yang dapat mengetahui posisi koordinat bumi
secara tepat yang dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit. Perangkat GPS
kapal modern menggunakan peta sehingga merupakan perangkat modern dalam
navigasi di darat, kapal di laut, sungai dan danau serta pesawat udara. kapal tanpa alat
navigasi gps bagaikan sayur tanpa garam..
ini dia gampar gps untuk alat navigasi kapal

maaf gambar diatas agak buram

3. PETA alat navigasi kapal


alat navigasi kapal yang ketiga adalah peta, peta merupakan perlengkapan utama
dalam pelayaran kapal bentuk dua dimensi (pada bidang datar) keseluruhan atau
sebagian dari permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan/skala tertentu.
atau dengan kata lain representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Ilmu yang
mempelajari pembuatan peta disebut kartografi.

a.Proyeksi peta menurut jenis bidang proyeksi dibedakan :


-Proyeksi bidang datar / Azimuthal / Zenithal
-Proyeksi Kerucut
-Proyeksi Silinder
b. Proyeksi peta menurut kedudukan bidang proyeksi dibedakan :
-Proyeksi normal
-Proyeksi miring
-Proyeksi transversal
c. Proyeksi peta menurut jenis unsur yang bebas distorsi dibedakan:
-Proyeksi conform, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya sudut
-Proyeksi equidistant, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya
panjang jarak

-Proyeksi equivalent, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya luas


suatu daerah pada bidang -lengkung

4. KOMPAS NAVIGASI KAPAL


alat navigasi kapal yang ke-4 adalah kompas, Kompas adalah alat navigasi kapal untuk
menentukan arah kapal berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas
menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas
memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi.
Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila
digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan, maka kompas akan lebih akurat
dalam menunjukkan arah. Alat ini membantu perkembangan perdagangan maritim
dengan membuat perjalanan jauh lebih aman dan efisien dibandingkan saat manusia
masih berpedoman pada kedudukan bintang untuk menentukan arah navigasi kapal.

keren ya gambar kompas diatas,hehehe...


Penemuan bahwa jarum magnetik selalu mengarah ke utara dan selatan terjadi di Cina
dan diuraikan dalam buku Loven Heng. Di abad kesembilan, orang Cina telah
mengembangkan kompas berupa jarum yang mengambang dan jarum yang
berputar.Pelaut Persia memperoleh kompas dari orang Cina dan kemudian
memperdagangkannya. Tetapi baru pada tahun 1877 orang Inggris, William Thomson,
1st Baron Kelvin(Lord Kelvin) membuat kompas yang dapat diterima oleh semua
negara. Dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang timbul dari deviasi magnetik
karena meningkatnya penggunaan besi dalam arsitektur kapal.
Berikut ini adalah arah mata angin yang dapat ditentukan kompas.
Utara (disingkat U atau N)
Barat (disingkat B atau W)
Timur (disingkat T atau E)
Selatan (disingkat S)
Barat laut (antara barat dan utara, disingkat NW)
Timur laut (antara timur dan utara, disingkat NE)
Barat daya (antara barat dan selatan, disingkat SW)

Tenggara (antara timur dan selatan, disingkat SE)


Alat apa pun yang memiliki batang atau jarum magnetis yang bebas bergerak menunjuk
arah utara magnetis dari magnetosfer sebuah planet sudah bisa dianggap sebagai
kompas. Kompas jam adalah kompas yang dilengkapi dengan jam matahari. Kompas
variasi adalah alat khusus berstruktur rapuh yang digunakan dengan cara mengamati
variasi pergerakan jarum. Girokompas digunakan untuk menentukan utara sejati.
Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir
yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi
magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut.menurut jenisnya
kompal sebagai alat navigasi kapal di bagi menjadi 2 yaitu, kompas analog dan digital
(silahkan langsung aja deh tanya mbah google).
nah ini di gambar kompas kapal

5. IRS alat navigasi kapal


alat navigasi kapal modern yang kelima adala IRS(Inertial Reference Sytem). IRS kapal
adalah perangkat yang dapat mengetahui posisi koordinat kapal berdasarkan efek
inertial. Tidak seperti GPS kapal perangkat IRS kapal tidak memerlukan stasiun
sehingga sangat cocok untuk digunakan di bumi maupun di ruang angkasa. Perangkat
IRS modern kapal menggunakan peta sehingga merupakan perangkat modern
sebagai alat navigasi kapal di laut, selain itu IRS juga bisa di gunakan sebagai alat
navigasi di darat , navigasi pesawat udara serta di ruang angkasa.
gambar perangkat IRS(Inertial Reference Sytem).

lihat gambar diatas membingungkan ya,gimana cara pasangx ya???


dari penjelasan diatas kapal cargo telah membahas tentang alat navigasi kapal, giliran
selanjutnya alat komunikasi kapal.

6. TELEGRAF alat komunikasi kapal

alat komunikasi kapal telegraf merupakan sebuah mesin untuk mengirim dan menerima
pesan pada jarak jauh kapal .mengunahkan Kode Morse dengan frekwensi gelobang
radio, kode morse adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan menggunakan
standard data pengiriman nada atau suara,cahaya dengan membedakan ketukan dash
dan dot dari pesan kalimat, kata,huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat
dikirimkan melalui peluit,bendera, cahaya, dan ketukan morse.

eh ternyata gambar telegraf kaya' itu ya bentuknya, jujur saya juga baru tau.
Pesan pada telegraf dikirimkan oleh operator telegraf (telegrapher) menggunakan kode
morse yang dikenal dengan nama telegram atau kabelgram, dan sering disingkat
dengan pesan kabel atau kawat. Sebelum telepon jarak jauh (interlokal) diperkenalkan
dan digunakan, telegram ini sangat terkenal pemakaiannya.
Kata telegraf yang sering didengar saat ini, secara umum merupakan telegraf elektrik.
Telegraf ditemukan oleh seorang warga Amerika Serikat bernama Samuel F.B. Morse
bersama dengan asistennya Alexander Bain.
7. Marine VHF radio (alat komunikasi kapal)
Marine VHF radio merupakan alat komunikasi kapal yang dipasang untuk memenuhi
tujuan komunikasi kapal yaitu memanggil tim penyelamat dan berkomunikasi dengan
pelabuhan, kunci, bridges and marines, dan marine vhf radio beroperasi di rentang
frekuensi VHF, antara 156-174 MHz. Walaupun secara luas alat komunikasi kapal
marine vhf radio digunakan untuk menghindari tabrakan, satu set marine vhf radio
adalah gabungan pemancar dan penerima dan hanya beroperasi pada standar,
frekuensi internasional dikenal sebagai salurannya.

Channel 16 (156.8 MHz) adalah panggilan internasional. Marine VHF radio kebanyakan
menggunakan "simplex" transmisi, dimana komunikasi hanya dapat terjadi dalam satu

arah pada satu waktu. Sebuah tombol transmisi pada set atau mikrofon menentukan
apakah itu beroperasi sebagai pemancar atau penerima. Mayoritas saluran,
bagaimanapun, adalah sisihkan untuk transmisi "duplex" saluran di mana komunikasi
dapat berlangsung dalam dua arah secara bersamaan [3]. Setiap saluran dupleks
memiliki dua penetapan frekuensi. Hal ini terutama karena, pada hari-hari sebelum
ponsel dan satcomms menjadi luas, saluran dupleks dapat digunakan untuk
menempatkan panggilan pada sistem telepon umum untuk biaya melalui operator laut.
Fasilitas ini masih tersedia di beberapa daerah, meskipun penggunaannya sebagian
besar telah mati. Di perairan AS, Marine VHF radio juga dapat menerima siaran radio
cuaca, di mana mereka yang tersedia, pada saluran, menerima hanya WX1 wx2, dll.
oke sekian dulu tulisan dari kapal cargo tentang alat navigasi kapal dan Alat komunikasi
kapal

GMDSS (GLOBAL MARITIME DISTRESS SAFETY SYSTEM)


GMDSS adalah suatu paket keselamatan yang disetujui secara internasional yang
terdiri dari prosedur keselamatan, jenis-jenis peralatan, protokol-protokol komunikasi
yang dipakai untuk meningkatkan keselamatan dam mempermudah saat
menyelamatkan kapal, perauh, ataupun pesawat terbang yang mengalami
kecelakaan.
GMDSS terdiri dari beberapa sistem, beberapa di antaranya baru tetapi kebanyakan
peralatan tersebut telah diterapkan selama bertahun-tahun. System tersebut
berfungsi untuk : bersiap-siaga (termasuk memantau posisi dari unit yang
mengalami kecelakaan), mengkoordinasikan Search and Rescue, mencari lokasi
(mengevakuasi korban untuk kembali ke daratan), menyiarkan informasi maritim
mengenai keselamatan, komunikasi umum, dan komunikasi antar kapal. Radio
komunikasi yang spesifik diperlukan sesuai dengan daerah operasi kapal, bukan
berdasarkan tonase kapal tersbut. System tersebut juga terdiri dari peralatan
pemancar sinyal berulang sebagai tanda bahaya, serta memiliki sumber power
daurat untuk menjalankan fungsinya.
Kapal-kapal yang berfungsi sebagai sarana rekreasi tidak memerlukan peralatan
yang sesuai dengan radio GMDSS, tetapi sangat disarankan memakai Radio VHF
Digital Selective Calling (DSC), begitu pula untuk sarana-sarana yang berkaitan
dengan offshore system dalam waktu dekat harus menggunakan peralatan
tersebut. Kapal-kapal di bawah 300 GT tidak termasuk dalam peraturan yang
mewajibkan pemakaian GMDSS. Kapal-kapal yang memiliki bobot mati antara 300500 GT disarankan tapi tidak diwajibkan untuk menggunakan GMDSS, namun
kapal-kapal di atas 500 GT sudah diharuskan menggunakan peralatan yang
mendukung GMDSS.
KOMPONEN-KOMPONEN GMDSS

Emergency Position-Indicating Radio Beacon (EPIRB)


Cospas-Sarsat adalah satelit internasional yang berfungsi sebagai basis SAR
System (SARS). Satelit ini didirikan oleh Kanada, Prancis, Amerika, dan Rusia.

Keempat Negara ini bergabung untuk mengembangkan EPIRB (yang berfrekuensi


406 Mhz) sebagai sebuah elemen dari GMDSS yang didesain untuk dapat
beroperasi dengan menggunakan sistem Cospas-Sarsat. Peralatan EPIRB yang
bekerja secara otomatis saat kapal mengalami kecelakaan ini (saat ini diharuskan
oleh SOLAS untuk dipakai pada semua kapal, baik kapal-kapal komersial maupun
kapal-kapal penumpang) didesain untuk mentransmisikan sinyalnya yang berisi data
indentifikasi registrasi sebuah kapal yang mengalami kecelakaan dan lokasi akurat
kapal tersebut ke Rescue Coordinaion Centre (RCC) terdekat. Desain terbaru
EPIRB saat ini terkoordinasi pula dengan system GPS, sehingga memungkinkan
bagi receiver (penerima sinyal) untuk dapat memastikan posisi kapal yang
mengalami kecelakaan dengan sangat akurat.

NAVTEX
Sistem Satelit yang dioperasikan oleh Inmarsat, yang berada di bawah kontrak
dengan IMSO (International Mobile Satellite Organization), juga merupakan elemen
penting dari system GMDSS. Empat jenis Inmarsat Ship Earth Station
Terminal(Terminal Stasiun Penerima Inmarsat di Bumi ) yang kompatibel dengan
GMDSS antara lain : Inmarsat versi A, B, C, dan F77
Inmarsat-A Versi pertama yang dioperasikan oleh Inmarsat, memiki fungsi
sebagai penerima sinyal mengenai informasi yang diperlukan oleh sistem GMDSS
melalui transmisi oleh satelit milik inmarsat. IMSO telah mengajukan pada IMO untuk
memperbarui Inmarsat-A dengan cara diganti dengan versi yang berteknologi lebih
modern dan segera menghentikan penggunaanya pada tanggal 31 Desember 2007.
Mulai saat itu, Inmarsat-A tidak digunakan lagi.
Inmarsat- B dan F 77 adalah versi penyempurnaan dari versi A, menyediakan
jaringan telepon, telex, high speed data service (termasuk distress priority telephone
dan telex service dari dan ke RCC) antara kapal ke bangunan lepas pantai, kapal ke
kapal, maupun bangunan lepas pantai ke kapal. Versi F77 merupakan versi yang
didesain untuk digunakan dengan Inmarsat-C karena kemampuan transmisi datanya
tidak memenuhi persyaratan GMDSS.
Inmarsat-C menyediakan fasilitas penyimpanan dan pengiriman data (store-andforward data), dan fasilitas e-mail dari kapal ke bangunan lepas pantai, bangunan
lepas pantai ke kapal, maupun dari kapal ke kapal. Inmarsat-C juga memiliki
kemampuan untuk mengirim distress signal (sinyal bahaya) yang terformat ke
sebuah RCC dan ke Inmarsat-C SafetyNET Service. Inmarsat-C SafetyNET Service
adalah sebuah satelit pemancar informasi keselamatan maritim dunia yang
memancarkan informasi peringatan mengenai cuaca buruk (badai maupun
gelombang tinggi) di laut, peringatan navigasi pada NAVAREA, peringatan radio
navigasi, peringatan laporan adanya bongkahan es dan peringatan-peringatan yang
dikeluarkan oleh USCG-Conducted International Ice Patrol, dan informasi-informasi
sejenis yang tidak tersedia pada NAVTEX. SafetyNET cara kerjanya mirip dengan
NAVTEX pada area di luar jangkauan NAVTEX. Peralatan Inmarsat-C relative lebih
ringan dan lebih murah dari pada Inmarsat-A, B, atau F77. Antena Terminal Stasiun
Penerima Inmarsat-C di bumi memiliki ukuran yang lebih kecil dibadingkan InmarsatA, B, dan F77. SOLAS saai ini menyaratkan Inmarsat-C untuk memiliki sebuah
penerima sinyal navigasi satelit yang terintergrasi, koneksi tersebut akan
memastikan informasi lokasi yang akurat untuk dikirim ke RCC apabila sinyal tanda

bahaya
(distress
signal)
dipancarkan
oleh
kapal
yang
mengalami
kecelakaan. Inmarsat juga mengoperasikan sistem EPIRB, yaitu Inmarsat-L, yang
mirip dengan system yang dioperasikan oleh ME2002 (Penyedia layanan lainnya) .
Gambar Cospas-Sarsat System Overview

High Frequency
Sebuah Sistem GMDSS juga memerlukan peralatan High Frequency (HF) Radio
Telepon dan Raio Telex (narrow-band direct printing), dengan panggilan yang dikirim
menggunakan DSC (Digital Selective Calling).

Search And Rescue Transponder (SART)


Instalasi GMDSS pada kapal memiliki satu atau lebih peralatan SART yang dipakai
untuk melacak lokasi dari survival craft atau kapal yang mengalami kecelakaan
dengan cara memancarkan sinyal berupa rangkaian titik pada layar radar kapalkapal SAR. Ketika terdeteksi oleh radar, SART akan memencarkan sinyal audio dan
visual. Jangkauan pendeteksian alat ini tergantung dari tinggi tiang radar kapal-kapal
SAR dan ketinggian SART, normalnya sekitar 15 km (8 nm). Catatan penting yang
harus diketahui adalah bahwa Marine Radar tidak bisa mendeteksi SART bahkan
pada jarak di atas apabila radar tersebut tidak disetting optimal untuk mendeteksi
SART.

Digital Selective Calling (DSC)


IMO mempekenalkan DSC dengan MF, HF, dan VHF Radio Maritim sebagai bagian
dari GMDSS. DSC Diprioritaskan untuk melacak panggilan radio telepon dan MF/HF
radio telex dari kapal ke kapal, kapal ke bangunan lepas pantai, dan bangunan lepas
pantai ke kapal. Panggilan DSC dapat pula dibut sebagai stasiun individu, stasiun
grup, atau seluruh stasiun dalam sekali jangkauan. Setiap kapal dan bangunan
lepas pantai yang dilengkapi dengan DSC memiliki 9-digit MMSI (Mobile Maritime
Service Identity). DSC distress alert yang terdiri dari pesan bahaya terformat, dipakai
untuk melacak komunikasi darurat antara kapal dan RCC. Pemakainan DSC
dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada operator radio pada anjungan
kapal untuk mengirimkan sinyal bahaya secara terus-menerus. IMO mensyaratkan
DSC untuk dilengkapi dengan MF/HF/ dan VHF Radio yang secara eksternal
terhubung dengan satelit penerima navigasi. Koneksi tersebut akan memastikan
lokasi akurat sinya bahaya terkirim ke RCC. VHF DSC juga memiliki kemampuan
lain di luar persyaratan GMDSS di atas. Pengawas Pelabuhan menggunakan sisten
ini untuk melacak kapal-kapal di Pince William Sound, Alaska, yakni sebuah Vessel
Traffic Service. IMO dan USCG juga merencanakan untuk mengharuskan kapalkapal untuk menyertakan sebuah Universal Shipborne Automatic Identification
System, yang kompatibel dengan DSC. Peralatan-peralatan komunikasi GMDSS
tidak hanya dipakai saat keadaan darurat saja. IMO mengizinkan para pelaut untuk
memakai peralatan tersebut secara rutin sebagai sarana telekomunikasi yang
menunjang keselamatan.

GMDSS SEA AREAS


Ada dua tujuan diadakannya GMDSS Sea Areas yaitu Untuk menjelaskan area di
mana layanan GMDSS tersedia dan untuk menjelaskan peralatan GMDSS apa saja
yang harus dibawa oleh kapal. Sebelum adanya GMDSS, Jumlah dan jenis
peralatan radio keselamatan kapal yang harus dibawa tergantung dari bobotmati

kapal tersebut. Dengan adanya GMDSS, jumlah dan jenis peralatan peralatan
tersebut diatur berdasarkan Area di mana kapal tersebut beroperasi. GMDSS Sea
Areas ditetapkan oleh pemerintah yang berdaulat di wilayahnya masingmasing. Sebagai tambahan dari peralatan yang ditulis pada bagian sebelumnya,
semua kapal-kapal di bawah regulasi GMDSS, harus membawa sebuah Satellite
EPIRB, sebuah NAVTEX Receiver (jika kapal tesebut beroperasi di daerah yang
terdapat layanan NAVTEX), sebuah Inmarsat-C SafetyNET Receiver (jika kapal
tersebut tidak beroperasi pada daerah yang terdapat layanan NAVTEX), sebuah
VHF DSC Radio Telephone, dua atau lebih VHF HandHelds, dan sebuah SART.

ISYARAT VISUAL

Saudara akan mengadakan komunikasi menggunakan lampu ALDIS dgn Sbh Kpl lain yg belum
sdr ketahunamnya. Sdr ngin menanyakn nama & tujuan kpl tsb.terangkan bagaimana cara
memanggil &tulis isi berita Sdr dgn kde morse.
Jawab :
1.Isyarat pnggilan umum (utk stasun yg tidak diketahui)
AA AA AA AA = Buat dlm kode morse
Dijawab dgn : T T T T = (kode morse)
2.Identitas DE (diikuti nma kpl/call sign) diterima T = _ AA/A/ diikuti mana kapal NP/call sign
diterima
3.Isi berita : CS (Apk nama isyarat identitas kpl anda) Diterima T = _A_A/AAA diterima _
4.Penutup AR = A_/A_A/ dijawab R = A_A
Ada 2 pancangan/kibaran pd ujung andang2 yg sama tetapi tali bendera yg berlainan,pancangan
manakah yg harus dibaca terlebih dahulu?
Jwb : Dibaca dari luar kedalam atau dari muka ke belakang
Tali pemisah (tackline)&gunanya :
Tali bendera yg panjangnya kira2 2meter (6 kaki) yg dipergunakan untuk memisahkan masing2
kelompok bendera.
Kesulitan jika menggunakan tali angguk untuk mengibarkan ular2 balas :
Pancangan hrs dipancangkan pd t4/posisi yg mudah dilihat oleh stasiun penerima,supaya
bendera bebas berkibar serta bebas dr asap cerobong kpl.
Berkomunikasi dgn bendera,Cara menyatakan :

#Memanggil :
1.Jika mana panggilan kapal diketahui : Kibarkan mana panggilan kapal/call sign dari kapal yg
akan di panggil bersama sama dgn mana panggilan/call sign kapal sendiri.
2.Jika mana panggilan kpl tdk diket,Kibarkan nm panggilan kpl kt sendiri&Isyarat
~VF = harap kibarkan isyarat identitas anda
~CS = apakah nama atau isyarat identitas kpl anda
~YQ = saya ingin berkomunikasi mempergunakan bendera kode internasional dgn kpl yg
baringannya.....dari saya.
#Membalas/menjawab : ujar2 balas dikibarkan setengah tiang kemudian ular2 balas dinaikkan
penuh setelah memahami maksud pancangan,kemudian ular2 balas setengah tiang lagi setelah
pancangan stasiun pengirim menurunkan pancangannya,begitu seterusnya sampai selesai
pengiriman berita.
#Semboyan tidak dimengerti,kibarkan isyarat :
1.ZQ = Isyarat anda agaknya tidak dikodekan dgn benar, harap diperiksa&ulangilah seluruhnya
2.ZL = isyarat anda telah diterima,tetapi saya tidak memahami maksudnya
3.ZK = Saya tidak dapat mengenali isyarat anda harap diulangi dgn menggunakan...(tabel
pelengkap 1)
#Mengakhri isyarat :
Stasiun pengirim mengibarkan ular2 balas penuh (dipuncak tiang) setelah isyarat selesai stasiun
penerima menirukannya kemudian pengirim isyarat menurunkan ular2 balas&stasiun penerima
menirukannya.
#Cara Mengakhiri Berita dgn :
1.Semboyan bendera = stasiun pengirim mengibarkan ular2 balas penuh(dipuncak tiang) setelah
isyarat selesai stasiun penerima menirukannya kemudian pengirim isyarat menurunkan ular2
balas&stasiun penerima menirukannya.
2.Cahaya = stasiun pengirim mengirim kode morse AR stasiun penerima membakar dgn kode
morse R.
3.Semaphore = stasiun pengirim mengirim kode AR & dibalas dgn C.
4. Telephoni = Stasiun pengirim mengucapkan AR (alfa romeo) dibalas R (romeo).
Isyarat indentitas = isyarat pengenal = nama panggilan ialah kelompok huruf2&angka2 yg
ditetapkan oleh administrasi pemerintahnya kpd masing stasiun
Isyarat prosedur ialah isyarat yg dibuat utk mempermmudah pelaksanaan pengisyaratan
Pegisyaratan Visual ialah setiap cara berkomunikasi yg pengisyaratannya dapat terlihat.
Pengisyaratan bunyi ialah setiap cr pengisyaratan morse dgn mempergunakan
sirene,suling,selompret kabut,bel Atau alat isyarat bunyi lainnya.
prosedur isyarat ialah aturan2 yg dibuat utk melakukan pengisyaratan
Arti Isyarat dari :
1.C = pembenaran atau penegasan dr kelompk berita yg terdahulu
2.N = penyangkalan atau tdk
3.RQ = pertanyaan / penegasan bawhwa kelompok terdahulu adlh kalimat tanya
#isyarat c,n,rq tidak boleh digandengkan dgn isyarat 1 huruf Karena Isyarat 1 huruf menunjukkan
pengertian2 yg sangat urgent,penting,atau yg sudah lazim digunakan sehingga pengertiannya
akan sangat berbeda jika isyarat c,n&rq digandengkan dgn isyarat 1 huruf & akan menimbulkan
kebingungan si penerima.

Stasiun pantai (jakarta radio) mnerima berita marabahaya dr kpl MV.ENDOMARU/PDIU Yg dlm
keadaan marabahaya kecelakaan pd posisi : 05 40 S/105 30 E, wkt 05 30 UTC.
Buatlah panggilan Marabahaya,berita bahaya adlh:
1.Panggilan marabahaya :
~Mayday 3 X
~This is MV.ENDOMARU/PDIU 3 X
2.Berita Marabahaya :
~Mayday 1 X
~MV. ENDOMARU / PDUI 1 X
~Position 05 40 S 105 30 E
~Time 05 30 UTC
~I am on emergency repuired immediately tug for assistance
Jawaban Dari Penerimaan Berita Bahaya adalah :
~May Day 1 X
~Nama Kapal/Call Sign Kapal yg dlm keadaan darurat 3 X
~Kata This Is
~Nama kapal/Call Sign kapal yg menjawab diucapkan 3 X
~Kata Received May Day
Contoh :
~May Day
~MV.GLORY / 9 VTG 3 X ( kpl bahaya )
~This Is
~MV.CARIBIC / JKJY 3 X (kpl kita)
~RECEIVED MAY DAY FROM MV.GLORY / 9 VTG POSISITION 02*30* S 106*00* E SHIP ON
FIRE AN SINGKING
Menjawab berita marabahaya yg diterima (Acknowledgement) :
1.Bila stasiun mendengar pancaran berita bahaya,tdk ad keraguan&dekat dgnnya wajib
menberikan jawabn dgn segera.
2-Apabila stasiun radio pantai tdk menberikan jawaban kpl yg mendengar berita bahaya wajib
memberi jawaban
3.Kpl yg mendengar&dr posisinya serta keadaan kplnya sendiri tdk mungkin melakukan
pertolongan tidak diperkenankan memberi jawaban sbg gantinya kpl tersebut boleh
memancarkan May Day Relay.
#Kapal yg mendengar berita marabahaya boleh menerima berita bahaya tersebut tetapi apabila
dari posisi serta keadaan kplny sendiri tdk mungkin melakukan pertolongan tdk diperkenankan
memberi jawaban,sbg gantinya kpl tersebut boleh memancarkan May Day Relay.
#Syarat2 Menjawab berita bahaya yg diterima (acknowledgement) ;
~Bila sebuah Sts mendengar adanya pancaran berita bahaya maka apabila tidak ada

keraguan&posisinya berada dekat pdny wajib menberikan jawaban dgn segera.


Prosedur May Day Relay ;
Contoh :
~May Day Relay 3 X
~This Is MV.CARIBIC / JKJY 3 X
~Following Received From
~Fishing Boat Wellington / 3 EYP
~Position 11"30" N / 130"20" E
~Time 12 30 Utc
~Ship on fire and explosion required fire tug and survival craft immediately
Distress Signal & Distress Traffic Ialah Tanda marabahaya dan komunikasi marabahaya harus
dan hanya boleh dilakuan atas perintah nakhoda atau perwira yg bertanggung jawab untuk itu
dan harus dipancarkan melalui frequ.marabahaya internasional 2182 Khz untuk Mf pd channel
16 Vhv.
Frequ.Alarm signal ialah Tanda bahaya darurat yg diperdengarkan bilamana sewaktu waktu
kapal mengalami keadaan darurat.
Untuk radio telegraph terdiri dr 2 nada yg dipancarkan selama 1 menit yg masing2 garis itu
dipancarkan selama 4 dtk.dgn selang waktu 1 dtk diantara 2 buah garis yg berurutan ( 4 dtk _ _
1 dtk < 1 menit > )
Untuk radio telephoni terdiri dari 2 nada yg dipancarkan secara berganti ganti dgn waktu
pancaran dari 30 dtk hingga 1 menit
7 macam Isyarat bahaya ;
1.Sebuah tembakan meriam dgn antara lebih kurang 1 menit.
2.Roket2 bahaya yg memancarkan bintang2 merah yg ditembakkan 1 demi 1 dgn selang waktu
yg pendek.
3.Isyarat yg dibuat oleh pesawat radio telegrafi terdiri atas kelompok SOS ( _ _ _ )
4.isyarat yg dipancarkan dgn menggunakan pesawat radio telepon yg terdiri atas kata yg
diucapkan May Day
5.Kode isyarat bahaya internasional yg ditunjukkan dgn huruf Nc.
6.Isyarat alarm radio telegraphi
7.Isyarat alarm radio telephoni
Dasar peraturannya ; Ditetapkan oleh peraturan2 internasional untuk membahag tubrukan dilaut
(Colreg 72) pasal 31.
Lintang = L Bujur = G Waktu = Z ( Utc )/ T (waktu setempat)
Haluan = C Kecepatan = S Tanggal = D
CB6 = saya memerlukan pertolongan segera kapal pemadam kebakaran
ZA1 = saya ingin berkomunikasi dgn menggunakan bahasa inggris
5 cara berisyarat (tabel pelengkap 1)=
1.Semaphore
2.Isyarat Morse dgn bendera tangan atau lengan2
3.Pengeras suara
4.Cahaya
5.Bunyi
GMDSS Mulai dikenalkan pertama kali melalui Solas 74 amandement tahun 92,mulai
diberlakukan pada bulan februari 1992 dan pemberlakuan secara penuh GMDSS bagi setiap
kapal baik kapal2 baru maupun kapal2 lama pada 1 februari 99.

Epirb ( Emergency posisition indicating radio beacon ) ialah rambu radio penentu posisi dalam
keadaan darurat cara kerjanya ketika kapal dlm keadaan marabahaya akan memancar dan
diterima oleh satelite dan diteruskan kestasiun bumi ( LUT ) disini diproses data2nya dan
diteruskan ke MRCC Ke Rcc selanjutnya ke team Sar.
DSC ialah Suatu sistim panggil yg memanfaatkan teknologi digital dgn klas emisi setara NBDP
( telex ) sehingga suatu stasiun mampu memanggil stasiun lain yg dikehendaki baik 1 sts
maupun beberapa sts sekaligus tanpa mengganggu sts lain dan sipenerima panggilan tdk harus
stand by setiap saat.
Kegunaan ular2 balas :
1.Sbg isyarat sambut
2.Sbg isyarat tnda koma
3.Sbg isyarat akhir
4.Sbg isyarat eja
5.Apabila dikibarkan oleh sebuah kapal perang berarti ia hendak berkomunikasi dgn sebuah
kapal niaga.
Arti isyararat2 berikut :
DX :saya tenggelam
CS :apkh nama atau isyarat identitas kpl anda
YQ6 :saya ingin berkomunikasi mempergunakan isyara bendera internasional.
RQ :pertanyaan atau penegasan bahwa kelompok taerdahulu adlh kalimat tanya
AS :isyarat tggu atau periode
Diisyaratkan dgn semboyan international:
- pkl 10 malam GMT
- tgl 15 sept 2002
jwb: - Z2200
- D050902
~May Day ialah Menunjukkan bahwa sebuah kapal atau pesawat terbang atau kendaraan lain
sedang dlm bahaya yg sungguh2 & minta pertolongan segera
~Pan ialah Stasiun pemanggil itu mempunyai sebuah berita yg sangat penting untuk dikirimkan
yg berhubungan dgn keselamatan kapal or seseorang
~Securite ialah Stasiun itu sedang mengirimkan sebuah berita berhubungan dgn keselamatan
kapal/Pelayaran atau sedang memberikan berita peringatan penting tentang keadaan cuaca.
Cara memanggil pada sps lain untuk diajak berkomunikasi dengan bendera kode internasional :
Jika nama panggilan kapal diketahui : kibarkan nama panggilan kapal/call sign dari kapal yang
akan di panggil bersama-sama dengan nama panggilan kapal sendiri.
Jika nama panggilan kapal tidak diketahui : kibarkan nama panggilan kapal kita sendiri dan
isyarat ; VS: artinya harap kibarkan isyarat identitas anda. Atau, CS : artinya apakah nama atau
isyarat identitas kapal Anda atau YQ : artinya saya ingin berkomunikasi mempergunakan
bendera kode internasional dengan kapal yang baringannyaK..dari saya.CQ : artinya, panggilan
stasiun-stasiun yang tidak dikenal atau panggilan umum bagi semua stasiun.
Jika isyarat dikibarkan tanpa didahului oleh suatu identitas/ nama panggilan sebuah kapal,
berarti isyarat tersebut ditujukan kepada semua kapal yang dapat melihat pancangan tersebut.

Cara menjawab panggilan dari stasiun lain dalam berkomunikasi dengan bendera kode

internasional :
Kapal yang mendapat panggilan atau semua kapal yang mana isyarat-isyarat di alamatkan
harus mengibarkan /memancang ular-ular balas setengah tiang segera setelah melihat.
Ular-ular balas dinaikkan penuh/dipuncak segera setalah memahami maksud pancangan.
Ular-ular balas setengah tiang lagi, setelah pancangan stasiun pengirim menurunkan
pancangannya.
Begitu seterusnya sampai selesai pengiriman beritanya.

Menjawab berita marabahaya yang diterima :


Bila sebuah stasiun mendengar adanya pancaran berita bahaya, maka apabila tidak ada
keraguan dan posisinya dekat dengannya ( posisi kapal yang dalam keadaan bahaya dapat
dicapai pada waktu yang sesuai guina melakukan pertolongan) wajib memberikan pertolongan
dengan segera.
Namun demikian apabila berada diwilayah yang kemungkinan besar suatu stasiun radio pantai
dapat menerima berita bahaya tersebut kapal yang mendengar berita bahaya tersebut harus
memberikan kesempatan kepada stasiun radio pantai untuk memberikan jawaan terlebih dahulu
( menunggu beberapa saat) apbila stasiun radio pantai tidak memberikan jawaban, kapal yang
mendengar berita bahaya wajib memberi jawaban.
Kapal-kapal yang mendengar adanya berita bahaya dan dari posisinya serta keadaan kapalnya
asendiri tidak mungkin melakukan pertolongan tidak diperkenankan memberikan jawaban sebagi
gantinya kapal tersebut boleh memancarkan may day relay.

Dalam perjalanan dari Jakarta ke Hongkong kapal MV. CARIBIC JKJY menerima berita bahaya
dari kapal ikan WELLINGTON/3EYP pada posisi 11?a 30 N 130?a 20 E, waktu 12.30 UTC
mengalami kebakaran dan ledakan. Buatlah berita distress relay untuk kapal MV.CARIBIC JKJY.
Jawaban :
May day relay 3X
This is MV.CARIBIC JKJY
Following recived from
Fashing boat WELLINGTONG/3EYP
Posision 11?a 30 N/130?a 20 E time 12.30 UTC
J = . - - - (saya mengalami kebakaran dan mempunyai muatan berbahaya dikapal menjauhlah
dari saya)
K = - . - (saya hendak berkomunikasi dengan Anda)
L = . - . . ( Anda harus segera memberhentikan kapal Anda)
M = - - (kapal saya berhenti dan tidak mempunyai laju terhadap air)

N = - . tidak ( ingkar atau pengertian kelompok-kelompok sebelumnya harus diberikan makna


yang menyatakan penolakan atau ingkar) isyarat ini hanya boleh diberikan secara visual atau
dengan bunyi. Untuk pemancaran radio atau penggunann suara isyarat ini diucapkan sebagai
NO
O = - - - (orang jatuh dilaut)
P = . - - . (dipelabuhan semua orang harus melaoprkan diri ke kapal, sebab tak lama lagi
kapal akan bertolak menuju ke laut. Dilaut. Isyarat ini dapat juga digunakan dengan isyarat
suling yang berarti saya membutuhkan seorang pilot)

Q = - - . - (kapal saya sehat dan saya minta pemeriksaan karantina)

S = . . . (Saya sedang menggerakkan mesin mundur)

T = - (menjauhlah dari saya ; saya sedang memukat secara berpasangan)

U = . . - (kamu menuju ketempat berbahaya)

V = . . . - (saya membutuhkan bantuan)

W = . - - (saya membutuhkan bantuan medis)

X = - . . - (hentikanlah maksud Anda dan perhatikanlah isyarat-syarat saya)

Y = - . - - (jangkar saya menggaruk)

Z = - - . . (saya membutuhkan kapal tunda. Saya sedang menebarkan jaring)

Saudara akan mengadakan komunikasi menggunakan lampu ALDIS dgn Sbh Kpl lain yg belum
sdr ketahunamnya. Sdr ngin menanyakn nama & tujuan kpl tsb.terangkan bagaimana cara
memanggil & tulis isi berita Sdr dgn kde morse.
Jawab :
a. isyarat pnggilan umum(utk stasun yg tidak diketahui)
AA AA AA AA = .-/.- //.-/.- //.-/.- //.-/.-//
Dijawab dgn :
T T T T = (kode morse)
b. identitas stasiun pengirim dikuti dgn DE: nma kpl (call sign)
_.. / .- / nama kpl diterima T
c. isi berita :
CS (Apk nama or isyarat kp anda?) = -.-. / /
Diterima T = d. penutup AR = .- /.-. / dijawab R = .-.

Ada 2 pancangan/kibaran pd ujung andang yg sama tetapi tali bendera yg berlanan, pancangan
manakah yg harus dibaca terlebih dahulu?
Jwb : Dibaca dari luar kedalam atau dari muka ke belakang
Tali pemisah (tackline) dan gunanya :
Tali bendera yg panjangnya kira 2meter (6 kaki) yg dopergunakan untuk memisahkan masing
kelompok bendera.

Kesulitan jika menggunakan tali angguk untuk mengibarkan ular balas :


Pancangan hrs dipancangkan pd t4/posisi yg mudah dilihat oleh stasiun penerima,supaya
bendera bebas berkibarserta bebas dr asap cerobong kpl.
Berkomunikasi dgn bendera,Cara menyatakan :
a.Memanggil :
1. isyarat identitas stasiun yg dituju dkibarka atau
2. VF = harap kibarkan isyarat identitas anda
3. CS = apakah nama atau isyarat identitas kpl anda atau
4. YQ = saya ingin berkomunikasi mempergunakan(daftar pelengkap I ) dgn kpl yg
baringanyadari saya
b.Membalas menjawab : mengibarkan ular penjawab ditengah dan dikibarkan ke puncak
setelah memahami maksudnya & diturunkan kembali ditengah.
c.Semboyan tidak dimengerti: kibarkan isyarat:
ZQ = Isyarat anda rupanya tidak dikodekan dgn benar, harap diperiksa & ulangilah seluruhnya
atau
ZL = isyarat anda telah diterima,tetapi tidak dimengerti
d.Mengakhri isyarat :
Stasiun pengirim mengibarkan ular penjawab saja stlh kibaran isyarat yg terakhir & stasiun
penerima mengibarkan ular penjawab ke puncak tiang lalu dturunkan kembali di tengah tiang
A=_
B=_
C=__
D=_
E=
F=_
G=__
H=
I =
J=___
K=__
L=_
M=__
N=_
O=___
P=__
Q=___
R = _
S=
T=_
U=_
V=_
W = _ _
X=__
Y = __ _
Z=__
AA: all after: dpgunakn stlh isy ulang (RPT), berarti ulangi semua setelah
AB: all before: =
ulangi semua sbelum
WA: Word or Group after: =
ulangi kata/kelompok setelah
WB: WoG before: =
ulangi k/k sblum

BN: all between..n..: =


ulangilah semua diantara..dan..a

ISYARAT VISUAL

1. * ALFAH / ALFA HOHTELL / HOTELIhave


a diver down; keep well clear I have a pilot
on board at slow speed

* BRAVOH / BRAVO INDEEAH / INDIA I am


taking in, or discharging, or I am altering my
course to port carring dangerous good

* CHARLEE / CHARLIE JEWLEEETT /


JULIETT Keep well clear of me. I am on fire
and Yes, or the significance of the previous
have dangerous cargo on board. I am group
should be read in the affirmative leaking
dangerous carg

* DELLTAH / DELTA KEYLOH / KILO Keep


clear of me; I am maneuvering I wish to
communicate with you with difficulty

* ECKOH / ECHO LEEMAH / LIMA I am


altering my course to starboard You should
stop your vessel instantly FOKSTROT /

FOXTROT MIKE / MIKE I am disabled;


communicate with me My vessel is stopped
and making no way through the water*
GOLF / GOLF NOVEMBER / NOVEMBER I
require a pilot. When mode by fishing No; or
(The significance of the previous should vsl.
Operating in close proximity on the be read in
the negative). This signal may be fishing ground it
means I am hauling given only visually or by sound.
For voice or nets radio transmission the signal
should be NO

2. OSSCAH / OSCAR YOUNEEFORM / NEEFORM


Man over boat You are running into danger PAHPAH
/ PAPA VIKTAH / VIKTOR In Harbour : All persons
should report on board as the vessel is about tp
proceed to sea. At Sea : It may be used by fishing
vessels to mean My netshave come fast upon an I
require assistance obstruction. At Sea : It may be
used as a sound signal to mean I require a pilot
KEHBECK / QUEBEC WISSKEY / WHISKEY My
vessel is healthy and I request I require medical
assistance free pratique ROWMEOH / ROMEO
ECKSRAY / X-RAY Keep clear of me; I am
maneuvering Stop carrying out you intentions and
with difficulty watch for my signals* SEEAIRRAH /
SIERRA YANGKEY / YANKEE I am operating astern
propulsion I am dragging my anchor* * TANGGO /
TANGO ZOOLOO / ZULU I require a tug. When
made by fishing Keep clear of me; I am engaged in
pair vessels operation in close proximity on the
trawling fishing nets, it means I am shooting
netsFIRST SUBSTITUTE CODE AND
ANSWERING PENDANTSECOND SUBSTITUTE
NOTES : (1). Signals of letters marked * when made
by sound only be made in compliance with the

requirements of the I.R.F.P.C at sea rules 34 & 35


accepting that sound signals G & Z may continue
to be used by fishing vessels fishing in close
proximity to otherTHIRD SUBSTITUTE fishing
vessels. (2). Signals K & S have special meanings
as landing signals for small boats with crews or
person in distress ( I.C.F. the safety of life at sea)
(1969 chapter V regulation 16).

Cara Menghitung Slip Baling-Baling Kapal


Slip adalah perbedaan antara kecepatan baling-baling denan kecepatan Kapal yang
dinyatakan dalam Persen (%).
Slip Semu =

- V x

100%

S
Slip Sejati =

S - ( V - ap ) x
S

100%

Keterangan :

S = Kecepatan baling-baling
V= Kecepatan Kapal
ap=arus ikutan

S= Kisaran x RPM mesin x 60


1 mil laut = 1852 Meter
Contoh Soal :
1. Sebuah Kapal berlayar dengan RPM 100, kisar 5, kecepatan Kapal 15 kn,
hitunglah slip semuanya?
Jawab :

Kecepatan baling-baling (S) = 5 x 00 x 60 knot


1852
= 16,2 Knot
Slip Semu = 16,2-15 x 100 %
16,2
= 7,4 %
2. Sebuah kapal menempuh jarak 406 mil / hari, sedangkan jarak yang ditempuh
baling-baling 419 mil / hari. hitunglah slip semu !
Jawab :
Kecepatan kapal (V) = 406 = 16,92 mil / jam
24
Kecepatan baling-baling = 419 = 17,46 mil / jam
24
Slip Semu = S - V x 100 %
S
= 17,46 - 16,92 x 100 % = 3,1 %
17,46
3. Pada waktu berlayar baling-baling suatu kapal berputar 148.320 kali dalam waktu
24 jam dan jarak yang ditempuh sebesar 375 mil. Hitunglah Pitch Propeller ( Kisar
Baling-baling)
Jawab :
Kecepatan baling-baling (S) = 375 knot
24
= 15,625 knot
RPM = 148,320 = 103
24 x 60
S = RPM x 60 x Pitch = 3,337 pitch
1852
Pitch = 15,625 = 4,7 Meter
3,337
Jadi kisar baling-baling = 4,7 meter

Kamus Shiping Pelayaran Indonesia


Abaft = buritan, di bagian belakang
Aboard = Di (atas, dalam), berada di atas/dalam kapal, naik kapal.

Abyss = That volume of ocean lying below 300 fathoms from surface. Bagian dasar
laut yang menyerupai jurang ngarai yang sangat dalam, biasanya berada dalam
kedalaman 300 mil.
Accommodation Unit / Floatel = Biasanya digunakan untuk menyelam atau seperti
jackup (liat Jackup), dilengkapi dengan kabin, fasilitas makanan dan kantor yang
mampu menampung hingga 800 personel konstruksi atau operator platform lepas
pantai. Sebuah unit akomodasi biasanya juga dilengkapi dengan ruang kerja dan
fasilitas penyimpanan.
Adrift = Terapung-apung, hanyut terkatung-katung. Berada dalam kondisi terapung di
laut saat angin betiup kencang dan pada saat pasang air laut, biasanya digunakan
untuk menyebut orang yang tidak berada pada tempatnya; meninggalkan tempat
kerja.
Aframax = Sebuah kapal tanker yang memuat minyak dengan berat mati 75.000115.000 ton. Ukuran statistik ini digunakan untuk menjaga stabilitas ukuran dari
Aframax Tanker, karena pada beberapa tanker berat matinya lebih dari 125.000 ton
atau bahkan kurang dari 70.000 ton.
Against the Sun = Pergerakan yang berlawanan dengan arah jarum jam. Tali yang
kidal digulung dengan cara ini.
AHTS = Anchor Handling Tug & Supply, kapal pengatur jangkar yang juga
dikombinasikan dengan fungsi kapal suplai.
All Risks: Pertanggungan untuk semua jenis kerugian dan kerusakan namun tak
termasuk kerusakan karena sifat barang sendiri, kehilangan kesempatan pasar dan
risiko karena kerusuhan dan peperangan.
Alongside = Berada di samping kapal, dermaga, atau tembok pelindung pelabuhan.
Altar = Tangga/undakan pada dry dock (galangan kapal), yang menuju tepi pantai
atau bagian yang rendah.
Anchor Handling Tug (AHT) = Kapal yang membawa tugas tertentu untuk proses
operasional di laut seperti memasang dan memindahkan jangkar, mengangkut alatalat instalasi pengeboran bawah laut, dsb. Kapal tersebut juga dapat berfungsi
ganda sebagai kapal pensuplay kebutuhan (Anchor Handling Tug & Supply / AHTS).
Anchor Ice = Es, dalam bentuk apapun, yang terdapat di laut dan dapat
membahayakan kapal.
ANNUAL SURVEY = Inspeksi tahunan yang dilakukan oleh petugas khusus
(biasanya dari class) untuk mengecek keadaan kapal.
Apeak = Kondisi dimana tali pengait pada jangkar telah dikaitkan dan dalam kondisi
vertikal.
A-stay = Kondisi tali pengait jangkar pada saat bagian ujungnya yang bergerak kirakira sama dengan sambungan bagian depan yang diam.
Athwart = Menyeberang. Transfer.
A-trip = Kondisi dimana tali pengait jangkar akan segera putus dan menghantam
dasar.
Avast = Permintaan untuk segera berhenti, berhenti dari sebuah aksi.
Awash = Terendam air, diliputi ombak.
Ballast = Pemberat pada kapal yang biasanya digunakan oleh kapal-kapal
pengangkut kargo setelah kargo tersebut dibongkar. Sehingga kapal tidak

kehilangan keseimbangan saat melaju tanpa muatan. Kapal kargo yang tanpa
muatan biasanya memasukkan air laut untuk pemberat, kondisi ini dinamakan
ballast.
Bar Taut = Kondisi tali saat mengalami tekanan sedemikian rupa hingga menjadi
kaku.
Bareboat Charter = Proses peminjaman kapal kosong oleh penyewa berdasarkan
perjanjian sewa-menyewa antara pemilik kapal dan penyewa, dengan tarif sewa
yang telah ditentukan. Pada saat kapal tersebut disewa maka menjadi milik penyewa
dan bertanggungjawab atas segala biaya operasional kapal dan kru kapal serta
asuransi kapal sampai batas perjanjian selesai.
Barque = Kapal layar dengan tiga atau lebih tiang layar, yaitu tiang belakang yang
dipasang pada haluan dan buritan, dan tiang lainnya yang dipasang pada tengah
kapal.
Barquentine = Kapal layar dengan tiga atau lebih tiang layar, yaitu tiang depan yang
dipasang pada bagian tengah kapal dan tiang lannya yang dipasang pada haluan
dan buritan.
Barratry = Tindakan operasional yang tidak sesuai dengan prosedur atau etika yang
dilakukan secara sengaja oleh nahkoda atau anak buah kapal tanpa sepengetahuan
pemilik barang atau kapal, dan menimbulkan kerugian baik bagi pemilik kapal
maupun pemilik barang.
Beams Ends = Keadaan kapal saat garis geladaknya hampir berposisi vertikal
karena terlalu lama dalam keadaan diam.
Bear Off = Menapiskan, menjauhkan; perintah yang diberikan kepada awak kapal di
bagian haluan untuk menjauhkan kapal dari dinding dermaga atau obyek lainnya
yang berada di sisi kapal; perintah menjauhkan kapal dari obyek yang bergerak
mendekat.
Before the Mast = Sebutan untuk seseorang yang telah lama berlayar; di depan
tiang kapal.
Belay = Istilah yang sering digunakan pelaut yang menyatakan penangkapan, atau
membatalkan, menghentikan sesuatu; mengikat tali secara cepat dengan
melilitkannya pada paku, atau obyek lain.
Bergy Bits = Pecahan dari es yang berukuran kurang lebih seukuran rumah kecil,
biasanya merupakan patahan dari bongkahan glasier.
Berth = Tempat di mana sebuah kapal sedang ditambatkan atau diamankan; tempat
di sekitar kapal yang dipasangi jangkar atau yang akan dilempar jangkar; akomodasi
terbagi dalam kapal; perekrutan kru kapal; menempatkan kapal pada tempat yang
diinginkan.
Beset = Kondisi kapal saat dikelilingi sepenuhnya oleh es.
Bleed the Monkey = Mencuri secara sembunyi-sembunyi isi dalam sebuah tong
dengan membuat lubang kecil dan menyedot isinya.
Boat = Kapal kecil yang biasanya digunakan untuk mengangkut penumpang atau
kegiatan lainnya dalam skala yang kecil dan untuk jangkauan jelajah yang kecil pula.
Bone = Busa yang terdapat pada baling-baling kapal yang sedang bergerak yang
biasanya jarang diketahui atau diperhatikan.
Booby Hatch = Penutup yang dapat digerakan secara meluncur yang biasa terdapat
pada kabin kapal kecil, ruang penyimpanan, atau kantor kru kapal.

Bound = Proses menuju tujuan tertentu atau tempat yang spesifik.


Bouse = Menghela atau menyeret tali ke bawah. Sebenarnya menghela berarti
menarik ke atas, menyeret berarti menarik secara horizontal. Perpaduan kata ini
berarti menarik tali ke bawah.
Bowse = Menjatuhkan tali ke bawah.
Brash = Pecahan es yang biasa terdapat di lautan dengan ukuran yang relatif kecil
yang berdiameter sekitar 6 kaki.
Breach = Sebutan bagi gelombang atau ombak yang menghantam kapal hingga
rusak.
Breast = Garis pemasangan jangkar yang kurang lebih tegak lurus dengan garis
haluan dan buritan kapal.
Breast Rope = Tali jangkar yang terpasang dari bagian haluan atau tengah kapal
dengan sudut yang tepat terhadap garis depan dan belakang kapal.
Brig = Kapal dengan dua buah tiang.
Brigantine = Kapal perompak atau bajak laut; kapal bertiang dua yaitu tiang depan
dan tiang utama tetapi dengan layar utama depan dan belakang, yang ada pada
abad 19; pengertian pada kapal masa kini adalah kapal bertiang dua dengan tiang
depan dan tiang utama.
Brow = Jalan kecil yang menghubungkan kapal dengan daratan saat berada di
dermaga atau di sisi tambatan kapal.
Bucko = Petugas/pengawas yang suka menggertak dan kejam.
Bulk Carrier = Sebuah kapal dengan geladak tunggal untuk membawa kargo/muatan
yang sejenis.
Bulkhead = Bagian depan dan buritan, pembagian bagian kapal secara vertikal
untuk memisahkan interior menjadi beberapa kompartemen. Dapat tembus air,
meningkatkan rigiditas struktur kapal, dapat melokalisasi efek kebakaran dan air jika
terjadi banjir.
Bulk-oil carrier = Kapal multifungsi yang dibuat untuk mengangkut batubara atau
minyak. Kapal ini biasanya memiliki penutup tahan air agas batubara tidak basah
ketika hujan.
Bunker = Bahan bakar minyak yang digunakan untuk mengoperasikan mesin kapal
atau generator.
Buoyage = Kondisi di mana pelampung sedang dilemparkan atau diletakkan di
lautan untuk menolong orang atau untuk menstabilkan kondisi kapal.
Burgoo = Nama seorang pelaut yang digunakan untuk menyebut bubur gandum.
Pertama kali disebutkan dalam Adventures of Sea karya Edward Coxere (1656)
By the Board = Di atas kapal atau di sebelah kapal.
Cable = Istilah unit kelautan untuk menyatakan jarak yang bernilai sekitar 1/10 mil
atau 608 kaki atau 200 yard.
Calving = Menghancurkan atau memisahkan bongkahan es dari glasier atau gunung
es.
Camber = Bagian geladak yang melengkung untuk menahan air; bagian standar dari
geladak luar yang berukuran sekitar 1/50 lebar kapal.
Camel = Cekungan di bawah kapal yang terbuat dari logam atau kayu yang diisi air.
Saat airnya terpompa keluar, bagian ini akan dapat mengangkat kapal. Merupakan
alat penting untuk tindakan penyelamatan. Biasanya dioperasikan secara

berpasangan. Telah digunakan di Rotterdam pada tahun 1690; istilah untuk tindakan
pengangkatan kapal.
Can Hooks = Dua pengait datar yang dapat bergerak bebas pada tali rantai atau
kabel. Pengait ini terletak di bagian bawah tong kosong sehingga berat tong tersebut
hanya pada rantai atau kabel yang akan mencegah pengait terlepas.
Capesize = Kapal yang terlalu besar untuk melewati Terusan Suez dari Teluk Arab,
sehingga terpaksa melewati Tanjung Harapan, dengan berat mati sekitar 80.000175.000 ton.
Captain = Pangkat dalam Angkatan Laut di antara Komandan dan Komodor; Ketua
kapal pedagang/kapal biasa yang memberi perintah di kapal.
Careen = Mengatur posisi kapal sehingga sebagian besar bagian bawahnya berada
di atas air, untuk keperluan perbaikan atau penambahan bahan anti-karat. Biasanya
dilakukan pada kapal kecil.
Carry on = Melanjutkan pelayaran dengan layar terkembang karena kondisi angin
yang memburuk.
Catching up Rope = Tali ringan pada pelampung untuk menahan kapal saat
pemasangan jangkar.
Catenary = Rantai panjang pada bagian tengah tali pengeret untuk mengurangi
tekanan yang mendadak; beban apapun yang dipasang pada tambang kapal untuk
mengurangi tekanan; lengkungan yang terbentuk oleh rantai yang menggantung
pada dua titik.
Cat's Skin = Angin sepoi-sepoi yang hangat pada permukaan laut.
Charter = Penyewaan kapal dengan selang waktu dan jarak pelayaran atau paket
perjalanan tertentu.
Charter party = Kontrak antara pemilik kapal dan penyewa, dengan syarat dan
ketentuan detail setiap tanggungjawab pada transaksi.
Charterer = Pihak yang menyewa kapal dari pemilik kapal.
Check = Mengendurkan tali sedikit, kemudian mematikan ikatan tali tersebut.
Checking = Mengendurkan tali sedikit dengan hati-hati dan teliti.
Chemical tanker = Kapal tanker yang dibuat khusus untuk transportasi bahan kimia.
Biasanya dilengkapi dengan beberapa tanki berlapis bahan stainless steel. Kapal ini
dapat membawa beberapa bahan kimia yang berbeda sekaligus, karena masingmasing tanki memiliki sistem pipa dan pompa tersendiri untuk proses bongkar dan
muat bahan kimia.
Chuch = Sebutan yang biasanya diberikan untuk ketua yang adil.
Classification = Pengelompokan, klasifikasi. Setiap kapal harus memasuki komunitas
klasifikasi jenis kapal tertentu untuk kemudahan asuransi dan perekrutan tenaga
kerja pada kapal. Komunitas klasifikasi ini merupakan badan independen di bawah
pengawasan para professional perkapalan. Untuk mempertahankan klasifikasi, kapal
harus memenuhi standar dan diinspeksi oleh komunitas klasifikasi yang
bersangkutan.
Clock Calm = Cuaca laut yang sangat tenang dengan ombak yang sempurna.
Close Aboard = Dekat, berdampingan, sangat dekat.
Colimation =. Penjajaran yang benar pada bagian optis suatu instrumen.

Combination carrier = Kapal yang dapat mengangkut baik kargo cair maupun serbuk
atau kering. Ada dua jenis combination carrier: ore carrier, pengangkut bijih
tambang, dan bulk-tank-ships, kapal tanki pengangkut serbuk kering.
Container vessel = Kapal yang didesain khusus untuk membawa kontainer standar
(TEU). Biasanya disebut juga cellular container ship. Sebagian besar kapasitas
pengangkutan kargo berada pada bagian atas geladak tempat kontainer diletakkan,
atau pada ruang bersekat tertentu. Kontainer diangkut dan diturunkan dengan derek
khusus. Container ship biasanya melaju dengan cepat dan terjadwal.
Crack on = Menjalankan kapal atau berlayar dengan kecepatan dan kemampuan
penuh.
Craft = Kapal atau beberapa kapal dengan berbagai jenis dan ukuran.
Crane and Construction Vessel / Unit = Sebuah kapal, perahu, atau kapal selam
yang memiliki perlengkapan untuk konstruksi atau perbaikan suatu instalasi. Kadang
juga menawarkan fasilitas akomodasi. Pelayanan lain yang ditawarkan adalah
fasilitas penyimpanan, suplai air, udara bertekanan dan listrik, ruang kantor, pusat
komunikasi, landasan helikopter , dan lain-lain.
Crank = Sebutan untuk kapal yang memiliki stabilitas rendah, yang dapat
disebabkan oleh proses pembuatannya atau karena goncangan kargo yang
dibawanya.
Creep = Mencari obyek tenggelam dengan mengirimkan pencari ke dasar laut.
Crew = Awak kapal, personel kapal selain nahkoda yang bekerja pada perahu atau
kapal. Kadang-kadang awak kapal dibedakan dengan pegawai kapal; tetapi pegawai
atau petugas kapal dapat berarti awak kapal yang legal.
Crimp = Seseorang yang mengumpan pelaut dari kapalnya dan merampok pelaut
tersebut, dan atau memaksa pelaut untuk meninggalkan/pindah kapal.
Crude Oil Carrier = Kapal yang didesain untuk membawa minyak mentah dalam
tanki. Contoh kapal jenis ini diantaranya Panamax (berat mati 50.001-80.000ton),
Aframax (berat mati 80.001-120.000ton), Suezmax (berat mati 120.001-200.000ton),
VLCC (berat mati 200.001-350.000ton), dan ULCC (berat mati 350.001 atau lebih).
Cruise = Berpesiar. Perjalanan kapal dengan beberapa arah tujuan; berlayar dengan
beberapa arah tujuan untuk kesenangan, pencarian, atau keperluan latihan.
Cruise ship = Kapal pesiar, kapal penumpang yang membawa penumpang untuk
melakukan perjalanan wisata diantara beberapa pelabuhan tertentu, biasanya
dimulai dan diakhiri di pelabuhan yang sama. Standar akomodasi dan rekreasi kapal
ini cukup tinggi.
Culage = Menempatkan kapal di atas dermaga untuk keperluan perbaikan.
Customary Dispatch = Kecepatan biasa dan sering digunakan.
Dead on End = Sebutan untuk angin yang akan menghadang kapal; atau sebutan
untuk kapal lain yang garis haluan dan buritannya ada pada garis pandang
pengamat.
Demurrage = Kompensasi yang harus dibayar oleh penyewa kapal jika lama waktu
bingkar dan muat barang pada kapal yang disewa melebihi dari waktu yang
ditetapkan dari perjanjian sewa. Besarnya jumlah kompensasi ini biasanya
disebutkan secara eksplisit saat melakukan perjanjian sewa.
Deratisation = Pemberantasan tikus pada kapal.

Dingbat = Sebutan populer untuk alat pengepel yang terbuat dari tali tambang yang
digunakan untuk mengeringkan geladak.
Ditty Bag = Tas kanvas kecil tempat pelaut menyimpan sesuatu yang kecil dan
menguncinya.
Ditty Box = Kotak kayu kecil dengan gembok dan kunci tempat pelaut menyimpan
barang berharga, alat tulis, dan berbagai macam sesuatu yang kecil.
Diurnal = Sehari-hari, perhari. Terjadi sekali dalam satu hari.
Diving Support Vessel = Kapal yang memiliki perlengkapan selam, yang
menjalankan berbagai jenis operasi penyelaman. Kapal ini dapat juga dioperasikan
dengan remote control atau robot penyelam (Remote Operated Vehicle, ROV).
Donkeyman = Kelasi yang menangani pemanas atau mesin pembantu, dan
membantu pekerjaan di ruang mesin.
Donkey's Breakfast = Sebutan yang digunakan oleh pelaut pedagang untuk matras
atau tempat tidurnya.
Double bottom / double hull = Lambung kapal atau bagian bawah kapal yang
dibangun dengan teknik tertentu sehingga terdiri atas bagian dalam dan luar yang
terpisah oleh ruang hampa, biasanya selebar beberapa kaki.
Drift Ice = Es pada perairan yang mengandung pecahan es kecil yang terapung,
tetapi total area air lebih besar dari total area esnya.
Drilling Barge = Perahu yang dilengkapi dengan peralatan untuk operasi pengeboran
di laut yang tenang. Biasanya tidak memiliki mesin penggerak. Kedalaman
maksimum pengeboran sekitar 150 meter.
Drilling Rig = Menara bor dengan sistem pemompa lumpur dan dapat diputar. Dapat
dipasang baik pada pengeboran lepas laut maupun pada instalasi pengeboran lepas
pantai seperti kapal pengebor (drillship).
Drilling Tender = Instalasi alat pengeboran untuk kapal yang jenisnya tergantung
pada kapal atau perahu untuk penyimpanan, akomodasi, dan sebagainya.
Drillship = Kapal yang dilengkapi dengan drilling rig (menara bor) dan mesin
penggerak tersendiri. Posisi kapal ini tetap dengan adanya peralatan pengatur posisi
dinamis (Dynamic Positioning Equipment). Kedalaman maksimal pengeboran sekitar
2.000 meter.
Dry cargo = Kapal yang membawa kargo kering, dapat memiliki satu atau lebih
geladak.
Dunnage = Suatu material dari jenis apa saja, baik permanen maupun sementara
yang digunakan untuk menjaga tempat penyimpanan dan melindungi kargo selama
perjalanan kapal.
DWT = Suatu unit kapasitas kapal untuk kargo, bahan bakar, barang dan awak
kapal, yang diukur dalam satuan ton yang setara dengan 1.000kg. Berat mati (dwt)
kapal adalah total berat yang dapat dibawa oleh kapal saat proses pemuatan
barang.
Fair = Mengatur, mengubah, atau menyesuaikan bentuk atau ukuran.
Fairway = Jalur air yang dapat dilewati kapal, baik berupa terusan, pelabuhan, atau
sungai.
Fake = Satu lingkar kumparan atau tali; membentuk kumparan atau mengatur tali
untuk ornamen menjadi datar atau tampak datar yang biasanya berbentuk lingkaran
atau segi delapan. Kadang disebut juga cheesing down.

Fang = Katup kotak pompa. Memancing pompa


Farewell Buoy = Pelampung untuk digunakan pada tepi laut yang diberikan dari
dermaga.
Fast = Tambang untuk menambatkan kapal; sebutan untuk kapal saat sedang
ditambatkan.
Fast Ice = Lapisan es di atas laut yang melebar dari daratan.
Fathom = Depa; Ukuran 6 kaki (1,83 meter); panjang yang dapat dicapai oleh lengan
laki-laki yang diregangkan. Satu depa kayu artinya memiliki volume 6x6x6=216
kaki kubik.
Feather Spray = Air berbusa yang naik dengan cepat sebelum buritan kapal berjalan
dan baling-baling berputar di air.
Feeder Vessel = Kapal laut jarak dekat untuk mengambil dan membawa barang dan
kontainer dari atau menuju kapal laut besar.
Fiddles = Perekat untuk bahan kayu yang digunakan pada meja makan kapal pada
cuaca yang buruk. Perekat ini akan membatasi gerakan piring, gelas, dan alat atau
tempat makanan lainnya.
Field Ice = Bongkahan es yang ujung-ujungnya tidak dapat dilihat dari kapal.
Flake = Menggulung tali sehingga masing-masing dua ujung gulungan berjejer pada
geladak bersebelahan dengan gulungan tali yang lain, sehingga tali dapat lebih
mudah dilepaskan.
Fleeting = Memindahkan moving block pada katrol dari satu tempat ke tempat lain;
memindahkan satu orang atau lebih dari satu area kerja ke area lain di dekatnya.
Flo-flo-ship = Kapal khusus yang dapat menyelam sehingga kargo pada kapal dapat
terapung atau hanyut, misalnya pada pengangkutan alat dongkrak yang dapat
dibawa dengan cara piggy back dengan flo-flo-ship.
Flotsam, Flotson = Barang-barang dan perabot yang masih terapung-apung setelah
terjadi kecelakaan kapal.
Fly Boat = Kapal boat cepat untuk perjalanan penumpang atau lalu lintas kargo pada
perairan yang aman.
Fothering = Menutup lubang kecil pada bagian bawah kapal yang berada dalam air
dengan menambalnya dengan layar yang diisi kayu berat.
Founder = Terisi dengan air dan tenggelam.
Frazil = Es terapung berukuran kecil pada air sungai. Sebutan ini juga digunakan
untuk lapisan es yang baru terbentuk pada laut.
Freshen the Nip = Menikung atau menarik sedikit bagian tali sehingga bagian tali
yang rusak atau terkoyak dapat terbuang atau digantikan dengan bagian yang masih
baru.
Full and By = Berlayar dengan semua layar terkembang.
Furniture = Perabot utama pada kapal, seperti tiang kapal, davit, alat derek, kerekan,
dan lain-lain.
Gas tanker = Kapal khusus untuk transportasi gas (cair) terkondensasi. Kargo yang
paling utama untuk kapal ini adalah LNG (Liquefied Natural Gas gas alam cair)
yang biasanya berupa gas metana, LPG Liquefied Petroleum Gas (gas propana,
butana), ammonia, dan etilen. Di atas kapal, gas dijaga agar tetap cair dengan
isolasi berefektifitas tinggi (dengan prinsip termos air), dengan cara memberikan
tekanan tinggi atau temperatur yang rendah hingga -163oC.

Gilliwatte = Nama yang diberikan kepada seorang kapten kapal pada abad ke 17.
Glory Hole = Suatu tempat tertutup yang tersembunyi untuk menaruh sampah atau
barang yang tidak diinginkan saat membersihkan geladak.
Gob Line = Tali belakang; seutas tali yang digunakan oleh kapal kecil untuk
bertambat;
Growler = Gunung es kecil hasil pecahan gunung es besar.
Handymax = ukuran 30,001 dwt - 50,000 dwt
Handysize = ukuran 10,000 dwt - 30,000 dwt
Haul = Menarik, menghela
Hawser = Tali kabel baja yang fleksibel atau tali serat yang diunakan untuk menarik
atau membelokkan sesuatu, dan untuk penambatan.
Hazing = Perlakuan sewenang-wenang dengan menyuruh orang bekerja terusmenerus, mengomel, dan berlaku kejam.
Head Fast = Tali penambat yang menjulur ke dapan dari ujung depan kapal.
Headway = Gerakan kapal ke depan di atas air.
Heave = Mengangkat.
Heavy Floe = Bongkahan es terapung dengan ketebalan lebih dari 3 kaki.
Hoist = Menaikkan
Horse Marine = Pelaut yang tidak cekatan.
Hove = Terangkat
Hove To = Kapal yang berada hampir melewati angin, tetapi lalu berhenti, dan tetap
pada posisi ini dengan layar terkembang atau mesin yang tetap menyala.
Hoveller = Seseorang yang membantu penyelamatan jiwa dan barang-barang dari
kapal yang mengalami kecelakaan di dekat pantai. Jika diperlukan, seringkali berada
di kapal kecil pada perairan dangkal untuk menunggu datangnya kapal.
HSS - Highspeed Sea Service = Konsep kapal ferry cepat dengan lambung ganda
atau multilambung dengan kapasitas angkut hingga 1500 orang penumpang dan
sekitar 400 mobil.
Hull Down = Sebutan bagi kapal yang berada pada jarak jauh saat lambung kapal
berada di kaki langit dan tiang serta bagian atasnya dapat terlihat.
Hulling = Floating Mengapung pada kondisi angin dan laut yang tenang; berlayar
pada kondisi tenang; menembus kapal dengan proyektil.
Idle time = Periode waktu dari saat kapal mulai beroperasi tetapi belum
menghasilkan keuntungan.
Idler = Anggota awak kapal yang bekerja sepanjang hari tetapi tidak ikut berjaga di
malam hari, misalnya tukang kayu dan pembuat layar.
Indulgence Passenger = Seseorang yang diberi tiket kapal gratis, biasanya karena
kasihan atau untuk menghibur.
Intermediate survey = Inspeksi kapal oleh surveyor golongan klasifikasi kapal yang
biasanya diadakan sekitar dua setengah tahun sebelum dan sesudah inspeksi
khusus. Inspeksi ini biasanya lebih teliti daripada inspeksi tahunan dan bertujuan
untuk menjamin kelayakan standar kapal dalam golongan klasifikasi tertentu.
Jack Nastyface = Nama panggilan untuk pelaut yang tidak populer, berasal dari
nama pelaut yang pernah menulis pamflet mengenai kondisi Angkatan Laut Inggris
pada awal abad 19.

Jackup = Instalasi yang dapat bergerak yang terdiri atas dek besar dengan kaki
yang bias didongkrak. Saat beroperasi, kaki dongkrak dipasang pada dasar laut lalu
kapal didongkrak. Saat operasi selesai, kaki dongkar ditarik kembali dan alat ini akan
mengapung. Biasanya alat ini tidak dilengkapi dengan mesin penggerak tersendiri
(kedalaman air maksimal 110-120meter). Biasanya digunakan sebagai pengebor.
Jerque = Pencarian kapal oleh suatu badan tertentu karena bahan-bahan yang
diangkut kapal tersebut yang ikut hilang.
Jetsam = Barang-barang yang telah keluar dari kapal dan tengelam.
Jimmy Bungs = Nama populer untuk rekanan kapal.
Jolly Boat = Kapal kecil yang merupakan bagian dari kapal besar untuk keprluan
tertentu.
Keckling = Mengikatkan tali kecil di sekeliling kabel atau tambang untuk mencegah
kerusakan terkikisnya kabel atau tambang tersebut.
Kedging = Menggerakkan kapal dengan melempar jangkar dan menarik kapal
menuju jangkar tersebut.
Kelter = Perintah dan kesigapan yang baik.
Kenning = Istilah yang digunakan pada abad ke 16 untuk jarak daratan yang dapat
diamati dari kapal di laut. jarak ini bervariasi dari 14 hingga 22 mil tergantung kondisi
atmosfer pada area tersebut.
Kentledge = Pemberat kapal permanen yang terbuat dari bijih besi, yang secara
khusus dibentuk dan ditempatkan pada setiap sisi kapal. Nama ini kadang juga
diberikan untuk pemberat apa saja yang terbuat dari besi.
Key of Keelson = Barang palsu yang biasanya terkirim kepada pelaut yang belum
berpengalaman.
Killick = Istilah kelautan untuk jangkar. Berasal dari nama batu yang digunakan
sebagai jangkar.
Kippage = Nama yang pernah digunakan untuk menyebut perlengkapan kapal,
termasuk personelnya.
Knots per Hour = Lambang satuan yang tidak pernah digunakan bagi pelaut yang
hati-hati, karena tidak jelas dan tidak logis.
Kraken = Monster laut terkenal yang diperkirakan pernah terlihat di laut Amerika dan
Norwegia.
Laden = Dimuat, bermuatan. Sebuah kapal disebut laden/bermuatan ketika sedang
membawa kargo.
Lading = Barang yang dimuat ke dalam kapal. Kegiatan memasukkan muatan pada
kapal.
Lagan = Barang-barang tenggelam yang telah diselamatkan untuk proses perbaikan
selanjutnya.
Lanyard = Tali atau tambang yang digunakan untuk penyelamatan atau penambatan.
Large = Sebutan untuk kapal yang berlayar dengan angin yang bertiup pada
belakang tiang kapal, tidak pada bagian kanan buritan.
Lascar = Suku asli India Timur yang dipekerjakan sebagai pelaut.
LASH - Lighter Aboard Ship = Kapal tongkang, yaitu kapal yang dapat membawa
tongkang di atasnya.
Lask = Berlayar dengan layar lebar, dengan kekuatan angin yang menghadang tiang
sekitar 4 poin.

Lay Aboard = Bergerak mendekati, menjejeri.


Lay Out = Perintah kepada para awak kapal untuk berbaris; menjaga kapal tetap
pada posisi tertentu hingga beberapa waktu.
Lay the Land = Meninggalkan daratan dengan berlayar hingga daratan tampak
tenggelam di bawah langit.
Laying on Oars = Memegang dayung dengan sudut yang tepat terhadap garis depan
dan belakang kapal dengan posisi horizontal dan paralel terhadap permukaan air.
Digunakan juga sebagai istilah sindiran untuk pemalas atau yang tidak dapat
menggerakkan kapal dengan dayung.
Lay-up = Menambatkan kapal untuk sementara dengan jangkar yang terlindungi,
mematikan semua sistem operasi yang penting dan memeriksa keadaan kapal.
Biasanya kapal mengalami lay-up selama beberapa waktu ketika pemiliknya
beranggapan bahwa perjalanan kapal pada waktu tersebut tidak menguntungkan.
Lazarette, Lazaretto = Tempat penyimpanan perbekalan kapal; kapal atau bangunan
tempat seseorang dikarantina.
League = Ukuran jarak sepanjang tiga mil. Setara dengan 1/20 derajat garis lintang.
Lee Lurch = Gulungan berat untuk menghadapi angin yang menerpa tiang kapal.
Lie = Diam pada suatu tempat atau posisi.
Lie By = Diam di samping kapal lain.
Lie To = Membeli kapal dan mendiamkannya dengan terpaan angin.
Light Hand = Pelaut yang muda tetapi pintar.
Light Port = Bak atau tingkapan yang dilengkapi dengan kaca.
Limber Holes = Lubang pada lantai kayu atau pelindung samping tanki tempat
masuknya air kotor pada lambung kapal.
Line = Tali atau tambang yang ringan; tali kecil untuk kegunaan tertentu.
Liner = Kapal yang berlayar dengan rute dan waktu perjalanan yang telah ditentukan
sebelumnya, dengan jadwal pelayaran yang terpublikasi.
Lipper = Laut kecil yang airnya naik di atas haluan atau bibir kapal.
Lobscouse = Sup yang biasa untuk makanan di kapal terbuat dari daging dan
sayuran siap saji.
Lo-lo-ship = Lift on-lift off-ship. Kontainer atau barang-barang lain yang dinaikkan ke
atas kapal dengan alat derek.
Lop = Laut yang dangkal tetapi sangat bergelombang
Lubber = Seseorang yang kikuk atau tidak ahli.
Lumper = Seseorang yang bekerja pada kapal yang tidak bermuatan di dermaga,
atau yang membawa kapal dari satu dermaga ke dermaga lainnya.
Lurch = Kapal lain yang muncul tiba-tiba di laut.
Lying to = Sebutan bagi kapal saat berhenti atau diam di dekat terpaan angin pada
cuaca buruk.
M/T-Motor Tanker = Tanker yang digerakkan dengan mesin diesel.
Mariner = Secara umum berarti seseorang yang bekerja pada kapal laut. Kadang
juga diartikan sebagai pelaut yang bekerja di geladak.
Marry the Gunner's Daughter = Istilah populer yang digunakan oleh Angkatan Laut
zaman dulu untuk aksi mencambuk, biasanya saat berhadapan dengan senjata api.
Master = Petugas yang memberikan perintah pada kapal komersil. Biasanya untuk
sebutan petugas navigasi pada kapal.

Mate = Petugas asisten Master; pegawai kepala; orang yang telah lama
bertanggungjawab pada penyimpanan dan pemeliharaan kargo serta
pengorganisasian kerja pelaut dan navigasi.
Middle Ground = Area laut di antara dua terusan navigasi.
Modern Mariner Glossary
Moor = Menjaga kapal pada posisi tertentu dengan dua atau lebih jangkar dan kabel;
memasang satu atau lebih pelampung pada kapal; mengamankan kapal dengan
memasang tali.
Narrow Channel Rule = Peraturan tentang pengaturan terjadinya tabrakan yang
mengharuskan kapal untuk bernavigasi pada jalur yang sempit untuk menjaga agar
bagian kanan jalur yang dilalui kosong.
Newbuilding = Kapal yang baru sedang dibangun.
Nipped = Sebutan bagi kapal yang tertekan oleh balok es di kedua sisinya.
Nog = Paku kayu pada pantai untuk membantu kapal yang tergelincir.
Nunatak = Puncak berbatu yang berada pada daratan es.
OBO carrier = Kapal pengangkut; kapal yang dibangun untuk dapat membawa
berbagai jenis kargo (minyak/kering/bijih-Oil/Bulk/Ore)
Off and Fair = Perintah untuk membuang bagian kapal yang berbahaya,
mengembalikannya ke kondisi dan bentuk yang seharusnya, atau menggantinya.
Off-hire = Periode waktu ketika kapal untuk sementara tidak dapat beroperasi karena
keperluan pemeliharaan, perbaikan, atau pembongkaran.
Offing = Area laut yang berada di antara langit yang terlihat dan garis tengah antara
langit dan pengamat di pantai. Tetap dalam keadaan offing berarti menjaga jarak dari
laut.
Offshore service vessels = Isitilah umum bagi kapal khusus yang digunakan untuk
eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas yang ditemukan di laut.
Oil tanker = Kapal yang membawa minyak mentah atau hasil penyulingan. Jika
kapal memiliki peralatan untuk membawa beberapa jenis kargo secara bersamaan,
kapal jenis ini disebut Parcel Tanker. Shuttle tanker adalah tanker yang membawa
minyak dari tambang minyak lepasa pantai menuju terminal. Tanker minyak yang
dibuat khusus untuk transportasi hasil penyulingan, kadang dilengkapi dengan tanki
yang diberi cat atau lapisan khusus di bagian dalamnya, disebut product carrier.
OSV = Offshore Support Vessel. Kapal penunjang lepas pantai.
Overhaul = Memeriksa untuk keperluan perbaikan atau penyesuaian; menyusul;
memperluas katrol sehingga jarak antar geladak semakin besar.
Pack-Ice = Beberapa balok es besar terapung yang telah menjadi satu dan menjadi
lebih sulit atau lebih mudah terjangkau.
Paddy's Purchase = Istilah pelaut untuk menyebut pemasangan tali yang sangat
mudah tanpa kesulitan apapun.
Painter = Tali pada badan kapal untuk menjaga posisinya saat proses pengeretan;
rantai untuk mengamankan jangkar pada tempat tertentu.
PANAMAX = Kapal yang memiliki berat mati sekitar 50.000-75.000 dwt dengan lebar
dan panjang maksimum (lebar 32,2 m) dan dapat melewati terusan Panama.
Pancake Ice = Lempengan es kecil yang baru terbentuk berbentuk lingkaran yang
tidak menghalangi jalannya kapal.
Parclose = Lubang lentur pada kapal.

Parting Strop = Kulit yang dimasukkan diantara dua tambang dan lebih lemah
daripada tambang tersebut, sehingga akan melindungi tambang dari tekanan yang
berlebih; kulit khusus untuk memegang tambang.
Pay Off = Menurunkan awak dan menutup perjanjian kapal komersil; pelepasan
pangkat pada kapal militer; sebutan bagi haluan kapal saat menghindari angin.
Peggy = Sebutan yang populer di kapal militer/komersil bagi pelaut yang kewajiban
lemburnya adalah membersihkan/membereskan bagian kapal yang berantakan.
Petty Officer = Pangkat diantara petugas dan kelasi, dan merupakan pimpinan
kelasi. Biasanya memiliki hak istimewa yang berhubungan dengan pangkatnya.
Piggin = Ember kayu yang sangat kecil satu pegangan. Digunakan sebagai gayung
pada kapal kecil.
Pinnace = Sebelumnya merupakan sebutan bagi kapal layar bertiang dua, kadang
dilengkapi dengan dayung. Istilah sekarang berarti kapal kecil dengan layar atau
mesin milik Angkatan Laut dengan panjang 36 kaki.
Pool = Kolam. Genangan air yang tertutup atau hampir tertutup; perkumpulan yang
fluktuatif terdiri atas orang-orang yang dapat mengawaki kapal, dan dapat
bertambah anggota.
Pooping = Sebutan bagi kapal atau laut, saat ombak secara berturutan menyapu
kapal dan masuk ke geladak melalui buritan.
Popple = Lautan yang pendek.
Port Hole = Celah kecil, biasanya berbentuk lingkaran, yang ada di sisi kapal.
Digunakan sebagai penerangan, ventilasi, dan fungsi lainnya.
Primage = Uang yang dibayar oleh pemilik kapal kepada master/pimpinan kapal
karena keuletannya dalam menangani kargo. Kadang tidak berupa uang, melainkan
tambahan muatan. Jumlahnya sekitar 1% dari total kargo.
Procuration = Aksi yang dilakukan oleh seseorang atas nama orang lain; sebuah
dokumen yang mengizinkan seseorang untuk melakukan sesuatu atas nama orang
lain.
Production Ship = Kapal khusus yang dapat memompa minyak melalui saluran pipa
yang fleksibel dari dasar laut.
Production Unit = Bangunan yang diperlukan untuk produksi minyak dan gas.
Products Tanker = Kapal yang didesain untuk membawa minyak hasil penyulingan
dalam tanki. Jenis-jenisnya antara lain: Coastal (sekitar 3,001 dwt - 10,000 dwt
approx), Small (sekitar 10,001 dwt - 19,000 dwt), Handy (sekitar 19,001 dwt - 25,000
dwt), Medium (sekitar 25,001 dwt - 45,000 dwt), LRI (Long Range One) (sekitar
45,001 dwt - 70,000 dwt), LRII (Long Range Two) (sekitar 70,001 dwt - 100,000+
dwt).
Propogation = Gerakan puncak ombak yang keras.
Protest = Pernyataan di bawah sumpah yang dibuat sebelum ke notaris umum, yang
menyangkut kehilangan, kerusakan, atau gangguan yang terjadi pada saat
pelayaran.
PSV = Platform Supply Vessel. Kapal Penyuplai Bangunan lepas pantai.
Punt = Kapal kecil yang digerakkan dengan mendorong galah yang ujung bawahnya
berada pada dasar air; menggerakkan kapal dengan menancapkan galah pada
dasar air; perahu galah.

Puoy = Galah terpaku yang digunakan sebagai penggerak rakit atau kapal dengan
menyandarkan bagian ujungnya pada obyek yang tidak bergerak.
Purser's Grin = Senyuman kritis, menyeringai.
Quarter = Bagian kapal di antara tiang dan buritan.
Quarter Boat = Kapal kecil yang diangkut pada bagian quarter kapal, dan diatur agar
siap digunakan mendadak saat berada di laut.
Quarter Spring = Tali yang direntangkan ke dapan dari bagian quarter kapal untuk
mencegah berubahnya buritan atau untuk menarik kapal ke depan.
Quay = Dermaga. Suatu bangunan yang menjorok ke laut untuk fasilitas proses
bongkar dan muat barang, pendaratan dan keberangkatan penumpang, perbaikan
atau pemulihan kapal.
Radome = Pelindung berbentuk bulat yang ditempatkan pada pemindai radar untuk
mencegah resiko goncangan dan untuk melindungi radar dari efek cuaca.
Rafting = Menumpuk pinggiran bongkahan es, sehingga sebagian dari satu
bongkahan ada di atas bongkahan lain.
Reach = Aliran lurus air yang berada di antara dua tikungan sungai atau terusan.
Rector = Nama yang diberikan kepada Master kapal pada abad ke 11 dan 12.
Reefer Vessel = Kapal yang memiliki fasilitas pendingin untuk penyimpanan kargo.
Refit = Penggantian gigi mesin yang sudah terpakai atau rusak dengan gigi yang
baru.
Return Port = Tempat untuk turun atau kembalinya pelaut yang dibebastugaskan.
Rooming = Kondisi perairan yang mendukung jalannya kapal.
Ro-ro-ship (Roll on - Roll off) = Kapal kargo dimana bongkar muat kargo dilakukan
dengan kendaraan, baik dengan mobil/trailer atau truk khusus. Ada tiga jenis ro-ro
ship, yaitu: ro-ro ship yang beroperasi untuk membawa kontainer, lempengan, atau
kargo umum lainnya yang dapat diangkut dengan kendaraan, ro-ro ship untuk
transportasi mobil baru (jenis ini disebut PCC-Pure Car Carrier) atau dapat juga
mengangkut barang lain yang dapat bergerak, dan ro-ro ferry yang dapat
mengangkut kombinasi antara kargo bergerak (mobil dan truk) dengan penumpang.
ROV = Remote Operated Vehicle Mesin/Kendaraan berpengendali jarak jauh.
Rummage = Dulu diartikan sebagai kegiatan membongkar kargo. Sekarang berarti
kegiatan pencarian kapal secara hati-hati dan teliti.
Run Out = Melempar jangkar atau tali tambang dari kapal ke suatu titik tertentu di
luar kapal.
Sailing Ice = Massa es berukuran kecil pada jalur perairan yang masih dapat dilalui
oleh kapal.
Sailor = Pelaut. Seseorang yang bekerja pada kapal untuk perairan dalam. Kadang
juga diartikan sebagai seseorang yang pergi ke laut. Secara resmi diartikan sebagai
pelaut yang bekerja pada geladak. Dulu diartikan sebagai seseorang yang memiliki
pengalaman di laut.
Sallying = Memutar kapal yang terjebak lapisan es untuk menghancurkan
permukaan es yang mengelilingi kapal. Kadang juga dilakukan saat kapal terjebak
daratan.
Scrap = Kapal tua atau kapal bekas yang tidak dapat beroperasi lagi yang dijual
kepada penadah untuk melucuti bagian kapal dan menjual kembali besi
pembentuknya. Saat harga sewa kapal turun, nilai penjualan sisa kapal ini akan

lebih tinggi dari nilai jual kapal itu sendiri, terutama jika kapal itu membutuhkan biaya
tinggi untuk proses survey khusus.
Scuttle Butt = Tong berpelindung yang bertutup pada bagian atasnya sebagai tempat
membawa air bersih.
Sea Battery = Penyerangan terhadap pelaut oleh Master kapal saat berada di laut.
Sea Boat = Perahu pada kapal yang dijaga agar siap diluncurkan sewaktu-waktu
saat berada di laut, kadang disebut juga kapal darurat/kecelakaan; kapal kecil yang
menyertai jalannya kapal besar untuk menilai performa kapal besar tersebut di laut.
Sea Captain = Master kapal laut. Petugas bersetifikat yang kompeten dan
berkualitas untuk menjadi master kapal laut.
Sea Dog = 1. Pelaut tua yang berpengalaman; 2. anjing laut; 3. prajurit Ratu
Elizabeth.
Sea Lawyer = Istilah kelautan untuk orang yang suka berargumen.
Sea Smoke = Gas yang naik seperti uap atau asap dari air laut yang disebabkan
oleh udara dingin yang berhembus di atas permukaan laut. dapat juga diartikan
sebagai asap beku, kabut uap, kabut air hangat, atau asap air.
Seafarer = Seseorang yang berpenghasilan dari bekerja di laut.
Seamanlike = Meniru sikap atau cara berpakaian seorang pelaut.
Second Greaser = Nama populer kuno untuk kelasi kelas dua.
Seiche = Osilasi berperiode pendek pada perairan yang tertutup atau sebagian
tertutup, yang tidak disebabkan oleh gaya gerak kapal.
Seismic ship = Kapal yang dapat melakukan pemetaan struktur geologi pada dasar
laut dengan menembakkan senapan udara yang akan mentransmisikan gelombang
suara ke dasar laut. Gaung dari tembakan tersebut ditangkap dengan alat
pendengar/hidrofon yang dipasang di bagian belakang kapal. Kapal seismic dapat
menghasilkan data yang merupakan faktor intrinsik dari suatu material yang
memerlukan pengujian pengeboran.
Semisubmersible = Instalasi yang dapat bergerak yang terdiri dari sebuah geladak
yang berada pada beberapa tiang, yang terpasang pada dua atau lebih ponton. Saat
beroperasi, ponton akan diisi air dan tenggelam. Posisi instalasi ini distabilkan
dengan beberapa jangkar, tetapi dapat juga dengan perangkat DPE-dynamic
positioning equipment. Umumnya memiliki mesin penggerak tersendiri, maksimal
berada pada kedalaman air 600 800 meter.
Sewed = Sebutan bagi kapal saat tingkat kedalaman air terlalu dangkal untuk
pelayaran kapal. Juga sebagai sebutan untuk air yang menyurut yang menyebabkan
kapal harus berlabuh.
Shallop = 1. perahu kecil dengan satu atau dua dayung. 2. kapal nelayan kecil yang
memiliki layar. 3. sekoci.
Sheet = Tali yang digunakan untuk menyesuaikan atau mengendalikan layar pada
kapal layar yang sedang beroperasi.
Shelf-Ice = Es daratan, baik yang mengapung atau berada pada daratan, yang
terbentuk dari butiran salju yang telah membentuk lapisan tetapi tidak membentuk
gunung es.
Shellback = Pelaut kawakan dan berpengalaman.
Ship = 1. kapal laut; 2. kapal yang memiliki sertifikat pendaftaran. Secara teknis
berarti kapal layar yang memiliki tiga atau lebih tiang layar. Pada zaman Victoria

berarti kapal yang memiliki paling tidak dua tiang layar pada bagian depan dan
belakangnya. Melaut/berlayar berarti menggunakan kapal.
Shipmaster = 1. Seseorang yang memberi perintah dalam kapal. 2. Seseorang yang
bersertifikat kompeten untuk memimpin kapal. 3. Marinir ahli.
Shoot Ahead = Melaju dengan cepat. Mendahului kapal lain dengan cepat saat
berlayar.
Short Stay = Sebutan bagi jangkar atau tambang kapal, saat panjang tambang yang
terjulur tidak sampai setengah dari kedalaman air.
Sighting = Pengamatan dengan mata; memeriksa dan menandatangani dokumen
sebagai bukti keasliannya.
Sighting the Bottom = Mengangkat, membalik, atau memiringkan kapal dan
memeriksa bagian bawahnya dengan teliti untuk menetahui adanya kerusakan.
Signed Under Protest = Menandatangani sesuatu atas paksaan dan sebenarnya
tidak setuju dengan dokumen yang ditandatanganinya, setelah menyatakan
ketidaksetujuannya.
Singling Up = Menyimpan tali tambang yang tidak diperlukan, sehingga hanya
sejumlah kecil saja tambang rusak yang harus dibuang saat kapal meninggalkan
dermaga.
Sixteen Bells = Bunyi lonceng kapal sebanyak 16 kali, yang biasanya dibunyikan
pada tengah malam tahun baru. Delapan kali dibunyikan untuk jam ke 24 akhir
tahun, dan delapan kali untuk jam ke 00 tahun baru.
Slob = Pecahan es di teluk, atau pada pinggiran gumpalan es yang besar.
Slop Chest = Kotak atau kompartemen untuk penyimpanan pakaian awak kapal.
Slop Room = Kompartemen untuk menyimpan pakaian untuk keperluan awak kapal.
Small Tanker = Tanker dengan berat mati lebih kecil dari 50.000 dwt.
Smelling the Ground = Sebutan bagi kapal yang bagian bawahnya sangat dekat
dengan dasar laut dan hampir menyentuhnya.
Snorter = 1. dengusan, orang yang mendengus; 2. angin yang sangat keras.
Snub = Menghentikan tali atau kabel yang sedang diulurkan secara tiba-tiba.
Snubber Line = Tali yang digunakan untuk memeriksa jalannya kapal saat berbelok
ke dermaga atau lembah.
Soft Tack = Roti segar.
Son of a Gun = Pelaut yang terlahir di atas kapal perang, yang pernah dipercaya
sebagai salah satu faktor penting untuk menjadi pelaut yang baik. Merupakan istilah
pujian untuk pelaut yang bekerja dengan sempurna.
Soogee Moogee/Sujee-mujee = Serbuk pembersih untuk membersihkan kayu atau
permukaan yang dicat.
Spanking = Gerakan cepat dan lincah yang dilakukan oleh kapal yang melaju atau
hembusan angin.
Special survey = Pemeriksaan kapal oleh surveyor klasifikasi kapal yang dilakukan
setiap empat atau lima tahun sekali. Pemilik kapal kadang harus mengeluarkan
biaya besar untuk perbaikan kapal agar lolos pada pemeriksaan yang keempat atau
kelima, atau pilihan lainnya adalah membongkar kapal sebelum pemeriksaan.
Spile Hole = Lubang kecil pada tong untuk masuknya udara saat pengeluaran isi
tong.

Spindrift = Sapuan air yang terpisah dari puncak ombak yang disebabkan oleh angin
yang kuat.
Splice Main Brace = Mengeluarkan rum ekstra pada pembagian makanan. Suatu
penahan, kadang berupa tali meruncing yang disambungkan pada keadaan tertentu.
Spooning = Melaju lurus menghadapi angin dan laut.
Spot market = Pasar penyewaan kapal untuk perjalanan tunggal.
Spray = Air yang memercik di udara sebagai partikel.
Spring = 1. Tali yang terjulur dari bagian belakang kapal ke satu titik di luar kapal.
Dengan menarik tali ini kapal dapat bergerak maju. Kadang digunakan kabel jangkar
untuk menggerakkan kapal ke depan; 2. kecenderungan bagian depan kapal
mendekati angin; 3. pembukaan pelapis; 4. tiang kapal yang patah sebagian.
Spume = Buih laut.
Staith = Alat untuk menaikkan kargo ke atas kapal. Juga merupakan sebutan untuk
tempat pendaratan atau tempat pemuatan.
Stanch = Sebutan bagi kapal yang kokoh, kuat, dan tampak tidak mungkin bocor.
Stand-by Vessel = Kapal yang berpusat di sekitar suatu instalasi lepas pantai
dengan tugas untuk mengevakuasi kru instalasi tersebut pada keadaan darurat, dan
menjaga agar kapal lain tidak mendekati instalasi.
Stave off = Melepaskan sesuatu dengan tongkat, kait kapal, tiang panjang, dan lainlain.
Stemming = 1. menstabilkan posisi saat melalui sungai atau aliran ari pasang; 2.
melaporkan kedatangan kapal di dermaga kepada pengawas dermaga.
Stern Sheets = Bagian kapal pada halangan belakang buritan, atau diantara
halangan belakang dan geladak belakang.
Storage = Penyimpanan/pergudangan. Fungsi kapal yang kadang lebih cenderung
untuk peyimpanan daripada untuk transportasi kargo. Saat permintaan pasar
menurun, kapal dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak dari fungsi
penyimpanan.
Storis = Bongkahan es besar bergerak, yang berumur lebih dari dua tahun, yang
meluncur di pantai tenggara Greenland.
Storm Bound = Melempar jangkar atau tidak dapat melanjutkan perjalanan karena
cuaca badai.
Stow = Mengemas secara kompak dan aman.
Stretch Off the Land = Istilah lama pada kapal layar untuk berlabuh sejenak.
Submersible = Instalasi bergerak yang dibangun untuk operasi pengeboran di
perairan dangkal, yang diturunkan hingga dasar laut dengan kedalaman air
maksimal 30 - 40 meter.
Suck the Monkey = 1. menghisap rum dari buah kelapa, dimana rum tersebut
dimasukkan ke dalam kelapa dari lubang kecil; 2. menghisap isi tong kecil dari
lubang kecil, biasanya dengan menggunakan sedotan.
Suezmax = Kapal dengan berat mati sekitar 115.000 200.000 dwt dengan panjang
dan lebar maksimal dan didesain untuk dapat melewati Terusan Suez.
Sujee;Suji-muji = Sabun atau serbuk pembersih yang dicampur dengan air bersih;
membersihkan cat dengan sujee.
Sun over Foreyard = Istilah kelautan yang berarti waktunya untuk minum.

Supply ship = Kapal untuk transportasi peralatan dan perbekalan tambang minyak
lepas pantai atau instalasi yang sedang dibangun atau dalam proses produksi.
Kadang juga disebut Straight Supply atau Platform Supply Vessel (PSV).
Swab = Alat pel pelaut untuk mengeringkan geladak. Terbuat dari tali usang yang
dijerat dengan panjang sekitar 4 kaki. kadang dibuat lebih kecil dan diikatkan pada
pegangan kayu untuk digunakan dengan cairan basa untuk membersihkan kapal.
Swallow the Anchor = Meninggalkan laut dan bersiap untuk berlabuh.
SWATH = Small Waterplane Area Twin Hull. Desain lambung kapal yang ekonomis
dan dapat melaju cepat, biasanya digunakan untuk kapal ferry cepat atau kapal
cepat lainnya.
Sweat Up = Menarik tali untuk menggulungnya hingga ujung.
Swell = Serangkaian ombak yang besar dan kuat yang tidak disebabkan oleh kondisi
meteorology di sekitarnya. Biasanya disebabkan oleh angin yang bertiup jauh dari
posisi ombak.
Tally Board = Instruksi di atas kapal untuk mendekati kapal yang kecelakaan dengan
meluncurkan roket penyelamat.
Tally Book = Buku untuk mencamtumkan daftar kargo yang diterima oleh atau
dikeluarkan dari kapal.
Tanker = Kapal yang didesain untuk membawa kargo cair dalam beberapa tanki.
Kapal tanker dapat membawa berbagai macam produk diantaranya minyak mentah,
minyak hail penyulingan, bahan kimia cair, gas cair, dan anggur. Kapal tanker
memuat kargonya dengan mengalirkannya dengan pompa.
Tanky = Bintara laut di Angkatan Laut yang tugasnya mengurusi tanki air bersih.
Sewaktu-waktu tugas ini dilakukan oleh petugas navigasi, yang dapat juga disebut
tanky saat melakukan tugas ini.
TCE = time charter equivalent = ekivalen sewa berdasarkan waktu. Suatu ukuran
harga sewa kapal berdasarkan tingkat harga pasar yang dihitung dalam satuan
$/ton, disesuaikan dengan waktu penyewaan yang dihitung dalam satuan
$/kapal/hari. TCE dihitung sebagai harga sewa dikurangi pengeluaran tertentu yang
tidak dikeluarkan oleh pemilik kapal saat kapal disewa, dibagi dengan jumlah hari
sewa.
Teem = Menuangkan. Mengosongkan.
Tension Leg Platform = Bangunan terapung atau pelampung yang bermuatan yang
terpasang pada dasar laut dengan rantai vertikal, penopang, dan lain-lain. Bangunan
ini terjaga kestabilan posisinya dengan daya apungnya sendiri.
Tenth Wave = Ombak ke sepuluh, yang dipercayai akan lebih tinggi dari sembilan
ombak sebelumnya. Meskipun benar bahwa efek angin akan membuat ombak saling
bertumpuk satu-sama lain sehingga dapat membentuk ombak yang lebih besar,
tetapi tidak pernah dikatakan adanya ombak ke sebelas yang lebih besar, melainkan
ombak yang ke sepuluh. Di beberapa tempat, ombak kelima lebih besar dari ombak
lain secara konsisten.
Thole, Thole Pin = Pasak dari kayu atau besi yang disisipkan pada bibir perahu
dayung yang tidak memiliki penopang atau pengunci dayung.
Three Sheets in the Wind = Sebutan bagi seseorang yang berada di bawah
pengaruh minuman keras. Atau untuk kapal yang melaju sempoyongan seperti
orang mabuk.

Ticket = Bahasa percakapan sehari-hari untuk menyebut sertifikat kompetensi.


Umumnya dianggap sebagai nama yang meremehkan, tetapi dengan pengucapan
yang tepat akan menunjukkan istilah ini dengan baik.
Time charter = Penyewaan kapal untuk periode waktu tertentu. Pemilik kapal
menyediakan awak kapal, perlengkapan, dan persediaan yang diperlukan untuk
proses pengangkutan kargo selama kapal dalam perjalanan. Pihak penyewa wajib
membayar biaya pergudangan dan biaya perjalanan termasuk biaya tol kanal dan
bea pelabuhan.
Tom Cox's Traverse = Pekerjaan yang diselesaikan oleh seseorang yang biasanya
tidak melakukan apapun.
Ton-miles = Ukuran untuk berat kapal tanker. Merupakan berat ton suatu kapal yang
dikalikan dengan jarak tempuh.
Touch and Go = Menyentuh daratan dengan keadaan seimbang selama beberapa
saat kemudian kembali melanjutkan perjalanan.
Trice = Mengangkat dengan menurunkan tali yang terpusat pada suatu tiang atau
berkas ikatan.
Trick = Sebutan bagi tugas yang berhubungan dengan navigasi kapal, khususnya
pada kemudi.
Turn = Mengikatkan/memutarkan tali pada paku atau pin.
Turn up = Menguatkan ikatan tali dengan memutarkannya pada sekeliling paku.
ULCC = Ultra Large Crude Carrier (pembawa minyak mentah ekstra besar). Kapal
tanker laut dengan berat mati lebih dari 320.000dwt, dan didesain untuk dapat
membawa kargo berupa minyak mentah.
Under Foot = Sebutan bagi jangkar yang sedang berada di bawah kapal, dan
kabelnya kadang naik turun.
Under Way = Tidak tertambat pada dermaga atau daratan dengan cara apapun.
Biasa diartikan sebagai bergerak melaju pada perairan/laut.
Unmoor = Melepas ikatan tambatan kapal pada suatu pelampung atau dermaga.
Membongkar satu jangkar saat sedang bersauh dengan dua jangkar. Melepas satu
ikatan tambatan saat sedang bertambat dengan dua kabel.
Unship = Menurunkan sesuatu dari kapal. Memindahkan sesuatu dari tempatnya.
Up and Down = Sebutan bagi kabel yang terjulur tegang secara vertikal dari jangkar
ke lubang rantai jangkar.
Van = Kapal utama yang memimpin beberapa rombongan kapal lainnya.
Venture = Sebuah perusahaan yang menanggung resiko kerugian atas kehilangan
sesuatu.
Vessel = Istilah lain untuk kapal yang sering digunakan dalam navigasi.
Vigia = Laporan akan adanya bahaya terhadap navigasi kapal namun belum diteliti
kebenarannya.
Vise = Pengesahan atas sebuah dokumen yang telah diperiksa keabsahannya oleh
pihak yang berwenang.
VLCC = Very Large Crude Carrier. Istilah untuk kapal pengangkut minyak mentah
yang berukuran sangat besar, biasanya memiliki bobot mati antara 200.000 sampai
320.000 ton.
Voyage charter = Kontrak mengenai biaya sewa kapal berdasarkan kapasitas kapal
untuk membawa kargo pada satu kali atau lebih perjalanan. Dalam kontrak sewa

seperti ini, pemilik kapal membayar semua biaya operasi kapal, termasuk bea
pergudangan, kanal, dan pelabuhan, biaya pengemudi, bongkar-muat, dan agensi
kapal. Sedangkan biaya pemeliharaan kargo dibayar oleh pihak yang ditetapkan
pada saat perjanjian. Muatan kapal dibayar per unit kargo, misalnya ton, atau
tergantung satuan yang telah disetujui.
Wake = Aliran air yang tiba-tiba mundur dari kapal yang bergerak. Aliran mundur ini
disebabkan oleh gerakan kapal membelah air sehingga air akan bergerak mengisi
kekosongan yang diakibatkannya.
Warming the Bell = Membunyikan lonceng delapan kali sebelum dan sesudah waktu
tertentu.
Warp = 1. benang melintang pada kanvas atau kain; 2. tambang kapal yang
digunakan saat berbelok, biasanya berupa tali yang lebih kecil dari kabel; 3. tali
jangkar; 4. tali penambat
Wash = 1. aliran air yang memecah saat dilewati lambung kapal; 2. aliran air yang
terganggu oleh baling-baling kapal; 3. belati pada dayung.
Washing Down = Sebutan bagi kapal yang mendekati dan membasahi dermaga dan
langsung menjauh melalui jalan keluar pelabuhan.
Watch Bell = Lonceng yang dibunyikan setiap setengah jam untuk penanda waktu.
Water Breaker = Tong kecil untuk membawa air minum ke atas kapal.
Waveson = Barang-barang yang mengapung di permukaan laut setelah terjadi
kecelakan kapal.
Way = Kelembaman kapal saat bergerak di air.
Way Enough = Perintah yang diberikan kepada awak kapal saat berada pada
perahu dayung, yang menyatakan bahwa perahu tersebut dapat berjalan mulus, dan
agar dayung diletakkan di dalam perahu.
Weather Board = Bagian kapal yang menghadapi arah angin.
Well Found = Kondisi kapal saat diperbaiki, disimpan atau saat dicat.
Wetted Surface = Lubang pada permukaan luar kapal yang berhubungan langsung
dengan air saat di laut.
Wharfinger = Seseorang yang memiliki atau mengatur dermaga.
Where Away? = Laporan yang diberikan kepada seseorang perihal arah terhadap
suatu obyek secara tepat yang telah diteliti sebelumnya.
Whistling for Wind = Anekdot dari tradisi lama bahwa meniup peluit akan
menyebabkan angin berhembus lebih kencang.
Whistling Psalms to the Taffrail = Istilah pelayaran yang berarti saran yang baik
namun tidak dilaksanakan.
White Horses = Gelombang yang bergerak sangat cepat dengan buih-buih udara
yang berwarna putih.
Wholesome = Biasa dikatakan bila kondisi kapal sangat baik meskipun berada
dalam cuaca yang buruk.
Wind Dog = Pelangi yang tidak sempurna, atau bagian dari pelangi yang
mengindikasikan akan adanya badai.
Winding = Memutar kapal dari ujung ke ujung diantara pelampung atau sepanjang
dermaga.
Without Prejudice = Kata yang biasa digunakan saat sebuah pernyataan, komentar
atau aksi tidak dilakukan sebagai perwujudan sebuah persetujuan atau

ketidaksetujuan, atau mengakibatkan suatu hal dalam sebuah perselisihan, atau di


bawah pertimbangan.
Wrack = Hantaman gelombang yang menghancurkan. 2. Rumput laut yang
terdampar di pantai.
Yard Arm = Bagian dari pengangkut yang berada diantara bagian pengangkat dan
bagian l
uar dari pengangkut.
Yaw = Penyimpangan dari jurusan lurus.
:
Engine adalah suatu alat yang memiliki kemampuan untuk merubah energi
panas yang dimiliki oleh bahan bakar menjadi energi gerak

Berdasarkan fungsinya maka terminologi engine pada Caterpillar biasa


digunakan sebagai sumber tenaga atau penggerak utama (prime power) pada
machine, genset, kapal (marine vessel) ataupun berbagai macam peralatan
industri.

Motor Diesel Engine

Klasifikasi EngineSaat ini untuk mengerjakan berbagai macam jenis pekerjaan

yang berbeda sudah banyak sekali jenis engine yang dirancang oleh manusia.
Secara umum penggolongan berbagai jenis engine yang saat ini biasa dipakai
dapat dilihat pada bagan berikut ini:

Dari bagan tersebut maka penggolongan yang pertama dilakukan


adalah membagi engine berdasarkan tempat terjadinya proses
pembakaran dan tempat perubahan energi panas menjadi energi gerak.
Apabila kedua peristiwa tadi terjadi dalam ruang yang sama maka engine
tersebut dikategorikan sebagai engine dengan jenis internal combustion.
Sedangkan apabila ruang tersebut terpisah maka engine tersebut
dikategorikan sebagai engine eksternal combustion.

Eksternal combustion engine selanjutnya dapat dibagi menjadi dua


golongan, yaitu: turbine dan piston. Pada engine jenis internal
combustion penggolongan engine selanjutnya terdiri dari: engine piston,
turbine dan wenkel atau rotar. Berdasarkan perlu tidaknya percikan bunga
api untuk proses pembakaran maka engine piston dibagi menjadi dua
jenis, yaitu: engine diesel dan engine spark ignited. Merujuk pada
banyaknya langkah yang diperlukan untuk mendapat satu langkah power
maka diesel engine dibagi menjadi engine diesel dua langkah (two
stroke) dan empat langkah (four stroke). Selanjutnya engine diesel
empat langkah digolongkan lagi berdasarkan cara pemasukan bahan
bakar ke dalam ruang bakar menjadi dua tipe yaitu: engine dengan
system pre-combustion chamber dan direct injection. Pada spark ignited
engine penggolongan pertama didasarkan pada jenis bahan bakar yang
digunakan, yaitu: engine berbahan bakar gas dan bensin.
Caterpillar hanya memproduksi jenis engine diesel empat langkah dan
gas engine saja. Tetapi pada pembahasan kali ini topik yang akan dibatasi
hanya pada diesel engine saja.
Bagian Utama Mesin Diesel 2Tak Diameter Besar Dan Fungsinya

Bagian Utama Mesin Diesel 2 Tak Diameter Besar Dan Fungsimya


Untuk mesin 2 tak dengan diameter silinder besar, dipakai dikapal-kapal besar,
ada 2 tipe berdasarkan tipe torak yang dipakai
Double Acting Type
Keterangan :
1. Torak Trunk
2. Batang Torak
3. Batang Penggerak

4. Kepala Silang ( Cross Head )

Single Acting
Keterangan :
1. Torak Pendek

2.Batang Torak

3.Batang Penggerak

4.Kepala Silang

( Cross Head )

Single Acting
Keterangan Gambar :

Torak Trunk ( Panjang )

Batang Torak

Selanjutnya untuk pemasukan atau pengisian udara baru, dimana dimesin 2 tak
disebut PEMBILASAN melalui pintu pembilasan.
Untuk pengeluaran gas bekas dari dalam silinder bisa melalui

Katup Pembuangan

Pintu Pembuangan

Bagian - Bagian Utama Motor Diesel 2 Tak Dan Fungsinya

Katup Pembuangan Exhaust Valve


Digunakan Untuk mengatur pengeluaran gas bekas dari dalam silinder, setelah
langkah usaha.

Mekanisme Pembukaan Katup Pembuangan


Mekanisme pembukaan katup pembuangan terdiri dari :
a. Tuas
b. Batang Penekan
c. Nok
d. Poros Nok

auto;" width="320"> Pengabut Fuel Oil Valve


1. Pengabut
2. Jarum Pengabut
3. Pompa Bahan Bakar
4. Tekanan Tinggi
5. Nok
6. Poros Nok
Untuk bisa mengabutkan bahan bakar minyak, menjadi bagian yang kecil, halus
seperti kabut, adalah fungsi pengabut
Agar bisa mengabut, pemasukan bahan bakar ke pengabut harus bertekanan tinggi
250 kg/cm2, adalah fungsi pompa bahan bakar tekanan tinggi.

Piston
Menerima transfer energi dari gas panas, selanjutnya dipakai usaha mekanik.
Melakukan kompresi atau pemampatan udara Gerak naik turun torak dirubah
menjadi gerak putar diporos engkol.
Pembakaran, sampai dengan 30 kg/cm2.
Untuk tugas-tugas diatas, ruangan torak bekerja harus kedap dari kebocoran, untuk
itu torak harus dilengkapi dengan pegas torak.

Batang Torak Tanpa Kepala Silang

Batang torak diikat ditorak pena torak, sisi lainnya diikat dipena engkol dengan metal
jalan dengan baut-baut pengikatnya
Meneruskan gerakan torak ke poros engkol.
Dalam hal ini untuk tipe torak trunk ( panjang ) tanpa kepala silang ( crosshead )

1. Torak

2. Batang Torak

3. Kepala Silang 4. Batang Penerus

5. Pena Engkol

Meneruskan gerakan ke kepala silang, selanjutnya oleh batang penerus

(Connecting rod ) diteruskan ke pena engkol. Gerak naik turun torak selanjutnya
dirubah gerak putar poros oleh pena engkol.

1. Penutup Silinder

2. Pengabut

3. Lubang Pendingin

Penutup silinder, sehingga saran proses usaha lebih kedap


Pada penutup inilah diletakkan pengabut, katup pembuangan, katup udara start,
dll.

1. Pintu Pembilasan
Pelapis Silinder

2. Pintu Pembuangan 3. Lubang lubang Pelumasan

4. Ruang Pendinginan Pelapis Silinder

Sarana lintasan kerja torak turun naik, dalam rangka transfer energi dari gas
pembakaran secara mekanik.

Pada silinder ini terdapat pintu pembilasan, sehingga udara bilas yang dihasilkan
dari pompa-pompa bilas masuk kedalam silinder.

Keterangan Gambar :
1. Turbin
Masuk

2. Blower

3. Gas Bekas Masuk

6. Filter Udara 7. Udara Bilas Keluar

4. Gas Bekas Keluar

5. Udara

8. Poros Turbocharger

Klasifikasi Mesin Diesel Dan Definisi-Definisi


Mesin diesel adalah termasuk pesawat kalor, yaitu pesawat yang merubah energi
potensial berupa panas mejadi usaha mekanik
Mesin diesel adalah pesawat pembakaran dalam ( Internal Combustion
Engine ), karena didalam mendapatkan energi potensial ( berupa panas ) untuk
kerja mekaniknya diperoleh dari pembakaran bahan bakar yang dilaksanakan
didalam pesawat itu sendiri, yaitu didalam silindernya.
Mesin diesel adalah motor bakar, dimana proses pembakaran bahan bakar terjadi
akibat proses kompresi / penekanan udara didalam silinder ( 30 s/d 40 Kg/cm2
dengan suhu 600 s/d 800 C ) untuk kemudian bahan bakar disemprotkan dalam
bentuk kabut kepada udara yang bersuhu dan bertekanan tinggi tersebut
Sebagai Mesin Penggerak Utama Kapal, mesin diesel lebih menonjol dibandingkan
jenis Mesin Penggerak Utama Kapal lainnya, terutama :

untuk rute pelayaran antar pulau ( Interinsulair ), rute pelayaran yang sempit (
sungai ) dan ramai, karena pada saat olah gerak mesin kapal, mesin mudah
dimatikan dan mudah dijalankan kembali.

Konsumsi bahan bakar lebih hemat

Lebih mudah dalam mengoperasikannya

Klasifikasi Mesin Diesel :


Mesin diesel diklasifikasikan sebagai berikut
I .Menurut jumlah silinder
1. Silinder 1, tunggal
2. Silinder lebih dari 1, banyak

II .Menurut putaran
1. Putaran Rendah ( Low Speed ) < 1000 RPM
2. Putaran Menengah ( Intermediate Spped ) 1000 2500 RPM
3. Putaran Tinggi ( Hig Speed ) 2500RPM keatas
III.Menurut susunan posisi silinder
1. Tipe Berdiri In Line
2. Tipe V
3. Tipe Horizontal
4. Tipe Berlawanan Opposed Type
5. Tipe Radial
IV.Menurut jumlah langkah per siklus
1. Mesin 2 tak 2 strokes
2. Mesin 4 tak 4 strokes
V.Menurut tipe torak
1. Tipe torak trunk
2. Tipe crosshead
VI.Menurut tipe mesin dan arah putaran
1. Mesin sebelah kiri, arah putaran berlawanan jarum jam
2. Mesin sebelah kiri, arah putaran searah jarum jam
3. Mesin sebelah kanan, arah putaran searah jarum jam
4. Mesin sebelah kanan, arah putaran searah jarum jam.
VII.Kualitas Mesin Diesel adalah Sebagai Berikut :
1. Menurut Silinder

2. Mesin Diesel Menurut Putaran

Mesin Diesel Putaran Rendah Low Speed

Mesin Diesel Putaran Rendah Low Speed

Mesin Diesel Putaran Menengah Intermediate Speed

Mesin Diesel Putaran Tinggi High Speed

3.Menurut Susunan Posisi Silinder

Gambar Skema Mesin Diesel Type Horizontal

Gambar Skema Mesin Diesel Type Radial

Gambar Skema Mesin Diesel Type Berlawanan Opossed

Type Gambar Skema Mesin Diesel Type Berdiri - Inline


3. Menurut Jumlah langkah Per Siklus Pembakaran

In line type dan V type

Mesin Diesel 2 tak - Two Stroke


Gambar Skema Mesin Diesel 4 Langkah 4 Stroke

4. Mesin Diesel Menurut Type Torak

1.

Torak Trunk

2.Torak Pendek 3.Torak Trunk

6.Kerja Ganda

7.Kepala Silang

4Kerja Tungal

8.Kepala Silang

5. Menurut Tipe Mesin Dan Arah Putaran

5.Kerja Ganda

Istilah Dalam Motor Diesel Kapal


Mesin Dua Tak

Mesin Dua Tak Adalah mesin dimana satu kali putaran poros engkol, mesin menghasilkan
satu kali usaha.
Mesin Empat Tak
Mesin Empat Tak Adalah mesin dimana dua kali putaran poros engkol, mesin
menghasilkan satu kali usaha.
Titik Mati Atas
1. Posisi dimana torak tertinggi.
2. Posisi dimana volume silinder terkecil
3. Posisi dimana torak pena engkol poros engkol terletak pada satu gari lurus.
Titik Mati Bawah ( TMB )
1. Posisi dimana torak terendah
2. Posisi dimana volume silinder terbesar
3. Posisi dimana torak poros engkol pena engkol terletak pada satu garis lurus
Langkah Torak ( S )
Langkah Torak ( S ) Adalah lintasan yang ditempuh torak antara titik Mati Atas hingga Titik
Mati Bawah, atau sebaliknya dari Titik Mati Bawah hingga Titik Mati Atas.
Volume Langkah ( Vs )
Volume Langkah ( Vs ) Adalah isi / volume silinder sepanjang jarak dari TMA sampai
dengan TMB. Langkah volume dihitung dari luas penampang torak dikalikan dengan
langkah torak, atau
Vs = r2 . S
karena D = 2r
r = D; maka
Vs = D2 . S
Ruang Kompresi ( Vc )
Seperti diketahui pada saat mesin Diesel melakukan langkah kompresi, maka udara yang
berada dalam silinder akan dimampatkan hingga pada posisi dimana torak mencapai TMA.
Volume silinder diatas torak pada kedudukan TMA disebut Ruang Kompresi (Vc).
Lipat Kompresi ( )
Perbandingan antara volume silinder diatas torak pada saat awal langkah kompresi dengan
volume silinder diatas torak pada akhir langkah kompresi disebut Lipat Kompresi atau
Perbandingan Kompresi.
Dengan demikian
= Vs + Vc

Vc

RPM ( Revolution n per minute )


RPM ( Revolution n per minute ) Adalah banyaknya putaran yang dihasilkan mesin tiap
menitnya. Misalkan RPM = n, berarti tiap menitnya mesin menghasilkan putaran sebanyak n
kali.
Kecepatan Torak Rata Rata ( Cm )
Apabila langkah torak = s meter, maka satu kali putaran poros engkol jarak yang ditempuh
torak = 2.S meter.
Definisi kecepatan adalah jarak per satuan waktu
Dengan demikian apabila suatu motor dengan RPM = n ; berarti selama 1 menit membuat n
kali putaran poros engkol, sedangkan jarak yang ditempuh torak selama itu = 2.S.n meter /
menit
Atau kecepatan = 2.S.n meter / detik ; harga ini
60
disebut kecepatan torak rata-rata ( Cm )
Cm = 2.S.n m/det
60
Mesin Kerja Tunggal Single Acting
Mesin dimana usaha hanya dihasilkan dari sisi atas torak saja
Mesin Kerja Ganda Double Acting
Mesin dimana usaha dihasilkan baik dari sisi atas maupun sisi bawah torak

Sistem Bahan Bakar Pada Kapal | Fuel Oil System |


Sistem bahan bakar adalah sistem yang digunakan untuk mensupply bahan bakar
yang diperlukan motor induk. Pada umumnya :
1. Mesin diesel kecepatan rendah dapat beropersi dengan hampir setiap bahan
bakar cair dari minyak tanah ( kerosine ) sampai minyak bunker.
2. Mesin diesel kecepatan tinggi modern, karena singkatnya selang waktu yang
tersedia untuk pembakaran pada setiap daur memerlukan minyak bakar yang
lebih khusus dan lebih ringan.
Dalam dunia Perkapalan | Maritime | Klasifikasi Bahan Bakar Sebagai Berikut :
1.MGO (Marine gasoil) 2.MDO (Marine diesel 3.IFO (Intermediate fuel oil)

4.MFO (Medium fuel oil ) 5. HFO (Heavy fuel oil)

Sifat bahan bakar


Sifat berikut yang mempengaruhi prestasi dan keandalan dari suatu mesin
diesel :
1. Penguapan
2. Residu karbon
3. Viskositas
4. Kandungan blerang
5. Abu
6. Air dan endapan
7. Titik nyala, dan
8. Mutu pelayanan
Untuk mesin diesel dalam skala kecil dibutuhkan penguapan bahan bakar yang
tinggi dari mesin diesel besar agar didapatkan penggunaan bahan bakar yang lebih
hemat, suhu buang rendah, dan asap minimum.
Residu karbon adalah karbon yangg tertinggal setelah penguapan dan
pembakaran habis suatu bahan yang diuapkan dari minyak, ini menunjukkan
kecenderungan bahan bakar untuk membentuk endapan karbon pada bagian mesin
( torak ) diperbolehkan residu karbon sebesar 0,1 %.

Viskositas suatu minyak dinyatakan oleh volume tertentu dari minyak untuk
mengalirkan melalui lubang diameter tertentu, makin rendah jumlah detiknya makin
rendah viskositasnya.
Alat untuk mengukur viskositas bahan bakar adalah viskosimeter saybolt.
dalam sistem bahan bakar terbakar bersama minyak dan menghasilkan gas yang
sangat korosif yang diembunkan oleh dinding silinder yang didinginkan, terutama
kalau mesin beroprasi dengan beban rendah dan suhu silinder menurun. Korosi
yang sering disebabkan oleh gas balerang sering didapati dalam sistem buang dari
mesin diesel.
Berbagai spesifikasi tidak mengijinkan kandungan balerang lebih dari 0,5-1,5%. titik
nyala meruapakan suhu yang paling rendah yang harus di capai dalam pemenasan
minyak untuk menimbulkan uap yang dapat terdapat dalam jumlah yang cukup untuk
menyala/terbakar sesaat.
Titik nyala minimum untuk bahan bakar diesel sekitar 150 derajat fahrenhet. mutu
penyalaan adalah sifat dari bahan bakar diesel yang penting, terutama pada mesin
diesel putaran tinggi sangat menentukan mudahnya penyalaan dan start mesin
dingin.
Jenis pembakaran yang di peroleh dari bahan bakar dengan mutu penyalaan yang
baik akan memberikan mutu operasi yang lebih halus, mutu pelayanan diukur
dengan indek yang disebut angka setana, nilai bilangan ini sebagi karakteristik
bahan bakar diesel serupa dengan angka oktana pada motor bensin.
Berikut adalah salah satu sistem bahan bakar dalam project guide wartsila
16V32
Wartsila 16V32 adalah motor induk yang didesain untuk menggunakan bahan bakar
HFO secara kontinue. Namun, dalam keterangannya di project guide mesin ini dapat
juga menggunakan beberapa jenis bahan bakar dengan spesifikasi tertentu.
Bahan bakar HFO dipompa dengan pompa yang digerakkan dengan electrik motor
menuju setling tank, pompa ini disebut dengan HFO transfer pump. Dari setling
tank HFO dipompa dengan HFO Feed Pump menuju HFO service tank. Pada feed
pump terdapat filter dan juga heater, heater ini berfungsi sebagai pemanas sebelum
bahan bakar masuk ke separator.
Dari service tank bahan bakar didorong dengan supply pump yang digerakkan
secara elektris dengan menjaga tekanannya pada sekitar 4-6 bar sebelum masuk ke
circulating pump, tekanan circulating pump berkisar antara 8-10 bar.
Bahan bakar kemudian didorong masuk ke main engine melalui heater dan full flow
filter, dan perlu dipastikan kapasitas circulating pump harus melebihi jumlah
yang dibutuhkan oleh main engine, sehingga kelebihan bahan bakar yang
di supply akan kembali ke service tank melalui venting box dan de-

aerating valve yang mana pada valve tersebut akan melepaskan gas dan
membiarkan bahan bakar masuk kembali ke pipa circulating pump.
Pada operasi engine yang konstan, maka engine harus menggunakan
heavy fuel. jika rekomendasi ini tidak dilakukan, maka akan terjadi latent
risk atau kerusakan tersembunyi pada kualitas diesel oil dan heavy fuel
yaitu pembentukan campuran yang tidak sempurna selama penggantian
bahan bakar. Oleh karena itu tidak disarankan menggunakan diesel oil
untuk operasi engine pada semua beban kerja.
Pada keadaan khusus, penggunaan diesel oil diperbolehkan dan
diperlukan dan dapat dilakukan sewaktu-waktu ketika engine tidak di
operasikan. Penggantian ini menjadi diperlukan untuk waktu yang yang
sesaat. pada penggunaan ini, kapal disyaratkan tidak bekerja atau
berhenti pada waktu yang cukup lama dengan kondisi engine dingin.
kondisi ini adalah ;
1. Saat kapal docking
2. Berhenti selama lebih dari 5 hari
3. Dilakukannya reparasi pada sistem bahan bakar utama
4. Kondisi lingkungan yang terjadi.
Beberapa bagian dalam fuel oil system ;
Storage Tank
merupakan tanki yang dipergunakan untuk tempat penimbunan bahan bakar yang
terletak pada engine room dan untuk pengisian dilakukan dari geladak cuaca.
Settling Tank
merupakan tanki yang digunakan untuk mengendapkan bahan bakar yang telah di
pindahkan oleh transfer pump dari tanki penimbunan. lama waktu yang diperlukan
untuk mengedapkan bahan bakar, ini minimal adalah 24 jam, hal ini berdasrkn class
rule.
Sistem Pemanas Di Storage Tank
pada perencanaan ini, untuk pemanasan bahan bakar di storage tank menggunakan
electrical heating coil. pemanasan suhu bahan bakar di storage tank mencapai 50
derajat celcius.
Transfer Pump
merupakan pompa yang digunakan untuk memindahkan fluida (fuel oil) dari tanki
penimbunan ke tanki pengendapan.
Feed Pump
merupakan pompa yang digunakan untuk memindahkan fluida (fuel oil) dari tanki
penimbun ( settling tank) ke tanki harian ( service tank ). pompa yang dginakan bisa
jenis screw wheel atau jenis gear wheel.

Separator
pada supply system terdapat poses pemisahan air dengan bahan bakar, proses ini
berlangsug di separator atau centrfuge.
Sistem Pendingin Pada Motor Diesel dan Macam Macam Pendingin Diesel
EngineSistem pendingin engine bertanggung jawab untuk menjaga suhu engine
agar selalu berada pada suhu operasi. Hal itu diperlukan karena engine akan
beroperasi optimum pada suhu operasinya.
Sistem pendingin mensirkulasikan cairan pendingin ke seluruh engine untuk
membuang panas yang timbul akibat pembakaran dan gesekan. Ia menggunakan
dasar pemindahan panas.
Panas selalu pindah dari sumber panas yang satu (1) ke sumber panas yang lebih
dingin (2). Sumber panas dan sasaran panas dapat berupa logam, cairan atau
udara. Apabila perbedaan suhu tersebut semakin jauh maka makin banyak panas
akan berpindah
Bagian-Bagian Sistem Pendingin

Komponen-komponen dasar sistem pendingin adalah (1) water pump, (2) oil cooler,
(3) lubang-lubang pada engine block dan cylinder head, (4) temperature regulator
dan rumahnya, (5) radiator, (6) radiator cap, dan (7) hose serta pipa-pipa
penghubung. Tambahan kipas, umumnya digerakkan oleh tali kipas terletak dekat
radiator berguna untuk menambah aliran udara sehingga pemindahan panas lebih
baik.

Water pump: Water pump terdiri dari sebuah impeller dengan kipas-kipas
berbentuk kurva di dalam rumah water pump tersebut. Bila impeller berputar,
baling-baling kurva mengalirkan air keluar rumah water pump.

Water pump:

Oil cooler (pendingin oli): Dari saluran keluar water pump, cairan pendingin
mengalir ke oil cooler. Oil cooler terdiri dari satu set tabung dalam rumahnya.
Pada contoh ini cairan pendingin mengalir melalui tabung-tabung membuang
panas oli yang ada di sekeliling tabung. Oil cooler membuang panas dari oli
pelumas sehingga sifat-sifat dan konsentrasi oli tetap terpelihara.

Oil cooler (pendingin oli):

After Cooler: Dari oil cooler, cairan pendingin mengalir ke engine block atau
ke after cooler untuk engine yang dilengkapi turbocharger. Beberapa engine
yang menggunakan turbocharger juga menggunakan jacket water pump
aftercooler sehingga cairan pendingin mengalir ke sana. After cooler
membuang panas dari udara yang masuk. Pada jacket water after cooler
sistem pendingin membuang panas dari udara. Konstruksi aftercooler seperti
radiator dengan tabung-tabung dan sirip-sirip. Udara panas yang ditekan oleh
turbo melewati sirip-sirip dan memindahkan panas ke air pendingin di dalam
tabung.

After Cooler: Dari oil cooler

Water Jacket: Dari aftercooler, air pendingin mengalir ke engine block dan di
sekitar cylinder liner. Membuang panas yang tidak berguna dari piston, ring
dan liner. Rongga-rongga tempat air tersebut disebut water jacket.

Water Jacket: Dari aftercooler,

Cylinder head: Air pendingin bergerak dari lubang-ubang pada engine block
menuju cylinder head, mengambil panas dari valve seat dan valve guide.

Regulator housing/rumah regulator: Apabila air pendingin meninggalkan


cylinder head, air pendingin masuk ke thermostat atau regulator housing.
Pengatur suhu (temperature regulator) dipasang di dalam rumah regulator.

Pengatur suhu/temperatur regulator: Temperature regulator bekerja seperti


polisi jalan raya pada sistem pendingin. Regulator bekerja untuk menjaga
suhu kerja engine. Kadang-kadang regulator mengalirkan air pendingin
melalui radiator, kadang-kadang ke pipa bypass untuk kembali ke pompa air
(water pump). Bila engine dingin, regulator menutup. Air pendingin mengalir
kembali ke water pump, tidak melalui radiator, tetapi melalui pipa bypass. Ini
akan membantu mempercepat memanaskan engine. Bila engine mulai panas,
suhu air pendingin mulai naik sampai mencapai suhu pembukaan radiator.

Bila regulator membuka lebih lebar dan lebih banyak lagi air yang menuju
radiator.

Pengatur suhu/temperatur regulator:

Radiator: Bila regulator membuka, air pendingin mengalir melalui pipa-pipa


atau slang-slang ke bagian atas radiator yang telah mengambil panas engine.
Di dalam radiator situasinya dibalik. Air pendingin melepaskan panas ke
atmosfir. Di dalam radiator air pendingin mengalir dari atas ke bawah. Tabung
dan sirip-sirip bekerja sama membuang panas. Radiator umumnya dipasang
dimana udara paling banyak dan pembuangan panas paling baik. Tutup
radiator air di dalam radiator bertekanan. Tutup radiator akan menentukan
berapa besar tekanan sistem pendingin selama engine bekerja. Sistem
pendingin yang bertekanan membantu mencegah air radiator mendidih pada
tempat operasi yang lebih tinggi. Bila anda berada pada permukaan yang
lebih tinggi, titik didih akan turun. Bila sistem pendingin tidak bertekanan,
maka air pendingin cepat mendidih sehingga mempercepat kerusakan
engine.

Radiator

Fan ( Kipas ) Pemindahan panas melalui radiator adalah dengan bantuan


kipas-kipas menambah aliran udara melewati tabung dan sirip radiator. Ada 2
tipe kipas, hisap (suction) dan tiup (blower), kipas hisap (1) menarik udara
melalui radiator dan kipas tiup (2) menekan udara melalui radiator. Beberapa
engine menggunakan tali kipas untuk mengerakkan kipas, pompa air atau
komponen lainnya. Bila tali kipas terlalu kendor, kecepatan putar kipas turun,
Ini akan mengurangi aliran udara melewati radiator dan akan menurunkan
kemampuan sistem pendingin.

Variasi Pada Sistem Pendingin


Sistem pendingin selalu dimodifikasi agar cocok dengan pemakaian engine. Di sini
anda akan mempelajari perbedaan-perbedaan sistem pendingin.

Gas buang yang didinginkan oleh air/water cooled exhaust.Saluran gas


buang yang didinginkan oleh air kadang-kadang ditambahkan pada sistem
pendingin untuk mendinginkan gas buang yang keluar. Pada engine kapal
gas buang yang didinginkan tidak memanaskan ruang mesin. Pada saluran
gas buang yang didinginkan, air pendingin mengalir di sekitar lubang-lubang
saluran gas buang.

Elemen kondisioner air pendingin/coolant conditioner element. Pilihan lain


pada sistem pendingin adalah menggunakan elemen kondisioner air
pendingin bila perlu. Elemen kondisioner air pendingin mengalir bersama air
pendingin. Anti karat terdapat di dalamnya. Karat tersebut larut di dalam
sistem pendingin selama engine bekerja.

Truck jalan raya/on highway truck. Pada on highway truck perubahan engine
speed selalu terjadi. Karena pompa air digerakkan oleh roda gigi, berarti
aliran air pendingin juga berubah. Sistem pendingin dimodifikasi untuk
menyesuaikan keadaan ini. Disamping pompa air, oil cooler, lubang-lubang air
pendingin, regulator suhu, radiator dan tutupnya, kipas, pipa-pipa dan slang
pada truck ada tambahan pipa yang dipasang pararel (shuntline) yang

menghubungkan bagian atas radiator dengan pompa air. Pipa yang dipasang
pararel ini mencegah kerusakan pompa air.

Truck jalan raya/on highway truck.

Shunt line/pipa pararel. Bila kecepatan truck berubah, kecepatan pompa air
juga berubah, namun demikian aliran air pendingin tidak terlalu cepat berubah
sehingga terdapat perbedaan tekanan dipompa air. Shunt line menyediakan
air yang cukup ke saluran masuk pompa air untuk menjaga tekanan dan
mencegah air mendidih. Air pendingin pada saluran masuk pompa dapat
mendidih karena turunnya tekanan. Pada saluran keluar pompa tekanan
tersimpan. Tekanan ini akan menimbulkan gelembung udara. Pecahnya
gelembung udara akan menyebabkan erosi pada pompa air.

Sistem pendingin engine kapal. Ada beberapa keunikan pada komponenkomponen sistem pendingin pada engine kapal sebab panas engine dialirkan
ke air ketimbang ke udara. Engine kapal menggunakan heat exchanger atau
keel cooler. Dasar aliran air pendinginnya sama dengan engine lainnya. Heat
exchanger atau keel cooler berfungsi menggantikan radiator.

Sistem keel cooler Komponen-komponen keel cooler ini sama dengan yang
konvensional. Ada pompa air (water pump), lubang aliran air, expansion tank
tempat dimana dipasang pengatur suhu (temperature regulator). Air pendingin
mengalir melalui keel cooler. Keel cooler adalah tabung-tabung yang dililitkan
atau dilas ke lambung kapal. Air mengalir dari expansion tank (1) ke pompa
air (water pump) (2) terus mengalir ke engine dan keel cooler (3) dimana air
laut mendinginkan air pendingin.

Sistem keel cooler

Heat exchanger Sistem pendingin ini terdiri dari pompa air (water pump),
lubang-lubang aliran air, saluran gas buang yang didinginkan oleh air (water
cooled exhaust manifold), expansion tank tempat dimana dipasang pengatur
suhu (temperature regulator). Air laut yang mendinginkan air pendingin juga
mempunyai pompa, pipa-pipa dan slang-slang tersendiri. Pada dasarnya heat
exchanger berbentuk kotak di dalamnya diisi tabung-tabung air pendingin
mengalir di dalam tabung yang dikelilingi air laut. Air laut menyerap panas
yang terdapat pada air pendingin.

Heat exchanger

Zinc Rod (batang seng) Zinc rod dipasang pada engine kapal untuk
mengurangi karat. Seng lebih rentan pada karat dari pada logam lain di
sistem pendingin. Bila seng dilalui air laut, seng tersebut lebih cepat berkarat.
Proses berkarat karena air laut ini disebut korosi galvanic. Batang seng
disebut Anoda yang berkorban sebab dia dirancang untuk berkarat dari
pada benda lain. Batang seng harus selalu diperiksa dan diganti bila perlu.

Zinc Rod
Air Induction System | Sistem Pemasukan Udara dan Pembuangan Gas
Bekas |
Engine Diesel memerlukan jumlah udara yang banyak untuk membakar bahan
bakar. Sistem udara masuk harus menyediakan udara yang cukup bersih untuk
pembakaran. Sistem pembuangan gas bekas harus membuang panas dan gas
pembakaran. Tiap hambatan terhadap aliran udara atau gas pembakaran yang
melalui sistem akan mengurangi kinerja engine.

Skema Jenis Sistem Udara Masuk


Terdapat beberapa jenis dari sistem udara masuk diantaranya :
1. Naturally Aspirated (NA).
2. Turbocharged (T).
3. Turbocharged Aftercooled (TA).
Komponen Dasar Air Induction System
Sistem pemasukan udara dan pembuangan gas buang yang umum termasuk :

precleaner (1),

air filter (2),

turbocharger (3),

intake manifold (4),

aftercooler (5),

exhaust manifold (6),

exhaust stack (7),

muffler dan connecting pipes (8).

Turbocharged (T).

Turbocharged Aftercooled (TA).

Komponen Dasar Air Induction System


Untuk melakukan pekerjaan dan perbaikan pada sistem udara pada engine, maka
penting untuk memahami aliran udara melalui sistem dan fungsi tiap komponen.
Juga penting untuk memahami bentuk komponen tersebut dan bagaimana cara
bekerjanya.
Precleaner atau saringan awal udara:
Precleaner selalu digunakan pada sistem udara engine diesel. Precleaner
menyaring kotoran-kotoran yang kasar yang terdapat di dalam udara. Udara bersih
merupakan masalah kritis bagi unjuk kerja engine. Kotoran dapat mempercepat
keausan dan merusak komponen engine. Jenis precleaner umum yang biasa
digunakan ada dua jenis yaitu:
1. Cyclone Tube

2. Full View
Kotoran yang tersaring oleh precleaner selanjutnya akan dibuang ke atmosfer
melalui komponen dust ejector.
Turbocharger
Dari saringan udara lalu udara mengalir ke dalam turbocharger
Fungsi dari Turbocharger:
1. Membantu menjaga tenaga engine pada dataran tinggi.
2. Menambah tenaga engine (horsepower).
Turbocharger menyediakan lebih banyak udara ke dalam engine sehingga
memungkinkan
lebih
banyak
bahan
bakar
yang
dapat
dibakar.
Sistem Operasi Turbocharger
Gas buang memutar turbin. Karena compressor dan turbin berada pada satu poros,
maka compressor turut berputar. Bertambah cepat compressor berputar, maka
bertambah banyak udara yang dimasukkan ke dalam sistem udara yang
memperbesar tekanan dan density. Peningkatan tekanan udara disebut boost.

Turbocharger
Waste gate
sans-serif;">
Waste gate adalah bagian dari beberapa turbocharger. Apabila boost lebih besar
dari yang dianjurkan, maka waste gate terbuka untuk membuang gas buang dari
sekeliling turbin ke atmosfer.
Dengan mengurangi aliran gas buang, maka akan memperlambat putaran turbin dan
kompresor untuk mengontrol tekanan boost. Turbocharger memberikan banyak
udara untuk memperbaiki pembakaran. Karena udara dimampatkan, maka udara
tersebut akan panas dan mengembang, menjadi berkurang massa jenisnya. Ini
berarti akan terjadi tidak cukup udara untuk menghasilkan pembakaran yang baik,

pada fuel setting yang lebih besar. Sebagian besar engine yang memakai
turbocharger memakai aftercooler untuk mengurangi suhu udara masuk.
Aftercooler
Turbocharger menaikkan suhu udara masuk sekitar 300 derajat F. Udara masuk
yang panas, kurang padat. Aftercooler mengambil panas dari udara masuk.
Intake manifold
Dari aftercooler, udara mengalir masuk ke dalam intake manifold dan ke lubang
valve intake pada tiap cylinder. Intake manifold berada pada cylinder head.
Exhaust Manifold
Udara masuk ke dalam ruang bakar dimana terjadi pembakaran. Gas hasil
pembakaran keluar melalui lubang keluar dan masuk ke dalam exhaust manifold.
Exhaust manifold terpasang pada cylinder head dan tepat pada lubang keluar untuk
gas buang.

Muffler
Dari turbocharger, gas bekas pembakaran disalurkan melalui muffler dan exhaust
stack.Muffler meredam suara ribut dari gas b
uang sehingga membuat suara engine menjadi lebih halus.

Exhaust Stack
Setelah gas buang melalui muffler, maka gas buang tadi melewati exhaust stack
(pipa keluar). Stack (pipa) ini mengeluarkan gas buang agar menjauh dari operator.
Gas buang masuk ke atmosfer melalui stack tadi. Sebagai tambahan pada
komponen dasar anda juga perlu memahami mengenai engine marine dan industrial
yang mungkin memakai :
1. Water cooled exhaust manifold
2. Water cooled turbocharger.
Ada tiga faktor yang diperlukan dalam proses pembakaran, yaitu:

Panas + Udara + Bahan Bakar => Pembakaran


Udara dan bahan bakar yang dipanaskan akan menghasilkan pembakaran,
sehingga menghasilkan gaya yang diperlukan untuk memutarkan engine. Udara
yang mengandung bahan Oksigen diperlukan untuk membakar bahan bakar.
Sementara bahan bakar menghasilkan gaya. Ketika bahan bakar dikabutkan di
ruang bakar maka bahan bakar akan sangat mudah untuk dinyalakan dan akan
terbakar dengan effisien. Pembakaran dapat terjadi ketika campuran bahan bakar
dan udara dikompresikan sampai dihasilkan panas yang cukup (+ 1000 derajat
F) sehingga dapat menyala tanpa bantuan percikan bunga api.

Mesin Diesel Digunakan Sebagai Tenaga Pendorong

Selanjutnya dari ketiga faktor yang sudah disebutkan di atas maka terdapat tiga
faktor lagi yang mengontrol hasil pembakaran:

Volume udara yang dikompresikan. Makin banyak udara yang dikompresikan


maka makin tinggi temperatur yang dihasilkan. Apabila jumlah udara yang
dikompresikan mencukupi maka akan dihasilkan panas yang temperaturnya
di atas temperatur penyalaan bahan bakar.

Jenis bahan bakar yang dipergunakan jenis bahan bakar mempengaruhi


karena bahan bakar yang jenisnya berbeda akan terbakar pada temperatur
yang berbeda pula. Selain itu effesiensi pembakarannyapun juga berlainan.

Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke ruang bakar. Jumlah bahan bakar
yang diinjeksikan juga dapat mengontrol hasil pembakaran. Makin banyak
bahan bakar diinjeksikan akan makin besar gaya yang dihasilkan.

Makin Banyak Bahan Bakar ==> Makin Besar Gaya


Engine power ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: torque dan Rpm
Rumus untuk horsepower :

Istilah Pada Tenaga Keluaran Engine

Torque: Torque (momen puntir atau torsi) adalah gaya puntir. Crankshaft
membuat torque

menjadi gaya di flywhell, torque converter atau bagian mekanis lainnya untuk berputar.
Torque menentukan kemampuan mengalami pembebebanan: Torque juga
merupakan ukuran kapasitas pembebanan dari engine.
Rumusan dari torque adalah:

Torque rise: Torque rise adalah penambahan torque yang terjadi pada saat
engine lugged yaitu dimana rpm engine turun dari rpm operasi. Dalam hal ini
kenaikan torque akan terjadi sampai pada penurunan RPM tertentu tercapai,
setelah itu torque akan turun dengan cepat. Pada saat torque mencapai
harga tertinggi itulah disebut Peak Torque.

Keterangan :
TR =Torque Rise

Hp =Horse Power

HC = Horsepower Curve

TC = Torque Curve

PT = Peak Torque

RT = Rated Torque

Horsepower: Horsepower adalah satuan tenaga yang dihasilkan oleh engine


per satuan waktu atau kemampuan melakukan kerja.

Brake horsepower: Adalah tenaga siap pakai di flywheel yang dapat


digunakan untuk melakukan kerja. Brake horse power itu lebih kecil dari horse
power yang terjadi sebenarnya, karena sebagian tenaganya dipakai untuk
memutar komponen engine itu sendiri

Heat/panas: Panas adalah bentuk energi yang dihasilkan oleh pembakaran


bahan bakar. Energi panas diubah menjadi tenaga mekanis oleh piston dan
komponen engine lainnya untuk menghasilkan tenaga yang dapat digunakan
untuk bekerja.

Temperature/suhu: Temperature adalah ukuran relative dari panas atau


dinginnya suatu benda. Biasanya diukur dalam satuan Fahrenheit atau
Celsius.

British Thermal Unit/BTU: British thermal unit atau BTU dipergunakan untuk
mengukur nilai panas secara spesifik dari suatu bahan bakar atau jumlah
panas yang dipindahkan dari suatu benda ke benda lainnya. Satu BTU adalah
jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan panas satu pound air
sebesar satu derajat Fahrenheit.

Perbandingan Diesel dan Gasoline Engines

Diesel engine tidak membutuhkan penyalaan dengan percikan bunga api: Perbedaan
yang nyata antara diesel dan motor bensin ialah bahwa diesel engine tidak
membutuhkan penyalaan untuk pembakaran. Pada diesel, pembakaran
dilakukan oleh udara yang dimampatkan sehingga udara yang sudah cukup
panas dalam ruang bakar bisa digunakan untuk membakar bahan bakar.

Bentuk ruang bakar diesel engine: Diesel engine dan motor bensin Memiliki
ruang bakar yang berbeda bentuknya. Pada diesel engine ruang di antara
cylinder head dan piston pada saat titik mati atas sangat kecil sehingga
menghasilkan perbandingan tekanan yang tinggi.

Perbandingan Engine Diesel dan Bensin

Bentuk ruang bakar motor bensin: Pada motor bensin ruang bakar ada di cylinder
head. Ruangan di antara piston dan cylinder head lebih besar dari pada diesel,
sehingga rasio kompresinya lebih kecil.
Diesel engine mampu melakukan kerja yang lebih berat: Perbedaan utama yang
lain yaitu dapat bekerja pada pada putaran rendah. Secara umum biasanya diesel
beroperasi antara 800 sampai 2000 rpm dan mempunyai lebih banyak torsi dan
tenaga untuk bekerja.
Siklus empat langkah: Kedua jenis engine, mengubah tenaga panas menjadi
gerakan dengan menggunakan siklus empat langkah.
Diesel engine lebih hemat bahan bakar: Pada waktu beroperasi, diesel engine
umumnya lebih hemat dalam pemakaian bahan bakar dibanding motor bensin.
Dimana dengan sedikit bahan bakar, diesel engine dapat menghasilkan tenaga
yang lebih besar dibandingkan motor bensin. Hal tersebut terjadi karena solar
memiliki kandungan panas yang lebih tinggi dibandingkan panas yang dikandung
oleh bensin.

Panas yang dikandung dalam bensin dan solar

Diesel engine lebih berat: Diesel engine pada umumnya lebih berat
dari pada motor bensin, karena konstruksi dan material bahan
pembuat diesel engine harus tahan terhadap tekanan dan
temperatur tinggi dari pembakaran.

Compression
ratio:
Diesel
engine
umumnya
mempunyai
compression ratio yang lebih tinggi untuk memanaskan udara
sampai titik bakarnya. Pada umumnya diesel engine mempunyai
compression ratio 13:1 sampai 20:1 sedang motor bensin
mempunyai compression ratio 8:1 sampai 11:1

Spark Ignited Engines

Ruang Bakar pada Spark Ignited Engine


Spark ignited engine beroperasi dengan bahan bakar gas seperti propane,
methane dan ethanol.
Caterpillar Gas Engine
Pada beberapa engine pistonnya telah mengalami perubahan design
dengan menambah cekungan yang cukup dalam untuk fasilitas
pembakaran. Atau bisa juga dengan permukaan piston yang rata. Sensor
electronic dan timing device ditambahkan untuk menambah kemampuan
kerja engine dan agar menghasilkan low emission (rendah emisi).
Sampai saat ini Gas engine Caterpillar tersedia dengan tipe 3300, 3400,
3500 dan 3600. Dengan aplikasi pemakaian untuk penerangan dan
penyaluran gas di lapangan natural gas, pengairan, pemompaan dan
power cogeneration plant.
Kapal Dibedakan Dari Penggerak Utamanya terdiri dari beberapa jenis
penggerak yang banyak digunakan
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Penggerak
Penggerak
Penggerak
Penggerak
Penggerak
Penggerak

Layar
Layar Motor
Paddle Wheel
Water Jet Propulsion
BalingBaling
Scottle

Penggerak Layar adalah penggerak yang digunakan mulai masa lampau


setelah penggerak dayung. Kapalkapal Viking dari Norway pada
zamannya menggunakan penggerak dayung dan layar. Kapal yang

menggunakan penggerak layar bebas biaya bahan bakar. Akan tetapi


kecepatan kapal tergantung pada kecepatan angin dan harus
menyesuaikan dengan arah angin
Penggerak Layar Motor tujuannya untuk menghemat bahan bakar dan
memamfaatkan angin untuk dijadikan pendorong kapal. Biasanya kapal
ikan yang menggunakan penggerak ini. Akan tetapi saat ini ada juga
kapal baja yang dibangun dengan desain kapal layar, selain menggunakan
motor juga menggunakan layar. Kapal yang berpenggerak layar motor
pada suatu saat motor akan mati dan menggunakan layar, atau
sebaliknya. Pada saat tertentu kapal bisa menggunakan dua penggerak
secara bersamaan.
Penggerak Paddle Wheel biasa digunakan
pada kapalkapal yang berlayar diperairan tenang seperti danau atau
sungai. Fungsi dari Paddle Wheel untuk memindakan air sehingga
menimbulkan daya dorong. Paddle Wheel berbentuk lingkaran yang
dikelilingi daun pisau yang rata
Penggerak Water Jet Propulsion digunakan pada kapal cepat seperti
kapal : Catamaran, Jet Foil, Foil Cat, Swath dll. Penggerak ini bekerja
dengan cara menghisap air di bagian depan dan dikeluarkan dengan
tekanan tinggi di bagian belakang. Penggerak Water Jet Propulsion tidak
dapat bekerja di perairan yang kotor karena dapat menyumbat
Penggerak BalingBaling adalah penggerak yang paling banyak
digunakan karena selain efisiensinya juga mudah perawatannya. Sistim
kerja balingbaling adalah memindakan air dari arah depan ke belakang
sehingga menimbulkan daya dorong. Kemiringan (pitch) daun baling
baling harus diperhitungkan agar mendapatkan daya dorong yang besar.
Permukaan balingbaling dirancang bertexture sangat halus, hal ini untuk
menghindari korosi kavitasi
Penggerak Scottle biasa digunakan pada kapalkapal tandu/tugboat
prinsipnya sama seperti balingbaling biasa cuma pada penggerak scottle
balingbaling dapat berputar 360 sehingga tidak memerlukan daun
kemudi
Jenis Kapal Di bedakan Dari Fungsinya
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mesin Uap Torak (Steam Reciprocating Engine)


Turbin Uap (Steam Turbine)
Turbin Electrick Drive
Motor Pembakaran Dalam (Internal Combustion Engine)
Gas Turbin
Nuklir

Mesin Uap Torak memiliki beberapa keuntungan diantaranya : Mudah


pemakaian dan pengontrolan, mudah berputar balik (reserving) dan
mempunyai kecepatan putar yang sama. Biasanya yang dipakai pada
mesin uap torak adalah mesin Triple Expansion (berilinder tiga) atau
Mesin Double Compound
Turbin Uap memiliki tenaga yang rata, pemakaian uap sangat efisien
baik pada saat tekanan rendah ataupun rendah. Getaran sangat kecil,
Pemakaian bahan bakar kecil dan bertenaga sangat besar. Akan tetapi
memiliki kekurangan, mesin turbin uap tidak dapat berputar balik (non
reverseable) sehingga diperlukan mreversing turbin tersendiri
Turbin Electric Drive adalah mesin yang menggunakanturbin untuk
menggerakkan generator sedangkan balingbaling digerakkan oleh motor
yang terpisah tempatnya dengan menggunakan aliran listrik tadi. Dengan
sistim ini reversing dapat muidah dilakukan sehingga tidak diperlukan
reversing turbin tersendiri
Motor Pembakaran Dalam biasa digunakan pada perahu yang
menggunakan motor tempel dan untuk tenaga yang lebih besar,
digunakan Mesin Diesel yang dibuat dalam suatu unit yang besar. Dingan
penggunaan turbo charger untuk super charging, maka beratnya dapat
diperkecildan tenaga dapat dilipat gantakan
Gas Turbin prinsipnya adalah suatu gasifier yang menggunakan udara
yang dimampatkan dan dinyalakan dengan menggunakan bahan baku
yang disemprotkan, setelah terjadi ladikan udara yang terbakar akan
mengembang
Nuklir digunakan sebagai mesin penggerak kapal dengan cara
memamfaatkan energi panas yang dihasilkan dari reaksi untuk
memanaskan air sehinga uap dari air tersebut menggerakkan turbin
Persiapan Mesin Induk Pada Saat OHN - OHN singkatan dari One
Hour Notice atau peringatan satu jam sebelum kapal berangkat berlabuh,
tiba berlabuh, atau kapal sandar. Intinya adalah peringatan dan persiapan
sebelum kapal tiba dan berangkat. Bagi Crew Engine setelah semua
perwira menandatangani ceklist OHN sebaiknya berada di Kamar Mesin
terutama bagi mereka yang sedang Dinas Jaga.
PERSIAPAN OHN (One Hour Notice) PADA SAAT KAPAL AKAN
BERANGKAT MENINGGALKAN PELABUHAN:

1.menjalankan generator sekaligus parallel dengan generator yang lain


untuk menambah daya listrik.
2.periksa tanki BBM, expansi air tawa pendingin, tambah bila kurang.
3.periksa tekanan udara start bertekanan 30kg/cm2, isi bila kurang.
4.periksa jumlah kondisi minyak lumas dalam LO sump tank, tambah bila
kurang.
5.jalankan pompa minyak lumas untuk priming, Pompa bahan bakar,
pompa SW (sea water )
6.jalankan turning gear kurang lebih 30 menit .
7.laukukan blow off dengan udar start.
8.tutup kran indicator.
9.bila memungkinkan, coba mesin maju mundur dengan koordinasi sama
mulaim jaga.
10.bila semua sudah siap dan tidak ada masalah siapkan telegraph posisi
standby engine.

PERSIAPKAN OHN PADA SAAT KAPAL TIBA:


1.siapkan formulir check list sebelum tiba.
2.jalankan generator sekaligus paraleldengan generator yang lain untuk
menambah daya.
3.periksa tekanan udaraa start dalam botol angin.
4.selanjutnya menunggu perintah dari anjungan
5.setelah olah gerak selesai masinis jaga tidak segera meninggalkan
kamar mesin.
6.buka kran indicator untuk blow up ME.
7.turning gear selama lebih kurang 30 menit.
8.matikan pompa yang tidak di perlukan.

PRINSIP OLAH GERAK (langkah-langkah mempersiapkan mesin


induk meninggalkan kapal):
1.warning up (pemanasan mesin induk)
2.trial engine (menoren mesin induk)
3.standby
4.running up/full away.
WARNING UP ( pemanasan mesin induk):
1.menjalankan kedua diesel engine generator
2.menjalankan ketel uap.
3.menjalankan sirkulasi air laut pendingin ( sea water).
4.menjalankan sirkulasi air tawar pendingin cylinder (jaket cooling fresh
water)
5.memeriksa jumlah bahan bakar di tiap2 tanki
6.menjalankan sirkulasi pelumasan stren tube.
TRIAL ENGINE:
1.membuka katup udara start utama (main starting air) dan tabung udara
start di cerat.
2.mematikan motor turning.
3.melepas handle dari roda gila.
4.posisi remot di pindah dari C/R ke W/H.
5.di lakukan pengetesan kemudi darurat.
STANDBY:
1.menunggu perintah dari anjungan
2.siap melakukan perubahan kecepatan
3.memperhatikan kondisi bejana udara start.
RUNNING UP (FULL AWAY):
1.mematikan salah satu diesel generator
2.menutup udara start utama
3.mematikan salah satu compressor
4.mengganti bahan bakar dari MDO dan MFO
5.menerima petunjuk khusus dari KKM
Apabila ada yang kurang silahkan di tambah di kolom komentar, marilah
belajar bersama agar bisa berbagi kepada mereka yang membutuhkan
tentang Persiapan Mesin Induk Pada Saat OHN

BANK SOAL JAWAB MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN


1. a. Apa tujuan utama dari kegiatan perawatan ? Jelaskan !
b. Apa yang dimaksud dengan manajemen perawatan kapal ? Jelaskan
Jawab :
a.Tujuan laksanakannya manajemenperawatanadalah :untuk
menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam peningkatan
keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
b. manajemen perawatan kapal adalah suatu cara pengaturan perawatan
kapal sehingga dapat menghasilkan suatu alat pengolola yang lebih baik
dalam meningkatkan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
2. Dalam rangka perawatan kita mengenal dan melaksanakan :

Tanggung jawab perawatan

Organisasi

Program kerja dan pengaturannya

Pendanaan dan pembukuan

Jelaskan pengertian masing-masing komponen tersebut diatas dalam


kerangka program perawatan tersebut.
Jawab :

Tanggung jawab perawatan adalah kewajiban mengenai jangka


waktu perawatan yang akan dilakukan secara poriodik, mengenai
hal-hal yang akan dikerjakan.

Organisasi

adalah

struktur

atau

bagian-bagian

dari

suatu

pembagian tugas dan tanggung jawab dalam suatu pekerjaan


penggalangan.

Program kerja dan pengaturannya adalahsalah satu bentuk kegiatan


yang dilakukan guna memberikan pedoman arahan untuk kerja
yang akan dilakukan sehingga kerja-kerja yang akan dikerjakan
dapat dilakukan dengan terarah.

Pendanaan dan pembukuan adalah salah satu bentuk kegiatan dari


struktur ekonomi mengenai perhitungan biaya-biaya dan sekaligus
pencatatan/pelaporan atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan.

3. Pada saat kapal masuk ke galangan ada pihak-pihak utama yang


terlibat dalam pelaksanaannya. Subutkan pihak-pihak tersebut !
Jawab :
Pihak-pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaan penggalangan kapal
adalah general manager (direktur utama ) dimana membawahi :

Bagian teknik =disain perencanaan dan operasional

Bagian ekonomi = mengumpulkan sewa unsur biaya.

Bagian pegawaian = penyediaan tenaga kerja dan static.

4. Bila pekerjaan yang akan dilaksanakan galangan kapal telah diseleksi


dengan teliti, maka tiba waktunya menulis spesifikasi dan hal-hal apa saja
yang terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik (bagi pemilik kapal dan
galangan).
Jawab :
Hal-hal yang terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik (bagi pemilik
kapal dan galangan) adalah ;

Spesifikasi merupakan dasar kontrak perbaikan kapal antara pemilik


kapal dngan golongan yang meliputi baik waktu maupun harga.

Hal-hal yang terjadi jika pembuatan spesifikasi tidak baik akan


menyebabkan keterlambatan waktu dan pembahasan biaya-biaya a;

a. Bagi pemilik kapal akan menimbulkan biaya yang lebih tinggi dari
perkiraan semula dan waktu akan lebih lama digalangan.
b. Bagi galangan akan mengakibatkan pembatalan pekerjaan-pekerjaan
lain yang telah disetujui, merubah jadwal pembangunan kapal baru
.

5. Organisasi perawatan merupakan tanggung jawab manajer armada dan


nakhoda / KKM. Terangkan tugas-tugas manajer armada dan nakhoda !
Jawab :

Tugas manajer armada adalah :

Memelihara agar kapal layak laut, anak buah kapal lengkap dan
diperlengkapi serta siap berlayar dilaut dan menerima muatan.

Menyediakan anggaran belanja untuk pemeliharaan dan perawatan.

Tugas Nakhoda adalah ;

Menjamin kelaik lautan kapal

Menjaga muatan kapal

Menjamin bahwa perawatan yang tepat telah dilaksanakan sesuai


dengan rencana dan anggaran belanja.

Soal Jawab Manajemen Perawatan Dan Perbaikan 2


1. Tuliskan penjelasan tentang pengaruh perawatan kapal oleh
perusahaan apabila :
a. Perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapalkapalmya (No Planning Policy).
b. Perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance
system kapal-kapalnya.
c. Perusahaan memakai perencanaan yang berlebihan (Excees Planning)
untuk perawatan kapal-kapalnya.
Jawab :
a. Perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapalkapalmya (No Planning Policy) adalah

Tidak tercapai pegoperasian kapal yang teratur serta peningkatan


keselamatan awak kapal dan peralatannya akan sangat
mempegaruhi system administrasi pada perusahaan tersebut.

Akan menyulitkan para perwira kapal dalam hal merencanakan dan


menata kegiatan dengan baik

Pekerjaan tidak dapat dilaksanakan secara sistematis dan ekonomis

Tidak dapat menjamin kesinambungan pekerjaan perawatan

b. Perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance


system kapal-kapalnya adalah : biaya yang digunakan dapat mengalami
kekurangan karena bukan dari biaya anggaran tetap dalam perusahaan.
c. Perusahaan memakai perencanaan yang berlebihan (Excees Planning)
untuk perawatan kapal-kapalnya adalah :

Perusahaan dapat mengalami kerugian yang tidak terduga dari


perencanaan yang berlebihan,

Pekerjaan kapal tidak akan terlaksana dengan sempurna.

2. Tuliskan dan jelaskan langkah-langkah upayah apakah untuk


meminimumkan biaya perawatan dan perbaikan kapal sehingga kapalkapal perusahaan dapat terbebas dari off hire condition !
Jawab :
Langkah-langkah untuk mminimumkan biaya perawatan dan perbaikan
kapal adalah :
1. Semua pengeluaran yang telah dilakukan oleh kapal dalam proses
pengedokan harus dilaporkan kepada manajer armada
2. Biaya harus dikontrol secara priodik
3. Sebaiknya menggunakan anggaran likwiditas anggaran ini harus
mencerminkan waktu yang tepat bila biaya-biaya disetujui dan
bukan pada waktu biaya dibayarkan.
4. Mendata dengan teliti segala kebutuhan pada saat melakukan
perawatan dan perbaikan / pengedokan mengeluarkan biaya sesuai
dengan persetujuan pimpinan perusahaan.
5. Membuat tanda terima atau laporan pengeluaran sesuai dengan
kenyataan yang menyangkut segala pengeluaran selama perawatan.
3. Tuliskan langkah-langkah utama sesuai urutannya yang dilaksanakan
dalam rangka pengedokkan kapal sesuai peraturan yang ada, mulai dari
langkah perencanaannya sampai dengan proses trial dan kalibrasi kompas
kapal !
Jawab :
Langkah-langkah utama yang dilaksanakan dalam rangka pengedokkan
kapal adalah :
a. Persiapan oleh perusahaan pelayaran

Catatan tertulis spesifikasi terakhir dalam program perbaikan dan


galangan kekapal

Pengawas dating kekapal sebelum docking

Pengangkutan suku cadang, peralatan cat dan sebagainya kekapal.

Mendatangkan tenaga-tenaga khusus.

b. Persiapan diatas kapal

Pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para perwira yang


bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan

Merencanakan kegiatan
penjagaan yang perlu.

Mempersiapkan daftar sertifikat yang akan diperbaharui

Mempersiapkan/memperhatikan
dibatalkan

Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperatikan dan diuji

Suku cadang harus tersedia atau sudah dipasang

Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia

Memberikan tanda untuk ssetiap komponen yang dimana pekerjaan


akan dilaksanakan

Membersihkan dan membebaskan dari gas dan membongkar jika


perlu.

dikapal

selama

docking

pekerjaan-pekerjaan

termasuk

yang

akan

4.Tuliskan dan jelaskan tentang perawatan kapal yang memakai system


perawatan Home Doctor system ! berikan tanggapan saudara atas
system ini !
Jawab :
Perawatan
kapal
yang
memakai
system
perawatan Home
Doctorsystem adalah suatu system perawatan dimana perawatan dan
perbaikan mesin dan perawatan kapal yang dilakukan oleh tehnition dari
darat.
Perawatan ini sangatlah tidak terlalu efesien dan memakan banyak biaya
oleh perusahaan pelayaran jika dilakukan pada semua pemeliharaan dan
perawatan sebaiknya system ini digunakan jika dikapal pihak kapal sudah
tidak mampu melaksanakan perbaikan tersebut atau pekerjaan perbaikan
diperuntukan untuk peralatan dan permesinan khusus yang diharuskan
diperiksa dan diperbaiki oleh seorang teknisi darat.
Soal Jawab Manajemen Perawatan Dan Perbaikan
1.

Sebelum

kapal

tiba

diperairan

galangan

(Shipyard)

untuk

melaksanakan perbaikan perlu ditempuh langkah-langkah persiapan.

Sebutkan persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal


maupun di galangan sebelum kapal tiba digalangan !
Jawab :
1. Persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal
maupun digalangan sebelum kapal tiba digalangan adalah :
2. Pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para perwira yang
bertanggung jawab untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut.
3. Merencanakan kegiatan dikapal selama kapal docking termasuk
penjagaan yang perlu.
4. Membuat rencana cuti untuk anak buah kapal agar menjaga tidak
mengerti perwira yang bertanggung jawab.
5. Mempersiapkan daftar sertifikat yang akan diperpanjang atau
diperbaharu.
6. Memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang akan dibatalkan.
7. Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperhatikan dan diuji.
8. Suku cadang harus tersedia atau sudah dipesan.
9. Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia.

Memberikan tanda, untuk setiap komponen dan dimana


pekerjaan akan dilaksanakan.

Membersihkan, membebaskan dari gas dan membongkar jika


perlu.

Menyimpan peralatan atau barang berharga pada tempattempat yang terkunci.

Mempersiapkan tangki-tangki serta mengisinya dengan bahan


bakar, minyak diesel, air tawar dan sebagainya untuk dibawah
oleh kapal.

Sebelum kapal tiba digelangan sebagai berikut : diadakan rapat diatas


kapal antara pemilik atau wakil pemilik galangan dan wakil pemilik kapal,
merupakan suatu permulaan yang baik untuk suatu perencanaan.
Dengan cara demikian kesulitan atau keraguan-keraguan yang berkaitan
dengan sertifikat dapat diselesaikan, sehingga dapat mengenal satu
dengan

yang

lainya

kemudian

fotho-fotho

dapat

diambil

dan

mendiskusikan

rencana

untuk

memulai

dan

melaksanakan

proyek

tersebut.
2. Gambarkan sketsa dari piramida informasi dalam tugas sebagaimana
diterapkan pada fungsi manajemen armada !
Jawab :

3. Kebocoran pada katup buang ataupun katup masuk yang terdapat pada
motor diesel 4 tak kemungkinan dapat terjadi. Bagaimana saudara dapat
mengetahuinya dan langkah apa saja yang saudara lakukan untuk
memperbaikinya ?
Jawab :
Kebocoran pada katup buang/isap yang terdapat pada mesin
diesel 4 tak dapat diketahui melalui :

Melihat dari ruang katup terdapat arang dari hasil pembakaran


bahan bakar tersebut ini disebabkan karena pada saat kompressi
pembakaran bahan bakar masuk keruang katup isap.

Putaran mesin tidak bisa normal dikarnakan adanya kebocoran


kompressi pada saat posisi piston kompressi akhir.

Langkah yang diambiluntuk memperbaikinya adalah :


1. Cylinder head yang kebocoran katup buang /masuk tersebut
diangkat atau dilepas dari mesin.
2. Katup buang dan katup masuk dilepas kemudian kerak-kerak yng
menempel pada cylinder head dan katup buang /masuk dibersihkan
3. Kemudian katup buang/masuk di skir dengan menggunakan ambril
setelah diperkirakan sudah rata /rapat betul.
4. Selanjutnya katup buang/masuk dipasang kembali ke cylinder head
setelah

terpasang

rapih,

katup

buang/masuk

ditest

untuk

mengetahui kebocoran tersebut. Setelah pengetesan dianggap baik,


5. Selanjutnya cylinder head dipasang kembali kemesin.
4. Jelaskan penerapan fungsi manajemen Planning dalam tugas dikamar
mesin !
Jawab :
Fungsi manajemen Planning dalam tugas dikamar mesin adalah
mengkeordinis berbagai kegiatan dan sumber daya dikamarmesin untuk
mencapai suatu tujuan tertentu.
5.

Dalam Struktur

Organisasi

Manajemen

Perawatan,

fungsi

manajemen antara lain disebutkan peran dan keterlibatan pejabatpejabat Struktural terkait. Jelaskan organisasi perawatan kapal yang yang
terkait dan tanggung jawabnya masing-masing !

Jawab :
Aspek organisasi perawatan yang berkaitan dengan tanggung jawab
adalah
Maneger Armada adalah :

Bertanggung jawab untuk memelihara agar kapal layak laut, dan


kelengkapan awak kapal, serta siap berlayar dilaut atau menerima
muatan.

Dia juga menguraikan anggaran belnja untuk pemeliharaan dan


perawatan serta harus bekerja sama dengan manajemen kapal
missal : Nakhoda dan kepala-kepala bagian.

Nakhoda adalah : bertanggung jawab untuk menjamin kelayak lautan


kapal, menjaga muatan dikapal dan menjamin bahwa perawatan yang
dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.

Bank Soal Jawab Manajemen Perawatan Dan Perbaikan


1. Apa tujuan dari dilaksanakannya manajemen perawatan di kapal.
Jawab :
Tujuan

laksanakannya

manajemenperawatan

adalah :

untuk

menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam peningkatan


keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
2. Hal-hal apa saja pada saat pemeriksaan mingguan dikapal berkaitan
dengan keselamatan, kesehatan dan lindungan lingkungan.
Jawab :
Hal-hal yang dilakukan pada saat pemeriksaan mingguan yang berkaitan
dengan :
Yang berkaitan dengan keselamatan adalah :
- Latihan sekoci penolong
- Latihn pemadam kebakaran
- Man over boad
Yang berkaitan dengan kesehatan adalah :
- Kebersihan dapur
- Kebersihan ruang gang room

Yang berkaitan dengan lindungan lingkungan adalah :


- Pembakaran sampah dengan menggunakan Incinerator
- Pemgetesan Oil Water Separator (OWS)
3. Apa persamaan dan perbedaan dari system perawatan Preventif dan
Korektif.
Jawab :
Persamaan dari system perawatan Preventif dan Korektif adalah : tetap
sama-sama merawat dan memantau kondisi mesin sebelum terjadi
kerusakan.
Perbedaan dari system perawatan Preventif dan Korektif adalah :

Kalau system perawatan Preventif yaitu : perawatan yang jarak


ditentukan oleh waktu kelender atau waktu operasi, tetapi menurut
pemantauan

langsung

terhadap

kondisi

mesin

dan

perlengkapannya.

Sedangkan system Korektif yaitu : untuk menemukan kembali


informsi tentang kondisi dan perkembangannya sebelum terjadi
kerusakan.

4. Pada instalasi mesin penggerak utama yang menggunakan turbin uap,


maka sangat diutamakan sekali perawatan terhadap air ketel. Sebutkan
jenis pengujian pada air ketel dan air kondensatnya.
Jawab :
Jenis pengujian pada air ketel dan air kondensor adalah ;
5. Berdasarkan dengan kelaik-lautan sebuah kapal harus dilakukan
pemeriksaan oleh badan yang berwenang. Sebutkan macam-macam
survey yang diwajibkan dan sebutkan badan-badan survey yang diakui
dunia.
Jawab :
Macam-macam survey yang diwajibkan yaitu :
1. Survey tahunan
2. Survey sewaktu-waktu, jika terjadi kecelakaan atau kandas atau
ada perubahan nama kapal.

3. Survey permulaan pada waktu kapal selesai dibangun atau pada


waktu pembelian.
Badan-badan survey yang diakui dunia yaitu :
- Lloyd Register of Shipping yang berpusat di London (LR).
- Germanisher Lloyd, di Hamburg (GL).
- Det Nerske Veritas, di Oslo (NV).
- Bureau Veritas, di Paris (BV).
- American Bureau Of Shipping, di New York (AB).
- Registro Italiano Navale, di Roma (Ri).
- The Register of United Sovyet Socialist Republic di Moskwa.
- Nippon Taikoku Kaiji Kyokai, di Tokyo (NK).
- Registro Argontino, di Buines Aires (RA).
RINGKASAN MATERI PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN
Perawatan dan Perbaikan Mesin
Suatu aktifitas dan perbaikan mesin yang perlu dilaksanakan terhadap
seluruh obyek baik teknis, meliputi seluruh material atau benda yang
bergerak atau tidak bergerak sehingga material tersebut dapat dipakai
dan berfungsi dengan baik serta selalu memenuhi persyaratan Standar
Internasional dan non teknis. Meliputi manajemen dan sumber daya
manusia agar dapat berfungsi dengan baik.
Kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan manajemen dan
material sampai pada suatu tingkat kondisi tertentu.
Segala macam kegiatan yang ditunjukan untuk menjaga agar kapal selalu
berada dalam kondisi baik laik laut dan dapat dioperasikan untuk
pengangkutan laut pada setiap saat degan kemampuan diatas kondisi
minimum tertentu
Tujuan Perawatan Dan Perbaikan Mesin
A. Mengoptimalkan daya dan hasil material sesuai fungsi dan manfaatnya.
B. Mencegah terjadinya kerusakan berat serta mendadak
C. Mencegah turunya efisiensi
D. Mengurangi pengangguran waktu yang berarti menambah hari - hari
kerja kapal
E. Mengurangi jumlah perbaikan dan waktu perbaikan saat kapal dok
tahunan
F. Menambah pengetahuan awak kapal dan mendidik agar mempunyai
tanggung jawab kerja

Metode Perawatan Dan Perbaikan

Sistem Perawatan Terencana ( Planel Maintenance Sistem )

Adalah rencana perawatan pada mesin dan permesinan bantu secara


berkala baik harian, tiga harian, mingguan, bulanan, tiga bulanan, enam
bulanan, dan seterusnya atau berdasarkan jam kerja mesin / permesinan

Sistem Perawatan Insidentil

Adalah perawatan / perbaikan yang dilakukan diluar jadwal yang telah


tersusun, dikarenakan adanya kerusakan atau tidak optimalnya bagian bagian mesin / permesinan.
Cara Kerja, Konstruksi Dan Penataan Permesinan

Cara kerja permesinan harus berdasarkan buku panduan mesin itu


sendiri, walaupun secara umum mungkin sama, namun tetap mesin
mempunyai karakter masing - masing.

Konstruksi dan penataan permesinan harus sesuai dengan


kondisi/situasi ruang mesin, keseimbangan besarnya kapal dengan
tenaga mesin dan ketersediaan tempat dikamar mesin

Persiapan Pelaksanaan Perawatan dan Perbaikan


1. Metode perawatan termasuk metode rutin / terjadwal atau insidentil
2. Jenis kerusakan / perawatan yang akan dilakukan
3. Keadaan material yang akan dilaksanakan perawatan / perbaikan

4. Ketersediaan suku cadang


5. Ketersediaan waktu pelaksanaan
6. Koordinasi dengan departemen lain, dan dengan pihak manajemen
Perawatan Motor Induk
1. Disesuaikan
perawatan

dengan

jumlah

jam

kerja

material

dan

metode

2. Lakukan perawatan, pemeriksaan, pengukuran, perbaikan, atau


penggantian material sesuai jam kerja
3. Dari pengecekan fisik, dapat diambil keputusan material yang
dirawat, diperbaiki, atau diganti walau jam kerja belum terpenuhi /
belum waktunya.
4. Pelaksanaan Perawatan dan Perbaikan :
Pembersihan, pemeriksaa, pengukuran,
material atau pengecekan fisik

penganalisaan,

penggantian

Tahap pertama : Top Overhaul yang meliputi material, kepala silinder,


penekan katup lengkap, batang pendorong, katup isap dan buang, katup
udara berjalan.
Tahap Kedua : Major Overhaul, yang meliputi torak dan ring torak, batang
torak, poros engkol, poros nok dll
Perawatan Diesel Generator
1. Secara umum sama dengan perawatan motor induk
2. Penggantian filter dan lub oil
Perawatan Ketel Uap

Ketel uap adalah tabung / bejana air yang dipanaskan dan


menghasilkan uap panas yang bertekanan dan mampu menjadi
sumber tenaga untuk menggerakan pesawat uap

Ketel Uap dibagi menjadi dua jenis yaitu :

Ketel Pipa Api : Ketel dengan pemanas didalam pipa dan air yanf
dipanaskan diluar pipa
Ketel Pipa Air : Ketel dengan air yang dipanaskan berada didalam pipa
dan api yang memanaskan berada diluar pipa

Ketel uap menjadi pesawat bantu apabila motor induk


menggunakan mesin diesel. Namum menjadi pesawat utama / Ketel
Uap Induk, bila ketel uap menjadi penggerak utama dan juga
menjadi pesawat bantu

Apendasi ketel pipa api dan pipa air adalah sama, hanya pada ketel
pipa air ada katup uap tekanan lanjut. Kesamaan itu antara lain :
1. Katup uap utama
2. Katup Keamanan
3. Katup cerat udara
4. Katup pengisian air ketel
5. Katup kontrol permukaan air ketel 2 set dll

Perawatan Ketel Uap yang Utama :


1. Perawatan pompa pengisian air ketel uap
2. Perawatan pengatur BBM
3. Perawatan bak penampung air pengisian ketel uap
4. Perawatan pompa air kondensat uap bekas
5. Perawatan sistem pipa uap, pipa air, pipa BBM, pipa udara dll

Perawatan pada Mesin Bantu

Pesawat - pesawat bantu yang dimaksud adalah seluruh


permesinan, pesawat - pesawat penggerak, peralatan - peralatan
dalam sistem yang berfungsi pengganti pesawat yang semuanya
berfungsi penunjang pengoperasian kapal.

Pesawat / Mesin Bantu tersebut :

-Kompresor Udara Penjalan :


Untuk memproduksi udara bertekanan 8 atm - 30 atm yang digunakan
untuk menggerakan motor induk maupun motor bantu dan katup
pneumatik lainya dibutuhkan perawatan sebagai berikut :
1. Periksa, kalibrasi low Pressure dan High Pressure Manometers,
agar tetap dalam kondisi baik

2. Perawatan dan perbaikan sesuai jam kerja dan material harus


betul diperhatikan secara periodis
3. Pastikan LP dan HP valve dalam keadaan baik yaitu pada bagian
spring dan yang lainya harus dalam kondisi baik
4. Bersihkan air cooler secara berkala
5. Penceratan udara sebelum dan sesudah menjalankan kompressor
-Pompa Air Laut dan Pendingin Motor Induk
-Purifier
-OWS
Perawatan Pipa - Pipa

Perawatan pipa meliputi kondisi pipa yang sudah berkarat harus di


ganti atau di las agar tidak bocor, kondisi sambungan atau plands
harus menggunakan packing sesuai jenis - jenis pipanya.

Pipa juga harus di cat agar tidak mudah berkarat

Warna - warna cat pipa di Engine Room antara lain :

Cat Merah

= BBM ( Bahan Bakar Minyak )

Cat Hijau Tua

= Air laut

Cat Abu-abu

= Udara / Angin

Cat Biru

= Air tawar

Cat Kuning

= Oil / Pelumas

Cat Hitam

= Air got / bilge

Perawatan Poros Baling - baling :


1. Intermediet saft ( Bantalan Penerus Saft ) harus berpendingin yang
cukup atau normal dengan menggunakan pelumas oil atau gemuk
dll
2. Baut - baut bantalan penerus saft diperiksa dan dikencangkan
secara periode
3. pipa - pipa air pendingin di stern tube di periksa agar bekerja
dengan baik

Perawatan Mesin - Mesin Deck Mesin Deck Meliputi :


1. Crane Kargo / Mesin kontrol
2. Mesin Jangkar / Anchor windlass
3. Mooring winch

Kumpulan Soal Jawab Teknologi Bahan


1) kegunaan packing-packing di bawah ini:
a). klingrit : untuk pelapis pd suhu dan tekanan yg tinggi yg berhubungan
dg minyak.
b). Tembaga ialah untuk bagian yg tahan tekanan dan suhu tinggi serta td
menemoel pd bidang paking atau tutup silinder,tutup rumah katup.
c).Karet ialah untuk bahan paking, gelang simer, selang, sbg peredam
getaran sabuk mesin, sabuk trfansfer.
d) Asbes ialah untuk packing plat, packing sumbat tabung, packing pd
sambungan flens, exhaust manipol ( yg berhubungan dg tem tinggi).
2) Jelaskan pengertian dbwh ini:
a). Nilai pembakaran: Banyaknya pns pd suatu pembakaran sempurna yg
diserahkan oleh 1 kg bb yg dinyatakan dlm joul/kg bb.
b). Nilai opak : Nilai pembakaran di kurangi dg panas kondensasi yg ada
dlm bb.
c). Nilai nyata : Suatu temp dimana bila diberi api akan menyala kemudian
mati.
d).Titik bakar: Suatu temp dimana bila diberi api akan menyala atau
terbakar sampai habis.
3) Contoh penggunaan bahan dibawah ini
a).Baja (steel) : pondasi mesin, baut-baut.
b). Besi tuang (cast iron) : rumah pompa, rocker arm.
c) . Besi campuran : body mesin,
d). Besi biasa : pipa-pipa,
e). Baja campuran : crank shaft, cam shaft.

4) a. Panduan non fero berat ialah ; suatu cara memadukan dua buah logam
non fero berat untuk mendapat sifat yg lebih baik.
Contoh : Bahan yg terpenting dlm panduan dinamakan tembaga ,
timah,timbel.
b. 1) Dua paduan tembaga dan kegunaannya:
- Paduan tembaga nikel dipergunakan dlm tehnik elektro sbg bhn
hambatan
- Paduan tembaga timah digunakan dlm bhn2 diatas kpl seperti daun
propeller, seal pd stern tube dll.
2) Dua paduan timah dgn timbel dan kegunaannya :
- Paduan timah timbel menghasilkan staniol atau kertas perak, yg
dipergunakan sbg pembungkus untuk bahan makanan.
- Paduan timah antimon menhasilkan britama yg dipergunakan untuk
pembuatan barang logam keperluan rumah tangga.
5) a. Non ferro ; Logam bukan besi yg diperguna kan sbg bahan campuran
dlm paduan untuk mendapatkan sifat2 yg lebih baik dlm keperluan tehnik
elektro, listrik dll.
Contoh:
- Wolfrom

- babit ( antimon)

- Molyd deen

- Magnesium Chrom .

b. Unsur paduan dariperunggu adalah terdiri dr susunan tembaga timah


dng perbandingan 3 : 2 dng campuran tambahan timah dan besi
- Pengaruh yg dilakukan trehadap paduan diantaranya memiliki tegangan
tarik atau SB = 40-50 kg/mm2. dan renggangan 20% tdk mudah patah
atau elastis didalam air dng sedikit berkarat.
1) Pelumasan yg terdapat dipermesinan kpl =
a) Pelumasan hidrodinamis: memisahkan dua buah permukaan yg saling
bergerak, poros dan bantalan dipisahkan oleh pelumasan tek. Pelumasan ,
dihasilkan oleh gerakan poros bantalan .
b) Pelumasan hidrostatis : Pelumasan terus menerus pd kedua
permukaan , menekan pelumas diantara kedua permukaan
c) Pelumasan terbatas: Tidak terjadi lapisan permukaan yg tdk terputus
diantara kedua permukaan karena in terjadi dari hubungan antara metal
dan metal.

Tujuan pelumasan :
-

Pe,mbatasan gesekan dan kehausan :

Penyaluran panas karena gesekan ( mendinginkan)

Berfungsi sbg penutup rapat

Peredam suara

Perlindungan permukaan thd korosi

2) Pd tatanan logam dik logam ferro, logam non ferro paduan ,apa
perbedaan ketiga macam logam tersebut
Jawab :
a) Logam ferro adalah logam basi
b) Logam non ferro adalah logam bkn besi
c) Logam paduan adalah logam paduan 2 logam atau lebih.
Bahan utama logam ferro:
-

besi murni : baja dan besi tuang tidak dicampur


baja dan besi tuang dicampur

Bahan utama logam non ferro : Tembaga,timah , timbel

Bahan utama logam paduan:


tembaga + timah
- tembaga + seng
- tembaga + timah + timbel

3) Untuk menjaga struktur atom pd logam perlu perawatan yaitu :


memanaskan baja dg cepat hingga suhu kurang lebih 800 C dan
kemudian mendinginkannya dlm minyak atau air, baja tersebut akan
menjadi lebih keras pengolahan panas yg lain adalah memurnikan,
mengkarbonkan, meng nitrasikan, memijarkan.
4) Diket : BBM kpl komposisi
C = 80%, H = 3,5 %, S = 1%,
O2 = 4%, W = 7% + 7,5%, B = 180 kg/jam,
rendemen ketel =
75%,

N = 1,6,

suhu air pengisian = 40 C (H = 167,4 kj/kg).


entalphi uap = 2,8 Mj/kg uap.
Jawab:

a) NO = 340 c + 1200 ( H 0/8) + 105 S - 25 W kj/kg


= 340 x 80 + 1200 (H 0/8) + 105 S 25W kj/kg
= 340 x 80 + 1200 ( 3,5 4/8 ) +
(105x1) (25 x75 )
= 27200 + 3600 + 105 -187,5
= 30717,5 kj/kg
uap yg dihasilkan tiap jam
= 180 x 30717,5 x 0,75

= 1575 kg / jam

2800 167,4
b) Banyaknya udara .
= n x 1/ 23,3 ( 8/3 C + 8 H + 5 O )
= 1,6 x 1 /23,3 ( 8/3 x 80 + 8 x 3,5 + 1 4 )
= 0,0686 ( 238,33 )
= 16,3 kj / kg
6) Jelaskan keuntungan dan kerugian dr >
a) BRINEL
Keuntungan Brinel adlh, krn bekas tekanan baja yg cukup besar maka
kekerasan rata2 bahan yg tdk homogen dpt ditentukan
KERUGIANNYA,
- hnya dpt mengukur kekekerasan s/d 4300N/mm2 saja karena
memakai ba

- benda kerjanya tdk dpt dipakai lagi.


- Membutuhkan waktu lama utk menekan dan mangukur bekas tekanan.
b). KEUNTUNGAN ROCKWEEL
- Dpt mengukur benda yg sangat keras seperti bajah sepuh
- Kerusakan bahan kecil sehingga msh bisa digunakan
- Pekerjaan pengiujian cepat
KERUGIANNYA ,
- Kekerasan rata2 tdk dpt ditentukan krn bekas tekana kecil intan
- Jika bekas tekanan dibesarkan hasil pengukuran bisa salah atau kurang
akurat
c. KEUNTUNGAN VICKERS
- dapt mengukur kekerasan yg berbeda dgn penekanan yg sama .
- kerusakan bahan uji kecil dan pengukuran

- sangat teliti
- dpt mengukur bahan uji yg tipis
KERUGIANNYA,
- tdk dpt mengukur dgn teliti pd bahan yg tdk homogen/
- penentuan kekerasan membutuhkan waktu yg sangat lama
7) 3 logam ferro yg mempunyai daya hantar listrik yg baik yaitu .
a) logam ferro adalah logam besi.
b) Logam non ferro adlh logam bukan besi.
c) Logam paduan adlh ,logam paduan 2 logam atau lebih.
8) a).Pemeriksaan magnetis
pd pemeriksaan magnetis kedalam benda kerja dibangkitkan medan
magnit . dlm medan magnet ini garis2 medan dilengkungkan mengelilingi
retak yg ada
b).pemeriksaan Penentran
Diatas benda kerja dituangkan minyak sedikit dgn melarutkan bahan ke
dlmnya berwarna merah yg intensif setelah beberapa waktu minyak
dihilangkan dgn benda kerja diberi serbuk yg kuat yg menyerap minyak
yg ketinggalan dlm retak dgn demikian retaak dptr dilihat pemeriksaan ini
bermanfaat utk menunjukkan kesalahan pd permukaan bahan yg tdk
magnetis.
c).pemeriksaan ultrasonic gelombang suara ultra dipancarkan
menumbuk benda kerja.gelombang soara ultra adalah gelombang suara
dgn frequensi tggi.Gelombang dipantulkan kembali oleh permukaan besar
benda kerja.dimana gema dasar dpt dilihat pd sebuahlayar.
d).pemeriksaan Rontgen
sinar rontgen dipancarkan menembus benda kerja getaran magnet listrik
dgn gelombang

pendek.

9) Pengertian dari :
a) Titik nyala api =Suatu temperature dimana bila diberi api akan
menyala kemudian padam .
b) titik beku =
suatu temperature dimana pd saat itu suatu zat mem beku.
c) titik bakar =

suatu temperature dimana bila diberi api akan menyala / terbakar sampai
habis.
10) a .jelaskan perbedaan antarra bahan plastikdan bahan logam
-plastik bahan bakunya adalah hasil batu bara dan
hasil minyak bumi.
- sedangkan logam banyak mengandung unsur2 biji
besi.
b. apa yg dimaksud dgn korosi dan bagaimana cara pencegahannya
# korosi adalah proses kimia yg dialami oleh logam akibat keadaan
disekitarnya seperti udara lembab, bahan kimia,air laut, gas dll.
# cara pencegahannya :
- dgn jalan memberikan pelumasan minyak /gemuk pd bagian2
permesinan yg bergerak.
- Minyak dan gemuk dpt dilakukan dgn kuas atau dicelupkan biasanya
digunakan pd alat2 suku cadang.
- Fosfat a/ baja yg diberi lapisan digantung dlm cairan senyawa fosfat
yg dilumerkan. Cara ini disebut difosfatkan.diparkerisasi atau diboderisasi
utk lapisan dasar cat pd lambung kpl.

UKP Perawatan Dan Perbaikan ATT IV


Bagian-bagian penting dalam komponen yang harus diperiksa pada saat kompresor
udara service over hole. Perawatan kompresor udara pejalan yaitu :
a. Section Low Pressure Valve.
b. Section High Pressure Valve.
c. Delivery Low Pressure Valve.
d. Delivery High Pressure Valve.
e. Safety Low Pressure Valve.
f. Safety High Pressure Valve.
g. Piston, Piston Ring dan sebagainya
- Periksa/ kalibrasi LP dan HP manometer dalam keadaan baik
- Perawatan dan perbaikan (overhoul) sesuai jam kerja atau sesuai kondisi
- Perawatan dan perbaikan LP dan HP valve, juga pastikan semua klep klep dalam
keadaan baik

- Bersihkan LP dan HP air cooler secara periodic


- Perawatan safety valve, regulator/ reducer valve, inlet dan outlet valve dan semua
katup udara secara periodic
- Perawatan penggantian minyak lumas secara berkala
- Lakukan cerat udara sebelum dan sesudah menjalankan kompresor
- Periksa secara periodic moving contact yg terdapat di dalam magnet contactor
- Perawatan terhadap electro motor dan switch box pada kompresor yg digerakan
oleh electro motor
Perawatan katup udara tekanan tinggi pada kompresor udara ( high pressure
delivery Valve)
-Perawatan / perbaikan LP/HP Valve dan Delevery Valve di skeur dengan Fine
Lapping pastikan semua klep-klepdalam keadaan baik.Kedap/tidak bocor,masih
tebal, cooper gasket,spring valve
semua dalam kondisi baik,sehingga hasil udara kompresi yang tinggi tidak terbuang
percuma.
Akibatnya jika terjadi penyimpangan kelurusan poros engkol (mis aligment)
melebihi batas yg diijinkan yaitu :
- Akan timbul getaran kuat
- Beban yang tidak rata pada semua komponen.
- Piston bergetar terhadap cylinder liner.
- Metal duduk(main bearing) berikut bagian bagiannya
- Mur & baut metal jalan menerima beban getaran paling berat.
- Metal rusak.rank shaft main engine rusak.
Kapal rusak akan delay atau discrap..
Akibat2nya apabila air didalam ketel uap tidak dirawat sebagaimana mestinya yaitu
:
- Pemanas naik/ panas dapur meningkat beban panas.
- Produksi uap akan berkurang.
- BBM pemakaian banyak.
- Pipa pipa air akan mudah rusak/ bocor.
- Kegunaan katup2 apendasi ketel adalah :
o Gelas penduga : untuk melihat tinggi permukaan air didalam drum uap.

o Manometer utama : untuk melihat tekanan uap didalam ketel dan mengontrol
berapa
4. tekanan uap yang keluar dari katup induk.
o Thermometer : untuk melihat suhu gas buang sebelum dan sesudah
Economiser.
o Kaca pengintip pembakaran : untuk memeriksa pembakaran didalam
ruangan dapur.
o Katup keamanan : apabila terjadi tekanan uap melebihi tekanan maksimum
yang diizinkan,maka katup akan terbuka sendiri
o Katup balik air pengisian : agar air yang sudah masuk tidak kembali kearah
pompa air pengisisn.
o Katup cerat udara : untuk membuang udara didalam uap yang dibuka pada
saat pembakaran awal ketel uap
o Low water level alarm : signal pemberitahuan bahwa permukaan air ketel
rendah.
o Lowest water level trip :alat pengaman yang akan mematikan pembakaran
ketel apabila permukaan air dibawah ambang batas maksimum
o Katup dan sistim pembilasan udara dan jelaga(Soot blow) : untuk
membersihkan sisa-sisa pembakaran dan jelaga2 yang baru melekat didalam
ruangan dapur dan pada dinding pipa-pipa
o Peralatan2 pengaman sistim Pneumatic electric : yang memerintahkan
menutup Solenoid Fuel Oil Valve akan menutup katup bahan bakar yang
masuk ke Brander dapur secara cepat,sehingga pembakaran dapat segera di
stop.
o Optic control : jika pembakaran tidak sempurna(flame failure trip off) apabila
terjadi pembakaran yang tidak sempurna (berasap),maka pembakaran
langsung stop
o Lowest Water Level Trip for Gauge Glass : apabila terjadi permukaan air
terendah didalam drum uap,maka pembakaran langsung stop.
o Untuk ketel uap yang Full Automatic,dilengkapi dengan alat : Pressure
Switch for steam low press auto start, Pressure Switch for steam High press
auto stop dan Autumatic Equipment lainnya.
- Gambar ketel uap dari ketel type ESD:

Keterangan :
1. Katup Uap Utama (main steam valve).
2. Katup Uap Tekanan Lanjut ( super heater steam valve ).
3. Katup Keamanan ada 2 set (safety valves ).
4. Katup Cerat Udara (air cock/ air drain valve ).
5. Katup Kontrol Tekanan Uap ( pressure steam valve ).
6. Katup Pengisian Air Ketel ( feed water inlet valve ).
7. Katup Tekan Sirkulasi Air Ketel (hot water circulating discharge valve).
8. Katup Isap Sirkulasi Air Ketel ( hot water circulation suction valve ).
9. Katup buangan kotoran permukaan air ketel ( surface blow down valve ).
10. Katup buangan kotoran dasar air ketel ( bottom blow down valve ).
Apa Yang Dimaksud Dengan Refrigasi - Mesin Pendingin
Refrigerasi

adalah produksi

atau

pengusahaan

dan

pemeliharaan

tingkat suhu dari suatu bahan atau ruangan pada tingkat yang lebih
rendah dari pada suhu lingkungan atau atmosfir sekitarnya dengan cara
penarikan atau penyerapan panas dari bahan atau ruangan tersebut.
Refrigrasi dapat dikatakan juga sebagai sebagai proses pemindahan
panas dari suatu bahan atau ruangan ke bahan atau ruangan lainnya
(Ilyas, 1993), sedangkan menurut Hartanto (1985) pendinginan atau
refrigerasi adalah suatu proses penyerapan panas pada suatu benda
dimana proses ini terjadi karena proses penguapan bahan pendingin
(refrigeran).
Menurut Arismunandar dan Saito (2005) refrigerasi adalah usaha untuk
mempertahankan suhu rendah yaitu suatu proses mendinginkan udara
sehingga dapat mencapai temperatur dan kelembaban yang sesuai
dengan kondisi yang dipersyaratkan terhadap kondisi udara dari suatu

ruangan tertentu, faktor suhu dan temperatur sangat berperan dalam


memelihara dan mempertahankan nilai kesegaran ikan.
Refrigrasi memanfaatkan sifat-sifat panas (thermal) dari bahan refrigerant
selagi bahan itu berubah keadaan dari bentuk cairan menjadi bentuk gas
atau uap da sebaliknya dari gas kembali menjadi cairan (Ilyas, 1993).
PRINSIP DASAR REFRIGRASI MEKANIK
1. Gambaran Umum Refrigerasi Mekanik
Prinsip dasar dari refrigerasi mekanik adalah proses penyerapan panas
dari dalam suatu ruangan berinsulasi tertutup kedap lalu memindahkan
serta mengenyahkan panas keluar dari ruangan tersebut.
Proses merefrigerasi ruangan tersebut perlu tenaga atau energi. Energi
yang paling cocok untuk refrigerasi adalah tenaga listrik yaitu untuk
menggerakkan kompresor pada unit refrigerasi (Ilyas, 1993 ).
2. Proses Yang Berlangsung Dalam Sistem Refrigerasi
Dalam suatu sistem refrigrasi mekanik, berlangsung beberapa proses fisik
yang sederhana. Jika ditinjau dari segi termodinamika, seluruh proses
perubahan itu terlibat tenaga panas, yang dikelompokkan atas panas
laten penguapan, panas sensibel, panas laten pengembunan dan lain
sebagainya.
Menurut Sofyan Ilyas (1993), suatu siklus refrigrasi secara berurutan
berawal

dari

pemampatan,

melalui

pengembunan

(kondensasi),

pengaturan pemuaian dan berakhir pada penguapan (evaporasi).


Satu siklus refrigrasi kompresi uap adalah sebagai berikut:
Pemampatan (kompresi). Uap refrigeran lewat panas bersuhu dan
tekanan rendah yang berasal dari proses pengupan dimampatkan oleh
kompresor menjadi uap bersuhu dan bertekanan tinggi agar kemudian
mudah diembunkan, uap kembali menjadi cairan didalam kondensor.
Pengembunan

(kondensasi).

Proses

pengembunan

adalah

proses

pengenyahan atau pemindahan panas dari uap refrigeran bersuhu dan

bertekanan tinggi hasil pemampatan kompresor ke medium pengembun


di luar kondensor.
Pemuaian.

Pemuaian

adalah

proses

pengaturan

kesempatan

bagi

refrigeran cair untuk memuai agar selanjutnya dapat menguap di


evaporator.
Penguapan (evaporasi), pada proses ini, refrigeran cair berada dalam pipa
logam evaporator mendidih dan menguap pada suhu tetap, walaupun
telah menyerap sejumlah besar panas dari lingkungan sekitarnya yang
berupa zat alir dan pangan dalam ruangan tertutup berinsulasi. Panas
yang diserap dinamakan panas laten penguapan.

KOMPONEN SISTEM REFRIGERASI


1. Komponen Utama Sistem Refrigrasi
Komponen pokok adalah komponen yang harus ada / dipasang dalam
mesin refrigerasi. Menurut Hartanto (1985) komponen pokok tersebut
meliputi :
Kompresor, kondensor, tangki penampung (receiver tank), katup ekspansi
dan evaporator. Masing-masing komponen dalam sistem kompresi uap
mempunyai sifat-sifat yang tersendiri (Stoecker,1989).
a. Kompresor
Kompresor merupakan jantung dari suatu sistem refrigerasi mekanik,
berfungsi

untuk

menggerakkan

sistem

refrigerasi

agar

dapat

mempertahankan suatu perbedaan tekanan antara sisi tekanan rendah


dan sisi tekanan tinggi dari sistem (Ilyas, 1993).

Kompresor

refrigerasi

yang

paling

umum

adalah

kompresor

torak

(reciprocating compressor), sekrup (screw), sentrifugal, sudu (vane).


(Stoecker, 1989).
Menurut Hartanto (1985) berdasarkan cara kerjanya kompresor dapat
dibedakan menjadi dua, yaitu kompresor torak dan kompresor rotary.
1) Kompresor torak
Kompresor torak yaitu kompresor yang kerjanya dipengaruhi oleh gerakan
torak yang bergerak menghasilkan satu kali langkah hisap dan satu kali
langkah tekan yang berlainan waktu. Kompresor torak lebih banyak
digunakan pada unit mesin pendingin berkapasitas besar maupun kecil
seperti lemari es, cold storage, collroom.

Kontruksi kompresor torak silinder ganda


2) Kompresor rotary
Kompresor rotary yaitu kompresor yang kerjanya berdasarkan putaran
roller pada rumahnya, prinsip kerjanya adalah satu putaran porosnya
akan terjadi langkah hisap dan langkah tekan yang bersamaan waktunya,
kompresor rotary terdiri dua macam yaitu kompresor rotary dengan pisau
/ blade tetap.

Kompresor rotary dengan dua buah blade


Berdasarkan kontruksinya, kompresor terdiri dari :
1) Kompresor tertutup
Kompresor jenis ini banyak digunakan pada unit mesin refrigerasi yang
kecil. Kompresor tertutup dibedakan dua macam yaitu kompresor
hermetik dan kompresor semi hermetik
a) Kompresor hermetik
Kompresor yang di bangun dengan tenaga penggeraknya (motor listrik)
dalam satu tempat tertutup. Jenis kompresor hermetik yang sering
digunakan

adalah

kompresor

hermetik

torak

pada

lemari

es

dan

kompresor hermetik rotary pada air conditioner.


b) Kompresor semi hermetik
Kompresor yang bagian rumah engkolnya dibangun menjadi satu dengan
motor listriknya sebagai tenaga penggerak. Pada kompresor ini tidak
diperlukan penyekat poros sehingga dapat dicegah terjadinya kebocoran
gas refrigeran.
2) Kompresor terbuka
Kompresor yang dibangun terpisah dengan motor penggeraknya. Jenis ini
banyak digunakan pada unit refrigerasi yang berkapasitas besar seperti
pabrik es, coldstrorage. Pada kompresor terbuka salah satu porosnya
keluar

dari

penggeraknya.

kompresor

untuk

menerima

putaran

dari

tenaga

a. Kondensor
Pengembun atau kondensor adalah bagian dari refrigerasi yang menerima
uap

refrigeran

tekanan

tinggi

yang

panas

dari

kompresor

dan

mengenyahkan panas pengembunan itu dengan cara mendinginkan uap


refrigerant tekanan tinggi yang panas ke titik embunnya dengan cara
mengenyahkan panas sensibelnya.
Pengenyahan selanjutnya panas laten menyebabkan uap itu mengembun
menjadi cairan.(Ilyas,1993)
Jenis- jenis kondensor yang kebanyakan dipakai adalah sebagai
berikut:
1) Kondensor pipa ganda (Tube and Tube)
Jenis kondensor ini terdiri dari susunan dua pipa koaksial, dimana
refrigeran mengalir melalui saluran yang berbentuk antara pipa dalam
dan pipa luar, dari atas ke bawah.
Sedangkan air pendingin mengalir di dalam pipa dalam dengan arah yang
berlawanan dengan arah aliran refrigeran.

Kondensor pipa ganda (Tube and Tube Condensor )


Keterangan :
a. Uap refrigeran masuk
b. Air pendingin keluar
c. Air pendingin masuk
d. Cairan refrigeran keluare. Tabung luar

f. Sirip bentuk bunga


g. Tabung dalam
1) Kondensor tabung dan koil ( Shell and Coil )
Kondensor tabung dan koil adalah kondensor yang terdapat koil pipa air
pendingin di dalam tabung yang di pasang pada posisi vertikal. Tipe
kondensor ini air mengalir dalam koil, endapan dan kerak yang terbantuk
dalam pipa harus di bersihkan dangan bahan kimia atau detergen.
2) Kondensor pendingin udara
Kondensor pendingin udara adalah jenis kondensor yang terdiri dari koil
pipa pendingin yang bersirip pelat (tembaga atau aluminium).
Udara mengalir dengan arah tegak lurus pada bidang pendingin, gas
refrigeran yang bertemperatur tinggi masuk ke bagian atas dari koil dan
secara berangsur mencair dalam alirannya ke bawah.
3) Kondensor tabung dan pipa horizontal (Shell and Tube)
Kondensor tabung dan pipa horizontal adalah kondensor tabung yang di
dalamnya banyak terdapat pipa pipa pendingin, dimana air pendingin
mengalir dalam pipa pipa tersebut.
Ujung dan pangkal pipa terikat pada pelat pipa, sedangkan diantara pelat
pipa dan tutup tabung dipasang sekat untuk membagi aliran air yang
melewati pipa pipa.

Kondensor selubung dan tabung (Shell and Tube condenser)


Keterangan :
1. Saluran air pendingin keluar
2. Saluran air pendingin masuk

3. Pelat pipa
4. Pelat distribusi
5. Pipa bersirip
6. Pengukur muka cairan
7. Saluran masuk refrigeran
8. Tabung keluar refrigeran
9. Tabung
Kondensor

yang

sering

digunakan

pada

kapal-kapal

ikan

adalah

kondensor jenisshell and tube. Kondensor ini terbuat dari sebuah silinder
besar yang di dalamnya terdapat susunan pipa-pipa untuk mengalirkan
air pendingin.
Tangki penampung (receiver tank)
Tangki penampung (Receiver) adalah tangki yang digunakan untuk
menyimpan refrigerant cair yang berasal dari pengeluaran kondensor
(Ilyas,1993).
Namun, apabila temperatur air pendingin didalam kondensor relatif
rendah, dan temperatur ruang mesin di manatangki penampung cairan
dipasang lebih tinggi, kadang - kadang cairan refrigeran yang terjadi di
dalam kondensor tidak dapat mengalir dengan mudah.
Dalam hal ini, bagian atas kondensor harus dihubungkan dengan bagian
atas penerima cairan oleh penyama tekanan (Arismunandar dan Saito,
2005).
Menurut Ilyas (1993), sebagai tempat refrigeran, receiver mempunyai
empat fungsi yaitu :
1. Menyimpan refrigeran cair selama operasi dan untuk maksud servis.

2. Meningkatkan perubahan dalam muatan refrigeran dan volume


cairan,

yakni

pemuaian

dan

penyusutan

refrigeran

karena

perubahan suhu.
3. Sebagai tempat penyimpanan refrigeran bilamana sistem refrigerasi
dimatikan untuk tujuan perbaikan dan pemeliharaan serta pada
saat sistem akan dimatikan dalam jangka waktu yang lama.
Pada receiver dilengkapi dengan sebuah gelas penduga untuk melihat
kapasitas

freon

dalam

sistem

dan

juga

dilengkapi

dengan

katup

keamanan sebagai pengaman untuk mengatasi tekanan yang berlebihan


dalam sistem.

Receiver

a.

Katup

Ekspansi

Katup

ekspansi

dipergunakan

untuk

mengekspansikan secara adiabatik cairan refrigeran yang bertekanan dan


bertemperatur tinggi sampai mencapai tingkat keadaan tekanan dan
temperatur rendah.
Pada waktu katup ekspansi membuka saluran sesuai dengan jumlah
refrigeran yang diperlukan oleh evaporator, sehingga refrigeran menguap
sempurna pada waktu keluar dari evaporator (Arismunandar & Saito,
2005).

Apabila beban pendingin turun, atau apabila katup ekspansi membuka


lebih lebar, maka refrigeran didalam evaporator tidak menguap sempurna,
sehingga

refrigeran

yang

terhisap

masuk

kedalam

kompresor

mengandung cairan.
Jika jumlah refrigeran yang mencair berjumlah lebih banyak atau apabila
kompresor mengisap cairan, maka akan terjadi pukulan cairan (Liquid
hammer) yang dapat merusak kompresor. (Arismunandar & Saito, 2005)
Menurut Hartanto (1985), katup ekspansi berdasarkan cara kerjanya
terdiri

dari

1) Katup ekspansi manual / tanganBerfungsi untuk mengontrol arus


refrigerant supaya tepat mengimbangi beban refrigrasi. Alat ini hanya
digunakan kalau beban refrigrasi konstan yang menunjukkan bahwa
perubahankecil dan berkembang lambat. Sering dipasang paralel dengan alat

kontrol lain sehingga system dapat tetap dioperasikan jika katup yang lain
dalam keadaan rusak (Ilyas,1993).

Katup Ekspansi Manual

2) Katup ekspansi automatik


Katup yang cara kerjanya berdasarkan tekanan dalam evaporator. Cara
kerja katup ini adalah pada waktu mesin pendingin tidak bekerja, katup
ekspansi tertutup karena tekanan dalam evaporator lebih besar daripada
tekanan pegas katup yang telah diatur.
Setelah mesin bekerja, uap didalam evaporator akan terhisap oleh
kompresor sehingga tekanan didalam evaporator berkurang. Setelah

tekanan didalam evaporator lebih rendah daripada tekanan pegas maka


pegas akan mengembangkan diafragma dan mendorong katup sehingga
membuka.
3) Katup ekspansi thermostatis (thermostatic expantion valve)
Katup ini bertugas mengontrol arus refrigran yang dioperasikan secara
mengindera oleh suhu dan tekanan di dalam evaporator dan mensuplai
refrigeran sesuai kebutuhan evaporator.
Operasi katup ini dikontrol oleh suhu bulb kontrol dan oleh tekanan
didalam evaporator (Ilyas,1993).

Katup Ekpansi Thermostatik

a. Evaporator
Evaporator berguna untuk menguapkan cairan refrigeran, penguapan
refrigeran akan menyerap panas dari bahan / ruangan, sehingga ruangan
disekitar menjadi dingin.
Menurut

Arismunandar

dan

Saito

(2005),

penempatan

evaporator

dibedakan menjadi empat macam sesuai dengan keadaan refrigeran


didalamnya, yaitu :

1) Evaporator kering (dry expantion evaporator)


2) Evaporator setengah basah
3) Evaporator basah (flooded evaporator), dan
4) Sistem pompa cairan
Pada evaporator kering, cairan refrigeran yang masuk kedalam evaporator
sudah dalam keadaan campuran cair dan uap, sehingga keluar dari
evaporator dalam keadaan uap kering, karena sebagian besar dari
evaporator terisi uap maka penyerapan kalor tidak terlalu besar jika
dibandingkan dengan evaporator basah.
Namun,

evaporator

kering

tidak

memerlukan

banyak

refrigeran,

disamping itu jumlah minyak pelumas yang tertinggal didalam evaporator


sangat kecil (Arismunandar dan Saito ,2005) .

Evaporator jenis ekspansi kering

Pada evaporator jenis setengah basah, kondisi refrigeran diantara


evaporato jenis ekspansi kering dan evaporator jenis basah.
Pada evaporator basah terdapat sebuah akumulator untuk menampung
refrigeran cair dan gas, dari akumulator tersebut bahan pendingin cair
mengalir ke evaporator dan menguap didalamnya.
Sisa refrigeran yang tidak sempat menguap di evaporator kembali
kedalam akumulator, didalam akumulator refrigeran cair berada dibawah
tabung sedangkan yang berupa gas berada diatas tabung.

Evaporator jenis ekspansi basah

Berdasarkan kontruksinya evaporator dibedakan menjadi tiga (Hartanto,


1985) yaitu:
1) Evaporator permukaan datar (evaporator plate)
Evaporator ini merupakan sebuah plat yang diberi saluran bahan
pendingin atau pipa yang dililitkan pada plat. Evaporator jenis ini banyak
digunakan pada freezeratau contact freezer dan proses pemindahan
panas menggunakan sistem konduksi.
2) Evaporator bare
Jenis ini merupakan pipa yang dikontruksi melingkar atau spiral yang
diberi rangka penguat dan dipasang pada dinding ruang pendingin. Jenis
banyak digunakan pada cold storage, palkah-palkah ikan dikapal, dan rak
air garam.
3) Evaporator sirip
Evaporator ini merupakan pipa yang diberi plat logam tipis atau sirip-sirip
yang berfungsi untuk memperluas permukaan evaporator sehingga dapat
menyerap panas lebih banyak.
Sirip-sirip ini harus menempel erat pada evaporator. Proses pemindahan
panas dilakukan dengan sistem secara tiupan dan banyak digunakan pada
AC (air conditioner),pendingin ruangan (cool room.)
2. Komponen Bantu
Komponen bantu adalah komponen yang dipasang pada instalasi mesin
refrigerasi yang gunanya untuk memperlancar aliran refrigeran sehingga
mesin refrigerasi dapat bekerja lebih sempurna.

Penggunaan alat bantu disesuaikan dengan besar kecilnya kapasitas,


jenis refrigeran yang digunakan dan kegunaan mesin refrigerasi tersebut
(Hartanto,1985).
a. Oil Separator
Suatu alat yang digunakan untuk memisahkan minyak pelumas yang ikut
termampatkan oleh kompresor dengan uap refrigeran.
Oli yang ikut bersama refrigeran harus dipisahkan karena jika hal ini
terjadi terus-menerus, maka dalam waktu singkat kompresor akan
kekurangan minyak pelumas sehingga pelumasan kurang baik, disamping
itu minyak pelumas tersebut akan masuk kedalam kondensor dan
kemudian ke evaporator sehingga akan mengganggu proses perpindahan
kalor (Arismunandar dan Saito, 2005). Oil separator dipasang diantara
kompresor dan kondensor.

Oil separator

Filter and drier

Alat ini digunakan untuk menyaring kotoran dan menyerap kandungan air
yang ikut bersama refrigeran pada instalasi mesin refrigerasi.
Alat ini merupakan suatu tabung yang didalamnya terdapat bahan
pengering (desicant) dansaringan kotoran dan penahan agar bahan
pengering tidak terbawa oleh aliran refrigeran yang dipasang pada kedua
ujung tabung tersebut (Hartanto, 1985).
c. Indikator (gelas penduga)
Merupakan alat yang digunakan untuk melihat aliran cairan refrigeran
pada mesin pendingin. Alat ini dipasang pada saluran cairan refrigerant
bertekanan tinggi antarareceiver dan katup ekspansi.
d. Alat pengukar panas ( heat excahnger)
Heat exchanger merupakan suatu alat penukar panas yang gunanya
untuk

menambah

kapasitas

mesin

refrigerasi

dengan

cara

menyinggungkan antara saluran cairan refrigeran yang bertekanan tinggi


dari receiver tank dengan saluran uap refrigeran bertekanan rendah dari
evaporator sehingga terjadinya perpindahan panas dari cairan refrigeran
bertekanan tinggi ke uap refrigeran yang akan dihisap oleh kompresor.
Sehingga cairan refrigeran bertekanan tinggi mengalami penurunan
tekanan

sebelum

mengalir

ke

katup

ekspansi

karena

penurunan

temperatur. (Hartanto, 1985)


e. Kran Selenoid (selenoid valve)
Kran selenoid adalah kran yang digerakkan dengan ada dan tidaknya
aliran listrik, kran ini pada umunya dipasang pada saluran cairan bahan
pendingin

bertekanan

tinggi

atau

sebelum

katup

ekspansi

(Hartanto,1985).
f. Akumulator
Akumulator berfungsi untuk menampung sementara refrigeran berwujud
cair yang belum sempat menjadi uap di evaporator.
Sebelum masuk ke kompresor refrigeran berbentuk cair dan uap
dipisahkan di akumulator, agar kompresor tidak menghisap cairan
refrigeran yang dapat menyebabkan kompresor rusak.

Pada mesin refrigerasi sistem evaporator basah peranan akumulator


sebagai komponen pokok dan dipasang setelah katup ekspansi, namun
pada evaporator sistem kering akumulator sebagai komponen bantu dan
dipasang diantara evaporator dan kompresor.

Akumulator
3. Alat Kontrol dan Pengaman
Sistem refrigrasi memerlukan sejumlah kontrol guna mempertahankan
kondisi operasi dan mengatur arus refrigerant agar peralatan bekerja
aman da ekonomis (Ilyas,1993).
Menurut Hartanto (1985), berdasarkan kegunaannya komponen kontrol
terbagi atas 2 macam alat pengontrol :
a. Alat ukur (non pneumatic)
Alat ini hanya dapat digunakan untuk mengetahui keadaan pengoperasian
mesin pendingin, antara lain :
1) Manometer
Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan pada mesin refrigerasi yang
pada umumnya dipasang pada :

saluran pengeluaran (discharge) kompresor, saluran pengisapan (suction)


kompresor, saluran minyak pelumas, kondensor, tangki penampung dan
akumulator (pada evaporator basah).
2)Thermometer
Thermometer
refrigerasi

digunakan

biasanya

untuk

digunakan

mengukur
untuk

temperatur, pada

mengukur

temperatur

mesin
ruang

pendingin, media pendingin (masuk dan keluar) kondensor, refrigeran


pada saluran hisap dan keluar kompresor dan sebagainya.
b. Alat Pengaman
Alat ini digunakan untuk mengamankan mesin pendingin apabila terjadi
keadaan pengoperasian yang tidak sesuai dengan yang dinginkan, jenis
alat pengaman yang sering digunakan dapat berbentuk saklar dan katup
atau keran. Adapun jenisnya antara lain:
1) Saklar tekanan tinggi ( High Pressure Control / HPC)
Adalah saklar listrik yang kerjanya dipengaruhi oleh keadaan refrigerant
didalam mesin pendingin yang bertekanan tinggi, alat ini dapat
mematikan kompresor secara automatik apabila tekanan pengeluaran
kompresor terlalu tinggi (lebih tinggi dari batas tekanan yang telah
ditentukan).
2) Saklar tekanan rendah ( low pressure control / LPC)
Pada prinsipnya alat ini merupakan suatu saklar automatik yang bekerja
berdasarkan tekanan hisap dari kompresor, apabila tekanan hisap
kompresor terlalu rendah (lebih rendah dari tekanan yang telah
ditentukan), maka alat ini akan memutuskan aliran listrik ke motor
penggerak kompresor sehingga kompresor akan mati.
Apabila tekanan penghisapannya naik sesuai dengan yang ditentukan
maka secara automatik akan menghidupkan kompresor kembali.
3) Saklar tekanan minyak pelumas (oil pressure control)
Alat kontrol yang dapat mematikan kompresor secara automatik apabila
tekanan minyak pelumas pada kompresor terlalu rendah.
Pada alat ini terdapat dua buah diafragma yang masing-masing kerjanya
dipengaruhi oleh tekanan minyak pelumas dan tekanan penghisapan
kompresor, oleh karena itu alat ini selalu dihubungkan dengan saluran
pelumasan dan saluran penghisapan kompresor.
4) Saklar temperatur (thermostat)

Alat yang dapat mematikan kompresor secara automatik apabila


temperatur ruangan yang didinginkan sudah mencapai pada temperatur
yang dikehendaki.
Alat ini menggunakan tabung perasa (sensor bulb) yang ditempatkan
pada ruang pendingin untuk mendeteksi temperatur ruangan pendingin,
apabila suhu diruang pendingin sudah sesuai dengan yang ditentukan
maka thermostat akan mematikan kompresor.

DAFTAR PUSTAKA
Arismunandar, W. dan Heizo Saito. 2002. Penyegaran Udara. PT. Pradnya
Paramita, Jakarta.
Dossat, RJ. 1976 Principle of Refrigeration
Handoko, K. 1981. Teknik Lemari Es. PT. Ichtiar Baru, Jakarta.
Hartanto, B. 1982. Teknik Mesin Pendingin. BKPI, Tegal.
Holman, J.P. 1988. Perpindahan Panas (Heat Transfer). Erlangga, Jakarta.
Ilyas, S. 1983 Teknologi Refrigerasi Hasil Perikanan Jilid I, Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian. CV. Paripurna, Jakarta.
________,1993. Teknologi Refrigerasi Hasil Perikanan Jilid II, Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian. CV. Paripurna, Jakarta.
Stoecker, W.F. dan Jerold, J.W. 1994. Refrigerasi dan Pengkondisian Udara
Edisi kedua. PT. Erlangga, Jakarta.
Sumanto. 2001. Dasar - dasar Mesin Pendingin. Andi, Yogjakarta.

Apa Yang Dimaksud Dengan Pompa Sentrifugal - Centrifugal


Pump
Teori Dasar Pompa SentrifugalPompa adalah suatu alat atau mesin yang
digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui
suatu media perpipaan dengan cara menambahkan energi pada cairan yang
dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus.
Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara bagian
masuk (suction) dengan bagian keluar (discharge).

Dengan kata lain, pompa berfungsi mengubah tenaga mekanis dari suatu sumber
tenaga (penggerak) menjadi tenaga kinetis (kecepatan), dimana tenaga ini berguna
untuk mengalirkan cairan dan mengatasi hambatan yang ada sepanjang pengaliran.
Pompa Sentrifugal
Salah satu jenis pompa pemindah non positip adalah pompa sentrifugal yang prinsip
kerjanya mengubah energi kinetis (kecepatan) cairan menjadi energi potensial
(dinamis) melalui suatu impeller yang berputar dalam casing.
Sesuai dengan data-data yang didapat, pompa reboiler debutanizer di Hidrokracking
Unibon menggunakan pompa sentrifugal single - stage double suction.
Klasifikasi Pompa Sentrifugal
Pompa Sentrifugal dapat diklasifikasikan, berdasarkan :
1. Kapasitas :

Kapasitas rendah < 20 m3 / jam

Kapasitas menengah 20 -:- 60 m3 / jam

Kapasitas tinggi > 60 m3 / jam

2. Tekanan Discharge :

Tekanan Rendah < 5 Kg / cm2

Tekanan menengah 5 -:- 50 Kg / cm2

Tekanan tinggi > 50 Kg / cm2

3. Jumlah / Susunan Impeller dan Tingkat :

Single stage : Terdiri dari satu impeller dan satu casing

Multi stage : Terdiri dari beberapa impeller yang tersusun seri dalam satu
casing.

Multi Impeller : Terdiri dari beberapa impeller yang tersusun paralel dalam
satu casing.

Multi Impeller Multi stage : Kombinasi multi impeller dan multi stage.

4. Posisi Poros :

Poros tegak

Poros mendatar

5. Jumlah Suction :

Single Suction

Double Suction

6. Arah aliran keluar impeller :

Radial flow

Axial flow

Mixed fllow

Fungsi dan Bagian-bagian Utama Pompa Sentrifugal


Secara umum bagian-bagian utama pompa sentrifugal dapat dilihat sepert gambar
berikut :

A. Stuffing Box
Stuffing Box berfungsi untuk mencegah kebocoran pada daerah dimana poros
pompa menembus casing.
B. Packing
Digunakan untuk mencegah

dan mengurangi bocoran cairan dari casing pompa melalui poros. Biasanya terbuat
dari asbes atau teflon.
C. Shaft (poros)
Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama beroperasi
dan tempat kedudukan impeller dan bagian-bagian berputar lainnya.
D. Shaft sleeve
Shaft sleeve berfungsi untuk melindungi poros dari erosi, korosi dan keausan pada
stuffing box. Pada pompa multi stage dapat sebagai leakage joint, internal bearing
dan interstage atau distance sleever.
E. Vane
Sudu dari impeller sebagai tempat berlalunya cairan pada impeller.
F. Casing
Merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen
yang berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan outlet nozel serta
tempat memberikan arah aliran dari impeller dan mengkonversikan energi kecepatan
cairan menjadi energi dinamis (single stage).
G. Eye of Impeller
Bagian sisi masuk pada arah isap impeller.
H. Impeller
Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi
kecepatan pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada sisi
isap secara terus menerus akan masuk mengisi kekosongan akibat perpindahan dari
cairan yang masuk sebelumnya.
I. Wearing Ring
Wearing ring berfungsi untuk memperkecil kebocoran cairan yang melewati bagian
depan impeller maupun bagian belakang impeller, dengan cara memperkecil celah
antara casing dengan impeller.
J. Bearing
Beraing (bantalan) berfungsi untuk menumpu dan menahan beban dari poros agar
dapat berputar, baik berupa beban radial maupun beban axial. Bearing juga
memungkinkan poros untuk dapat berputar dengan lancar dan tetap pada
tempatnya, sehingga kerugian gesek menjadi kecil.
K. Casing
Merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen
yang berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan outlet nozel serta
tempat memberikan arah aliran dari impeller dan mengkonversikan energi kecepatan
cairan menjadi energi dinamis (single stage).

Persiapan Menjadi Masinis Tiga (3rd Enginer)


Masinis tiga bertanggung jawab atas semua pesawat pompa dan alat pemindah
panas (Heat Exchanger) lainya, tetapi kadang ketentuan ini berbeda beda
tergantung perusahaan yang pada intinya sama yaitu bertanggung jawab atas
pompa atau alat pemindah zat.
Apa saja yang harus diperhatikan ketika pertama naik kapal dan berposisi sebagai
masinis tiga di kapal tersebut, tentu bagi pemula hal ini perlu menjadi pelajaran yang
penting, berbeda bagi yang sudah terbiasa atau berpengalaman ini hanya sebagai
revisi saja.
Adapun persiapan menjadi masinis tiga yaitu sebagai berikut :
Cek Sekoci penyelamat Setiap Seminggu Sekali
Cek peralatan Keselamatan Emergency Fire Pum
Perhatikan atau cek Pompa manasaja yang berkendala kemudian catat

Catat semua spare part dari pompa dan Purifier ( biasanya sudah tercatat di
daftar inventaris mesin ) apabila sudah ada catatab kita tinggal cek di
lapangan mengenai spare part

Perhatikan spare dari pompa tersebut, bila tidak ada atau kurang dimintakan
ke perusahaan

Spare yang vital pada pesawat pompa dan purifier antara lain :
1. Bearaing [type bearing dan no seri bearing harus di catat sebagai bahan
pegangan]
2. Rams Packing [ Gland Packing ] Cek setiap jenis dan ukuran
3. Mouth Ring
4. Neck Bush
5. Mur dan Baut [cek sesuai ukuran]
6. Couplink [ Baut Kopel]
7. Packing
8. Impeler
9. Oring
10. Spring untuk Piston Pump
11. Filter

12. Valve & Seating Valve Untuk Piston Pump


13. Manometer Suction & Dilevery
14. As
15. Mecanical Seal / Nock Seal
Spare Part minimal ada satu yang belum di pakai, kusus yang vital adalah bearing
dan rams packing
Peralatan-Peralatan Kerja
Adapun peralatan penting yang digunakan oleh masinis tiga antara lain :
1. WD / Contac Cleaner [ Sebgai anti Karat]
2. Inside Micrometer & Outside Micrometer
3. Sigmat / Jangka Sorong
4. Grease
Perawatan Pada Pompa dan Purifier
Beberapa Perawatan terpenting dalam merawat pompa dan purifier antara lain :
Cek tekanan Pompa [ Jika turun bisa diakibatkan oleh filter yang kotor atau zat yang
terlalu cair atau terlalu ketal] atau pada rams packing yang terlalu kencang dan bisa
juga kesalahan dalam memasang impeler.
Overhoule Pompa dilakukan sesuai jam kerja yang tertera di buku atau apabila
terjadi maintainenc hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Tandai pompa sebelum di bongkar dengan menggukan tipeX atau betel
2. Rams Packing,
3. Packing,
4. Impeler,
5. Neck Bush,
6. Mouth Ring, apabila sudah tidak layak dan tidak sesuai dengan ukuran di
ganti dengan yang baru,
7. Bersihkan bagian-bagian pompa dengan brashing dan cat ulang agar tidak
mudah berkarat,

8. Ganti mur baut yang sudah berkarat


9. Cek Impeler, Periksa diameter dalam impeler dan diameter luar samakan
dengan ukuran pada manual book
10. Cek As pompa dengan mesin bubut dengan cara melihat putaran as untuk
mengetahui bengkok dan tidaknya as
11. Ganti Bearing dan nock seal apabila diperlukan
12. Perhatikan Pen Spie pada pemasangan impeler
13. Perhatikan pemasangan pompa pada dudukan harus center

Sebenarnya masih banyak lagi yang perlu ditambahkan diatas, hal tersebut sesuai
pengalaman kalaupun ada yang mau menambahkan kekurangan tersebut silahkan
Menambahkan di kolom komentar atau email di cimunmoses@gmail.com atau bisa
menggunakan menu contac.

Peralatan dan Pompa Pada Kapal Tanker Minyak


Kapal tanker dibuat untuk mengangkut minyak mentah melalui laut atau perairan
dari pelabuhan muat atau pelabuhan produksi ke pelabuhan bongkar / pengolahan
dan minyak produk dari pelabuhan pengolahan menuju pelabuhan bongkar /
distribusi.
Ukuran dari kapal pengangkut minyak mentah biasanya lebih besar dari pengangkut
minyak produk, tetapi dalam pengaturan jaringan pipa-pipanya lebih kompleks.
Faktor-faktor yang mempengaruhi disain dan konstruksi kapal tanker adalah :
a. Safety : Sebagai pengangkut muatan berbahaya.
b. Stabilitas : Muatan cair dalam tanki dapat bergerak bebas.
c. Pencemaran : Dapat terjadi tumpahan minyak di laut.
TANKI-TANKI MUATAN (CARGO TANKS)
Tanki-tanki Muatan (Cargo tanks) biasanya terbagi tiga bagian secara melintang dan
dipisahkan dengan dinding - dinding membujur (longitudinal) sehingga masing masing disebut Tanki sayap kiri dan kanan (wing tank) serta Tanki tengah (center
tank).

Pembagian secara membujur sangat tergantung dari kebutuhan dan ukuran kapal.
Sebagian besar khususnya bagi kapal tanker modern, ruang kamar mesin,
akomodasi dan anjungan terletak di belakang ruang muatan yang dipisahkan oleh
kamar pompa, cofferdam dan tanki bunker.

PENATAAN PIPA Kapal Tanker


Pada dasarnya hal ini tergantung dari fungsi kapal atau jenis muatan yang diangkut,
misalnya untuk kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah, penataan pipanya
lebih sederhana dibandingkan dengan kapal tanker pengangkut minyak produk dan
terdiri dari beberapa grade.
JENIS-JENIS PENATAAN PIPA
SISTEM LINGKARAN PIPA UTAMA (RING MAIN SYSTEM)
Sitem ini umumnya digunakan pada kapal-kapal tanker pengangkut minyak produk.
SISTEM LANGSUNG (DIRECT SYSTEM)
Sistem ini umumnya digunakan pada kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah
dengan ukuran sedang dan kapal pengangkut minyak produk sederhana.
Pada sistem ini dibagi menjadi tiga bagian, dimana tiap bagian dilayani oleh satu
pipa, yang mana masing-masing dihubungkan satu sama lain agar dapat digunakan
secara bersama bila diperlukan.
BAGIAN-BAGIAN DARI SUSUNAN SISTEM PIPA PIPA KAPAL TANKER
ANTARA LAIN ADALAH :
Deck lines

Drop lines

Stripping lines Cross-overs

Bypasses

Master valves Tank suction valves Sea suction valves.


CARGO PUMP KAPAL TANKER
Fungsi dari pompa adalah untuk membongkar muatan, membongkar sisa-sisa
muatan / pengeringan serta tank washing, ballast dan deballasting.Kapasitas efektip
suatu pompa dipengaruhi oleh tahanan pada pipa dan kerangan, kecepatan dari
aliran, Viscosity dari cairan muatan, jarak ketempat penampungan serta Kavitasi di
dalam pompa.
KONSTRUKSI PIPA
Pipa isap sependek mungkin, besar, lurus dan di disain agar bebas dari
pembentukan kantong udara.
Bila pipa isap memakai Elbow (horison), maka antara pipa dan elbow harus
dipasang lurus.
Apabila tidak dipasang pipa lurus, maka aliran cairan yang masuk ke impeller
menjadi tidak simetris dan akibatnya kapasitas pompa turun dan suhu Thrust
bearing naik.
Suction & discharge pipa yang dekat pompa harus disanggah secara baik sehingga
berat dari pipa tidak mengganggu rumah pompa.
Penyambungan flens pipa-pipa isap & tekan terhadap rumah pompa harus rapat
terhadap flens dari pipa nozzle pompa, tetapi jangan terlalu kuat waktu pengikatan
baut murnya.
Pengaruh pengembangan pipa akibat panas yang timbul harus dapat diredam oleh
pipanya sendiri, jangan sampai mempengaruhi rumah pompa.
Pipa harus bebas dari kotoran-kotoran dan saringan isap
yang sesuai harus dipasang.
PERSIAPAN MENJALANKAN POMPA
Untuk pompa yang baru setelah pemasangan / overhoul, tuangkan / isi lub oil pada
gear coupling dan bearing.
Tutup kerangan discharge dan buka penuh kerangan isap. Bila permukaan / level
cairan muatan berada diatas pompa, maka cairan akan mengalir ke pompa secara
gravity, buka vent cock dan tutup kembali setelah ada cairan keluar.

Bila permukaan cairan muatan berada dibawah pompa, maka untuk membuang
udara dari pumpa dan suction line dengan cara melalui 2 (dua) buah gas vent pada
valute cover dengan bantuan stripping pump dan pada kondisi ini air vent valve
harus selalu tertutup.
Periksa dan yakinkan bahwa rumah pompa harus terisi cairan.
MENJALANKAN POMPA
Hidupkan Turbin dengan membuka penuh kerangan isap pompa dan kerangan
buang (discharge valve) tertutup.
Naikan putaran turbin secara bertahap sampai discharge pressure pompa naik 5
kg/cm2, kemudian buka keran buang (discharge valve) dengan bertahap.

PENGAWASAN SELAMA POMPA BEROPERASI

Jangan sekali-kali membiarkan pompa beroperasi dengan tekanan discharge


mendekati / dibawah nol.

Jangan sekali-kali menutup kerangan isap sewaktu pompa beroperasi.

Periksa temperatur dan minyak pelumas bearing.

Periksa kebocoran dan temperatur dari mechanical seal.

Kerangan buang (discharge valve) harus selalu terbuka penuh.

Apabila ingin mengatur discharge rate sebaiknya dengan merubah putaran


pompa.

Apabila menggunakan 2(dua) pompa parallel agar tekanan discharge kedua


pompa selalu sama, tetapi bila salah satu pompa drop (misalnya tanki yang
dibongkar tinggal sedikit), matikan salah satu pompa.

TROUBLE CHECK LIST ( KESUKARAN / KELAINAN )


CAIRAN MUATAN TIDAK MENGALIR
Penyebab :

Pompa belum dicerat.

Pompa tidak terisi penuh cairan muatan.

Udara bocor ke pipa isap.

Tinggi pipa isap terlalu tinggi.

Saringan isap buntu.

RPM terlalu rendah.

CAIRAN YANG MENGALIR TIDAK BANYAK


Penyebab :

Pompa tidak terisi penuh dengan cairan muatan.

Bell mouth isap tidak terendam cairan muatan.

Saringan isap sebagian buntu.

RPM rendah.

Terdapat udara / gas didalam saluran isap.

Viscositas cairan muatan encer (lebih tinggi).

POMPA MAKAN BANYAK TENAGA


Penyebab :

RPM terlalu tinggi.

Viscositas muatan lebih tinggi.

Muatan lebih berat.

Impeller menggesek mouth ring.

Rate pompa terlalu tinggi.

BELL RING OVERHEAD


Penyebab :

Pompa tidak lurus.

Minyak pelumas kurang.

Minyak pelumas terlalu penuh.

As bengkok.

Kelainan di thrust bearing.

Ada kotoran di bearing.

Kelainan di oil ring.

MECHANICAL SEAL BOCOR


Penyebabnya :

Kerusakan / aus pada mechanical seal.

Kerusakan pada O ring.

Coalar tidak duduk.

Ada kotoran pada permukaan seal.

Baut / mur pengikat gland longgar.

Pipa untuk flushing mechanical seal buntu.

PEMELIHARAAN POMPA

Minyak pelumas bearing diganti setiap 600 jam kerja.

Cooler L.O. digosok tiap 300 jam kerja.

Saringan isap dibersihkan setiap bulan.

Poin Penting di Engine Room Yang Harus Dilakukan Ketika Kapal


Sedang Docking
Ketika Kapal Berada di Dock Kering, dibutuhkan perawatan terhadap Main Engine
dan komponennya atau termasuk perawatan terhadap Engine Room.
Dimana di dalam Dry Dock Main Engine dan Generator beserta yang lainya tidak di
operasikan, sehingga memerlukan Perawatan Khusus agar dalam Menghidupkanya
kembali ketika sudah selesai Dock akan lebih mudah dan diharapkan tidak ada
trouble ketika Sea Trial.

Beberapa Point Penting dibawah ini merupakan Poin Penting Perawatan Main
Engine Yang Harus Dilakukan Ketika Kapal Sedang Docking yaitu :
1. Pastikan Semua Tanki di Engine Room dalam keadaan kosong atau isi sesua
Permintaan Chief Officer untuk kebutuhan seperlunya seperti olah gerak ketika
sebelum naik dock, hal ini dilakukan agar tidak ada bahaya saat perbaikan di Engine
Room, diantaranya pengerjaan pengelasan dan lain-lain.
2. Matikan semua Auxiliary Engine, kecuali pesawat yang dibutuhkan saja seperti
Pompa air tawar atau Emergency Generator apabila dibutuhkan, karena dalam dock
kering biasanya listrik penerangan berasal dari darat.
3. Mengisolasi, atau menutup kran-kran urutan start untuk Generator
4. Biarkan Pompa Air Tawar Pendingin menyala apabila Kapal baru masuk ke dock
agar Main Engine Suhu menurun

5. Transfer atau pindahkan Lube Oil dari Sump Tank Ke Settling Tank menggunakan
Purifier
6. Matikan Lube Oil dan Fuel Oil Purifier
7. Matikan Pesawat yang berada di Deck dan mengisolasinya dari Main SwitcBoard
8. Matikan Boiler, dan menutup kran - kran yang menuju Boiler, Termasuk kran Air
tawar ( Feed Water Pump ) settling tank, steam, Fuel Oil dan dari Pompa Steam
Boiler, ( check terlebih dahulu sebelum perbaikan pada boiler dilaksanakan) .
9. Matikan Stern Tube System dan tutup Kran yang menuju Stern Tube
10. Matikan Pendingin Gant Room ( Refrigerant Room ) dan Central Air Conditioner
11. Amankan Engine Room dari Bahaya Kebakaran Dengan Fire Fighting System
maupun CO2 dan Foam.
12. Menjaga Peralatan berharga di Engine Room, sangat penting.
Dan masih Banyak lagi tentang Poin Penting di Engine Room Yang Harus
Dilakukan Ketika Kapal Sedang Docking silahkan ditambahkan di kotak Komentar
dan jangan lupa
Apa Yang Dimaksud Dengan Pesawat Bantu Diatas Kapal
PENGERTIAN PESAWAT BANTU
Pesawat Bantu adalah Seluruh pesawat yang ada diatas kapal baik yang berada
diatas kapal deck maupun di dalam kamar mesin mesin kecuali mesin induk yang
fungsinya memperlancar pengoperasioan mesin induk dan operasi kapal secara
perkesinambungan dengan aman dan selamat.
PEMBAGIAN PESAWAT BANTU
Dilihat dari fungsi
Pesawat yang membantu operasi kerja mesin induk. Antara lain :
1. Diesel generator yaitu :
Pesawat yang dapat menghasilkan tenaga listrik (sumber pembangkit listrik dikapal )
yang berfungsi untuk menjalankan generator sebagai penggerak pompa dan
pesawat pesawat baik lainnya
Jenis-jenis pembangkit listrik dikapal antara lain :
1. Diesel generator : generator yang digerakkan oleh motor diesel
2. Shaft Generator : generator yang digerakkan oleh motor Induk
3. Turbo generator : generator yang digerakkan oleh steam (Uap)
2. Air Compressor yaitu :

Pesawat yang dapat menghasilakan udara komposisi yang disamping di air recervoir
(tabung botol angin untuk keperluan udara start motor induk dan diesel generator,
angin suling dan udara pembersih
3. Pompa-pompa yaitu pesawat yang dapat memindahkan cairan fluida ini satu
tempat ke tempat lain.
Contoh :

Pompa bahan bakar ME

Pompa minyak lumas

Pompa air tawar / air laut pendingin

Pompa Balast

center;">
Bilge Pump (Pompa Got)

Contoh

Gambar

4. Heat Exchanger :
Pesawat yang dapat mengubah suhu tinggi ke suhu yang lebih rendah
suhu/sebaliknya.
Contoh :

FW Cooler

LO Cooler

Air / inter cooler

Heater

5. FO/LO Treatment :
Pesawat pemisah kotoran dan air untuk membersihan pada bahan bakar dan
minyak lumas
6. Auxiliary Boiler : (ketel Uap bantu)
Pesawat yang menghasilkan uap darihasil pembokaran di dapur ketel dengan cara
memanaskan air
Contoh :

Pemanasan terhadap TK 2 bahan bakar

Heater for FO service TK

Heater for FO setling TK

Heater for FO double battom TK

Pesawat Yang Membantu Operasi Kerja Kapal Antara Lain :


1. Stering gear : pesawat yang berfungsi untuk mengendalikan kapal saat olah gerak
dan berlayar
2. Pesawat pesawat geladak yaitu : pesawat pesawat yang berada di deck area
( Deck machineny
Contoh :

Mesin jangkar

Kapstan / Instalasi

Derek / winch

Pompa muatan ( uap pompa pada kapal Tanker )

Pewawat Bantu Dilihat dari Letaknya


Pesawat bantu yang terletak di kamar mesin
Contoh :

Pompa pompa

Generator diesel

Oily water separator

Fo/Lo purifier

Fresh water generator

Refrigerating plant (mesin pendingin)

Seawage Treatment

Air compressor dll

Pesawat bantu yang terletak di deck area ( pesawat geladak )


Contoh :

mesin Jangkar

Mesin Derek ( Boom )

InstaIasi / capstan

Pompa cairan dll

Soal Jawab Ilmu Bangunan Kapal


berganda seluler adalah konstrtuksi dasar berganda yg terdiri dr kerangka Kerangka melintang dan membujur dan membentuk sejumlah kotak2 atau sel2,
baik berbentuk tanki maupun bukan tanki.
ciri-ciri dasar berganda melintang adalah:
1. dengan wrang penuh
2. dengan wrang terbuka
cirri-ciri dasar berganda membujur adalah
1. dengan wrang penuh dan

2.dengan wrang tertutup

Bagaimana pemberian tan da pd lajur kulit kapal dan gambarkan:


Tanda pd lajur : dimulai dr bagian atas secara alaphabatis A,B,C,D dst kecuali I.
Nomor pd lajur : secara berurutan dari belakang ke
depan atau dari depan ke belakang.

5. bagaimana ketentuan mengenai dasar berganda menurut solas 74,


terangkan dan gambarkan
jawab:
1. dikapal yg panjangnya 50 meter dan kurang dr 61 meter (200 kaki) harus di
pasanng dasar berganda paling sedikit dr sekat di depan kamar mesin
sampai dg sekat kedap depan.
2. kapal yg panjangnya 61 metr (200 kaki) dan kurang dari 76 m (249 kaki)
harus dipassang dasar berganda paling sedikit dari sekat kamar mesin
diteruskan sampai ke sekat ceruk haluan dan sekat ceruk buritan.
3. dikapal yg panjang nya 76 m (249 kaki) atau lebih harus dipasang dasar
berganda dr sekat ceruk haluan sampai buritan atau sedekat mungkin dg
sekat Tersebut
6. kegunaan double bottom adalah
1. bila kapal kandas, masih ada dasar yg kedap air
2. segai ruang muatan cair, air tawar, BB, ballast,dll
3. dengan air ballast dp membantu stabilited dan baling2 kapal.
4. Menambah kekuatan melintang kapal.
7. pemberian nomor dan tanda pada gading - gading
- biasanya diberi no dari belakang ke depan yg di mulai dr gading no 0 / gading
buritan.
- Gading no 0 / gading buritan terletak sebidang dg bidang tegak belakang
- Bidang tegak belakang biasanya di ambil pd tegak kemudi
- Gading sebelah belakang gading no 0 di beri no urut 1,2,3,dst. (-).

Net tonnage adalah volume isi sebuah kaqpal di kurangi jumlah isi ruangan2
yg td dp dipakai untuk mengangkut muatan.

NRT (net tonnage =netto register ton = isi bersih)adalah volume atau isi
sebuah kpl dikurangi dg jumlah isi ruangan2 yg td dp dipakai untuk
mengangkut muatan.

Load displacement = berat benaman dimuati penuh adalah jumlah berat kpl
dan semuanya yg ada pd kpl tsb pd saat kpl tsb dimuati sampai mencapai
sarat maksimum yg di ijinkan.

Light displacement = berat benaman kpl k,osong adalah jumlah berat kpl dan
semuanya yg ada pd kpl tsb pd saat kpl kosong tanpa muatan.

Volu,me of displacement = isi benaman adalah jumlah berat kapal dan


semuanya yg ada pd kpl pd saat kpl kosong tanpa muatan.

Extreme breadth adalah jarak melintang dr suatu titik terjauh, sebelah kanan
badan kapal di ukur pd lebar terbesar dan sejajar lunas.

Geladak utama adalah bagiuan kapal untuk menjamin tekanan2 baik dr atas
maupun samping kpl.

Displacement adalah jumlah berat kpl dan segalanya yg ada pd kpl tsb dan di
nyhatakan dlm long tone.

Dopuble bottom adalah bagian dr konstruksi yg di batasi yaitu, bagian bawah


yaitu kulit kpl, bagian atas yaitu tank top, bagian samping yaitu labung
samping.

Dead weight adalah daya angkut / miuat kapal. Selisih antara laoded
displacement dikurang light displacement.

Gross tonnage = bruto register ton = BRT adalah volume atau isi sebuah
kapal dg isi sejumlah ruangan tertentu untuk keamanan kapal ( deducted
space ).

Cofferdam adalah tanki kosong yg gunanya memisahkan tanki2 double


bottom yg isi nya cairan yg berbeda menampung keringat dr ke dua tanki.

Wrang adalah suatu ruangan yg terbentuk adanya kerangka melintang dan


membujur untuk memperkuat konstrusi kapal di dasar berganda sebagai
penopang terhadap beban di atasnya, membentuk tanki2 baik cairan sejenis
maupun berlainan jenis.

Fungsi Sekat kedap air adalah

- membagi kpl atas kompartement - kompartement


- mempertinggi keselamatan kpl bila kpl mendapat kebocoran di bawah permukaan
air.
- Menambah kekuatan melintang kpl.
perbedaan pokok antara penataan ballast dan penataan lensa:
penataan ballast :
1. mengisap dan mengisi
2. tak mempunyai non return valve,
3. ujung pipa isap dan ngisi berbentuk terompet dan tanpa
saringan.
4. ujung pipa isap dan ngisi terdapat ddlm tanki ballas.
Penataan lensa :
1. Hanya mengisap
2. memakai non return valve
3. ujung pipa isap berbentuk bulat dan memakai saringan
4. ujung pipa isap terdapat dlm got palka k.mesin
Kegunaan double bottom adalah :
1. Bila kapal kandas / bocor masih ada dasar yg kedap air
2. Sebagai ruangan muatan, air twr, b.bkr, ballast, dsb
3. Dengan air ballas dpt membantu mengatur stabilitet kpl dan
4. baling2 serta kemudi dpt bekerja dng baik.
5. Menambah kekuatan melintang kapal.

biroklasifikasi dan kedudukan:


1. B.K.I

Jakarta

KI

2. LLOYDS REG OF SHIP

London

LR

3. BUREAU VERITAS

Paris

BV

4. GERMANISHER LLOYD

Berlin

GL

5. REGISTRO ITALIANO NAVALE Genoa


6. DET NORSKE VERITAS

RI

Oslo

NV

7. NIPPON TAIKOKU KAIJI KYOKAI Tokyo NK


8. REGISTER OF SHIP OF USSR Moskwa

PC

9. AMERICAN BUREAU OF SHIP N.y

AB

10. HELLENIC REGISTER OF SHIP Athena

HS

b) Jenis survey ;
1. Internal survey = Survey I
2. Annual survey = survey tahunan
3. Intermediate survey = survey antara
4. Special survey = survey khusus
5. Renewal survey = survey perubahan / 5 tahun
c) fungsi sekat pelanggaran adalah yang merupakan BUFFER atau pelindung
bagian depan kapal, atau sebagai penahan air masuk ke dalam palaka 2 di
belakangnya, jika kpl mangalami kebocoran akibat dr pelanggaran atau kandas.
d) syarat-syarat sekat pelanggaran :
1. plat 25% lebih tebal dr plat biasa
2. plat bagian bawah di pertebal lagi 0,1 atau 25mm
3. potongan penguat (steffenuers) dipasang di muka sekat dg sendirinya baja siku
pinggiran dipasang di belakang sekat.
4. potongan2 penguat dipasang vertical tp di bagian bawa dipasang horizontal.
5. jarak antara baja penguat adalah 24 = 620 mm
11. a) fungsi dr poros baling2 adalah melindungi poros baling 2, menjaga agar poros
baling2kedap air pd tempat dimana poros baling 2 melintang kulit kpl.
b) fungsi kayu pok :
- supaya poros baling2 td tergeser langsung pd tabung perunggu
- kayu pok bersifat pelumas
- kayu pok dibuat lubang2 supaya air laut bisa masuk dg demikian berfungsi sbg
pendingin untuk poros baling2.
c) gambar penataan kedap air dr tabung poros baling 2 dan bagian2nya

12. sebuah kapal di pelabuhan dg displacement (W) 7000 ton dg KG 6,7 m


memuat : 600 ton ditempat 2,7 m diatas lunas
: 800 ton ditempat 4,5 m diatas lunas
: 200 ton ditempat 7,8 m diatas lunas
bongkar : 500 ton ditempat 5,2 m diatas lunas
: 400 ton ditempat 3,0 m diatas lunas
hitung KG baru kapal ?
jawab:
W
7000
- 500
- 400
+ 600

VCG
6,7
5,2
3,0
2,7

1620

+ 800
4,5
+ 3600
+ 200
7,8
+ 1560
W

7700

KG
M

49880

KG lama = 6,70 m
KG

= 6,48 m -

GG

= 0,22 m

GM lama = 0,20 m
GG

= 0,22 m +

GMo

= 0,42 m

KG baru = M = 49880 = 6,48 meter


W

7700

13. Dikethuhi P = 64 meter


L = 10 meter
Full draft

= 4,0 meter Cb = 0,75

Light draft = 0,5 meter Cb = 0,6


Ditanyakan DWT ?

M
46900
- 2600
- 1200

Dijawab:
-

full displacement = P x L x D x Cb
= 64 x 10 x 4,0 x 0,75
= 1920

light displacement = P x L x D x Cb
= 64 x 10 x 0,5 x 0,6
= 192

jadi DWT = full - light


= 1920 192 = 1728
14. Sebuah kpl berukuran 120 x 17 x 10 mtr mempunyai blok coefisien 0,89 terapung
pada load summer draft 7,2 di air tawar. Hitunglah berapa berat muatan kapal dapat
di muat agar saratnya di air laut tetap sama.
Diket ukuran kapal = 120 x 17 x 10 m
Cb

= 0,89

Summer draft

= 7,2 di air tawar

Jawab:
Cb =

volume benaman
PxLxD

0,89 = volume benaman


120 x 17 x 10
0,89 = volume benaman
20400
volume benaman = 20400 x 0,89
= 18156 m2
sarat tetap :
Vol benaman =

berat
Berat jenis

18.156

= berat
1,025

berat = 18156 x 1,025


= 18609,9 T
muatan yg di muat = 18609,9
15. Sebuah kapal displacement 5750 dg KG = 4,5 m muatan di muat sbb:

- 1000 ton , KG = 3,8 m


- 1000 ton , KG = 7,6 m
hitunglah berapa muatan di geladak (KG = 9m) dapat dimuat bila kapal harus
berangkat dg GM minimumnya
= 0,4m.
Diket :

= 5750
KG = 4,5 m

Muat : 1000 ton,KG =3,8 m


1000 ton KG =7,6 m
di geladak : W ton KG =9 m
GM = 0,4 ( dikehendaki)
Dit

: W di gleladak ?

Jawab :
W
5750
1000
1000

VCG
4,5
3,8
7,6

W = 7750

moment
25875
3800
7600
M = 37275

KG = M = 37275
W

7750
= 4,8 meter

GG1

= KG akhir KG awal
= 4,8 4,5
= 0,3 meter.

GG1

= Wxd
+W

0,3

Wx9
7750 + W

0,3 (775+W) = 9W
2325 + 0,3 W = 9W
2325 = 9W 0,3W
2325 = 8,7W
W = 2335

= 267,24

8,7
Soal dan jawaban Ilmu bangunan Kapal PRA PRALA

Tunjukan dengan gambar tentang ukuran ukuran memajang dan membujur


sebuak kapal dan beri penjelasan?
Jawab :
Memajang :

1. L.O. A (Length over all) panjang maksimum kapal dari titik linggi haluan
sampai pada titik paling belakan pada linggi buritan.
2. LBP(length between perpatikuler ) Panjang perpatikuler adalah jarak
membujur titik potong linggi haluan dengan garis air (musim panas)
3. LOLWL(length on board water line) panjang membujur sepanjang garis
air(musim panas).

Membujur:

1. MB(Moulded Breadth)lebar dalam adalah jarak melintang dari tepi dalam plat
kulit lambung kanan sampai tepi dalam lambung kiri diukur pada bagian
terluar.
2. EB(Extreme Breadth) lebar terbesar adalah jarak melintang dari luar plat kulit
lambung kanan sampai tepi luar palat lambung kiri pada bagian kapal
terbesar.
Ukuran dalam(vertikal/tegak )
1. D(Depht) adalah jarak tegak dari bagian lunas bawah kapal sampai bagian
atas geladak dek line
2. Sarat(d=draft)adalah jarak tegak dari bagian lunas kapal bawah sampai
bagian garis air.
3. Lambung bebas (F=free boad) adalah jarak tegak dari garis air sampai atas
geladak atau dek line.
Apa pengertian dari Tonase berikut : Jawab :
1. Isi tolak (Displesment) Berat keseluruhan
2. Bobot Mati ( Dead Weight /DWT)Isi tolak displesment di kurangi dengan kapal
kosong (light ship) dan infetaris tetap saja atau dengan kata lain dapat
diartiakan bera muatan +BB+air tawar +stores infetaris tidak tetap sehingga
kapal tenggelam samap syart maksimum.
3. Berat Kapal kosong (light ship) Berat kapal seluruh asesorisnya.
Tugas dari biro klasifikasi : Jawab:
1. Menetapkan dan menyempurnakan berbagai aturan dan persyaratan bagi
konstruksi baguna kapal
2. Menetapkan atau memberikan klas pada suatu kapal
3. mengeluarkan Sertifikat bagi kapal
4. Melakukan pengawasan Pada perbaikan dan docking kapal

5. Persayratan Sekap Kedap Air Paling depan(sekat pelangaran)Sekat


Pelanggaran Menurut Kententuan solas Harus Cukup Kuat menahan Air agar
kapal dapt terapung bila terjadi kebocoran,rusak atau sobekpada bagian
haluan kapal dan tetap bisa melanjutkan pelayaran.
Sebutkan Dan Jelaskan Jenis Kelas dan persyaratan Pintu Kedap air
Diatas kapal :Jawab.
1. Jenis pintu yaitu Type berengel dan type geser.kemudian type geser terbagi
dua yaitu Type Vertikal dan Type horizontal
2. Sesuai klasnya dan persyaratannya:
3. Kelas pertama.Yaitu Type berengsel hanya diperkenakan ditempat geladak
yang memiliki bagian terendah yang jarak minimum 7 kaki.
4. Kelas kedua Type geser Manual Boleh ditempatka diman saja
5. Kelas ketiga Type geser manual atau power aperated bole ditempakan
diamana saja.
Apakah Perbedaan Penataan Lensa dan Ballast :Jawab.
1. Pompa Lensa digerakan dengan teanga sendiri,dengan tenaga mesin induk
atau dengan tenaga manual
2. Pompa Ballast digerakan denga tenaga sendiri saja dan lebih kuat
3. Lemari pembagi pipa Pada penataan lensa ada return Valve pada penataan
ballast tidak ada.
4. Ujung pipa hisap pada penataan ballast bentuk melebar tanpa kotak saringan.
5. Penataan lensa untuk Keselamatan kapal dan penataan ballast Untuk
Memperbaiki Keseimbangan kapal.
Bagian mana saja pada Kulit Kapal Yang dipertebal: Jawab.
1. bagian yang memerlukan daya tahan terhadpa tekanan yang kuat seperti
disekitar lobang Pembuangan

2. bagian tengah kapal kurang lebih 0,4 LOA masing masing 0,2 LOA didepan
dan belakang center line
3. Disekitar Lu\bang lubang ,pintu- pntu pada lambung dan jendela.
Manfaat suatu kapal dikelaskan pada biro klasifikasi :Jawab.
1. Mendapatkan Minimum free boart sehingga daya angkut kapal menjadi besar
2. Memperbesar kepercayaan sipengirim barang tehadap kapalyang mempunyai
kelas yang membawa pengaruh terhadap banyaknya muatan yang diangkut.
3. pembayaran premi atau asuransi lebih sedikit
4. Lebih Muadah mendapatkan atau mencari awak kapalnya.
Mengapa Center line terowongan poros baling baling tidak jatuh sama
denagan center line kapal :Jawab.
1. Untuk pearawatan agar cukup ruang gerak
2. Palka yang dilewati lambung dapa dimuati
Sebutkan pihak pihak yang berkepentingan pada biro klasifikasi kapal:Jawab.
1. Pemilik kapal Dengan kelayak lautan kapalnya
2. Pemerintah dengan Keselamatan Awak kapal dan Penumpang
3. Pemilik Muatan dengan keselamatan Muatanya
4. Asuransi dan bank dengan menetapkan besarnya Permi
Jelaskan fungsi dari sekat kedap air :Jawab
1. Mengisolasi kebocoran agar tetap disatu ruangan
2. Mengisolai Kebakaran Agar tetap disatu ruangan
3. Membagi kapal dalam beberapa ruang

4. Merupakan kekuatan melintang kapal setempat


Fungsi Dari Shell Expantion Plan :Jawab.
Shell expantion plan ialah Gambar denah plat kulit kapal yang berfungsing untuk
menandai palat yang perlu diperbaiki sehingga mudah dicari.
Jelaskan maksud Sweage plant :Jawab.
Suatu instalasi merubah Kotoran manusia jadi suatu bahan yang tak mebuat
pencemaran dilaut
Merkah kembangan adalah Membatasi Syarat Maksimum kapal demi keamanan
agar kapl tersebut mempunyai daya apung cadangan yang cukup
Man hole atau lobang orang adalah sebuah lobang yang dilengkapi dalam tangki
diatas kapal tempat keluar masuk orang.
Kegunaan Man hole :
1. Untuk jalan keluar masuk kedalam tangki saat diperlukan
2. Untuk lubang pemberian udara peranginan dan jumlah lubang setiap tangki 2
ditempatkan secara diagonal.
Bentuk Lubang Man hole
1. Bentuk dengan diameter 22
2. bentuk lonjong dengan Sumbu sumbu 18

Sebutkan 2 jenis konstruksi kapal dan jelaskan:


1. Konstruksi Melintang adalah terlihat dari depan haluan atau belakang buiritan
kapal
2. Konstruksi Membujur adalah terlihat dari lambung kiri dan kanan kapal
Sebutkan Kegunaaan Pemasangan Gading gading Dipakal? Jawab.

1. Bersama balok geladak dan wrang membentuk suatu bingkai kekuatan


melintang kapal
2. Tempat melekatnya lajur Plat kulit kapal Memberi bentuk pada lambung Kapal
Fungsi Dasar berganda Double Bottom :Jawab
1. Merupakan kekuatan ganda atau tambahan membujur kapal pada bagian
lunas
2. Mengisolasi Kebocoran lunas
3. Sebagai tangki penyimpanan bahan bakar
4. Sebagai tangki Penyimpanan Air ballast.
Sebutkan 3 macam Wrang Serta penempatanya ?
1. Wrang penuh
2. Wrang kedap Air
3. Wrang terbuka
4. Ditempatkan dibagian lunas untuk kontruksi melintang.
Coferdam Adalah untuk Memisahkan Muatan depan dengan belakang.
Biro Klasifikasi Kapal :
1.Nippon Keiji kiukai (jepang)
2.American Bureau Of Shipping ( Amerika)
3.Bureau Veritas of Shipping (Perancis)
4.Biro Klasifikasi Indonesia(indonesia)
5.Lioyds register Of Shipping (Inggris).

GADING - GADING ( FRAMES )

1. Gading gading dipasang untuk memperkuat konstruksi melintang kapal,


menjaga agar tidak terjadi perubahan bentuk pada kulit kapal sekaligus
sebagai tempat menempelnya kulit kapal .
2. Bentuk ( Profil ) gading gading yang dipasang dengan cara pengelingan
Ialah - Bentuk sudut Berbintul ( Bulb Angles )
3. Bentuk U ( Channel ) Bentuk ( Profil ) gading gading yang dipasang dengan
cara dilas
4. Ialah - Bentuk Bilah ( Flat Bars )
5. Bentuk Berbintul ( Bulb Bars )
6. Bentuk Siku Balik ( Inverted Angles )
Macam-macam gading yaitu:
1. Gading nol yaitu gading yang sebidang denagn cagak kemudi
2. Gading-gading cermin yaitu semua gading-gading di belakang gading nol
3. Gading-gading simpul yaitu gading-gading sepanjang tabung poros balingbaling
4. Gading-gading besar yaitu gading-gading yang ukuranya lebih besar di
bandingkan gading-gading lainya
Frame/gading kegunaanya :
1. Dengan wrang dan balok geladak membentuk bingkai yang merupakan
kekuatan melintang utama
2. Tempat melekatnya kulit kapal
3. Memberi potongan bagin badan kapalFungsi sekat kedap air yaitu :
Mengisolasi apa bila terjadi kebaklaran agar terjadi hanya di satu ruangan
Membagi kapal dalam beberapa ruangan

Merupakan kekuatan melintang kapal setempat


Fungsi sekat berganda yaitu:
1. Apabila kapal kandas mengalami kebocoran masih ada ruangan kedap air
2. Sebagai muatan cair,air tawar,bahan bakar,ballast dan lain-lain
3. Sebagai penyeimbang atau stabilitas pada kapal
4. Menambah kekuatan melintang
5. Fungsi Kulit kapal yaitu:
6. Untuk membuat kapal agar kedap air
7. Untuk menahan tegangan-tegangan membujur pada kapal baik yang berasal
dari luar seperti angin,ombak,badai dsb.maupun dari dalam seperti muatanmuatan.
Keuntungan kapal yang sambungan plat pada lambungnya menggunakan
keeling yaitu :
1. Memperoleh sambungan yang agak kaku yang fungsinya untuk memperkecil
getaran di bagian tertentu
2. Tidak menambah berat
3. Kekuatan dambungan cukup kuata antara 80%-90%
4. Mempunyai permukaan sambungan yang rata
5. Mudah memperoleh sambungan yang kedap air maupun minyak
6. Dapat di lakukan di dalam air
7. Tidak ramai atau bising saat mengerjakan
8. Mudah dikerjakan di tempat yang sempit

9. D.Kerugian yang sambungan plat pada lambungnya menggunakan keeling


yaitu :
10. Terlalu banyak tegangan di dalam material
11. Dapat terjadi perubahan bentuk material dikarenakan banyaknya tegangan di
dalam material tersebut
12. Sulit menetapkan mutu pekerjaan las yang baik
Sekat kedap air di pasang di :
1. Dengan kamar mesin di belakang 3 buah
2. Dengan kamar mesin di tengah 4 buah
3. Posisi sekat kesap air ditempatkan tepat di atas wrang penuh atau wrang
kedap air
4. Letak sekat kedap air di atas kapal
5. Sekat cerut haluan /sekat tubrukan
6. Sekat ceruk buritan
7. Sekat kedap air di depan kamar mesin
8. Sekat kedap air di belakang kamr mesinapabila di belakang kamar mesin
masih ada ruang muatan
Kegunaan penataan lensa:
1. Mencegah kerusakan muatan
2. Sebagai keamanan pada kapal
3. Membersihkan got kapal
4. Kegunaan penataan ballast
5. Memperbaiki keseimbangan kapal dengan mengisi tanki air ballast

6. Memperbaiki trim dengan mengisi tanki air ballast kusus di bagian depan atau
belakang
Perbedaan antara penataan lensa dan penataan ballast :
1. Pompa lensa digerakan dengan enaga sendiri ,dengan tenaga mesin,atau
dengan teaga manual
2. Pompa ballast digerakan dengan tenaga sendiri saja dan lebih kuat
3. Lemari pembagi pipa pada penataan lensa ada non return klepnya pada
penataan ballast tidak ada
4. Ujung pipa hisap pada penataan lensa memiliki kotak saringan
5. Pada penataan ballast ujung pipanya berbentuk lebar dan tanpa kotak
saringan
6. Penataan lensa untuk keselamatan kapal sedangkan penataan ballast untuk
memperbaiki keseimbangan kapal
Rose box adalah
suatu kotak yang berada di palka dan di kamar mesin yang berfungsi untuk
mencegah kotoran/sampah yang ikut terhisap masuk kedalam pipa
Sheel expantion plan adalah sumber denah kuli kapal (bukan kulit) berguna untuk
menandai plat yang perlu di perbaiki sehingga mudah di cari
Cara pemberian nomor pada kulit kapal yaitu dimulai dari plat pengapit lunas yaitu
plat lajur sepanjang kiri kanan lunas datar sebagai lajur A.lajur-lajur lainya di tandai
dari bawah ke atas pada tiap sisiA,B,cdst,kecuali I,pemberian nomornya secara
berurutan dari belakang ke depan misalnya plat F kiri 6-110 s/d 118.
Apakah fungsi tabung poros baling-baling | Stern Tube |:
1. Melindungi tail shaft agar tidak aus
2. Menjaga agar tail shaft berputar pada tempatnya
3. Menyediakan stim pelumas pada tail shaft

Jenis tabung poros baling-baling dengan system pelumadsan air laut


dan system pelumasan minyak mengapa dilapisi dengan perunggu?
1. Agar tail shaft aman dan awet
2. Tidak diperlukan bronze liner untuk membungkus tail shaft
3. Bagi kapal penumpang dan kapal barang .
Konstruksi Haluan dan Buritan Bow dan Stern
KONSTRUKSI HALUAN
Haluan sebuah kapal merupakan bagian yang paling besar mendapat tekanan dan
tegangan-tegangan sebagai akibat terjangan kapal terhadap air dan pukulanpukulan ombak.
Untuk mengatasi tegangan-tegangan tersebut maka konstuksi haluan harus
dibangun cukup kuat dengan jalan :
1. Di depan sekat pelanggaran bagian bawah dipasang wrang-wrang terbuka
yang cukup tinggi yang diperkuat dengan perkuatan-perkuatan melintang dan
balok-balok geladak
2. Disamping wrang-wrang terbuka terbuka tersebut diatas pada bagian di
depan sekat pelanggaran juga dipasang peguat-peguat tegak dan mendatar,
dapat berupa tiang/topang atau dapat juga berupa dingding membujur yang
berlubang. Susunan balok-balok geladak biasanya dipasang didalam tangki
ceruk depan atau sebelah bawah geladak terendah, jarak antara balok ini 2
meter
3. Pada setiap susunan balok-balok geladak tambahan dipasang senta samping
(side stringer) biasa pertemuan antara senta samping dengan kulit kapal
dibagian linggi biasanya membentuk macam segitiga yang saling mengikat
secara terpadu
4. Gading - gading pada bagian haluan biasanya jarak lebih rapat satu sama lain
pada jarak kurang lebih 15% panjang kapal terhitung dari linggi depan gading
- gading pada bagian bawahnya diperkuat (20% lebih kuat) kelingannya/las
lebih rapat, juga plat lutut antara gading - gading dengan kulit kapal
dipertebal
5. Lajur-lajur di dekat lunas di pertebal.

Berikut ini gambar bentuk bentuk dan konstruksi haluan kapal serta namanama
bagiandarikonstruksihaluan.

KONSTRUKSI BURITAN
Bingkai baling-baling

kapal modern terbuat dari baja-baja tuang atau plat baja berat yang dilas secara
terpadu.
Bentuk dan tipe baling-baling sangat bergantung sebagian besar dari jenis kemudi
yang dipasang, bagian buritan sebuah kapal konstruksinya hampir sama dengan
konstruksi di bagian haluan dengan perbedaan bahwa tinggi susunan balok-balok
geladak tambahan 2,5 meter.
Bagian buritan diatas linggi kemudi makin membesar yang mana perlu diberikan
perkuatan khusus berupa sebuah tatanan yang disebut tromson yang terdiri dari
wrang yang kuat dan berat yang mengikat kuat linggi kemudidan gading - gading
melintang serta balok-balok geladak yang saling berhubungan satu sama lain.
Buritan kapal masa lampau banyak menggunakan bentuk buritan Counter atau
elliptik namun lama kelamaan bentuk buritan diganti dengan cruiser atau tramson
khususnya pada kapal niaga besar
Dari konstruksi dan tipe buritan kapal yang ada dapat ditarik kesimpulan bahwa
adanya perbedaan disebabkan karena :
Tipe buritan cruiser dapat dilihat bahwa selain tipe tersebut telah memberikan bentuk
yang cukup manis untuk dipandang, juga memberikan daya guna hydrodinamis yang
dapat memperkecil tahanan air pada bagian kapal dibawah garis air
Tipe buritan yang kecil pada bagian bawahnya namun besar dan melebar pada
bagian atasnya, dan memberikan dampak pengemudian sehubungan dengan
besarnya potongan Deadwood di daerah tersebut. Dampak ini memberikan pula
effek secara langsung terhadap kemampuan olah gerak sebuah kapal
Dibawah ini akan ditunjukkan bentuk-bentuk dan konstruksi buritan kapal serta foto
poopdeck sebuah kapal

NAMA BAGIAN KAPAL DAN PERLENGKAPAN


KAPAL
1. Bagian Depan Kapal
Konstruksi bagian ujung depan kapal adalah merupakan serangkaian konstruksi
yang dimulai dari bagian ujung depan kapal sampai dengan sekat pelanggaran/
tubrukan (collision bulkhead). Ujung depan badan kapal dirancang sedemikian rupa
untuk memisahkan air secara baik agar tidak menimbulkan tahanan air yang
berlebihan. Dan, aliran ini diusahakan supaya tetapstreamline sepanjang kapal,
sehingga tahanan gelombang kapal dapat dikurangi sampai sekecil mungkin. Linggi
haluan merupakan bagian terdepan kapal. Linggi ini menerus ke bawah sampai ke
lunas.

Gambar 4.1. Bentuk konstruksi haluan


Keterangan :
1. Bak rantai jangkar
2. Ceruk haluan
3. Gudang
4. Pelat linggi
5. Pelat lunas rata
6. Lutut horisontal
7. Geladak kedua
8. Penumpu geladak
9. Wrang
10. Semen
11. Balok geladak
12. Gading-gading
13. Balok geladak

14. Balok ceruk


15. Senta sisi
16. Sekat horisontal berlobang
17. Balok ceruk
18. Penumpu tengah
19. Pelat hadap
20. Pelat lutu
21. Wrang
22. Geladak haluan
23. Geladak atas
24. Sekat horisontal memanjang
25. Sekat tubrukan
26. Alas berganda

1.1. Linggi Haluan


Linggi haluan merupakan tempat untuk menempelkan pelat kulit dan juga
penguat utama di bagian ujung depan kapal. linggi batang dipasang dari lunas
sampai garis air muat dan ke atas dilanjutkan dengan konstruksi linggi pelat. Pada
gambar ini diperlihatkan konstruksi bagian depan kapal, lengkap dengan linggi pelat
dan linggi batang.
Linggi haluan merupakan bagian terdepan kapal. Linggi ini menerus ke
bawah sampai ke lunas. Pada saat ini yang lazim dipakai ada dua macam, yaitu

linggi batang dan linggi pelat. Kadang-kadang dipakai juga gabungan dari kedua
linggi ini. Adapun susunan konstruksigabungan kedua linggi ini adalah sebagai
berikut. Sebuah linggi batang dari lunas sampai ke garis air muat dan disambung
linggi pelat sampai ke geladak. Penggunaan linggi pelat memungkinkan
pembentukan suatu garis haluan yang bagus. Hal ini akan memperindah penampilan
linggi haluan kapal. Selain juga untuk memperluas geladak dan memudahkan
perbaikan linggi tersebut, apabila suatu saat kapal menubruk sesuatu. Pelat sisi
dapat diperlebar sampai seluas geladak, sehingga memungkinkan bagian ujung
depan kapal menahan hempasan air laut dan menahan supaya percikannya tidak
sampai ke permukaan geladak.
Linggi haluan merupakan kelanjutan dari lunas kapal dan
merupakan penguat yang paling utama dibagian ujung depan kapal. Linggi
haluan juga merupakan tempat untuk menempelkan pelat kulit kapal. Bentuk dari
linggi haluan ini bermacam-macam antara lain :
Linggi haluan berbentuk lurus (stight bow)
Linggi haluan berbentuk miring (raked bow)
Linggi haluan berbentuk gunting (clipper bow)
Linggi haluan berbentuk bola / berumbi (bulbous bow)
Dari bermacam-macam bentuk linggi haluan diatas, yang sekarang
paling banyak dipakai adalah linggi haluan berbentuk miring dan bentuk
berumbi. Kedua konstruksi linggi ini menggunakan bahan pelat apa bila
untuk kapal-kapal besar, akan tetapi pada kapal-kapal kecil seperti kapal
ikan, kapal tunda kadang-kadang menggunakan bentuk miring dengan
menggunakan bahan pipa pejal.
1.1.1 Konstruksi Linggi Batang
Konstruksi linggi batang adalah linggi yang terbuat dari batang berpenampang bulat
atau persegi empat. Linggi ini dilaskan di bagian bawah dengan ujung lunas pelat
dan dibagian atas dengan linggi pelat. Pelat kulit kapal menempel pada sisi-sisi dari
linggi batang.

Gambar 4.2. Bentuk linggi batang


Keterangan :
1. Pelat geladak teratas
2. Pelat geladak kedua
3. Pelat senta

4. Sekat tubrukan
5. Pelat alas dalam

Linggi ini dihubungkan (dilas) di bagian bawah dengan ujung lunas pelat dan
dibagian atas dengan linggi pelat. Pelat kulit kapal menmpel pada sisi-sisi dari linggi
batang. Gambar 4.3dibawah ini memperlihatkan linggi batang
.
Persyaratan BKI mengenai linggi batang adalah luas penampang melintang sebuah
linggi batang dibawah garis air muat tidak boleh lebih kecil dari:
f = 1,25 L (cm)
di mana f = Luas penampang
L = Panjang kapal (m).
Mulai dari garis muat, luas penampang linggi batang boleh doperkecil dan pada
ujung teratas 0,75 f.
4.1.1.2 Konstruksi Linggi Pelat
Konstruksi linggi pelat dibuat dari pelat dibuat dari pelat yang dilengkungkan
dan diberi penegar pada tiap jarak tertentu. Penegar ini disebut lutut linggi
haluan (breasthook) dan berbentuk sebuah pelat yang dipasang secara
horizontal. pada linggi pelat dipasang penegar berupa profil bulba atau batang lurus.
Pemasangan pelat kulit didaerah linggi haluan diberi ketebalan lebih dari pada pelat
kulit disekitarnya

Gambar 4.3. Bentuk linggi pelat

Gambar 4.4 Bagian depan kapal


1.1.3 Konstruksi Haluan Bola (bulbous bow)
Untuk kapal yang dibuat pada masa sekarang, linggi haluan yang lurus
(dibuat dari besi batangan) sudah mulai ditinggalkan, terutama untuk kapal-kapal
yang ukurannya relative besar. Karena membutuhkan efisiensi yang lebih tinggi
dalam setiap gerakannya, usaha untuk itu adalah dengan memasang haluan bola
(bulbous bow) atau linggi dibawah garis air muat yang berbentuk bola. Haluan bola
ini dipasang sebagai usaha mengurangi tahanan gelombang yang terjadi karena
gerak maju kapal. Susunan konstruksi haluan bola dapat bervariasi, ada yang dibuat
dari pelat tuang yang dilengkungkan atau pelat berbnetuk silindris yang dimasukkan
kebagian depan kapal. Ketepatan berbagai hal, seperti perencanaan yang tepat, dan
pemasangan adalah pokok segalanya. Selain itu, haluan bola merupakan perbaikan
daya apung bagian depan kapal sehingga akan mengurangi anggukan kapal.
Konstruksi haluan bola terdiri atas pelat bilah tegak. Pelat bilah ini akan
mempertegar ujung bebas dari lutut linggi haluan yang dipasang tepat didepan
haluan bola. Pengelasan balok pada setiap jarak gading melewati sekat berlubang
yang terletak dibidang paruh kapal.

Gambar 4.5. Macam-macam bentuk bulbous bow

Gambar 4.6. Konstruksi bulbous bow


Bentuk lain dari bulbous bow adalah yang lebih ekstrim yaitu bagian
bawah garis air lebih menonjol kedepan lebih maju dari ujung geladak
atasnya, hal ini dimaksudkan agar dalam memecah gelombang lebih
efektif supaya gelombang relative kecil ketika menerpa lambing kapal
(lihat gambar 4.7).

Gambar 4.7. Konstruksi bulbous bow


Jika dilihat dari atas (tampak atas) maka bulbous bow ini bentuknya
hapir menyerupai setengah lingkaran sampai pada berbentuk setengah
ellip tergantung pada posisi potongan yang dikehendai atau posisi
penguat horisontalnya, pada gambar 4.8. menunjukkan pandangan atas
dari salahsatu posisi penguat horizontal.

Gambar 4.8. Pandangan atas dari bulbous bow


1.2. Sekat tubrukan
Pemasangan sekat tubrukan pada suatu kapal sangat dibutuhkan karena
sekat ini untuk menghindari mengalirnya air keruangan yang ada
dibelakangnya apabila terjadi kebocoran di ceruk haluan akibat menubruk
sesuatu dan dengan rusaknya ceruk haluan kapal masih selamat, tidak
tenggelam.

Gambar 4.9. Posisi Sekat tubrukan


1.3. Ceruk Haluan
Konstruksi pada ceruk haluan harus cukup kuat. Pada daerah ceruk
inilah yang pertama-tama mendapat hempasan gelombang. Hal ini
disebabkan letak ceruk ini dibagian depan kapal. Karena tidak ada momen
lengkung yang bekerja pada arah memanjang didaerah ini, pelat alas,
pelat sisi, dan pelat geladak tidak perlu tebal dibandingkan bagian tengah
kapal. BKI 2004 memberikan persyaratan mengenai wrang pelat sebagai
berikut: Ketebalan wrang pelat diceruk tidak boleh lebih kecil dari: t =
0,035 L 5,0 (mm),160 Ketinggian wrang pelat diceruk haluan diatas
lunas sepatu linggi tidak lebih kecil dari: h = 0,06 H + 0,7 (m)

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

Gambar 4.10. Konstruksi ceruk haluan


Keterangan :
Penguat samping
Sekat tubrukan
Pelat lajur dalam
Pelat lunas tegak
Pelat form
Linggi
Dek atas
Fore castle deck
Kotak rantai jangkar
Pelat sekat horisontal berlobang
Gading gading utama
Gading gading antara
Balok geladak
Panting beam

15. Pelat lutut

Gambar 4.11. Penumpu melintang ceruk haluan


1.

Penumpu tengah geladak

4. Gading

2.
3.

Penumpu samping
Senta Ceruk

5. Lutut
6. Sekat bertulang

2. Bagian Tengah Kapal


2.1. Konstruksi Dasar
Susunan konstrusi dasar adalah suatu susunan konstruksi yang terdiri atas
kerangka memanjang ataupun melintang yang terletak pada bagian dasar, baik
untuk kapal, dasar ganda maupun dasar tunggal atau alas tunggal.mNama-nama
bagian konstruksi dasar adalah lunas, penumpu tengah, penumpu samping, pelat
tepi, pelas alas, pelat alas dalam, pembujur alas, pembujur alas dalam, dan wrang.
Bagian konstruksi pelat alas dalam hanya untuk kapal yang menggunakan dasar
ganda. Pembujur alas dan pembujur alas dalam hanya digunakan untuk kapal-kapal
dengan sistem konstruksi memanjang atau kombinasi.
Dengan penyusun bagian-bagian konstruksi dasar tersebut sesuai
persyaratan yang telah ditentukan oleh Biro Klasifikasi Indonesia secara keseluruan
konstruksi dasar akan mampu menunjang kekuatan memanjang dan melintang
kapal.
Lunas adalah bagian terbawah dari kapal , Pada bagian lunas inilah, kapal
harus mampu menahan terjadinya kerusakan, apabila kapal mengalami
kandas.lunas terdiri dari berbagai jenis yaitu lunas dasar, lunas tegak dan lunas
lambung. Lunas dasar merupakan lajur kapal pada dasar yang tebalnya +/- 35 %
dari pada kulit kapal lainnya.Sedangkan lunas tegak ialah lunas yang tegak
sepanjang kapal, tebalnya 5/8 lebih besar daripada lunas dasar pada 4/10 bagian
lunas tegak ditengah tengah kapal.
Kapal besar pada umumya memiliki lunas lambung yang berfungsi untuk melindungi
kapal bila kandas. Lunas lambung ini biasanya terdapat 1/4 - 1/3 dari panjang kapal
pada bagian tengah yang berfungsi juga untuk mengurangi olengan kapal. Dalam
perkembangannya dikenal tiga macam lunas yang sering dipakai, yaitu : lunas
batang, lunas rata, dan lunas kotak.

Gb 4.12 A, lunas rata, B lunas batang, C lunas kotak


a. Pelat Alas
Pelat dasar (pelat alas) letaknya di dasar kapal, sebelah kiri dan kanan lajur
lunas. Pelat ini menerima beban gaya tekan air, yang selanjutnya diteruskan ke
wrang dan penumpu. Pemasangan pelat ini sejajar dengan bidang simetri, mulai dari
ujung depan sampai ujung belakang kapal (Gambar 4.13)

Gambar 4.13 Pelat dasar

Gambar 4.14. Pelat Alas


1. Pelat alas
2. Lunas batang
3. Penumpu tengah
4. Wrang pelat
5. Pelat hadap
2.2. Konstruksi Dasar Tunggal

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kebanyakan yang menggunakan konstruksi dasar tunggal adalah


kapal tangki ataupun kapal-kapal kecil. Konstruksi ini meliputi bagian yang
memanjang, yaitu penumpu tengah, penumpu samping, dan pelat dasar.
Bagian melintang pada konstruksi ini dipasang kerangka melintang, yaitu
berupa wrang. Menurut BKI 2004, secara umum dasar tunggal
mempunyai ketentuan sebagai berikut :
Wrang alas harus dipasang setiap jarak gading. Jika kapal mempunyai
kemiringan (rise of floor) pada 0,1 I dari ujung wrang sedapat mungkin
tinggi wrang tidak kurang dari setengah tinggi wrang sesuai ketentuan. (I
adalah panjang wrang yang diukur pada sisi atas wrang, dari pelat kulit ke
pelat kulit kapal).
Untuk kapal alas yang tinggi, terutama pada bagian ceruk buritan harus
dilengkapi dengan profil-profil penegar.
Wrang alas harus diberi lubang jalan air, sehingga air dengan mudah
mencapai tempat pipa hisap.
Jika lunas yang dipasang berupa batang dengan penumpu tengah yang
terputus, wrang harus membentang dari sisi ke sisi kapal

Lunas Batang (Bar keel)


Penumpu tengah (centre girder)
Flange (Pelat hadap)
Penumpu samping (side girder)
Wrang alas (solid floor)
Pelat alas melintang (transverse plate floor)
Gambar 4.15. Konstruksi dasar tunggal

2.3. Konstruksi Dasar Ganda


Daerah yang disebut dasar ganda meliputi pelat alas, pelat alas
dalam, pelat bilga, dan pelat tepi sebagai kekedapannya. Pelat tepi yang
dibuat atau penerusan pelat alas dalam sampai bilga harus dipasang
sumur-sumur atau pengumpul air untuk menggantikan pemasangan

permukaan pelat tepi yang dibuat miring. Seperti diketahui, pelat tepi
yang miring digunakan untuk mengumpulkan air kotor.Sesuai dengan
ketentuan BKI, tebal pelat tepi adalah 20% lebih tebal dari pelat alas
dalam.

Gb 4.16 Wrang alas terbuka (A) dan wrang alas penuh (B) pada Dasar Ganda
dengan Sistem Konstruksi Melintang.
1. Penumpu tengah ( Centre girder )
2. Lubang udara ( Air holes )
3. Penumpu samping terputus ( Intercostal side girder )
4. Lubang jalan air ( Drain hole )
5. Penegar wrang ( Flat bar stiffener )
6. Lubang peringan ( Lightening hole )
7. Pelat margin ( Margin plate )
8. Lubang orang ( Man hole )

Gambar 4.17. Konstruksi dasar tengah kapal

Gambar 4.18. Konstruksi dasarganda


1. Pelat alas dalam
2. Lubang peringan
3. Pipa pemasukan bilga
4. Pelat sisi
2.4. Konstruksi Lambung
Sistem konstruksi lambung sebagai kerangka lambung kapal pada pokoknya
terdiri atas dua sistem yaitu sistem kerangka gading melintang dan sistem kerangka
gading memanjang.
1)

Gading
Konstruksi kerangka gading-gading melintang merupakan penegar-penegar tegak
yang dipasang pada pelat lambung dan berfungsi untuk memperkuat pelat lambung
dari tekanan air di luar kapal. Pada kapal dengan geladak jamak (lebih dari satu)
gadinggading ini diberi nama sesuai dengan letaknya. Gading-gading yang terletak
di bawah geladak terakhir atau geladak utama disebut gading utama, yang terletak
di antara dua geladak disebut gading antara, sedangkan yang disebut gading
bangunan atas adalah gading yang terletak di bangunan atas.
Konstruksi berikut adalah untuk kapal-kapal yang menggunakan konstruksi
dasar dengan penguatan profil-profil memanjang. Pelat bilah dan pelat hadap gading
dilas pada pelat alas dalam dan dilengkapi dengan pelat lutut bagian bawah alas
dalam, seperti Gambar4.21.a Lutut bilga dilaskan pada pembujur alas dan
pembujur alas dalam. Gading-gading disambung dengan pelat lutut bilga yang
diletakkan sebidang (Gambar4.21 a b) dan dapat pula disambung secara berimpit
dengan lutut bilga (Gambar4.21 cd)

Gambar 4.19. Gading besar (web frame) dan gading biasa (ordinary
frame)mmml

Gambar 4.20 Hubungan Ujung-ujung Gading Palka


Keterangan 1. Gading
2. Pelat Alas dalam
3. Lutut
4. Lutut
5. Wrang

2)
Pelat Bilga dan Lunas Bilga
Pelat bilga merupakan lajur pelat yang mempunyai jari-jari kelengkungan tertentu
dan ditempelkan di antara pelat sisi dengan pelat alas. Pada bagian luar dari pelat
bilga ini dipasang lunas bilga yang berbentuk sirip.

Gambar4.22. Penentuan Lebar Lajur Bilga (BKI)


Lunas bilga adalah sayap yang dipasang pada kelengkungan bilga di kedua sisi
kapal. Lunas ini berguna untuk mengurangi keolengan kapal. Pemasangan lunas
bilga secara memanjang dari sampai 2/3 panjang kapal.

Gambar.4.23 Pelat bilga

Gambar 4.24 Lunas bilga

3). Kubu Kubu Dan Pagar


Kubu-kubu merupakan pagar yang dipasang di tepi geladak dan
berfungsi untuk menjaga keselamatan penumpang, anak buah, dan juga
melindungi barang barang di atas geladak agar tidak jatuh ke laut pada
saat kapal mengalami oleng.
Kubu-kubu yang sering dipakai pada saat ini ada dua macam
bentuk, yaitu kubu-kubu terbuka dan kubu-kubu tertutup.

1. Pelat Bilah
2. Pipa
3. Pipa pejal
4. Tiang penyangga
5. Geladak
6. Pelat bilah memanjang

Gambar4.26.Kubu-kubu Tertutup

1. Pelat kubu-kubu
2. Pelat dengan flens
3. Flens/bilah hadap
4. Pelat penyangga
5. Balok geladak
6. Pelat lutut
7. Pelat lajur atas
8. Lubang pembuangan
9. Flens kubu-kubu
3. Bagian Belakang Kapal
3.1. Linggi Buritan
Konstruksi linggi buritan adalah bagian konstruksi kapal yang merupakan
kelanjutan lunas kapal. Bagian linggi ini harus diperbesar atau diberi boss
pada bagian yang ditembus oleh poros baling-baling, terutama pada
kapal-kapal yang berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga. Pada
umumnya linggi buritan dibentuk dari batang pejal, pelat, dan baja tempa
atau baja tuang. Kapal-kapal biasanya mempunyai konstruksi linggi buritan yang
terbuat dari pelat-pelat dan profil-profil yang diikat dengan las lasan, sedangkan
untuk kapal besar berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga mempunyai
konstruksi linggi buritan yang dibuat dari bahan baja tuang yang dilas. Dengan
pemakaian baja tuang, diharapkan konstruksi liggi buritan dapat dibagi menjadi dua
atau tiga bagian baja tuang yang akan dilas digalangan. Hal tersebut juga untuk
mendapatkan bentuk linggi yang cukup baik.

Gambar 4.27. Konstruksi linggi buritan


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Keterangan :
Sekat ceruk buritan
Lubang untuk tangga
Penumpu geladak
Geladak
Ruang poros kemudi
Balok ceruk
Gading ceruk
Linggi baling-baling

9. Penumpu alas tengah


10. Wrang
11. Lunas rata
12. semen
13. Sekat membujur
14. Lutut
15. Balok geladak
16. Daun kemudi

Seperti yang diperlihatkan pada Gambar 4.12. linggi buritan harus


dihubungkan kuat-kuat dengan bagian konstruksi lain dibelakang kapal. Hal ini
diperlukan sebagai peredam getaran dibelakang kapal yang berasal dari balingbaling atau kemudi dan untuk menahan gaya-gaya yang timbul oleh gerakan kemudi
atau baling-baling.

3.2. Sepatu Kemudi


Bagian bawah linggi buritan yang mendatar disebut telapak linggi sepatu
kemudi (sole piece). Telapak linggi ini berfungsi sebagai tumpuan dari kemudi dan
ukurannya.

Gambar4. 28 Penampang Sepatu Linggi


3.3. Sekat Ceruk Buritan
Seperti telah dijelaskan pada bab sebelumnya, sekat ceruk buritan disamping
untuk membatasi ceruk buritan dengan ruang muat atau kamar mesin juga berfungsi
untuk pegangan (tumpuan) ujung depan tabung poros baling-baling.
Sesuai dengan ketentuan dari Biro Klasifikasi, pemasangan ceruk buritan
pada jarak sekurang-kurangnya tiga sampai lima kali jarak gading diukur dari ujung
depan bos poros baling-baling dan harus diteruskan sampai ke geladak lambung
timbul atau sampai pada plat-form kedap air yang terletak diatas garis muat.
Seperti halnya sekat-sekat lintang lainnya, sekat ceruk buritan terdiri atas
beberapa lajur pelat dengan penegar-penegar tegak. Karena sekat ini digunakan
untuk batas tangki, tebal pelat sekat dan ukuran penegar ditentukan berdasarkan
perhitungan tebal pelat sekat untuk tangki dan penegar tangki. Demikian pula pada
daerah sekat yang ditebus oleh tabung poros baling-baling harus dilengkapi dengan
pelat yang dipertebal.
3.4. Ceruk Buritan
Ceruk buritan merupakan ruangan kapal yang terletak dibelakang dan
dibatasi oleh sekat melintang kedap air atau sekat buritan. Ruangan ini dapat
dimanfaatkan untuk tangki balas air meupun untuk tangki air tawar. Bagian buritan

pada umumnya berbentuk cruiser/ellips,bentuk yang menyerupai bnetuk sendok


dan transom, yaitu bentuk buritan dengan dinding paling belakang rata.
Konstruksi buritan direncanakan dengan memasang gading-gading melintang
balok-balok geladak, wrang, penumpu samping, penumpu tengah, dan penguatpenguat tambahan lain.

Gambar4. 29 Konstruksi Ceruk Buritan Bentuk Cruiser

Gambar 4.29.a Ceruk buritan utk. Baling-baling ganda

Gambar 4.29b. Ceruk buritan cruiser utk. Baling-baling tunggal

Gambar 4.29c. Ceruk buritan transom utk. Baling-baling tunggal

.3.5. Tabung Poros Baling-baling


Tabung poros baling-baling disangga oleh sekat buritan dibagian depan dan
oleh boss linggi baling-baling diujung belakang.
Bagian depan tabung mempunyai pelat hadap yang digunakan untuk
mengikat tabung pada sekap ceruk buritan dengan baut dan pada bagian belakang
dibuat berukir untuk mengikat tabung terhadap boss linggi baling-baling dengan
menggunakan mur yang cukup besar.
Tabung buritan ini dapat dibuat dari bahan pipa baja, yangbanyak digunakan untuk
kapalkapal kecil. Bisa juga tabung ini dibuat dari pelat baja yang dirol, yang biasa
dipakai pada kapal-kapal yang lebih besar. Karena merupakan bantalan, tabung
ini mempunyai sebuah bantalan diujung belakang dan sebuah lagi diujung
depan. Untuk pelumasannya dapat dipakai air, minyak pelumas, atau
gemuk Bantalan mempunyai celah-celah atau lubang-lubang dengan
ukuran tertentu, agar minyak pelumas dapat merata melumasi
permukaan poros dan bantalan. Minyak pelumas ditampung pada tangki

khusus yang dihubungkan dengan system pipa ketabung buritan. Dengan


pemompaan, minyak pelumas dapat bersirkulasi dan melumasi bagianbagian yang memerlukan.
Pencegahan air laut supaya tidak masuk ke system pelumasan ialah dengan
paking-paking. Pada ujung bos poros baling-baling dipasang pelat pelindung yang
berfungsi untuk melindungi atau mencegah masuknya benda-benda yang dapat
mengakibatkan terjadinya kerusakan pada paking. Konstruksinya diperlihatkan
pada gambar 4.30

Gambar4. 30 Tabung Buritan dengan Pelumasan Air


3.6. Kemudi
Kemudi kapal dan instalasinya adalah suatu system didalam kapal
yang memegang peranan penting didalam pelayaran dan menjamin
kemampuan olah gerak kapal. Sehubungan peran ini, seyogjanya sebuah
kemudi dan instalasinya harus memenuhi ketentuan didalam keselamatan
suatu pelayaran.
System kemudi mencakup semua bagian alat-alat yang diperlukan untuk
mengemudikan kapal, mulai dari kemudi, poros, dan instalasi penggerak
sampai ke pengemudinya sendiri, instalasi penggerak kemudi terletak
diruang mesin kemudi geladak utama dan peralatan untuk mengatur
gerakan kemudi diletakkan didalam ruang kemudi atau ruang navigasi.
Ruang instalasi harus dibuat bebas dari peralatanperalatan lain,
agar tidak menghalangi kerja instalasi penggerak utama ataupun
penggerak Bantu kemudi.
Ruangan tersebut harus direncanakan terpisah dari ruangan lainnya
dengan suatu dinding yang terbuat dari baja yang disebut mesin
kemudi.Dibawah ini kemudi dan instalasinya (Gambar4. 31)

Gambar4. 31 Kemudi dan Instalasinya


1. roda kemudi (jantera)
6. Pegas
2. Celaga kemudi
7. Tongkat kemudi
3. Transmisi
8. Daun kemudi
4. Kuadran kemudi
9. Roda gigi penggerak
5. Motor listrik
10. Ulir cacing.
3.7 Daun Kemudi
Daun kemudi pada awalnya dibuat dari pelat tunggal dan penegar-penegar
yang dikeling pada bagian sisi pelat. Jenis kemudi ini sekarang sudah diganti
dengan bentuk kemudi pelat ganda, terutama pada kapal-kapal yang berukuran
relative besar. Kemudi pelat ganda terdiri atas lembaran pelat ganda dan
didalamnya berongga, sehingga membentuk suatu garis aliran yang
baik (streamline), yang bentuk penampangnya seperti sayap (foil).

Gb 14.32.a Konstruksi dalam daun kemudi pelat ganda

Gambar4.32.b Macam-macam kemudi

4 Jangkar Dan Perlengkapannya


4.1 Jenis Jangkar
Menurut bentuknya secara garis besar dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu:

a. Yang lengannya tak bergerak tetapi dilengkapi dengan tongkat


b. Yang lengannya bergerak tetapi tidak dilengkapi dengan tongkat (stock)
Disamping pembagian tersebut diatas terdapat jenis-jenis lain tetapi pemakaiannya
amat jarang dan untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu dan untuk kapal khusus Misalnya : jangkar berlengan banyak jangkar spesial
Kapal-kapal niaga pelayaran besar pada umumnya dilengkapi dengan jangkarjangkar sebagai berikut :

a.
b.
c.
d.

Tiga buah jangkar haluan (satu tidak dipergunakan, hanya


Sebagai cadangan)
Sebuah jangkar arus
Sebuah jangkar cemat

a. Jangkar Haluan
adalah jangkar utama yang digunakan untuk menahan kapal di dasar laut dan selalu siap
terpasang pada lambung kiri dan kanan haluan kapal, jangkar haluan ini beratnya sama.
Jangkar haluan cadangan merupakan jangkar yang selalu siap sebagai pengganti apabila
salah satu hilang, jangkar haluan cadangan ini ditempatkan di bagian muka dekat haluan,
agar selalu siap bilamana diperlukan.
b. Jangkar Arus
Jangkar ini ukurannya lebih kecil kira-kira 1/3 berat jangkar haluan. Tempatnya dibagian
buritan kapal digunakan seperti halnya jangkar haluan yaitu menahan buritan kapal, supaya
tidak berputar terbawa arus.
Pada kapal-kapal penumpang yang berukuran besar, kadangkadang jangkar ini ditempatkan
di geladak orlop (geladak pendek yang terletak di bawah geladak menerus) apabila
demikian halnya maka jangkar tersebut dinamakan jangkar buritan dan beratnya sama
dengan angkar haluan. Oleh karena itu bila ada jangkar buritan, maka tidak perlu ada
jangkar haluan cadangan.
a. Jangkar Cemat
Jangkar ini ukurannya lebih kecil, beratnya 1/6 kali jangkar haluan. Gunanya untuk
memindahkan jangkar haluan apabila kapal kandas (diangkat dengan sekoci).

Gbr. 4.33 Jangkar

Rantai jangkar terdiri dari beberapa potongan segel, potongan-potongan satu


dengan lainnya dihubungkan dengan segel (shackle),panjang satu segel rantai
adalah 25 meter.
Bahan dari rantai ini adalah mild steel, dengan tegangan tarik antara 37 55
kg/mm, dan regangan antara 20 30%. Gambar berikut menunjukkan satu
hubungan rantai jangkar yang terdiri dari empat segel, mulai dari jangkar sampai
segel pengikat dalm kotak rantai jangkar (chain locker).

Gambar 4.34 Jenis Segel


4.1 Gaya yang Bekerja pada Jangkar
Pada waktu kapal berlabuh (membuang jangkar) pada kapal bekerja gaya-gaya
sebagai berikut :

a. Gaya tekanan angin yang ada pada batas di atas permukaan air, di sini
diperhitungkan super structure dan deck house
b. Gaya tekanan air pada bagian bawahq
c. Gaya energi yang ditimbulkan oleh gelombang
System gaya dalam keadaan setimbang bila jumlah gaya luar T yang terdapat pada
lubang rantai jangkar C akan sama besarnya dengan gaya tarik dari jangkar A sebesar TO
dengan catatan arah TO terletak di bidang horizontal. Keseimbangan tidak akan terjadi
kalau rantai di titik A membentuk sudut dengan bidang horizontal.
Besarnya TO agar supaya seimbang dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

I = panjang rantai jangkar dari titik A-C (dalam meter)


h = dalamnya laut di mana kapal berhenti dari titik C ke dasar (dalamnya meter)
q = koefisien berat jangkar + rantai jangkar ( kg/ m)
panjang rantai jangkar (1) dari A-C dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :
(minimal dapat menahan kapal / dalam seimbang )

Atau dengan cara Baslovki

Dengan catatan sebagai berikut :


Fo = gaya yang berpengaruh pada kapal (gaya tekan angin + arus laut)
Fo = Fo2 + Fo2 (lihat rumus di belakang)
Gd = berat jangkar (kg)
k = koefisien gaya tekan pada jangkar koefisien dynamika yang tergantung besar gaya di kapal
K = 1,1 ~ 1,4
P = berat rantai jangkar dalam 1 m panjang di dalam air laut (kg)
P1 = berat rantai jangkar dalam 1 m panjang di udara
P = 0,78 pi.
Besarnya gaya To dapat juga dihitung dengan rumus pendekatan sebagai berikut :
To = k. Gd + F ( kg )
Dimana :
F = gaya singgung rantai denan dasar laut = + 5% dari jumlah besar gayatahan dari seluruh
rantai atau rumus dengan rumus pendekatan sebagai berikut
To = 1,05. k. Gd (kg)
Gaya tekan angin pada kapal (Fo)
Fo = (0,075 0,085) SH. w2 (kg)
Dimana :
w = kecepatan angina (m/det.)
SH : luas proyeki bagian kapal diatas permukaan air pada bidang yang tegak lurus arah
angina (m2)
Gaya tekan arus laut pada kapal (Fo2)
Fo2 = 6. S. V2 T (kg)
VT = kecepatan arus (m/det)
Si = luas proyeksi kapal bagian bawah permukaan air tegaklurus arah arus (m2)
Dalam percobaan-percobaan yang sering dilakukan dalam Exploitasi untuk
mempermudah pemberhentian kapal yang dalamnya laut hmeter maka kapal harus
mempunyai rantai jangkar yang panjangnya tidak kurang dari : A-C
Radius lingkaran posisi kapal pada saat lego jangkar. Karena pengaruh angina dan
arus pada saat kapal berlabuh (membuang jangkar ) akan merubah letak kapal menurut
letak lingkaran dengan radius l ingkaran sebagai berikut :
R=P+L
Dimana
P = proyeksi pada bidang horizontal panjang rantai jangkar sampai dari lobang jangkar sampai
jangkar yang ada di dasar laut.
P=

l = Panjang rantai jangkar (dianggap lurus)


L = Panjang kapal (m)
Dalam keadaan Extreem, karena pengaruh arus laut angin keras, gelombang dan
sebagainya kapal dan jangkar bergeser dari kedudukan semula. Pertambahan radius
sirkulasi tersebut di atas kita beri notasi R.
Maka perhitungan radius sirkulasi menjadi sebagai berikut :
R = p + L + R

4.2 Ukuran Jangkar


Seperti dijelaskan di atas berat jangkar ditentukan oleh peraturan:
-

Peraturan BKI berat jangkar dapat ditentukan dari table 24 dengan menentukannya
angka petunjuk Z terlebih dahulu yang dibedakan menurut jenis kapalnya :

1. Kapal barang, kapal penumpang dan kapal keruk :


Z = 0,75 L.B.H + 0,5 (volume ruang bangunan atas dan rumah rumah geladak)
2. Kapal Ikan :
Z = 0,65 L.B.H + 0,5 (volume ruang bangunan atas dan rumah rumah geladak)
3. Kapal tunda :
Z = L.B.H + 0,5 (volume ruang bangunan atas dan rumahrumah
geladak) Dengan catatan

Bila angka petunjuk tersebut ada diantara dua harga table yang
berdekatan, maka alat-alat perlengkapan tersebut ditentukan oleh harga
yang terbesar.
Untuk kapal-kapal di mana geladak lambung timbul adalah geladak kedua
maka untuk H dapat diambil tinggi sampai geladak kedua tersebut.
Sedangkan bangunan antara geladak tersebut dan geladak kekuatan dapat
diperhitungkan sebagai bangunan atas.

Peraturan Bureau Veritas : (1965)

Jumlah dan berat jangkar dapat ditentukan dari table 21 dengan menghitung
terdahulu besarnya Equipment number sebagai berikut :

N = L.B.H +

Dimana :
S
= volume bangunan diatas dasar m3 (superstructure)
S = volume rumah-rumah geladak dalam m3 (deck house )

b. Peraturan Lioyd Regiter of Shipping (1975)

Dengan menghitung Equipmet number terlebih dahulu sebagai berikut :


.N = 2/3 + 2 Bh +
.N = 1,0122/3 +

(untuk ukuran dalam metric)

(ukuran dalam British unit)

Dimana
= moulded displacement pada waktu summer load unter line dalam ton (1000 kg) atau
tons (1016 kg)
= lebar kapal terbesar dalam meter atau feet
= tinggi lambung timbul ditambah tinggi bangunan atas dan rumah geladak yang lebarnya >
B/4, dalam meter atau feet
= Luas penampang samping badan kapal, superstructuredan deck house yang lebar > B/4,
diatas summber load line. Dalam meter 2 atau feet2 (m2 atau fit2)
Dari angka petunjuk Z, atau Equipment number N didapatkan :

B
h
A

Jumlah dan berat jangkar


Panjang dan diameter tali penarik dan tali tambat
Panjang dan diameter rantai jangkar
Dari berat jangkar didapatkan ukuran dasar (basic dimension)
yang merupakan dasar ukuran yang lainnya.
Basic dimension = a = 22,6922
(dalam mm)

Dimana :
Gd = berat jangkar dalam kg
Angkat yang lenggannya berensel tanpa stock Umumnya dipergunakan
sebagai jangkar haluan, mahkota (crown) ari Hall Anchoradalah merupakan
bagian dari jangkar tersebut, dimana tiang jangkar bergerak. Pada mahkota
tersebut terdapat engsel yang berputar keliling sebuah poros yang tetap. Apabila
jangkar tersebut dijatuhkan maka pada tiang yang terdapat gaya yang sejajar
dengan dasar laut, maka pada telapaknya akan terdapat tegangan. Dengan
demikian maka lengan kedua-duanya akan memutar ke bawah dan tangannya
akan menunjam ke bawah.
Pada suatu kedudukan tertentu (suduat antara tiang dan lengannya
adalah 450) maka tiang akan menekan pada bagian dalam dari mahkotanya,
sehingga dengan demikian jangkar itu akan masuk lebih dalam ke dalam tanah
selama ada gaya pada batangnya yang arahnya sejajar dengan tanah mengarah
ke rantainya. Apabila gaya itu makin mengarah ke atas, maka gaya tersebut
berfungsi sebagai penungkit yang akan memaksa tangan itu ke luar dari tanah
(terjadi pada waktu hibob atau tarik jangkar) Kedudukan dari batang jangkar
terhadap dasar laut sangat penting agar jangkar itu dapat menahan kapal
dengan baik. Kedudukan dari batangnya dipengaruhi oleh berat dan panjang
rantai.
Sampai saat ini terdapat sejumlah besar jenis jangkar seperti ini, yang
hanya berbeda dalam bentuknya saja akan tetapi prinsipnya adalah seperti
diterangkan di a tas.. Keuntungan jangkar ini (berengsel) dibandingkan dengan
jangkar bertongkat :

4.3

Mudah dilayani
Batangnya dapat lurus dimasukkan ke dalam orlupnya (hawsepipe)
Lengan at au sendoknya dapat masuk kedua-duanya ke tanah
Kerugiannya :
Kurang kekuatan menahannya
Untuk kekuatan menahan yang sama jangkar bersengsel lebih
berat dari jangkar bertongkat (20% lebih berat).
Dengan catatan : berat tongkat diabaikan atau tidak diperhitungkan

Tabung Jangkar

Adalah pipa rantai jangkar yang menghubungkan rumah jangkar


ke geladak Ketentuan penting yang harus diperhatikan :

a. Dalam pengangkatan jangkar dari air laut tidak boleh membentur bagian
depan kapal pada waktu kapal dalam keadaan trim 50
b. Tiang jangkar harus masuk kelubang rantai jangkar meskipun letak
telapak jangkar tidak teratur
c. Lengah / telapak jangkar harus merapat betul pada dinding kapal
d. Jangkar harus dapat turun dengan beratnya sendiri tanpa rintangan
apapun
e. Dalam pelayaran jangkar jangan menggantung di air
f. Panjang pipa rantai harus cukup untuk masuknya tiang jangkar
g. Lengkungan lobang pipa rantai ke geladak dibut sedemikian rupa hingga
mempermudah masuk / keluarnya rantai jangkar, hin gga gesekan seminim
mungkin. Juga lobang dilambung jangan sampai membuat sudut yang terlau tajam

h. Untuk kapal yang mempunyai tween deck pusat dari pipa pantai harus
sedemikian letaknya pipa rantai tersebut tidak memotong geladak bagian bawah.
Diameter dalam hawse pipe tergantung dari diameter rantai jangkar sendiri, sehingga
rantai jangkar dapat keluar masuk tanpa suatu halangan. Diameter hawse pipe di bagian
bawahnya dibuat lebih besar (antara 3~4 cm). dibandingkan dengan atasnya. Umumnya
dapat dipakai sebagai pedoman bahwa untuk diameter rantai jangkar d-25 m/m rantai
jangkar yang berkisar antara angka 25m/m ~ 100 m/m; besarnya q Q dalam howse
pipe diberikan pada grafik sebagai berikut dengan bermacam-macam material.

Gambar 4.35. tabung jangkar

4.1 Bale Rantai Jangkar


Umumnya pada kapal-kapal pengangkut letak chain locker ini adalah di depan
collision bulkhead dan di atas forepeak tank. Sebelumnya chain locker diletakkan di depan
ruang muat, hal ini tidak praktis karena mengurangi volume ruang muat. Pada kapal-kapal
penumpang apabila deep tank terletak dibelakang, maka chain locker biasanya diletakkan
diatasnya. Ditinjau dari bentuknya chain locker terbagi atas 2 (dua) bagian:
1. Berbentuk segi empat
2. berbentuk silinder
Tetapi umumnya digunakan chain locker yang berbentuk segi empat. Perhitungannya
volume chain locker dilakukan sebagai berikut
Sv = 35 d2

Sv =
d
=
Sm =
d =

Catatan :
Volume chain locker untuk panjang rantai jangkar 100 fathoms (183 m) dalam ft2
diameter rantai jangkar dalam inchies apabila 35,3 ft3~1m3, maka rumus dapat dipakai
sebagai berikut :
volume chain locker untuk panjang rantai jangkar 100
diameter rantai dalam inchies
Volume chain locker dapat pula ditentukan berdasarkan grafik di mana volumenya untuk
setiap 100 fathoms (183m ) fapat ditentukan dari diameter rantai jangkar.
Beberapa ketentuan-ketentuan dari Chain Locker :

a. Umumnya didalamnya dilapisi dengan kayu untuk mencegah suara berisik pada saat
lego / hibob jangkar
b. Dasar dari chain locker dibuat berlobang untuk mengeluarkan kotoran yang dibawa
dengan bak dasar dari semen dibuat miring supaya kotoran mudah mengalir
c. Disediakan alat pengikat ujung rantai jangkar agar tidak hilang pada waktu lego
jangkar

d. Harus ada dinding pemisah antara kontak rantai sebelah kiri dan kanan, sehingga
rantai di kiri dan kanan tidak membelit dan tidak menemui kesukaran dalam lego
jangkar.
4.1 Mesin Derek Jangkar (windless)
Untuk memenuhi persyaratan derek jangkar setiap pabrik mempunyai bentuk
sendiri-sendiri dalam pelaksanaannya. Pada gambar di bawah ini terlihat gambar derek
jangkar dengan tenaga penggerak listrik.

gambar 4.36. windless


Bagian-bagian derek jangkar antara lain terdiri dari :

1. Mesin/motor yang digerakan oleh diesel/elektik,


2. Spil/wildcat merupakan gulungan/thromol yang dapat menyangkutkan
rantai jangkar pada saat melewatinya,
3. Kopling atau peralatan yang dapat melepaskan atau menhubungkan spil
dengan mesin,
4. Band rem untuk mengendalikan spil apabila tidak dihubungkan dengan
mesin,
5. Roda-roda gigi, dihubungkan dengan poros,
6. Tromol/gypsies, untuk melayani tros kapal dipasang pada ujungujung dari
poros utama.
Windlass adalah merupakan mesin Derek jangkar yang berfungsi
untuk menggerakkan jangkar melalui rantai jangkar (menaikkan dan
menurunkan jangkar). Untuk memenuhi persyaratan derek jangkar setiap
pabrik mempunyai bentuk sendiri-sendiri dalam pelaksanaannya. Pada
gambar di bawah ini terlihat gambar derek jangkar dengan tenaga
penggerak listrik.

Gambar 4.37. letak Mesin derek jangkar (windlass) dikapal

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Keterangan gambar 4.38


Jangkar
10. Kotak listrik
Rantai
11. Plat pengikat
Pipa rantai
12. Penampung air
Pengunci
13. Alas kayu
Roll
Penggulung rantai
Penggulung tali
Pipa pelindung
Windlass

Bagian Bagian Pada Kapal Lengkap Dengan Gambar

Bagian-bagian kapal yang penting ditunjukkan dalam gambar berikut, gambar ini
tidak berbeda banyak dari kapal sungai.
Berdasarkan gambar, bagian-bagian utama kapal terdiri dari:
1: Cerobong; 2: Buritan; 3: Propeller; 4: Kulit kapal; 5: Mesin; 6: Lampu sorot;
7: Haluan; 8: Geladak utama;
9: Bangunan atas (Superstructure) di mana ditempatkan anjungan kapal, kabin
untuk awak.
Pada kapal penyeberangan Ro-ro masih dilengkapi dengan pintu rampa yang
terletak pada haluan dan buritan kapal.

Secara umum pada prinsipnya kapal penyeberangan dan kapal perairan pedalaman
dengan yang kapal yang digunakan dilaut memiliki karakteristik yang sama kecuali
pada bagian tertentu di mana kapal penyeberangan dilengkapi dengan sistem pintu
pendarat (ramp door) untuk naik turun penumpang dan kendaraan serta pola sandar
pada dermaga yang menggunakan dermaga khusus untuk kapal penyeberangan.
Lambung Kapal Adalah :
Lambung kapal atau dalam bahasa Inggris disebut hull adalah badan dari
perahu atau kapal. Lambung kapal menyediakan daya apung (Bouyancy) yang
mencegah kapal dari tenggelam yang dirancang agar sekecil mungkin menimbulkan
gesekan dengan air, khususnya untuk kapal dengan kecepatan tinggi.

Rancang bangun lambung kapal merupakan hal yang penting dalam membuat kapal
karena merupakan dasar perhitungan stabilitas kapal, besarnya tahanan kapal yang
tentunya berdampak pada kecepatan kapal rancangan, konsumsi bahan bakar,
besaran daya mesin serta draft/ sarat kapal untuk menghitung kedalaman yang
diperlukan dalam kaitannya dengan kolam pelabuhan yang akan disinggahi serta
kedalaman alur pelayaran yang dilalui oleh kapal tersebut.
Macam - Macam Bentuk Lambung Pada Kapal :
Kapal dengan lambung datar
Kapal dengan lambung datar ini merupakan kapal yang bisa digunakan pada
perairan tenang. Biasanya digunakan untuk kapal dengan kecepatan rendah.

Banyak digunakan untuk kapal tangker, tongkang Draft kapal biasanya lebih kecil.
Untuk meningkatkan stabilitas biasanya titik berat kapal diturunkan.
Lambung Katamaran
Kapal dengan beberapa lambung ini mempunyai kestabilan yang tinggi, namun
gelombang yang ditimbulkan lebih kecil sehingga merupakan kapal yang sesuai
untuk dioperasikan di sungai, tetapi diperairan yang bergelombang dampaknya
terhadap goyangan di kapal tinggi.

Lambung V
Merupakan kapal dengan lambung lancip seperti huruf V yang mempunyai
hambatan yang kecil sehingga lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar. Kapal
yang demikian biasanya digunakan untuk kapal kecepatan tinggi.

Lambung terowongan
Lambung seperti ini dimaksudkan untuk mengurangi gesekan, berbeda dengan
katamaran karena sudut bagian dalam lancip sehingga mempermudah manuver
kapal.

Lambung Ponton
Kapal yang dibangun diatas ponton, kapal seperti ini sangat stabil, dan dapat
dijalankan dengan mudah menggunakan mesin tempel atau ditarik dengan kabel
untuk penyeberangan sungai. Tidak efisien bila dihunakan untuk pelayaran jarak
jauh.

Desain lambung mempengaruhi kecepatan, semakin streamline semakin cepat.


Demikian juga dalam hal penggunaan energi.
Tetapi di lain pihak, muatan yang bisa diangkut akan lebih rendah, sehingga kapal
barang, tangker akan lebih sesuai untuk menggunakan bentuk lambung di datar.
Perbandingan lambung datar dengan lambung V
Keuntungan Bentuk Lambung datar

Pada lambung datar, stabilitas relatif lebih baik karena pada bentuk datar
mempunyai momen kopel lebih besar pada sudut oleng yang sama jika
dibandingkan dengan bentuk V.

Pada lambung datar, daya muat lebih besar oleh karena coefisient block (Cb)
lebih besar.

Bentuk lambung datar diperoleh nilai periode oleng lebih baik karena nilai
momen inersia massa total kapal lebih besar dari bentuk V.

Untuk daya muat yang sama, lambung datar draft lebih rendah dari lambung
berbentuk V sehingga dapat berlayar di shallow water.

Keuntungan Bentuk Lambung V

Pada lambung berbentuk V untuk kecepatan rancangan yang sama, diperoleh


besaran daya mesin yang lebih kecil dari bentuk lambung datar.

Bentuk lambung V, kemampuan sea keeping dan manouvering kapal lebih


baik dari bentuk lambung datar oleh karena bentuk lambung yang ramping.

Kebutuhan bahan bakar untuk kecepatan mesin yang sama lebih rendah dari
bentuk lambung V oleh karena nilai tahanan kekentalan (viscous resistance)
lebih kecil dari bentuk lambung datar.

Namun mempunyai tahanan gelombang (wave resistance) yang lebih besar


karena mempunyai lebar yang lebih pada garis air muat.

Kulit kapal
Kulit kapal merupakan permukaan kapal yang terbuat dari platplat baja, kayu atau
aluminium yang disambung menjadi lajur yang terdapat pada badan kapal biasa
disebut dengan kulit kapal atau disebut juga ship shell. Kegunaan kulit kapal:

Untuk memberikan kekuatan struktur membujur kapal.

Menerima beban dari kapal dan muatannya.

Merupakan penutup kedap air dari dasar hingga bagian atas kapal.

Lajur kulit kapal diberi nama dengan abjad a,b,c,d dan seterusnya mulai
dengan lajur dasar.

Sambungan plat diberi nama dengan angka 1,2,3 dan seterusnya dari depan
ke belakang.

Bahan moderen yang kerap digunakan dalam pembuatan kapal kecil yang banyak
ditemukan dalam pelayaran pedalaman adalah serat kaca atau yang dikenal sebagai
fiber-glass, yang proses pembuatannya tidak sulit, tetapi dibutuhkan cetakan kulit
lambung kapal.
Sekat Tubrukan
Pada kapal sekat Tubrukan ini ditentukan letaknya yaitu 5% dari panjang kapal pada
garis air dihitung dari haluan kapal. Pada kapal panjang ditambah 10 ( feet ).
Fungsi Sekat Tubrukan

Sekat Tubrukan memiliki berbagai kegunaan yaitu:

Mencegah kebocoran.

Memperkuat melintang kapal setempat.

Jika terjadi kebocoran pada kapal, maka kapal dapat berlayar pelan-pelan
denganmenggunakan sekat Tubrukan.

Ketentuan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan kaitannya dengan sekat
Tubrukan adalah:

Sekat Tubrukan ini harus lebih tebal dari pada sekat kedap air lainnya.
Batas penguat harus ditaruh pada bagian muka sekat Tubrukan masingmasing berjarak 24.
Baja siku dipasang pada bagian sekat pelanggaran.

Sekat Belakang
Pada sekat belakang pada bagian lobang baling-baling harus ditambah plat yang
lebih tebal 22 mm untuk menahan getaran baling-baling. Bagi penguat yang terletak
di bagian belakang kapal, masing-masing berjarak 24 dan baja siku keliling
diletakkan pada bagian muka kapal.
Lunas Kapal
Lunas adalah bagian terbawah dari kapal, lunas terdiri dari berbagai jenis yaitu lunas
dasar, lunas tegak dan lunas lambung. Lunas dasar merupakan lajur kapal pada
dasar yang tebalnya +/- 35 % dari pada kulit kapal lainnya.
Sedangkan lunas tegak ialah lunas yang tegak sepanjang kapal , tebalnya 5/8 lebih
besar daripada lunas dasar pada 4/10 bagian lunas tegak di tengahtengah kapal.
Kapal besar pada umumya memiliki lunas lambung yang berfungsi untuk melindungi
kapal bila kandas. Lunas lambung ini biasanya terdapat 1/4 - 1/3 dari panjang kapal
pada bagian tengah yang berfungsi juga untuk mengurangi olengan kapal.
Anjungan
Anjungan (bridge) adalah ruang komando kapal di mana ditempatkan roda kemudi
kapal, peralatan navigasi untuk menentukan posisi kapal berada dan biasanya
terdapat juga kamar nakhoda dan kamar radio.
Anjungan biasanya ditempatkan pada posisi yang mempunyai jarak pandang yang
baik ke segala arah.
Perlengkapan anjungan

Alat-alat yang melengkapi anjungan modern antara lain:

Roda kemudi,

Radar

Global Positioning Satelite atau dikenal sebagai GPS,

Radio komuniasi

Perangkat komando ruang mesin

Kompas

Teropong

Geladak
Geladak dalam bahasa Inggrisnya deck adalah lantai kapal. Namanama geladak ini
tergantung dari banyaknya geladak yang ada di kapal tersebut.
Pada umumnya geladak yang berada di bawah dinamakan geladak dasar
sedangkan geladak yang di atas dinamakan geladak atas atau geladak utama (main
deck). Bila antara geladak dasar dan geladak atas terdapat geladak lagi, maka
geladak tersebut dinamakan geladak antara.
Konstruksi geladak
Geladak besi
Kapal-kapal besi umumnya menggunakan geladak yang terbuat dari plat baja, yang
dilas satu dengan yang lainnya dari kedua arah (atas dan bawah).
Plat baja ini bertumpu pada gading-gading (kerangka) kapal. Pada kapal Roro/penyeberangan geladak kendaraan harus mampu untuk menahan beban
kendaraan beserta muatannya.
Geladak kayu
Geladak terbuat dari papan kayu yang tahan terhadap air laut yang disusun
berdampingan dan bertumpu ke gading-gading kapal.
Untuk membuat geladak kedap terhadap air, celah di antara papan yang digunakan
diisi dengan serat tahan air dan diikat/direkatkan dengan tar atau resin. Geladak
kayu digunakan pada kapal-kapal pinisi, yach atau kapal kayu.
Geladak serat kaca
Bahan modern yang banyak digunakan pada kapal-kapal kecil adalah geladak yang
terbuat dari kaca serat atau yang dikenal fiber glass yang mudah dibuat dan ringan.
Serat kaca juga digunakan untuk melapis geladak kayu agar lebih kedap air serta
tahan lebih lama.

Gading
Merupakan rangka dari kapal di mana kulitkulit kapal diletakkan. Nama dari gading
disesuaikan dengan tempatnya. Gading yang terletak di sekitar haluan disebut
gading haluan.

Gading yang terletak pada tempat yang terlebar dari kapal disebut gading besar
sementara gading yang terletak di sarung poros balingbaling disebut gading
kancing.
Gadinggading ini mempunyai jarak antara satu dan lainnya kirakira 2137 inci
sesuai dengan ukuran kapal dan diberi nomor urut mulai nol yang dimulai dari
belakang.
Lajur Geladak
Bagian ini biasanya terbuat dari kayu yang melapisi geladak baja. Untuk itu kayu
lajur geladak ini harus memenuhi kriteria berikut:

Cukup keras, tahan lama, dan daya serap air harus sekecil mungkin.

Dalam perubahan
sekecilnya.

Tidak mengandung bahan kimia yang merusak baja.

Harus cukup kering.

Harus bersih dari serat-serat licin.

suhu,

perubahan

kembang

dan

menyusut

harus

Untuk itulah maka lapisan ini biasanya terbuat dari bahan kayu teak sejenis Jati (di
Indonesia) dan atau kayu Cemara.
Bak
Pada umumnya kapal memiliki satu gudang mini yang dipergunakan untuk
memperlancar kegiatan deck terutama pada saat sandar dan lepas sandar. Untuk itu
disediakan satu ruangan yang biasa disebut bak.
Bak adalah bagian bangunan kapal yang ada di ujung depan kapal, digunakan untuk
menyimpan alat tali menali kapal dan rantai jangkar
SEKAT/DINDING & PINTU KEDAP AIR
Tujuan

Membagi kapal atas kompartemen-kompartemen dengan sendirinya membagi


tekanan kebidang yang lebih luas

Mempertinggi keselamatan kapal tyerutama ketika kapal mendapat kerusakan


dibawah permukaan air atau didekatnya, misalnya karena kandas, tubrukan, dll.

Mempertinggi keselamatan dan kekuatan melintang kapal.

Membatasi/melokalisir bahaya kebakaran pada suatu kompartemen.Besarnya


keselamatan dengan dipasangnya SKA tergantung dari:

Tingginya SKA tersebut

Kekuatan dp. SKA itu

kekedapan SKA

Perbandingan besar kompartemen terhadap besar kapal seluruhnya

Jumlah SKA

Bergantung dari letak kamar mesin yang telah ditentukan Biro

Klasifikasi.
- Pada kapal dengan kamar mesin dibawah minimal 3 buah
- Pada kapal dengan kamar mesin ditengah minimal 4 buah
Pada hakekatnya semua kapal yang tergabung dalam SOLAS harus mempunyai

1 (satu) sekat pelanggaran depan (Collision Bulkhead) yang letaknya 5% dari


LBP, dihitung dari linggi depan. Pada kapal penumpang boleh 5% + 10 kaki
paling banyak

1 (satu) SKA belakang (afterpeak Bulkhead) yang membuat tabung poros


baling-balingberada pada suatu ruangan kedap air

1 (satu) SKA disetiap ujung kamar mesin

Konstruksi
Sekat kedap air dipasang pada gading dan berdiri diatas wrang-wrang penuh atau
lebih baik wrang tertutup pada DB tempat tersebut. Sekat kedap air dibangun mulai
dari DB sampai kebalok geladak deck jalan terus yang paling atas, kecuali sekat
pelanggaran dan sekat kedap air belakang. Sekat kedap air belakang hanya sampai
pada geladak pertama sesudah garis air. Pada sekat kedap air perlu penempatan
baja siku penguat yang dipasang dimuka atau belakangsekat. Tebal plat tergantung
dari tinggi sekat dan jarak antara baja-baja siku penguat, minimum 5.5 mm Pada
Ore carrier min 1.0 mm. Pada sekat pelanggaran (Collision Bulkhead) baja siku
penguatnya 25% lebih besar/tebal dari baja siku penguat pada siku penguat pada

sekat kedap air biasa. Pada sekat pelanggaran dan sekat kedap air belakang jarak
siku baja penguat 610mm (24''), sedangkan pada sekat kedap air lainnya 760mm.
Sekat-sekat pada Kapal
Terdapat beberapa macam sekat pada kapal. Sekat pada kapal harus menggunakan
sekat watertight atau dengan kata lain sekat kedap air. Hal ini bertujuan agar kapal
memiliki kemampuan yang lebih baik saat kapal tersebut mengalami kebociran.
Beberapa macam Sekat pada Kapal adalah :
Sekat Ceruk Buritan (After Peak Tank Bulkhead)
o Sekat ini digunakan untuk pembatas antara Tangki Ceruk Buritan (After
Peak Bulkhead) dengan Ruang Mesin (Machenery Space). Tinggi
sekat ini dipanjangkan sampai geladak menerus.

After Peak Bulkhead


Sekat Depan Kamar Mesin (Machenery Space Bulkhead)

Machenery Space Bulkhead

Sesuai dengan namanya, sekat ini diletakkan di depan Kamar Mesin Kapal.
Peletakkannya

pun

memiliki

aturan.

Sekat

ini

harus

diletakkan

dengan

ketentuan, jarak minimal sekat terhadap garis AP adalah 17%L konstruksi dan
maksimal adalah 20% L konstruksi.
Sekat Ruang Muat (Cargo Hold Bulkhead)

Cago Hold Bulkhead


o Sekat ini diletakkan di daerah Ruang Muat Kapal. Sekat ini wajib
bersifat watertight atau kedap air. Peletakkan sekat pada ruang muat
diatur oleh masing class yang digunakan.
Sekat Tubrukan (Collision Bulkhead)

Collision Bulkhead

o Sekat ini harus memiliki kekuatan yang lebih dari sekat-sekat yang lain.
Sekat ini digunakan sebagai pembatas apabila suatu waktu kapal
mengalami kecelakaan. Peletakkan sekat ini memilki aturan, dimana
jarak minimum sekat ini adalah 0.05 L Konstruksi kapal dari Garis FP
dan maksimal adalah 0.08 L Konstruksi.
Semua sekat yang telah dijelaskan diatas harus dituskan sampai geladak menerus .
Macam - Macam Jenis Propeller (Baling-baling Kapal)
1. Propeller Biasa
Propeller dengan pitch tetap (fixed pitch prop-eller) Propeller dengan langkah tetap
(fixed pitchpro-peller , FPP) biasa digunakan untuk kapal besar dengan rpm relatif
rendah dan torsi yang dihasilkan tinggi, pemakaian bahan bakar lebih ekonomis,
noise atau getaran minimal, dan ka-vitasi minimal, biasanya di desain secara individual sehingga memiliki karakteristik khusus untuk kapal tertentu akan memiliki nilai
effisi-ensi optimum.

fixed pitch propeller


Propeller dengan pitch yang dapat diubah (con-trollable pitch propellers) Propeller
dengan

pitch

yang

dapat

diubah-ubah, (controllable

pitch

propeller,

CPP) merupakan baling-baling kapal dengan langkah daun pro-pellernya dapat


diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan misal untuk rpm rendah biasa digu-nakan
pitch yang besar dan rpm tinggi digunakan pitch yang pendek, atau dapat digunakan
untuk mendorong kedepan dan menarik kapal mundur ke belakang, sehingga hal ini
dapat menciptakan pemakaian bahan bakar seefektif mungkin.

controllable pitch propellers


Propeller yang berpadu dengan rudder (Integra-ted propeller & rudder)
Propeller yang terintegrasi dengan rudder, IPR merupakan propeller yang hubnya
dihubungkan dengan rudder, ini adalah pengembangan terbaru dari propulsi kapal.
Kondisi ini menyebabkan arus air dari propeller yang melewati rudder akan
memberikan peningkatan pengendalian dan pengaturan rudder, sehingga di peroleh
penuru-nan pemakaian bahan bakar. (improved steering and control, and also
reduces fuel consumption)

Integrated propeller & rudder


Propeller dengan bolt yang dapat diatur (adjustable bolted propeller).
Jenis propeller ABP, ini merupakan pengem-bangan FPP, dimana daun balingbalingnya dapat dibuat secara terpisah kemudian dipasang pada boss propeller
dengnan baut, sehingga dapat distel pitchnya pada nilai optimum yang akan dicapai
(allows the most efficient blade matching for optimum efficiency while simpli-fying the
installation process), dengan pembua-tan daun secara terpisah ongkos pembuatan
dapat ditekan (butuh satu cetakan/mold daun propeller) termasuk pengirimannya.

adjustable bolted propeller


2. Azzimuth thrusters
dalam manuver, namun pemakan alat penggerak dengan posisi berada di bagian
atas sehingga memberi tempat yang Azimuth thruster digunkan untuk
mempermudah kapal
lebih lapan untuk menempatkan penggerak utamanya, baik berupa motor diesel atau
motor listrik.

Azzimuth thrusters
3. Electrical pods
Penggunaan propulsi motor listrik mulai dari 5 sampai dengan 25 Mwatt,
mengantikan penggu-naan propeller dengan poros dan rudder kon-vensional.
Teknologi Pod, memungkinkan untuk menenpatkan propeller pada daerah aliran air

yang optimal (hydro-dynamically optimised). Pod propeller diadopsi dari Azimuth


Propeller, dengan menempatkan electro motor di dalam pod diluar dari badan kapal.

Electrical pods
4. Tunnel thrusters
Propeller yang ditempatkan didalam terowongan ini biasa digunakan untuk tujuan
manuver (Strens/Bow Thruster), sehingga mempermudah kapal untuk manuver
terutama di pelabuhan.

Tunnel thrusters
5. Waterjets
Propulsi kapal menggunakan pompa yang me-ngisap air pada bagian depan dan
mendorongnya kebagian belakang sehingga kapal dapat ber-gerak kedepan dengan
prinsip momentum. Peng-gerak ini lebih effisein digunkan untuk kapal dengan
kecepatan diatas 25 knots dengan power engine 50 KWatt sampai 36 MWAtt

Waterjets

6. Voith Scneider Propeller


Voith Schneider Propeller merupakan bentuk propulsi kapal dengan menggunakan
daun ver-tikal yang diputar seperti disk, dimana setiap daun dapat menghasilkan
daya dorong pada ka-pal. Sistem ini bekerja mirip pengendali langkah balig-baling
helicopter (colective pitch control).
Roda gigi dalam mekanisasi propulsi ini, saat berputar dapat merubah sudut serang
dari tiap daun propeller (berbetuk hydrofoil) sehingga tiap daun baling-baling akan
menghasilkan daya dorong (thrust) pada berbagai arah, menyebab-kan kapal tidak
butuh rudder lagi.

SOAL JAWAB PERBENGKELAN


1. Bila pipa got palka yang melewati tangki balas dikapal anda bocor dan harus
diganti sepanjang sambungan pipa (flens) jelaskan :
Persiapan melakaukan pekerjaan pipa di ruang tertutup tersebut bila panjang pipa
baru tersebut tidak memungkinkan dimasukkan melalui deksel ( manhole )
bagaimana cara anda mengatasinya ?
Jawab :
Persiapannya meliputi :
Pastikan pipa got dalam keadaan kosong .
Buang air balas pada tangki yang pipanya akan diganti .
Siapkan system sirkulasi udara untuk didalam tangki.
Keringkan tangki dari sisa air balas yang ada.
Siapkan pipa baru yang sudah dipasang dengan flen.
Potong pipa got yang bocor menjadi dua bagian untuk dikeluarkan dari
tangki.
Lakukan penggantian pipa baru dengan pengelasan diujung ujung pipa
yang sudah dipasang flens dan diberi packing.
Pastikan pengelasan dan pengikatan baut-baut flens sudah betul-betul
rapat dan tidak terjadi kebocoran.
Lakukan pemompaan pada pipa yang sudah diganti untuk memastikan
tidak ada kebocoran, dan pekerjaan selesai.

2.untuk mendpatkan hasil yang baik dalam pemgelasan harus menggunakan elektroda
yang sesuai :
a jelaskan macam macam elektroda las dan kegunaanya masng-masing.
b. Jelaskan kesalahan-kesaahan yang terdapat pada pekerjaa pengelasan pada
busur listrik.
Jawab :
a. macam-macam elektroda :
Elektroda baja/ baja paduan rendah digunakan untuk pengelasan baja
dengan kadar karbon lebih tinggi
Elektroda baja tahan karat digunakan pengelasan logam bersifat tahan
korosi dan tahan terhadap timbulnya retak.
Elektroda paduan nikel dan tembaga digunakan untuk pengalasan besi
cor/tuang.
Elektroda aluminium dan paduannya digunaakan untuk logam mulia.
o kesalahan yang terjadi pada pengelasan busur listrik :
Daya listrik yang tidak cocok dengan logam yang dilas.
Kurang memperhatikan keselamatan pengelasan.
Pemakaian elektroda yang tidak sesuai dengan bahan yang dilas.
3.

b)

a) jelaskan langkah kerja pada pengelasan dengan menggunakan las


asitelin.
b) sebutkan perlengkapan alat dan bahan pekerjaan pengelasan dengan asitelin.
Jawab :
a) Langkah kerja pada pengelasan dengan menggunakan Las Asetilin
- Persiapkan botol gas asetilin dengan regulatornya serta botol
Oksigen.
- Persiapkan Brander, Selang Las.
- Persiapkan bahan yang akan di las.
- Persiapkan kawat las
- Persiapkan alat-alat penunjang kegiatan pengelasan
- Persiapkan alat-alat keselamatan.
- Apabila sudah siap pengelasan bisa dimulai
Perlengkapan alat dan bahan pekerjaan pengelasan asetilin
- Botol Asetilin + seuah silinder gas asa
- Brander
- Kawat las
- Fluksi
- Kikir
- Gergaji
- Pahat
- Bor
- Pengatur gas Asam, selang gas Asetilin
- Penitik
- Ragum
- Gerinda

- Mistar panjang
- Alat ukur
- Korek api
- Kaca mata las dan Sarung tangan las
Penyatuan material logam pada konstruksi kapal saat ini denga menggunakan las
listrik ( Arc.Welding ), jelaskan ;
a. Apa keunggulan cara las listrik tersebut dibandingkan dengan cara dikeling
(riveting) sebutkan 4 keunggulannya :
b. Sebutkan 4 pertimbangan dalam menentukan besarnya arus listreik pada las listrik
tersebut.
Jawab :
a) Empat keunggulan cara las listrik dibanding dengan cara keeling ( revetting ).
Las listrik lebih kuat daripada cara dikeling
Lebih mudah dikerjakan
Tidak memakan waktu yang lama
Lebih menghemat biaya
b) Empat pertimbangan dalam menentukan besarnya arus listik pada las
listrik.
Macam dan ukuran elektroda
Ukuran dan bentuk benda kerja ( bahan yang akan di las )
Macam sambungan
Keadaan atau posisi benda yang akan di las.
5.a) Diketahui pergeseran busur derajat pada support ( tg 8 ) = 0,140,
Dipergunakan untuk membubut kanis benda kerja yang diameterNya terkecil = 36mm.
Hitunglah panjang bagian kanisnya !
Jawab :
Diketahiu : tg 8 = 0,140 ; D = 50mm ; d = 36mm
Ditanya : Panjang kanisnya.
Tg 8o = D d
2t
0,140 = 50 - 36
2t
2 t x 0,140 = 14
0,28t = 14
t= 14
==== = 50mm
0,28
b) Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi dalam memproduksi
suatu alat perkakas :
Tenaga yang ahli
Sarana mesin yang memadahi
Pengerjaan yang teliti dan akurat
Pemakaian alat yang sesuai dengan fungsinya
Pemahaman prinsip-prinsip kerja masing- masing mesi
Alat-alat keselamatan kerja harus diperhatikan

Soal Jawab Perbengkelan Bab I Prala ATT-IV


1.

Jelaskan cara kerja las busur listrik elektroda terbungkus.


Jawab :
Elektroda terbungkus bekerja mengatur busur api supaya tetap teratur dan melindungi benda kerja yang mncair agar tidak terjadi
oxidasi dan mengkonsentrasikan busur api sehingga menurangi hilangnya panas, hasilnya ujung elektroda yang mencair lebih panas.
akibat panas yang tinggi ini memudahkan perambata panas terhadap bagian yang dilas. Lapisan terak yang membeku melindungi
bagian logam cair yang mendingin sehingga sambungan akar lebih
kuat, keras dan terhindar dari pengaruh zat udara.

2.a) Jelaska apa tanda-tanda pahat bubut yang tumpul sewaktu digunakan
untuk membubut.
Jawab :
Tanda-tanda pahat tumpul selagi dipakai :
1. Hasil sayatan pahat kasar, tatalnya bubuk, meskipun penyayatannya tipis.
2. Berbunyi menggerit, berasap, bekas sayatannya mengkilat karena
mata pemotong pahat sudah berbentuk bidang sehingga pahat
tidak lagi menyayat melainkan bergesek.
3. Kalau digerakkan dengan tangan terasa berat dan pahat bergetar.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

2.b) Jelaskan sesuai prosedur, bagaimana cara mengasah pahat yang


tumpul.
Jawab :
Cara mengasah pahat bubut yang tumpul
Pakailah kaca mata untuk melindungi mata dari debu penggerindaan.
Pakailah batu gerinda yang kasar dahulu untuk membentuk sudut-sudut dan mata
pemotongnya, setelah itu diselesaiakan pada batu gerinda yang halus.
Pakailah mal pengasah pahat atau bevel protector untuk memeriksa sudut-sudut
yang diasah.
Peganglah pahat itu dan tangan bersandar pada alat penahan mesin gerinda.
Penekanan pahat pada batui gerinda jangan terlalu keras agar pahat tidak cepat
panas dan pengasahannya jangan pada satu tempat saja.
Bagian yang diasah jangan sampai biru atau merah, hal ini dapat mengurangi
kekuatan pahat.
Sering-sering pahat didinginkan sewaktu diasah
Setelah selesai diasah, bagian-bagian yang diasah hendaknya digosok pada batu
asah yang halus untuk menghilangkan tatal atau bram-bram bekas asahan. Ujung
mata pahat harus digosok gerakan melengkung.
3.a) Sebutkan 4 ( empat ) jenis mesin bor yang saudara ketahui dan jelaskan kegunaanya.
Jawab :
4 ( empat ) mesin bor :

Mesin Bor Instrument ( Sensitive Drill Press )


Digunakan untuk pengeboran yang kecil-kecil, ukurannya kecil
pemakanan dilakukan dengan tangan dan tak dapat otomatis.
Memerlukan perasaan tangan yang halus
Mesin bor Standar Mesin bor Bangku
Dipasang pada bangku. Ukurannya kecil, digunakan untu mengerjakan benda-benda kerja yang kecil, bor yang digunakan kecil pula
kapasitas jepit " kebawah. Mempunyai batang pemakanan yang
dilengkapi dengan mistar pengukur. Mempunyai meja mesin yang
dapat diatur naik turun dan tempat memasang catok.
Mesin bor Standar - Mesin Bor Lantai
Dipasang dilantai. Bagian alas diikat oleh baut pengikat yang ditanam dilantai. Ukuran lebih besar dari mesin bor bangku. Digunakan
untuk mengebor benda kerja ukuran lubang " keatas. Gerakan
meja bermacam-macam naik turun saja, atau ada yang bisa diputar
pada tiangnya. Dapatjuga berputar 160 pada sumbunya.
Mesin bor Radial
Digunakan untuk mengebor benda kerja yang lebih besar dan yang
dari yang dikerjakan mesin bor standar. Cara kerja lebih mudah dan
praktis. Mempunyai lengan besar mendatar dapat naik turun dan
berputar pada tiangnya pada lengan terdapat kepala mesin yang dapat bergeseer sisepanjang lengan
b) Kegunaan cairan pendingin pada mesin bor
1. Untuk mendinginkan mata bor yang dipergunakan agar tidak terjadi perubahan kekuatan pada mata bor. Ketika mata bor memotong logam akan timbul panas pada benda kerja dan mata bor
panas yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan kekerasan
dari mata bor.Maka mata bor harus sering-sering didinginkan.
2. Untuk membantu mengeluarkan bram dari dalam lubang pengeboran.
3. untuk melumasi mata bor sehingga lebih memudahkan pengeboran
4. Untuk mengadakan pendinginan pada kecepatan tingggi,
menghindari keausan karena gesekan dan panas
4. Untuk memberikan perlindungan terhadap bahan logam dari kerusakan dapat dilakukan proses pelapisan berikut ini:
a. Galvanisasi
b. Kalorisasi
c. Metaising
d. Thermospray
Jelaskan masing-masing secara singkat proses pelapisan tersebut di
atas:

a.

b.

c.

d.

Jawab:
Galvanisasi
Adalah proses dimana lapisan logam satu ditempelkan pada logam lain dengan
elektrolisa benda kerja berungsi sebagai
salah sastu sircuit, digantung pada suatu larutan yang mengan-dung garam metallic
yang cocok (electrolit) yang berfungsi sebagai penghantar.Benda kerja disisi
negative (katode),logam
pelapis pada posisi positive (anode) digantung dalam electrolit.
arus yang melwati electrolit menyebabkan elemen-elemen mtalic terpisah dari larutan dan berpisah ke katode,membntuk
lapisan logam murni. Dan partikel dari anode masuk ke dalam larutan menggantikan
kehilangan partikel-partikelnya.
Kalorisasi
Proses pemanasan bahan dengan fariasi pendinginan, untuk menghasilkan dan
mengontrol suatu daerah dari struktur-struktur yang berbeda dalam baja walaupun
kandungan carbon tetap,
sruktur-struktur ini memberikan sifat fisik yang berbeda terhadap
Baja.Terdiri dari :
-Annealing: pemanasan diikuti pendinginan berlahan-lahan.
-Normalising: pemanasan diikuti dengan pendinginan dlm
Udara.
-Hardening dan Tempering; pengerasan logam dengan pemanasan diikuti pendinginan cepat.
Metallizing
Adalah proses pengendapan metal setengah cair yang halus berupa patikel atau bubuk pada permukaan bahan metal untuk membentuk lapisan yg
menyatu. Bubuk atau partikel metal
didesak melalui panas yang intensive dan menimpa permukaan
metal yang membentuk lapisan tipis metallic. Bubuk atau kawat
dinyala api gas oksigen bahan bakar butiran kecil setengah cair
didorong oleh aliran udara tekanan tinggi.
Thermospray
Proses pelapisan logam seperti metalizing, penyemprotan bubuk
atau partikel metal melalui panas intensive dari nyala api.
Dengan menggunakan special spray gun mempunyai dua bagian
utama yaitu power unit dan gas heat. Power unit menyuplai
kawat pada nozzle, gas heat mengontrol aliran oksigen, gas bb,
dan udara tekan. Pada pouwder type gun, hamper sama dengan
wire spray kecuali tdak adanya power unit. Pouwder di bawa
dari tabung oleh udara bertekanan. Nyala gas melelahkan parti
kel halus yang dibawa udara dan menempel pada benda kerja.
1. Peralatan permesinan banyak yang dibuat dari besi tuang, yang perbaikannya

melalui cara pengelasan. Sedangkan didalam hal pengelasan terdapat cara


pengelasan yang disebut cara dingin dan yang lain dengan cara panas. Untuk ini
saudara supaya menjelaskan bagaimana jalannya proses bila melakukan

pengelasan dengan cara yang disebut cara panas.


Jawab :
Pengelasan dng cara yang disebut dengan cara panas ialah pengelasan dengan
cara panas yang perlu diperhatikan adalah pemansan awal dari benda kerja.
Tujuannya adalah untuk melunakkan benda kerja sebagai hasil pengelasan
mempunyai sifat mekanik yang baik. Pemanasan dilakukan secara perlahan-lahan
sampai mendekati merah setelah itu baru dilakukan pengelasan pada daerah yang
akan dilas. Pengelasan dilakukan dengan sangat terputus putus, segara setelah tiap
butiran diendapkan harus ditumbuk dengan ringan, dibersihkan dengan seksama
menggunakan sikat kawat dan dibiarkan dingin sebelum butiran berikutnya
dikenakan.
2. Tehnologi perbengkelan sangat mendukung dalam rangka menunjang manajemen
perawatan, karena dengan keberhasilan perbaikan-perbaikan akan menghasilkan
efisiensi beaya pengeluaran, bila dibandingkan harus membeli barang baru
seutuhnya, terkait dalam hal ini terdapat kasus motor induk kapal ditemui adanya
tekanan meinyak lumas menurun. Dalam hal ini yang tercurigai sebagai
penyebabnya adalah cooler mengalami kebocoran elemen pipanya, utnuk sauudara
supaya :
a. Sebutkan bagaimana cara menentukan pipa elemen yang bocor
b. Bagaimana cara mengatasi daruratnya.
c. Bagaimana cara mengganti baru pipa boor tersebut.
Jawab :
a. Cara menentukan pipa elemen ooler yg bocor harus dilakukan pengujian tekanan
( Pressure test ) dengan cara :
- Lepaskan kedua tutup cooler depan dan belakang
- Plat pemegang elemen-elemen pipa ditahan dengan pemasangan mur pada bautbaut tanamnya.
- Tutup rapat kran minyak lumas masuk dan keluar cooler
- Pasang selang udara bertekanan pada pipa masuk atau keluar minyak lumas ke
cooler.
- Perhatikan ujung-ujung dan elemen pipa, jika ada yang bocor maka sisa minayak
lumas akan menyemprot keluar atau udara bertekanan akan keluar dari ujung pipa.
- Beri tanda pada pipa yang ditemukan bocor

b. Cara mengatasi daruratnya :


Dapat dilakukan penyumbatan menggunakan bahan kuningan dengan cara :
- Ukur dia pipa elemen yang bocor.
- Buat penyumbat dari kuningan berbentuk coin dengan mesin bubut.
- Sumbat pipa yang bocor dengan kuningan tsb pada kedua ujung pipa, diketok dng
palu dan diyakinkan tidak bocor.
- Lakukan pengetesan kembali untuk meyakinkan sumbatan sudah kuat.
c. Cara mengganti pipa baru yang bocor:
- Persiapkan pipa elemen baru yg ukurannya sesuai
- Persiapkan boor tangan dengan mata boor berukuran sedikit lebih besar dari
diameter pipa elemen.
- Persiapkan alat pelebar ujung pipa (mesin press)
- Boor ujung pipa yg akan diganti sampai bagian lengkung pipa terbuang.
- Keluarkan pipa tersbut dengan mengetok dari sisi ujung yang diboor dan ditarik
dari sisi yang lain.
- Masukkan pipa yang baru.
- Pasang alat pelebar ujung pipa, press kedua ujung pipa hingga benar-benar rapat
pada plat pemegangnya.
- Lakukan semua pipa yang akan diganti.
- Setelah selesai lakukan pengujian tekan untuk memastikan sambungan pipa baru
tidak bocor.
3. Bagi tehnologi perbengkelan heat treatment adalah merupakan suatu kegiatan
yang
termasuk dominan, mengingat prinsip kegiatan heat treatment adalah suatu kegiatan
proses mengatur sifat bahan yang disebut Anneling, Normaliting, Hardening dan
Tempering. Dari proses-proses tsb itu, saudara supaya menjelaskan salah satu dari
kegiatan tersebut yaitu tentang proses anneling
Jawab :
- Hardening : proses ini digunakan untuk meningkatkan kekerasan permukaan maka
akan terdapat daya campur besi tuang dan baja, dengan meningkatkan kekerasan
permuka-an maka akan terdapat daya tekan yang meningkat terhadap kerusakan,
untuk memperkeras komponen dengan pemanasan (missal gigi gir) nyala api oksi

acetelin digunakan untuk memanaskan permukaanlogam sampai temperature


antara 800 -850 deraja, kemudian semprotkan air dengan segera me-ngikuti nyala
oksi acetelin mendinginkan bahan tersebut sehingga menghasilkan kekuatan.
- Annealing : proses ini terjadi dari pemanasan bahan sampai pada temperature
yang ditentukan , sebaiknya ia meleleh pada
temperatureinikemudianmendinginkannya dalam tungku pembakaran dengan rasio
yang terkendali, tujuan dari pada penguatan ini adalah menghaluskan butiran,
menghasilkan duktilitas, menghilangkan tegangan atau kombinasi dari ini.
- Normalating : sama halnya dengan proses annealing proses ini mendinginkan
bahan setelah dipanaskan sampai dengan suhu tertentu maka bahan didinginkan di
udara bebas diluartungku.
- Tempering : adalah proses penguatan bahan atau perlakuan panas yang mana
perubahan struktur besi pada kritik titik kritis-nya juga mempengaruhi karbon yang
muncul dalam bentukkarbid besi, pada temperature kikis antar 720 900 dalam
keadaan padat struktur besi yang terbentuk mempunyai ke-mampuan untuk
melarutkan karbid besi kebentuk larutan dengan membentuk struktur baru
4. Dari manajemen peralatan kerja terdapat penanggung jawab dari ruang alat.
Untuk ini supaya anda menyebutkan apa saja yang menjadi tanggung jawab dari
penanggung jawab dari ruangan alat tersebut.
Jawab :
Penanggung jawab ruang alat bertanggung jawab :
- Memeriksa jumlah dan keadaan alat diruang alat sblm dipakai dan setelah dipakai.
- Mencatat nama-nama pegawai yang meminjam alat, nama alat dan jumlahnya.
- Mencatat nama pegawai dan alat yang dipinjam bila terjadi kerusakan alat atau
hilang.
- Menerima kembali alat yang dipinjam para pegawai dalam keadaan baik.
- Mengembalikan/menata alat pada tempatnya semula dan memeriksa
kelengkapannya.
5. Dari segi manajemen keselamatan kerja bengkel, terdapat kegiatan memperbaiki
dan menghindari keadaan tak aman. Oleh karena itu saudara supaya menyebutkan
keadaan yang perlu dilakukan dalam hal ini untuk mengusahakan tercegahnya
kecelakaan.
Jawab :
a. Mempertinggi keadaan lingkungan kerja.

- rencana tata ruang jarak antara mesin diatur sehingga pekerja dapat bergerak
leluasa
- Kebersihan ruangan, ventilasi udara yg cukup, penerangan cukup
b. Mesin-mesin alat kerja :
- Letak mesin diatur sedemikian rupa.
- Alat pelindung mesin selalu terpasang pd tempatnya
- Taati peraturan keselamatan.
- Jangan memakai alat yang rusak
- alat selallu bersih dan terpelihara
c. Memperbaiki keadaan buruh :
- Adanya latihan kerja, menganalisa adanya kesalahan kerja, pengawasan yang
sempurna, pekerjaan tertentu membutuhkan kekuatan fisik tertentu, pemeriksaan
psiko tehnik, keadaan rohani, kecepatan berpikir, dsb.

Soal Jawab Keselamatan Kerja 01


1. Konvensi internasional tentang SOLAS ( safety Of Live At Sea ) pada pokoknya
mengatur tentang apa saja bagi keselamatan kapal.
Jawab :
Struktur SOLAS 74 memuat persyaratan-persyaratan konstruksi keselamatan kapal,
keselamatan manusia dan barang-barang yang diangkut. Kapal harus dibangun dan
dilengkapi dengan peralatan keselamatan yang garis besarnya adalah sebagai
berikut :
1) Stabilitas kapal, mengenai pembagian ruangan, lambung timbul, penempatan
instalasi mesin dan listrik.
2) Pencegahan kebakaran, alat untuk keselamatan, alat komunikasi, alat navigasi
dan sertifikat yang diharuskan.
3) Peraturan khusus untuk kapal-kapal khusus seperti kapal pengangkut gandum,
pengangkut barang beracun dan berbahaya, kapal bertenaga nuklir dan sebagainya.
2. Berkaitan dengan diberlakukan ketentuan SOLAS, maka produk sertifikat apa saja
yang dihasilkan dari ketentuan tersebut.
Jawab :
Produk sertifikat yang diberlakukan berkaitan dengan SOLAS adalah :
Sertifikat keselamatan kapal.
Sertifikat tambahan untuk kapal penumpang.

Sertifikat tambahan untuk kapal barang.


3 a. Sesuai dengan ketentuan SOLAS, kapal berukuran berapa dan untuk pelayaran
mana, harus tunduk pada ketentuan SOLAS.
b. Surat ukur adalah salah satu dari dokumen kapal, sebutkan Konvensi
Internasional yang mengatur tentang pengukuran kapal.
Jawab :
a. Semua kapal yang berlayar secara internasional, kecuali kapal tertentu yang
dibebaskan.
.
4. Apakah beda IOPP dan SNPP dalam penerapan konvensi MARPOL.
Jawab :
5. Sebutkan badan klasifikasi Internasional yang anda ketahui ? ( paling sedikit
enam Biro Klasifikasi tidak termasuk BKI ).
Jawab :
Lloyd Register of Shipping (LP) London, Inggris 1980.
Nippon Kaiji Kyokai (NKK) Tokyo, Jepang 1899.
American Bereau Shippin (ABS) New York, Amerika 1862.
Germanisher Lloyd (GL) Hamburg, Jerman 1867.
Det orsske Veritas (DNV) Oslo, Norwegia.
Registro Italiano Navalie (RINA) Roma, Italia.
Bureau Veritas (BV) Paris, Perancis.
Netherland Lloyd (NL) Belanda.
Fidenavis S.A (FN) Spanyol.
Koreau Register of Shipping (KRS) Seoul, Korea 1960
6. Apa yang anda ketahui tentang ISM-Code ? mengatur tentang apa ISM-Code
tersebut. Jawab :
ISM Code adalah ketentuan management internasional untuk pengoperasian kapal
secara aman dan pencegahan pencemaran.
ISM Code mengatur tentang:
- Menjamin keselamatan di kapal.
- Mencegah kecelakaan dan korban jiwa.
- Mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan laut dan kerusakan harta
benda.

Kumpulan Soal Jawab Dinas Jaga


1.Pengaturan dan prosedur :
a.Jelaskan pengaturan tugas jaga
b Jelaskan syarat- syarat pengaturan tugas jaga
c.Jelaskan bahwa semua anggotatugas jaga mesin harus ,Jawab.:
a. Pengaturan tugas jaga :
- Pelaksanaan tugas jagadiatas kapal baik bagian deckmaupun bagian mesin ,
diatur Berdasarkan ketentuan SCTW 1978 Amandemen 1995 bab VIII yang
mengatur hal - hal yang diperlukan oleh awak kapal .selama me- laksanakan
tugasnya baikdipelabuhan maupun dilaut atau berlayar .
b. Syarat syarat pengaturantugas jaga :
Syarat pengaturan tugas jagaYaitu : harus dipahami & diterapkan oleh setiap awak
kapal dalam melaksanakan tugasnya selain kompetensi yang harus dimiliki sesuai
tugas & Tanggung jawabnyadiatas kapal ditentukan oleh awak kapal dalam hal :
- Pengetahuan & ketrampi lan sesuai tanggung jawab nya
- Kesiapan fisik dan mental
- Pengetahuan dan keleng kapan dalam menjalankan tugas.
c. Semua anggota tugas jaga mesin harus mengenal tugas masing masing yaitu ;
Untuk menerangkan prinsipTsb: Setiap awak kapal bagian mesin harus :
1. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang fungsi dan cara kerja per mesinan
Diatas kapal dan bagian terkait masing- masing
2. Mengerti tugas dan tang gung jawab yang ditetap kan padanya Mengerti prinsip
kerjanya yang aman
3 . Memiliki pengetahuan dan Ketrampilan pencegahan pencemaran lingkungan laut.
2. Tugas jaga khusus :
Pelayaran pada jalur pelayaran ramai atau pelayaran dekat pantai / pelaya ran
sempit atau pelayaran yang padat lalu lintas , didalam negari umpamanya di sungai
Musi ,Diluar negeri umpa manya di sungai Rein ( Jerman) Jelaskan hal tersebut
Jawab.
Yaitu tugas jaga yang dilakukan oleh awak kapal khususnya yang dalam
pelaksanaanya tidak mengacu kepada pembagian tugas dan jadwal yang ditetapkan
tetapi mengacu kepada kegiatan yang sedang dilakukan.
3. Persiapan oleh gerak :

Jelaskan persiapan yang dilak sanakan berkaitan dengan mesin penggerak utama
dan Pesawat Bantu pada saat akan olah gerak Begitu juga tindakan yang dila kukan
setelah selesai olah gerak
Jawab.
Order 1 jam tiba ?tolak telah ditandatangani oleh pengawas jaga
1. Periksa permukaan permukaan minyak pelumas pada Oil level gauges
2. Periksa Compresor udara , posisi Switch auto tekanan bejana 30 kg/cm dan
dicepat.Hidupkan motor Bantu GE untuk persiapan olahgerak
3. Persiapan mesin kemudi & koordinasi dengan anjungan untuk test kemudi
4. Hidupkan pompa lo, fo gear box nya kiri/ kanan ( bila ada)
5. Switch manover Harbour mode posisi on ( cpp)
6. Hidupkan pompa Lo Hydrolik cpp kiri / kanan
7. Koordinasi dengan anju-ngan untuk test telegraph dan merelas (Blow Up) nya
8. Hidupkan pompa air tawar pendingin sebelum nya matikan pemanas awal
9. Hidupkan pompa air lautnya
10. Pindahkan komando dari EUR ke Anjungan
11. Kegiatan olah gerak ha-rus dicatat dengan benar
12. Hidupkan /Start nya kiri / kanan pada idle
13. Beritahukan ke anjungan bahwa power bowthRas ter stby
14. Olah gerak telah selesai / full away
15. Pindahkan komando dari ajungan ke ECR
4. Saudara sebagai masinis jaga tentunya anda telah mengetahui / menguasai
bagaimana Pendingi nan air tawar / terselenggara dengan baik untuk motor pokoknya sekarang Tugas saudara gambar sistim pendingin air tawar tersebut.
Jawab.
Gambar skema system pendi nginan air tawar pada motor penggerak utama .engine
DINAS JAGA NASKAH.II
1. Jelaskan pengertian dan tu juan dinas jaga yg dilaksana kan diatas kapal ?
Jawab :
Semua orang yg ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai perwi ra yg
melaksanakan suatu tugas/ sebagai bawahan yg ambil bagi an dalam suatu tugas
jaga harus diberi waktu istirahatpaling sedikit 10 jam setiap periode 24 jam.
Jam istirahat ini hanya boleh di bagi paling banyak 2 priode istirahat yg salah
satunya paling sedikit tidak kurang dari 6 jam. Dan perintah-perintah yg

bersangkutan harus menetapkan agar jadwal-jadwal jaga ditempat


Kan pada tempat yg mudah dilihat.
2. Jelaskan personil yg bertugas jaga mesin harus memenuhi sarat sesuai STCW
1978 amandemen 1995 /Jawab :
- Masinis II + oiler jam jaga Mesin 04 08 dan 16 20
- Masinis IV + oiler jam jaga Mesin 08 12 dan 20 24
- Masinis III + oiler jam jagaMesin 12 16 dan 00 04
- Memiliki pengetahuan dan keterampilan yg memadai dan mengerti fungsi dan cara
kerjanya.
- Mengerti tugas dan tanggung jawab yg ditetapkan dan mengerti prinsip kerja yg
aman
3. a). Pengaturan tugas jaga ?Jawab :
Pelaksanaan tugas jaga diatas kapal baik bagian deck maupun bagian mesin. Diatur
berdasar kan ketentuan SCTW 1978 amamdemem 1995 bab VIII yg mengatur hal2
yg diperlukan oleh awak kapal, selama melak sanakan tugas baik dipelabuhan
maupun dilaut atau berlayar.
b)Jelaskan prosedur serah teri ma tugas jaga ?Jawab : Setengah jam sebelum
jaga selesai, Oiler memberitahukan masinis yg akan jaga dan oiler.15(lma belas)
menit sebelum tugas jaga berakhir masinis jaga berikutnaya sudah dikamar me sin
untuk memeriksa: Tekanan bahan bakar, air pendingin, minyak lumas, pompa2 dan
AE dan semua pesawat yg bekerja, setelah semua dalam keadaan aman dan baik,
baru serah terima jaga dilakukan dan menanda tangani buku jurnal.
c).Syarat-syarat pengganti tu gas jaga :
- Harus sehat jasmani tidak dalam keadaan mabuk
- harus mempunyai sertipikat mesin sesuai dng kebutuhan kapal.
- Harus disiplin tepat waktu.
d).Jeleskan bahwa semua ang gota tugas jaga mesin harus mengerti tugasnya
masing2. Jawab:
Memiliki pengetahuan yang memadai tentang fungsi dan cara kerja permesinan
diatas kapal dan bagian yang terkait masing-masing.
Mengerti tugas dan tanggung jawab yang di tetapkan dan mengerti prinsip kerja
yang aman.
Memiliki pengetahuan dan keterampilan pencegahan pencemaran lingkunganlaut.
4. jelaskan persiapan yang dilaksanakan berkaitan dengan mesin penggerak utama

dan pesawat bantu pada saat akan olah gerak. Jawab:


1. Order satu jam tiba/tolak telah ditandatangani oleh perwira jaga.
2. Periksa permukaan2 minyak pelumas pada oil level gauges.
3. Periksa compressor udara po sisi switch auto tekanan be jana 30kg/cm dan
dicerat.
4. Persiapkan mesin kemudi dan koordinasi dng anjungan untuk tes kemudi.
5. Jalankan pompa LO, FO, LO gear box kiri/kana bila ada
6. Switch maneuvering har baur mode posisi ON (CPP).
7. Jalankan pompa hidroulik CPP kiri/kanan.
8. koordinasi dng anjungan untuk tes telegrafh dan blow up ME.
9. Matikan pemanas awal dan jalankan pompa air tawar pendingin ME
10. Hidupkan pompa air laut.
11. Pindahkan komando dari ECR ke anjungan.
12. Kegiatan olah gerak harus dicatat dng benar
13. Star ME kiri/kanan pada IDLE speed.
14. Beri tahu keanjungan bahwa power Bow-Thuster Stand bay.
15. Olah gerak telah selesai/full away, Pindahkan komando dari anjungan ke ECR.
5. Jeleskan jaga mesin didalam kondisi jarak terbatas perairan dekat pantai/Perairan
sempit atau perairan yg padat lalu lintasnya Jawab :
Tugas jaga yg dilakukan oleh awak kapal khususnya yg dalam pelaksanaanya tidak
mengacu kepada pembagian tugas dan jadwal yg ditetapkan tetapi mengacu kepada
kegiatan yg sedang dilakukan.
DINAS JAGA NASKAH.III
1. Dalam serah terima peralihan tuga jaga laut, apa saja yg harus saudara lakukan
dan perhatikan. Jelaskan secara rinci alasan2nya.Jawab :
Yang perlu diperhatikan / di laku kan adalah
1. Permesinan yg sedang ber operasi.
2. Permesinan /peralatan yg sedang diperbaiki atau tidak berfungsi.
3. Perubahan jenis pengopera sian (otomatis menjadi ma nual atau sebaliknya).
4. Kelainan yg teramati.
5. Kondisi buangan Air got, limbah serta lainnya yg perlu di tangani.
6. Pemindahan penggunaan ba han bakar, air tawar, dan ballast.
2. Apa standar tugas jaga tentang kebugaran (fitness) untuk menja lankan tugas

sebagai perwira yg melaksanakan suatu tugas jaga atau sebagai bawahan yg ambil
bagian suatu tugas jaga.Jawab :
Standar tugas jaga tentang kebu garan (fitness).
1. Untuk menjalankan tugas sebagai perwira yg melaksa nakan tugas jaga, atau
sebagai bawahan yg ambil bagian dalam tugas jaga harus diberi waktu istirahat 10
jam dalam setiap priode 24 jam.
2. Jam-jam istirahat hanya boleh dibagipaling banyak menjadi 2 periode istirahat yg
salah satunya paling sedikit tidak kurang dari 6 jam.
3. Kapal akan berangkat / berlayar meninggalkan pelabu han. Sebagai perwira tugas
jaga mesin apa yg harus disiapkan (1 jam sebelum kapal berangkat) Jawab :
Persiapan satu jam sebelum berangkat al :
1. Turning Gear.
2. Star LO Cyl Liner Pump
3. Star LO camshaf Pump
4. Star Pompa air pendinginME
5. Buka botol angin
6. Buka pilot star air
7. Blow up ME
8. Switch Auto Air Compressor
9. Koordinasi dng anjungan untuk tes Telegraf
10. Persiapan Tes ME & koor dinasi denagan anjungan untuk star ME maju-mundur
dengan Idle Speed
11. Beritahukan ke anjungan bah waME Sudah Siap (Standby)
4. Selema pengoperasian perme sinan secara manual di kamar mesin meliputi apa
saja yang harus di catat di dalam laporan tugas jaga dan kapan dilakukan
pencatatan Jawab :
Yang harus di catat dalam lapo ran tugas jaga dan di catat pada saat bertugas jaga
adalah :
1. Suhu : Minyak lumas, bbm, air pendingin, Ruang mesin,Ruangpendinginmakanan.
2. Tekanan : Minyak lumas, bbm, Air pendingin udara bilas, Udara pneumatic, Uda ra
pejalan, Ketel uap.
3. Putaran : Poros engkol, Propeller, Alternator
4. Jumlah/Volume : Bbm, minyak lumas, air ketel, air tawar
5. Hal2 yg perlu/di cantumkan dlm laporan tugas jaga missal : Perbaikan, Penggan

tian suku cadang, dan pemindahan penggunaan per mesinan, Pembuangan air got,
ballast dll
5. Sesuai prisedur dan kemam puan serta tanggung jawab dalam keadaan darurat,
penga manan apa yg harus dilaku kan terhadap permesinan guna men cegah
meluasnya marabahaya. Jawab :
Pengamanan yg harus dilakukan dalam keadaan darurat al :
1. Mematikan pengoperasian mesin induk, generator lis trik, dan separator limbah,
ketel uap dll.
2. Menutup katup tangki bbm atau bila memungkinkan pemindahan bbm dari tangki
harian ke tangki double bottom
3. Menutup pintu kedap dan pintu kamar mesin
4. Membunyikan tanda bahaya (alarm)
1. Kapal saudara berada di Jepang Utara . Instalasi pengge-rak utamanya adalah
turbin Pemetrada. Langkah langkah apa yang harus saudara lakukan untuk
menyiapkan Mesin penggerak utama tersebut saat hendak berolah gerak ?
Jelaskan ! Jawab.
a. Bakar boiler untuk menaikkan tekanan 30 kg / cm
b. Panaskan turbin selama 50 menit. cerat dalam keadaan terbuka
c. Setelah pilot naik kapal maka kran cerat tertutup
d. Start L.O pompa sirkulasi boiler , pompa pengisian boiler dan pompa kondensor
e. Buka steam untuk mesin jangkar , mesin kapstan dan start GS pump untuk air
jangkar, Start mesin kemudi
2. Tugas jaga kapal ada 2 ( dua) tugas , yaitu selama pelayaran dan selama di
pelabuhan . dan hal hal apa saja yang harus saudara lakukan berkaitan dengan
penjagaan laut dalam 2 ( dua) tugas dimaksud! Jawab?
a. Memompa air got harus dengan menggunakan pompa OWS dengan kadar air 15
ppm
b.Sampah tidak boleh dibuangke laut.
3. Dalam serah terima jaga laut selama pelayaran . Hal hal apa saja yang harus
saudara Lakukan berkaitan dengan pemcemaran laut dalam 2 ( dua) tugas
dimaksud. Jawab.?
1). Setengah jam sebelum jaga selesai , oiler bangunkan masinis yang akan jaga
dan oiler jaganya
2). 15 menit sebelum tugas jaga berakhir masinis jaga berikut sudah dikamar mesin

unutk Segera memeriksa tangki bahan baker air tawar, pendinginan, minyak lumas,
pompa Pompa , motor Bantu , panel listrik, mesin kemudi, blok As , gir, semua
dalam keadaan Aman dan baik . baru serah terima jaga dilakukan dengan
menandata-ngani buku jurnal.
4.Waktu kapal tiba di Jepang , bahan bakar sudah minim kita harus bungker .
Jelaskan Persiapan bungker ! Jawab.
- Check / Sounding bahan bakaryang ada didalam tangki forepeak dan double
bottom
- Check kran bahan baker pengisian yang menuju ke tangki yang akan di isi
- Tutup lubang lubang pengisian yang menuju keluaryang ada di deck
- Komunikasi dua arah dikapal yang akan mensupply minyak
- Siapkan serbuk /pasir dan juga oil dispersant
- Hindari pencemaran .
5.Saudara sebagai masinis ditugaskan oleh perusahaan untuk ambil kapal di
Jerman .Tepatnya di pelabuhan Bremen . Nama kapal KM. Yogyakarta berbobot mati
12000 Ton data data mesin BHP : 14400 hp, bahan bakar MFO, 9 cyl ,
M.A.N Cross heat.Bagaimana saudara menentukan pemakaian bahan bakar
perhari , sebelum kapal Berangkat ?
Jawab.
Diketahui : BHP = 14.400
M O = nilai pembakaran
= 10.200 kkal/kg
Z = 9 total = 40%
Ditanya : B/hari
total = 632 x 100 %
.bc x BHP x NP
40% = 632 x 100%
Bc x 10200
Bc = 160 gram
B/hari = 0,16 x 14.400 x 24 = 55,29 kg
SOAL DINAS JAGA
1. Jelaskan persyaratan minimal Sertifikat Jaga Mesin dan tang-gung jawab Perwira

Mesin Sebagai Wakil KKM. Jawab.


a. Setiap. KKM / masinis II disebuah kapal yang digerakkan mesin utama
berkapasitas 3000 KW. Harus memiliki sertifikat yang sesuai .
b. Setiap calon harus memiliki sertifikat , mempunyai persya-ratan memperoleh
sertifikat sebagai seorang perwira yg bertanggung jawab atas tugas jaga masinis.
2. Jelaskan prosedur serah terima Jaga Mesin dan Pengaturan Dinas Jaga .
Jawab.
a. Serah terima jaga mesin Perwira tugas jaga mesin tdk boleh menyerahkan tugas
jaga kepada perwira pengganti Jika ada alasan kuat bahwa perwira tsb tidak mampu
bertugas jaga dengan effektif.Maka harus diberitahukan Chief Enginer
b. Pengaturan Dinas Jaga
- Dinas jaga laut
- Dinas Jaga Pelabuhan
- Dinas jaga Darurat.
3. Apa yang dimaksud dengan peraturan Dinas Jaga dan sebut-kan beberapa
contoh bagian Bagian dari Dinas Jaga mesin Jawab.?
Bagian bagian dari dinas jaga mesin
- Jaga 04.00 08.000 ( masinis II + oiler)
- Jaga 08. 00 12.00 ( masinis IV + oiler )
- Jaga 12.00 16.00 ( Masinis III + Oiler )
Contoh : - Harus sehat jasmani
- Harus disiplin tepat waktu
- harus mempunyai sertifikat mesin.
4. Terangkan pengertian Dinas Jaga sesuai dengan STCW 1978 Amandemen 1995
Jawab.
- Semua orang yang ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai perwira yg
melaksanakan Suatu tugas / sebagai bawahan yang ambil bagian dalam suatu tugas
jaga harus diberi Waktu istirahat paling sedikit 10 jam setiap periode 24 jam.
- Jam istirahat ini hanya boleh dibagi paling banyak 2 periode istirhat yang salah
satu nya Paling sedikit tdk kurang dari 6 jam.
- Perintah perintah yang bersangkutan harus menetapkan agar jadwal jadwal
jaga di -Tempatkan pada tempat- tempat yasng mudah di lihat .
5. Kapal Saudara sedang sandar dipelabuhan Rotterdam, saat musim dingin .

penggerak Utamanya menggunakan mesin diesel MAN,langkah langkah apa yang


harus saudara Lakukan untuk menyiapkan mesin peng-gerak utama tersebut saat
hendak berolah gerak meninggalkan pelabuhan . Jelaskan. Jawab
Jawaban sama seperti no. 1.

PERAWATAN PERMESINAN
Jelaskan maksud dan tujuan sistem perawatan dan perbaikan mesin?
Jawab :
o Memahami maksud dan tujuan pemeliharaan permesinan kapal
o Memahami struktur organisasi dan tim kerja
o Memahami rencana perawatan dan perbaikan mesin
o Memahami jadwal dan jurnal kerja
o Memahami cara penggunaan dan penyipanan peralatan kerja dan suku cadang

Sebutkan jenis2 packing dan dimana packing digunakan?


Jawab :
o Klingrit packing, gunanya : untuk permukaan / flens penerima panas, uap (steam),
gas buang (hexos gas) peralatan beban berat.
o Rubber (karet) packing, gunanya: untuk permukaan / flens penerima tekanan air
tawar, air laut.
o Cartoon (karton) packing, gunanya: untuk permukaan / flens penerima tekanan
angin/udara bertekanan, semua katup udara / angin, kompresor.
o Oil (minyak) packing, gunanya: untuk permukaan / flens penerima tekanan minyak
pelumas (lumb oil), minyak bahan bakar (fuel oil)
o Asbestos packing, gunanya: untuk membungkus pipa2 uap panas dan pipa2 gas
buang

Bagian piston yang perlu di ambil ukuranya yaitu?


Jawab :

o Diameter piston antara fore after pada posisi dari atas sampai bawah (minimal lima
posisi) dibandingkan diameter standar berapa minusnya

o Diameter pistos antara port star board pada posisi dari atas sampai bawah
(minimal lima posisi) dibandingkan diameter standar, berapa minusnya
o Lebar alur dudukan piston ring terhadap ketebalan piston ring
o Kelonggaran (Clearance) piston pin bush terhadap piston pin

Langkah2 dalam overhul ketel uap dalam rangka perawatan adalah?


Jawab :

o Perhatikan permukaan air ketel tetap dijaga normal


o Turunkan tekanan uap secara perlahan lahan sampai tekanan 0 atm dengan
membuka cerat udara / air cook atau membiarkan katup utama terbuka dalam
pemakaian lainya
o Setelah tekanan sampai 0 atm, biarkan sekitar 4 (empat) jam untuk pendinginan
secara perlahan (cooling down) pada material
o Kemudian air ketel secara perlahan dibuang (blow down) sampai habis dan biarkan
beberapa jam sampai ruangan dapur menjadi dingin, sehingga orang dapat bertahan
lama berkerja di dalamnya
o Perbaikan (overhul) dapat dilakukan dengan aman.
Sesudah perbaikan (overhul)
-

Periksa 1 pastikan katup buang (blow down) sudah ditutup kembali

Katup uap induk sudah tertutup

Pengisian air ke dalam ketel uap sampai batas permukaan normal

Lakukan pemeriksaan kedalam ruangan dapur, pastikan tidak ada kebocoran

Persiapkan ketel uap mulai berkerja tutup / buka kembali semua perlengkapan
ketel uap pada posisi semula

Buka katup cerat udara (air cook) yang letaknya diatas drum uap (steam drum)

Mulai membakar dapur dapur ketel uap

Jelaskan peralatan pencegahan dan perawatan berencana ?


Jawab :
o Untuk memperoleh pengoperasian kapal yang teratur serta meningkatkan
keselamatan awak kapal dan peralatannya
o Untuk memperhatikan jenis2 perkerjaan yang paling penting yang menyangkut waktu
operasi, sehingga sistem perawatan dapat dilaksanakan secara teliti dan
dikembangkan dalam rangka penghematan / pengurangan biaya

o Untuk menjamin kesinambungan perkerjaan perawatan sehingga team work dari


engine departmentdapat mengetahui pemersinan yang sudah dab belum dapat
perawatan
o Untuk mendapatkan informasi umpan balik yang akurat bagi kantor pusat dalam
peningkatan pelayanan, perancangan kapal, dsb

Kegunaan mesin di bawah ini ?


Jawab :

o Mesin bubut, digunakan untuk:


-

Meratakan bagian luar maupun bagian dalam benda kerja yang akan dibentuk

Membuat ulir arah kekiri / kekanan baik diameter luar maupun dalam pada benda
kerja

Membuat benda kerja berbentuk tirus (conis) yang bersudut tertentu

Membuat bentuk tertentu, mengikuti bentuk pahat bubut dan gerak putaran mesin

o Mesin bor, digunakan untuk:


-

Membuat lubang2 pada benda kerja

Membuat bentuk2 tertentu berdasarkan ukuran mata bor dan gerak putaran mesin
bor

o Mesin skrap, digunakan untuk:


-

Meratakan benda kerja yang permukaan datar / plat

Membuat alur2 pada permukaan yang datar

Membentuk / meratakan benda kerja yang berbentuk tidak beraturan

Memotong benda kerja yang tebal

Sebutkan persiapan apa saja yang diperlukan berhubungan dengan alat kerja di
atas kapal ?
Jawab :
o Siapkan material / suku cadang yang akan di ganti atau digunakan
o Siapkan alat2 benda kerja yang akan digunakan
Pada pelaksanaan kerja (over hul) mesin saat langkah pengukuran apa saja yang
perlu di ukurannya, terangkan bagian2 secara singkat dan jelas ?
Jawab :

o Pengukuran piston :
-

Diameter piston antara fore after pada posisi2 dari atas sampai bawah

Diameter piston antara port star board dari atas sampai bwah

Lebar alur dudukan piston ring (grove ring)terhadap ketebalan piston ring

Kelonggaran (clearance) piston bush terhadap piston ring

o Pengukuran piston ring :


-

Tebal dan tebal piston ring (lama) terhadap tebal / lebar piston ring (baru)

Jarang antara ujung ring satu sama lain (gap ring) berapa jarak maksimum yang
diizinkan

Clearance ketebalan piston ring terhadap piston grove ring

o Pengukuran silinder liner :


-

Diameter liner antara fore after pada posisi dari atas sampai bawah

Diameter liner antara port star board dari atas sampai bawah

Pastikan semua lubang silinder oil dapat mengeluar minyak pelumas dengan baik

Pada pemeriksaan kelas survey pada steam boiler / ketel uap, apa saja yang
perlu di survey ?
Jawab :

o Gelas penduga, melihat tinggi permukaan air pada drum uap


o Monometer utama, melihat tekanan uap keluar dari katup induk
o Thermometer, melihat suhu gas buang yang keluar dari economizer
o Kaca pengintip pembakaran, memeriksa pembakaran di dalam dapur
o Kaca pengintip gas buang, memeriksa warna gas buang yang keluar
o Katup pengaman, apabila terjadi terjadi tekanan uap lebih akan terbuka sendiri
o Katup balik air pengisian, mencegah air di dalam ketel membalik ke pompa
o Katup cerat udar, membuang udara di dalam uap di dalam pemakaian awal
o Low water level alarm, sinyal / pemberitauan permukaan rendah pada gelas duga
o Katup dan sistem pembilasan udara dan jelaga (soot blow), membersihkan sisa2
pembakaran dan jelaga2 yang belum melekat di dalam pipa dapur
o Selenoid fuel valve, menutup katup bahan bakar masuk dapur atas perintah dari
perakitan pengaman sistim elektrik mekanik.

Jelaskan langkah2 dalam melaksanakan sesudah dan sebelum over hul?


Jawab :

o Sebelum over hul :


-

Melapor pada nahkoda bahwa mesin induk akan di perbaiki dan kapal akan di delay
pada jangka waktu tertentu

Apabila di pelabuhan, perlu melapor kepada kantor / perwakilan setempat atau untuk
jangka panjang kepada syahbandar

Menentukan permasalahan / kerusakan yang terjadi pada mesin, data2 dan


pengukuran yang lengkap dan jelas

Melaksanakan persiapan keselamatan kerja

Membagi tugas kepada setiap masinis dalam grup kerja, rincian perkerjaan dan
pengarahan yang jelas

Persiapan suku cadang yang diperlukan

Persiapan peralatan untuk over hul dan semua special tools

Mengukur semua material dengan teliti, analisa dan di catat semua hasil pengukuran

Selesai pemasangan dilaksanakan pengetesan dilaksanakan pengetesan samai


batas maksimum normal

o Setelah over hul :


-

Pastiskan hasil running tes berkerja dengan baik, normal dan siap melakukan
pelayaran

Periksa tekanan dan suhu minyak lumas, air pendingin, gas buang, kompresi, udara
pembilas, rpm, turbo charge, dll

Segera laporkan kondisi sebenarnya mesin kepada nahkoda, bahwa kapal siap
meneruskan pelayaran

Membuat berita acara perusakan dan perbaikan mesin

Membuat laporan penyelesaiaan kepada kantor pusat

Membuat pengaduan pemintaan suku cadang untuk melengkapi suku cadang yang
sudah di pakai

Persyaratan apa saja yang harus dipenuhi pada perencanaan perawatan


perbaikan di atas
kapal?
Jawab :

o Rencana warisan, rencana kerja yang berdasarkan kondisi mesin yang sudah
memerlukan perawatan dan perbaikan
o Rencana kerja prioritas, berdasarkan prioritas mesin yang penting yang lansung
berkaitan dengan operasi kapal

o Rencana kerja terencana, berdasarkan jam kerja yang sudah waktunya dilaksanakan
perawatan dan perbaikan walaupun mesin masih berkerja dengan baik namun
sudah waktu over hul
o Rancana kerja kondisi, berdasarkan kondisi suku cadang yang masih di kapal
o Rencana kerja insidentil, menunggu apabila terjadi kerusakan baru dilaksanakan
perawatan dan perbaikan

Terangkan pengunaan dan penyimpanan dari sparepart alat kerja yang bisa
digunakan di atas
kapal ?
Jawab :

o Surat bukti permintaan material dari kapal


o Surat bukti pengirim supply dari kantor yang memuat
o Daftar isi material yang dikirim
o Surat sartifikat Genuine / original dari marker sebagai bukti keaslian
o Material permesinan tersebuat melengkapi supply list
o Daftar inventaris yang rapi, jelas memuat riwayat perjalanan
o Material tersebuat memulai dari pengiriman sampai sampai terpakai habis
o Surat bukti pemakaiaan material per item
o Waktu pengontrol persediaan material (stock card) untuk per item marerial

Sebutkan apa saja yang perlu di catat di dalam buku harian kamar mesin ?
Jawab :

o Mencatat jam kerja mesin induk (M/E)


o Mencatat jam kerja AE Generator
o Mencatat jam kerja kegiatan petugas jam jaga kamar mesin
o Mencatat jam kerja kegiatan mesin bantu

Sebutkan pemeriksaan dan perawatan secara umum setiap hari ?


Jawab :

o Pengantian baru pelumas gear box, mesin utama, generator, pompa muatan, pompa
pendingin
o Cerat semua katup cerat / drain valve

Uraikan tugas pengendalian perawatan masinis terakhir di kapal ?


Jawab :

Perawatan semua pompa2 dan termasuk perawatan dan semua suku cadangnya

Membantu administrasi kepala kamar mesin dan membuat laporan bulanan

Melaksanankan tugas jaga jam 08.00 12.00 dan 20.00 24.00 secara teratur di
engine room, pada saat kapal berlayar atau sedang berlabuh

Melaksanakan perbaikan terencana bersama perkerjaan harian pada saat kapal


sedang berlabuh / jangkar