Anda di halaman 1dari 10

Laporan Praktikum Telekomunikasi dan Mikroprosesor

Modul Praktikum Sistem Mikroprosesor dan Mikrokontroler


LED Flip-flop, LED Ping-pong dan Seven Segment
Nama

: Selvi Zanita Putri

NIM

: 1307743

Kelompok

: 5 (lima)

Hari

: Jumat

Tanggal

: 4 Desember 2015

Waktu

: 08.00 s.d 11.00 W.I.B

Asisten

: M. Yoga Perdana & Aghnia Audina N.S

LABORATORIUM TELEKOMUNIKASI
DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2015

I.

Judul
LED Flip-flop, LED Ping-pong dan Seven Segment

II.

Tujuan
1. Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana bahasa assembly dari LED Flip-flop, LED
Ping-pong dan Seven Segment
2. Mahasiswa dapat mengerti bagaimana memahami LED Flip-flop, LED Ping-pong dan
Seven Segment

III.

Alat dan Bahan


1. 1 perangkat trainer mikrokontroler
2. Keyboard

IV.

Teori Dasar
Mikrokontroler adalah otak dari suatu sistem elektronika seperti halnya
mikroprosesor sebagai otak komputer. Namun mikrokontroler memiliki nilai tambah
karena didalamnya sudah terdapat memori dan sistem input/output dalam suatu kemasan
IC.
Mikrokontroler merupakan sebuah sistem komputer yang mempunyai satuatau
beberapa tugas yang sangat spesifik, berbeda dengan personal computer yangmemiliki
beragam fungsi.Mikrokontroler dapat dikelompokan dalam satu keluarga, masingmasing
mikrokontroler memiliki spesifikasi tersendiri namun cocok dalam pemrogramannya.
Contoh dari keluarga mikrokontroler :
- Keluarga MCS-51
- Keluarga MC68HC05
- Keluarga MC68HC11
- Keluarga AVR
- Keluarga PIC 8
Bermula dari dibuatnya IC (Integrated Circuit). Selain IC, alat yang dapat
berfungsi sebagai kendali adalah alat chip berisikan rangkaian elektronika yang dapat
dibuat artikel silikon yang mampu melakukan proses logika. Chip berfungsi sebagai
media penyimpanan program dan data, karena pada sebuah chip tersedia RAM Random
Access Memory ) dimana data dan program ini digunakan oleh logic chip dalam
menjalankan

prosesnya.

Chip

sering

diidentikan

dengan

kata

mikroprocesor.

Mikroprocesor adalah bagian dari CPU (Central Procesor Unit) yang terdapat pada
komputer tanpa adanya memori, I/O yang dibutuhkan oleh sebuah sistem yang lengkap.

Selain 4 microprocesor ada dua buah chip lagi yang dikenal dengan nama mikrocomputer.
Berbeda dengan microprocesor, pada microcomputer ini telah tersedia I/O dan memori.
Dengan kemajuan teknologi dan perkembangan chip yang pesat sehingga saat ini
didalam sekeping chip terdapat CPU memory dan control I/O. Chip jenis ini sering
disebut microcontroller.
Rangkaian Flip Flop adalah rangkaian yang dapat bekerja hanya dengan dua buah
input dan output secara berlawanan. Rangkaian ini juga memiliki dua arus stabil dan
dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Sirkuit yang terdapat pada setiap rangkaian
dapat dibuat untuk mengubah arus dengan sinyal yang dimasukan pada satu atau lebih
input kontrol dan juga memiliki satu atau dua output. Flip flop juga merupakan rangkaian
penting dalam sistem elektronik digital dan juga elemen penyimpanan dasar pada logika
sekuensial yang digunakan pada komputer, alat komunikasi dan tipe elektronik lainnya.
Rangkaian Flip Flop terdiri dari beberapa jenis, antara lain jenis S-C Flip-Flop
atau biasa disebut S-R Flip-Flop, J-K Flip-Flop, D Flip-Flop dan T Flip-Flop. Pada
rangkaian S-C Flip-Flop memiliki kekurangan, yaitu dua buah inputnya tidak boleh sama,
jika terjadi dapat kita perbaiki dengan tambahan rangkaian J-K Flip-Flop. Sedangkan
untuk rangkaian D (Delay) Flip-Flop dan T (Togle) Flip-Flop merupakan gabungan dari
jenis rangkaian S-C Flip-Flop dan J-K Flip-Flop yang digunakan secara khusus.
Seven Segment Display (7 Segment Display) dalam bahasa Indonesia disebut
dengan Layar Tujuh Segmen adalah komponen Elektronika yang dapat menampilkan
angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. Seven Segment Display pada
umumnya dipakai pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung atau Counter Digital,
Multimeter Digital dan juga Panel Display Digital seperti pada Microwave Oven ataupun
Pengatur Suhu Digital . Seven Segment Display pertama diperkenalkan dan dipatenkan
pada tahun 1908 oleh Frank. W. Wood dan mulai dikenal luas pada tahun 1970-an setelah
aplikasinya pada LED (Light Emitting Diode).
Seven Segment Display memiliki 7 Segmen dimana setiap segmen dikendalikan
secara ON dan OFF untuk menampilkan angka yang diinginkan. Angka-angka dari 0 (nol)
sampai 9 (Sembilan) dapat ditampilkan dengan menggunakan beberapa kombinasi
Segmen. Selain 0 9, Seven Segment Display juga dapat menampilkan Huruf
Hexadecimal dari A sampai F. Segmen atau elemen-elemen pada Seven Segment Display
diatur menjadi bentuk angka 8 yang agak miring ke kanan dengan tujuan untuk

mempermudah pembacaannya. Pada beberapa jenis Seven Segment Display, terdapat juga
penambahan titik yang menunjukan angka koma decimal.

Terdapat beberapa

jenis Seven Segment Display, diantaranya adalah Incandescent bulbs, Fluorescent lamps
(FL), Liquid Crystal Display (LCD) dan Light Emitting Diode (LED).
V.

Langkah Percobaan
1. Sambungkan adapter keyboard dan catudaya
2. Me-reset program yang sudah ada pada trainer dengan menekan tombol F2
3. Kemudian ketik kembali program yang akan dilakukan LED Flip-flop
Line
Number
001
002
003
004
005
006
007
008
009
010
011
012
013
014
015
016
017

Mnemonik
AWAL:
MOV P2,#0FFH
ACALL DELAY
MOV P2,#0
ACALL DELAY
SJMP AWAL
DELAY:
MOV R0,#7
DEL1:
MOV R1,#255
DEL2:
MOV R2,#255
DEL3:
DJNZ R2,DEL3
DJNZ R1,DEL2
DJNZ R0,DEL0
RET

4. Kemudian cek dari program yang diketik dengan tekan F3


5. Kemudian run program tersebut dengan menekan F4
6. Lakukan secara berurutan langkah 1-5 pada LED Ping-pong
Line Number
001
002
003
004
005
006
007
008
009

Mnemonik
AWAL:
MOV P2,#0FFH
ACALL DELAY
MOV P2,#07FH
ACALL DELAY
MOV P2,#DBFH
ACALL DELAY
MOV P2,#0DFH
ACALL DELAY

010
011
012
013
014
015
016
017
018
019
020
021
022
023
024
025
026
027
028
029
030
031
032
033
034
035
036
037
038
039
040
041
042
043
044
045
046
047

MOV P2,#0EFH
ACALL DELAY
MOV P2,#0F7H
ACALL DELAY
MOV P2,#0FBH
ACALL DELAY
MOV P2,#0FDH
ACALL DELAY
MOV P2,#0FEH
ACALL DELAY
MOV P2,#0FDH
ACALL DELAY
MOV P2,#0FBH
ACALL DELAY
MOV P2,#0F7H
ACALL DELAY
MOV P2,#0FEH
ACALL DELAY
MOV P2,#0DFH
ACALL DELAY
MOV P2,#0BFH
ACALL DELAY
MOV P2,#O7FH
ACALLDELAY
MOV P2,#0FFH
ACALL DELAY
SJMP
DELAY
MOV R0,#7
DEL1:
MOV R1,#255
DEL2:
MOV R2,#255
DEL3:
DJNZ R2,DEL3
DJNZ R1,DEL2
DJNZ R0,DEL1
RET

dan Seven Segment


Line Number
001
002
003
004
005

Mnemonik
MULAI:
MOV P1,#0FEH
MOV P2,#0C0H
ACALL DELAY
MOV P2,#0F9H

006
007
008
009
010
011
012
013
014
015
016
017
018
019
020
021
022
023
024
025
026
027
028
029
030
031
032
033
034
035
036

VI.

Hasil Percobaan
1. LED Flip-flop

ACALL DELAY
MOV P2,#0A4H
ACALL DELAY
MOV P2,#0B0H
ACALL DELAY
MOV P2,#099H
ACALL DELAY
MOV P2,#092H
ACALL DELAY
MOV P2,#082H
ACALL DELAY
MOV P2,#0F8H
ACALL DELAY
MOV P2,#080H
ACALL DELAY
MOV P2,#090H
ACALL DELAY
SJMP MULAI
DELAY:
MOV R0,#07H
DEL1:
MOV R1,#0FFH
DEL2:
MOV R2,#0FFH
DEL3:
DJNZ R2,DEL3
DJNZ R1,DEL2
DJNZ R0,DEL1
RET

2. LED Ping-pong

3. Seven segment

VII.

Analisis
Percobaan diatas tidak akan terlaksana jika mikrokontroler tidak di reset terlebih
dahulu, karena akan terjadi penumpukan perintah dan akan menghabiskan banyak
memory. Lalu pada percobaan LED Flip-flop kami tidak mengalami kendala hanya saja

terdapat typo pada mengetikan program dan hasilnya terdapat kesalahan dan tidak dapat
di run.
Kemudian pada percobaan LED Ping-pong pada trainer kami terdapat kesalahan
karena simulasi tidak berhasil dan terus menerus terdapat kesalahan padahal yang lain
dapat disimulasikan, lalu kami mencoba pada trainer lain dan hasilnya bisa dan pingpong disini tidak saling berbalas hanya saja menyala secara beraturan/ berurutan setelah
semua menyala kemudian berbalik arah nyala nya. Yang terakhir adalah percobaan seven
segment. Yang ini pun pada trainer kami tidak bisa, kemudian kami melakukannya di
trainer lain.
VIII.

Kesimpulan
Perangkat trainer mikrokontroler dapat digunakan dengan menggunakan bilangan
binner maupun hexadecimal, tergantung pengguna enaknya menggunakan apa. Kemudian
ini dapat menggunakan bahasa apa saja seperti bahasa Assembly, bahasa C, tinggal
bagaimana pengguna meng-konvert nya saja. Kemudian pada setiap percobaan pasti
terdapat delay pada proses mematikan ataupun menghidupkan delay, caranya dengan
menjumlahkan dari 2 kali data register pertama, 2 kali data register pertama dikalikan data
register 2, dan 2 kali data register pertama dikalikan data register 2 dan kalikan data
register 3.

IX.

Referensi
1. Nur Evayanti . LAPORAN PRAKTIKUM MIKROKONTROLER PRAKTIKUM
1 LED. Universitas Negeri Makasar [2013]
2. https://blograngkaianelektronika.wordpress.com/tag/dasar-teori-rangkaian-flipflop/ [7 Desember 2015]
3. Dickson Kho [5 November 2014]. Pengertian Seven Segment Display Layar
Tujuh Segmen [online]. Tersedia: http://teknikelektronika.com/pengertian-sevensegment-display-layar-tujuh-segmen/ [7 Desember 2015].