Anda di halaman 1dari 13

Effect of storage

temperatures,
O2 concentrations and
variety on respiration of
mangoes

Pengaruh suhu penyimpanan


dan konsentrasi o2 terhadap
respirasi varietas mangga

WIWIED WIDYASTUTI UTAMI (D1C1 14 026)

Pendahuluan

Faktor yang
mempengaruhi
pematangan buah

Tujuan
Mengetahui pengaruh suhu penyimpana
n dan konsentrasi O2 terhadap respira
si varietas mangga

Bahan
Banganapalli

o Vaseline digunakan untuk membuat botol


kedap udara
o Sekat dibuat dan dimasukkan karet sebagai
tempat
mengambil sampel gas.

Metode
karet

Tutup logam
vaseline
Reaksi Saat
Respirasi
CH O +6O
6

12

CO2 + 6 H2

1,45 L
Mangga

Mangga Banganapalli 700 gr dan mangga


thortpuri 500 gr disimpan pada suhu 12
C, 20 C, 28 C dan 40 C

Analisis
Pengaruh
Analisis
Menyiapkan
Sampel

Mangga disimpan dengan selang


waktu 3 jam, 6 jam dan 24 jam
sampai konsentrasi O2 dalam botol
menjadi < 1%

Menghitung laju respirasi mangga menggunakan pers


amaan berikut :

Hasil

Sifat Fisiko-Kimia
(Awal penyimpanan)
Mengukur sifat fisiko Kimia untuk memastikan apakah ada perubahan kualitas
dalam mangga selama penelitian.

Pengaruh Suhu Pada Laju Respirasi Mangga

- Pada suhu 12 C laju respirasi stabil, hal ini menandakan tidak terjadi perombakan
senyawa
- Pada suhu 40 C laju respirasi tinggi pada awal penyimpanan dan semakin turun di
akhir penyimpana, hal ini menunjukkan perombakan senyawa berlangsung sejak
awal penyimpanana dan pada
penyimpanan 30 jam, senyawa telah habis

Pengaruh Varietas Pada Laju Respirasi Mangga

- Tingkat konsumsi O2 dan laju Pelepasan CO2 tidak jauh berbeda


antara 2 varietas
tersebut.
- Mangga Banganapalli menunjukkan Laju Respirasi lebih tinggi
dibanding Mangga
Thortapuri.

Sifat Fisiko-Kimia
(Setelah Penyimpanan)

Mangga yang disimpan pada suhu yang berbedaa memiliki luminositas k


ulit
sekitar 57,00.
Warna hijau pada mangga lebih rendah untuk mangga varietas Totapuri
dan
warna kuning lebih banyak pada mangga varietas Banganapalli
selama
penyimpanan.
Luminositas warna pulp mangga Banganapalli dan Totapuri meningkat s
elama penyimpanan pada suhu 40 C.
Tekstur mangga varietas Banganapalli lebih banyak menurun pada suhu
40 C. sedangkan untuk varietas Tortaputi tekstur banyak menurun di s
uhu 20 C.
Kelembaban isi mangga bertambah 1% pada saat disimpan pada suhu
40 C dan 28 C.
TSS, pH dan Vitamin C mangga tidak berubah selama penyimpanan

Kesimpulan
Tingkat