Anda di halaman 1dari 43

Tujuan

Menyamakan persepsi

Pengertian PAKEM

Konsep dasar PAKEM

Karakteristik PAKEM

Tujuan
Menyamakan persepsi

Pengertian PAKEM

Konsep dasar PAKEM

Karakteristik PAKEM

Alur Kegiatan
Pengertian

Pendahuluan

Pemodelan

Diskusi

Input
Konsep dasar
Materi
Karakteristik

Tujuan

Simulasi:

Menggali
pengetah
uan awal

Model 1
Model 2

Memban
dingkan
model 1
dan
model 2

Refleksi

Nilai Pretes
No/kel
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Tugas 1

Berperan sebagai siswa

Mari kita diskusikan !


Bandingkanlah
No Aspek
.

1.
2.
3.

Guru
Siswa
Metode/
Strategi

4. Media/su
m-bel
5. penilaian

Pemodelan
1

Pemodelan 2

Tulis dalam kartu


Kartu Merah untuk aspek guru
Kartu hijau untuk aspek siswa
Kartu kuning untuk aspek
metode/strategi pembelajaran
Kartu biru untuk aspek
media/sumber belajar

Dasar Hukum PAKEM

Proses pembelajaran pada


satuan pendidikan
diselenggarakan secara
interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang,
memotivasi peserta didik
untuk berpartisipasi aktif,
serta memberikan ruang yang
cukup bagi prakarsa,
kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik (PP
19/2005: Standar Nasional
Pendidikan, ps 19, ayat 1)

Pendidikan diselenggarakan sebagai


suatu proses pembudayaan dan
pemberdayaan peserta didik yang
berlangsung sepanjang hayat (UU
no 20/2003: Sisdiknas, ps 4, ayat 3)

Pendidikan diselenggarakan dengan


memberi keteladanan,
membangun kemauan, dan
mengembangkan kreativitas
peserta didik dalam proses
pembelajaran (UU no 20/2003:
Sisdiknas, ps 4, ayat 4)

meliputi: proses pembelajaran


yang mendidik dan dialogis; (UU no
20/2003: Sisdiknas, bag. penjelasan)

Pengertian PAKEM
PAKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan
Menyenangkan.
Aktif dimaksudkan bahwa di dalam proses pembelajaran guru harus
menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya,
mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan.
Kreatif dimaksudkan juga agar guru menciptakan kegiatan belajar
yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan
siswa.
Menyenangkan adalah suasana belajar-mengajar yang
menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara
penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya tinggi
Efektif, yaitu menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah
proses pembelajaran memiliki sejumlah tujuan pembelajaran yang
harus dicapai.

Mengapa PAKEM ?
1. Asumsi Dasar:

Belajar = Proses individual


Belajar = Proses sosial
Belajar = Menyenangkan
Belajar = Tak pernah berhenti
Belajar = Membangun makna

Lanjutan

2. Perkembangan IPTEK,

3.
4.

5.
6.

Politik, dan Sosbud


semakin lama-semakin
cepat
teknologi informasi/sumber
belajar sangat beragam
bekal memenuhi kebutuhan
manusia modern-mandiri,
bekerjasama, berpikir kritis,
memecahkan masalah
Persaingan internasional
(globalisasi)
Perubahan paradigma (dari
mengajar ke belajar)

1990
2000

2006

2004

Luxor 1983

Macintosh
Macintosh
1988

Apple 2006

1995

Vaio 2004

Bell-PC 2006

PC Watch
2005

Informasi berlipat ganda


setiap 72 hari
..sebelumnya setiap 8 tahun,
kemudian setiap 5 tahun..

APAKAH YANG TERJADI DI


DUNIA?
Informasi yang berlebihan
(jenis dan jumlahnya)

Masalah yang semakin rumit


Perkembangan teknologi yang begitu
cepat

Siapkah kita menghadapi thn


2030?
Tahun 2001, Produk Domestik Bruto
(PDB) Indonesia = Pendapatan
perusahaan Walmart
Pendapatan General Motor = PDB 3
negara (Selandia Baru, Irlandia dan
Hungaria)
Kekuatan perusahaan besar sampai
mempengaruhi pengambilan keputusan di
tingkat pemerintah
Sumber: Kompas

Untuk menghadapi dunia


yang berubah sangat cepat
dengan besaran dan arah
yang sulit ditebak, profil
manusia seperti apa yang
harus dipersiapkan?

Perubahan /pergeseran
pola pikir

Kegiatan Pembelajaran
yang sering dilakukan

Perbedaan individu kurang diperhatikan

Mengapa
PBM tak berubah?

Belajar?
Proses membangun makna/
pemahaman, oleh si pembelajar,
terhadap :
- pengalaman
- informasi
yang disaring dengan
- persepsi
- pikiran (pengetahuan yang
dimiliki)
- perasaan
Jadi, Belajar = memproduksi gagasan
mengkonsumsi gagasan

Mengajar
Menciptakan suasana
yang mengembangkan
- inisiatif
- tanggung jawab
Belajar si pembelajar
ke arah
belajar seumur hidup.
Siswa:
BA
Konsumen

Produsen

Mengajar
-belajar?
Seorang ayah
memberi kesempatan
kpd anaknya untuk
mengembangkan
potensinya: menaiki
tangga
Ia menciptakan
situasi bagi anak
untuk berbuat/berlatih

Komponen Belajar Aktif


Interaksi
Mengalami
&
Eksplorasi

BA

Refleksi

Komunikasi &
Ekspresi

MEmIKER

Sikap dan Perilaku Guru - BA


Mendengarkan siswa
Menghargai siswa
Mengembangkan
rasa percaya diri siswa
memberikan tantangan
mendorong ungkap
gagasan
menciptakan rasa
tidak takut salah

Tulisan siapakah ini? Apakah ahli langsung


menghasilkan karya yang benar?

Sifat apakah yang ditunjukkan oleh mereka?

Perubahan KBM yang


diinginkan
Dari:
G. menjelaskan/
menerangkan
Siswa menonton
Guru
G. menjawab
G. menyalahkan

G. mengatakan
bagus

Ke:
Memancing siswa untuk ungkap
pikiran/perasaan
Siswa mengalami kegiatan
Bertanya balik:
menurutmu bagaimana?
Bertanya:
- mengapa kamu berpendapat
seperti itu?
- apa alasanmu berpendapat
seperti itu?
Bagus! - Dapatkah lebih baik dari itu?
- Bagaimana kalau .?

Masukan

Proses

Hasil

PBM
Sikap/Perilaku Guru
Siswa

Interaksi

Mengala
mi

BA

Lulusan
Komun
ikasi

Refleksi

Ingin tahu
Imajinasi
Ber-Tuhan

Tata Ruang Kelas

Peka, kritis
Mandiri, kreatif
Bertanggung jawab
Bertaqwa

Apa yang dibutuhkan anak sesungguhnya?

Di -Pa-hami
Di -Ha-rgai
Di -Ci-ntai
Ber-N-ilai
Merasa A-man

Hal-Hal yang Harus


Diperhatikan
dalam
Melaksanakan PAKEM

Memahami sifat yang dimiliki anak;


Mengenal anak secara perorangan;
Memanfaatkan perilaku anak dalam
pengorganisasian belajar;
Mengembangkan kemampuan berfikir
kritis, kreatif, dan kemampuan
memecahkan masalah;
Mengembangkan ruang kelas sebagai
lingkungan belajar yang menarik;
Memanfaatkan lingkungan sebagai
sumber belajar;
Memberikan umpan balik yang baik
untuk meningkatkan kegiatan belajar;
Membedakan antara aktif fisik dan
mental.

Karakteristik PAKEM

Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan


Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif
dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok;
Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya
sendiri dalam pemecahan suatu masalah
Menyenangkan, tidak membosankan
Belajar dengan bergairah
Menggunakan alat bantu yang beragam dan berbagai
sumber belajar
Siswa aktif, kritis, dan guru kreatif
Dinding kelas penuh dengan hasil karya siswa

IMPLIKASI PAKEM
Implikasi bagi:
Guru,
peserta didik,
sarana prasarana, sumber
belajar dan media,
Pengaturan ruang kelas,
Pemilihan metode.
Manajeman Sekolah: MBS
dan PSM

Bagaimana
kita dapat membantu
pendidikan?

Potensi harimau yang dahsyat:


menerkam dan memakan daging
binatang lain, sirna karena ia tidak
diajari oleh lingkungannya. Daging
yang ia makan diperoleh dari
pengasuhnya, bukan hasil buruannya
atau terkaman orang tuanya. Ia tak
pernah terajari berburu.
Seperti itulah potensi anak kita:
berimajinasi & rasa ingin tahu,
hancur karena PBM kurang atau tak
pernah mengembangkan potensi itu.
Mereka mengalami salah ajar.

Learning is a journey
Not a Race

SADAR DAN SIAP


Aku sadar aku siap melaksanakan 2X
Aku sadar aku siap
Aku siap aku sadar
Aku sadar aku siap melaksakan

Man Sen
Di sin sen di san sen
Di man man hat ku sen
Tangan melambai-lambai
Pinggul digoyang-goyang
Kaki dihentak-hentak
Putar badan

2X