Anda di halaman 1dari 6

STASE :

Bpk. Soleh 49 Tahun , telah terpasang


dower kateter sejak 10 hari yang lalu,
rencana 3 hari lagi pasien boleh pulang,
hari ini mulai diprogramkan bladder
training . Bpk Budi Masuk Rumah Sakit
dengan Nefrotik syndrome.
Untuk memulihkan
Lakukan
Bladder

fungsi berkemih
Training
dengan

tehnik latihan Kegel

FORMAT PENILAIAN
BLADDER TRAINING DENGAN TEHNIK LATIHAN
KEGEL
N
O
I

II

III

IV

KEGIATAN
1. Persiapan alat
Klem Koker
Handskun pada tempatnya
Air Minum
Bengkok
Korentang dan tempatnya
Air minum 1500 CC
Lembar Observasi
Persiapan pasien
2. Ucapkan salam dan Perkenalkan diri.
3. Jelaskan tujuan tindakan
4. Anjurkan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya
minimal 30 mnt sblm bladder training
5. Menganjurkan keluarga untuk mendampingi
6. Pasang sketsel/sampiran / tutup cendela
7. Atur posisi klien supine(telentang) , sim (miring) dan
kepala sedikit elevasi bisa tidur telentang
Prosedur :
8. Dimulai dengan mengosongkan bladder sambil
mengedan seperti kencing normal
9. Mengonntraksikan otot pelvis dan tahan dalam
hitungan 10 kali hitungan (detik)
10.Merelaksasikan otot selama 10 kali hitungan (detik)
11.Lakukan latihan 3 kali/hari dengan frekuensi 10
xlatihan pada setiap waktu
12.Coba untuk memulai dan menghentikan aliran urine
Penutup
15. Kontrak untuk latihan bladder training
selanjutmnya
Dan bereskan alat alat
16.
Beri kesempatan klien untuk bertanya
17.Ucapkan terima kasih pd atas kerjasamanya dan
ucapkan Salam.
18. Catat pada lembar observasi
19.Tindakan dilakukan secara sistematis
20.Tindakan dilakukan dengan memperhatikan respon
pasien

NILAI = Tindakan yg dilakukan x 100%

Dilakuka
n/ tdk
dilakuka
n
1...

2.
3.
4.
5.
6..
7..

8.
9.
10
11
12..
15.
16.
17.
18.

19.
20..

Penguji

20
Nilai
(..)

STASE :
Bpk. Rafi 53 Tahun , telah terpasang
dower kateter sejak 10 hari yang lalu,
rencana 3 hari lagi pasien boleh pulang,
hari ini mulai diprogramkan bladder
training . Bpk Rafi Masuk Rumah Sakit
dengan Nefrotik syndrome.
Untuk memulihkan fungsi berkemih
Lakukan Bladder Training dengan

tehnik fiksasi kateter

FORMAT PENILAIAN
BLADDER TRAINING DENGAN TEHNIK FIKSASI
KATETER
N
O
I

II

III

IV

KEGIATAN
1. Persiapan alat
Klem Koker
Handskun pada tempatnya
Air Minum 1500 cc
Bengkok
Korentang dan tempatnya
Lembar Observasi

Persiapan pasien
2. Ucapkan salam dan Perkenalkan diri.
3. Jelaskan tujuan tindakan
4. Anjurkan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya
minimal 30 mnt sblm bladder training
5. Menganjurkan keluarga untuk mendampingi
6. Pasang sketsel/sampiran / tutup cendela
7. Atur posisi klien supine(telentang) , sim (miring) dan
kepala sedikit elevasi bisa tidur telentang
Prosedur :
8. Gunakan sarung tangan
9. Klem kateter 1-2 jam dan beri kesempatan bladder
terisi
10.
Pasang perlak
11.
Membuka klem dan menganjurkan klien untuk
mengedan seiring mengalirnya urine melalui kateter
12.
Lepas sarung tangan dan cuci tangan
13.
Catat urine yang keluar
Penutup
14.
Kontrak untuk latihan bladder training
selanjutmnya
15.
bereskan alat alat
16.
Beri kesempatan klien untuk bertanya
17.
kan terima kasih pd pasien atas kerjasamanya
dan ucapkan
Salam
18.

Catat pada lembar observasi hasil pemeriksaan

Dilakuka
n/ tdk
dilakuka
n
1...

2.
3.
4.
5.
6..
7..

8.
9.
10
11
12 ..
13.

14.
15.
16.
17.

18.

19.Tindakan dilakukan secara sistematis

19.

20.Tindakan dilakukan dengan memperhatikan respon


pasien

20..

NILAI = Tindakan yg dilakukan x 100%

Penguji

20
Nilai
(..)

LEMBAR OBSERVASI
NAMA PASIEN
UMUR /NO Reg
TGL MRS
DX
WAKTU

:
:
:
:
HASIL OBSERVASI

NAMA DAN
TANDA
TANGAN