Anda di halaman 1dari 23

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah

:

Mata pelajaran

:

Kelas/Semester :

:

Alokasi Waktu

A. Kompetensi Inti (KI)

B. Kompetensi Dasar

1. KD pada KI-1

2. KD pada KI-2

3. KD pada KI-3

4. KD pada KI-4

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Indikator KD pada KI-1

2. Indikator KD pada KI-2

3. Indikator KD pada KI-3

4. Indikator KD pada KI-4

D. Materi Pembelajaran (dapat berasal dari buku teks pelajaran dan buku panduan guru, sumber

belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, konteks pembelajaran dari lingkungan sekitar yang dikelompokkan menjadi materi untuk pembelajaran reguler, pengayaan, dan remedial)

E. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: (

JP)

a. Kegiatan Pendahuluan

b. Kegiatan Inti

Mengamati

Menanya

Mengumpulkan informasi/mencoba

Menalar/mengasosiasi

Mengomunikasikan

c. Kegiatan Penutup

2. Pertemuan Kedua: (

JP)

a. Kegiatan Pendahuluan

b. Kegiatan Inti

Mengamati

Menanya

Mengumpulkan informasi/mencoba

Menalar/mengasosiasi

Mengomunikasikan

c. Kegiatan Penutup

3. Pertemuan seterusnya.

F. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Teknik penilaian

2. Instrumen penilaian

a. Pertemuan Pertama

b. Pertemuan Kedua

c. Pertemuan seterusnya

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian.

G. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media/alat

2. Bahan

3. Sumber Belajar

(Sumber: Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014)

RENCANA PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah

: SMP

Kelas/Semester

: VIII/2

Mata Pelajaran

: Matematika

Materi

: Peluang

Waktu

: 10 x 40 menit (4 pertemuan)

A. Kompetensi Inti

KI-1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya KI-2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya KI-3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI-4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KI

 

Kompetensi Dasar

 

Indikator

1

1.1

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

1.1.1

Merasa bersyukur terhadap karunia Tuhan atas kesempatan mempelajari kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari melalui belajar bilangan.

2

2.1

Menunjukkan sikap logis, kritis, analitik, konsisten dan teliti, bertanggung jawab, responsif, dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah.

2.1.1

Menunjukkan sikap bertanggung jawab dan disiplindalam menyelesaikan tugas atau proyek yang diberikan.

2.2

Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman belajar.

2.2.1

Menunjukkan sikap percaya diri dalam proses pembelajaran, menyelesaikan tugas atau proyek bilangan.

2.3

Memiliki sikap terbuka, santun, objektif, menghargai pendapat dan karya teman dalam interaksi kelompok maupun aktivitas sehari- hari.

2.3.1

Menunjukkan sikap santun, gotong royong, toleransi, dan jujur selama proses pembelajaran atau diskusi.

3

3.13

Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasar- kan sekelompok data nyata.

3.13.1

Memahami peluang teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh dari sekelompok data.

4

4.8

Melakukan percobaan untuk menemukan peluang empirik dari masalah nyata serta membanding- kannya dengan peluang teoritik.

4.8.1

Melakukan percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian.

4.8.2

Membandingkan peluang empirik dan peluang teoritik.

C.

Tujuan Pembelajaran Pertemuan ke-1:

Pengetahuan:

Setelah mempelajari materi peluang, siswa diharapakan dapat memahami peluang teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh dari sekelompok data. Sikap Spiritual/Sosial:

Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa memiliki sikap relegius, responsif dan rasa ingin tahu dalam mengerjakan tugas, menyimak penjelasan, atau presentasi peserta didik mengenai peluang empirik dan peluang teoritik.

Pertemuan ke-2:

Pengetahuan:

Setelah mempelajari materi peluang, siswa diharapakan dapat melakukan percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian. Sikap Spiritual/Sosial:

Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa memiliki sikap relegius, tanggung jawab dan menghargai pendapat dan karya teman dalam mengerjakan tugas, menyimak penjelasan, atau presentasi peserta didik mengenai peluang empirik dan peluang teoritik. Keterampilan:

Melalui diskusi, diharapkan siswa mampu melakukan percobaan untuk mengetahui peluang

empirik dari suatu kejadian dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan ke-3:

Pengetahuan:

Setelah mempelajari materi peluang dan melakukan percobaan empirik, siswa diharapakan dapat membandingkan peluang empirik suatu percobaan dengan peluang teoritiknya. Sikap Spiritual/Sosial:

Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa memiliki sikap relegius, percaya diri dan terbuka dalam mengerjakan tugas, menyimak penjelasan, atau presentasi peserta didik mengenai peluang empirik dan peluang teoritik. Keterampilan:

Melalui diskusi, diharapkan siswa mampu membandingkan peluang empirik suatu percobaan dengan peluang teoritiknya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan ke 4:

Pengetahuan:

Setelah mengikuti pembelajaran materi peluang, siswa diharapakan dapat menyelesaikan soal peluang secara tertulis dengan rasa percaya diri, teliti dan jujur. Sikap Spiritual/Sosial:

Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa memiliki sikap jujur dalam mengerjakan tes/evaluasi

mengenai peluang empirik dan peluang teoritik.

D. Materi Pembelajaran - Memahami peluang teoritik - Membandingkan peluang empirik dan peluang teoritik

Dalam bahasan ini, kalian akan mempelajari tentang peluang teoretik ( theoretical probability ) suatu eksperimen.

Dalam bahasan ini, kalian akan mempelajari tentang peluang teoretik (theoretical probability) suatu eksperimen. Peluang teoretik dikenal juga dengan istilah peluang klasik (classical probability), dalam beberapa bahasan juga disebut peluang saja. Jika terdapat suatu soal yang hanya menyebutkan “peluang”, maka peluang yang dimaksud tersebut adalah peluang teoretik. Peluang teoretik adalah rasio dari hasil yang dimaksud dengan semua hasil yang mungkin pada suatu eksperimen tunggal. Dalam suatu eksperimen, himpunan semua hasil (outcome) yang mungkin disebut ruang sampel (biasanya disimbolkan dengan S). Sedangkan setiap hasil (outcome) tunggal yang mungkin pada ruang sampel disebut titik sampel. Kejadian adalah bagian dari ruang sampel S. Suatu kejadian A dapat terjadi jika memuat titik sampel pada ruang sampel S. Misalkan n (A) menyatakan banyak titik sampel kejadian A, dan n(S) adalah semua titik sampel pada ruang sampel S. Peluang teoretik kejadian A, yaitu P(A) dirumuskan,

pada ruang sampel S . Peluang teoretik kejadian A , yaitu P ( A ) dirumuskan,
E. Model atau Metode Pembelajaran Model : Project Based Learning (PjBL) Pendekatan : Pendekatan saintifik

E. Model atau Metode Pembelajaran

Model

: Project Based Learning (PjBL)

Pendekatan

: Pendekatan saintifik (scientific)

F. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-1 (3 x 40 menit)

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

1. Doa mengawali pelajaran.

(10 menit)

2. Mengecek kehadiran siswa.

3. Apersepsi. “Di kelas 7 semester 2 kalian telah belajar tentang peluang empirik. Selain peluang empirik ada lagi istilah peluang teoritik? Peluang seperti apakah itu? Akan kita pelajari pada pertemuan ini”.

4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran sesuai dengan apersepsi yang diberikan yaitu memahami peluang teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh dari sekelompok data.

Inti

1. Guru mengelompokkan siswa secara heterogen dan menentukan ketua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa.

(95 menit)

Fase 1:

Mengamat

Orientasi siswa pada masalah.

2. Guru membagikan LAS/Lembar Aktivitas Siswa (lampiran 1.1) yang berisikan permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan peluang teoritik dan peluang empirik.

3. Guru meminta siswa mencermati dan memahami masalah pada LAS secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.

Menanya

4. Siswa mengajukan permasalahan tentang kejadian sehari-hari yang berkaitan dengan peluang empirik dan peluang teoritik.

5. Guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian scaffolding (penjelasan singkat).

Fase 2:

Mengumpulkan data

Mengorganisasikan siswa belajar.

6. Guru meminta siswa mengisi data/jawaban yang tertera di LAS secara berkelompok.

7. Siswa menggali informasi tentang:

- permasalahan nyata yang berkaitan dengan peluang teoritik dan peluang empirik.

- cara menentukan ruang sampel.

- sifat, kriteria dan karakteristik kejadian acak atau random, independen, atau bersyarat serta berbagai faktor yang menyebabkan kejadian bersifat tidak acak atau tidak independen.

8. Guru mengamati siswa dalam kelompok belajar, mencermati terhadap berbagai kesulitan yang dialami siswa, dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dipahami.

9. Guru memberi penjelasan singkat (scaffolding) berkaitan dengan kesulitan yang dialami siswa secara individu,

kelompok, atau klasikal.

10. Memotivasi siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

Fase 3:

Menalar/Mengasosiasi

Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.

11. Meminta siswa untuk mengkaji hubungan-hubungan atau menganalisis berdasarkan informasi/data terkait untuk membangun konsep, tentang:

- permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan peluang teoritik dan peluang empirik.

- ruang sampel dari beberapa eksperimen.

- banyaknya titik sampel pada suatu kejadian.

- sifat, kriteria dan karakteristik kejadian acak atau random, independen, atau bersyarat serta berbagai faktor yang menyebabkan kejadian bersifat tidak acak atau tidak independen.

12. Memotivasi siswa untuk saling bertukar informasi/data dan

menanggapinya.

Fase 4:

Mengomunikasikan

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.

13. Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresen- tasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

14. Guru meminta siswa dari kelompok lain untuk menanggapi, mengajukan pertanyaan, saran dan sebagainya dalam rangka penyempurnaan.

15. Guru memotivasi siswa untuk menghargai pendapat teman/ kelompok lain.

16. Guru meminta perwakilan kelompok yang mempunyai cara atau hasil yang berbeda dengan kelompok sebelumnya untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.

17. Guru mengarahkan siswa dalam kelompok untuk melakukan penyelidikan langkah-langkah penyelesaian untuk mengecek

kesalahan dan atau mencari langkah alternatif lain yang mungkin.

18. Guru memotivasi siswa untuk menyampaikan (mengomuni- kasikan) kepada teman dalam kelompok maupun teman antar kelompok tentang temuan-temuan dalam penyelidikan langkah-langkah penyelesaian masalah.

Penutup

1. Guru meminta tiap kelompok untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya.

(15 menit)

2. Guru mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.

3. Guru memberikan tugas PR untuk beberapa soal mengenai penerapan rumus yang diperoleh.

4. Guru menginformasikan secara garis besar kegiatan pada pertemuan berikutnya, yaitu melakukan percobaan empirik.

5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberi pesan siswa untuk rajin belajar kemudian memberi salam.

6. Doa mengakhiri pelajaran.

Pertemuan ke-2 (2 x 40 menit)

Kegiatan

 

Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

1. Doa memulai pelajaran.

(10 menit)

2. Mengecek kehadiran siswa.

3. Apersepsi. Dari yang kita pelajari tentang peluang teoritik adakah yang masih mengingatnya? Coba jelaskan. Untuk lebih mema- haminya lagi hari ini kita akan melakukan percobaan secara empirik.

4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran sesuai dengan apersepsi yang diberikan yaitu melakukan percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian.

Inti

1. Guru mengelompokkan siswa secara heterogen dan menentukan ketua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa.

(60 menit)

Fase 1:

Mengamati

Orientasi siswa pada masalah.

2. Guru membagikan LAS/Lembar Aktivitas Siswa (lampiran 1.2) yang berisikan masalah kejadian dari suatu eksperimen dengan menggunakan koin atau dadu dalam rangka memahami peluang teoritik dan peluang empirik.

3. Guru meminta siswa mencermati dan memahami permasalahan pada LAS secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.

 

Menanya

4. Siswa mengajukan permasalahan tentang hubungan antara

 

peluang teoritik dengan peluang empirik.

5. Guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian scaffolding (penjelasan singkat).

Fase 2:

Mengumpulkan data

Mengorganisasikan siswa belajar.

6. Guru meminta siswa mengerjakan soal dalam LAS secara kelompok.

7. Siswa menggali informasi tentang:

 

- peluang empirik dan peluang teoritik melalui eksperimen dengan menggunakan koin atau dadu.

- hubungan peluang empirik dan peluang teoritik.

8. Guru mengamati siswa dalam kelompok, mencermati terhadap berbagai kesulitan yang dialami siswa, dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dipahami.

9. Guru memberi penjelasan singkat (scaffolding) berkaitan dengan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.

10. Memotivasi siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

Fase 3:

Menaar/Mengasosiasi

Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.

11.

Meminta siswa untuk mengkaji hubungan-hubungan atau menganalisis berdasarkan informasi/data terkait untuk membangun konsep, tentang:

- Menganalisis tentang peluang empirik dan peluang teoritik melalui suatu eksperimen.

- Menganalisis hubungan peluang empirik dengan peluang teoritik

 

12.

Memotivasi siswa untuk saling bertukar informasi/data dan menanggapinya.

Fase 4:

Mengomunikasikan

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.

13. Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresen- tasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

14. Guru meminta siswa dari kelompok lain untuk menanggapi, mengajukan pertanyaan, saran dan sebagainya dalam rangka penyempurnaan.

15. Guru memotivasi siswa untuk menghargai pendapat teman/ kelompok lain.

16. Guru meminta perwakilan kelompok yang mempunyai cara atau hasil yang berbeda dengan kelompok sebelumnya untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.

17. Guru mengarahkan siswa dalam kelompok untuk melakukan penyelidikan langkah-langkah penyelesaian untuk mengecek kesalahan dan atau mencari langkah alternatif lain yang mungkin.

18. Guru memotivasi siswa untuk menyampaikan (mengomuni- kasikan) kepada teman dalam kelompok maupun teman antar kelompok tentang temuan-temuan dalam penyelidikan langkah-langkah penyelesaian masalah.

Penutup

1. Guru meminta tiap kelompok untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya.

(10 menit)

2. Guru mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.

3. Guru memberikan tugas atau PR untuk beberapa soal mengenai hasil percobaan empirik.

4. Guru menginformasikan secara garis besar kegiatan pada pertemuan berikutnya yaitu membandingkan peluang empirik dengan peluang teoritik.

5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberi pesan siswa untuk rajin belajar kemudian memberi salam.

6. Doa mengakhiri pelajaran.

Pertemuan ke-3 (3 x 40 menit)

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

1. Doa mengawali pelajaran.

(20 menit)

2. Mengecek kehadiran siswa.

3. Membahas PR.

4. Apersepsi. Setelah kalian mempelajari peluang empirik dan peluang teoritik. Apa yang kalian peroleh? Apakah sama saja atau berbeda? Coba bandingkan”.

5. Melalui permasalahn tersebut guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu membandingkan peluang empirik dengan peluang teoritik.

Inti

1. Guru mengelompokkan siswa secara heterogen dan menentukan ketua kelompok. Masing masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa.

(85 menit)

Fase 1:

Mengamati

Orientasi siswa pada masalah.

2. Guru membagikan LAS/Lembar Aktivitas Siswa (lampiran 1.3) yang berkaitan dengan masalah kejadian dari suatu eksperimen dengan menggunakan koin dan dadu dalam rangka memahami peluang teoritik dan peluang empirik.

3. Guru meminta siswa mengamati Buku Siswa sesuai perintah dalam LAS dan membandingkan peluang empirik dengan peluang teoritik.

 

Menanya

 

4. Siswa

mengajukan

permasalahan

tentang

perbedaan

antara

peluang teoritik dengan peluang empirik

 

5. Guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian scaffolding (penjelasan singkat).

Fase 2:

Mengumpulkan data

 

Mengorganisasikan siswa belajar.

6. Guru meminta siswa mengerjakan soal dalam LAS secara kelompok.

7. Siswa menggali informasi tentang:

 

-

peluang kejadian acak, peluang kejadian yang dipengaruhi faktor-faktor kualitatif, pengalaman dengan situasi yang serupa atau intuisi tertentu, ataupun unsur lainnya berkaitan dengan peluang

8. Guru menngamati siswa dalam kelompk, mencermati terhadap berbagai kesulitan yang dialami siswa, dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dipahami.

9. Guru memberi penjelasan singkat (scaffolding) berkaitan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.

10. Memotivasi siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

 

Fase 3:

Menalar/Mengasosiasi

 

Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.

11. Meminta siswa untuk mengkaji hubungan-hubungan atau menganalisis berdasarkan informasi/data terkait untuk membangun konsep, tentang:

-

peluang kejadian acak, peluang kejadian yang dipengaruhi faktor-faktor kualitatif, pengalaman dengan situasi yang serupa atau intuisi tertentu, ataupun unsur lainnya berkaitan dengan peluang.

12. Memotivasi siswa untuk saling bertukar informasi/data dan menanggapinya.

Fase 4:

Mengomunikasikan

 

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.

13. Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresen- tasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

14. Guru meminta siswa dari kelompok lain untuk menanggapi, mengajukan pertanyaan, saran dan sebagainya dalam rangka penyempurnaan.

15. Guru mendorong siswa untuk menghargai pendapat teman/ kelompok lain.

16. Guru meminta perwakilan kelompok yang mempunyai cara atau hasil yang berbeda dengan kelompok sebelumnya untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.

17. Guru mengarahkan siswa dalam kelompok untuk melakukan penyelidikan langkah-langkah penyelesaian untuk mengecek kesalahan dan atau mencari langkah alternatif lain yang

mungkin.

 

18. Guru memotivasi siswa untuk menyampaikan (mengomuni- kasikan) kepada teman dalam kelompok maupun teman antar kelompok tentang temuan-temuan dalam penyelidikan langkah-langkah penyelesaian masalah.

Penutup

1. Guru meminta tiap kelompok untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya.

(15 menit)

2. Guru mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.

3. Guru memberikan tugas atau PR untuk beberapa soal mengenai perbandingan hasil percobaan empirik dengan hasil perhitungan (teoritik).

4. Guru menginformasikan akan mengadakan tes tertulis pada pertemuan berikutnya mengenai peluang.

5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberi pesan siswa untuk rajin belajar kemudian memberi salam.

6. Doa mengakhiri pelajaran.

Pertemuan ke-4 (2 x 40 menit) Ulangan Harian

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

1. Doa mengawali pelajaran.

(15 menit)

2. Mengecek kehadiran siswa.

3. Membahas PR yang belum dipahami.

4. Menjelaskan aturan penilaian dan petunjuk mengerjakan tes.

Inti

1. Guru membagikan naskah soal (Lampiran 3.2).

(50 menit)

2. Selama pelaksanaan tes, guru melakukan pengamatan terhadap masing-masing siswa.

3. Guru meminta setiap siswa untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya.

Penutup

1. Guru membagikan lembar penilaian diri, dan menjelaskan petunjuk pengisiannya.

(15 menit)

2. Guru memotivasi siswa untuk mempelajari ulang semua materi semester 2 guna mempersiapkan ulangan kenaikan kelas (UKK).

3. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberi pesan siswa untuk rajin belajar kemudian memberi salam.

4. Doa mengakhiri pelajaran.

G. Alat / Media / Sumber Belajar

1. Buku siswa:

Kemendikbud (2014) Matematika 8 SMP/MTs Semester 2, hal. 153 s.d. 170.

2. Lembar Akivitas Siswa (Lampiran 1).

3. Uang koin, dadu, dan kelereng/bola warna.

H. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik penilaian

2. Instrumen Penilaian

: Pengamatan/Projek/Tes Tertulis

:

- Lembar Penilaian/Pengamatan (Lampiran 2).

- Kisi-kisi dan Butir Soal Tes (Lampiran 3).

- Pedoman Penskoran dan Alternatif Penyelesaian (Lampiran 4).

3. Ketuntasan Hasil Belajar

Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan

Rentang Angka

Huruf

3,85 4,00

A

3,51 3,84

A-

3,18 3,50

B+

2,85 3,17

B

2,51 2,84

B-

2,18 2,50

C+

1,85 2,17

C

1,51 1,84

C-

1,18 1,50

D+

1,00 1,17

D

Nilai Ketuntasan Sikap Spiritual dan Sosial

Modus

Predikat

4

Sangat Baik (SB)

3

Baik (B)

2

Cukup (C)

1

Kurang (K)

Catatan:

- Ketuntasan belajar untuk pengetahuan ditetapkan dengan skor rerata minimal 2,67 sedangkan untuk keterampilan ditetapkan dengan capaian optimum minimal 2,67.

- Untuk mata pelajaran yang belum tuntas pada semester berjalan, dituntaskan melalui pembelajaran remedi sebelum memasuki semester berikutnya.

INDIKATOR PENILAIAN

No

 

Aspek yang dinilai

Teknik Penilaian

1.

Sikap Spiritual

Pengamatan,

a.

Relegius

Penilaian Diri,

- berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu (pelajaran).

Penilaian Antar

- memberi salam pada saat masuk dan keluar ruangan sesuai agama

Teman, Jurnal

yang dianut.

- menghormati orang lain menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya.

 

- menjaga lingkungan hidup (kebersihan) di sekitar ruang kelas dan sekolah.

- berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu (pelajaran).

- menjalankan ibadah sesuai agama yang dianut dengan baik.

- menghormati orang lain menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya.

b.

Jujur

- tidak menyontek dalam mengerjakan ulangan atau tugas.

- menyampaikan informasi apa adanya.

- mengakui kesalahan atau kekurangannya.

2.

Sikap Sosial

Pengamatan,

a. Terbuka

Penilaian Diri,

 

- kesediaan untuk belajar dari (terbuka terhadap) keyakinan dan gagasan orang lain agar dapat memahami orang lain lebih baik.

- terbuka terhadap atau kesediaan untuk menerima sesuatu yang baru.

Penilaian Antar

Teman, Jurnal

b. Responsif

 

- mengerjakan tugas yang diberikan.

- mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib.

- membawa buku tulis atau bacaan sesuai jadwal.

c. Rasa ingin tahu

 

- aktif dalam kerja kelompok.

- tidak mudah putus asa.

d. Tanggung jawab

 

- melaksanakan tugas individu dengan baik.

- menerima resiko atas tindakan yang dilakukan.

- mengumpulkan tugas tepat waktu.

e. Menghargai pendapat dan karya teman

 

- menghormati pendapat orang lain.

- menerima kesepakatan walaupun berbeda dengan pendapatnya.

- dapat menerima kekurangan dan mememaafkan kesalahan orang lain.

f. Percaya diri

 

- berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu.

- mampu membuat keputusan dengan cepat.

3.

Kompetensi Pengetahuan

Penugasan, Tes

a. Memahami peluang teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh dari sekelompok data.

Hasil Belajar,

LKS, Portofolio,

b. Melakukan percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian.

Jurnal

c. Membandingkan peluang empirik suatu percobaan dengan peluang

 

teoritiknya.

d. Menyelesaikan soal peluang secara tertulis.

4.

Kompetensi Keterampilan

Praktik/Projek,

a. Melakukan percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

LKS, Portofolio,

Jurnal

b. Membandingkan peluang empirik suatu percobaan dengan peluang teoritiknya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengetahui:

Kepala Sekolah,

Situbondo, Guru Mata Pelajaran,

Lampiran 1.1

LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat memahami peluang teoritik dari data
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat memahami
peluang teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh dari
sekelompok data.
(output) yang mungkin diperoleh dari sekelompok data. Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5. Petunjuk! 1.
Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5.
Kelompok
Anggota:
1.
2.
3.
4.
5.

Petunjuk!

1. Bentuk kelompok terdiri 4 siswa atau sesuai instruksi guru.

2. Persiapkan alat tulis untuk melakukan pendataan dari keadaan berikut.

3. Suatu restoran, sebut saja namanya Restoran “Bang Torik” menyediakan menu masakan sebagai berikut.

“Bang Torik” menyediakan menu masakan sebagai berikut. 4. Catatlah semua kemungkinan dari menu makanan tersebut,

4. Catatlah semua kemungkinan dari menu makanan tersebut, yang mungkin bisa disajikan.

5. Tuliskan hasil diskusimu pada lembar yang telah disediakan.

6. Tentukan banyak menu yang bisa dibuat oleh Restoran “Bang Torik” tersebut? Daftarkan semua menunya.

7. Dari hasil tersebut, tentukan ruang sampel dan titik sampelnya.

8. Jika pihak Restoran “Bang Torik” menyediakan promo satu menu gratis, berapa peluang seorang pembeli akan mendapatkan menu gratis tersebut?

Selamat bekerja, semoga sukses.

Lampiran 1.2

LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat melakukan percobaan untuk
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat melakukan
percobaan untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian.
untuk mengetahui peluang empirik dari suatu kejadian. Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5. Petunjuk! Petunjuk!
Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5.
Kelompok
Anggota:
1.
2.
3.
4.
5.

Petunjuk!

Petunjuk!

Untuk menguji kebenaran perkiraanmu, mari melakukan percobaan.

1. Bentuk kelompok terdiri 4 siswa atau sesuai instruksi guru.

2. Persiapkan perlengkapan untuk percobaan, berupa satu koin uang logam dan sebuah dadu.

3. Bagi tugas dalam kelompokmu, untuk melakukan percobaan berikut.

4. Lakukan percobaan pengetosan/pelemparan koin sebanyak 50 kali.

5. Lakukan percobaan pengetosan/pelemparan dadu sebanyak 50 kali. Keterangan:

Percobaan dilakukan di tempat datar dan keras. Percobaan dilakukan dengan wajar (tidak dibuat-buat untuk muncul suatu sisi atau tertentu)

6. Catatlah kemunculan pada setiap kali percobaan.

7. Tuliskan catatanmu pada Tabel berikut.

kali percobaan. 7. Tuliskan catatanmu pada Tabel berikut. Selamat bekerja, semoga sukses. RPP Materi Peluang Kelas
kali percobaan. 7. Tuliskan catatanmu pada Tabel berikut. Selamat bekerja, semoga sukses. RPP Materi Peluang Kelas

Selamat bekerja, semoga sukses.

Lampiran 1.3

LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat memban- dingkan peluang empirik
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu/dapat memban-
dingkan peluang empirik suatu percobaan dengan peluang teoritiknya.
peluang empirik suatu percobaan dengan peluang teoritiknya. Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5. Petunjuk!
Kelompok Anggota: 1. 2. 3. 4. 5.
Kelompok
Anggota:
1.
2.
3.
4.
5.

Petunjuk! Bagaimanakah menentukan hubungan peluang empirik dengan peluang teoretik. Pada kegiatan 1 kalian telah mempelajari tentang peluang teoretik kejadian tertentu dalam suatu eksperimen. Untuk mengingat kembali pemahaman kalian tentang peluang teoretik, tentukan peluang teoretik dari kejadian berikut. Kemudian, coba bandingkan perhitungan peluang teoretik dengan peluang empirik hasil percobaan kalian, sebagai berikut:

1. Bentuk kelompok terdiri 4 siswa atau sesuai instruksi guru.

2. Persiapkan perlengkapan untuk percobaan, berupa satu koin uang logam.

3. Lakukan percobaan pengetosan/pelemparan koin sebanyak 120 kali. Keterangan:

Percobaan dilakukan di tempat datar dan keras. Percobaan dilakukan dengan wajar (tidak dibuat-buat untuk muncul suatu sisi atau tertentu)

4. Catatlah kemunculan pada setiap kali percobaan.

5. Tuliskan catatanmu pada Tabel berikut.

Permukaan

Peluang

Peluang

Hubungan Hasil Peluang Empirik dengan Teoritik

Koin

Empirik

Teoritik

Sisi Angka

     

Sisi Gambar

     

6. Menurut kalian, apakah hasil percobaan peluang empirik mendekati peluang teoretik?

7. Apakah ketika kalian menambah banyak percobaan, banyaknya kemunculan hasil yang kalian amati juga bertambah?

8. Jika percobaan tersebut kalian lakukan terus menerus hingga banyak kali percobaan, bagaimanakah peluang empirik? Semakin mendekati sama atau berbeda dengan peluang teoretiknya? Jelaskan jawabanmu.

Selamat bekerja, semoga sukses.

Lampiran 2.1

LEMBAR PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran Kelas / Semester Tahun Pelajaran Materi Kompetensi Dasar

: MATEMATIKA

: VIII-

: 2014/2015

: …………………………………………………………………… : …………………………………………………………………… …………………………………………………………………… …………………………………………………………………… ……………………………………………………………………

/ GANJIL | GENAP * )

Aspek yang dinilai dan perolehan skor Perolehan No. Nama Siswa Skor a b c d
Aspek yang dinilai dan perolehan skor
Perolehan
No.
Nama Siswa
Skor
a
b
c
d
e
f
g
h
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
Keterangan :
Skor
Aspek yang dinilai

1 = Tidan melakukan / Belum terlihat

2 = Kadang-kadang melakukan / Mulai terlihat

3 = Kadang-kadang tidak melakukan / Mulai berkembang

4 = Sering melakukan / Menjadi karakter

a. Relegius

b. Jujur

c. Terbuka

d. Responsif

e. Tanggung jawab

f. Rasa ingin tahu

g. Percaya diri

h. Menghargai pendapat/karya teman

Lampiran 2.2

LEMBAR PENILAIAN DIRI (SIKAP SPIRITUAL DAN SOSIAL)

Petunjuk!

o

Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti.

o

Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hari.

Nama Peserta Didik : …………………

Kelas / Nomor Absen : …………………

: …………………

Hari / Tanggal Penilaian Diri

 

PERNYATAAN

 

ASPEK SIKAP

 

SENDIRI

   

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

 

SPIRITUAL

         

1. RELEGIUS

       

(1)

= TIDAK PRNAH

 

2. TOLERANSI

       

(2) = KADANG-KADANG (3) = SERING

3. JUJUR

       

(4) = SELALU

SOSIAL

       

1. RESPONSIF

       

2. DISIPLIN

       

3. TANGGUNG JAWAB

       

4. RASA INGIN TAHU

       

5. MENGHARGAI PENDAPAT

       

6. TERBUKA

       

7. SANTUN

       

8. PERCAYA DIRI

       

PEROLEHAN SKOR

 

Nilai Ketuntasan Sikap Spiritual dan Sosial

Modus

Predikat

4

Sangat Baik (SB)

3
3
Baik (B)
Baik (B)
 

2 Cukup (C)

 

1 Kurang (K)

Lampiran 2.3

LEMBAR PENILAIAN ANTAR TEMAN (SIKAP SPIRITUAL DAN SOSIAL)

Petunjuk!

o

Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti.

o

Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hari.

Nama Peenilai : …………………

Nama Teman yang Dinilai : …………………

Kelas : …………………

: …………………

Hari / Tanggal Penilaian

 

PERNYATAAN

 

ASPEK SIKAP

 

SENDIRI

   

KETERANGAN

(1)

(2)

(3)

(4)

 

SPIRITUAL

         

1. RELEGIUS

       

(1)

= TIDAK PRNAH

(2) = KADANG-KADANG

         

2. TOLERANSI

(3) = SERING (4) = SELALU

3. JUJUR

       

SOSIAL

         

1. RESPONSIF

       

2. DISIPLIN

       

3. TANGGUNG JAWAB

       

4. RASA INGIN TAHU

       

5. MENGHARGAI PENDAPAT

       

6. TERBUKA

       

7. SANTUN

       

8. PERCAYA DIRI

       

PEROLEHAN SKOR

 

Nilai Ketuntasan Sikap Spiritual dan Sosial

Modus

Predikat

4

Sangat Baik (SB)

3
3
Baik (B)
Baik (B)
 

2 Cukup (C)

 

1 Kurang (K)

Lampiran 3.1

KISI-KISI DAN BUTIR SOAL TES (Tes Tertulis)

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Kompetensi Dasar

Waktu

: SMP/MTs : Matematika : VIII / 2 (Genap) : Peluang : Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasarkan sekelompok data nyata. : 50 menit

No.

Indikator Soal

Butir Soal

No.

Skor

Soal

Maks.

1.

Siswa dapat memberikan pengertian dari beberapa istilah dalam peluang.

Jelaskan pengertian dari:

 

1 8

a. Ruang sampel dan titik sampel.

b. Peluang empirik dan teoritik.

 

c. Frekuensi relatif dan harapan.

2.

Siswa dapat menentukan peluang empirik dari beberapa kali pelemparan sebuah dadu.

Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, diperoleh 10 kali muncul mata dadu 1, 12 kali muncul mata dadu 2, 11 kali muncul mata dadu 3, dan 8 kali muncul mata dadu 4. Tentukan peluang empirik muncul mata dadu kurang dari 4.

 

2 8

3.

Dalam suatu kantong terdapat tiga jenis kelereng berbeda warna, siswa dapat menentu- kan peluang atas pengambilan sebuah kelereng dari dalam kantong.

Suatu kantong berisi 2 kelereng merah, 3 kelereng putih, dan 5 kelereng biru. Kemudian diambil sebuah kelereng dari kantong itu.

 

3 11

a. Tentukan peluang terambil kelereng merah.

 

b. Tentukan peluang terambil kelereng putih.

c. Tentukan peluang terambil kelereng bukan biru (biru komplemen).

4.

Dua buah dadu digelindingkan secara bersamaan, siswa dapat menentukan frekuensi harapan dari jumlah kedua mata dadu.

Dadu hitam dan putih digelindingkan secara bersama-sama 36 kali. Tentukan frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6.

 

4 8

Lampiran 3.2

NASKAH SOAL ULANGAN HARIAN (Tes Tertulis)

Satuan Pendidikan : SMP/MTs Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VIII-

Materi

Kompetensi Dasar : Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasarkan sekelompok data nyata.

Tanggal Pelaksanaan :

/ 2 (Genap)

: Peluang

Petunjuk!

- Selesaikan soal berikut dengan percaya diri, teliti dan jujur.

- Tulis jawabanmu pada lembar jawaban yang telah disediakan.

- Waktu mengerjakan maksimal 50 menit.

   

Skor

No.

Butir Soal

Maks.

1.

Jelaskan pengertian dari:

8

a. Ruang sampel dan titik sampel.

b. Peluang empirik dan teoritik.

c. Frekuensi relatif dan harapan.

2.

Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, diperoleh 10 kali muncul mata dadu 1, 12 kali muncul mata dadu 2, 11 kali muncul mata dadu 3, dan 8 kali muncul mata dadu 4. Tentukan peluang empirik muncul mata dadu kurang dari 4.

8

3.

Suatu kantong berisi 2 kelereng merah, 3 kelereng putih, dan 5 kelereng biru. Kemudian diambil sebuah kelereng dari kantong itu.

11

a. Tentukan peluang terambil kelereng merah.

b. Tentukan peluang terambil kelereng putih.

c. Tentukan peluang terambil kelereng bukan biru (biru komplemen).

4.

Dadu hitam dan putih digelindingkan secara bersama-sama 36 kali. Tentukan frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6.

8

Selamat bekerja, semoga sukses.

Lampiran 4

Alternatif Penyelesaian dan Pedoman Penskoran (Tes Tertulis)

Satuan Pendidikan : SMP/MTs

Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Kompetensi Dasar

: Matematika : VIII / 2 (Genap) : Peluang : Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasarkan sekelompok data nyata.

No.

   

Soal

Alternatif Penyelesaian

Penskoran

1.

a. Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin pada suatu percobaan/kejadian. Ruang sampel suatu percobaan dapat dinyatakan dalam bentuk diagram pohon atau tabel. Titik sampel adalah anggota dari ruang sampel atau kemungkinan- kemungkinan yang akan muncul.

2

b. Peluang yang nilainya ditentukan melalui percobaan yang dilakukan berulang kali disebut peluang empirik. Perhitungan peluang empirik diperoleh dari banyak kejadian yang muncul dibagi dengan banyak percobaan yang dilakukan. Peluang teoritik (sering disebutkan peluang saja) diperoleh melalui pendekatan dari peluang empirik jika percobaan yang dilakukan sampai tak hingga atau tak terbatas. Perhitungan peluang teoritik diperoleh dari kejadian yang muncul dibagi dengan banyak kejadian yang mungkin terjadi (ruang sampel).

3

c. Frekuensi relatif adalah banyak kejadian yang muncul dibandingkan terhadap banyak percobaan yang dilakukan, atau banyak kejadian yang muncul dibagi banyak percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif disebut juga dengan peluang empirik. Frekuensi harapan adalah peluang kejadian yang muncul dikalikan dengan banyak percobaan yang dilakukan.

3

 

Skor maksimum

8

2.

Diketahui

: dari pelemparan sebuah dadu sebanyak 60 kali muncul mata dadu 1 sebanyak 10 kali muncul mata dadu 2 sebanyak 12 kali muncul mata dadu 3 sebanyak 11 kali muncul mata dadu 4 sebanyak 8 kali

 

1

Ditanyakan

: peluang empirik muncul mata dadu kurang dari 4.

1

Penyelesaian :

 

Muncul mata dadu kurang dari 4 sebanyak 11 kali muncul muka dadu 3

 

3

 

12

kali muncul muka dadu 2

10

kali muncul muka dadu 1

33

kali

Sehingga peluang empirik muncul mata dadu kurang dari 4 adalah = banyak kejadian yang muncul : banyak percobaan = 33/60 atau 11/20

 

3

 

Skor maksimum

8

3

Diketahui

: dalam satu kantong berisi 10 kelereng antara lain

 

1

2

kelereng warna merah,

3

kelereng warna putih,

5

kelereng warna biru,

Ditanyakan

yang akan diambil sebuah kelereng secara acak. : a. peluang terambil kelereng warna merah,

 

1

b. peluang terambil kelereng warna putih,

c. peluang terambil kelereng bukan warna biru.

No.

   

Soal

Alternatif Penyelesaian

Penskoran

 

Penyelesaian :

 

a. Karena dalam kantong, kelereng warna merah ada 2 buah, maka peluang terambil sebuah kelereng warna merah = 2/10 atau 1/5.

3

b. Karena dalam kantong, kelereng warna putih ada 3 buah, maka peluang terambil sebuah kelereng warna putih = 3/10.

3

c. Kelereng bukan warna biru, berarti kelereng tersebut berwarna merah atau putih yang berjumlah 2 + 3 = 5 buah kelereng. Sehingga peluang terambil sebuah kelereng bukan warna biru = 5/10 atau 1/2.

3

Skor maksimum

11

4.

4. Diketahui : dua buah dadu (hitam dan putih) digelindingkan 36 kali. Ditanyakan : frekuensi harapan
4. Diketahui : dua buah dadu (hitam dan putih) digelindingkan 36 kali. Ditanyakan : frekuensi harapan

Diketahui

: dua buah dadu (hitam dan putih) digelindingkan 36 kali.

Ditanyakan

: frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6.

Penyelesaian :

H/P

1

2

3

4

5

6

1

1,1

1,2

1,3

1,4

1,5

1,6

2

2,1

2,2

2,3

2,4

2,5

2,6

3

3,1

3,2

3,3

3,4

3,5

3,6

4

4,1

4,2

4,3

4,4

4,5

4,6

5

5,1

5,2

5,3

5,4

5,5

5,6

6

6,1

6,2

6,3

6,4

6,5

6,6

Dari tabel di atas, diperoleh:

- banyak titik sampel (ruang sampel) = 36,

- titik sampel (anggota ruang sampel) yang berjumlah 6 sebanyak 5,

- peluang kejadian muncul mata dadu berjumlah 6 yaitu 5/36. Sehingga frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6 adalah

= peluang kejadian x banyak percobaan

= 5/36 x 36 kali

= 5 kali

Skor maksimum

Jumlah skor maksimal

1

2

2

3

8

35

Penghitungan Skor Akhir

Skor Akhir =

Jumlah Skor

35

x 4

Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan

Rentang Angka

Huruf

3,85 4,00

A

3,51 3,84

A-

3,18 3,50

B+

2,85 3,17

B

2,51 2,84

B-

2,18 2,50

C+

1,85 2,17

C

1,51 1,84

C-

1,18 1,50

D+

1,00 1,17

D

ANALISIS CAPAIAN HASIL BELAJAR

Mata Pelajaran Kelas / Semester Tahun Pelajaran Materi Kompetensi Dasar

: MATEMATIKA

: VIII-

: 2014/2015

: …………………………………………………………………… : …………………………………………………………………… …………………………………………………………………… …………………………………………………………………… …………………………………………………………………… ……………………………………………………………………

/ GANJIL | GENAP * )

Indikator dalam satu RPP Kesimpulan Pencapaian Pengetahuan No. Nama Siswa Keteram- Sikap Pengetahuan Yang sudah
Indikator dalam satu RPP
Kesimpulan
Pencapaian Pengetahuan
No.
Nama Siswa
Keteram-
Sikap
Pengetahuan
Yang sudah
Yang belum
pilan
dikuasai** )
dikuasai** )
a* )
b* )
a* )
b* )
c* )
a* )
b* )
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.

Keterangan:

* )

** )

indikator yang dinilai (rincian sikap, pengetahuan, dan keterampilan). Di bawahnya diisi dengan skor yang diperoleh peserta didik terkait kemampuan tersebut. menyatakan kemampuan yang belum dan sudah dikuasai seorang peserta didik untuk menentukan ada tidaknya perlakuan (remedial/pengayaan).

JURNAL PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMP

Mata Pelajaran

: MATEMATIKA

Semester

: GANJIL | GENAP * )

Tahun Pelajaran

: 2014/2015

HARI /

NAMA SISWA / KELAS

 

URAIAN KEJADIAN / PERMASALAHAN

 

TANGGAL.

ASPEK YANG DIAMATI

TINDAK LANJUT / PENYELESAIAN

RPP Materi Peluang Kelas 8 SMP/MTs

23