Anda di halaman 1dari 11

ASAL-USUL KEHIDUPAN

(PENELITIAN PADA DAGING MENTAH)

Kelompok 3
Nama anggota :
Annisa Eka Laras
saty (04)
Aura Leilashafa Dibhan (07)
Ayu Dwi Wahyuni (09)
Cindy Meilinda (17)
Dika Ardilla Sari (27)

Eka Anggraini (33)


Daftar isi
1. Pendahuluan
1.1. Latar Belakang Pemilihan Judul Asal-usul Kehidupan
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan Penelitian
1.4. Manfaat Penelitian
2. Membuat Hipotesis
3. Melakukan Percobaan/ Penelitian
3.1. Bahan dan Alat Penelitian
3.2. Langkah-langkah Kerja
3.3. Keterangan Tambahan
4. Pengumpulan Data
4.1. Hari Pertama
4.2. Hari Kedua
4.3. Hari Ketiga
5. Kesimpulan
6. Penutup

1. Pendahuluan

Puji syukur kepada Allah SWT. Sehingga kami, para peneliti


dari kelompok 3 berhasil menyelesaikan laporan ini. Kami
sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu kami dalam menyelesaikan laporan ini.
Dan berikut adalah pendahuluan dari kami yang dibagi
menjadi 3 bagian. Yaitu:
1.1. Latar Belakang
Kehidupan

Pemilihan

Judul

Asal-usul

Allah SWT menciptakan setiap makhluk hidupnya


dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Dalam proses kehidupan , setiap makhluk hidup saling
berkaitan.
Akan tetapi, tentunya setiap proses memiliki suatu
permulaan. Tanpa awal, pasti tiada proses, dan tiada akhir.
Adanya proses kehidupan, pasti ada asal-usulnya. Singkat
kata, dikarenakan hal itu, judul dari laporan kami adalah
Asal-Usul Kehidupan.
Di penelitian kali ini, para peneliti tidak meneliti
semua aspek tentang kehidupan, tapi kami hanya
melakukan penelitian dengan mengambil salah satu contoh
yang paling umum, yaitu meneliti asal-usul belatung yang
berasal dari daging mentah yang membusuk.
1.2. Rumusan Masalah
Bertitik tolak pada latar belakang pemilihan judul yang telah
kami kemukakan tadi, maka akan dijelaskan tentang
masalah yang akan dibahas kali ini. Berikut rumusan
masalah yang akan kita bahas nanti:
Bagaimana perubahan pada daging di ketiga toples?
Darimanakah asal belatung tersebut?

1.3. Tujuan Penelitian

Dalam suatu aktivitas maka segala yang dilakukan


seseorang, diharapkan memiliki tujuan tertentu yang akan
dicapai. Suatu kegiatan yang dilakukan tanpa didasari suatu
tujuan seperti suatu kegiatan yang berjalan tanpa arah,
dimana hal ini akan sulit menentukan titik akhir kegiatan itu.
Demikian pula dengan penelitian yang penulis lakukan.
Sebagaimana Sutrisno Hadi yang telah ditulis oleh Isnaini
memberikan batasan tentang tujuan penelitian yang
mengatakan bahwa:
Suatu penelitian khususnya dalam ilmu pengetahuan pada
umumnya bertujuan untuk menemukan, mengembangkan
atau mengujii kebenaran suatu pengetahuan(1991: 11).
Dalam hal ini tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti
dalam penelitian ini adalah:
1.Tujuan umum:
Mendapat nilai IPA yang maksimal untuk mendukung nilai
di raport.
2.Tujuan khusus:
Membuktikan hasil penelitian dari Fransisco Redi
Hasil dari tugas ini dapat dijadikan referensi di masa
mendatang.
Mengetahui sejauh mana kemampuan para peneliti
dalam penelitian ini.
1.4. Manfaat Penelitian
Suatu penelitian mempunyai manfaat yang besar
bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan
bangsa. Dengan suatu penelitian maka dapat diketahui
tentang sesuatu / hal hal dan dijelaskan tentang beberapa
faktor baik yang menghambat maupun yang menunjang
pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam hal ini maka

Muhammad Ali yang telah ditulis oleh Isnaini mengatakan


bahwa:
Penelitian mempunyai manfaat yang sangat besar baik
sebagai sarana dalam menyusun perencanaan, membuat
kebijaksaan,
maupun
untuk
menyusun
strategi
pengembangan suatu bidang ilmu pengetahuan dan
khususnya dalam bidang pendidikan(1991: 11)
Adapun manfaat penelitian ini adalah:
-

Diharapkan penelitian ini dapat memberikan


pengetahuan baru kepada semua responden.

ilmu

-Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi input yang


berharga bagi SMKN 1 Banyuwangi.
-Dan tak lupa penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat bagi
kami, para peneliti dari jurusan akuntansi. Yang kelihatannya
lebih banyak berhubungan pada keuangan.
-Tak lupa, hasil penelitian ini diharapkan pula bisa menjadi
pedoman untuk penelitian ulang berikutnya.
2. Membuat Hipotesis
Sebelum penelitian dimulai, kami membuat hipotesis
atau dugaan sementara sebelumnya. Kami menduga bahwa:
Daging dengan toples terbuka akan muncul belatung,
Daging di dalam toples dengan tutup kasa menjadi kering
dan berjamur.
Dan daging yang ada di dalam toples dengan tutup plastik
tidak terjadi perubahan apa pun.
Belatung muncul dari telur lalat yang mengerubungi
daging yang membusuk.
3. Melakukan Percobaan/ Penelitian

Di percobaan penelitian ini, para peneliti membaginya menjadi


3 bagian, yaitu:
3.1. Bahan dan alat penelitian
3.2. Langkah-langkah Kerja
3.3. Keterangan tambahan

3.1. Bahan dan Alat Penelitian


Setelah menarik hipotesis, kami mulai melakukan penelitian.
Berikut bahan dan alat yang diperlukan:
Tiga buah toples

Lup (kaca pembesar)


Kain kasa

Plastik transparan

Tali/ benang

Tiga potong daging mentah

Silet

Isolasi

3.2. Langkah-langkah Kerja


1. Masukkan daging mentah yang telah dipotong oleh silet
ke masing-masing toples.
2. Membiarkan salah satu toples terbuka, menutup salah
satu toples dengan plastik, toples lain dengan kain kasa,
dan mengikatnya dengan kuat menggunakan tali dan
supaya lebih tertutup rapat, lapisi dengan selotip.
3. Meletakkan ketiga stoples itu di tempat terbuka.

4. Membiarkannya selama tiga hari dan


perubahan pada ketiga toples tersebut.

mengamati

5. Mencatat hasil pengamatan.


3.3. Keterangan Tambahan
Setelah
melakukan
langkah-langkah
kerja
tersebut,
penelitian dimulai, dan didapat toples berisi daging tanpa
tutup, toples berisi daging dengan tutup kain kasa, dan
toples berisi daging dengan tutup plastik. Penelitian akan
dilakukan selama tiga hari. Dimulai dari hari saat persiapan
untuk penelitian sudah dimulai, yakni hari Senin, dan
diakhiri pada hari Rabu.

4. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:
4.1. Data Hari Pertama
4.2. Data Hari Kedua
4.3. data Hari Ketiga

4.1.Hari pertama.
Belum ada perubahan yang signifikan pada ketiga
toples tersebut. hanya saja bau daging sudah mulai
menyengat.
4.2.Hari kedua.
Perubahan sudah mulai terlihat . Berikut hasil pengamatan
kami:
Bau daging pada toples yang terbuka semakin
menyengat. Dan pada daging muncul bintik-bintik putih.

Kami menduga itu adalah jamur.


mengerubungi daging tersebut.

Lalat-lalat

terlihat

Pada daging di toples dengan tutup kain kasa, hanya


perubahan bau saja, yakni semakin menyengat. Lalat-lalat
juga mengerubungi toples tersebut, akan tetapi mereka
terhalang oleh kain kasa. Sehingga mereka hanya
berkeliling di atas toples. Jumlah lalat di sekitar toples ini
lebih sedikit daripada yang ada di toples terbuka.
Pada daging di toples dengan tutup plastik, daging
mengeluarkan air. Dan di tutup plastiknya terdapat uap air
atau embun. Dengan ini, runtuh sudah teori kami tentang
tidak adanya perubahan pada toples berisi daging dengan
tutup plastik.

4.3.Hari ketiga.
Its Final Day. Di hari ketiga ini, Bau daging terasa semakin
menyengat. Perubahan di hari itu. Berikut perubahanperubahan pada daging berdasarkan pengamatan peneliti:
Pada toples terbuka, daging menjadi berjamur, berair,
berbau busuk, dan muncul banyak belatung, warnanya
yang semula merah dan sedikit pucat, menjadi merah
kehitaman. Tetapi di daging bagian bawah tetap berwarna
pucat . lalat masih mengerubungi daging tersebut. lalat
masih mengerubungi daging itu.
Pada toples yang ditutup kain kasa, dagingnya tampak
membusuk, berair sedikit, berbau busuk, dan ada bintikbintik putih seperti pada toples pertama pada hari kedua.
Warna daging yang semula merah segar, pada hari ketiga
menjadi berwarna merah pucat dan kehitam hitaman.
Baunya pun juga sangat menyengat. Dan juga beberapa
lalat sudah masuk ke kain kasa.

Pada toples yang ditutup plastik, dagingnya berair dan


airnya lebih banyak dari hari kedua, warna dagingnya
coklat kehitaman, dan embun pada plastik semakin
banyak.
5. Kesimpulan
Setelah mengamati selama tiga hari, akhirnya kami bisa
menarik kesimpulan bahwa belatung itu adalah larva lalat. Dan
larva lalat berasal dari telur lalat. Melihat banyaknya lalat yang
mengerubungi daging pada hari kedua dan ketiga, kami
menduga bahwa telur lalat bisa ada di daging tersebut
dikarenakan lalat yang hinggap disana dan meninggalkan
telurnya dan akhirnya telur-telur itu menetas menjadi
larva/belatung.
Dari penelitian ini, kami bisa menyimpulkan 3 hal, yaitu:
1. Omne vivum ex vivo (semua makhluk hidup berasal dari
kehidupan sebelumnya)
2. Omne vivum ex ovo (semua yang hidup berasal dari telur)
3. Omne ovum ex vivo (semua telur berasal dari makhluk
hidup)
Dan mengapa toples berisi daging dengan tutup plastik
tidak muncul belatung atau bintik-bintik putih yang ternyata
telur lalat? Itu dikarenakan toples itu tertutup rapat oleh
plastik. sehingga daging tersebut tidak terkontaminasi oleh
lalat.

6. Penutup
Demikian laporan tentang penelitian kami. Apabila ada
salah kata atau ada sanggahan, kritik, atau saran yang ingin
diberikan pada kami. Kami menerimanya dengan tangan
terbuka. Terima kasih, wassalammualaikum wr. Wb.