Anda di halaman 1dari 20

MESIN KONVERSI ENERGI

Steam engine,Stirling engine & Steam power plant

Oleh :

RIKI RIDHO SETIAWAN

5141121024

DANIEL F. PURBA

5143121005

HANSEL T. SITANGGANG

5143121009

MESIN KONVERSI ENERGI Steam engine,Stirling engine & Steam power plant Oleh : RIKI RIDHO SETIAWAN 5141121024

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN S1 UNIVERSITAS NEGERI MEDAN T.A 2016/2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dimana atas kasih dan rahmat nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini berisikan tentang mesin konversi energi dan makalah ini bertujuan untuk penulis mau pun untuk kita semua agar kita mengetahui konsep konversi energi, fungsi- fungsi mesin konversi energi, serta prinsip-prinsip energi, makalah ini dibuat agar penulis dapat lebih memahami dan mengerti sehingga lebih menambah wawasan bagi penulis dan pembaca melalui penyajian tersebut, maka diharapkan makalah ini dapat membantu penulis dalam kegiatan belajar sehingga dapat meraih prestasi yang lebih baik Penulis menyadari masih banyak kesalahan maupun kekurangan yang harus dillengkapi oleh karena itu kritik maupun saran dari pembaca yang membangun, akan penulis terima dengan senang hati, guna menyempurnakan makalah ini.

Medan , 06 Maret 2016

Tim penulis Kelompok

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

 

4

 
  • 1.1 LATAR BELAKANG

4

  • 1.2 RUMUSAN MASALAH

4

  • 1.3 TUJUAN PENULISAN

4

  • 1.4 MANFAAT PENULISAN

4

BAB II

KAJIAN TEORI DAN PENJELASAN

 

5

 
  • 2.1. STEAM POWER PLANT

5

  • 2.2. STEAM ENGINE

9

  • 2.3. STIRLING ENGINE

........................................................................

16

BAB III

PENUTUP

 

20

3.1

KESIMPULAN

20

3.2

SARAN

20

DAFTAR PUSTAKA

 

21

BAB

I

PENDAHULUAN

  • A. Latar belakang

Berbicara mengenai Mesin konversi energi erat kaitannya dengan perpindahan panas , termodinamika serta fisika teknik.Dimana Mesin konversi energi menjadi salah satu bahan utama bagi penggunaan sumber daya alam yang ada. Oleh karena mesin konversi energi ini sangat dimanfaatkan pada kebutuhan pabrik-pabrik atau pun alat-alat kendaraan sejenisnya. agar mesin yang dikonversi memiliki kualitas yang baik, dari segi mutu maupun kemampuan alat yang akan dipergunakan, maka energi-energi yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin seperti air,udara,atau lainnya. Mesin-mesin yang telah dikonversi juga mampu bersaing dimacam-macam tipe mesin yang ada, seperti halnya mesin uap yang sampai kini masih dipergunakan, itu hal nya mesin konversi energi dapat mengikuti perkembangan zaman, terlebih pada era globalisasi, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang berkembang dengan sangat pesat.

  • B. Rumusan Masalah

    • 1. Apa yang dimaksud dengan mesin uap ?

    • 2. Bagaimana proses kerja mesin konversi ?

    • 3. Metode apa yang digunakan sebagai konversi energi pada mesin?

      • C. Tujuan Penulisan

        • 1. Mengetahui prinsip dasar mesin konversi energi

        • 2. Mengetahui model mesin-mesin yang telah dikonversi

        • 3. Mengetahui proses kerja mesin-mesin yang telah dikonversi

          • D. Manfaat Penulisan

            • 1. Bagi rekan-rekan mahasiswa Makalah ini dapat menambah pengetahuan mengenai mesin konversi energi yang merupakan salah satu materi dalam mata kuliah pengantar antara ilmu perpindahan panas , termodinamika serta fisika teknik.

            • 2. Bagi Pembaca Makalah ini dapat menambah wawasan bagi pembaca mengenai mesin konversi energi dan agar para pembaca dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

BAB II KAJIAN DAN PENJELASAN TEORI

STEAM POWER PLANT

TEORI DASAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU)

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan suatu sistem pembangkit listrik dengan mengkonversikan energi kimia menjadi energi listrik dengan menggunakan uap air sebagai fluida kerjanya,yaitu dengan memamfaatkan energi kinetik uap untuk menggerakkan poros turbin yang selanjutnya poros turbin menggerakkan generator. Dari generator inilah dibangkitkan energi listrik. Pada dasarnya prinsip kerja PLTU ini adalah menggunakan siklus AIR - UAP - AIR, dimana merupakan suatu sistem tertutup dimana air hasil dari pengkondensasian uap di kondenser dan air hasil treatment (yang sudah dimurnikan) yang dari make up water dipompakan oleh kondensat pump kepemanas tekanan rendah yg sering disebut low pressure heater. Dari sini air dimasukan lagi kedalam Dearator untuk menghilangkan kadar kandungan oksigennya dan selanjutnya masuk ke High pressure heater dan Economizer yg dipompakan oleh Boiler feed pump,Dari economizer air dimasukan ke Steam drum dan dialir kepipa down comer untuk dipanaskan di walls tube oleh boiler sampai menghasilkan uap yang nantinya Uap hasil pemanasan inilah yang digunakan untuk menggerakkan sudu-sudu turbin sehingga menggerakkan poros turbin.Dari hasil putaran poros turbin kemudian memutar poros generator yang dihubungkan dengan koupling sehingga putaran ini menghasilkan energi listrik.

Pengertian PLTU

PLTU adalah jenis pembangkit listrik tenaga thermal yang banyak digunakan, karena efisiensinya baik dan bahan bakarnya mudah didapat sehingga menghasilkan energi listrik yang ekonomis. PLTU merupakan mesin konversi energi yang merubah energi kimia dalam bahan bakar menjadi energi listrik.Proses konversi energi pada PLTU berlangsung melalui 3 tahapan, yaitu :Pertama, energi kimia dalam bahan bakar diubah menjadi energi panas

dalam bentuk uap bertekanan dan temperatur tinggi.Kedua, energi panas (uap) diubah menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran.Ketiga, energi mekanik diubah menjadi energi listrik PLTU pada umumnya mengunakan bahan bakar minyak dan batu bara. PLTU yang menggunakan minyak sebagai bahan bakarnya memiliki gas buang yang relatif bersih dinbandingkan dengan PLTU yang mengunakan batu bara PLTU batu bara lebih cocok dipakai pada wilayah yang memiliki kandungan batu bara yang banyak seperti daerah sumatera.

Siklus Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

PLTU mengunakan kerja fluida air uap yang bersikulasi secara tertutup. Siklus tertutup artinya menggunakan fluida yang sama secara berulang-ulang. Urutan sirkulasinya secara singkat adalah sebagai berikut. Pertama air diisikan ke boiler hingga mengisi penuh seluruh luas permukaan pemindah panas. Didalam boiler air ini dipanaskan dengan gas panas hasil pembakaran. Bahan bakar dengan udara sehingga berubah menjadi uap. Kedua uap hasil produksi boiler dengan tekanan dan temperature tertentu diarahkan untuk memu langsung antara turbin sehingga menghasilkan daya mekanik berupa putaran. Ketiga generator yang dikopel langsung dengan turbin berputar menghasilkan energy listrik sebagai hasil perputaran medan magnet dalam kumparan. Uap bekas keluar turbin masuk ke kondensor untuk didinginkan dengan air pendingin agar berubah kembali menjadi air. Air kondensat hasil kondensasi uap kemudian digunakan lagi sebagai pengisi boiler. Sekalipun siklus fluida kerjanya merupakan siklus tertutup namun jumlah air dalam siklus akan mengalami pengurangan. Pengurangan air ini disebabkan oleh kebocoran baik kebocoran yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Untuk mengantikan air yang hilang maka perlu adanya penambahana air kedalam siklus criteria air penambah ini harus sama dengan air yang ada dalam siklus.

Dibandingkan

jenis

pembangkit

lainya

keunggulan. keunggulan tersebut antara lain:

PLTU memiliki beberapa

  • a. Dapat dioperasikan dengan menggunakan berbagai jenis bahan bakar seperti padat,cair,gas.

  • b. Dapat dibangun dengan kapasitas yang bervariasi

  • c. Dapat dioperasikan dengan berbagai model pembebanan

  • d. Kontinuitas operasinya tinggi

  • e. Usia pakai (life time) reatif lama Namun

PLTU

juga

memuyai

beberapa

kelemahan

yang

harus

dipertimbangkan dalam memilih jenis pembangkit termal. Kelemahan itu adalah:

  • a. Sangat tergantung pada tersedianya pasokan bahan bakar

  • b. Tidak dapat dioperasikan (start) tanpa pasok listrik dari luar

  • c. Memerlukan tersedianya air pendingin yang sangat banyak dan kontinu

  • d. Investasi awalnya mahal

Cara kerja steam power plant

Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah Generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari uap panas/kering. Pembangkit listrik tenaga uap menggunakan berbagai macam bahan bakar terutama batu bara dan minyak bakar serta MFO untuk start up awal.

PLTU batubara, bahan bakar yang digunakan adalah batubara uap yang terdiri dari kelas sub bituminus dan bituminus. Lignit juga mulai mendapat tempat sebagai bahan bakar pada PLTU belakangan ini, seiring dengan perkembangan teknologi pembangkitan yang mampu mengakomodasi batubara berkualitas rendah.

Berikut Gambar dan Cara Kerja PLTU :

Keterangan gambar : 1. Air diisikan ke boiler hingga mengisi penuh seluruh luas permukaan pemindah panas.pompa, lokomotif dan kapal laut, dan sangat penting dalam Revolusi Industri . 8 " id="pdf-obj-7-2" src="pdf-obj-7-2.jpg">

Keterangan gambar :

  • 1. Air diisikan ke boiler hingga mengisi penuh seluruh luas permukaan pemindah panas. Didalam boiler air ini dipanaskan dengan gas panas hasil pembakaran bahan bakar dengan udara sehingga berubah menjadi uap.

  • 2. Uap hasil produksi boiler dengan tekanan dan temperatur tertentu diarahkan untuk memutar turbin sehingga menghasilkan daya mekanik berupa putaran.

  • 3. Generator yang dikopel langsung dengan turbin berputar menghasilkan energi listrik sebagai hasil dari perputaran medan magnet dalam kumparan, sehingga ketika turbin berputar dihasilkan energi listrik dari terminal output generator.

  • 4. Uap bekas keluar turbin masuk ke kondensor untuk didinginkan dengan air pendingin agar berubah kembali menjadi air yang disebut air kondensat. Air kondensat hasil kondensasi uap kemudian digunakan lagi sebagai air pengisi boiler.

  • 5. Demikian siklus ini berlangsung terus menerus dan berulang-ulang.

STEAM ENGINE

Mesin uap adalah mesin yang menggunakan energi panas dalam uap air dan mengubahnya menjadi energi mekanis. Mesin uap digunakan dalam pompa, lokomotif dan kapal laut, dan sangat penting dalam Revolusi Industri.

Mesin uap merupakan mesin pembakaran eksternal, dengan cairan yang terpisah dari hasil pembakaran. Sumber panas yang dapat digunakan yaitu tenaga surya, tenaga nuklir, atau tenaga panas bumi. Jika uap berkembang melalui piston atau turbin, akan menyebabkan kerja mekanik.

Contoh mesin uap silinder

Mesin uap (steam engines) masuk dalam kategori pesawat kalor, yaitu peralatan yang digunakan untuk merubah tenaga termis dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis melalui proses pembakaran. Ada dua jenis pesawat kalor yaitu Internal Combustion Engines/ICE (motor pembakaran dalam) dan External Combustion Engines/ECE (motor pembakaran luar). Pada pesawat kalor jenis ICE, proses pembakaran bahan bakar untuk mengasilkan tenaga mekanis dilakukan didalam peralatan itu sendiri; sedangkan pada ECE, peralatan ini hanya merubah tenaga termis menjadi tenaga mekanis adapun proses pembakaran dilakukan diluar peralatan tersebut. Contoh dari pesawat kalor jenis ICE adalah motor bensin dan motor disel yang sangat populer sebagai prime mover baik untuk otomotif maupun untuk industri. Pada motor bensin dan motor disel proses pembakaran bahan bakar (bensin/solar) dilakukan didalam silinder motor itu sendiri dan perubahan tenaga termis hasil pembakaran menjadi tenaga mekanis juga dilakukan didalam pesawat itu sendiri melalui gerakan kian kemari dari piston menjadi gerakan putaran dari crank shaft. Mesin uap menggunakan uap air sebagai media penghantar kalor. Uap biasa disebut sebagai zat kerja mesin uap. Terdapat dua jenis mesin uap, yakni mesin uap tipe bolak balik dan mesin uap turbin (turbin uap). Rancangan alatnya sedikit berbeda tetapi kedua jenis mesin uap ini mempunyai kesamaan, yakni menggunakan uap yang dipanaskan oleh pembakaran minyak, gas, batu bara atau menggunakan energi nuklir

1. Mesin uap tipe bolak balik Air dalam wadah biasanya dipanaskan pada tekanan yang tinggi. Karena dipanaskan pada tekanan yang tinggi maka proses pendidihan air terjadi pada suhu yang tinggi (ingat pembahasan mengenai pendidihan Teori kinetik gas).Suhu

berbanding lurus dengan tekanan. Semakin tinggi suhu uap, semakin besar tekanan uap. Uap bersuhu tinggi atau uap bertekanan tinggi tersebut bergerak melewati katup masukan dan memuai terhadap piston. Ketika memuai, uap mendorong piston sehingga piston meluncur ke kanan. Dalam hal ini, sebagian kalor uap berubah menjadi energi kinetik (uap melakukan kerjaterhadap piston -- W = Fs). Pada saat piston bergerak kekanan, roda yang dihubungkan dengan piston berputar (1). Setelah melakukan setengah putaran, roda menekan piston kembali ke posisinya semula(2). Ketika piston bergerak ke kiri, katup masukan dengan sendirinya tertutup, sebaliknya katup pembuangan dengan sendirinya terbuka. Uap tersebut dikondensasi oleh kondensor sehingga berubah menjadi embun (embun = air yang berasal dari uap). Selanjutnya, air yang ada di dalam kondensordipompa kembali ke wadah untuk dididihkan lagi. Demikian seterusnya karena prosesnya terjadi secara berulang-ulang maka pistonbergerak ke kanan dan ke kiri secara terus menerus. Maka roda pun berputar secara terus menerus.Putaran roda bisaa digunakan untuk menggerakan sesuatu. Proses perubahan bentuk energi dan perpindahan energi pada mesin uap tipe bolak balik di atas bisa dijelaskan seperti ini : Bahan bakar fosil (batu bara/minyak/gas) memiliki energi potensial kimia. Ketika bahan bakar fosil dibakar, energi potensial kimia berubah bentuk menjadi kalor. Kalor yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar fosil digunakan untuk memanaskan air (kalor berpindah menuju air dan uap). Selanjutnya sebagian kalor pada uap berubah bentuk menjadi energy kinetik translasi piston, sebagian lagi diubah menjadi energi dalam air. Sebagian besar energi kinetic translasi piston berubah menjadi energi kinetik rotasi roda pemutar, sebagian kecil berubah menjadi kalor (kalor timbul akibat adanya gesekan antara piston dengan silinder). Jikadigunakan untuk membangkitkan listrik maka energi kinetik rotasi roda pemutar berubah bentuk menjadi energi listrik.

2. Turbin uap Pada dasarnya prinsip kerja turbin uap sama dengan mesin uap tipe bolak balik.

2. Turbin uap Pada dasarnya prinsip kerja turbin uap sama dengan mesin uap tipe bolak balik. Perbedaannya mesin uap tipe bolak balik menggunakan piston, sedangkan turbin uap menggunakan turbin. Pada mesin uap tipe bolak-balik, kalor diubah terlebih dahulu menjadi energi kinetik translasi piston. Setelah itu energi kinetic translasi piston diubah menjadi energi kinetik rotasi roda pemutar.Pada turbin uap, kalor langsung diubah menjadi energi kinetik rotasi turbin.Turbin bisa berputar akibat adanya perbedaan tekanan. Suhu uap sebelah atas bilah jauh lebih besar daripada suhu uap sebelah bawah bilah (bilah adalah lempeng tipis yang ada di tengah turbin). Ingat, suhu berbanding lurus dengan tekanan. Karena suhu uap pada sebelah atas bilah lebih besar dari suhu uap pada sebelah bawah bilah maka tekanan uap pada sebelah atas bilah lebih besar daripada tekanan uap pada sebelah bawah bilah. Adanya perbedaan tekanan menyebabkan uap mendorong bilah ke bawah sehingga turbin berputar. Perlu diketahui bahwa prinsip kerja mesin uap didasarkan pada diagram perpindahan energi yang telah dijelaskan di atas. Dalam hal ini, energi mekanik

bisa dihasilkan apabila kita membiarkan kalor mengalir dari benda atau tempat bersuhu tinggi menuju benda atau tempat bersuhu rendah. Dengan demikian,perbedaan suhu sangat diperlukan pada mesin uap. Apabila kita memperhatikan cara kerja mesin uap tipe bolak balik, tampak bahwa piston tetap bisa bergerak ke kanan dan ke kiri walaupun tidak ada perbedaan suhu (tidak ada kondensor dan pompa). Piston bisa bergerak ke kanan akibat adanya pemuaian uap bersuhu tinggi atau uap bertekanan tinggi. Dalam hal ini, sebagian kalor pada uap berubah menjadi energi kinetik translasi piston. Energi kinetic translasi piston kemudian berubah menjadi energi kinetik rotasi roda pemutar. Setelah melakukan setengah putaran, roda akan menekan piston kembali ke kiri. Ketika roda menekan piston kembali ke kiri, energi kinetik rotasi roda berubah lagi menjadi energi kinetik translasi piston. Ketika piston bergerak ke kiri, piston mendorong uap yang ada dalam silinder. Pada saat yang sama, katup pembuangan terbuka. Dengan demikian, uap yang didorong piston tadi akan mendorong temannya ada di sebelah bawah katup pembuangan. Apabila suhu uap yang berada di sebelah bawah katup pembuangan adalah suhu uap yang didorong piston, makasem u a energi kinetik translasi piston akan berubah lagi menjadi energi dalam uap. Energi dalam berbanding lurus dengan suhu. Kalau energi dalam uap bertambah maka suhu uap meningkat. Suhu berbanding lurus dengan tekanan. Kalau suhu uap meningkat maka tekanan uap juga meningkat. Dengan demikian, tekanan uap yang dibuang melalui katup pembuangan adalah tekanan uap yang masuk melalui katup masukan. Piston akan tetap bergerak ke kanan dan ke kiri seterusnya tetapi tidak akan ada energi kinetik total yang bisa dimanfaatkan (tidak ada kerja total yang dihasilkan). Jadi energi kinetik yang diterima oleh piston selama proses pemuaian (piston bergerak ke kanan) akan dikembalikan lagi kepada uap selama proses penekanan (piston bergerak ke kiri).

Dari penjelasan sebelumnya, kita bisa menyimpulkan bahwa perbedaan suhu dalam mesin uap tetap diperlukan. Perbedaan suhu dalam mesin uap bisa diperoleh dengan memanfaatkan kondensor. Ketika suhu dan tekanan uap yang berada di sebelah bawah katup pembuangan jauh lebih kecil dari pada suhu dan tekanan uap yang berada di dalam silinder, maka ketika piston bergerak kembali

ke kiri, besarnya tekanan yang dilakukan piston terhadap uap jauh lebih kecil daripada besarnya tekanan yang diberikan uap kepada piston ketika piston bergerak ke kanan. Dengan kata lain, besarnya usaha yang dilakukan piston terhadap uap jauh lebih kecil daripada besarnya kerja yang dilakukan uap terhadap piston (W =Fs). Jadi hanya sebagian kecil energy kinetik piston yang dikembalikan lagi pada uap. Dengan demikian akan ada energi kinetik total atau kerja total yang dihasilkan. Mesin tenaga uap merupakan jenis mesin pembakaran luar dimana fluida kerja dengan sumber energi terpisah. Sumber energi kalor dari proses pembakaran digunakan untuk membangkitkan uap panas. Uap panas dibangkitkan di dalam boiler atau sering disebut ketel uap. Untuk memperoleh uap dengan temperatur yang tinggi digunakan reheater. Pada reheater uap dipanaskan lagi menjadi uap panas lanjut sehingga temperaturnya naik. Selanjutnya uap panas dimasukan ke Turbin Uap untuk diekspansi yang akan menghasilkan energi mekanik.

ke kiri, besarnya tekanan yang dilakukan piston terhadap uap jauh lebih kecil daripada besarnya tekanan yang

Di dalam turbin uap energi uap panas dikonversi menjadi energi mekanik di dalam sudu-sudu turbin uap. Energi mekanik yang berupa putaran poros turbin uap akan menggerakan generator pada instalasi pembangkit listrik tenaga uap.

Mesin uap adalah Mesin yang di gerakkan menggunakan tenaga uap dari air yang dipanaskan. Mesin uap

Mesin uap adalah Mesin yang di gerakkan menggunakan tenaga uap dari air yang dipanaskan. Mesin uap masuk dalam kategori pesawat kalor, yaitu peralatan yang digunakan untuk merubah tenaga termis dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis melalui proses pembakaran.

Pesawat kalor ada 2 macam yaitu :

1. Internal Combustion Engine ( ICE ) atau motor pembakaran dalam. Pada pesawat kalor jenis ini proses pembakaran bahan bakar untuk

menghasilkan tenaga mekanis dilakukan didalam peralatan itu sendiri. Contoh ; motor bensin dan diesel.

2. Extetnal Combustion Engine ( ECE ) atau motor pembakaran luar.

Mesin uap dan turbin uap masuk dalam kategori pesawat kalor jenis ini. Karena pembakaran bahan bakar dilakukan diluar mesin uap ataupun turbin uap. Yaitu didalam ketel uap / boiler. Didalam ketel uap / boiler tenaga termis hasil pembakaran bahan bakar digunakan untuk memanaskan air sehingga berubah menjadi uap dengan temperatur dan tekanan tinggi yang selanjutnya dialirkan ke mesin uap ataupun turbin uap untuk diubah menjadi tanaga mekanis. Pada mesin uap tenaga potensial yang masuk diubah menjadi tenaga mekanis berupa gerakan

kian kemari dari piston dan selanjutnya diubah lagi menjadi gerakan putaran dari crank shaft. Sedangkan pada turbin uap tenaga potensial uap langsung disalurkan untuk mendorong turbin sehingga menjadi gerakan putar.

Adapun cara kerja mesin uap adalah sebagai berikut:

kian kemari dari piston dan selanjutnya diubah lagi menjadi gerakan putaran dari crank shaft. Sedangkan padacara kerja sebuah mesin uap . Yaitu uap bertekanan tinggi masuk kedalam piston setelah melalui katup pengatur aliran uap. Pada gambar pertama terlihat katup bergeser ke kiri sehingga tekanan uap akan masuk melalui celah piston valve menuju ke piston utama sebelah kiri. Sehingga tekanan uap akan mendorong piston utama ke kanan. Sampai sini maka terjadilah setengah putaran pada roda flywheel. Pada gambar kedua terjadi gerakan katup kekanan. Katup ini bergerak oleh perantara valve root yang terhubung oleh flywheel. Pada posisi valve seperti ini maka akan mengarahkan uap kearah sebelah kanan piston utama dan mendorong piston ke kiri. Sampai sini maka akan terjadi gerakan satu putaran penuh pada flywheel. Dan akan terus terulang-ulang menjadi gerakan putar yang stabil. STIRLING ENGINE 15 " id="pdf-obj-14-6" src="pdf-obj-14-6.jpg">

Dari gambar diatas dapat kita pelajari bagaimana cara kerja sebuah mesin uap. Yaitu uap bertekanan tinggi masuk kedalam piston setelah melalui katup pengatur aliran uap. Pada gambar pertama terlihat katup bergeser ke kiri sehingga tekanan uap akan masuk melalui celah piston valve menuju ke piston utama sebelah kiri. Sehingga tekanan uap akan mendorong piston utama ke kanan. Sampai sini maka terjadilah setengah putaran pada roda flywheel.

Pada gambar kedua terjadi gerakan katup kekanan. Katup ini bergerak oleh perantara valve root yang terhubung oleh flywheel. Pada posisi valve seperti ini maka akan mengarahkan uap kearah sebelah kanan piston utama dan mendorong piston ke kiri. Sampai sini maka akan terjadi gerakan satu putaran penuh pada flywheel. Dan akan terus terulang-ulang menjadi gerakan putar yang stabil.

STIRLING ENGINE

Mesin Stirling didefinisikan sebagai mesin regenerasi udara panas siklus tertutup. Dalam konteks ini, siklus tertutup berarti bahwa fluida kerjanya secara permanen terkurung di dalam system. Mesin stirling adalah mesin kalor yang unik karena efisiensi teoretisnya mendekati efisiensi teoretis maksimum, yang lebih dikenal dengan efisiensi mesin carnot. Mesin stirling ditemukan tahun 1816 oleh Robert Stirling (1790-1878). Saat itu disebut mesin udara dengan model mesin pembakaran luar siklus tertutup.

Mesin Stirling didefinisikan sebagai mesin regenerasi udara panas siklus tertutup. Dalam konteks ini, siklus tertutup berarti

Mesin stirling bekerja karena adanya ekspansi gas ketika dipanaskan dan diikuti kompresi gas ketika didinginkan. Mesin itu berisi sejumlah gas yang dipindahkan antara sisi dingin dan panas terus-menerus. Perpindahan gas ini dimungkinkan karena adanya piston displacer yang memindahkan gas antara dua sisi dan piston power mengubah volume internal karena ekspansi dan kontraksi gas. Piston yang berpindah disebut sebagai regenerator yang dapat membangkitkan kembali udara. Prinsip kerja mesin stirling adalah memanfaatkan adanya perubahan tekanan dan volume pada gas dalam system tertutup. Gas pada sisitem dikontakan pada reservoir panas sehingga system menyerap panas. Panas yang dihasilkan disimpan di dalam sebuah regenerator. Akibat adanya panas ini menyebabkan volume gas bertambah. Karena system dalam keadaan tertutup maka tidak ada gas yang keluar sehingga pertambahan volume gas karena pemanasan menimbulkan perubahan tekanan yang cukup besar. Tekanan yang dihasilkan ini kemudian digunakan untuk menggerakan piston. Sementara itu gas penggerak menyusup ke ruangan

yang dingin, dengan melepas panas pada saat bersamaan. Karena penurunan suhu ini volume gas berkurang dan sisitem menerima kerja kompresi yang menyebabkan volume gas kembali ke keadaan awal. Keadan tersebut terjadi berulang secara periodik sehingga terjadi gerakan piston yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dengan menghubungkannya ke turbin.

yang dingin, dengan melepas panas pada saat bersamaan. Karena penurunan suhu ini volume gas berkurang dan

Siklus Mesin Stirling Siklus Stirling terdiri atas empat tahap termodinamika antara lain;

  • 1. Poin 1-2, Perluasan Isotermal. Udara berekspansi secara isotermal, pada temperatur konstan T 1 dari v 1 ke

    • v 2 . Kalor yang diberikan sumber eksternal diserap selama proses.

Kerja yang dilakukan selama proses 1-2 :

yang dingin, dengan melepas panas pada saat bersamaan. Karena penurunan suhu ini volume gas berkurang dan
  • 2. Poin 2-3, Isokhorik. Udara lewat melalui regenerator dan didinginkan pada volume konstan ke temperatur T 3 . Pada proses ini kalor dibuang ke generator. Kerja ygang dilakukan selama proses 2-3 :

3. Poin 3-4, Kompresi Isotermal. Udara dikompresi secara isotermal di dalam tabung dari V ke V
  • 3. Poin 3-4, Kompresi Isotermal. Udara dikompresi secara isotermal di dalam tabung dari V 3 ke V 4 . Lagi kalor dibuang oleh udara. Kerja yang dilakukan selama proses 3-4 :

3. Poin 3-4, Kompresi Isotermal. Udara dikompresi secara isotermal di dalam tabung dari V ke V
  • 4. Poin 4-1, Isokhorik. Udara dipanaskan pada volume konstan ke temperatur T 1 dengan melewatkan udara ke regenerator dalam arah yang berlawanan dengan proses 2-3. Pada proses ini kalor diserap oleh udara dari regenerator. Kerja yang dilakukan selama proses 4-1 :

3. Poin 3-4, Kompresi Isotermal. Udara dikompresi secara isotermal di dalam tabung dari V ke V

Sehingga kerja total system adalah :

BAB III PENUTUP KESIMPULAN 19

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Mesin uap adalah mesin yang menggunakan energi panas dalam uap air dan mengubahnya menjadi energi mekanis. Mesin uap digunakan dalam pompa, lokomotif dan kapal laut, dan sangat penting dalam Revolusi Industri.

Berbicara mengenai Mesin konversi energi erat kaitannya dengan perpindahan panas , termodinamika serta fisika teknik.Dimana Mesin konversi energi menjadi salah satu bahan utama bagi penggunaan sumber daya alam yang ada. Oleh karena mesin konversi energi ini sangat dimanfaatkan pada kebutuhan pabrik-pabrik atau pun alat-alat kendaraan sejenisnya. agar mesin yang dikonversi memiliki kualitas yang baik, dari segi mutu maupun kemampuan alat yang akan dipergunakan, maka energi-energi yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin seperti air,udara,atau lainnya.

Mesin uap merupakan mesin pembakaran eksternal, dengan cairan yang terpisah dari hasil pembakaran. Sumber panas yang dapat digunakan yaitu tenaga surya, tenaga nuklir, atau tenaga panas bumi. Jika uap berkembang melalui piston atau turbin, akan menyebabkan kerja mekanik.

Mesin Stirling didefinisikan sebagai mesin regenerasi udara panas siklus tertutup. Dalam konteks ini, siklus tertutup berarti bahwa fluida kerjanya secara permanen terkurung di dalam system.

Steam power plant Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan suatu sistem pembangkit listrik dengan mengkonversikan energi kimia menjadi energi listrik dengan menggunakan uap air sebagai fluida kerjanya,yaitu dengan memamfaatkan energi kinetik uap untuk menggerakkan poros turbin yang selanjutnya poros turbin menggerakkan generator.

SARAN

Penulis berharap makalah ini dapat menambah wawasan bagi seluruh Mahasiswa khususnya para pembaca agar tergugah untuk terus dapat meningkatkan sumber- sumber energi yang ada dan dikonversikan pada mesin untuk sebagai penggunaan yang lebih kompeten dizaman yang akan sekarang, Serta juga dapat menambah pengetahuan bagi rekan-rekan mahasiswa. Demi penyempurnaan makalah ini, Kami mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif.