Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

NUTRISI IBU MENYUSUI

Oleh :
KELOMPOK 2
Atya Rezita Putri

(BP. 1210321003)

Suci Puspita Sari

(BP. 1210321011)

Putri Desna Sari

(BP. 12103210

Henita Eka Putri

(BP. 1210322004)

Ratna Ning Hanoom

(BP. 12103220

Serry Mulyanti

(BP. 121032

Fitriani

(BP. 12103220

FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG, 2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik

: Nutrisi Ibu Menyusui

Sasaran

: Ibu menyusui dan suami

Hari/ Tanggal

: Kamis/ 28 Mei 2015

Waktu

: 13.00 WIB 13.20 WIB (20 menit)

Tempat Pelaksanaan

: Fkep Lt.2

I.

Latar Belakang
Sama halnya ketika kehamilan, Ibu postpartum (pasca melahirkan) dan ibu

menyusui juga membutuhkan nutrisi yang cukup, yaitu untuk proses pemulihan
pasca melahirkan, untuk memperlancar produksi ASI, sebagai nutrisi bagi ibu dan
bayi, serta untuk menunjang tumbuh kembang bayi. Nutrisi pada ibu menyusui
sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk
tumbuh kembang bayi. Pemberian ASI bagi bayi semakin populer di Indonesia,
dimana telah dikenal adanya program ASI Eksklusif. Bila pemberian ASI berhasil
baik, maka berat badan bayi akan meningkat, integritas kulit baik, terus otot serta
kebiasaan makan yang memuaskan. Agar tercapai hal tersebut maka ibu yang
menyusui harus diberikan tentang pendidikan kesehatan tentang Nutrisi yang tepat
untuk ibu menyusui .
II.
a.

Tujuan
Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah dilakukan penyuluhan pada ibu menyusui ,diharapkan klien
mengetahui pentingnya nutrisi ( makanan yang harus dikonsumsi ) untuk
kecukupan gizi pada ASI

b.

Tujuan Instruksional Khusus (TIK)


Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan para ibu menyusui dan

keluarga mampu :
a. Menjelaskan pentingnya memperhatikan nutrisi ibu menyusui
b. Menyebutkan sumber dan jenis makanan yang perlu dikonsumsi oleh ibu
yang sedang menyusui

III.

Metode
Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi.

IV.

Media
Media yang digunakan adalah slide powerpoint dan leaflet.

V.

Waktu dan Tempat


Penyuluhan dilakukan pada pukul 13.00-13.20 di Fkep lt.2.

VI.

VII.
N
o
1.

Pengorganisasian
a.

Moderator

b.

Penyuluh

c.

Fasilitator

d.

Observer

Proses Penyuluhan

Waktu
5 menit

Pokok
Kegiatan
Pre-interaksi

Kegiatan
a.

Penyuluh
Mengucapkan salam

b.

Memperkenalkan
diri/ pembimbing

c.

Sasaran
Menjawab

a.

salam
b.

Menjelaskan

tujuan

Memperhatik
an

umum dan tujuan khusus


c.

Mendengarka
n

5 menit

Interaksi

dan

memperhatikan
Menjawab

a.
Menanyakan/

menggali

pertanyaan

pengetahuan klien mengenai


nutrisi ibu menyusui
3

10 menit

Penyampaia

a. Menjelaskan

pentingnya

Mendengarkan

n materi

memperhatikan

nutrisi

ibu

menyusui
b. Menjelaskan kebutuhan nutrisi
ibu menyusui
c. Menyebutkan

sumber

dan
memperhatikan

dan

jenis makanan yang harus


dikonsumsi oleh ibu menyusui
d. Menjelaskan hal hal yang
harus diperhatikan oleh ibu
menyusui
4.

5 menit

Tanya jawab

Memberikan

Meng

kesempatan pada klien untuk

ajukan

bertanya

pertanyaan
Menjawab

pertanyaan klien

Mend
engarkan

dan

memperhatikan

5.

5 menit

Terminasi/

a.

Penutup

Menyimpulkan materi yang


a.
disampaikan

b.

pulkan materi

Mengadakan evaluasi secara


b.
lisan

c.

Menyim

b pertanyaan

Menutup
pendidikan

Menjawa

penyuluhan/
c.
kesehatan

dan

Menjawa
b salam

memberi salam

VIII. Materi (terlampir)


IX.
a.

Kriteria Evaluasi
Evaluasi struktur
1. Klien yang diberi penyuluhan dapat mengikuti kegiatan sesuai rencana

2. Alat yang dibutuhkan tersedia sesuai rencana


b.

Evaluasi proses
1. Pelaksanaan sesuai rencana
2. Klien yang diberi penyuluhan berpartisipasi aktif selama kegiatan

c.

Evaluasi hasil
1. Klien mampu mengidentifikasi serta menyebutkan hal-hal terkait nutrisi
ibu hamil
2. Tumbuh keinginan klien untuk untuk mengetahui statusnya
3. Timbul rasa percaya diri klien setelah mendapatkan pengetahuan

X.

Referensi
Muaris, Hindah. Nutrisi sehat untuk ibu menyusui. PT. Gramedia : Jakarta
Sutomo, Budi. Menu sehat untuk ibu menyusui. Demedia: Jakarta
Demikianlah, satuan acara penyuluhan tentang Nutrisi Ibu Menyusui.

Diketahui Oleh:
PembimbingAkademik,

Ketua Kelompok,

Materi
NUTRISI IBU MENYUSUI

1.

ASI dan Nutrisi


Pengertian Nutrisi pada ibu yang baru melahirkan dan menyusui sebenarnya
tidak sulit. Cara yang termudah adalah melanjutkan mengonsumsi makanan
yang bergizi saat hamil. Kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila
menyusui akan meningkat 25%, karena berguna untuk proses kesembuhan
karena sehabis melahirkan dan memproduksi air susu yang cukup untuk
menyehatkan bayi. Nutrisi ibu post partum yaitu nutrisi yang bergizi
seimbang. Ibu menyusui biasanya memproduksi ASI 800-850 ml per hari.
Dalam100 gr ASI biasanya mengandung 60 ml kal, dan 1,2 gr protein.
Komponen nutrisi ini berasal dari sari makanan yang dikonsumsi Ibu.
Manfaat ASI:
1) Omega-3, omega-6 (AA DHA), nukleotida : Untuk penyempurnaan
2)
3)
4)
5)
6)

struktur organ dan fungsi organ.


Meningkatkan fungsi pencernaan bayi
Meningkatkan kekebalan tubuh bayi
Melindungi bayi dari bakteri penyebab infeksi
Mempererat ikatan ibu-anak
Memberi rasa aman dan nyaman pada bayi

2.

Tujuan
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu

a.
dan bayi.
b.
c.
d.
3.

Untuk mencegah terjadinya penyakit anemia


malnutrisi pada ibu post partum.
Untuk menunjang tumbuh kembang bayi.
Untuk memproduksi ASI yang banyak

Menu Makanan yang Seimbang


Seorang ibu yang baru melahirkan harus makan makanan yang paling
bergizi yang dapat diperolehnya, agar dapat mengatasi infeksi dan agar
dapat menghasilkan air susu yang cukup untuk bayinya. Berikut adalah
contoh makanan yang dapat dikonsumsi ibu yang baru melahirkan :
a.
Sumber Karbohidrat :
7) Nasi
8) Ketela

9) Sagu
10) Jagung
11) Terigu
12) Roti
13) Kentang
b. Makanan yang Mengandung Lemak
1) Mentega
2) Keju
c. Makanan yang Mengandung Protein
1) Protein Nabati : Membentuk dan memperbaiki sel-sel tubuh, serta
mengandung serat yang akan memperlancar pencernaan.
- Tempe
- Tahu
- Kedelai
- Kacang hijau
2) Protein Hewani : Sebagai sel pembangun dan membantu
meningkatkan kecerdasan otak.
- Hati
- Telur
- Susu
- Daging
- Ikan
- Udang
- Yoghurt
d. Bahan makanan yang mengandung banyak zat kapur :
1) Susu
2) Sayuran hijau
3) Teri kering
4) Kacang-kacangan
e. Bahan makanan yang mengandung banyak zat besi :
1) Hati
2) Kuning telur
3) Kacang-kacangan
4) Daging
5) Sayuran hijau (bayam,daun ketela,dll)
f. Bahan makanan yang mengandung banyak vitamin A :
1) Kuning telur
2) Minyak ikan
3) Hati
4) Susu
5) Sayuran hijau

6) buah-buahan kuning
g. Vitamin dan Suplemen
1) Zat besi untuk menambah darah
2) Asam folat untuk kecerdasan anak
3) Vitamin b complex untuk mencegah anemia
4.

Menguraikan kebutuhan gizi bagi ibu menyusui


a.
Kalori : Ibu menyusui membutuhkan sekitar
b.

500 kalori/hari untuk menghasilkan air susu bagi kebutuhan bayinya


Protein : Ibu menyusui membutuhkan 3 porsi
protein/hari selama menyusui protein sangat diperlukan untuk

c.

peningkatan produksi air susu


Vitamin C : Bayi tidak dapam memperoleh
vitamin c selain dari susu ibu, maka ibu menyusui perlu makan 2 porsi
makanan segar yang mempunyai vitamin c/hari. Untuk menjamin

d.

bahwa air susu merupakan sumber vitamin c bagi bayinya.


Kalsium : Selama menyusui kebutuhan
kalsium akan meningkat 1 porsi/hari melebihi kebutuhan selama
kehamilan.

e.

Sayur dan buah-buahan : Selama menyusui


kebutuhan sayuran dan buah-buahan meningkat untuk menjamin

adanya vitamin A dan vitamin esensial lain dalam air susu.


f.
Karbohidrat : Karbohidrat kompkleks adalah
salah satu sumber vitamin B dan mineral terbaik untuk pertumbuhan
bayi.
g.
h.

Zat besi : Ibu menyusui perlu mendapat


suplemen zat besi sedikitnya 30-60 mg/hari
Lemak : Lemak

bermanfaat

untuk

pertumbuhan bayi
i.

Garam : garam yang digunakan harus yang

j.

mengandung yodium, karena yodium sangat dibutuhkan oleh bayi


Cairan : Minum lah 8 gelas air/hari, atau

lebih jika udara panas, banyak berkeringat dan demam


k.
Kebutuhan zat gizi bagi ibu menyusui
Sudah jelas bahwa seorang ibu menyusui memerlukan zat gizi lebih
banyak dibanding sewaktu tidak menyusui. Tambahan zat gizi yang
dianjurkan untuk ibu menyusui adalah sebagai berikut :

825 kilokalori
25 gram protein
500 miligram zat besi
2500 satuan internasional vitamin A
0,4 miligram vitamin B1
30 miligram vitamin C
Susunan makanan yang dianjurkan selama menyusui adalah yang
memenuhi persyaratan gizi baik. Adapun jumlah makanan yang
dianjurkan sebagai berikut (untuk sehari) :
Beras 500 gram (3 gelas nasi)
Daging 75 gram (1 potong sedang)
Tempe 125 gram (2-3 potong sedang)
Sayuran 300 gram (3 gelas sayur)
Pepaya 200 gram (2 potong sedang)
Susu 200 cc (1 gelas)

Contoh Menu Makanan


1) Makan Pagi Nasi, urap sayur, ikan goreng, kudapan (donat dan yoghurt)
2) Makan Siang Nasi, ayam goreng, rempeyek, rebon, sayur nangka, jeruk,
kudapan (ubi merah goreng/kukus)
3) Makan Malam Nasi, semur daging, pepes tahu, cap cay, pepaya, kudapan
(ubi merah goreng/kukus)