Anda di halaman 1dari 4

Etika adalah peraturan atau norma yang dapat digunakan sebagai acuan bagi

perilaku seseorang yang berkaitan dengan tindakan yang baik dan buruk yang
merupakan suatu kewajiban dan tanggung jawab.
Etika kesehatan merupakan penerapan nilai etika terhadap bidang
pemeliharaan/pelayanan kesehatan di masyarakat.
TUJUAN:
Tujuan etika keperawatan
Menciptakan dan mempertahankan kepercayaan klien kepada perawat,
kepercayaan diantara sesama perawat dan kepercayaan masyarakat kepada profesi
keperawatan.
Menurut American Ethich Commision Bureau On Teaching, tujuan etika profesi
keperawatan adalah mampu :
Mengenal dan mengedintisifikasi unsur moral dalam praktek keperawatan
Membentuk strategi atau cara menganalisis masalah moral yang terjadi dalam
praktek keperawatan
Menghubungkan praktek moral / pelajaran yang baik dan dipertanggung jawabkan
pada diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan kepada tuhan, sesuai dengan
kepercayaannya.
Menurut Natonal League For Nursing (NLN) pusat pendidikan keperawatan milik
perhimpunan perawat amerika, pendidikan etika keperawatan bertujuan :
Meningkatkan pengertian peserta didik tentang hubungan antar profesi kesehatan
lain dan mengerti tentang peran dan fungsi anggota tim
Mengembangkan potensi pengambilan keputusan yang bersifat moralitas,
keputusan tentang baik dan buruk yang akan dipertanggung jawabkan kepda tuhan
sesuai dengan kepercayaannya.
Mengembangkan sifat pribadi dan sikap professional peserta didik
Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang penting untuk dasar praktek
keperawatan professional
Memberi kesempatan kepada peserta didik menerapkan ilmu dan prinsip etika
keperawatandalam praktek dan dalam situasi nyata.
Konsep moral dalam praktek keperawatan
1.

Teori Etik Keperawatan


A.
a. Teleologik
Pendekatan teleologik adalah suatu doktrin yang menjelaskan fenomena dan
akibatnya, dimana seseorang yang melakukan pendekatan terhadap etika
dihadapkan pada konsekuensi dan keputusan keputusan etis. Secara singkat,
pendekatan tersebut mengemukakan tentang hal hal yang berkaitan denganthe
end justifies the ineans ( pada akhirnya, yang membenarkan secara hukum tindakan
atau keputusan yang diambil untuk kepentingan medis ).
Contoh : seorang perawata yang harus menghadapi kasus kebidanan karena
tidak ada bidan dan jarak untuk rujukan terlalu jauh, dapat memberikan pertolongan
sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya demi keselamatan
pasien.

Macam Macam Etika:

Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk dan tentang hak
dan kewajiban (ahlak).
Etik yaitu kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan ahlak atau
etik adalah nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan
atau masyarakat.
Etiket adalah tatacara (adat, sopan santun, dan sebagainya) di
masyarakat beradab dalam memelihara hubungan yang baik dengan
sesama manusia.
Kode etik merupakan persyaratan profesi yang menentukan dan
meningkatkan standar profesi.
Kode etik keperawatan Indonesia terdiri dari 4 bab dan 16 pasal. Bab 1 terdiri 4
pasal menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap individu, keluarga
maupun masyarakat. Bab II terdiri dari 5 pasal menjelaskan tanggung jawab
perawat terhadap tugasnya. Bab III terdiri dari 2 pasal menjelaskan tentang
tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi sesama lainnya.
Bab IV terdiri dari 4 pasal menjelaskan tanggung jawab perawat terhadap
profesi keperawatan. Bab V terdiri dari 2 pasal menjelaskan tentang tanggung
jawab perawat terhadap pemerintah, bangsadan tanah air.

a.
1.

Tanggung jawab perawat terhadap klien


Perawat dalam melaksanakan pengabdiannya, senantiasa berpedoman pada
tanggung jawab yang bersumber dari adanya kebutuhan terhadap perawatan
individu, keluarga dan masyarakat
2. Perawat dalam melaksanakan pengabdian di bidang keperawatan, memelihara
suasana lingkungan yang menghormati nilai nilai budaya adat istiadat dah
kelangsungan hidup beragama dari individu, keluarga dan masyarakat
3. Perawat dalam melaksanakan kewajibanya tehadap individu keluarga dan
masyarakat senantiasa dilandasi rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan
tradisi luhur keperawatan
4. Perawat menjalin hubungan kerja sama dengan individu, keluarga dan masyarakat
khususnya dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesehatan serta
apaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dari tugas dan kewajiban bagi
kepentingan masyarakat
b. Tanggung jawab perawat terhadap tugas
1. Perawat memelihara mutu pelayanan keperawatn yang tinggi disertai profesional
dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan keperawatn sesuai dengan
kebutuhan individu, kelurga dan masyarakat
2. Perawat wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya sehunbunagn
dengan tugas yang dipercayakan kepadanya, kecuali jika diperlukan oleh pihak
yang berwenana sesuai dengan ketentuan hukum yang belaku

3.
4.

5.

c.
1.

2.

Perawat tidak akan menggunakan pengetahuan dan keterampilan keperawatan


yang dimiliki untuk tujuan yang bertentangan dengan norma norma kemanusiaan
Perawat dalam menunaikan tugasnya dan kewajibanya senantiasa berusaha
dengan penuh kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan, kebangsaan,
kesukuan, warna kulit, umur, jenis kelamin, aliran politik, agama yang dianut, dan
kedudukan sosial
Perawat mengutamakn perlindungan dan keselamatan pasien (klien) dalam
melaksanakn tugas keperawatan, serta matang dalam mempertimbangkan
kemampuan jika menerima atau mengalih tugaskan tanggung jawab yang ada
hubungannya dengan keperawatan
Tanggung jawab perawat terhadap sejawat
Perawat memelihara hubungan baik antara sesama perawat dan tenaga kesehatan
lainnya, baik dalam memelihara keserasian suasana lingkungan kerja maupun
dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara menyeluruh
Perawat menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan, dan pengalamannya
kepada sesama perawat, serta menerima pengetahuan dan pengalaman dari
profesi dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang keperawatan

d. Tanggung jawab perawat terhadap profesi


1. Perawat berupaya meningkatkan kemampuan profesionalnya secara sendiri
sendiri dan atau bersama sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan,
keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan keperawatan
2. Perawat menjunjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan menunjukkan
perilaku dan sifat sifat pribadi yang luhur
3. Perawat berperan dalam menentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan
keperawatan, serta menerapkannya dalam kegiatan pelayanan dan pendidikan
keperawatan
4. Perawat secara bersama sama membina dan memelihara mutu organisasi
profesi keperawatan sebagai sarana pengabdiannya
e. Tanggung jawab perawat terhadap Negara
1. Perawat melaksanakan ketentuan ketentuan sebagai kebijaksanaan yang telah
digariskan oleh pemerintah, dalam bidang kesehatan dan keperawatan
2.
Perawat berperan secara aktif dalam mengembangkan pikiran kepada
pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan keperawatan

Latar Belakang Lahirnya Pelanggaran Kode Etik Keperawatan

Perawat professional tentu saja memahami kode etik atau aturan yang harus dilakukan, sehingga dalam
melakukan suatu tindakan keperawatan mampu berpikir kritis untuk memberikan pelayanan asuhan
keperawatan sesuai prosedur yang benar tanpa ada kelalaian. Namun mengapa masih banyak terjadi
berbagai bentuk kelalaian tanpa tanggung jawab dan tanggung gugat? Hal ini dikarenakan oleh

kurangnya pengetahuan perawat dalam memahami kode etik itu sendiri. Sehingga tindakan yang
dilakukan adakalanya akan berdampak pada keselamatan pasien. Oleh sebab itu, banyak perawat
dimata masyarakat di anggap kurang berpotensi dalam melakukan asuhan keperawatan yang pada
akhirnya berdampak pada persepsi masyarakat pada seluruh tenaga keperawatan. Oleh karena itu,
sebagai calon perawat maupun para perawat harus mampu memahami dengan baik dan benar tentang
kode etik dan salah satu kuncinya yaitu banyak membaca dan memahami pentingnya keselamatan
pasien sehingga keinginan untuk mempelajari kode etik sebagai landasan tindakan bisa lebih
bermanfaat.

Faktor yang mempengaruhi etika keperawatan:

Lingkungan
Agama
Pendidikan