Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN KEGIATAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI FARMASI


BIDANG RUMAH SAKIT
DI RUMAH SAKIT DADI KELUARGA PERIODE 2015/2016

Disusun oleh :
Nama

NIS

Jurusan : FARMASI (KESEHATAN)

YAYASAN PEMBANGUNAN PEMERINTAH DAN PEDESAAN INDONESIA


SMK HKTI 1 PURWAREJA KLAMPOK
BANJARNEGARA
2015/2016

Halaman pengasahan
Laporan ini disetujui dan disahkan sebagai salah satu syarat untuk memenuhi UAS/UANAS
di SMK HKTI 1 PURWAREJA KLAMPOK Tahun diklat 2015/2016 :
Hari :
Tanggal :

Disusun oleh :

Pembimbing Apotek/Rumah Sakit

Pembimbing sekolah

Nama

Nama

Dsisahkan oleh :
Kepala SMK HKTI 1 PURWAREJA KLAMPOK

Sarwanto,SP.MM

HALAMAN MOTO

Lakukan apa yang kamu sukai, jadilah konsisten, dan sukses akan datang dengan
dirinya.
Sukses tidak diukur menggunakan kekayaan, sukses adalah sebuah pencapaian yang
kita inginkan.
Lebih baik merasakan sulitnya pendidikan sekarang daripada rasa pahitnya
kebodohan kelak.
Hanya dibutuhkan sebuah senyum untuk menyembunyikan satu juta air mata.
Jangan hina pribadi anda dengan kepalsuan karena dialah mutiara diri anda yang tak
ternilai.
Jalan terbaik dalam mencari kawan adalah kita harus berlaku sebagai kawan.
Sabar dalam mengatasi kesulitan dan bertindak bijaksana dalam mengatasinya adalah
sesuatu yang utama.
Anda tidak akan mengetahui apa itu kesuksesan sebelum merasakan kegagalan.
Kecerdasan bukanlah tolak ukur kesuksesan, tetapi dengan menjadi cerdas kita bisa
menggapai kesuksesan.
Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama ada komitmen bersama untuk
menyelesaikannya.
Hidup tidak menghadiahkan barang sesuatupun kepada manusia tanpa bekerja keras.
Kalau hari ini kita menjadi penonton bersabarlah kita menjadi pemain esok hari.
Harapan kosong itu lebih menyakitkan daripada kenyataan yang pahit sekalipun.
Ceroboh dan tidak bisa menahan emosi adalah sikap yang tidak bisa berakibat fatal.

HALAMAN PEMBAHASAN
Laporan ini saya persembahkan kepada:
1. Direktur RSU DADI KELUARGA Purwokerto ..... yangtelah memberi izin kepada
saya sehingga dapat melaksanakan Praktek Kerja Farmasi di RSU DADI
KELUARGA.
2. Kepala SMK HKTI 1 Purwareja Klampok , Bapak Sarwanto, S.P.,M.M yang telah
memberikan saya izin untuk melaksanakan Praktek Kerja Farmasi di RSU DADI
KELUARGA Purwokerto.
3. Bapak/Ibu Guru Bidang Farmasi SMK HKTI 1 Purwareja Klampok yang telah
bersedia memberikan saya izin melaksanakan Praktek Kerja Farmasi di RSU DADI
KELUARGA Purwokerto.
4. Ketua Instalasi Farmasi RSU DADI KELUARGA Purwokerto....... yang telah
membimbing saya selama melaksanakan Praktek Kerja Farmasi di RSU DADI
KELUARGA Purwokerto.
5. Orang tua yang telah memberikan saya izin untuk melaksanakan Praktek Kerja
Farmasi di RSU DADI KELUARGA Purwokerto.
6. Teman teman yang telah memberikan motivasi dan dukungan sehingga saya dapat
membuat laporan ini.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadiran ALLAH SWT yang memberikan rahmat dan
hidayahnya sehingga penulis dapat mengikuti praktek kerja industri farmasi sampai dengan
penyusun laporan di Rumah Sakit DADI KELUARGA jalan SULTAN AGUNG
NO.8A,PURWOKERTO
Maksud dan tujuan penyusun laporan ini adalah sebagai salah satu syarat mengikuti
UAS/UANAS di SMK HKTI 1 PURWAREJA KLAMPOK Tahun diklat 2015/2016 .
Penulisan laporan ini dapat terselesaikan berkat bimbingan dan pengarahan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini perkenankan saya mengucapkan terimakasih
kepada :
1. Bapak Sarwanto,SP.MM selaku Kepala Sekolah SMK HKTI 1 PURWAREJA
KLAMPOK yang telah memberikan izin kepada kami untuk melaksanakan
2. .....
3. .....
Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini msih baanykesalahan, kekurangan
serta masih jauh dari kesempurnaan . Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan demi
perbaikan lebih lanjut dimasa yang akan datang.
Tidak lupa saya sebagai penyusun mohon maaf akan semua kekurangan yang terdapat
dalam laporan ini. Saya berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak
khususny saya sendiri. Amin

Banjarnegara,.......2016

Penyusun

DAFTAR ISI
Halaman

HALAMAN JUDUL. .

HALAMAN PENGESAHAN.

HALAM MOTO.

HALAMAN PEMBAHASAN.

KATA PENGANTAR.

DAFTAR ISI. .

DAFTAR GAMBAR. .

DAFTAR TABEL.

.
.
.
.

.
.
.
.

.
.
.
.

1
2
3
.3

.4

Pengertian Rumah Sakit.


.
.
.
.
.
Fungsi Rumah Sakit
Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
.
.
.
.
Definisi Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
.
.
.
Tujuan Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
.
.
.
Fungsi Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
.
.
.
Tugas Dan Tanggung Jawab Instalasi Farmasi Rumah Sakit

.4

DAFTAR LAMPIRAN.
BAB I . PENDAHULUAN .
A.
B.
C.
D.

Latar Belakang.
.
.
.
Maksud dan tujuan Praktek Kerja Industri.
Manfaat.
.
.
.
.
Waktu dan lokasi Praktek Kerja Industri .

BAB II. GAMBAR UMUM RUMAH SAKIT.


A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.

.
.
.
.

BAB III. RUMAH SAKIT..................


A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.

Sejarah Rumah Sakit. .


.
.
.
.
Visi, Misi Filosofi, Motto, dan Tujuan Rumah Sakit. .
Struktur Organisasi Rumah Sakit.
.
.
.
Visi, Misi dan Tujuan Instalasi Rumah Sakit..
.
Srtuktur Organisasi Instalasi Farmasi Rumah Sakit. .
Standar Pelayanan Farmasi Rumah Sakit. .
.
Administrasi Instalasi Farmasi Rumah Sakit. .
.
Perbekalan Farmasi Rumah Sakit. .
.
.
1. Perencanaan dan Pengadaan Perbekalan Farmasi
2. Pengelolaan Perbekalan Farmasi
3. Metode Distribusi Perbekalan Farmasi
4. Cara Penerimaan Barang Datang
5. System Penyimpanan Barang

.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.

I.

J.

K.

L.
M.

6. Kartu Stock dan Stock Opnam


Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit
1. Struktur Organisasi Instalasi Farmasi Rawat Jalan
2. Tugas dan Tnggung Jawab di Instalasi Farmasi Rawat Jalan
3. Fungsi Instalasi Farmasi Rawat Jalan
4. Manajemen Instalasi Farmasi Rawat Jalan
Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit
1. Struktur Organisasi Instalasi Farmasi Rawat Inap
2. Tugas dan Tanggung Jawab di Instalasi Farmasi Rawat Inap
3. Fungsi Instalasi Farmasi Rawat Inap
4. Manajemen Instalasi Farmasi Rawat Inap
Instalasi Farmasi Gawat Darurat Rumah Sakit
1. Struktur Organisasi Instalasi Farmasi Rawat Gawat Darurat
2. Tugas dan Tanggung Jawab di Instalasi Farmasi Rawat Gawat Darurat
3. Fungsi Instalasi Farmasi Rawat Gawat Darurat
4. Manajemen Instalasi Farmasi Rawat Gawat Darurat
Pelayanan dan KIE
Kendala dan Pengatasan Masalah Instalasi Farmasi Rumah Sakit

BAB IV. PEMBAHASAN


A. Pelaksanaan Praktek Kerja Industri Farmasi
B. Pelaksanaan dan Tugas Tugas yang dilakukan Siswa selama Praktek Kerja Industri
Farmasi
C. Hambatan
D. Hasil yang dicapai
1. Pengelolaan Perbekalan Farmasi Rumah Sakit
2. Pengelolaan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit
3. Pengelolaan di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit
4. Pengelolaan di Instalasi Farmasi Rawat Gawat Darurat Rumah Sakit
5. Pelayanan dan KIE
BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................... 97
LAMPIRAN..................................................................................................................... 98
DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1.1.............................................................................................................

Gambar 1.2..............................................................................................................
Gambar 2.1.............................................................................................................
Gambar 2.2.............................................................................................................
Gambar 3.1..............................................................................................................
Gambar 3.2..............................................................................................................

DAFTAR TABEL
Halaman

Tabel 1.1.....................................................................................................................
Tabel 1.2......................................................................................................................
Tabel 2.1......................................................................................................................
Tabel 2.2......................................................................................................................
Tabel 3.1......................................................................................................................

Tabel 3.2......................................................................................................................

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran1. Form Retur Obat / ALKES..................................................................


Lampiran 2. Form Permintaan Sediaan Obat / ALKES..........................................
Lampiran 3. Form Pemberian Obat.........................................................................
Lampiran 4. Form Retur Sediaan Gudang Farmasi................................................
Lampiran 5. Form Permintaan Sediaan Farmasi Gudang Farmasi.........................

Lampiran 6. Form Belanja Gudang Farmasi..........................................................


Lampiran 7. Salinan Resep......................................................................................
Lampiran 8. Kartu Stock............................................................................................
Lampiran 9. Contoh Plastik Klip................................................................................
Lampiran 10. Contoh Etiket Putih ( Obat Dalam) RSU DADI KELUARGA............
Lampiran 11. Contoh Etiket Biru ( Obat Luar ) RSU DADI KELUARGA...............

BAB I
PENDAHULUAN

1. 1 Latar Belakang
Besarnya peranan apotek sebagai salah satu penunjang kesehatan masyarakat,
menyebabkan apotek perlu dipimpin oleh seorang Apoteker Pengelola Apotek (APA)
yang mempunyai kemampuanprofesional tidak saja dalam bidng teknis Farmasi tetapi
juga non teknis Farmasi.

Untuk menunjang kegiatan dan tugas Apoteker, seorang Apoteker


membutuhkan Asisten Apoteker untuk membantu memberikan pelayanan dan
informasi mengenai kefarmasian. Oleh karena itu dengan adanya Praktik Kerja
Lapangan (PKL) dapat membantu melatih Tenaga Teknis Kefarmasian agar lebih
profesianal dalam melakukan pelayanan kefarmasian.
2. 2 Tujuan Praktek kerja Industri Farmasi
1. Menerapkan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa dengan keterampilan yang
dimilikinya agar menghasilkan inovasi atau ide yang baru untuk memajukan
dan mengembangkan hal dalam bidang kefarmasiaan.
2. Membandingkan serta menerapkan pengetahuan akademis yang telah
ditetapkan dengan maksud untuk memberikan peengetahuan tentang dunia
kerja yang akan di hadapi calon TTK (Tenaga Teknis Kefarmasian) secara
jelas dan konsisten dengan komitmenyang tinggi.
3. Mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuku dunia kerja.
4. Menyiapkan Tenag Teknis Kefarmasian yang terampil.
5. Menambah wawasan dan pengetahuan kepada siswa tentang dunia bidang
kefarmasian dan kesehatan.

3. 3 Manfaat praktek kerja farmasi

BAB II. GAMBAR UMUM RUMAH SAKIT UMUM DADI KELUARGA


PURWOKERTO

A. Pengertian Rumah Sakit Umum Dadi Keluarg

Pada awalnya RSU Dadi Keluarga merupakan klinik praktek dr. spesialis bedah
ongkologi dan spesialis syaraf yang dalam pelayanannya masih terbatas pada pelayanan
kesehatan rawat jalan tanpa tindakan. Dengan terbatasnya pelayanan kesehatan tersebut
seringkali harus menolak pasien yang membutuhkan pelayanan tindakan yang spesialistik dan
rawat inap, sehingga harus merujukkan pasien ke rumah sakit. Berdasarkan hal tersebut,
maka perlunya pengembangan pendirian rumah sakit yang didukung hasil riset kesehatan
dasar tahun 2007, yang menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan kenaikan angka
penyakit tidak menular seperti penyakit cardiovaskuler dan kanker.
Dengan melihat hal tersebut, dan adanya kebutuhan dan harapan dari masyarakat, maka RSU
Dadi keluarga, melaksanakan pengembangan fasilitas, dan pelayanan spesialis, dengan
mendirikan RSU Dadi Keluarga dengan alamat di jl Perumnas Teluk No. 42 Purwokerto.

A. Pengertian Rumah Sakit


Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No. 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan
Lingkungan Rumah Sakit, dinyatakan bahwa :
Rumah sakit merupakan sarana pelayanan kesehatan, tempat
berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, atau dapat menjadi
tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya
pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.
Sedangkan pengertian rumah sakit menurut Peraturan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia No. 340/MENKES/PER/III/2010 adalah :
Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna
yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat
darurat.
Dari pengertian diatas, rumah sakit melakukan beberapa jenis
pelayanan diantaranya pelayanan medik, pelayanan penunjang medik,
pelayanan perawatan, pelayanan rehabilitasi, pencegahan dan
peningkatan kesehatan, sebagai tempat pendidikan dan atau pelatihan
medik dan para medik, sebagai tempat penelitian dan pengembangan
ilmu dan teknologi bidang kesehatan serta untuk menghindari risiko
dan gangguan kesehatan sebagaimana yang dimaksud, sehingga perlu
adanya penyelenggaan kesehatan lingkungan rumah sakit sesuai
dengan persyaratan kesehatan.
Klasifikasi Rumah Sakit
Rumah sakit terdiri atas rumah sakit umum dan rumah sakit khusus.
Rumah Sakit Umum adalah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan
kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. Sedangkan Rumah
Sakit Khusus adalah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama
pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu, berdasarkan
disiplin ilmu, golongan umur, organ atau jenis penyakit.
Klasifikasi rumah sakit adalah pengelompokan kelas rumah sakit
berdasarkan fasilitas dan kemampuan pelayanan. Berdasarkan fasilitas
dan kemampuan pelayanan menurut Peraturan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia No. 340/MENKES/PER/III/2010 tentang Klasifikasi
Rumah Sakit dibagi menjadi :
1. Klasifikasi Umum Rumah Sakit
a.Rumah Sakit Umum Kelas A yaitu harus mempunyai fasilitas

dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 (empat)


Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 5 (lima) Pelayanan Spesialis
Penunjang Medik, 12 (dua belas) Pelayanan Medik Spesialis Lain
dan 13 (tiga belas) Pelayanan Medik Sub Spesialis.
b. Rumah Sakit Umum Kelas B yaitu harus mempunyai fasilitas
dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 (empat)
Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 4 (empat) Pelayanan Spesialis
Penunjang Medik, 8 (delapan) Pelayanan Medik Spesialis Lainnya
dan 2 (dua) Pelayanan Medik Subspesialis Dasar.
c) Rumah Sakit Umum Kelas C yaitu harus mempunyai fasilitas
dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 (empat)
Pelayanan Medik Spesialis Dasar dan 4 (empat) Pelayanan
Spesialis Penunjang Medik.
d) Rumah Sakit Umum Kelas D yaitu harus mempunyai fasilitas
dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 2 (dua)
Pelayanan Medik Spesialis Dasar.
2. Klasifikasi Rumah Sakit Khusus
a) Rumah Sakit Khusus Kelas A
b) Rumah Sakit Khusus Kelas B
c) Rumah Sakit Khusus Kelas C
Pengklasifikasian Rumah Sakit Khusus ditetapkan berdasarkan
pelayanan, Sumber Daya Manusia, peralatan, sarana dan
prasarana, serta administrasi dan manajemen.

B. Fungsi Rumah Sakit


Berdasarkan Undang-undang RI. No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah
Sakit, menjelaskan bahwa rumah sakit mempunyai fungsi sebagai berikut :
Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan
kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.
Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui
pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan
ketiga sesuai kebutuhan medis.
c.Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya
manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam
pemberian pelayanan kesehatan.
d. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta
penapisan teknologi bidang kesehatan dalam rangka
peningkatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan
etika ilmu pengetahuan bidang kesehatan.

C. Instalasi Farmasi Rumah Sakit


Instalasi farmasi rumah sakit dapat didefinisikan sebagai suatu departemen
atau unit atau bagian di suatu rumah sakit di bawah pimpinan seorang apoteker dan
dibantu oleh beberapa orang apoteker yang memenuhi persyaratan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan kompeten secara profesional, tempat atau
fasilitas penyelenggaraan yang bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan serta
pelayanan kefarmasian, yang terdiri atas pelayana paripurna mencakup :
1.

Pengadaan,

2.

Produksi,

3. Penyimpanan perbekalan kesehatan,


4. Dispensimng obat berdasarkan resep bagi penderita rawat tinggal dan rawat jalan,
5. Pengendalian mutu,
6. Pengendalian distribusi,
7. Pengunaan seluruh perbekalan kesehatan di rumah sakit,
8. Pelayanan farmasi klinik umum dan spesialis dan
Mencakup pelayanan langsung pada penderita dan pelayanan klinik yang merupakann
program rumah sakit secara keseluruhan.

D. Definisi Farmasi Rumah Sakit

Suatu departemen/unit atau bagian di bawah pimpinan seorang Apoteker dan


di bantu dari beberapa Apoteker yang memenuhi persyaratan perundang
undangan yang berlaku dan dan kompeten secara profesional, tempat, fasilitas
dan bertanggung jawab atas seluruh pelayanan kefarmasian.
Pelayanan mencakup perencanaan, pengadaan, produksi, penyimpanan,
dispensing, pengendalian mutu, farmasi klinis.

Dasar Hukum

SK Menkes RI Nomor 1197/MENKES/SK/2004 tentang Standar Pelayanan


Farmasi di Rumah Sakit.
SK Menkes RI Nomor 1333/MENKES/SK/XII/1999 tentang Standar
Pelayanan Rumah Sakit.

E. Tujuan Instalasi Farmasi Rumah Sakit

1. Manajemena
a) Mengelola perbekalan Farmasi yang efektif dan efisien.
b) Menerapkan farmakoekonomi dalam pelayanan.
c) Menjaga dan meningkatkan mutu kemampuan tenaga kesehatan
Farmasi dan staf melalui pendidikan.
d) Mewujudkan sistem informasi manajemen tepat guna, mudah
dievaluasi dan berdaya guna untuk pengembangan.
e) Pengendalian mutu sebagai dasar setiap langkah pelayanan untuk
peningkatan mutu pelayanan.

2. Farmasi Klinik
a) Mewujudkan perilaku sehat melalui penggunaan obat rasional

termasuk pencegahan dan rehabilitasinya.


b) Mengidentifikasi permasalahan yang berhubungan dengan obat
c)
d)
e)
f)
g)
h)
i)
j)

baik potensial maupun kenyataan.


Menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan obat
melalui kerja sama pasien dan tenaga kesehatan lain.
Merancang, menerapkan dan memonitor penggunaan obat untuk
menyelasaikan masalah yamg berhubungan dengan obat.
Menjadi pusat informasi obat bagi pasien, keluarga dan masyarakat
serta tenaga kesehatan rumah sakit.
Melaksanakan konseling obat pada pasien, keluarga dan
masyarakat serta tenaga kesehatan rumah sakit.
Melakukan pengkajian obat secara prospektif maupun reprospektif.
h) Melakukan pelayanan Total Parenteral Nutrition.
Memonitor kadar obat dalam darah.
Melayani konsultasi keracunan.
Bekerja sama dengan tenaga kesehatan terkait dalam perencanaan,
penerapan dan evaluasi pengobatan.

3. K3LH (Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup)


a) Melaksanakan prosedur yang menjamin keselamatan kerja dan

lingkungan.
b) Melaksanakan prosedur yang mendukung kerja tim infeksi

Nosokomial.

F. Fungsi Instalasi Farmasi Rumah Sakit


Fungsi farmasi rumah sakit yang tertera pada Kepmenkes No.
1197/MENKES/SK/X/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit
adalah sebagai berikut:
a. Pengelolaan Perbekalan Farmasi.
b. Pelayanan Kefarmasian dalam Penggunaan Obat dan Alat Kesehatan

G. Tugas dan Tnggung Jawab Instalasi Farmasi Rumah Sakit

a. Menyediakan obat-obatan untuk unit perawatan dan bidang -bidang lain.


b. Mengarsipkan resep-resep baik untuk pasien rawat jalan maupun pasien rawat
inap.
c. Membuat obat-obatan.
d. Menyalurkan, membagikan obat-obatan narkotika dan obat yang diresepkan.
e. Menyimpan dan membagikan preparat-preparat biologis.
f. Membuat, menyiapkan, mensterilkan preparat parenteral.
g. Menyediakan serta membagikan keperluan-keperluan tersebut secara
profesional
h. Pengelolaan Perbekalan Farmasi melalui perencanaan, pengadaan,
penyimpanan, penyiapan peracikan, pelayanan langsung dan pengendalian.
i. Menyediakan terapi obat optimal pelayanan bermutu dengan biaya minimal.
j. Pengembangan pelayanan kefarmasian yang luas dan terkoordinasi dengan
baikdan tepat.
k. Melangsungkan pelayanan farmasi optimal.
l. Pelayanan farmasi profesional berdasarkanprosedur kefarmasiandan etiket
profesi.
m. Melaksanakan KIE.
n. Melakukan pengawasan berdasarkan aturan yang berlaku.
o. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangandi
bidang farmasi.
p. Memfasilitasi dan mendorong tersusunya standar pengobatan dan formularium
RS.

BAB III. RUMAH SAKIT UMUM DADI KELUARGA

A. Sejarah Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga

B. VISI Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga

VISI

" Memberi pelayanan kesehatan terbaik dan berkualitas

MISI Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga

1. Memberi Pelayanan kesehatan yang profesional.


2. Meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan kesejahteraan.
3. Meningkatkan sarana dan prasarana yang tepat dan aman.
4. Meningkatkan Sistem managemen yang efektif dan efisien

FOLOSOFI

MOTO
MERAWAT BAGAI KELUARGA

C. Struktur Organisasi Rumah Sakit

D. Visi, Misi dan Tujuan Instalasi Farmasi Rumah Sakit

E. Struktur Organisasi Instalasi Farmasi Rumah Sakit

F. Standar Pelayanan Farmasi Rumah Sakit