Anda di halaman 1dari 5

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut

Macam-macam Alat Potong Pada Mesin Bubut (Selain Pahat Bubut)

Pada kegiatan proses produksi menggunakan mesin perkakas, alat potong

merupakan salahsatu jenis alat yang mutlak diperlukan untuk melakukan proses

produksinya. Berbagai macam dan bentuk alat potong yang digunakan pada proses

produksi, yang masing-masing alat potong akan berpengaruh terhadap bentuk hasil

produksinya.

Alat potong berfungsi untuk menyayat/ memotong benda kerja sesuai dengan tuntutan bentuk dan ukuran pada gambar kerja. Pada proses pembubutan, selain alat potong pahat bubut terdapat beberapa jenis alat potong lain yang digunakan diantaranya: senter bor (centre drill), mata bor (twist drill), konter bor (counter bore), rimer (reamer), kontersing (counter sink) dll.

a. Bor Senter (Centre Drill)

Bor senter adalah salahsatu alat potong pada mesin bubut yang berfungsi untuk

membuat lubang senter pada ujung permukaan benda kerja. Jenis bor senter ada

tiga yaitu: bor senter tipe standar (standar centre driil/ plain type centre drill), bor

senter tipe bell (bell type centre drill), bor senter tipe safety (safety type centre

drill) dan bor senter tipe radius (radius form centre drill).

1) Bor Senter Tipe Standar (Standard Type Centre Drill)

Bor senter tipe standar (standard type centre drill) terkadang juga disebut plain

type centre drill, memiliki sudut mata sayat ujung (point angle) sebesar 118º

dan sudut mata sayat pengarah (countersink angle) sebesar 60º.

Bor senter jenis ini memiliki beberapa ukuran diantaranya: bor senter tipe

standar panjang normal (Gambar 2.1), bor senter tipe standar ukuran pendek

(Gambar 2.2), bor senter tipe standar ukuran panjang (Gambar 2.3) dan

spesifikasi bor senter standar dapat dilihat pada (Gambar 2.4)

bor senter standar dapat dilihat pada (Gambar 2.4) Gambar 2.1. Bor senter tipe standar panjang normal

Gambar 2.1. Bor senter tipe standar panjang normal

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut Gambar 2.2. Bor senter tipe standar ukuran pendek Gambar 2.3.

Gambar 2.2. Bor senter tipe standar ukuran pendek

Bubut Gambar 2.2. Bor senter tipe standar ukuran pendek Gambar 2.3. Bor senter tipe standar ukuran

Gambar 2.3. Bor senter tipe standar ukuran panjang

pendek Gambar 2.3. Bor senter tipe standar ukuran panjang Gambar 2.4. Spesifikasi bor senter tipe standar

Gambar 2.4. Spesifikasi bor senter tipe standar

2) Bor Senter Tipe Bell (Bell Type Centre Drill) Bor senter tipe bell (Gambar 2.5), memiliki sudut mata sayat ujung (point angle) sebesar 118º dan sudut mata sayat pengarah dua yaitu: pertama (countersink angle) sebesar 60º dan sudut mata sayat pengarah kedua sebesar 120º.

angle) sebesar 60º dan sudut mata sayat pengarah kedua sebesar 120º. Gambar 2.5. Bor senter tipe

Gambar 2.5. Bor senter tipe bell

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut Gambar 2.6. Spesifikasi bor senter tipe bell 3) Bor Senter

Gambar 2.6. Spesifikasi bor senter tipe bell

3) Bor Senter Tipe Safety (Safety Type Centre Drill) Bor senter tipe safety (safety type centre drill) - (Gambar 2.7) terkadang juga disebut bor senter tipe bell type centre drill memiliki mata sayat pengarah tirus dan rata. Alat ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan senter bor tipe standar, yaitu untuk membuat lubang senter bor yang memiliki sudut pengarah senter 60º. Perbedaannya adalah, apabila pada saat membuat lubang senter bor diperlukan hasil lubang senternya bertingkat lurus setelah bidang tirusnya, maka dapat digunakan senter bor jenis ini.

bidang tirusnya, maka dapat digunakan senter bor jenis ini. Gambar 2.7. Bor senter tipe safety (safety

Gambar 2.7. Bor senter tipe safety (safety type centre drill)

4) Bor Senter Tipe Bentuk Radius (Radius Form Type Centre Drill) Bor senter tipe bentuk bentuk radius (radius form centre drill) – (Gambar 2.8), memiliki mata sayat pengarah berbentuk radius. Sehingga sehingga hasil lubang senter yang dibuat memilki profil yang sama dengan sudut mata sayatnya yaitu berbentuk radius. Kelebihan lubang senter bor tipe bentuk radius ini adalah, apabila membubut diantara dua senter yang diperlukan pergeseran kepala lepas realtif besar,

Materi DIO PPPPTK BMTI Pem esinan Bubut

pada lubang sente r maupun ujung senter tetap/ senter puta r lebih aman karena bidang singgung p ada lubang senter relatif lebih kecil bila d ibandingkan dengan

senter bentuk radius

dapat dilihat pada ( Gambar 2.9).

lubang senter bor

bentuk standar. Contoh spesifikasi bor

lubang senter bor bentuk standar. Contoh spesifikasi bor Gambar 2.8. Bor senter bentuk radius Gam bar

Gambar 2.8. Bor senter bentuk radius

Contoh spesifikasi bor Gambar 2.8. Bor senter bentuk radius Gam bar 2.9. Spesifikasi bor senter tipe

Gam bar 2.9. Spesifikasi bor senter tipe radiu s form

Penggunaan sente r bor pada proses pembubutan harus

dengan cekam bo r (drill chuck) yang dipasang pada ke pala lepas. Contoh pengikatan senter drill pada cekam bor untuk proses pemb ubutan, dapat dilihat pada (Gambar 2.10 ).

pasang atau diikat

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut

Materi DIO PPPPTK BMTI Pemesinan Bubut Gambar 2.10. Contoh pengikatan senter bor pada cekam bor untuk

Gambar 2.10. Contoh pengikatan senter bor pada cekam bor untuk proses pembubutan

Untuk megetahui standar ukuran diameter bodi dan diameter ujung bor senter

dalam satuan (mm) dapat dilhat pada (Tabel 2.1).

Tabel 2.1. Standar ukuran diameter bodi & diameter ujung bor senter dalam satuan (mm)

No.

Diameter Bodi / Body Diameter (mm)

Diameter Ujung Bor Senter / Drill Point Diameter (mm)

1.

3.15

1.0

2.

4.0

1.5

3.

5.0

2.0

4.

6.3

2.5

5.

8.0

3.15

6.

10.0

4.0

7.

12.5

5.0

8.

16.0

6.3

9.

19.0

8.0