Anda di halaman 1dari 21

Cara Bersaing Tenaga

Cara Bersaing Tenaga


Kesehatan di AFTA 2015
Kesehatan di AFTA 2015

Pengaruh Globalisasi Terhadap


Perekonomian ASEAN
Globalisasi
memberikan
tantangan
tersendiri
atas
diletakkannya ekonomi(economy community)sebagai salah
satu pilar berdirinya ASEAN bersama keamanan(security
community)dan
sosio-budaya(culture-socio
community).
Ekonomi dipandang sebagai sektor yang mampu membangun
integritas dan kemajuan negara anggota ASEAN dengan
mengikatkan diri pada sebuah identitas bersama identitas
ASEAN. Semakin mendesaknya pengembangan kerjasama
ekonomi ASEAN mulai dirasakan pada tahun 1992 yang
semakin mendorong pembentukan Kawasan Perdagangan
Bebas (ASEAN Free Trade Area) dengan menitik beratkan
pada sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN.

ASEAN Free Trade Area


(AFTA)
ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan
wujud dari kesepakatan dari negara-negara
ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas
perdagangan dalam rangka meningkatkan daya
saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan
menjadikan ASEAN sebagai basis produksi
dunia serta serta menciptakan pasar regional
bagi 500 juta penduduknya. AFTA dibentuk
pada waktuKonferensi Tingkat Tinggi (KTT)
ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992.

Latar Belakang AFTA dan ASEAN-China FTA


1991

ASEAN FTA disepakati 1992-2007


(kemudian dipercepat ke 2001)

1996

RRC secara resmi menjadi dialog


partner ASEAN

1997 (Desember)
Joint Statement kepala negara
untuk menjalankan ASEAN dan RRC adalah sahabat dan
mitra
yang
saling
percaya
untuk
menyongsong
abad 21
2000 (Nopember)
Pada KTT ASEAN RRC, Kepala
Negara menyepakati gagasan pembentukan CAFTA
4

2001 (Maret)
Group

Dibentuk ASEAN RRC Economic Expert

2002 (Nopember)
Pada KTT ASEAN RRC, Kepala Negara
menandatangani Framework Agreement on
Comprehensive
Economic Cooperation
between ASEAN and the PRC
2003
2004

Perundingan CAFTA dimulai dan selesai

Juni

2003
Bali Concord (Proposal IndonesiaASEAN
Community diterima):AFTA menjadi bagian
dari ASEAN Economic
Community
2004 (Nopember)
tangani (2004-2010)
2007
2007
Print ditandatangani
2008 (Desember)

Kesepakatan CAFTA Barang

ditanda-

AEC diakselerasi dari 2020 ke 2015


Kesepakatan ASEAN Charter dan AEC
ASEAN Charter berlaku

Blue

Anggota ASEAN (Association ofSouth East


Asian N ation) dalam persetujuan AFTA
Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi,
Anggota ASEAN ialah :
1. Brunei Darussalam
2. Indonesia
3. Malaysia
Bergabung pada tahun 1992
4. Singapura
5. Thailand
6. Filiphina
Bergabung pada tahun 1995
7. Vietnam
Bergabung pada tahun 1997
8. Laos
9. Myanmar
Bergabung pada tahun 1999
10. Kamboja

TUJUAN
AFTA

Menjadikan kawasan ASEAN sebagai


tempat produksi yang kompetitif sehingga
produk ASEAN memiliki daya saing kuat di
pasar global (melalui penghapusan bea
dan halangan non-bea dalam ASEAN).
Menarik lebih banyak Foreign Direct
Investment (FDI).
Meningkatkan perdagangan antar negara
anggota ASEAN (intra-ASEAN Trade).

Persiapan/ Kebijakan Pemerintah dalam


menempuh ASEAN Economic comunnity (AEC)
Pertama, produk industri yang berdaya saing lebih

tinggi daripada negara Asean.


Kedua, kategori produk yang berdaya saing setara
dengan negara Asean.
Ketiga, kelompok produk yang mempunyai daya
saing sedang.
Keempat, kategori produk yang memiliki daya saing
lemah.
Kelima, kelompok produk yang berdaya saing sangat
lemah.

4 HAL YANG HARUS DIANTISIPASI DALAM


ASEAN ECONOMIC COMMUNITY :

Pertama, implementasi AEC


berpotensi
menjadikan
Indonesia sekedar pemasok
energi dan bahan baku bagi
industrilasasi di kawasan
ASEAN, sehingga manfaat
yang
diperoleh
dari
kekayaan sumber daya alam
mininal.
Kedua, melebarnya defisit
perdagangan jasa seiring
peningkatan
perdagangan
barang.

Ketiga, implementasi AEC juga


akan
membebaskan
aliran
tenaga kerja sehingga harus
mengantisipasi
dengan
menyiapkan strategi karena
potensi membanjirnya Tenaga
Kerja
Asing
(TKA)
akan
berdampak
pada
naiknya
remitansi TKA yang saat ini
pertumbuhannya lebih tinggi
daripada
remitansi
TKI.
Akibatnya,
ada
beban
tambahan yaitu dalam menjaga
neraca transaksi berjalan dan
mengatasi
masalah
pengangguran.
Keempat, implementasi AEC
akan
mendorong
masuknya

Dunia Kesehatan
Perkembangan Teori

Praktik

Topik Asyik

Alat Medik
SDM
Peraturan dalam Pelaksanaan
Kesehatan

Final untuk mencapai kesejahteraan bidang


kesehatan

Tahun 2015
Akan diresmikan 1 hajat besar negara ASEAN

AEC

(ASEAN Economic Community)

AEC bermula di KTT ASEAN ke-12


(Januari 2007)

Salah satu kegiatan yang sesuai tujuan


ASEAN untuk meningkatkan kegiatan
aktif AEC 2015

AFTA

Artinya: Tahun 2015 ASEAN akan


mempercepat pemberdayaan di
bidang jasa dan fokus kepada
tenaga trampil
Khusus bid.- Praktek
Kesehatan
Kedokteran sesuai
standar
- Memfasilitasi mobilitas para
dokter dalam pertukaran
informasi
- Peningkatan sumberdaya
peneliti andal

MASIH ADA WAKTU UNTUK PERSIAPAN


1.

2.

3.

4.

Pemerintah:
Pemerintah perlu mempersiapkan, memberikan
banyak pelatihan yang berkesinambungan &
berkualitas
(terampil)
untuk
meningkatnya
kemampuan tenaga kesehatan Indonesia.
Menjalin hubungan yang bagus terhadap instansi
negara maupun swasta yang potensial menjadi
investasi di bidang kesehatan.
Buat peraturan yang lebih ketat lagi untuk
Indonesia atau Institusi yang bergerak di bidang
kesehatan dalam menyiapkan tenaga kerja baru
atau mahasiswa baru.
Membuat
peraturan
tegas
tentang
tentang
berlangsungnya AFTA bidang kesehatan di tempat
kerja.

Mahasiswa:

1. Membantu
pemerintah
dalam
mensosialisasikan jaringan AFTA 2015 dan
AEC 2015.
2. Mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai
mahasiswa agar mampu bersaing dengan
orang asing ketika telah lulus nanti.
3. Perbaiki budupekerti individu (Modal usaha
salam mendapatkan kepercayaan bekerja).
4. Perbanyak kesehatan
berbasis wirausaha
(interprenership).
5. Mulai sekarang membangun relasi dengan
berbagai pihak.

Indonesia harus mampu melakukan akselerasi dini


dalam kebijakan ilmu kesehatan:
1. Ketersediaan SDM bidang kesehatan yang baik &
berkualitas dalam memenuhi kebutuhan (sertifikasi).
2. Keterampilan tenaga kesehatan yang belum mampu secakap
& sekelas tenaga medis luar negeri dalam pelajaran.
3. Kemampuan berbahasa Internasional (bahasa Inggris)
masih banyak kekurangan.
4. Kurangnya pembahasan issue terhangat di sunia kesehatan
masih rendah.
5. Ketersediaan alat kesehatan berstandar Internasional belum
semuanya terpenuhi.
6. Masih sulit akses dan pelayanan kesehatan yang masih
terkait dengan isu politik.
SIAPA KUAT DIA MENANG
ORANG MISKIN DILARANG SAKIT

Sekian Dan
Terima Kasih