Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Aktiva Tetap (Aset Tetap)
Pengertian aset tetap menurut PSAK 16 paragraf 06:
Aset tetap adalah aset berwujud yang:
a) Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang dan jasa,
untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif, dan
b) Diperkirakan untuk digunakan selama lebih dari satu periode
Jadi yang dimaksud aset tetap mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Digunakan oleh perusahaan untuk menciptakan penjualan dan atau pendapatan


Tidak untuk dijual
Mempunyai masa manfaat
Dicatat berdasarkan biaya perolehan (at cost)
Adanya beban tetap yang dinamakan akumulasi penyusutan
Perhitungan akumulasi penyusutan untuk dibebankan pada satu periode
tertentu menggunakan metode tertentu sesuai dengan standar akuntansi yang

berlaku
7. Adanya nilai sisa (residu) sifatnya opsional.
Komponen biaya perolehan adalah (PSAK 16 paragraf 16)
Biaya perolehan aset tetap meliputi:
a) Harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak dapat
dikreditkan setelah dikurangi diskon pembelian dan potongan pembelian
b) Setiap biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai
dengan maksud manajemen
c) Estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi
lokasi aset tetap. Kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau
sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk
tujuan selain untuk menghasilkan persediaan.
Contoh biaya yang dapat didistribusikan secara langsung adalah (PSAK 16
paragraf 17):

a) Biaya imbalan kerja (sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 24: imbal kerja)
b)
c)
d)
e)

yang timbul secara langsung dari konstruksi atau perolehan aset tetap
Biaya penyiapan lahan untuk pabrik
Biaya penangganan dan penyerahan awal
Biaya perakitan dan instalasi
Biaya pengujian aset apakah aset berfungsi dengan baik, setelah dikurangi
hasil neto penjualan setiap produk yang dihasilkan sehubungan dengan

pengujian tersebut (seperti contoh hasil dari peralatan yang sedang diuji); dan
f) Komisi profesional.
Pada intercompany transaction terkait dengan aset tetap ada perlakuan yang berbeda
antara perusahaan yang terafiliasi.
Maka terjadi pemberlakuan sebagai berikut:
Bagi penjualan maka aset tersebut diberlakukan sebagai merchandise dengan sistem
pencatatan perpetual atau periodik, dan metode penilaian persediaan dengan metode
FIFO atau average. Sedangkan bagi pembeli memberlakukan aset tersebut sebagai
aktiva tetap (fixed assets) maka terjadi perlakuan yang berbeda antara perusahaan
afiliasi tersebut.
2.2 Downstream Equity Perusahaan Anak Menjual Aset ke Perusahaan Induk
Perusahaan anak menjual produk ke perusahaan induk maka pencatatan yang
dilakukan oleh perusahaan anak adalah:
1. Pada saat penjualan atau penyerahan barang ke perusahaan induk:
a. Sistem periodik
Dr. Piutang dagang perusahaan indukXXX
Cr. Penjualan

XXX

b. Sistem perpetual
Dr. Piutang dagang perusahaan indukXXX
Cr. Penjualan

XXX

Dr. Harga pokok penjualan

XXX

Cr. Persediaan

XXX

2. Pada akhir periode Perusahaan Anak membuat jurnal penutupan akhir sebagai
berikut:
a. Sistem Periodik
Dr. Penjualan

XXX
2

Cr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Dr. ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Persediaan Awal

XXX

Dr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Pembelian

XXX

Dr. Persediaan Akhir

XXX

Cr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Dr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Laba Ditahan

XXX

b. Sistem Perpetual
Dr. Penjualan

XXX

Cr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Dr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Persediaan

XXX

Dr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Laba Ditahan

XXX

3. Pada akhir periode perusahaan anak mengakui laba dengan pencatatan sebagai
berikut:
Dr. Investasi saham perusahaan anak XXX
Cr. Laba Ditahan perusahaan Induk

XXX

4. Jurnal Penyesuaian atas transaksi penjualan barang dagangan ke perusahaan


anak yang diperlakukan sebagai aset tetap adalah:
a. Pada saat penyerahaan barang
Dr. Laba ditahan perusahaan induk
Cr. Aktiva tetap perusahaan anak

XXX
XXX

Pada akhir periode


Dr. Laba ditahan perusahaan induk

XXX

Dr. Akumulasi penyusutan aktiva tetap


anak perusahaan

XXX

Cr. Aktiva tetap perusahaan anak

XXX

Pencatatan yang dilakukan oleh perusahaan Induk adalah:


a. Pada saat penerimaan barang
Dr. Aktiva tetap..

XXX

Cr. Hutang dagang ke perusahaan anak

XXX

b. Pada akhir periode


Dr. Beban penyusutan aktiva tetap

XXX

Cr. Akumulasi penyusutan aktiva tetap

XXX

c. Jurnal penutup
Dr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Cr. Beban penyusutan aktiva tetap

XXX

Dr. Laba ditahan

XXX

Cr. Ikhtisar Laba Rugi

XXX

Jurnal penyesuaian yang dilakukan oleh perusahaan induk dapat dibuat dalam tabel
sebagai berikut:
1. Pada akhir periode perusahaan anak mengakui laba dengan pencatatan sebagai
berikut:
Dr. Investasi saham perusahaan anak

XXX

Cr. Laba ditahan perusahaan induk

XXX

2. Jurnal penyesuaian atas transaksi penjualan barang dagangan ke perusahaan


induk yang diperlakukan sebagai aset tetap adalah:
Controlling interest 100%
Pada saat penyerahan barang
Dr. Laba ditahan perusahaan induk
Cr. Investasi pada perusahaan anak

XXX
XXX

Dr. Investasi saham pada perusahaan anak

XXX

Cr. Aktiva tetap perusahaan induk

XXX

Controlling interest < 100%


Pada saat penyerahan barang
Dr. Laba ditahan perusahaan induk

XXX

Cr. Investasi pada perusahaan anak

XXX

(sebesar controlling interest yang dimiliki)


Dr. Investasi saham pada perusahaan
Anak

XXX

Dr. Laba ditahan perusahaan anak

XXX

Cr. Aktiva tetap perusahaan induk

XXX

Pada akhir periode


Dr. Laba ditahan perusahaan induk

XXX

Cr. Investasi saham perusahaan anak

XXX

Dr. Investasi saham perusahaan anak XXX


Dr. Laba ditahan perusahaan anak

XXX

Dr. Akumulasi penyusutan

XXX

Cr. Anak Perusahaan

XXX

Jurnal penyesuaian yang dilakukan oleh perusahaan induk dapat dibuat dalam
tabel sebagai berikut:
Tanggal

RE PI

Akumulasi

(CI)

Penyusutan

(Dr)

FA PI (Dr)

Penyerahan
Barang
Pada

akhir

periode
Dst
2.3 Contoh Soal Upstream sale of land.

FA PI
(Cr)

PT. Pola menguasai 90% saham PT. Salak pada 1 Januari 2003 dengan harga 270.000.
Laba PT. Salak 70.000 dan laba PT. Pola (excl. fr Salak) 90.000. Unrealized profit
dari penjualan tanah kepada PT. Pola dari PT. Salak sebesar 10.000. Jurnal yang
dibukukan oleh PT. Pola tahun 2003 adalah sbb :
1. Dr. Investment in Salak . 63.000
Cr. Income from Salak . 63.000
(to record 90% of Salaks reported net income)
2. Dr. Income from Salak 9.000
Cr. Investment in Salak . 9.000
(eliminate 90% of the 10.000 unrealized profit on land purchase fr. S)
Kepentingan minoritas di-hitung dengan memperhitungkan unrealized profit 10.000
dalam laba Salak 70.000 ; 10% (70.000 - 10.000) = 6.000
Jurnal eliminasi pada kertas kerja konsolidasi tahun ke 2 sbb:
Dr. Investment in Salak 9.000
Dr. Minority interest 1.000
Cr. Land . 10.000
Apabila pada tahun ke 2 tanah tersebut di-jual kepada pihak luar oleh PT. Pola, Jurnal
yang dibuat oleh PT. Pola sbb :
Dr. Investment in Salak 9.000
Cr. Income from Salak .. 9.000
(to recognize previously deferred intercompany profit on land)
Jika dijual dengan harga 60.000, maka jurnal penyesuaian pada laporan konsolidasi
adalah sbb :
Dr. Investment in Salak 9.000
Dr. Minority interest 1.000
Cr. Gain on land . 10.000
(to adjust gain on land to the 20.000 gain to the consolidated entity)
PT. Pola and Subsidiary,
6

Consolidation Working Paper Up - Stream


For the year ended December 31, 2003
PT.

PT.

Adjustments

Pola

Salak

Eliminations

& Minority
Interest

Consolidated
F/S

Income Statement :
-

Sales

390.000

210.000

Income from Salak

54.000

b.54.000

Gain on sale of land

10.000

a.10.000

Expenses (incl.COGS)

300.000

150.000

Minority Int. Income


Net Income
Retained Earnings :

144.000

70.000

R/E Pola 1/1

207.000

R/E Salak 1/1

100.000

Add Net Income


R/E Dec 31, 2003
Balance Sheet :

144.000
351.000

70.000
170.000

144.000
351.000

Other assets

427.000

400.000

827.000

Land

50.000

a. 10.000

40.000

Investment in Salak

324.000

b. 54.000

600.000

450.000
6.000

6.000
144.000
207.000

c.100.000

c.270.000

Liabilities

801.000
50.000

400.000
30.000

Capital stock

400.000

200.000

Retained earnings

351.000
801.000
Minority Int. Jan 1, 03 (10% * 300.000)

170.000
400.000

867.000
80.000
c.200.000

400.000
351.000
c. 30.000

Minority Int. Dec 31, 03

30.000
36.000

2.4 Contoh Soal Downstream Sales Of Depreciable Plant Assets


Efek awal dari penjualan depreciable assets dengan downstream sama dengan efek
downstream non-depreciable assets. Contoh :
PT. Pipit menjual mesin kepada subsidiary PT. Sriti yang dikuasai 80%. Pada tanggal
31 December 2001 mesin tersebut mempunyai nilai undepreciated cost 50.000 (cost

36.000
867.000

90.000 & accumulated depr. 40.000) dan kemudian dijual kepada Sriti dengan nilai
80.000. Jurnal transaksi jual beli dibukukan sbb :
Pembukuan PT. Pipit :
Dr. Cash 80.000
Dr. Accumulated depreciation .

40.000

Cr. Machinery ... 90.000


Cr. Gain on sale of machinery .. 30.000
Pembukuan PT. Sriti :
Dr. Machinery 80.000
Cr. Cash . 80.000
Pada akhir periode PT. Pipit dalam pembukuannya (equity method) membuat jurnal
sbb:
Dr. Income from Sriti 30.000
Cr. Investment in Sriti .. 30.000
Pada kertas kerja konsolidasi dibuat jurnal penyesuaian sbb :
Dr. Gain on sale of machinery .. 30.000
Cr. Machinery 30.000
Apabila penjualan terjadi pada tanggal 1 Januari 2002, dan mesin yang di-jual masih
mempunyai useful life 5 tahun dengan metode garis lurus. Pada akhir tahun PT. Sriti
membukukan penyusutan sebesar 16.000 (80.000 / 5). Sesungguhnya penyusutan
dalam konteks konsolidasi seharusnya (50.000 / 5) = 10.000. Selisih 6.000 merupakan
bagian laba kotor yang belum direalisasikan bagi PT. Pipit yang pada tahun 2002
membuat jurnal sbb :
1. Dr. Income from Sriti 30.000
Cr. Investment in Sriti .. 30.000
2. Dr. Investment in Sriti 6.000
Cr. Income from Sriti
Kertas kerja yang dibutuhkan pada akhir tahun 2002 :

6.000

PT.

PT. Sriti Adjustments

& Consolidated

Pipit

Eliminations

F/S

30.000

a. 30.000

Income Statement :
-Gain on sale of Machine
-Depreciation expense

16.000

b. 6.000

10.000

-Machinery

80.000

a. 30.000

50.000

-Acc. Depreciation

16.000

Balanc sheet :
b. 6.000

10.000

Jurnal yang dibutuhkan oleh PT. Pipit setiap tahunnya sampai tahun ke 5 adalah sbb :
Dr. Investment in PT. Sriti . 6.000
Cr. Income from PT. Sriti . 6.000
Dan pada akhir tahun ke 2 jurnal penyesuaian pada laporan konsolidasi :
Dr. Investment in PT. Sriti . 24.000
Dr. Accumulated depreciation 6.000
Cr. Machinery .. 30.000
PT. Pipit & Subsidiary
Partial Consolidation Working Papers
For the year 2003
PT.

PT. Sriti Adjustments

Pipit

& Consolidated

Eliminations

F/S

Income Statement :
-Depreciation expense

16.000

c. 6.000

10.000

-Machinery

80.000

a. 30.000

50.000

-Acc. Depreciation

32.000

Balanc sheet :

-Investment in Sriti

xx.xxx

a.

6.000

b. 6.000
a. 24.000
9

20.000

DAFTAR PUSTAKA
Buku Akuntansi Keuangan Lanjutan II Berbasis PSAK per 01 Januari 2015: Revision
Edition, Edisi ke 6, Eddy Winarso,S.E,M.Si., Ph.D.,Ak.,CA
http://repository.binus.ac.id/content/A0084/A008493342.doc

10