Anda di halaman 1dari 8

DASAR-DASAR ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

OLEH
ANISA KURNIAWATI

(J1A012006)

HIKMAH

(J1A012047)

BAIQ. DARA APRILIANITA

(J1B014020)

PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN


DAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PANGAN DAN AGROINDUSTRI
UNIVERSITAS MATARAM
2016

DAFTAR ISI
Halaman Sampul.............................................................................................i
Daftar isi ..........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................1
Latar Belakang.............................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................3
Pengertian Ilmu sosial budaya dasar (ISBD)...............................................3
VisiIlmu Sosial Budaya Dasar (ISBD).........................................................3
Misi Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD).......................................................4
Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)...................................................4
Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD).....................................4
Daftar Pustaka..............................................................................................6

BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
Latar belakang diberikan mata kuliah ilmu sosial budaya dasar (ISBD) di
perguruan tinggi yaitu banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan
Indonesia oleh sejumlah cendekiawan, terutama sarjana pendidikan, sosial, dan
kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan kita berbau kolonial, dan
masih merupakan warisan sistem pendidikan Pemerintah Belanda, yaitu
kelanjutan dari politik balas budi yang dianjurkan oleh Conrad Theodhore van
Deventer. Sistem ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terampil untuk
menjadi "tukang-tukang" yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi,
perdagangan, teknik, dan keahlian lain, dengan tujuan mengeksploitasi kekayaan
negara. Ternyata sekarang masih dirasakan banyaknya tenaga ahli yang
berpengetahuan keahlian khusus dan mendalam sehingga wawasannya sempit.
Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antar disiplin ilmu
diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang
demikian kompleks.
Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan
masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1. Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala
keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek
kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial)
kesukuan dan kedaerahan.
2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan
dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai
budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
3.

Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan


kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai
budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah

diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang


disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat
dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.

BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian ISBD
Ilmu Sosial dan Budaya Dasar adalah cabang ilmu pengetahuan yang
merupakan integrasi dari dua ilmu lainnya, yaitu ilmu sosial yang juga merupakan
sosiologi (sosio:sosial, logos: ilmu) dan ilmu budaya yang merupakan salah satu
cabang dari ilmu sosial. Pengertian lebih lanjut tentang ilmu sosial adalah cabang
ilmu pengetahuan yang menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk menanggapi
masalah-masalah sosial, sedangkan ilmu budaya adalah ilmu yang termasuk
dalam pengetahuan budaya, mengkaji masalah kemanusiaan dan budaya.
Secara umum dapat dikatakan ilmu sosial dan budaya dasar merupakan
pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah sosial manusia dan kebudayaan. Istilah ISBD dikembangkan
pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang
berasal dari istilah bahasa Inggris the Humanities. Adapun istilah humanities itu
sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan
halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa
menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa
dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai
homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka
harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan
tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

Visi mempelajari ISBD


Visi ISBD adalah Mahasiswa selaku individu dan makhluk sosial yang
beradab memiliki landasan pengetahuan, wawasan, serta keyakinan untuk

bersikap kritis, peka, dan arif dalam menghadapi persoalan sosial dan budaya
yang berkembang di masyarakat.

Misi mempelajari lmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)


a) Memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan
martabat manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan
masyarakat.
b) Memberikan dasar-dasar nilai estetika,etika , moral, hukum dan budaya sebagai
landasan untuk menghormati dan menghargai antara sesama manusia sehingga
akan terwujud masyarakat yang tertib, teratur, dan sejahtera.
c) Memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah sosial dan budaya serta
mampu bersikap kritis, analitis, responsif untuk memecahkan masalah tersebut
secara arif di masyarakat.
Tujuan ISBD
1. Mengembangkan kesadaran mahasiswa untuk menguasai pengetahuan tentang
keragaman dan kesetaraan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam
kehidupan bermasyarakat.
2. Menumbuhkan sikap kritis, peka, dan arif pada mahasiswa dalam memahami
dan memecahkan masalah sosial-budaya dengan landasan nilai estetika,
etika,moral, dan hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan
kepada mahasiswa sebagai bekal sosial hidup bermasyarakat, selaku individu
dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademis
dan keahliannya.

Ruang Lingkup ISBD


1. Berbagai aspek

kehidupan yang seluruhnya mcrupakan ungkapan masalah

kemanusiaan dan budaya yang dapal didekati dengan menggunakan


pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian
(disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun sccara gabungan (anlar
bidang) bcrbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam
perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman.

DAFTAR PUSTAKA
http://fafneil.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-tujuan-dan-ruang
lingkup.html.
http://khabibmuafi.blogspot.co.id/2012/12/latar-belakang-isbd-dan-ruanglingkup.html.
http://prabowo-womanizer.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-ilmu-sosialdasar.html.
http://kkamjenk.blogspot.co.id/2013/09/tujuan-ilmu-sosial-budaya-dasarisbd.html.
http://nova32bhsaindo2c.blogspot.co.id/2011/03/pengertian-tujuan-fungsiilmu-sosial.html.
https://tyomulyawan.wordpress.com/pengertian-dan-tujuan-ilmu-sosialdasar/.