Anda di halaman 1dari 4

UJIAN TENGAH SEMESTER

FILSAFAT (TAKE HOME)


:
Anita Hani Christina (201310230311388)
Kelas G

1.

Menurut Anda, apa perbedaan antara Knowledge dan Scince? Dan


apa hubungannya dengan filsafat?

Pengetahuan (knowledge) adalah apapun yang kita tau. Pengetahuan berasal dari
kata tahu yang tentunya memiliki makna lebih dangkal. Pengetahuan menandakan
bahwa seseorang telah mengerti mengenai sesuatu. Misalnya ibu A telah membaca
sebuah artikel mengenai jerawat kemudian tahu bahwa jeruk nipis adalah salah satu
obat jerawat yang alami. Pengetahuan ibu A tersebut tidak bisa disebut sebagai ilmu.
Untuk mendapatkan ilmu seseorang harus belajar lebih detail misalnya dengan
mengetahui tipe-tipe kulit, penyebab jerawat, penanganan kulit berjerawat berdasarkan
jenisnya. Jenis-jenis jerawat, proses penyembuhan jerawat, zat-zat yang dibutuhkan
untuk menumpas factor penyebab jerawat, dan sebagainya. Tentunya yang dapat
memahami detail jerawat tersebut adalah dokter kulit.
Ilmu (science) adalah sudah bisa dibutuhkan / ada polanya. Ilmu memiliki
jangkauan yang lebih luas dari pengetahuan. Ketika seseorang ingin mendapatkan ilmu
maka ia harus mempelajari pengetahuan. Artinya setiap ilmu adalah kumpulan
pengetahuan yang disusun secara sistematis membentuk sebuah alur konkret
yang bermanfaat .
Hubungan antara filsafat dengan ilmu pengetahuan, oleh Louis Kattsoff dikatakan
Bahwa Bahasa yang pakai dalam filsafat dan ilmu pengetahuan dalam beberapa hal
saling melengkapi. Hanya saja bahasa yang dipakai dalam filsafat mencoba untuk
berbicara mengenai ilmu pengetahuan, dan bukanya di dalam ilmu pengetahuan.
Filsafat adalah bagian dari Ilmu pengetahuan.Namun, apa yang harus dikatakan oleh
seorang ilmuwan mungkin penting pula bagi seorang filsuf. Filsafat dalam usahanya
mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pokok yang kita ajukan harus
memperhatikan hasil-hasil ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dalam usahanya
menemukan rahasia alam kodrat haruslah mengetahui anggapan kefilsafatan mengenai
alam kodrat tersebut.

2. Sebutkan 5 tokoh terpenting dalam filsafat Yunani! Di antara 5 tokoh


tersebut, siapa yang menurut Anda paling berpengaruh? Mengapa?
5. Tokoh terpenting dalam filsafat Yunani adalah :

Socrates
Aristoteles

Thales

Pytagoras

Plato

Tokoh yang paling berpengaruh dalam filsafat yunani adalah Socrates, karena di
masa Klasik Ia membagi filsafat menjadi 2 jaman, yaitu Zaman Pra-Sokratik dan Zaman
Era Sokratik. Ia telah dianggap sebagai filsuf yang paling dikenang dan berpengaruh.
Pencarian paradigmatis Socrates untuk menemukan kebaikan manusia dan
kepercayaannya bahwa kehidupan yang tidak diperiksa atau tidak direfleksikan itu
tidak pantas untuk dijalani terus menjadi pedoman bagi banyak orang. Bahkan sampai
sekarang, tidak pernah ditemukan tulisan-tulisan pribadi Socrates tentang pemikiran
filsafatnya. Konon, ia memang tak pernah menuliskannya. Pemikiran-pemikiran
Socrates justru terabadikan lewat karya tulis muridnya, Plato, yang memang gemar
menulis. Pemikiran dan gagasan seputar manusia merupakan ide inti pemikiran
Socrates yang dijadikan dasar filsafat sampai sekarang. Sampai kini, Socrates disebut
sebagai bapak etika atau fisafat moral dan filsafat secara general.
3. Apa yang Anda ketahui tentang Neoplatonisme?
Kata Neoplatonisme terdiri dari beberapa rangkaian kata yaitu, neo, plato dan
isme. Kata Neo memiliki arti baru, sedangkan Plato merujuk pada seorang filosof yang
mencetuskan konsep realitas idea dalam teori filsafatnya / Pengikut, Nisme memiliki arti
faham / aliran.
Jadi apabila dirangkai memiliki pengertian ide-ide baru yang muncul dari ide-ide
filsafat yang telah dimunculkan Plato oleh Imuwan muslim / aliran yang mengikuti
pemikiran plato oleh ilmuwan / filosof muslim. Faham ini bertujuan menghidupkan
kembali filsafat yang dikemukakan oleh Plato. Neoplatonisme adalah generasi plato
yang baru perdebatan tentang Tuhan

Meskipun begitu tidak berarti bahwa pengikut-pengikutnya tidak terpengaruh dengan


aliran yang dibawa oleh para filsuf selain Plato. Dapat disimpulkan juga bahwa aliran
neoplatonisme merupakan sintesa dari semua aliran filsafat sampai saat itu, dimana
Plato diberi tempat istimewa. Faham ini dicetuskan pertama kali oleh Plotinus dari
Mesir.

4. Apa yang dimaksud dengan jargon Cogito Ergo Sum? Siapa pencetusnya?
Dan apa pengaruh dari jargon itu?
Cogito Ergo Sumdiartikan : adalah saya berfikir maka saya ada. Pencetusnya
adalah Rene Descartes
Dia mendasari premisnya akan adanya Tuhan. Prinsip, bahwa sebab harus lebih
besar, sempurna, baik dari akibat. Dari premis itu Descrates memiliki gagasan tentang
adanya Tuhan. Ia beranggapan bahwa pengetahuan dihasilkan oleh indra. Tetapi
karena indra itu tidak dapat meyakinkan, bahkan mungkin pula menyesatkan, maka
indra tidak dapat diandalkan. Yang paling bisa diandalkan adalah diri sendiri. Dengan
demikian, pandangam bahwa pengetahuan yang dapat diandalkan bukan berasal dari
pengalaman, melainkan dari pikiran. Cogito ergo sum dianggap sebagai fase yang
paling penting dalam filsafat Descartes yang disebut sebagai kebenaran filsafat yang
pertama (primum philosophium). Aku sebagai sesuatu yang berpikir adalah suatu
substansi yang seluruh tabiat dan hakikatnya terdiri dari pikiran dan keberadaannya
tidak butuh kepada suatu tempat atau sesuatu yang bersifat bendawi, Jadi adalah
Manusia itu terkekang bukan saat dipenjara, tetapi ,manusia terkekang itu saat mereka
dibatasi. Hasil dari jargon tersebut adalah penerjemahan karya-karya Muslim
berpengaruh terhadap kurikulum Eropa Barat secara revolusioner. Terutama di bidang
matematika, kedokteran, astronomi, filologi, fisika, ilmu kimia, geografi, sejarah, musik,
teologi, dan filsafat. Transformasi tersebut menumbuhkan universitas-universitas Eropa
abad keduabelas dan ketigabelas.