Anda di halaman 1dari 14

ASPEK

HANDLING DAN
PENUMPUKAN

2. ASPEK HANDLING & PENUMPUKAN


A. TATA CARA
PENUMPUKAN

Titik tumpu
Harus segaris

1. Balok

Max = 3 susun
Balok 8/12 atau
Kaso 5/7
0.2 L

0.6 L

0.2 L

ALTERNATIF 1 :
B

8
cm
Tulangan
sengkang

12
cm
Balok 8/12
Pot. B

ALTERNATIF 2 :

12 cm

8 cm
Tulangan
sengkang

Balok 8/12 atau


Kaso 5/7

Detail A

Pot. B

2. Plat

Titik tumpu
Harus segaris

Max = 10
susun
Balok 8/12 atau
Kaso 5/7
0.2 L

0.6 L

0.2 L

Harus level u/
manghindari kerusakan
plat paling bawah

Note :
1. Lokasi penumpukan harus direncanakan
2. Lokasi penumpukan harus diratakan

Foto-foto penumpukan
Precast
HALF SLAB PRECAST

Proyek Muara Rapak

Proyek Kelapa Gading Mall


Proyek Perhutani

PRECAST BALOK

Proyek IAIN

B. ALAT
TRANSPORT
- TRUCK

Dilapisi karet
Ban dalam 2 lapis

C. METODE TRANSPORT
0.2 L

0.6 L

0.2 L

Balok 8/12
Note :
1. Untuk transportasi balok max. 1 lapis
2. Untuk transportasi plat max. 6 lapis
3. Harus diperhitungkan kapasitas alat
angkut

D. KEGAGALAN DAN POTENSIAL PROBLEM


YANG TIMBUL SAAT HANDLING & PENUMPUKAN

No Kegagalan / Problem
1

Retak

Penyebab

Penanggulanga
n

1. Lokasi titik tumpu &


angkat tdk sesuai
aturan/hitungan

1. Lihat aturan

2. Umur beton belum


cukup

2. Sesuai
perhitungan
3. Lihat konfigurasi
pemasangan sling
pd
lifting beam
4. Lokasi
penumpukan

3. Pemasangan sling
pada lifting tdk tepat
sehingga tegangan
sling tidak sama
4. Menumpuk di lahan
yang tidak rata
5. Terjadi kejutan pada
saat meletakkan

harus
direncanakan
dan disatukan
5. Operator
crane di
training

No Kegagalan / Problem
2

Balok U-Shell terguling


saat diangkat

Penyebab
Titik angkat tidak center
terhadap penampang
balok
C
L

Arah guling
balok

Penanggulanga
n
a. Sistem kontrol
pabrikasi
diperbaiki
b. Kaso u/
mengarahkan
agar sling kembali
ke
center line balok
(blm pernah
dicoba
c. Balok
diangkat
!)
dengan sabuk

CL

Kaso

Sabuk

No Kegagalan / Problem
3

Titik angkat tertutup


beton

Penyebab
Level pengecoran dasar
U-Shell terlalu tinggi

Komponen yg akan
segera dipakai
diletakkan di lapis
bawah tumpukan

1. Perbaikan kontrol
pabrikasi
2. Beton di sekililing
titik angkat di
chiping

C
L

Penanggulanga
n

Tidak ada petugas


khusus handling yg
paham planning
manajemen penumpukan

1. Penumpukan harus
direncanakan
2. Ditetapkan petugas
khusus handling yg
berkoordinasi dgn
team instalasi

No Kegagalan / Problem
5

Lifting beam
melengkung

Sling putus

Penyebab
1. Desain tidak tepat
2. Lokasi titik angkat
tdk sesuai desain

1. Ukuran sling tdk


cocok
2. Kondisi sling sudah
rusak

Penanggulanga
n
1. Dilakukan cek &
ricek hitungan
desain lifting beam
2. Dibuat shop
drawing untuk
pabrikasi
1. Ukuran sling hrs
direncanakan dgn
kapasitas angkat yg
diinginkan
2. Kondisi sling
diperiksa secara
rutin min. 1 minggu
sekali

Balok terguling saat


diletakkan di tempat
stock yard sehingga
membahayakan tukang

1. Tidak ada tatakan


balok kayu
2. Lahan tidak rata

Tatakan balok 8/12


harus selalu ada dan
diletakkan di lahan
yang rata

No Kegagalan / Problem
8

Penyebab

Label di dinding balok


tertutup / tdk terlihat
saat penumpukan
sehingga menyulitkan
saat pencarian
komponen

1. Label hanya dipasang


di sisi dinding balok

Pengiriman tidak
sesuai ketentuan
lapangan

Tidak ada prosedur order


pengiriman

Penanggulanga
n
1. Ditambah label
pada ujung balok
2. Posisi label harus
mudah dilihat u/
memudahkan
pencarian

1. Diciptakan sistem
order dari lapangan
ke lokasi fabrikasi
2. Diadakan meeting
rutin u/ mereview
sistem delivery

CHECKLIST HANDLING DAN PENUMPUKAN


STATUS
NO

ITEM

OK

Alat bantu transport :


a.
b.

Crane (jika tidak pakai T/C disarankan


menggunakan crawler crane).
Truk : - kapasitas (tonase, ukuran bed)
- jumlah.

Lokasi stock yard (penumpukan)

Cek mutu beton pada umur angkat yang direncanakan.

Alat bantu angkat :


a) Lifting beam
b) Sling

Training metode handling dan penumpukan sesuai


panduan.

Sistem/manajemen penumpukan.

Koordinasi/komunikasi pengiriman dan pabrikasi.

NOT OK